Jingga Aulia Putri XI.7 DINAMIKA KEPNDUDUKAN INDONESIA 1. Jelaskan yang dimaksud dengan : a. Sensus → Sensus adalah pengumpulan data yang sistematis dan komprehensif tentang populasi atau hal lainnya dalam suatu wilayah pada waktu tertentu. b. Survei → Survei adalah metode pengumpulan data yang dilakukan dengan cara menyebarkan pertanyaan atau kuisioner kepada responden C. Registrasi -> adalah proses mendaftarkan diri atau entitas tertentu ke dalam suatu sistem, program, atau basis data resmi 2. Sebut dan jelaskan secara singkat: A. Syarat-syarat sensus 1. Cakupan: Cakupan sensus harus mencakup seluruh populasi yang ada di wilayah yang menjadi objek sensus. 2. Kelengkapan: Sensus harus mengumpulkan data yang lengkap dan relevan dengan tujuan sensus. 3. Akurasi: Data yang dikumpulkan harus akurat dan dapat dipercaya. 4. Obyektif: Sensus harus dilakukan secara objektif dan tidak dipengaruhi oleh kepentingan pihak tertentu. 5, Efisiensi: Sensus harus dilakukan secara efisien dan tidak menimbulkan beban yang berlebihan bagi responden. b. macam-macam sensus sertai dengan contoh! A. Berdasarkan objeknya: 1. Sensus penduduk (spesifik) 2. Sensus pertanian (spesifik) LKPD 2
3. Sensus ekonomi (spesifik) 4. sensus pendidikan 5. Sensus agama 6. Sensus kesehatan 7. Sensus bahasa B. Berdasarkan waktu pelaksanaannya: 1. Sensus de facto 2. Sensus de Jure C. Berdasarkan metode: 1. Sensus langsung 2. Sensus tidak langsung D. Berdasarkan cakupannya: 1. Sensus nasional 2. Sensus regional 3. Sensus lokal contoh sensus yang pernah dilakukan di Indonesia: → Sensus penduduk: Sensus penduduk dilakukan secara berkala setiap 10 tahun sekali. Sensus penduduk terakhir di Indonesia dilakukan pada tahun 2020. Sensus tersebut mencatat jumlah penduduk Indonesia mencapai 273,5 juta jiwa. → Sensus pertanian: Sensus pertanian dilakukan secara berkala setiap 5 tahun sekali. Sensus pertanian terakhir di Indonesia dilakukan pada tahun 2013. Sensus tersebut mencatat bahwa luas lahan pertanian di Indonesia mencapai 70,4 juta hektare. → Sensus ekonomi: Sensus ekonomi dilakukan secara berkala setiap 5 tahun sekali. Sensus ekonomi terakhir di Indonesia dilakukan pada tahun 2016. Sensus tersebut mencatat bahwa jumlah usaha di Indonesia mencapai 64,4 juta unit. c. metode yang digunakan dalam sensus dan sertai dengan contoh masing-masing metode! Metode tradisional: Sensus yang dilakukan dengan cara menanyakan langsung kepada responden. Metode ini biasanya dilakukan dengan cara pencacahan lapangan oleh petugas sensus. Contoh: → Sensus penduduk tahun 2020 di Indonesia menggunakan metode tradisional. Petugas sensus mendatangi rumah-rumah penduduk untuk menanyakan data-data penduduk, seperti nama, usia, jenis kelamin, pendidikan, pekerjaan, dan agama. → Sensus pertanian tahun 2013 di Indonesia juga menggunakan metode tradisional. Petugas sensus mendatangi lahan-lahan pertanian untuk menanyakan data-data pertanian, seperti luas lahan, jenis tanaman, dan hasil panen.
Metode tidak langsung: Sensus yang dilakukan dengan cara mengumpulkan data dari sumber-sumber lain, seperti catatan kependudukan, data sekolah, dan data perusahaan. Metode ini biasanya dilakukan dengan cara melakukan integrasi data dari berbagai sumber. Contoh: → Sensus penduduk tahun 2010 di Indonesia menggunakan metode tidak langsung. Data-data penduduk dikumpulkan dari sumber-sumber lain, seperti catatan kependudukan, data sekolah, dan data perusahaan. → Sensus pertanian tahun 2003 di Indonesia juga menggunakan metode tidak langsung. Data-data pertanian dikumpulkan dari sumber-sumber lain, seperti data dari dinas pertanian dan data dari perusahaan-perusahaan pertanian. d. Tipe survei A. Berdasarkan cakupannya: 1. Survei nasional 2. Survei regional 3. Survei lokal B. Berdasarkan metode 1. Survei tatap muka 2. Survei telepon 3. Survei online 4. Survei pos C. Berdasarkan jenis pertanyaan yang diajukan 1. Survei tertutup 2. Survei terbuka] D. Berdasarkan tujuannya 1. Survei deskriptif 2. Survei inferensial 3. sebutkan : a. kelebihan dan kekurangan sensus Kelebihan sensus: - Akurat dan lengkap: Sensus dapat memberikan gambaran yang akurat dan lengkap tentang kondisi suatu populasi. Hal ini karena sensus dilakukan secara menyeluyaan atau kuesioner kepada responden c. Registrasi → Registrasi adalah proses mendaftarkan diri atau entitas tertentu ke dalam suatu sistem, program, atau basis data resmi. 2. Sebut dan jelaskan secara singkat : ruh dan mencakup seluruh populasi yang menjadi objek sensus. - Objektif: Sensus dilakukan secara objektif dan tidak dipengaruhi oleh kepentingan pihak tertentu. Hal ini karena sensus dilakukan oleh petugas sensus yang telah dilatih secara profesional. - Fleksibel: Sensus dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan tujuan yang ingin dicapai. Hal ini karena sensus dapat mengumpulkan data yang luas dan beragam.
Kekurangan sensus: - Mahal dan membutuhkan waktu yang lama: Sensus membutuhkan biaya yang besar dan waktu yang lama untuk pelaksanaannya. Hal ini karena sensus harus dilakukan secara menyeluruh dan mencakup seluruh populasi yang menjadi objek sensus. - Sulit menjangkau responden yang sulit dijangkau: Sensus sulit menjangkau responden yang sulit dijangkau, seperti penduduk yang berada di daerah terpencil atau penduduk yang tidak memiliki identitas diri. - Kemungkinan terjadinya kesalahan: Sensus memiliki kemungkinan terjadinya kesalahan, seperti kesalahan pencacahan atau kesalahan dalam pengisian kuesioner. b. kelebihan dan kekurangan survei Kelebihan Survei: - Efisiensi Biaya dan Waktu: Survei pada sampel populasi membutuhkan waktu dan biaya yang lebih sedikit dibandingkan dengan sensus yang melibatkan seluruh populasi. - Fleksibilitas: Dapat disesuaikan dengan kebutuhan penelitian yang spesifik, termasuk cakupan topik yang lebih mendalam atau sasaran populasi yang khusus. - Kemungkinan Kesalahan yang Lebih Kecil: Karena survei dilakukan pada sampel, terdapat potensi untuk mengidentifikasi dan mengurangi kesalahan lebih mudah dibandingkan dengan sensus. Kekurangan Survei: - Kesalahan Sampling: Jika sampel yang diambil tidak mewakili populasi dengan baik, hasil survei dapat menjadi tidak akurat atau bias. - Keterbatasan Representasi: Meskipun survei sampel dirancang untuk merepresentasikan populasi, ada kemungkinan adanya kelompok atau sudut pandang yang tidak terwakili dengan baik. - Keterbatasan Data yang Diperoleh: Survei sampel mungkin tidak memberikan gambaran yang lengkap tentang karakteristik populasi secara keseluruhan, terutama jika sampelnya tidak cukup besar atau representatif. - Keterbatasan dalam Kesalahan Penelitian: Terkadang, kesalahan dalam merancang survei, membuat pertanyaan yang ambigu, atau kesalahan interpretasi dapat mempengaruhi keandalan dan validitas data yang diperoleh. c. kelebihan dan kekeurangan registrasi Kelebihan Registrasi: - Ketepatan Waktu: Registrasi penduduk dapat diperbarui secara berkala, memungkinkan data untuk tetap relevan dan akurat terhadap perubahan demografis. - Ketepatan Identifikasi: Dengan adanya registrasi, pemerintah dapat dengan mudah mengidentifikasi individu dan menganalisis kebutuhan serta alokasi sumber daya untuk populasi tertentu. - Pemetaan Kebutuhan Layanan: Data dari registrasi penduduk dapat digunakan untuk merencanakan layanan publik seperti pendidikan, perumahan, layanan kesehatan, dan program sosial lainnya. Kekurangan Registrasi: - Ketidaklengkapan Data: Registrasi mungkin tidak mencakup seluruh populasi atau tidak selalu diperbarui secara teratur, sehingga informasi yang diberikan bisa tidak akurat.
- Masalah Privasi dan Keamanan Data: Pemeliharaan data pribadi dalam registrasi memerlukan kehati-hatian ekstra untuk menjaga privasi individu dan melindungi data dari penyalahgunaan atau pelanggaran keamanan. - Kesulitan dalam Pembaruan Data: Mengekspansi atau memperbarui data registrasi seringkali memerlukan upaya besar dan mungkin sulit untuk mencakup perubahan demografis yang cepat atau kelompok yang rentan. 4. Sebutkan dan jelaskan klasifikasi komposisi penduduk berdasarkan ciri ciri tertentu! Usia: Klasifikasi berdasarkan rentang usia, seperti anak-anak (0-14 tahun), usia produktif (15-64 tahun), dan lansia (65 tahun ke atas). Ini penting untuk memahami struktur demografis, kebutuhan pendidikan, layanan kesehatan, dan program sosial. Jenis Kelamin: Memisahkan penduduk berdasarkan jenis kelamin, membantu dalam analisis yang berkaitan dengan rasio jenis kelamin, kebutuhan layanan kesehatan spesifik, dan faktor sosial-ekonomi yang berkaitan dengan gender. Agama: Klasifikasi berdasarkan agama yang dianut. Penduduk dapat dikelompokkan berdasarkan agama yang dianut, seperti Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Budha, atau Konghucu. Pendidikan: Klasifikasi berdasarkan tingkat pendidikan, seperti yang tidak bersekolah, bersekolah di tingkat dasar, menengah, atau perguruan tinggi. Informasi ini penting untuk perencanaan pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia. Pekerjaan: Klasifikasi berdasarkan jenis pekerjaan, seperti sektor formal, informal, pengangguran, atau klasifikasi berdasarkan industri. Ini membantu dalam merancang kebijakan ketenagakerjaan dan pengembangan ekonomi. Etnis atau Kelompok Etnis: Klasifikasi berdasarkan latar belakang etnis atau budaya, penting dalam pemahaman keragaman suku, budaya, bahasa, dan kebutuhan masyarakat minoritas. Status Perkawinan: Memisahkan penduduk berdasarkan status perkawinan seperti lajang, menikah, bercerai, atau janda/duda. Ini penting untuk perencanaan kebijakan sosial dan layanan kesehatan. Tempat Tinggal atau Lokasi Geografis: Klasifikasi berdasarkan lokasi geografis, baik itu pedesaan atau perkotaan, wilayah administratif, atau area dengan karakteristik tertentu. Hal ini berguna untuk perencanaan perkotaan, infrastruktur, dan alokasi sumber daya. 5. Jelaskan dan kerjakan soal dibawah ini secara matematika: a. Rasio Jenis Kelamin (Sex Ratio). soal : Pada tahun 2013, penduduk Kabupaten Mamuju adalah 336.973 Jiwa, Yang terdiri dari atas 173.413 penduduk laki-laki dan 163.560 penduduk perempuan. hitunglah SeX Rationya!
b. Angka beban ketergantungan (Dependency Rattio) soal : Pada tahun 2013, penduduk Propinsi Papua Barat yang berumur 0-14 tahun adalah 221.000 jiwa , sedangkan penduduk yang berumur15-64 tahun adalah 300.000 jiwa, dan penduduk usia 65 tahun keatas adalah 6000 jiwa hitungalah Depency Rationya!
c. sebutkan dan jelaskan serta tuliskan rumus kepadatan penduduk!
6. Lengkapi tabel dibawah ini!
No Gambar Piramida Nama piramida Ciri-ciri Negara Upaya Pemerintah 1 Piramida Penduduk Muda (Ekspansif) Jumlah penduduk usia muda (0–19 tahun) sangat besar, sedangkan usia tua sedikit. Angka kelahiran jauh lebih tinggi jika dibandingkan dengan angka kematian. Pertumbuhan penduduk relatif tinggi. Sebagian besar terdapat di negara-negara berkembang, seperti Indonesia, Malaysia, Thailand, Republik Rakyat Cina, Mesir, dan India. Sebagian besar berada pada kelompok penduduk muda Kelompok usia tua jumlahnya sedikit Indonesia, Thailand, Filipina, Malaysia, India, Mesir, Brazil maka yang harus dilakukan oleh pemerintah adalah memperluas pendidikan dan lapangan pekerjaan. 2 Piramida Penduduk Stasioner (Granat). k. Penduduk pada tiap kelompok umur hampir sama Tingkat kelahiran rendah Tingkat kematian rendah Pertumbuhan penduduk kecilmendekati nol atau lambat. Perbandingan jumlah penduduk pada kelompok usia muda dan dewasa relatif seimbang. Tingkat kelahiran umumnya tidak begitu tinggi, demikian pula dengan angka kematian relatif lebih rendah. Swedia, Belanda, Jerman, dan Inggris. sistem pelayanan kesehatan dan dukungan sosial bagi lansia cukup kuat untuk menghadapi kebutuhan mereka. pemerintah harus memastikan bahwa generasi dewasa memiliki akses terhadap pendidikan, pelatihan, dan lapangan kerja yang sesuai agar dapat mengambil peran aktif dalam perkembangan ekonomi 3 Piramida Jumlah penduduk usia Jerman, Swiss Pemerintah
7.Jelaskan yang dimaksud dengan proyeksi penduduk (Geometris) dan tuliskan rumusnya → Proyeksi penduduk merupakan perhitungan ilmiah yang didasarkan pada asumsi dari komponen-komponen laju pertumbuhan penduduk, yaitu kelahiran, kematian, dan perpindahan (migrasi). ->Proyeksi penduduk dengan metode geometri menggunakan asumsi bahwa jumlah penduduk akan bertambah secara geometri menggunakan dasar perhitungan majemuk Rumus: Pn = Po ( 1 + r )^t Pn = jumlah penduduk tahun yang akan diproyeksi Po = jumlah penduduk tahun dasar Penduduk Tua (Konstruktif) muda sangat sedikit. Tingkat kelahiran lebih rendah dibanding dengan tingkat kematian. Pertumbuhan penduduk terus berkurang. Jumlah penduduk usia muda (0–19 tahun) dan usia tua (di atas usia 64 tahun) sangat kecil. Jumlah penduduk yang tinggi terkonsentrasi pada ke lompok usia dewasa. Pertumbuhan penduduk sangat rendah mendekati nol, bahkan pertumbuhan penduduk sebagian mencapai tingkat negatif. Jumlah penduduk cenderung berkurang dari tahun ke tahun. Negara yang berada pada fase ini, antara lain Swedia, Jerman, dan Belgia. dan Belgia, Swedia menggunakan metode larangan aborsi Pemerintah harus berusaha mendorong penduduknya untuk berkeluarga dan memiliki anak, serta memberi berbagai fasilitas yang mendorong penduduknya mau memiliki anak.
r = pertumbuhan penduduk t = periode antara tahun dasar dengan tahun n Contoh Soal: Wilayah A memiliki jumlah penduduk sebanyak 60.000 jiwa pada tahun 2017 dan pertumbuhan penduduknya sebesar 2% per tahun. Berapakah jumlah penduduk wilayah A setelah 5 tahun kemudian? Jawab: Pn = P0 (1 + r)n Pn = 60000 ( 1 + 0,02)5 Pn = 66240 jiwa Jadi prediksi jumlah penduduk A pada tahun 2022 sebanyak 66.240 jiwa. Terima Kasih