SALAMA ENGKA
SULAWESI
SELATAN
BULUKUMBA
AArjrjiuiuaammllaaaabblolpopuulalarararurueeeewmwmaiai
DAFTAR ISI
LATAR BELAKANG...................................1
PANTUN DAN RUMAH ADAT.................2
CERITA RAKYAT.......................................3
TARIAN TRADISIONAL............................4
LAGU TRADISIONAL................................5
UPACARA ADAT.......................................6
WADAH......................................................7
SENJATA...................................................8
PAKAIN TRADISIONAL...........................9
PENULIS..................................................10
DAFTAR PUSTAKA..................................11
I
LATAR
BELAKANG
Bulukamba adalah salah satu daerah di
sulawesi selatan. Penduduk di Kabupaten
Bulukumba terdiri dari berbagai macam
suku bangsa yang sebagian besar adalah
suku Bugis dan Makassar. Selain itu
terdapat juga satu suku yang masih
memegang teguh tradisi leluhur dengan
mempertahankan pola hidup tradisional
yang bersahaja dan jauh dari kehidupan
modern, yakni Suku Kajang.
Suku Bugis Makassar yang dikenal sebagai
pelaut sejati, telah menumbuhkan budaya
maritim yang cukup kuat dimasyarakat
Bulukumba dengan slogan "Bulukumba
Berlayar", masyarakat Bulukumba
menyatakan eksistensinya dengan kata
layar mewakili pemahaman subyek perahu
sebagai refleksi kreatifitas dan karya
budaya yang telah mengangkat Bulukumba
di percaturan kebudayaan nasional dan
internasional, sebagai 'Bumi Panrita Lopi'.
1
NaAremMkAbiktmoao tbeaaanjnu'ggsnkilsaaaekotnea
mnnuinamna'daalome'pntaatgtekieacai"
AJmikMbaeolaiThdaHaanatogjkaraarAmynrauetgjniadnyciysaaaaantrm:aigbspbuajierkimuimnnbagjaettipnaigpnkitel
Balla To Kajang drabontaKahlaosbniranlenakaunsgbstenme-uktamkSgbrbBaugueabyu-aaahnarlaasekhaglagiynllrdsawaaalbakaigianinbanreerrTnpdugaatuslaotkoeaimtikmalsamanaKndSaieaarsgmaaeptdbtehhiiljleoiadkaanaapbrkasanagtnamada
eadetagbgdenmtpnariseaukiymea.tneaerraarRhldnKerdtetthuatatrgiai.KbaniemupsSgjddaiagr,phaebuauajdn.iaar.tanupjhiigukknrmaanaaikiagrpnkbtannna,daiauktiBmdasnpruaeuiuinaaslsbplomhtuatameikanggmpuhgaaomuraknbdaa,t
(Rumah Kajang)
2
PUTRI
TANDAMPALIK
MERUPAKAN
PUTRI DARI
DATU LUWU
Putri Tandampalik
DATANG SEBUAH LAMARAN DARI RAJA BONE YANG PUTRI TANDAMPALIK DAN PENGAWALNYA
MEMINTA PUTRI TANDAMPALIK. MENURUT ADAT, MENETAP DI SEBUAH PULAU YANG SUBUR
ORANG LUWU TIDAK BOLEH MENERIMA PINANGAN DAN BERHAWA SEJUK YANG DIBERI NAMA
WAJO. MEREKA BERUSAHA DAN BEKERJA
DARI ORANG LAIN DI LUAR SUKUNYA. AKAN TETAPI, MEMBANGUN KEHIDUPAN DI PEMUKIMAN
UNTUK MENGHINDARI PEPERANGAN, DATU LUWU
BARU TERSEBUT.
MENERIMA PINANGAN TERSEBUT DAN MELANGGAR
ADAT TERSEBUT. HAL INI UNTUK MENGHINDARI
SUATU HARI, PUTRI TANDAMPALIK MELIHAT
PEPERANGAN YANG MENYENGSARAKAN RAKYATNYA. SEEKOR KERBAU BERWARNA PUTIH. KETIKA
INGIN MENGUSIRNYA DIUSIR, TERNYATA
PENERIMAAN LAMARAN ITU JUSTRU MEMBUAT PUTRI KERBAU ITU JINAK. KEMUDIAN PUTRI
MENGALAMI PENYAKIT KULIT YANG BERBAU. KARENA MEMBIARKAN KERBAU TERSEBUT
PENYAKITNYA INI, PUTRI TANDAMPALIK PUN MENJILATI PERMUKAAN TUBUHNYA YANG
DIASINGKAN KARENA PENYAKITNYA BERSAMA TERNYATA MEMBUAT PENYAKIT KULITNYA
PENGIKUT SETIANYA. DATU LUWU TERPAKSA PULIH. KULITNYA MENJADI BERSIH DAN
MENGASINGKAN PUTRI KARENA TIDAK INGIN HALUS KEMBALI.
PENYAKIT TERSEBUT MENULAR KE WARGA. SEBELUM
PERGI, DATU LUWU MEMBERIKAN SEBILAH KERIS
DATU LUWU AKHIRNYA MENERIMA PINANGAN
KEPADA PUTRI KESAYANGANNYA ITU. TERSEBUT. PESTA PERNIKAHAN PUTRI
TANDAMPALIK DENGAN PUTRA MAHKOTA
PADA SUATU HARI, PUTRA MAHKOTA KERAJAAN BONE KERAJAAN BONE AKHIRNYA DIGELAR DI WAJO.
PERGI BERBURU BERSAMA ANRE PAGURU
PAKKANNYARENG PANGLIMA KERAJAAN BONE DAN CERITA RAKYAT SULAWESI SELATAN PUTRI
BEBERAPA PENGAWALNYA. IA KEMUDIAN TERPISAH DARI TANDAMPALIK KAYA AKAN PESAN MORAL. SALAH
ROMBONGAN. SAAT BERUSAHA MENCARI ROMBONGANNYA, SATU PESAN MORAL YANG TERSIRAT ADALAH
IKHLAS MENERIMA COBAAN DAN UJIAN DARI
PUTRA MAHKOTA MENDAPATI SEORANG PUTERI YANG TUHAN, KARENA COBAAN TERSEBUT TIDAK AKAN
CANTIK JELITA. TAK LAIN ADALAH PUTRI TANDAMPALIK.
MELEBIHI KESANGGUPAN KITA.
IA PUN JATUH CINTA DAN MEMINANG SANG PUTRI
DENGAN MENGIRIM UTUSAN.
NAMUN, PINANGAN ITU TIDAK SEGERA DIJAWAB. PUTRI
TANDAMPALIK HANYA MENYERAHKAN KERIS PUSAKA
PEMBERIAN DATU LUWU DAN BERPESAN AGAR KERIS ITU
DIBAWA KE KERAJAAN LUWU. JIKA KERIS ITU DITERIMA
DENGAN BAIK OLEH DATU LUWU MAKA IA AKAN MENERIMA
PINANGAN PUTRA MAHKOTA.
3
TARI PADUPPA
Tari paduppa pada awalnya di gunakan
untuk menjamu khusus bagi raja -raja dan
tamu agung saja pada pesta adat maupun
pesta perkawinan. Tarian inipun hanya
dapat dibawakan oleh wanita dari
keturunan bangsawan. Namun seiring
waktu, tarian ini diselenggarakan pada
acara apapun, baik penyambutan tamu,
khitanan, pesta pernikahan, dan kegiatan
lainnya.
Tarian ini dilakukan dengan
menggunakan baju bodo
dan segala aksesoris khas
baju adat Bugis seperti
kalung, anting, gelang, dan
bando.
4
Lagu Angin Mamiri merupakan lagu daerah yang berasal dari
Makassar, Sulawesi Selatan. Filosofi dari lagu Angin Mamiri
menunjukkan lagu merupakan sebuah pesan kepada angin agar
membuat seorang yang dituju tersebut merasa rindu terhadap
pemilik mantra. Banyak yang menyangka bahwa lagu Anging
Mamiri sebagai ungkapan rindu kepada orang terkasih atau
ungkapan seseorang yang tengah gundah gulana.
Lirik
Oh ye oh
Anging mamiri ku pasang
Pitujui tontonganna
Tusaroa takkan lupa
Batumi anging mamiri
Anging ngerang dinging-dinging
Namalontang saribuku
E aule
Na mangu rangi
Tutenaya tutenaya parisina
Batumi anging mamiri
Anging ngerang dinging-dinging
Namalontang saribuku
E aule
Na mangu rangi
Mato'lorang mato'lorang je'ne mato
Ooooooooo
Ooooooooo
Ooooooooo
E aule
Namangngu'rangi
Tutenaya tutenaya parisina
Mato'lorang mato'lorang je'ne mato
Anging mamiri
Ow anging mamiri
5
ANNYORONG LOPI
Upacara Adat Annyorong Lopi merupakan
suatu perwujudan dan rasa syukur bagi
pemilik perahu dan para tukang atas
selesainya pembuatan perahu yang mereka
harapkan. Perwujudan rasa syukur kepada
Tuhan yang memberkahi dan memberikan
keselamatan selama proses pembuatan
perahu tersebut.
Secara harfiah “Annyorong Lopi” terdiri atas
dua kata, yaitu Annyorong (mendorong) dan
Lopi (Perahu). Jadi artinya mendorong perahu
atau biasa pula disebut peluncuran perahu.
Maksud dari upacara adat Annyorong
Lopi adalah suatu aktivitas ritual
masyarakat Bonto Bahari, Kabupaten
Bulukumba sebagai suatu bentuk rasa
syukur. Atas selesainya kegiatan
pembuatan perahu, dan perahu
tersebut akan dioperasionalkan di
laut.
Bukan hanya acara syukuran, Upacara Adat
Annyorong Lopi juga ada rangkaian acara
Songka Bala. Hal ini bertujuan agar perahu baru
tersebut dapat terhindar dari marabahaya yang
senantiasa mengancam keselamatan ketika
berada di tengah laut.
6
Bosara adalah piring khas suku
bugis. Dibuat dari besi dan
dilengkapi dengan penutup khas
yaitu dibalut kain berwarna terang.
Bosara biasanya diletakkan di meja
dalam rangkaian acara tertentu,
khususnya yang bersifat
tradisional dan sarat dengan nilai
budaya. Selain diletakkan di meja
pada acara resmi pemerintahan
sebagai simbol, bosara juga sebagai
Prpoperti tarian yang cukup
penting.
Budaya Bosara merupakan
peninggalan budaya khas
Sulawesi Selatan dari zaman
Kerajaan Gowa dan Bone. Kue-
kue yang biasanya disajikan
dengan menggunakan bosara
adalah kue Cucur, Brongko,
Kue Lapis, Biji Nangka, dan
lainnya.
7
BADIK RAJA
Badik Raja merupakan senjata
tradisional dari Sulawesi Selatan
yang biasa digunakan oleh raja dan
kalangan bangsawan. Masyarakat
Sulawesi sendiri menyebut senjata
ini dengan beberapa nama seperti
Kawali Raja, Gecong Raja, atau
Bontoala. Keberadaan jenis senjata
ini banyak ditemukan di kawasan
Bone Selatan.
Senjata tradisional yang bernama
Badik Raja ini terbuat dari logam
kualitas tinggi dan kerap dilengkapi
dengan pamor indah di bagian
hulunya, seperti pamor Timpalaja
atau pamor Mallasoancale.
8
SARUNG KAJANG
Sarung Adat Kajang
adalah kain sarung
berwarna hitam yang
biasa dikenal dengan
sebutan Tope. Sarung
Kajang ini diproduksi
sendiri oleh masyarakat
adat di Kecamatan
Kajang, Kabupaten
Bulukumba, Sulawesi
Selatan.
Proses pembuatan Sarung
Kajang dilakukan dengan
cara ditenun. Sedangkan,
benang yang digunakan
untuk membuat sarung
tersebut dibeli di
sejumlah pedagang yang
kemudian diwarnai
menjadi warna hitam
menggunakan tumbuh-
tumbuhan khusus yang
memang telah ditanam
oleh masyarakat Kajang
untuk digunakan.
Alasan mengapa warna
sarung tersebut harus
hitam karena masyarakat
Kajang percaya warna
hitam adalah lambang
dari kesederhanaan dan
kesahajaan.
9
PENULIS
Raisa Nadia Aurelia
Jakarta, 8 Desember 2006
Syafira Azqiya R.
Jakarta, 29 September 2007
Ikhlas Parantauan R. P
Jakarta, 30 September 2006
Diandra Kharisha Anshari
Jakarta, 5 Desember 2006
M. Fauzan Zacky
Rahmat Hidayat
10
DAFTAR
PUSTAKA
"Sejarah Bulukumba"
https://bulukumbakab.go.id/sejarah-kabupaten-bulukumba ,2020
"Pantun Bahasa Bugis"
https://kkssnunukan.wordpress.com/2018/12/19/pantun-bahasa-
bugis/ 2018
"Balla To Kajang"
https://id.wikipedia.org/wiki/Balla_To_Kajang ,2021
"Putri Tandampalik"
https://www.daerahkita.com/artikel/222/putri-tandampalik-cerita-
rakyat-sulawesi-selatan ,2022
"8 Cerita Rakyat Sulawesi Selatan Beserta Pesan Moralnya"
https://www.detik.com/sulsel/budaya/d-6036473/8-cerita-rakyat-
sulawesi-selatan-beserta-pesan-moralnya.
"Tari Paduppa Kearifan Lokal Penyambutan Tamu Rumpun Bugis"
https://www.ukmpramukaunm.com/2021/02/tari-paduppa-kearifan-
lokal-penyambutan.html ,2021
"Lagu Angin Mamiri"
https://makassar.kompas.com/read/2022/01/12/130141778/lagu-
angin-mamiri-asal-lirik-dan-makna ,2022
"Anyorong Lopi"
https://bulukumbakab.go.id/rubrik/anynyorong-lopi ,2022
"10 Senjata Tradisional Asal Sulawesi Selatan"
https://keluyuran.com/senjata-tradisional-sulawesi-selatan/ ,2022
11
Sula BULUKUMBA
PRESENTED BY KELOMPOK 2 wesi Selatan
BULU KUMBA SSUE
LL
BY RAISA, IKHLAS,
SYAFIRA