The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

PAS Kolaborasi (Geo, Sosio, Eko) - Angeline Pritalova XI IPS 2 01

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by angeline.pritalova, 2023-12-01 13:10:24

PAS Kolaborasi (Geo, Sosio, Eko) - Angeline Pritalova XI IPS 2 01

PAS Kolaborasi (Geo, Sosio, Eko) - Angeline Pritalova XI IPS 2 01

Destinasi Jateng


KLATEN Desa Ponggok D E S A M I S K I N Y A N G B E R U B A H M E N J A D I D E S A T E R K A Y A D A N P O P U L E R D esa Ponggok adalah desa wisata yang berada di Kecamatan Polanharjo Kabupaten Klaten, Jawa Tengah yang memiliki potensi alam berupa sumber mata air jernih dan bersih dengan Umbul Ponggok sebagai objek wisata utamanya. Sebelum sepopuler sekarang, desa ini sempat menjadi desa yang miskin dan bahkan masuk ke dalam golongan IDT (Infrastruktur Desa Tertinggal). Pada saat itu sumber mata air yang ada belum dijadikan sebagai tempat wisata dan para warga masih bergantung pada bidang pertanian sebagai satu-satunya sumber penghasilan. J unaedhi Mulyono sebagai kepala desa merupakan sosok dibalik kesuksesan Desa Ponggok yang sekarang ini sedang populer. Beliau merubah Desa Ponggok dari desa yang tertinggal menjadi desa terkaya, dengan wisata mata air sebagai andalan penghasilannya. Junaedhi pun mengajak kerjasama antar pihak akademika dan para ahli untuk memaksimalkan potensi alam yang dimiliki oleh desa ini yakni sumber daya air yang cukup melimpah. Sekarang desa ini sudah menjadi desa wisata dengan penghasilan desa hampir mencapai Rp16 milyar/tahunnya. Lebih keren nya lagi desa ini pun menjadi salah satu ikon wisata Kabupaten Klaten yang banyak dikunjungi wisatawan di berbagai kota. ANGEL’S MAGAZINE 2


LOKASI GEOGRAFIS UMUM DESA PONGGOK Secara geografis Desa Ponggok terletak di bagian timur laut Kota Klaten dan terletak di barat Stasiun Delanggu. Desa Ponggok merupakan bagian dari Kecamatan Polanharjo dan berada pada 110o 30’ – 110o 45’ Bujur Timur dan 7o 30’ – 7o 45’ Lintang Selatan. Hal ini yang membuat desa Ponggok memiliki iklim tropis dengan curah hujan 15 - 429 mm. Peta Administrasi Polanharjo ANGEL’S MAGAZINE 3 Peta Wilayah Administrasi Desa Ponggok Peta Pembagian Wilayah RW Desa Ponggok


Potensi air menjadi andalan bagi Desa Ponggok. Karena lokasi Desa Ponggok berada diantara Gunung Merapi dan Gunung Merbabu, maka Desa Ponggok mendapatkan sumber air yang melimpah yang bersumber langsung dari pertemuan dua gunung besar yaitu Gunung Merapi Dan Gunung Merbabu. Tidak hanya itu, tanah yang berada di Desa Ponggok pun juga hampir seluruhnya subur karena tanahnya merupakan tanah vulkanik yang dihasilkan dari kedua gunung tersebut. POTENSI SDA YANG MELIMPAH DI DESA PONGGOK, KIRA - KIRA ADA APA AJA YA? Selain itu, sumber mata air yang dimiliki Desa Ponggok ini dapat digunakan sebagai tempat wisata kolam renang seperti untuk kegiatan snorkling, diving dan foto underwater. Manfaat lain dari sumber daya air yang desa ini miliki yaitu dapat memanfaatkannya sebagai tempat budidaya ikan nila. Sedangkan untuk sumber daya tanahnya, Desa Ponggok bisa menggunakan nya untuk di bidang pertanian. Karena dengan Desa Ponggok yang memiliki iklim tropis dengan musim hujan dan kemarau silih berganti sepanjang tahunnya sehingga sangat baik dan dapat membantu untuk bidang pertanian disana. AIR DAN TANAH SUBUR DARI PEGUNUNGAN BUDIDAYA IKAN NILA DAN PERTANIAN Seperti data yang diambil dari situs Kabupaten Klaten mengenai curah hujan dan temperatur di Desa Ponggok tercatat bahwa temperatur udaranya mencapai rata-rata 28 - 30 derajat celcius dengan kecepatan angin rata-rata sekitar 153 milimeter setiap bulannya. Tercatat juga bahwa curah hujan tertingginya ada pada bulan Januari yakni di angka 350 mm dan curah hujan terendahnya ada pada bulan Juli di angka 8 mm. Dengan memahami kapan iklim yang cocok untuk menanam padi, tentu pertanian di Desa Ponggok akan menghasilkan padi yang melimpah. Karena untuk menanam padi membutuhkan petani, maka hal ini juga berkaitan dengan adanya sumber daya manusia. Dengan adanya warga Desa Ponggok yang ikut serta membantu mengelola sumber daya alam, maka sumber daya alam yang ada di Desa Ponggok dapat dikembangkan dan dimanfaatkan dengan lebih baik lagi. AGAR PADI TETAP SUBUR DAN MELIMPAH, KITA PERLU MENGETAHUI CURAH HUJAN DI WILAYAH DAERAH TERSEBUT ANGEL’S MAGAZINE 4


Selain berlimpahnya SDA yang dimiliki Desa Ponggok. Desa Ponggok ini juga memiliki banyak potensi dalam sumber daya pariwisatanya. Dengan adanya sumber mata air yang melimpah dan jernih ini dapat dimanfaatkan sebagai kolam renang bagi wisatawan untuk berenang bersama keluarga maupun teman. Ada juga kolam pemancingan ikan, dimana para wisatawan yang berkunjung dapat memancing ikan dan membawa pulang hasil pancingannya. Air yang ada di Desa Ponggok pun dimanfaatkan untuk kebutuhan dalam menanam padi dan budidaya ikan nila. Lalu, ikan nila yang telah dibudidayakan tersebut dijual dan diolah menjadi berbagai macam makanan ringan. Jadi, para wisatawan dapat makan dan membeli makanan ringan ikan nila khas Desa Ponggok tersebut untuk dibawa pulang atau makan langsung di tempat. Pasti kalian penasaran kan dengan pengelolaan SDA apa saja yang dimiliki oleh Desa Ponggok ini? Kalau gitu yuk, simak berikut ini! Seperti yang sudah dibahas sebelumnya di Desa Ponggok terdapat kolam mata air besar yang dimanfaatkan untuk pariwisata. Sumber daya air yang dimiliki desa ini dikelola menjadi kolam renang bagi para wisatawan yang berkunjung untuk liburan atau healing. Aliran air yang sangat deras dan lahan juga dimanfaatkan dengan cara dikelola untuk pembudidayaan ikan nila. Air serta kotoran dari perikanan ikan akan menjadi pupuk alami untuk pertanian. Tanahnya yang merupakan tanah vulkanik juga dikelola oleh para warga desa setempat untuk membantu proses penyuburan padi dan lainnya di dalam bidang pertanian mereka. Namun, disini permasalahannya adalah masih terdapat banyak lahan yang kosong yang sebenarnya dapat dikembangkan dan dimanfaatkan lagi, contohnya seperti yang sudah didirikan oleh warga Desa Ponggok yakni camping ground yang dapat digunakan untuk berkemah. Solusi atau hal yang warga desa setempat dapat lakukan adalah menggali lagi lebih dalam tentang pembuatan dan dekorasi camping ground agar dapat memikat wisatawan lebih banyak sehingga penghasilan desa pun semakin bertambah. BUKAN SDA SAJA YANG MELIMPAH, NAMUN SUMBER DAYA PARIWISATA JUGA DEMIKIAN ADA PENGELOLAAN SUMBER DAYA ALAM APA SAJA YANG ADA DI DESA PONGGOK INI DAN APA MASALAH YANG DIHADAPI? ANGEL’S MAGAZINE 5


.... Kebersihan merupakan salah satu bagian yang penting dari branding suatu tempat wisata. Karena siapa sih yang mau pergi ke suatu tempat yang kotor dan bau? Tidak ada yang mau, bukan? Di Desa Ponggok sendiri terdapat bank sampah “Berkah Alam” yang dimana bank sampah ini menjadi tempat untuk mengumpulkan sampah yang sudah maupun yang akan dipilah. Dengan berdirinya bank sampah ini tentu membutuhkan sumber daya manusia. Oleh sebab itu, direkrutlah warga Ponggok untuk mensosialisasikan bagaimana memilah sampah yang benar, menjaga lingkungan agar tetap terjaga dan bersih, serta bagaimana menghasilkan penghasilan tambahan melalui sampah yang dikumpulkan di dalam bank sampah ini. Jenis sampah yang diterima di bank sampah bermacam - macam, contohnya seperti sampah plastik, kertas, dll. Untuk cara mengolah sampah tersebut masih sama yaitu dengan menggunakan metode 3R (Reduce, Reuse, Recycle). Dalam membangun program sampah, tentu ada tantangan untuk sering mengingatkan warga setempat agar dapat memilah sampah dan mengumpulkannya ke bank sampah Berkah Alam. Solusi yang dapat dilakukan untuk permasalahan ini yaitu kepala desa dapat lebih sering lagi mengadakan sosialisasi / rapat dengan warga setempat agar mereka paham bahwa sampah kering selain dapat menjaga kebersihan sekitar juga dapat memberikan nilai ekonomi sebagai tambahan penghasilan mereka dan pendanaan desa. BAGAIMANA DENGAN USAHA PENGELOLAAN SUMBER DAYA PARIWISATANYA? APA MASALAH YANG DIHADAPI DI DESA INI? PERMASALAHAN PADA PENGELOLAAN SAMPAH DI DESA PONGGOK ANGEL’S MAGAZINE 6 Ada 5 umbul yang terdapat di Desa Ponggok, yaitu Umbul Besuki, Umbul Sigedang, Umbul Ponggok, Umbul Kapilaler, serta Umbul Cokro. Dari kelima umbul yang ada dikelola dan dijadikan sebagai pusat perhatian wisatawan yakni umbul yang indah berisi air. Setiap umbul ditempatkan pada lokasi yang berbeda, namun masing - masing umbul tersebut tentu memiliki keindahan estetika tersendiri yang sama - sama cocok dan bagus untuk dijadikan tempat berfoto dan bermain bagi berbagai kalangan usia wisatawan. Sedangkan untuk permasalahan yang dihadapi dalam pengelolaan sumber daya pariwisata yang ada di Desa Ponggok yaitu pengelolaan sampahnya. Karena Desa Ponggok merupakan desa wisata yang sekarang sedang meningkat kepopuleran nya sebagai desa yang sering dikunjungi wisatawan dari berbagai kota. Tentu saja wisatawan yang masuk mengunjungi desa wisata ini membuang sampah berupa plastik, botol, atau bungkus makanan sehingga desa ini menghasilkan banyak sampah yang berasal dari para wisatawan tersebut. Maka dari itu diperlukan upaya untuk memanfaatkan dan mengelola sampah. Solusi yang dapat dilakukan adalah membangun bank sampah “Berkah Alam”. Bank sampah merupakan tempat untuk mengumpulkan sampah yang sudah dan akan dipilah. Solusi ini sangat membantu Desa Ponggok untuk tetap menjaga kebersihan lingkungan di sekitar desa mereka agar tetap bersih, nyaman dan wangi. Hal ini pun akan memberikan feedback atau pengalaman yang baik bagi wisatawan yang berkunjung ke Desa Ponggok. Ini membuktikan bahwa desa ini tidak hanya bergerak maju, namun juga membuktikan bahwa desa mereka tetap terjaga kebersihannya walaupun banyak wisatawan yang sering berkunjung ke desa mereka untuk bermain atau menghabiskan waktu bersama keluarga, teman maupun pacar.


bbeerraappaa DDeebbiitt AAiirr yyaanngg aaddaa ddii ttiiaapp uummbbuull?? ANGEL’S MAGAZINE 7 Desa Ponggok yang terletak di Klaten, Jawa Tengah, terkenal dengan sumber mata air alaminya, dan Umbul Ponggok menjadi salah satu sumber mata air yang paling populer. Dari kelima umbul yang ada, debit air dari mata air Umbul Ponggok merupakan yang paling tinggi, dengan debit air yang mencapai 735 liter / detik. Stabilitas debit air dari mata air ini, bahkan pada musim kemarau, semakin mendukung pemanfaatannya untuk irigasi dan pariwisata. Selain itu, Umbul SigedangKapilaler adalah mata air yang berada tak jauh dari Umbul Ponggok. Terdapat 2 mata air, yaitu mata air Sigedang dan mata air Kapilaler. Di sana, pengunjung dapat merasakan suasana tenang khas pedesaan serta segarnya berenang di mata air alami dengan keindahan bebatuan dan ikan air tawar yang beragam. Terdapat juga pohon beringin besar yang berusia tua dan rindang. Menjadikan spot foto yang eksotis. Debit air pada Umbul Sigedang yaitu 7234 liter / detik sedangkan debit air pada Umbul Kapilaler yaitu 464 liter / detik. Lalu, ada juga Umbul Besuki yang menyajikan tempat berenang dengan suasana alami yang masih kental. Umbul Besuki yang memiliki kedalaman sekitar 16- 170 cm dikelilingi hutan jati Belanda dan sungai yang jauh dari keramaian masyarakat. Debit air pada umbul besuki ada sekitar 113 liter/detik. Sedangkan Umbul cokro memiliki aliran air yang jernih dan sejuk dan bisa mengapung sambil melihat pohon-pohon besar dan hijau di sekitarnya. Tak hanya sumber mata air alami, Umbul Cokro Klaten juga menyediakan kolam renang modern bernama Waterboom Cokro Tulung dan debit air pada umbul cokro yaitu 1.500 liter /detik.


Pastinya kamu sudah tidak asing lagi dengan istilah utang, kan? Utang adalah uang yang kamu pinjam dan harus kamu kembalikan pada waktu yang sudah ditentukan (jatuh tempo). Di kasus ini warga Desa Ponggok ternyata pernah berhutang dan melakukan pinjaman online saat masih era Covid-19. Lalu, dengan warga Desa Ponggok yang merupakan warga heterogen atau yang artinya bervariasi dari segi kalangan perekonomiannya. Tentu membuat warga desa dibagi lagi menjadi 3 kalangan yakni ada yang masuk ke dalam kalangan ekonomi atas, menengah, maupun yang bawah. Selama pandemi Covid-19 berlangsung, banyak perusahaan besar gulung tikar dan bahkan banyak juga anak muda maupun orang tua yang di phk oleh atasan nya. Oleh karena dampak pandemi Covid-19 ini membuat hampir seluruh manusia di dunia kehilangan pekerjaan nya yang akhirnya berujung menjadi pengangguran dan terlilit oleh utang sana sini demi sesendok nasi. Hal ini pun berdampak sedemikian rupa dengan warga Desa Ponggok. Karena Covid-19 yang meresahkan pada masa itu membuat desa wisata ini tiarap selama 2 tahun. Inilah asal muasal yang mengakibatkan hampir seluruh dari warga Desa Ponggok terjerat oleh hutang dari pinjaman online demi memenuhi kebutuhan hidup mereka sehari - hari. Lebih parahnya lagi pada kasus permasalahan ini bukan hanya ibu-ibu saja yang dililit oleh hutang yang menggunung, namun anak muda pun juga demikian. Yang menjadi perbedaannya adalah ibu - ibu yang ada di Desa Ponggok ini terjerat hutang dengan Bank Plecit, sedangkan anak muda terjerat hutang melalui pinjaman online. Berdasarkan hasil wawancara yang telah dilakukan, Bank Plecit merupakan istilah penyebutan untuk orang atau badan non-bank yang meminjamkan uang dengan cara berkeliling. Fun fact biasanya yang berkeliling adalah laki-laki. Mengapa ibu - ibu di Desa Ponggok dapat terjerat utang dengan Bank Plecit? Hal ini dikarenakan Bank Plecit yang suka berkeliling untuk meminjamkan uang di sekitar Desa Ponggok sehingga pada saat pandemi Covid-19 berlangsung ibu - ibu tersebut tidak memikir secara jangka panjang dan langsung menggunakan jasa Bank Plecit ini untuk kebutuhan hidup mereka pribadi dan keluarganya dalam waktu jangka pendek. Pada akhirnya, mereka pun terjerat karena pengenaan bunga yang tinggi serta sistem penagihannya yang dilakukan setiap hari oleh Bank Plecit ini. PONGGOK Hidup Kok Ngutang, Gak Bahaya Ta? Village Dengan Problematikanya ANGEL’S MAGAZINE 8 [1] sumber : https://www.jurnal.id/id/blog/pengertian-dan-jenis-utang/


Faktor disamping kanan ini berkaitan dengan teori disorganisasi sosial yang dimana teori ini menjelaskan tentang proses menurunya nilai dan norma dalam masyarakat akibat perubahan di dalam kehidupan mereka. Karena menurun nya perekonomian mereka yang dihalang dan disebabkan oleh kemunculan pandemi Covid-19 membuat warga desa setempat juga semakin menurun nilai dan norma masing - masing individunya. Hal ini disebabkan karena perubahan yang terjadi secara langsung / tanpa diketahui di dalam kehidupan pribadi makhluk hidup. Seperti yang telah dibahas sebelumnya, faktor utama yang menyebabkan banyak warga Desa Ponggok terlilit hutang adalah karena kedatangan pandemi Covid-19. Selama pandemi tersebut berlangsung, Desa Ponggok terkena juga dampaknya yakni desa wisata sempat tutup karena diberlakukannya social distancing dan lock down di berbagai tempat. Hal ini pun membuat perkonomian warga menurun drastis dan akhirnya karena nilai ekonomi mereka yang kritis tersebut membuat mereka harus berhutang. Selain itu, karena pada saat itu posisinya pendapatan mereka hanya di wisata tersebut maka uang mereka pun semakin lama habis dan mau tidak mau harus berhutang kesana kemari. terlilit utang oleh pinjaman online (pinjol). Pinjaman online adalah fasilitas pinjaman uang oleh penyedia jasa keuangan yang berbasis online melalui sebuah aplikasi di gawai / gadget lainnya. Beberapa anak muda di Desa Ponggok ada yang bermain kripto dan slot. Cryptocurrency atau kripto adalah aset (uang) digital yang dirancang untuk bekerja sebagai media pertukaran mata uang seperti transaksi (trading) yang dilakukan secara online. Sedangkan slot adalah permainan judi yang menggunakan mesin putar secara online. elain itu, hasil data dari wawancara yang telah dilakukan langsung di lokasi Desa S Ponggok adalah anak - anak muda yang Faktor Warga Terlilit Hutang [2] sumber : https://www.julo.co.id/blog/apa-itu-pinjaman-online [3] sumber : https://keuangan.kontan.co.id/news/apa-itu-uang-kripto-begini-cara-kerja-dan-jenisnya ANGEL’S MAGAZINE Teori Sosiologi 9 Langkah Implementasi Solusi atau langkah - langkah yang dapat diterapkan oleh warga Desa Ponggok agar bebas dari lilitan hutang yang menumpuk, yaitu kepala desa dapat mengadakan sebuah rapat penting untuk mendiskusikan bersama dan mesosialisasikan kepada setiap warga setempat agar mereka dapat terhindar dari dunia perhutangan yang telah mereka lakukan dahulu saat masih pandemi Covid-19. Salah satu contoh langkahnya, yaitu seperti memperlanjutkan usaha makanan ringan khas Desa Ponggok tersebut dan mempromosikan nya lebih meluas melalui sosial media seperti di mempostingnya di Instagram dan memperjualkannya dengan aplikasi Shopee, Tokopedia, atau pusat perbelanjaan online lainnya. Hal ini tentu akan sangat membantu dagangan agar lebih cepat habis dan orang - orang di berbagai kota di luar sana jadi mengetahui makanan ringan khas Desa Ponggok. Sehingga jika mereka melihat posting an makanan yang dijual di aplikasi online tersebut, maka mereka akan membeli dan mungkin bahkan memberitahukan kepada teman / kerabatnya juga bukan? Sehingga hal ini akan membuat pendapatan cepat meningkat dan warga desa pun terjauhi oleh hutang.


PENDANAAN KETERNAGAKERJAAN DI DESA PONGGOK Data Tenaga Kerja Desa ponggok mulai berkembang dari dimana banyak yang mengatakan bahwa desa ponggok adalah desa tertinggal tiba - tiba sekarang menjadi desa yang sangat berkembang. Tentu hal yang menyebabkan hal ini dapat terjadi karena desa ponggok dijadikan sebagai masyarakat sebagai destinasi wisata dan warganya turut membantu jalannya destinasi wisata air ini. Tenaga kerja di desa ponggok ada 2750 orang dengan pendapatan yang sudah pasti berbeda. pada tahun 2018 desa ponggok pernah mengirimkan 308 tki. yaitu 41 % warga desa bekerja sebagai petani. lalu anak - anak desa ponggok ada sekitar 14586 dan dari jumlah itu hanya 12359 yang mendapat kesematan untuk pergi bersekolah. Dana / modal pertama Desa Ponggok sejumlah 1,1 Miliar yang dimana uang sebesar itu digunakan untuk meningkatkan SDM, infrastruktur, dan juga untuk menanggulangi kemiskinan yang ada. Lalu, pada tahun 2018 mulai tumbuh kapasitas sdm dimana tantangannya di sdm karena harus mengajar para ibu - ibu untuk berjualan , penyajian dan plating. mereka juga dibayar dari dana desa bisa berjumlah Rp 24.000.000,00 per tahun. ekonomi desa juga berputar dengan baik sehingga pendapatan bertambah dan desa dapat bertumuh mandiri, mahasiswa di desa pun diberi 300.000 - 500.000 dan setelah kuliah mereka akan membantu ponggok untuk berkembang. ANGEL’S MAGAZINE 10


Dana / modal di Desa Ponggok sejumlah 1,1 Miliar digunakan untuk meningkatkan SDM , infrastruktur , menanggulangi kemiskinan. Kemudian sebelum menjadi tempat wisata air rata - rata pendapatan yang ada pada warga hanya Rp 750.000 per bulan namun sekarang 2.300.000,00 yang artinya sudah UMK 0 1 K L A T E N Dengan nilai jual tinggi Ponggok dapat memberi beasiswa bagi siswa yang IPKnya diatas 3 , program jaminan kesehatan desa dan penduduk dibayar desa, lansia juga diberi uang dan lauk pauk. Balita pun juga berpengaruh terhadap SDM desa jadi benar - benar harus diperhatikan. Ada BUMDES yang mengatur dan mengelola semuanya ini PENDANAAN DI DESA PONGGOK PENDANAAN Bila ada sumber daya yang kurang mampu ditanggung oleh pemerintah dan anak kuliah baru dari desa dan dananya dari pemerintah sebesar 1 M / mencari sendiri 5 M dan dari BUMDES sendiri 16 M. Kemudian di desa ada 11 unit desa , parwisata dan restoran. Aset Ponggok ada di modal SDA , modal SDM , SDS dan infrastruktur serta aset finansial PENDANAAN APBDES ( Anggaran Pendapatan Belanja Desa) uangnya digunakan untuk kegiatan pertanian , parwisata dsb. APBDES Ponggok 5 Miliar per tahun. ANGEL’S MAGAZINE 11


INFOGRAFIS APBDES 2017 PONGGOK ANGEL’S MAGAZINE 12 Dari data dalam infografis yang ditemukan di internet, diberi perincian bahwa pendapatan asli desa berasal dari hasil usaha desa sebesar 581 juta, hasil aset desa sebesar 115 juta rupiah, pendapatan asli daerah sah sebesar 800 ribu. dengan jumlah total 697 juta. Tidak sampai disitu saja, desa juga mendapat pendapatan transfer berupa dana desa sebesar 793 juta, alokasi dana sebesar 345 juta rupiah, bagi hasil pajak sebesar 100 jt rupiah dan bila semua dijumlahkan bisa berjumlah 1 miliar. Jika dilihat lebih teliti lagi terdapat pula pendapatan lainnya berupa pendapatan pihak ke-3 dan juga pendapatan desa yang sah dengan mencapai keseluruhan sekitar 1,5 miliar rupiah sehingga jika dijumlahkan seluruh jumlah pendapatan Desa Ponggok ini mencapai 3.7 miliar rupiah. [4] sumber : https://djpk.kemenkeu.go.id/wp-content/uploads/2017/08/Kades-Ponggok-APBN-DESA-PONGGOK.pdf


UMKM Ada banyak sekali jenis UMKM yang dilakukan oleh warga setempat Desa Ponggok yang antara lain yaitu Keripik pisang maupun keripik nanas yang sudah bersertifikasi halal. Ada juga warga yang berjualan eskrim dengan harga Rp 5.000,00 untuk berbagai varian rasa yang enak dan manis. Es krim ini dapat menarik perhatian bagi kalangan muda karena mereka meminati cemilan seperti es krim ini apalagi di saat cuaca yang sedang terik karena matahari yang sangat panas. Banyak masyarakat Ponggok yang mulai mengelola UMKM untuk desa mereka beserta ekonomi keluarga mereka. Dimana dengan UMKM yang dikerjakan ini dapat memberikan penghasilan menjadi bertambah lebih banyak. Karena dahulu rata - rata pendapatan yang didapatkan warga setempat Desa Ponggok hanya sekitar Rp 750.000 / bulan, namun sekarang bisa mencapai hingga Rp2.300.000 / bulan. Desa Ponggok PENGHASILAN WARGA DESA PONGGOK ANGEL’S MAGAZINE JENIS UMKM YANG TERDAPAT DI DESA PONGGOK Selain itu, UMKM yang masyarakat Desa Ponggok terapkan ada yang lain selain es krim, yakni mereka ada yang berjualan pentol, siomay, bakso, es krim bahkan lebih mainstream nya lagi ada juga yang menjual jasa antar jemput menggunakan ATV untuk para wisatawan yang mungkin malas berjalan jauh dari umbul satu ke umbul lain nya. 13


Kesimpulan yang dapat diambil dari kegiatan meneliti Desa Ponggok ini yaitu bahwa butuh adanya perkumpulan / rapat untuk mendiskusikan tentang ide - ide yang baru agar desa wisata tersebut terus maju dan berkembang menjadi bagus dan semakin diminati lagi oleh para wisatawan diluar sana. Selain itu, hal yang dapat dipelajari dari tugas projek penelitian ini yaitu butuh adanya kerjasama / kesolidaritas antar warga setempat untuk mewujudkan hal yang ingin dicapai yang salah satunya yaitu keberhasilan desa wisata ini dalam menarik perhatian wisatawan. Karena jika tidak ada kesolidaritasan dalam hubungan antar warga maka akan memperlambat atau bahkan menghalang keberhasil desa wisata ini untuk berkembang. Lalu, diperlukan juga adanya kesadaran dalam meneliti lingkungan sekitar, karena bisa saja terdapat potensi sumber daya alam yang besar yang dapat digunakan untuk hal yang berguna. Contohnya seperti sumber daya air yang melimpah yang dimiliki oleh Desa Ponggok ini sehingga mereka menggunakan potensi SDA nya untuk dibangun menjadi sebuah umbul yang airnya jernih dan indah agar wisatawan tertarik untuk berkunjung dan berenang / mengambil foto underwater yang ada disana. Sehingga hal ini pun akan membantu meningkatkan pendapatan bagi pendanaan desa maupun untuk kebutuhan keluarga dari masing - masing warga desa. Beberapa saran / masukan yang dapat diterapkan warga setempat Desa Ponggok yaitu, yang pertama, karena Covid-19 telah berlalu maka ada baiknya untuk terus melanjutkan usaha UMKM yang menjual makanan ringan khas Desa Ponggok di dunia sosial media. Hal ini akan membantu meningkatkan penghasilan dan menambah penghasilan juga dari luar bagi pendanaan desa maupun keluarga para warga desa setempat. Agar mereka pun dapat terhindar dari utang dan usaha mereka dapat terus berlanjut tanpa harus menunggu wisatawan luar datang berkunjung ke Desa Ponggok nya langsung. Selain itu, saran lain nya adalah untuk terus mengembangkan ide - ide baru dan melanjutkan pembangun camping ground yang lebih menarik agar pengunjung / wisatawan baru dapat terkesima dan merekomendasikan ke teman / kerabatnya mengenai desa wisata yang ada di Klaten, Jawa Tengah ini. Lalu, untuk saran terakhir mungkin dapat dikembangkan lagi juga dalam usaha makanan nya agar dapat lebih lengkap dan bervariasi dari makanan berat hingga makanan ringan nya agar para pengunjung pun tidak bosan dengan makanan yang itu - itu saja. SARAN KESIMPULAN ANGEL’S MAGAZINE 14


Desa Ponggok Klaten Angel’s Magazine New Series www.angelmagazine.com


Click to View FlipBook Version