The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by ria.bahriah, 2021-03-30 04:24:47

SINTESIS 2.3

SINTESIS 2.3

2.3.A.9
KONEKSI
ANTAR MATERI

SINTESIS ANTARMATERI

CGP-BAHRIAH-ANGK 1-SMPN 1 PPU

Sebagai seorang COACHING DALAM
‘pamong’. Guru dapat KONTEKS PENDIDIKAN

memberikan
‘tuntunan’ melalui

pertanyaan-
pertanyaan
reflektif dan efektif
agar kekuatan kodrat
anak terpancar
dari dirinya.

Coaching adalah sebuah kegiatan komunikasi
pemberdayaan (empowerment) yang

bertujuan membantu para coachee dalam
mengembangkan potensi yang dimilikinya
dalam mencari solusi dari permasalahan yang
dihadapi agar hidupnya menjadi lebih efektif

PRINSIP-PRINSIP KEMITRAAN

COACHING PERCAKAPAN
KREATIF

MEMAKSIMALKAN
POTENSI

KOMPETENSI DASAR COACHING

Keterampilan membangun
hubungan

Keterampilan
berkomunikasi

Keterampilan memfasilitasi
pembelajaran

KOMUNIKASI YANG

MEMBERDAYAKAN

Hubungan saling mempercayai

Menggunakan data yang benar

Bertujuan menuntun para pihak untuk
optimalisasi potensi

Rencana tindak lanjut atau aksi

PRAKTEK COACHING

KOMUNIKASI ASERTIF BERTANYA EFEKTIF

• Memahami gaya komunikasi manusia
• Komunikasi untuk membangun relasi

(memunculkan rasa nyaman dan
percaya)
• Menyamakan posisi diri dengan lawan
bicara
• Membangun ‘respect’

PENDENGAR AKTIF UMPAN BALIK POSITIIF

Mendengar
(Hear)
VS

Mendengarkan
(Listen)

COACHING DALAM KONTEKS
PENDIDIKAN

T Tujuan MODEL TIRTA
I Identifikasi
R Rencana Aksi Pengembangan dari
TA Tanggung Jawab GROW model

• TIRTA berarti air
(Sansekerta)

• Murid diibaratkan air
• Tugas guru:

memastikan air mengalir
tanpa sumbatan

• Coaching: alat untuk
menyingkirkan sumbatan

COACHING DAN PEMBELAJARAN
BERDIFERENSIASI

Minat

Pemetaan Kesiapan

Profil Belajar

COACHING DAN KSE

Kompetensi Sosial Emosional

Kesadaran Diri Kesadaran Sosial

Pengelolaan Diri

TERIMAKASIH


Click to View FlipBook Version