#85 GEREJA ST PERAWAN MARIA DIANGKAT KE SURGA
PAROKI KATEDRAL JAKARTA
DESEMBER
2021 Jl. Katedral No. 7B, Jakarta 10710
T. (021) 3457746 - 3519186
WA: 0812 1383 1415
e-mail: [email protected]
www.katedraljakarta.or.id
facebook/instagram: katedraljakarta
WARTA MINGGUAN
Hari MInggu Adven IV
19 Desember 2021
“MEMBUKA DIRI PADA BIMBINGAN ROH KUDUS”
Oleh: Rm. Bernadus Christian Triyudo Prastowo, SJ
Halo umat sekalian. Pada minggu ini, kita oleh kekhawatiran yang berlebih atau
memasuki minggu terakhir dari masa kekalutan yang tak berujung.
adven. Artinya, sebentar lagi natal telah Kedua, kita juga bisa belajar dari
tiba. Dalam minggu terakhir ini, kita perjumpaan bunda Maria dan Elisabeth
diarahkan untuk membuka hati dan
pikiran kita untuk menerima Yesus dalam
yang saling mendengarkan dan
diri kita, keluarga, lingkungan hidup kita. meneguhkan. Ketika Bunda Maria sampai
Bacaan Injil pada minggu adven ke-4 ini ke rumah Elisabeth, dia memberi salam
mengajarkan kita mengenai dua aspek dan bercerita. Elisabeth pun menerima
penting dalam keterbukaan pada salam itu dan mengungkapkan
bimbingan roh kudus itu. sukacitanya karena ibu Tuhan datang.
Pertama, kita dapat belajar dari kerendah Yang menarik di sini adalah perjumpaan
hatian bunda Maria dalam menanggapi yang berkualitas itu bisa menghasilkan
kehendak Allah. Secara manusiawi, Bunda peneguhan dan harapan. Tentu untuk
Maria mengalami pergulatan yang besar dapat menciptakan perjumpaan yang
juga, ketika mendengar bahwa ia akan berkualitas, perlu adanya upaya untuk
mengandung. Ia belum bersuami, kondisi datang, attentive listening (mendengarkan
ekonomi juga tidak stabil, berita secara atentif) dan intentional speaking
kehamilannya juga akan menjadi buah (berbicara sesuai dengan intensinya, tidak
bibir banyak orang. Ia bergumul dan gibah, atau menilai negatif orang yang
bergulat hebat. Namun dalam situasi bergulat). Quality Time (waktu yang
bergulat itu, bunda Maria tidak terjebak berkualitas) dalam hidup berkeluarga atau
pada emosional belaka. Ia mau membuka lingkungan bisa menjadi kesempatan bagi
pikiran dan hatinya untuk mencari, kita pula untuk saling sharing
melihat kemungkinan-kemungkinan dari pengalaman, pergulatan, sukacita. Dan
rencana besar Allah untuk banyak orang. yang dibutuhkan adalah mendengarkan. Di
Dengan kata lain, dalam masa bergulat, situlah terjadi harapan dan peneguhan.
bunda Maria berupaya mencari Selamat mempersiapkan datangnya Sang
ketenangan. Perjalanannya ke rumah Penebus dalam hidup keluarga,
Elisabeth, saudarinya adalah salah satu lingkungan. Mari kita buka hati kita
langkahnya untuk tenang dan dengan mau membangun quality time
menegaskan kehendak Allah. Di sini kita dalam hidup keluarga ataupun
bisa belajar bahwa untuk dapat terbuka lingkungan, mau membuka segala
pada bimbingan Roh Kudus, kita perlu pergulatan kita pada Allah dalam doa-
tenang dan membuka hati dan pikiran, doa kita. Semoga Allah yang Mahakuasa
tidak emosional ataupun dikacaukan . menyertai dan memberikan kita damai.
Salam.
Katakese Adven
APA ITU ADVEN?
Dan mengapa gereja katolik harus merayakan adven selama 4 minggu?
A. Pemahaman tentang Adven:
Dari asal katanya: Adventus (kata latin) yang berarti “kedatangan.” Dalam KS Perjanjian Baru
(terjemahan Yunani ke Latin: Vulgata), kata “Adventus” (latin) ini diterjemahkan dari bahasa
Yunani “Parousia” (kehadiran kembali). Maka dari asal-usul katanya ini terlihat ada dua makna
dan tujuan yakni:
Masa memperingati kedatangan pertama Putra Allah di tengah umat manusia.
Memperingati = masuk dan menghadirkan kembali peristiwa itu di masa kini.
Masa mengarahkan hati untuk menantikan kedatangan Tuhan kembali dengan penuh
harapan (Parousia).
Dengan kata lain, masa adven adalah masa menanti dengan penuh khidmat dan sukacita (cf.
pedoman tahun liturgi dan penanggalan liturgi, 501-516). Semangat yang dibawa adalah
pengharapan dengan sukacita yang tidak berlebih, bukan pertobatan keras seperti masa
prapaskah.
Kedua unsur khidmat dan sukacita ini terlihat dari struktur masa adven itu sendiri:
Pada minggu I adven – 16 Desember: unsur penantian kedatangan tuhan kembali
(pertobatan, pemurnian hati: tujuan 2) lebih banyak coraknya.
Pada tgl 17 – 23 desember: unsur persiapan terdekat menyongsong perayaan Natal
(kelahiran Tuhan, tujuan 1) lebih nampak coraknya.
Alleluya juga masih dipertahankan. Namun Gloria ditiadakan.
KGK, 524 Dalam perayaan liturgi Adven, Gereja menghidupkan lagi penantian akan Mesias;
dengan demikian umat beriman mengambil bagian dalam persiapan yang lama menjelang
kedatangan pertama Penebus dan membaharui di dalamnya kerinduan akan kedatangan-Nya
yang kedua (Bdk. Why 22:17.). Unsur waktu: dulu, sekarang, esok kuat
Katakese Adven
APA ITU ADVEN?
Dan mengapa gereja katolik harus merayakan adven selama 4 minggu?
B. Bagaimana Asal-Usul Adven?
Asal-usul sejarah Adven sulit ditentukan dengan sangat tepat. Dalam bentuknya yang paling
awal, tradisi adven dimulai di Spanyol dan Galikan (kini wilayah Prancis). Sekitar tahun 380,
dalam konsili Saragoza (spanyol) ditetapkan perlunya periode persiapan untuk pesta
Epifani (penampakan Tuhan), hari ketika para petobat dibaptis (6 Januari); jadi persiapannya
sangat mirip dengan Prapaskah dengan penekanan pada doa dan puasa yang berlangsung
tiga minggu, wajib mengikuti misa harian dan mingguan.
Di Galikan, tahun 581, masa persiapan itu kemudian diperluas menjadi 40 hari dan masa
persiapan itu tidak untuk ephifani tetapi untuk natal. Dimulai pada tanggal 11 November
(pesta St. Martinus dari Tours). Unsur pertobatan dan penitensial menjadi arahnya (puasa
senin, rabu, jumat). praktik serupa menyebar ke Inggris. Di Roma, persiapan Adven tidak
muncul sampai abad keenam.
Pada abad ke-7, dalam Sakramentarium Veronense sudah ada doa-doa minggu Adven,
dalam Sakramentarium Gelasium (abad 8), ada doa-doa enam pekan sebelum natal. Pada
zaman Paus Gregorius Agung ditetapkan masa adven selama 5 Minggu.
Pada abad 9, Paus Gregorius VII, dengan penyesuaian pada tahun liturgi, mengubahnya
menjadi 4 minggu dan minggu adven 1 sebagai awal tahun liturgi. Maka ini terjadi pada
abad ke-9, struktur dan bentuk adven ala Roma menjadi lengkap (terjadi selama 4 minggu,
ada doa-doa yang bercorak penantian, ada persiapan Panjang utk Parousia, dan ada
persiapan pendek untuk Natal, bacaan-bacaan pun disesuaikan).
C. Apa Arti ERO CRAS yang ada saat persiapan jangka pendek Adven?
Dari tanggal 17-23 Desember (persiapan jangka pendek), tujuh hari sebelum Natal, yaitu
tanggal 17-23 Desember, didoakan antifon dalam ibadat Sore (Vesper) sebagai berikut: O
Sapientia (O Kebijaksanaan), O Adonai (O Tuhan), O Radix Jesse (O Pangkal Isai), O Clavis
David (O Kunci Daud), O Oriens (O Bintang Fajar), O Rex Gentium (O Raja Segala Bangsa), O
Emmanuel (O Imanuel / O Tuhan beserta kita). Ini menunjukkan gelar Yesus.
Kalau kita mengambil inisial awal dari doa tersebut mulai dari sebutan yang terakhir
(Emanuel, Rex Gentium, Oriens, Clavis David, Radix Jesse, Adonai, Sapientia), maka akan
membentuk kalimat “ERO CRAS”, yang artinya Besok, Aku akan datang. Jadi, masa penantian
dalam masa Adven senantiasa dibarengi dengan pengharapan akan kedatangan Sang
Imanuel. Dan dari rangkaian tujuh O Antifon, maka seolah-olah Yesus menjawab kerinduan
ini, dengan mengatakan ERO CRAS atau ‘Besok, Aku akan datang’ dan rangkaian tulisan ini
secara penuh dapat terlihat pada tanggal 24 Desember.
PENGUMUMAN
PENGUMUMAN PERKAWINAN
PERTAMA :
1.Moses Hakim Sumadi Tamil, Paroki Katedral-Wilayah St. Petrus, Lingkungan
St. Lukas & Susanti Trisna, Cideng, Jakarta Pusat.
2.Matius Randy, Paroki Katedral-Wilayah St. Andreas, Lingkungan St. Thadeus &
Yosefine Amelia, Jakarta Utara.
3.Rafael Steven Tumewu, Paroki Katedral-Wilayah Ignatius Loyola, Lingkungan
Bernardus Realino & Maria Bella Florentina dari Paroki St. Thomas Rasul, Bojong
Indah.
KEDUA :
1.Poltak Arif Fransiscus Purba, Paroki Katedral-Wilayah St. Theresia d/ KKY,
Lingkungan St. Gemma Galgani & Sesillia Jessica Callista Hambali dari Paroki
St. Theresia- Wilayah Petrus, Lingkungan St. Thomas-Yohanes.
KETIGA :
1.Killbenni Dabukke, Paroki Katedral-Wilayah St. Theresia d/ KKY, Lingkungan
St. Gemma Galgani & Romauli Andriani Junita Sinaga dari Paroki Kampung
Sawah-St. Servatius.
JADWAL RUTIN
BERKAT IBU HAMIL: MINGGU KE-1, Pk 09.00
BERKAT ULANG TAHUN PERKAWINAN: MINGGU TERAKHIR, Pk 09.00
INFO MISA
Misa Harian pada Selasa, 21 Desember 2021 pk. 18.00 DITIADAKAN
dan dipakai untuk misa Absolusi umum dari Bapak Kardinal .
Tertutup untuk umat dan umum.
Jadi yg sudah terlanjur mendaftar misa dihari tersebut, kami mohon
maaf dan disarankan utk ikut misa harian pagi pk. 06.00
REVISI Jadwal Malam Natal 24 Desember 2021 :
1. 16.00 online.
2. 17.30 tatap muka
3. 20.00 tatap muka
Misa 25 Desember 2021 :
1. 09.00 Pontifikal ( tatap Muka )
2. 11.00 online
3. 17.00 tatap muka
Pendaftaran Belarasa dimulai tgl 13 Desember 2021
KOLEKTE
Umat diperkenankan memberikan kolekte
melalui transfer atau scan QR code berikut:
Kolekte I:
BCA 391 300 1245
Gereja Katolik Katedral
Kolekte II:
CIMB 7061 9399 7300
Gereja Katolik Katedral Jakarta
SEKRETARIAT
PELAYANAN SEKRETARIAT PAROKI (UPDATE 1 NOV 2021)
Senin - Sabtu: 08.00 - 16.00, RABU libur
Minggu: 08.00 - 14.00
Pelayanan tatap muka terbatas dan mengikuti protokol.
Nomor telepon: 021-3457746 dan 3519186
WA: 0812-1383-1415
E-mail: [email protected]
Permohonan UJUD MISA dapat diajukan melalui Sekretariat
Paroki paling lambat 1 (satu) minggu sebelumnya.
MEDIA KOMUNIKASI PAROKI
FOLLOW & SUBSCRIBE:
@katedraljakarta
(instagram.com/katedraljakarta)
Katedral Jakarta
(facebook.com/katedraljakarta)
Komsos Katedral Jakarta
(youtube.com/komsoskatedraljakarta)
www.katedraljakarta.or.id
Kami mengajak Lingkungan/Seksi/Kategorial untuk berbagi cerita dan foto kegiatan lewat
e-mail: [email protected]
Sertakan dengan keterangan tentang kegiatan (tempat, waktu, dll).
Foto yang memenuhi syarat dapat ditampilkan di FB, Instagram atau warta mingguan (bukan
foto selfie, tidak buram & terlihat jelas jenis kegiatannya).