The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by farhan.2019406405026, 2022-07-03 07:47:21

Tugas Sastra

Tugas Harian

UNIVERSITAS
MUHAMMADIYAH
PRINGSEWU - LAMPUNG

Pengembangan Bahasa dan Sastra
Indonesia

Rico Indriansyah Putra
2019406405056

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)
Dosen Pengampu : Ari Rohmawati, M. Pd


Satuan Pendidikan : SD N 1 SELAPAN
Kelas/Semester : V /1
Mata Pelajaran : Bahasa Indonesia
Alokasi waktu : 1 x pertemuan (2 x 35 menit)
Hari/Tanggal : Kamis / 21 April 2022

1. Standar Kompetensi
3. Memahami teks dengan membaca teks percakapan, membaca cepat 75 kata/menit, dan
membaca puisi

2. Kompetensi Dasar
3.3 Membaca puisi dengan lafal dan intonasi yang tepat

B. Indikator
3.3.1 Menyebutkan unsur intrinsik puisi
3.3.2 Membaca puisi dengan lafal, jeda, intonasi, dan ekspresi yang tepat

C. Tujuan Pembelajaran
1. Melalui tanya jawab, siswa dapat menjelaskan unsure-unsur puisi dengan
benar
2. Melalui ceramah dan tanya jawab , siswa dapat aspek-aspek yang harus
diperhatikan dalam membaca puisi dengan benar
3. Melalui demonstrasi, siswa dapat menjelaskan aspek-aspek dalam membaca
puisi dengan benar
4. Melalui kerja kelompok , siswa dapat memberikan penilaian terhadap hasil
pembacaan puisi dengan tepat
5. Melalui simulasi, siswa dapat membaca puisi dengan lafal, jeda, intonasi, dan
ekspresi yang benar

Karakter yang diharapkan : percaya diri, tanggung jawab, kreatif

D. Metode dan Pendekatan Pembelajaran
1. Metode
a. Ceramah
b. Diskusi


c. Demonstrasi
d. Penugasan

2. Pendekatan
Ekplorasi, Elaborasi, Konfirmasi

E. Materi Pokok
1. Puisi

F. Langkah-langkah Pembelajaran Alokasi
Kegiatan Deskripsi Kegiatan Waktu
10 menit
Kegiatan  Siswa memberi salam kepada guru ketika guru
awal memasuki ruang kelas

 Guru menyapa siswa dan Guru menanyakan
absensi Siswa guru berdoa bersama siswa

 Guru memberi apersepsi tentang materi yang
akan dipelajari hari ini melalui sebuah cerita

 Guru memberi motivasi kepada siswa agar
giat belajar.

 Siswa mendapatkan penjelasan dari guru
tentang kegiatan yang akan dilakukan hari ini

Kegiatan Eksplorasi 50 menit
inti  Siswa dan guru bertanya jawab pengetahuan
siswa tentang puisi
 Siswa mendapatkan penjelasan dari guru
tentang puisi
 Siswa membaca materi tentang puisi
 Siswa melihat demonstrasi tentang pembacaan
puisi


Elaborasi
 Siswa dibagi ke dalam kelompok dengan
anggota tiap kelompok berjumlah 4 orang

Kegiatan  Siswa mengerjakan lembar kerja siswa dengan
akhir berdiskusi bersama dengan kelompoknya

 Siswa menyampaikan hasil kerja kelompoknya
di depan kelas

 Siswa membaca puisi secara bergantian di
depan kelas

 Siswa memberikan pendapat tentang hasil
kerja kelompok lain

 Siswa memberikan pendapat tentang
pembacaan puisi yang dilakukan kelompok lain

Konfirmasi
 Siswa dan guru bersama-sama membahas hasil
kerja siswa
 Siswa dan guru bersama-sama menyimpulkan
materi yang telah dipelajari hari ini
 Siswa mengerjakan soal evaluasi
 Guru mengoreksi soal evaluasi
 Guru memberi penguatan kepada siswa
10 menit
1. Guru menutup pembelajaran dan berdoa bersama

G. Media dan Sumber Belajar Kelas
1. Media
a. Video
b. Naskah puisi

2. Sumber belajar
Nur’aini Umri.2008.Bahasa Indonesia untuk Sekolah Dasar
V.Jakarta:Pusat Perbukuan Departemen Pendidikan Nasional.


H. Penilaian
1. Pengetahuan
a. Soal evaluasi

2. Sikap Perubahan sikap
No Nama
Kreatif Tanggung jawab Percaya diri
1
2 12 3 4 1 2 3 41 2 34
3

3. Keterampilan

a. Rubrik keterampilan membaca puisi

Aspek Baik sekali Baik Cukup Perlu
bimbingan

Lafal 4 3 2 1
Lafal dalam Lafal dalam Lafal dalam Lafal dalam
membaca puisi membaca puisi membaca puisi membaca puisi
sangat tepat tepat kurang tepat tidak tepat

Jeda Jeda dalam Jeda dalam Jeda dalam Jeda dalam

membaca puisi membaca puisi membaca puisi membaca puisi

sangat tepat tepat kurang tepat tidak tepat

Intonasi Intonasi dalam Intonasi dalam Intonasi dalam Intonasi dalam
Ekspresi membaca puisi membaca puisi membaca puisi membaca puisi
sangat tepat tepat kurang tepat tidak tepat
Ekspresi Ekspresi Ekspresi Ekspresi
dalam dalam dalam dalam
membaca puisi membaca puisi membaca puisi membaca puisi
sangat tepat tepat kurag tepat tidak tepat


Pedoman Penskoran

Skor Maksimal = 100

Skor = skor x 100

Skor maksimal

Skor Predikat Klasifikasi
SB (Sangat Baik)
81-100 A B (Baik)
C (Cukup)
66-80 B K (Kurang)

51-65 C Kriteria

0-50 D

No Nama Skor
1
2
3

Kepala Sekolah Pringsewu, 21 April 2022
Wali Kelas
Rico Indriansyah P
NIM : 20194064050056 Heri Susanto, S.Pd

NIP :


Nama : Rico Indriansyah Putra
NIM : 2019406405056
Kelas : PGSD 6A
Hari/tgl : Kamis, 14 April 2022
Mk : Pengembangan Pembelajaran Bahasa Indonesia SD

RADIN DJAMBAT

Pada zaman dahulu, hiduplah seorang anak Raja Negeri Tanjung Jambi yang bernama Radin
Djambat. Dia adalah sosok pemuda gagah, tampan, berwibawa, dan bijak. Namun sayang,
dia belum memiliki pendamping hidup.

Pada suatu hari, Radin Djambat ditemani kedua adiknya, Puningkawan Juk Muli dan
Puningkawan Mak Waya bersemedi. Mereka bersemedi demi memperoleh petunjuk tentang
puteri yang selama ini hadir dalam mimpi Radin Djambat. Keeseokan paginya, Radin
Djambat didampingi Puningkawan Juk Muli dan Puningkawan Mak Waya segera menuju
Kota Besi untuk melamar sang puteri.

Setibanya di Kota Besi, sang tuan rumah menyambut mereka dengan ramah. Namun sayang,
telah banyak pangeran dari negeri lain yang tiba di sana untuk melamar sang puteri.
Pangeran-pangeran tersebut merasa tidak suka dengan kedatangan Radin Djambat, bahkan
mereka menantang Radin Djambat bertempur.

Tiga bulan kemudian, di tempat yang sudah ditetapkan, yaitu Lawok Tungku Telu,
pertempuran sengit terjadi. Pangeran-pangeran dan bala tentarannya bertempur melawan
Radin Djambat. Radin Djambat dan kedua adiknya memenangkan pertempuran. Radin
Djambat akhirnya dapat menikahi sang Puteri dan membawanya ke Negeri Tanjung Djambi.

Hari berganti hari, minggu berganti minggu, bulan berganti bulan, tahun berganti tahun.
Radin Djambat pun meninggal dunia. Namun, pada tahun 1700 Masehi, setelah Radin
Djambat meninggal dunia, istri Jumpang Keling, pemimpin di Tiuh Karangan menemukan
seruas bambu di sungai. Dari dalam bambu itu keluarlah seorang bocah kecil. Bocah tersebut
mengaku bahwa dia adalah Radin Djambat. Betapa terkejutnya masyarakat di Tiuh
Karangan. Masyarakat memanggilnya dengan sebutan Umpu.

Radin Djambat yang telah menjelma sebagai Umpu beranjak dewasa dengan cepat tidak
seperti manusia pada umumnya. Dia tumbuh menjadi pemuda gagah melebihi paras pemuda
di sekitarnya, sakti, bijak. Musyawarah selalu dikedepankan olehnya. Radin Djambat
kemudian diangkat menjadi pemimpin dengan daerah kekuasaannya yang bernama Djambat
Tanoh.

Sejak saat itulah sosok Radin Djambat semakin dihormati, serta menjadi tokoh sentral dalam
perkembangan kehidupan agama Islam, seni dan budaya, penyebaran penduduk, bahkan
perkembangan peradaban masyarakat Lampung.

Berdasarkan tema hari ini, Ananda akan mengembangkan pembelajaran sastra Indonesia.
Berikut ini yang harus Anda lakukan, ntara lain.


Kompetensi Dasar
1.2 Mengidentifikasi unsure cerita tentang cerita rakyat yang didengarnya.

Indikator
1.2.1 Mendengarkan cerita rakyat
1.2.2 Mencatat hal-hal penting dari cerita yang didengar.
1.2.3 Mengidentifikasi unsur cerita tentang cerita rakyat yang didengar
1.2.4 Menceritakan kembali cerita yang di dengar dengan kata-kata-kata sendiri

Soal berupa pilihan ganda dan isian singkat (masing-masing satu per indikator).
Jangan lupa sertakan kunci jawaban.
TUGAS :
3. Siapa tokoh utama dalam cerita rakyat diatas.....

a. Raden Fatah
b. Raden Djambat
c. Puningkawan Juk Muli
d. Puningkawan Mak Waya
Kunci jawaban : b

4. Dimana tempat pertempuran Raden Djambat dan para pangeran yang tidak
menyukainya.....
a. Kota besi
b. Lampung
c. Tjanjung jambi
d. Lawok tengku telu
Kunci jawaban : d

5. Masyarakat tiuh karangan memanggil Raden Djambat dengan sebutan.....
a. Umpu
b. Djambat
c. Raden
d. Pangeran
Kunci jawaban: a

6. Ada sosok pemuda yang gagah, berani, tampan, serta berwibawa dari daerah
negeri tanjung jambi, sosok pemuda itu yau Raden Djambat. Raden Djambat lalu
bersemedi dengan ditemani kedua adiknya untuk memperoleh petunjuk tentang
puteri yang datang kedalam mimpi Raden Djambat.

Setelah sekian lama bersemedi, Raden Djambat pun menemui Puteri tersebut
dikota besi untuk melamarnya dan disambut hangat oleh keluarga sang puteri.
Namun, ada beberapa pangeran yang tidak menyukai kedatangan Raden
Djambat, lalu mereka pun mengajar bertarung.

Hari dimana pertarungan pun dimulai, Raden Djambat dan kedua adiknya
memenangkan pertarungan, lalu menikahi sang puteri. Hari silih berganti, Raden
Djambat pun meninggal dunia. Namun istri dari jumpang keling menemukan


seruas bambu yang isinya yaitu bocah yang mengaku Raden Djambat. Betapa
terkejutnya, masyarakat tiung karangan memanggilnya Umpu.

Raden Djambat pun menjadi sosok pemuda yang gagah, dewasa serta dihormati
dan diangkat menjadi pemimpin kekuasaan dengan naman Djambat Tanoh.

Sejak saat itulah Raden Djambat dihormati, dan menjadi tokoh sentral dalam
kehidupan islam, seni , budaya bahkan peradaban masyarakat Lampung.


Nama : Rico Indriansyah Putra
NIM : 2019406405056
Prodi : PGSD 6A
Dosen Pengampu : Ari Rohmawati M.Pd

Tugas !
Penegmbangan wacana bagi pembelajaran meletakkan buku pada saat membaca, jarak
membaca buku
3.2.1 menujukan gambar cara meletakkan buku yang tepat dengan disiplin
Jawaban :
Budi menyiapkan buku
Diletakkan dimeja
Dengan posisi buku lurus
Membaca buku dengan posisi buku tegak
3.2.2 menunjukan gambar yang baik antara mata dan buku dengan tepat
Jawaban
Duduk dengan tegak
Pada saat membaca
Jaga jarak mata
Minimal 30 cm
Perhatikan cahaya disekitar
Perjatikan dan lakukan


Mata Pelajaran : Bahasa Indonesia

Satuan Pendidikan : SD Negeri 1 Selapan

Kelas / Semester : III (Tiga) / 1

Alokasi Waktu : 1 x 60 menit (1 Pertemuan)

SKENARIO PEMBELAJARAN MENDONGENG

Kompetensi Inti : Memahami pengetahuan faktual dengan cara mengamati
(mendengar, melihat, membaca) dan menanya berdasarkan rasa ingin tahu tentang
dirinya, makhluk ciptaan Tuhan dan kegiatannya, dan benda-benda yang dijumpainya di
rumah dan di sekolah. Menyajikan pengetahuan faktual dalam bahasa yang jelas,
sistematis, dan logis, dalam karya yang estetis, dalam gerakan yang mencerminkan anak
sehat, dan dalam tindakan yang mencerminkan perilaku anak beriman dan berakhlak
mulia.

Kompetensi Dasar :

4.4 Menyampaikan teks dongeng tentang kondisi alam dalam bentuk permainan peran
secara mandiri dalam bahasa Indonesia lisan dan tulis yang dapat diisi dengan kosakata
bahasa daerah untuk membantu penyajian.

Indikator Pencapaian Kompetensi

4.4.1 Membaca teks dongeng tentang kondisi alam.

Tabel Skenario Pembelajaran

Alokasi

No. Pertemuan Waktu
Bagian Pendahuluan Pertama 5 menit
Meletakkan Hubungan Awal Guru dan Siswa

1. Guru : ―Assalamualaikum wr.wb, selamat pagi semuanya.
Sebelum kita memulai pembelajaran kita harus berdoa terlebih

dahulu , untuk ketua kelas tolong di pimpin teman temanya
untuk berdoa ya , berdoa selesai , Bagaimana kabar kalian
semua? Ibu akan mengabsen terlebih dahulu ya.

baiklah sudah ibu absen semuanya, jadi kita akan memulai
pembelajaran hari ini mengenai mendongeng

Menangkap Perhatian Siswa


2. Guru : ―Apakah ada yang ditanyakan mengenai pembelajaran 10
materi mendongeng? menit

3. Siswa : ―Tidak Bu, ayo kita belajar Bu.
akan kita jalankan hari ini?‖

Menyingkapkan Substansi Materi

4. Guru : ―Baiklah kalau tida ada pertanyaan , hari ini kalian akan
mempelajari

kompetensi 4.4 yaitu “Menyampaikan teks dongeng
tentang kondisi alam dalam bentuk permainan peran
secara mandiri dalam Bahasa Indonesia dan
tulis yang dapat diisi dengan kosakata bahasa daerah
untuk membantu penyajian”

(1) mampu mendemostrasikan mendongeng

(2) mampu menggunakan Bahasa yang baik saat
mendongeng

―ada yang tau dongeng itu apa?
Siswa : saya Bu ( mengangkat tangan) mendongeng itu
bercerita tentang hewan hewan Bu .

Siswa : mendongeng itu kita menceritakan cerita yang ada di
buku Bu .

Guru : iya jawaban anak anak ibu suda tepat, ibu tambahkan
sedikit ya , jadi mendongeng itu adalah cara yang dilakukan
untuk menyampaikan suatu cerita kepada para penyimak atau
orang lain, bisa dalam bentuk kata-kata, gambar, foto,
maupun suara. Nah ibu tanya lagi Siapa yang bisa
menyebutkan bagaimana cara mendongeng yang baik?

Siswa :dengan membaca buku
dongeng bu.

Siswa : belajar dari internet bu .

Guru : ― iya benar sekali semua jawaban kalian benar,
intinya kita bisa belajar mendongeng dari mana saja, bisa
dari internet bisa dari buku.

Bagian Inti
Masalah Rung Lingkup Materi


Guru : ―Baiklah anak-anak setelah ibu menjelaskan sedikit tentang 5 menit
dongeng kita mulai kegiatan pembelajaran ya

Kalian akan belajar secara berkelompok. Satu kelompok terdiri dari tiga

orang. Setelah berkelompok, kalian bisa mendemontrasikan bagaimana

cara mendongeng yang baik
Siswa mencari anggota kelompok. Satu kelompok terdiri dari tiga

siswa. Siswa berhitung satu, dua, tiga, ...delapan. Dimulai lagi

menghitung satu, dua, tiga, ...delapan. Kemudian siswa dengan nomor

satu bergabung dengan nomor satu, dua dengan nomor dua, dan

Sseitsewruanymau. lai berdiskusi pada kelompok masing-masing dan mulai 15 menit

mencoba mempraktikan yang tugas yang diberikan


(Para siswa mengangat tangannya, sambil berteriak

saya tahu Bu)

―(Para siswa bergantian mengangkat tangan ingin
menjawab pertanyaan)

Siswa :‖dengan membaca buku
dongeng bu ‖.

Siswa :‖belajar dari internet bu ‖.

Guru : ― iya benar sekali intinya kita bisa belajar
mendongeng dari mana saja

Siswa : ―Ya bu kan sekarang sudah jaman modern.‖ (Tertawa)

Guru : ―Hahaha, iya pasti malah kalian lebih pintar bermain
internet ya daripada ibu

Bagian Inti

Masalah Rung Lingkup Materi 5 menit
5. Guru : ―Baiklah anak-anak kita mulai kegiatan pembelajaran

kita. Kalian akan belajar secara berkelompok. Satu
kelompok terdiri dari tiga orang. Setelah berkelompok,
kalian bisa mendemontrasikan bagaimana cara
mendongeng yang baik
6. Siswa mencari anggota kelompok. Satu kelompok terdiri dari
tiga siswa. Siswa berhitung satu, dua, tiga, ...delapan. Dimulai lagi
menghitung satu, dua, tiga, ...delapan. Kemudian siswa dengan
nomor satu bergabung dengan nomor satu, dua dengan nomor dua,
7. dSaisnwsaetemruunlayiab. erdiskusi pada kelompok masing-masing dan mulai 15menit
mencoba mempraktikan yang tugas yang diberikan


8. Setelah dua puluh menit, setiap kelompok mempraktikan 10 menit
5 menit
mendongeng di depan kelas
9. Setelah semua kelompok mempraktikan hasil diskusinya .

Guru memberi penguatan terhadap hasil materi yang

disampaikan siswa

Bagian Penutup 10 menit

10. Guru : ―Baiklah anak-anak, pembelajaran bahasa Indonesia kita

hari ini sudah hampir habis. Mari kita simpulkan kegiatan
belajar kita hari ini. Apa yang kita praktikan hari ini ?‖

11. Siswa : -Cara mendongeng yang baik dan benar bu.

12. Guru : ― Benar sekali ya, ibu harap kalian semua paham akan
pembelajaran yang ibu sampaikan hari ini akan kita lanjutkan
dipertemuan Minggu depan

13 Siswa dan guru berdoa penutup belajar bersama dan guru
mengucapkan salam penutup.


Nama : Rico Indriansyah Putra
Nim : 2019406405056
Kelas : PGSD 6A
Dosen Pengampu : Ari Rohmawati M.Pd
Mata Kuliah : Pengembangan pembelajaran Bahasa Dan Sastra Indonesia SD

Lembar Penilaian Menulis Puisi

NO Aspek Yang Dinilai Jumlah total
Nama siswa
Keselarasan Amanat/ Diksi Imaji Penggunaan
Tema Pesan Majas

12345 12345 12345 12345 12345
1
2
3
4
5
6
7
8

Skor Penilaian : Jumlah Skor Yang Diperoleh X 100 =
Skor total

Guru Kelas
Rico Indriansyah Putra


KRITERIA PENILAIAN MENULIS PUISI

ASPEK KRITERIA DAN SKOR
Kelengkapan
Aspek Puisi 25 20 15 10

Keselarasan Memuat Hanya Hanya Hanya
Unsure Puisi 2. Judul memuat
3. Pengarang tiga aspek memuat dua memuat satu
Kejelasan 4. Tipografi (bait dan larik)
Hakikat Puisi aspek aspek

Jumlah skor Bobot 1 Hanya Hanya Hanya
Memuat: memuat
tiga aspek memuat dua memuat satu
1. Citraan
2. Majas aspek aspek
3. Rima dan irama
4. Diksi dan idiom (ketepatan

pemilihan dan pengungkapan
kata)

Bobot 2

Memuat: Hanya Hanya Hanya
7. Pengembangan tema/isi puisi memuat memuat dua memuat satu
yang disesuaikan dengan tiga aspek, aspek aspek
judul puisi namun
8. Amanat ( baik tersurat tidak ada
maupun tersirat) kesesuaian
9. Sikap penulis ( baik terhadap tema/isi
tema puisi maupun kepada dengan
pembaca yang dituju) judul puisi

Bobot 1


Lembar Penilaian Menulis Permulaan

Aspek Penilaian

NO NISN Nama Kerapihan tulisan Kejelasan penulisan huruf Ketepatan penggunaan ejaan Ketepatan menggunak
86 5
96 5 96 5 86 5
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
Dst

N
i
l
a
i
s
k
o
r
:
S
k
o
r
y
a
n
g
d
i


p
e
r
o
l
e
h
x
1
0
0

S
k
o
r
t
o
t
a
l

Guru Kelas

Rico Indriansyah Putra
2019406405056

Nama : Rico Indriansyah Putra


Npm : 2019406405056
Kelas : PGSD 6 A

N Judul Lembar Penilaian Baca Puisi PGSD 3 A Aspek Penilaian
o Nama

Interpetasi Vokal Ekspresi
(penghayatan) (artikulasi,inton Mimik da

12345 asi,diksi dan gesture
✓ power)
1234
12345
10. Adakah suara Esti Maulani
cemara Taqiyudin alkah ✓
Anggi Febri S
11. Bukit biru bukit Wulan sari ✓✓ ✓
kelu Ernia Nurhasanah
✓✓ ✓
12. Puisi “Dengan
puisi aku” ✓ ✓ ✓
✓ ✓
13. Sajadah panjang

14. Orang lapar

Skor Penilaian :

1 : Sangat Kurang
2 : kurang
3 : Cukup
4 : Baik
5 : Sangat Baik

Skor Penilaian : Jumlah Skor yang Diperoleh x 100 = ...
Skor Total


CARA MEMBUAT LEMBAR KERJA MENGGUNAKAN GOOGLE FORM
1. Buka pada aplikasi google chorome
2. Lalu ketik “google.form” pada kolom pencarian
3. Lalu anda aka dibawa pada tampilan gambar seperti dibawah ini.
4. Isi nama formulir tanpa judul

5. Disini saya mencotohkan dengan memberi nama formulir tanpa judul menggnakan “universitas
muhammadiyah pringsewu”

6. Lalu pada bagia bawah akan ada opsi pertanyaan yang sudah ditandai dengan warna orange.
Opsi ini dengan berbagai macam jenis jawaban , ada pilihan ganda, paragraf, singkat dll. Saya
menggunakan jawaban paragraf.

7. Lalu pilih tanda sgitiga miring pada bagia atas kanan pada laya HP anda, jika anda
menggunakan HP untuk mengirim pertanyaan.

8. Lalu muncul link seperti gambar dibawah ini
9. Lalu klik salin, supaya bisa disebarkan kepada siswa atau teman anda melalui pesan sngkat

WA.


Click to View FlipBook Version
Previous Book
BUKU PROGRAM BULAN AKADEMIK
Next Book
KEBUDAYAAN JEPUN (1)