Manfaat dan
Daur Air
Sevina Maera Mayaza
E-BOOK MEDIA PEMBELAJARAN
Manfaat dan Proses Daur Air
72% permukaan bumi tertutup oleh air. Taukah kamu apa itu air ?
Pengertian Air
air yaitu suatu zat yang tersusun dari unsur kimia hidrogen dan oksigen dan berada
dalam bentuk gas, cair, dan padat. Air adalah salah satu senyawa yang paling banyak
dan penting. Cairan yang tidak berasa dan tidak berbau pada suhu kamar, memiliki
kemampuan penting untuk melarutkan banyak zat lainnya.
Air menjadi bagian penting dan tak terpisahkan dari kehidupan semua makhluk hidup.
Tubuh manusia sendiri terdiri dari 60-70% air. Oleh sebab itu, penting bagi kita untuk
memiliki asupan air yang cukup setiap harinya untuk menggantikan air yang hilang.
Pengertian Air Menurut para ahli
1.Robert J. Kodoatie berpendapat bahwa air adalah bahan yang
memungkinkan kehidupan di Bumi.
2.Menurut Roestam Sjarief, air adalah zat terpenting yang dibutuhkan
makhluk hidup.
3.Eko Budi Kuncoro menjelaskan bahwa air adalah senyawa kimia sederhana
yang terdiri dari 2 atom hidrogen (H) dan 1 atom oksigen (O). Air memiliki
ikatan hidrogen yang cenderung bersatu untuk melawan kekuatan eksternal
yang memutus ikatan ini.
Karakteristik Air
Air ditemukan dalam tiga bentuk berbeda di Bumi, yaitu gas, padat, dan cair. Bentuk air
tergantung pada suhu. Air di planet kita mengalir sebagai cairan di sungai, dan samudra
dalam bentuk padat seperti es di Kutub Utara dan Selatan dan merupakan gas (uap) di
atmosfer.
Macam Macam Air
Air di bagi menjadi empat macam diantara nya :
1. Air mutlak yakni air yang suci lagi menyucikan dan tidak makruh untuk bersuci.
Air mutlak ini bisa untuk menghilangkan hadas dan najis.
2. Air musyammas yakni air yang kena sinar matahari sampai panas. Air ini suci
menyucikan, tapi makruh untuk dipakai bersuci.
3. Air musta’mal yakni, air yang telah dipakai untuk bersuci. Air ini suci tapi tidak
menyucikan, tidak boleh dipakai untuk bersuci. Tetapi kalau belum berubah rasa
dan baunya masih tetap suci.
4. Air najis yakni air yang sedikit atau banyak yang terkena najis sehingga berubah
rasa atau baunya.
Daur Air
Pengertian Daur Air
Daur air atau siklus hidrologi adalah siklur atau perputaran air dari air
menguap menjadi awan dan apabila mencapai titik jenuh di awan, maka akan
jatuh dalam bentuk hujan air, salju atau es, demikian seterusnya.
Mengapa air yang ada di bumi tidak pernah habis?
Karena air yanga ada di alam mengalami siklus hidrologi atau biasa disebut juga
dengan daur air.
Proses sirkulasi hidrolog
Tahapan siklus hidrologi ini tidak pernah berhenti dari atmosfer ke bumi dan
kembali ke atmosfer melalui rangkaian proses yaitu kondensasi, presipitasi,
evaporasi, dan transpirasi.
Siklus hidrologi terbagi
menjadi beberapa proses
rangkaian yang saling
berkaitan. Tahapan ini
membentuk pola
memutar dan terjadi
secara terus-menerus
sehingga disebut sebagai
siklus.
1. Evaporasi ( Penguapan )
Evaporasi adalah proses penguapan air yang terdapat di rawa, laut, danau,
sumatera, dan lainnya akibat terkena panas sinar matahari.
Pada tahap ini terjadi perubahan wujud air dari bentuk cair ke dalam bentuk gas.
Oleh sebab itulah uap air kemudian naik ke atmosfer. Semakin besar energi panas
yang diserap permukaan bumi, maka laju evaporasi juga akan semakin besar.
2. Transpirasi (Penguapan Tumbuhan)
Selain tempat penampungan air, tumbuhan juga dapat mengalami penguapan.
Dalam tumbuhan, penguapan terjadi pada jaringan tumbuhan yang kemudian
membentuk uap air sebagaimana evaporasi pada umumnya.
3. Kondensasi
Kondensasi merupakan proses berubahnya air menjadi partikel es yang
diakibatkan oleh suhu yang rendah sehingga membentuk awal yang tebal.
Air yang dibawa proses penguapan inilah yang akan mengalami kondensasi ketika
sudah mencapai atmosfer dalam suhu lingkungan yang rendah.
Partikel es di atmosfer saling berkumpul dalam awan yang kemudian
memunculkan awan abu atau kabut di langit.
4. Presipitasi
Presipitasi adalah curahan atau jatuhnya air (baik dalam wujud hujan air, salju,
maupun butiran es) dari atmosfer ke permukaan bumi dalam bentuk yang
berbeda. Proses terjadinya presipitasi akibat uap air menjadi jenuh, kemudian
terkondensasi dan keluar dalam bentuk air hujan (presipitasi).
5. Run Off ( Lintasan )
Run off (limpasan) ialah suatu proses pergerakan air dari tempat yang tinggi
menuju tempat rendah di permukaan bumi.
Proses pergerakan air ini berlangsung melalui saluran-saluran air contohnya
danau, got, muara, sungai, laut hingga samudra.
Dalam proses inilah air yang mengalami siklus hidrologi akan kembali ke lapisan
hidrosfer.
6. Infiltrasi
Air yang sudah berada di bumi akibat proses presipitasi, tidak semuanya
mengalir di permukaan bumi dan mengalami run off. Sebagian kecil dari air
tersebut akan bergerak menuju ke pori- pori tanah, merembes, dan menumpuk
menjadi air tanah. Proses pergerakan air ke dalam pori- pori tanah ini disebut
sebagai proses infiltrasi. Proses infiltrasi akan secara lambat membawa air
tanah untuk menuju kembali ke laut.
Setelah melalui proses run off dan infiltrasi, kemudian air yang telah
mengalami siklus hidrologi akan kembali berkumpul ke lautan. Dalam waktu
yang berangsur- angsur, air tersebut akan kembali mengalami siklus hidrologi
yang baru, dimana diawali dengan evaporasi
MMaacam Macam Siklus
Hidrolog
Siklus Pendek
Air laut menguap menjadi uap gas karena panas matahari
Terjadi kondensasi dan pembentukan awan
Turun hujan di permukaan laut
Siklus sedang
Air laut menguap menjadi uap gas karena panas matahari
Terjadi evaporasi
Uap bergerak oleh tiupan angin ke darat
Pembentukan awan
Turun hujan di permukaan daratan
Air mengalir di sungai menuju laut kembali
SSiklus panjangg
Air laut menguap menjadi uap gas karena panas matahari
Uap air mengalami sublimasi
Pembentukan awan yang mengandung Kristal es
Awan bergerak oleh tiupan angin ke darat
Pembentukan awan
Turun salju
Pembentukan gletsar
Gletser mencari membentuk aliran sungai
Air mengalir di sungai menuju darat dan kemudian ke laut
Manfaat Siklus Air
Manfaat sklus air, ketersediaan air di Bumi jadi terjamin. Mulai dari air
yang mengalir ke sungai, danau, hingga laut, juga air yang terserap di
dalam tanah.
Siklus air memiliki manfaat bagi kehidupan manusia di Bumi, yang paling
utama adalah siklus air yang terus berjalan menjaga ketersediaan air
bersih, teman-teman.
Air bersih itu digunakan dalam berbagai bentuk kegiatan kita, seperti
minum, memasak, minum, mandi, hingga mencuci.
Air juga digunakan untuk membantu pekerjaan manusia, misalnya untuk
mengairi tanaman di lahan pertanian, juga digunakan untuk memberi
minum hewan ternak di peternakan.
Tapi perlu diingat, meskipun siklus air membuat air terus tersedia di Bumi,
bukan berarti kita boleh boros dalam memanfaatkan air.
Kita harus tetap hemat air. Jangan sampai kita membuang air seperti
membiarkan air keran meluap-luap dari bak mandi atau perilaku boros air
lainnya.
Sebabnya, kalau kita boros menggunakan air yang ada di sekitar kita, air
bersih yang tersedia jadi berkurang jumlahnya.