Bahan Ajar
BIOLOGI
KELAESLXEMSMENA1
ELEMEN 1
Jenis-jenis Ekosistem, Rantai Makanan, Jaring-
jaring Makanan dan Piramida Ekologi
DEWI MAYSAROH,S,Pd
BAHAN AJAR BIOLOGI
EKOSISTEM
Jenis-jenis Ekosistem dan Piramida Ekologi
Disusun Oleh:
Dewi Maysaroh
SMA NEGERI 2 JEMBER
2022
KATA PENGANTAR
Alhamdulillah puji dan syukur penulis panjatkan kepada Allah SWT karens berkat
limpahan rahmat dan karunia-Nya sehingga materi ajar kelas X SMA berjudul ”Jenis-jenis
Ekosistem dan Piramida Ekologi” dapat terselesaikan.
Materi ajar ini disusun secara sistematis dan semenarik mungkin dilengkapi oleh
materi, rangkuman, forum diskusi dan latihan soal untuk memudahkan kalian dalam
belajar berbasis masalah atau Problem Based Learning. Selama penyelesaian materi ajar
ini, ada hambatan dan kesulitan yang dihadapi. Terima kasih kepada seluruh pihak
terkait, atas bimbingan, dukungan, motivasi, perhatian, dan bantuan yang diberikan selama
penyusunan materi ajar.
Akhir kata, Semoga materi ajar ini dapat memberikan manfaat bagi yang
membacanya. Penyusun menyadari bahwa di dalam materi ajar ini masih ada
kekurangan. Mohon kiranya arahan yang membangun sehingga materi ajar dapat
sempurna dan bermanfaat untuk kemajuan kualitas edukasi
Jember, 29 November 2022
Penulis
ii
DAFTAR ISI i
ii
HALAMAN
KATA PENGANTAR 1
DAFTAR ISI 2
1. PENDAHULUAN 2
2. INTI 2
2
2.1 Capaian Pembelajaran 2
2.2 Tujuan Pembelajaran 13
2.3 Pokok Materi 13
2.4 Uraian Materi 23
2.5 Forum Diskusi 30
2.6 Latihan Soal 24
3. PENUTUP 25
Rangkuman
GLOSARIUM
DAFTAR PUSTAKA
iii
1. PENDAHULUAN
1. 1. Deskripsi Singkat
Menurut Odum ekosistem adalah seperangkat unit fungsional dasar dalam suatu ekologi
yang di dalamnya tercakup organisme dan lingkungan. Lingkungan yang dimaksud adalah
lingkungan biotik dan abiotik yang keduanya kemudian saling mempengaruhi.
Komponen-komponen dalam suatu ekosistem terdiri dari dua jenis yaitu komponen biotik
dan abiotik. Komponen biotik adalah komponen lingkungan yang terdiri atas makhluk hidup
atau organisme yang ada di permukaan bumi. Komponen lingkungan biotik terdiri dari manusia,
hewan, dan tumbuh tumbuhan. Bentuk-bentuk komponen biotik dapat digolongkan berdasarkan
ukurannya, yaitu makroorganisme dan mikroorganisme. Selain itu berdasarkan perannya,
komponen biotik dapat dibedakan menjadi produsen, konsumen, dan dekomposer.
Komponen abiotik atau tidak hidup adalah komponen yang terdiri dari benda-benda yang
bukan makhluk hidup dan ada di sekitar lingkungan. Komponen ini sangat mempengaruhi
kelangsungan hidup. Jenis komponen abiotik diantaranya adalah faktor kimiawi yaitu senyawa
anorganik (H2O, N2 , O2 , CO2 , mineral, dsb) dan senyawa organik (KH, protein, dsb)
kemudian faktor fisik yang terdiri dari suhu, sinar matahari, angin, air, udara, kelembaban,
cahaya, suhu, pH, salinitas, topografi dan lain sebagainya.
Jenis ekosistem secara umum dibagi menjadi 2 macam yaitu ekosistem alami dan buatan.
Ekosistem alami dapat dibedakan menjadi ekosistem perairan dan ekosistem darat.
Menurut G.Evylen Hutchinson dan Raymond Lindeman Piramida Ekologi merupakan
representasi grafis dari hubungan antara spesies hidup yang berbeda pada tingkat trofik.
Piramida ekologi adalah representasi grafis atau diagram yang menunjukkan hubungan
antara organisme pada tingkat trofik yang berbeda dalam rantai makanan.
Gambar 1. Piramida Ekologi
(https://www. haria nha luan.co m/pe nd id ika n/pr-103717617/p ira mida-ekolo gi-
pengertian-jenis-dan-contohnya)
Piramida ekologi dapat dikategorikan menjadi tiga jenis berdasarkan
parameter ekologi. Piramida Jumlah adalah presentasi grafis hubungan antara produsen dan
konsumen pada tingkat trofik berurutan dalam hal jumlah mereka. Piramida biomassa
adalah representasi grafis yang menggambarkan biomassa yang ada di per satuan luas di
semua tingkat trofik yang berbeda dari sistem ekologi. Piramida Energi adalah representasi
grafis dari jumlah energi per satuan luas yang terakumulasi pada tingkat trofik yang berbeda
dalam suatu ekosistem. Ini juga disebut piramida produktivitas.
2. INTI
2.1 Capaian Pembelajaran
Pada akhir fase E, peserta didik memiliki kemampuan menciptakan solusi atas permasalahan-
permasalahan berdasarkan isu lokal, nasional atau global terkait pemahaman keanekaragaman
makhluk hidup dan peranannya, virus dan peranannya, inovasi teknologi biologi, komponen
ekosistem dan interaksi antar komponen
2.2 Tujuan Pembelajaran
Pada akhir fase E, peserta didik mampu
1. Membuat gambar jaring-jaring makanan dan rantai makanan dari hasil pengamatan
video dengan berpikir kritis
2. Membuat piramida ekologi dari hasil pengamatan video dengan berpikir kritis
2.3. Pokok Materi
1. Jenis-jenis Ekosistem
2. Rantai Makanan
3. Jaring-jaring makanan
4. Piramida Ekologi
2.4 Uraian Materi
1. Macam-Macam Ekosistem
Ekosistem merupakan satu kesatuan fungsional antara komponen biotik (makhluk hidup)
dan komponen abiotik (komponen tak hidup atau lingkungan) yang saling berinteraksi dan
saling mempengaruhi dalam bentuk hubungan timbal balik antara satu dengan yang lain.
Secara umum ada tiga tipe ekosistem, yaitu ekositem air, ekosisten darat, dan ekosistem
buatan.
1. Akuatik (Air)
Ekosistem akuatik merupakan ekosistem yang komponen abiotiknya sebagai besar terdiri atas
air. Ekosistem perairan dibagi lagi menjadi:
a. Ekosistem air tawar
Ciri-ciri ekosistem air tawar antara lain variasi suhu tidak menyolok, penetrasi cahaya
kurang, dan terpengaruh oleh iklim dan cuaca. Macam tumbuhan yang terbanyak adalah
jenis ganggang, sedangkan lainnya tumbuhan biji, Hampir semua filum hewan terdapat
dalam air tawar. Organisme yang hidup di air tawar pada umumnya telah beradaptasi.
b. Ekosistem Air Laut
Habitat laut (oseanik) ditandai salinitas (kadar garam) yang tinggi dengan ion CI-
mencapai 55% terutama di daerah laut tropik, karena suhunya tinggi dan penguapan besar.
Di daerah tropik, suhu laut sekitar 25 °C. Perbedaan suhu bagian atas dan bawah tinggi,
sehingga terdapat batas antara lapisan air yang panas di bagian atas dengan air yang dingin
di bagian bawah yang disebut daerah termoklin.
c. Ekosistem Estuary
Estuari (muara) merupakan tempat bersatunya sungai dengan laut. Estuari sering
dipagari oleh lempengan lumpur intertidal yang luas atau rawa garam. Ekosistem estuari
memiliki produktivitas yang tinggi dan kaya akan nutrisi. Komunitas tumbuhan yang hidup
di estuari antara lain rumput rawa garam, ganggang, dan fitoplankton. Komunitas hewannya
antara lain berbagai cacing, kerang, kepiting, dan ikan
d. Ekosistem Pantai
Dinamakan demikian karena yang paling banyak tumbuh di gundukan pasir adalah
tumbuhan Ipomoea pes caprae yang tahan terhadap hempasan gelombang dan angin.
Tumbuhan yang hidup di ekosistem ini menjalar dan berdaun tebal.
e. Ekosistem Sungai
Sungai adalah suatu badan air yang mengalir ke satu arah. Air sungai dingin dan jernih
serta mengandung sedikit sedimen dan makanan. Aliran air dan gelombang secara konstan
memberikan oksigen pada air. Suhu air bervariasi sesuai dengan ketinggian dan garis
lintang. Ekosistem sungai dihuni oleh hewan seperti ikan kucing, gurame, kura-kura, ular,
dan buaya.
f. Ekosistem terumbu karang
Terdiri dari coral yang berada dekat pantai. Efisiensi ekosistem ini sangat tinggi. Hewan-
hewan yang hidup di karang memakan organisme mikroskopis dan sisa organik lain.
Berbagai invertebrata, mikro organisme, dan ikan, hidup di antara karang dan ganggang.
Herbivora seperti siput, landak laut, ikan, menjadi mangsa bagi gurita, bintang laut, dan ikan
karnivora. Kehadiran terumbu karang di dekat pantai membuat pantai memiliki pasir putih.
g. Ekosistem laut dalam
Kedalamannya lebih dari 6.000m. Biasanya terdapat lele laut dan ikan laut yang dapat
mengeluarkan cahaya. Sebagai produsen terdapat bakteri yang bersimbiosis dengan karang
tertentu.
h. Ekosistem lamun
Lamun atau seagrass adalah satu-satunya kelompok tumbuh-tumbuhan berbunga yang
hidup di lingkungan laut. Tumbuh-tumbuhan ini hidup di habitat perairan pantai yang
dangkal. Seperti halnya rumput di darat, mereka mempunyai tunas berdaun yang tegak dan
tangkai-tangkai yang merayap yang efektif untuk berbiak. Berbeda dengan
tumbuh-tumbuhan laut lainnya (alga dan rumput laut), lamun berbunga, berbuah dan meng-
hasilkan biji. Mereka juga mempunyai akar dan sistem internal untuk mengangkut gas dan
zat-zat hara. Sebagai sumber daya hayati, lamun banyak dimanfaatkan untuk berbagai
keperluan.
Gambar 2. Ekosistem Perairan
(https://www.gurusiana.id/read/marlina1971/article/jenis-jenis-ekosistem-2630656)
2. Teseterial (Darat)
Penentuan zona dalam ekosistem terestrial ditentukan oleh temperatur dan curah hujan.
Ekosistem terestrial dapat dikontrol oleh iklim dan gangguan. Iklim sangat penting untuk
menentukan mengapa suatu ekosistem terestrial berada pada suatu tempat tertentu. Pola
ekosistem dapat berubah akibat gangguan seperti petir, kebakaran, atau aktivitas manusia.
Berikut beberapa diantaranya ekosistem darat:
a. Tundra
Terdapat di belahan bumi sebelah utara di dalam lingkaran kutub utara dan terdapat di
puncak-puncak gunung tinggi. Pertumbuhan tanaman di daerah ini hanya 60 hari. Contoh
tumbuhan yang dominan adalah sphagnum, liken, tumbuhan biji semusim, tumbuhan perdu,
dan rumput alang-alang. Pada umumnya, tumbuhannya mampu beradaptasi dengan keadaan
yang dingin.
b. Karst (batu gamping / gua)
Berawal dari nama kawasan batu gamping di wilayah Yugoslavia. Kawasan karst di
Indonesia rata-rata mempunyai ciri-ciri yang hampir sama yaitu, tanahnya kurang subur
untuk pertanian, sensitif terhadap erosi, mudah longsor, bersifat rentan dengan pori-pori
aerasi yang rendah, gaya permeabilitas yang lamban dan didominasi oleh pori-pori mikro.
Ekosistem karst mengalami keunikan tersendiri, dengan keragaman aspek biotis yang tidak
dijumpai di ekosistem lain.
c. Hutan hujan tropis
Terdapat di daerah tropik dan subtropik. Ciri-cirinya adalah curah hujan 200-225 cm per
tahun. Spesies pepohonan relatif banyak, jenisnya berbeda antara satu dengan yang lainnya
tergantung letak geografisnya. Tinggi pohon utama antara 20-40 m, cabang-cabang pohon
tinggi dan berdaun lebat hingga membentuk tudung (kanopi). Dalam hutan basah terjadi
perubahan iklim mikro, yaitu iklim yang langsung terdapat di sekitar organisme. Daerah
tudung cukup mendapat sinar matahari, variasi suhu dan kelembapan tinggi, suhu sepanjang
hari sekitar 25 °C. Dalam hutan hujan tropis sering terdapat tumbuhan khas, yaitu liana
(rotan) dan anggrek sebagai epifit. Hewannya antara lain, kera, burung, badak, babi hutan,
harimau, burung hantu, dan banyak lagi yang dapat kamu pelajari di Seri Mengenal Habitat
Hewan: Hutan Hujan Tropis.
d. Hutan gugur
Terdapat di daerah beriklim sedang yang memiliki empat musim, ciri-cirinya adalah
curah hujan merata sepanjang tahun. Jenis pohon sedikit (10 s/d 20) dan tidak terlalu rapat.
Hewan yang terdapat di hutam gugur antara lain rusa, beruang, rubah, bajing, burung pelatuk,
dan rakun (sebangsa luwak).
e. Taiga
Terdapat di belahan bumi sebelah utara dan pegunungan daerah tropik, ciri-cirinya adalah
suhu yang rendah di musim dingin. Biasanya taiga merupakan hutan yang tersusun atas satu
spesies seperti konifer, pinus, dan sejenisnya. Semak dan tumbuhan basah sedikit sekali,
sedangkan hewannya antara lain moose, beruang hitam, ajag, dan burung-burung yang
bermigrasi ke selatan pada musim gugur.
f. Sabana
Sabana dari daerah tropik terdapat di wilayah dengan curah hujan 40 – 60 inci per tahun,
tetapi temepratur dan kelembaban masih tergantung musim. Sabana yang terluas di dunia
terdapat di Afrika, Hewan yang hidup di sabana antara lain serangga dan mamalia seperti
zebra, singa, dan hyena
g. Padang rumput
Terdapat di daerah yang terbentang dari daerah tropik ke subtropik. Ciri-ciri padang
rumput adalah curah hujan kurang lebih 25-30 cm per tahun, hujan turun tidak teratur,
porositas (peresapan air) tinggi, dan drainase (aliran air) cepat. Tumbuhan yang ada terdiri
atas tumbuhan terna (herbs) dan rumput yang keduanya bergantung pada kelembapan.
Hewannya antara lain: bison, zebra, singa, anjing liar, serigala, gajah, jerapah, kangguru,
serangga, tikus, dan ular yang dapat Grameds pelajari dalam Balita Ingin Tahu: Hewan
Padang Rumput.
h. Gurun
Terdapat di daerah tropik yang berbatasan dengan padang rumput. Ciri-ciri ekosistem
gurun adalah gersang dan curah hujan rendah (25 cm/tahun). Perbedaan suhu antara siang dan
malam sangat besar. Tumbuhan semusim yang terdapat di gurun berukuran kecil. Selain itu,
di gurun dijumpai pula tumbuhan menahun berdaun seperti duri contohnya kaktus, atau tak
berdaun dan memiliki akar panjang serta mempunyai jaringan untuk menyimpan air. Hewan
yang hidup di gurun antara lain rodentia, semut, ular, kadal, katak, kalajengking, dan
beberapa hewan nokturnal lainnya yang dapat Grameds lihat melalui buku Seri Mengenal
Habitat Hewan: Gurun Pasir.
Gambar 3. Ekosistem Darat
(https://www.gurusiana.id/read/marlina1971/article/jenis-jenis-ekosistem-2630656)
3. Ekosistem Buatan
Ekosistem buatan merupakan ekosistem yang diciptakan manusia untuk memenuhi
kebutuhannya. Ekosistem buatan ini kemudian mendapatkan subsidi energi dari luar, tanaman
atau hewan peliharaan yang didominasi pengaruh manusia, dan memiliki keanekaragaman
rendah. Contoh ekosistem buatan diantaranya:
a. Bendungan
b. Hutan tanaman produksi seperti jati dan pinus
c. Agroekosistem berupa sawah tadah hujan
d. Sawah irigasi
e. Perkebunan sawit
f. Ekosistem pemukiman seperti kota dan desa
g. Ekosistem ruang angkasa.
2. Rantai makanan, Jaring-Jaring Makanan Adan Aliran Energi
1. Rantai Makanan
Rantai makanan merupakan peristiwa makan dan dimakan dengan urutan dan arah
tertentu. Rantai makanan ini terbagi menjadi produsen (organisme autotrof), konsumen
tingkat 1 (herbivora), konsumen tingkat 2 dan seterusnya (karnivora), dan dekomposer.
Misalnya dalam ekosistem sawah terdapat rantai makanan sebagai berikut:
Gambar 4. Rantai makanan
(https://www.merdeka.com/jateng/perbedaan-rantai-makanan-dan-jaring-jaring-makanan-ini-
penjelasan-lengkapnya-kln.html)
2. Jaring-jaring makanan
Jarring makanan dibentuk dari rantai makanan yang saling berhubungan antara satu
dengan yang lain. Jarring-jaring makanan merupakan sekumpulan rantai makanan yang
saling berhubungan.
Gambar 5. Jaring-jaring Makanan
(https://seputarlampung.pikiran-rakyat.com/pendidikan/pr-973109943/apa-yang-
dimaksud-jaring-jaring-makanan-berikut- fungsi-dan-perbedaan-antara-rantai- makanan-
dan-jaring- makanan?page=2)
3. Aliran energi
Arus energi dan daur materi bisa diartikan sebagai suatu proses perpindahan energi dan
materi dari satu komponen ekosistem ke komponen lain. Misalnya saja perpindahan energi
dan materi dari produsen ke konsumen kemudian dari konsumen ke pengurai. Selanjutnya
komponen biotik tersebut melakukan respirasi yang merupakan interaksi dengan komponen
abiotik.
C. Piramida Ekologi
1. Piramida Jumlah Individu
Piramida jumlah menggambarkan jumlah individu dalam populasi yang menempati
tingkat trofik tertentu. Sebagaimana diuraikan di atas, jumlah organisme yang menempati
trofik I memiliki jumlah yang lebih besar dibandingkan dengan organisme yang menempati
tingkat trofik II. Jumlah organisme yang menempati tingkat trofik II juga lebih besar
dibandingkan dengan jumlah organisme yang menempati tingkat trofik III, demikian
seterusnya. Jadi, di dalam ekosistem normal, jumlah produser lebih banyak daripada
konsumer I (herbivor), dan konsumer I lebih banyak daripada konsumer II (karnivor).
Individu yang menempati puncak piramida jumlahnya paling sedikit. Dalam membuat
piramida jumlah, kita menghitung jumlah individu dalam populasi pada suatu waktu tertentu
per m2 .
a. Piramida Jumlah Tegak: Dalam piramida jumlah tegak, ada penurunan bertahap dalam
jumlah individu saat berpindah dari produsen (tingkat trofik yang lebih rendah) ke
konsumen (tingkat trofik yang lebih tinggi). Piramida ini terdapat pada ekosistem padang
rumput atau ekosistem lahan pertanian dan ekosistem tambak.
b. Piramida Jumlah Terbalik: Ekosistem pohon dan rantai makanan parasit
menunjukkan piramida angka terbalik. Produsen dalam ekosistem pohon adalah yang
paling sedikit jumlahnya, dan populasi konsumen secara bertahap meningkat pada setiap
tingkat trofik.
c. Piramida Jumlah Berbentuk Gelendong: Disebut juga sebagai piramida tegak sebagian
karena tidak ada peningkatan berurutan (tegak) atau penurunan berurutan (terbalik) dalam
jumlah individu dalam suatu ekosistem.
2. Piramida Biomassa
Biomassa adalah berat total komponen biotik suatu area tertentu pada suatu waktu
tertentu. Biomassa tumbuhan diukur dari berat akar, batang, dan daun tumbuhan yang
menempati areal tertentu. Biasanya dihitung sebagai berat kering per m2 (g/m2 ). Piramida
biomassa dibuat berdasarkan berat total populasinya pada suatu waktu. Untuk mengukur
biomassa seluruhnya, dilakukan dengan teknik sampling (cuplikan) guna memperkirakan
keseluruhannya. Jadi, untuk menentukan biomassa hutan yang luas dapat diambil sebagian
areal sebagai sampel untuk memperkirakan biomassa seluruhnya. Piramida biomassa lebih
memberikan gambaran yang sesungguhnya tentang aliran energi ekosistem. Kelemahannya,
piramida biomassa hanya menggambarkan keadaan ekosistem dalam waktu tertentu.
Piramida Biomassa terbagi menjadi 2 bagian, yaitu sebagai berikut :
Piramida Tegak ialah suatu sistem piramida yang massa produsennya lebih besar,
dibandingkan dengan tingkat trofik yang berada di atasnya, dan biasanya
menggambarkan sebuah ekosistem daratan.
Piramida Terbalik yaitu sebuah sistem piramida yang massa produsennya lebih
kecil, dibandingkan dengan massa gabungan dari konsumennya, dan biasanya
menggambarkan sebuah ekosistem perairan.
3. Piramida Energi
Piramida biomassa hanya menggambarkan keadaan ekosistem pada waktu tertentu. Untuk
dapat menggambarkan keadaan ekosistem dalam jangka waktu lebih lama, digunakan
piramida energi. Piramida energi dapat memberikan gambaran lebih akurat tentang aliran
energi pada suatu ekosistem. Di dalam ekosistem normal terjadi penurunan energi akibat
pemborosan energi.sebagaimana disinggung sebelumnya, hanya sekitar 10% energi dari
tingkat trofik sebelumnya yang termanfaatkan.
Gambar 6. Piramida Ekologi
(https://www.brainacademy.id/blog/mengenal-ekologi-piramida-dan-ruang- lingkupnya)
2.5 BAHAN DISKUSI
Analisalah Video Ekosistem darat dan analisalah komponen ekosistem, interaksi dalam
ekositem serta buatlah rantai makanan, jarring-jaring makanan dan piramida ekologinya.
Apakah ada perbedaan diantar ekosistem darat? Diskusikan bersama kelompok kalian!
2.6 LATIHAN SOAL
1. Makhluk hidup dan faktor abiotik pada suatu lingkungan adalah satu kesatuan merupakan
pengertian dari….
a. ekosistem
b. habitat
c. populasi
d. bioma
e. genetika
2. Perhatikan ciri ekosistem air berikut!
1) Variasi suhu di daerah sekitar rendah
2) Tidak dipengaruhi oleh iklim dan cuaca
3) Konsentrasi makanan sangat luas
4) Penetrasi cahaya matahari kurang
5) Arus air selalu mengalamai perputaran.
6) Salinitas rendah bahkan lebih rendah dari protoplasma
Ciri ekosistem air tawar yaitu nomor….
a. 1-2-6
b. 1-4-6
c. 2-4-5
d. 1-3-5
e. 2-3-5
3. Perhatikan skema jaring-jaring makanan di bawah ini:
Jika populasi zooplankton berkurang maka akan diikuti penurunan populasi….
a. Ikan besar
b. pengurai
c. Ikan kecil
d. fitoplankton
e. Udang
4. Peranan dekomposer terhadap kesuburan tanah yaitu….
a. Meningkatkan porositas (lubang) tanah
b. Menyusun senyawa-senyawa organik
c. Menambah kandungan bahan organik
d. Menguraikan bahan-bahan organik
e. Meningkatkan pH tanah
5. Berdasarkan kategori kehidupan pada ekosistem perairan, hewan yang aktif berenang tanpa
terpengaruh oleh arus air disebut….
a. Nekton
b. bentos
c. Plankton
d. perifiton
e. Peuston
6. Kelompok tumbuhan padi yang hidup di sebidang sawah, berdasarkan konsep ekologi
merupakan suatu….
a. Species
b. komunitas
c. individu
d. populasi
e. ekosistem
7. Dalam suatu ekosistem kolam terdapat.
1. Ikan karnivor
2. Bakteri pengurai
3. Fitoplankton
4. Ikan herbivore
5. Zat-zat organik
Dari komponen tersebut dapat disusun suatu mata rantai makanan, dengan urutan….
a. 3-4-5-1-2
b. 3-4-1-5-2
c. 2-5-3-4-1
d. 5-3-4-1-2
e. 5-3-4-2-1
8. Dinamika populasi dipengaruhi oleh faktor-faktor berikut, kecuali….
a. Imigrasi
b. emigrasi
c. Natalitas
d. transmigrasi
e. Mortalitas
9. Dalam ekosistem perairan banyak ditemukan Rhodophyta (alga merah) berperan
sebagai….
a. Detritivor
b. produsen
c. herbivor
d. pengurai
e. karnivor
10. Yang merupakan konsumen primer di dalam ekosistem sawah, adalah burung ….
a. pipit
b. hantu
c. elang
d. bangau
e. prenjak
11. Populasi suatu daerah sebagai berikut.
1) Burung pipit
2) Padi
3) Belalang
4) Tikus
5) ular
6) katak
7) ulat
Jika populasi ular dimusnahkan, maka akan berakibat….
a. Populasi katak meningkat, sedangkan populasi tikus menurun
b. Populasi katak meningkat, sedangkan populasi belalang menurun
c. Populasi ulat menurun, sedangkan populasi padi meningkat
d. Populasi tikus meningkat, sedangkan populasi belalang meningkat
e. Populasi burung meningkat, sedangkan populasi padi menurun
12. Pada suatu areal terdapat populasi sebagai berikut.
1) Padi
2) Burung pipit
3) Tikus
4) Belalang
5) katak
6) ulat
7) ular
Interaksi yang terjadi antara tikus dan burung pipit adalah….
a. predasi
b. parasit
c. kompetisi
d. komensalis
e. netral
13. Bintil-bintil akar ditemukan pada akar kacang-kacangan merupakan bentuk interaksi
antara tanaman dan bakteri Rhizobium. Interaksi ini...
a. Bakteri dan tanaman kedelai sama-sama dirugikan
b. Tanaman kedelai dirugikan karena akar jadi membesar
c. Bakteri dirugika karena tidak dapa berkembang biak
d. Tanaman kedelai diuntungkan karena mendapat sumber nitrogen
e. Bakteri diuntungkan karena mendapat sumber nitrogen
14. Perhatikan jaring-jaring makanan pada ekosistem laut berikut!
Jika populasi ikan kecil menurun, maka akan berdampak pada populasi….
a. udang menurun
b. udang menurun
c. udang meningkat
d. ikan sedang meningkat
e. kakap meningkat
15. Berikut ini ciri-ciri ekosistem darat.
1) perbedaan suhu malam dan siang mencolok
2) curah hujan sangat rendah
3) penguapan (evaporasi) lebih tinggi
4) fauna kelompok hewan melata
5) tumbuhan berdaun kecil (bentuk jarum)
Berdasarkan uraian di atas, dapat kita asumsikan bahwa bioma tersebut yaitu…
a. hutan basah
b. taiga
c. hutan gugur
d. tundra
e. gurun
16. Energi akan semakin berkurang dari trofik dasar sampai trofik puncak pada piramida
energi. Terjadinya kehilangan energi itu karena….
a. penurunan jumlah organisme
b. jumlah individu dari trofik dasar semakin besar
c. konsumen kedua memakan konsumen pertama
d. penurunan biomassa
e. respirasi dan aktifitas metabolisme
17. Sebagian besar biomassa yang diperoleh tumbuhan selama tumbuh bersumber dari….
a. Karbon dari serasah daun yang hancur dalam tanah
b. Senyawa organik dalam tanah yang diambil oleh akar
c. Karbon dioksida di udara melalui stomata (mulut daun)
d. Mineral larut di dalam air dan di ambil oleh akar
e. Energi matahari yang ditangkap klorofil
18. Telah terjadi bencana gunung berapi yang berakibat pada musnahnya organisme di
tempat tersebut. Akan tetapi, dalam beberapa periode kemudian akan terjadi kehidupan di
tempat tersebut. Urutan tumbuhan yang mungkin tumbuh di daerah tersebut yaitu….
a. Tumbuhan berbiji-lumut-tumbuhan paku
b. Lumut-tumbuhan paku-tumbuhan berbiji
c. Tumbuhan berbiji-tumbuhan paku-lumut
d. Tumbuhan paku-lumut-tumbuhan berbiji
e. Tumbuhan paku-lumut-tumbuhan berbiji
19. Dalam daur karbon, kandungan karbon dioksida digunakan untuk...
a. respirasi
b. bernapas
c. fotosintesis
d. katabolisme
e. menarik oksigen
20. Peranan bakteri Rhizobium dalam siklus nitrogen adalah….
a. mengikat gas nitrogen bebas di udara
b. mengubah nitrat menjadi gas nitrogen
c. mengubah nitrit menjadi nitrat
d. mengubah urea menjadi ammonia
e. mengubah ammonia menjadi nitrit
21. Apabila di sawah terdapat tiga petani, 2 ekor ular, seekor burung, 6 ekor katak, 15 ekor
belalang, dan ada sinar matahari, maka yang disebut individu yaitu...
a. 2 ekor ular
b. 1 ekor burung
c. 6 ekor katak
d. 15 ekor belalang
e. Sinar matahari
22. Tempat hidup suatu organisme disebut...
a. ekosistem
b. Habitat
c. populasi
d. komunitas
e. ekologi
23. Organisme yang berperan sebagai produsen di dalam ekosistem air adalah...
a. Fitoplankton
b. Bakteri
c. Zooplankton
d. Plankton
e. semua jawaban salah
24. Di bawah ini yang bukan merupakan tumbuhan sebagai produsen adalah...
a. mangga
b. rumput
c. bayam
d. jamur
e. kangkung
25. Sekumpulan rantai makanan yang saling berhubungan disebut...
a. jaring-jaring kehidupan
b. jaring-jaring makanan
c. rantai makanan
d. piramida makanan
e. semua jawaban benar
26. Di bawah ini yang bukan merupakan hubungan simbiosis adalah...
a. komunitas
b. mutualisme
c. parasitisme
d. komensalisme
e. jawaban b, c, dan d benar
27. Di bawah ini yang merupakan hubungan mutualisme adalah...
a. pohon anggrek dengan pohon inangnya
b. kupu-kupu dengan bunga
c. bunga bangkai dengan pohon
d. benalu dengan pohon inangnya
e. semua jawaban benar
28. Ilmu yang mengkaji hubungan timbal balik antara makhluk hidup dengan lingkungannya
dinamakan ilmu...
a. ekologi
b. fisiologi
c. ekosistem
d. anatomi
e. genetika
29. Berikut ini ekosistem dalam suatu kolam.
1) ikan karnivora
2) bakteri pengurai
3) Fitoplankton
4) ikan herbivora
5) zat organik
Dari komponen tersebut, susunan mata rantai makanannya yaitu...
a. 3, 4, 5, 1, dan 2
b. 2, 5, 3, 4, dan 1
c. 3, 4, 1, 5, dan 2
d. 5, 3, 4, 1, dan 2
e. 5, 3, 4, 2, dan 1
30. Jika karbon dioksida dalam suatu ekosistem jumlahnya makin berkurang, organisme yang
pertama-tama akan mengalami dampak negatif adalah...
a. Konsumen
b. pengurai
c. Produsen
d. Karnivor
e. Karnivora puncak
31. Pada ekosistem laut, daerah dengan komponen biotik tingkat produsen paling banyak
adalah daerah...
a. fotik
b. afotik
c. termoklin
d. batial
e. abisal
32. Pada ekosistem yang merupakan detrivor adalah...
a. daun – belalang – burung – ular
b. padi – ayam – ular – elang
c. rumput – kambing – harimau – bakteri
d. jagung – burung – elang – ular
e. bangkai – cacing – ayam – elang
33. Apabila suatu komunitas memperoleh gangguan yang berdampak komunitas semula tidak
tersisa lagi dan mulai terjadi kehidupan dengan individu perintis untuk membentuk
komunitas baru. Hal tersrbut merupakan contoh dari...
a. komunitasi
b. suksesi
c. suksesi primer
d. suksesi sekunder
e. sosialisasi
34. minyak bumi dan batu bara yang terdapat di perut bumi kita merupakan sumber daya
alam yang terbentuk melalui siklus...
a. fosfor
b. air
c. karbon
d. oksigen
e. nitrogen
35. Jaring-jaring makanan dalam suatu ekosistem hutan akan terganggu jika...
a. pemangsa seimbang dengan yang dimangsa
b. dilakukan pelestarian hutan
c. regenerasi biji berlangsung terus
d. serangga penyerbu berlimpah
e. terjadi penebangan hutan
36. Berdasarkan niche-nya, organisme yang berperan untuk mengembalikan unsur hara ke
lingkungan abiotik yaitu...
a. dekomposer dan konsumen
b. produsen dan detritivor
c. produsen dan konsumen
d. detritivor dan dekomposer
e. produsen dan dekomposer
37. Penghilangan komponen konsumen I pada suatu ekosistem kolam akan menyebabkan...
a. jumlah populasi produsen akan meledak
b. jumlah dekomposer makin banyak
c. status konsumen III merangkap sebagai herbivor
d. konsumen I darat menggantikan konsumen I kolam
e. konsumen ll berubah fungsi menjadi konsumen I
38. Faktor yang membedakan ekosistem air tawar lentik dan lotik adalah...
a. air tawar lentik terdapat pada danau,kolam, dan sungai
b. kandungan oksigen pada habitat lotik Iebih tinggi
c. air tawar lotik terdapat pada sungai,selokan, dan kolam
d. pertukaran air tanah pada lotik Iebih kecil
e. air tawar lotik tidak ada arus air
39. Dalam ekosistem padang rumput, organisme yang berperan sebagai pengurai adalah...
a. semut
b. serangga
c. rumput
d. kerbau
e. bakteri
40. Pada sebuah rantai makanan, aliran energi dimulai dari...
a. tumbuhan hijau
b. konsumen
c. sinar matahari
d. pengurai
e. panas bumi
41. Bioma yang memiliki tumbuhan berupa pohon yang besar dan tinggi sehingga
membentuk kanopi adalah bioma...
a. tundra
b. hutan hujan tropis
c. gurun
d. hutan gugur
e. padang pasir
42. Perubahan populasi di dalam ekosistem ditentukan oleh...
a. migrasi dan mortalitas
b. migrasi dan natalitas
c. natalitas dan moralitas
d. migrasi, urbanisasi, dan natalitas
e. mortalitas, natalitas, dan migrasi
43. Dalam kolam ditemukan sekelompok organisme yang terdiri dari Hydrilla, ikan mas, dan
mikroorganisme dengan air yang keruh. Tingkatan organisme tersebut termasuk...
a. komunitas
b. ekosistem
c. individu
d. populasi
e. biosfer
44. Unta merupakan hewan besar penghuni bioma gurun, sebab...
a. mampu menyimpan makanan
b. mampu mencari makanan di daerah gurun
c. tahan terhadap rasa lapar
d. kuat berjalan jauh untuk mencari air
e. di daerah gurun tidak pernah ditemukan hewan buas
45. Tingkat tropi dalam suatu ekosistem, yang memiliki produksi primer kotor adalah...
a. karnivora tingkat III
b. herbivora
c. karnivora tingkat I
d. produsen
e. karnivora tingkat II
46. Di suatu daerah hidup sekelompok harimau dan kambing. Apabila predatornya sangat
aktif, setelah terjadi penurunan konsumen primer maka akan terjadi...
a. penurunan populasi harimau dan rumput
b. penurunan populasi kambing dan harimau
c. peningkatan populasi rumput dan penurunan populasi harimau
d. peningkatan populasi kambing dan penurunan popuasi harimau
e. peningkatan populasi harimau dan rumput
47. Perhatikan beberapa organisme di alam berikut!
1) Padi 6) Tikus
2) Pepaya 7) Kucing
3) Ayam 8) Serigala
4) Elang 9) Musang
5) Ular 10) Jagung
Rantai makanan yang dapat terjadi adalah...
a. 10, 6, 7, dan 4
b. 1, 3, 6, dan 7
c. 10, 6, 5, dan 4
d. 2, 3, 6, dan 8
e. 1, 6, 5, dan 9
48. Berikut ciri-ciri suatu tipe bioma.
1) Ditemukan predator pohon satu jenis
2) Pohon jarang
3) Kaya akan fauna
4) Rumput dominan
Berdasarkan ciri-ciri di atas tipe bioma tersebut adalah...
a. setengah gurun
b. hutan musim
c. sabana
d. hutan lumut
e. padang rumput
49. Tingginya kadar monoksida di udara dapat menggangu kesehatan manusia terutama yang
berkaitan dengan….
a. pengikatan CO oleh leukosit
b. pengikatan O2 olah darah
c. efek rumah kaca
d. penurunan kadar Hb darah
e. radang saluran pernapasan
50. Peningkatan kadar gas karbon dioksida di atmosfer yang berasal dari industri, kendaraan
bermotor, dan pemukiman dapat menyebabkan….
a. terjadinya hujan asam
b. penurunan suhu udara
c. penurunan intensitas matahari
d. kenaikan suhu udara
e. terganggunya proses fotosintesis
Kunci Jawaban Soal Ekosistem
1 A 11 E 21 B 31 A 41 B
2 B 12 C 22 B 32 C 42 E
3 E 13 D 23 A 33 C 43 D
4 C 14 C 24 D 34 A 44 A
5 A 15 E 25 B 35 E 45 B
6 D 16 E 26 A 36 D 46 C
7 D 17 C 27 B 37 E 47 C
8 D 18 B 28 A 38 D 48 E
9 B 19 C 29 C 39 E 49 B
10 C 20 A 30 C 40 A 50 B
3. PENUTUP
Rangkuman
Ekosistem adalah seperangkat unit fungsional dasar dalam suatu ekologi yang di dalamnya
tercakup organisme dan lingkungan. Komponen-komponen dalam suatu ekosistem terdiri dari dua
jenis yaitu komponen biotik dan abiotik. Komponen biotik adalah terdiri dari manusia, hewan, dan
tumbuh tumbuhan. Komponen abiotik atau tidak hidup adalah komponen yang terdiri dari benda-
benda yang bukan makhluk hidup dan ada di sekitar lingkungan.
Jenis ekosistem secara umum dibagi menjadi 2 macam yaitu ekosistem alami dan buatan.
Ekosistem alami dapat dibedakan menjadi ekosistem perairan dan ekosistem darat.
Piramida ekologi dapat dikategorikan menjadi tiga jenis berdasarkan parameter ekologi
yaitu piramida jumlah, piramida biomassa dan piramida energy.
GsLOSARIUM
Abiotik istilah yang bisa digunakan untuk menyebut sesuatu yang tak hidup benda-benda
mati
Agroekosistem system ekologi dalam suatu lahan pertanian yang didalamnya terdapat
hubungan antara komponen biotik dan lingkungannya
Biomassa istilah untuk menyebut suatu senyawa organic yang berasal dari tanaman
pertanian, alga dan sampah orgnik
Biotik komponen lingkungan hidup dari sekumpulan makhluk hidup atau organisme yang ada
di lingkungan sekitar
Ekologi cabang ilmu biologi yang mempelajari interaksi antara makhluk hidup dengan
makhluk hidup lain dan juga dengan lingkungan sekitarnya
Epifit kelompok tumbuhan yang tumbuh dan hidup dengan cara menempel pada tumbuhan
lain
Estuari badan air setengah tertutup di wilayah pesisir, dengan sungai atau lebih yang
mengalir masuk di dalamnya, serta terhubung bebas dengan laut terbuka
Trofik posisi makhluk hidup dalam rntai makanaan
PUSTAKA
Anggraini, desy Listhina. 2021. Berikut Fungsi dan Perbedaan antara Rantai Makanan dan
Jaring Makanan [Diakses tanggal 27]
https://seputarlampung.pikiran-rakyat.com/pendidikan/pr-973109943/apa-
yang-dimaksud-jaring-jaring-makanan-berikut-fungsi-dan-perbedaan-antara-
rantai-makanan-dan-jaring-makanan?page=2
Anonim. 2019. Kosistem – Pengertian, Komponen, Ruang Lingkup, Hubungan &
Jenis.Rimba Kita [Diakses tanggal 23]
.https://rimbakita.com/ekosistem/
Anonim. Modul Ekosistem. [Diakses tanggal 23]
file :///C :/Us ers /Ad ministrator /Do wnlo ads/Doc ume nts /Eko s is te m_1.pd f
Atap. 2021. Ekosistem: Pengertian, Komponen dan Macam. [Diakses tanggal 23]
https://www.gramedia.com/literasi/ekosistem/
Darwis, Rafi. 2022. Piramida Ekologi: Pengertian, Jenis dan Contohnya. Haluan.com
[Diakses tanggal 27]
https://www.harianhaluan.com/pendidikan/pr-103717617/piramida-ekologi-
pengertian-jenis-dan-contohnya
Guru Pendidikan. 2020. Piramida Makanan. [Diakses tanggal 27]
https://seputarilmu.com/2020/01/piramida- makanan.html
Hasan, Ibrahim. 2021. Perbedaan Rantai Makanan dan Jaring-jaring Makanan.
Merdeka.com [Diakses tanggal 27]
https://www.merdeka.com/jateng/perbedaan-rantai- makanan-dan-jaring-
jaring-makanan- ini-penjelasan-lengkapnya-kln.html
Nanda, Salsabila. 2022. Memahami Ekologi: Pengertian, Piramida, dan Ruang Lingkupnya.
Brain Academy. [Diakses tanggal 27]
https://www.brainacademy.id/blog/mengenal-ekologi-piramida-dan-ruang-
lingkupnya
Muttaqin.2017. Soal Biologi. Muttaqin.id [Diakses tanggal 27]
https://www.muttaqin.id/2017/01/soal-biologi-pilgan-ekosistem-ekologi-
jawaban.html