The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

Madrasah Hebat dan Bermarttabat
Guru dan Santrinya beriman bertakwa

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by ochanel76, 2021-02-06 02:58:19

Bahan Ajar Al-Quran Hadis Kelas 8 Semester 2

Madrasah Hebat dan Bermarttabat
Guru dan Santrinya beriman bertakwa

Keywords: 123456

sisihkanlah hartamu untuk akhirat, dan silahkan bersenang-
senang dengan duniamu, namun tidak sampai melubangi
agamamu dan merusak akhiratmu. Yaitu dengan bayangan
sombong serta melakukan kemaksiatan, dan sibuk dengan
nikmat itu sampai lupa kepada Pemberi nikmat (Allah).

3. QS. Ali-Imran (3): 148

Dalam Tafsir Al-Muyassar / Kementerian Agama Saudi
Arabia, menjelaskan sebagai berikut:

Maka Allah memberi mereka ganjaran dunia dengan
memberikan kemenangan dan kejayaan. Dan juga memberi
mereka ganjaran yang baik di akhirat dengan meridai mereka
dan melimpahkan kenikmatan yang tiada tara di dalam surga
yang penuh kenikmatan. Dan Allah menyukai orang-orang yang
berbuat baik dalam ibadah dan muamalah mereka.

Zubdatut Tafsir Min Fathil Qadir / Syaikh Dr.
Muhammad Sulaiman Al Asyqar, mudarris tafsir Universitas
Islam Madinah, menjelaskan sebagai berikut:

Karena kesungguhan dan kesabaran mereka Allah
memberikan kepada mereka pahala di dunia berupa pertolongan
dan ghanimah. Dan pahala yang baik di akhirat yaitu surga dan
berbagai kenikmatannya. Dan Allah menyukai orang-orang yang
berbuat kebaikan dengan ikhlas hanya karena Allah.
50 | K e l a s V I I I M T s

E Kerja Kelompok

1. Berkelompoklah, setiap kelompok 4 – 5 orang!
2. Siapkan Al-Qur‟an sebagai media dan sumber

belajar!
3. Guru membagi sub tema untuk di diskusikan.
4. Menampilkan peserta diskusi
5. Guru memberikan penilaian dari alur diskusi.
6. Guru memberikan informasi penting berkaitan

Bab ini.

F Ayo Berlatih

1. Jelaskan apa yang dimaksud dengan prilaku
materialistis, hedonis dan konsumptif?

2. Jelaskan Faktor internal dan eksternal penyebab
perilaku hedonis?

3. Jelaskan dampak dari perilaku hedonis?
4. Jelaskan isi kandungan dari Surat al-Qashas ayat

77?
5. Apa yang wajib dijadikan petunjuk agar terhindar

dari periku materialistis, hedonis dan konsumtif?

51 | K e l a s V I I I M T s

G Uji kompetensi

Jawablah pertanyaan dibawah ini, dengan cara memilih

a/b/c/d pada jawaban berikut

1. Sifulan membelanjakan hartanya tanpa perhitungan. Apa

yang ia mau langsung beli. Ia tidak tahu apakah barang

yang ia beli itu dibutuhkan atau tidak. Ia hanya

memenuhi kemaunanya saja yang penting belanja dan
belanja. Sikap Sifulan mencerminkan sikap…

a. borjuis c. hedonis

b. konsumtif d. materialistik

2. Kamilah adalah seorang siswi di salah satu sekolah, ia

sudah memiliki satu HP dan masih berfungsi dengan

baik, tetapi ketika ada HP keluaran terbaru ia pun

membelinya. Gaya hidup Kamilah menunjukkan...

a. materialistik c. konsumtif

b. hedonis d. . pragmatis

3. Perhatikan berikut berikut! ‫ َٔالأَ ِخ َسةُ َخ ٍْس َٔأَ ْبقَى‬Ayat tersebut

terdapat pada….

a. QS. Al-A„la (87): 14 c. Q.S. Al-A„la (87): 15

b. Q.S. Al-A„la (87): 16 d. Q.S. Al-A„la (87): 17

4. Setelah mempelajari Q.S. Al-A„la (87): 15 siswa-siswa

MTs selalu menjaga….!

a. imannya c. prestasinya

b. salatnya d. zakatnya

52 | K e l a s V I I I M T s

5. “Dia ingat nama Tuhannya, lalu dia sembahyang

",adalah arti dari….

a. ‫َٔ َذ َك َس ا ْس َى َزبِّ َك فَ َصهَّى‬ c.‫َذ َك َس ا ْس َى َزبِّ َك فَ َصهَّى‬
b.‫َٔ َذ َك َس ْس َى َزبِّ َك فَ َصهَّى‬ d.‫َٔ َذ َك َس ا ْس َى َزبِّ َك فَ َص َّم‬
6. Perhatikan ayat berikut ‫ َٔ َذ َك َس ا ْس َى َزبِّ َك فَ َصهَّى‬Arti lafdl

bergaris bawah adalah….

a. Shalatlah c. Bergembiralah

b. Maka Shalatlah d. Masuklah

7. Yang dimaksud dari suhuf dari surat all-A`la adalah …

a. Suhuf Nabi Ibrahim dan Musa

b. Suhuf Nabi Sist dan Musa

c. Suhuf Nabi Ibrahim dan Sist

d. Suhuf Nabi Sist dan Adam

8. Orang yang beruntung diceritakan dalam surat al-a`la
adalah….

a. Beriman c. Bersahabat

b. Shalat d. Zakat

9. Dalam surat al-A`la, kehidupan akhirat itu adalah….

a. Main-main c. Tipuan

b. Kekal d. Fana

10. Abdullah memberikan hartanya kepada yangpenuh
kekurangan, perilaku Abdullah dinamakan….

a. Konsumtif c. Hedonis

b. Bakhil d. Dermawan

11. Perilku yang tidak mencerminkan Q.S. Al-A„la (87): 16

adalah….

a. Konsumtif c. Hedonis

b. Bakhil d. Dermawan

53 | K e l a s V I I I M T s

12. Perhatikan bagian QS. Al-Qaṣaṣ (28): 77 berikut!

                    

                  

                    

     

Ayat yang bergaris bawah menjelaskan tentang….
a. Kehidupan akhirat lebih utama
b. Kehidupan dunia lebih utama
c. Kehidupan dunia harus dicari
d. Keseimbangan dunia dan akhirat
13. Perhatikan ayat berikut

                 

      

Terjemaha dari yang bergaris bawah adalah...
a. Allah mencintai orang berbuat maksiat
b. Allah mencintai orang berbuat onar
c. Allah mencintai orang berbuat keburukan
d. Allah mencintai orang berbuat kebaikan

14. Setiap orang memiliki keinginan untuk menjadi orang kaya,

dan disebut-sebut namanya, sehingga ia membeli semuanya,

yang dibelinya juga tidak ada manfaatnya, pernyataan ini

disebut...

a. konsumtif c. egois

b. hedonis d. materialistis

54 | K e l a s V I I I M T s

15. Orang yang selalu menjadikan hawa nafsu sebagai tujuan

hidupnya, pasti akhir hidupnya menjadi...

a. celaka c. nyaman

b. bahagia d. enjoy

16. Antara kehidupan dunia dan akhirat perlu diseimbangkan,

karena kita masih berada di pentas dunia, pernyataan tentang

keseimbangan ini terdapat dalam surat...

a. QS. Al-A`la ayat 17 c. QS. Ali-Imran ayat 148

b. QS. Al-Qashas ayat 77 d. QS. Al-A`la ayat 19

17. Pandangan hidup yang menjadikan sebuah kesenangan

hidup, kekayaan sebagai tujuan hidup tanpa

memperdulikan halal atau haram,merupakan ungkapan
diatas merupakan pengertian dari………

a. Korupsi c. Materialistis

b. Konsuntif d. Hedonis

18. Orang yang menjadikan kesenangan dirinya sebagai

tujuan dalam hidup,dengan melakukan berbagai cara.

Tidak memperdulikan Norma norma kehidupan dalam.
Hal ditas merupakan pengertian dari…

a. Konsumtif c. Hedonis

b. Nepotisme d. Korupsi

19. Orang yang beruntung adalah orang orang yang beriman

mensucikan diri selalu ingat kepada Allah menyikapi

dunia adalah ujian dari iman. Penyataan di atas

merupakan penjelasan dari surat.

a. Al”ala : 14-19 c. Al-a‟raf 14-15

b. Al-Baqarah : 15-19 d. Adzariyat : 11-15

20. Kecenderungan untuk memiliki sesuatu,belanja secara

berlebihan ( Boros ) tampa terencana. Pernyataan diatas

merupakan pengertian dari :

a. Konsumtif c. Materialistis

b. Hedonis d. Korupsi

55 | K e l a s V I I I M T s

KI, KD dan IPKD

KI KD IPKD PEMBAHASAN

Menghargai dan menghayati ajaran agama yang dianutnya

1 1.6 Menerima bahwa aktivitas kehidupan dunia sebagai perantara mencari bekal untuk
kehidupan akhirat

Menunjukkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli (toleran, gotong royong), santun,

percaya diri dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam dalam jangkauan

2 pergaulan dan keberadaannya

2.6 Menjalankan sikap sungguh-sungguh dalam menjalankan aktivitas sehari-hari
diniatkan juga ibadah untuk kebahagiaan akhirat

Memahami pengetahuan (faktual, konseptual, dan prosedural) berdasarkan rasa ingin tahunya

tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya terkait fenomena dan kejadian tampak mata

Memahami isi kandungan hadis riwayat Muslim dari Abu Hurairah

Dan hadis riwayat Muslim dari Mustaurid

Menerjemah hadis riwayat Muslim dari Abu Hurairah dan hadis riwayat

Muslim dari Mustaurid tentang adanya hubungan kehidupan dunia dan

akhirat

Menghafal hadis dari Abu Huraerah dan hadis riwayat

3.6.1 3.6.1.1 Muslim dari Mustaurid tentang adanya hubungan

3 3.6.1.2 kehidupan dunia dan akhirat
3.6 Mendemonstrasikan hafalan hadis dari Abu Hurairah dan
hadis riwayat Muslim dari Mustaurid tentang adanya

hubungan kehidupan dunia dan akhirat

Menjelaskan isi hadis riwayat Muslim dari Abu Hurairah dan hadis

3.6.2 riwayat Muslim dari Mustaurid tentang adanya hubungan kehidupan

dunia dan akhirat

Menganalisis keterkaitan hadis riwayat Muslim dari Abu Hurairah dan

3.6.3 hadis riwayat Muslim dari Mustaurid tentang adanya hubungan
kehidupan dunia dan akhirat

Mengolah, dan menyaji dalam ranah konkret (menggunakan, mengurai, merangkai, memodifikasi,
dan membuat) dan ranah abstrak (menulis, membaca, menghitung, menggambar, dan mengarang)
sesuai dengan yang dipelajari di sekolah dan sumber lain yang sama dalam sudut pandang/teori

4.6.1 Mendemontrasikan hafalan hadis riwayat Muslim dari Abu Hurairah dan
hadis riwayat Muslim dari Mustaurid tentang adanya hubungan
kehidupan dunia dan akhirat

Mengomunikasikan kandungan hadis riwayat Muslim dari Abu Hurairah

dan hadis riwayat Muslim dari Mustaurid tentang hubungan kehidupan

dunia dan akhirat

Menunjukkan rumusan kandungan hadis riwayat Muslim

4.6.2.1 dari Abu Hurairah dan hadis riwayat Muslim dari

4 Mustaurid tentang adanya kehidupan dunia dan akhirat
4.6
Mempresentasikan kandungan hadis riwayat Muslim dari

4.6.2.2 Abu Huraerah dan hadis
riwayat Muslim dari Mustaurid tentang adanya
4.6.2
kehidupan dunia dan akhirat

Membuat teks pidato tentang keseimbangan dunia dan

4.6.2.3 akhirat sesuai pemahaman hadis riwayat Muslim dari
Abu Hurairah dan hadis riwayat Muslim dari Mustaurid

tentang adanya kehidupan dunia dan akhirat

4.6.2.4 Mepresentasikan teks pidato tentang keseimbangan dunia

dan akhirat sesuai pemahaman hadis riwayat Muslim dari

Abu Hurairah dan hadis riwayat Muslim dari Mustaurid

tentang adanya kehidupan dunia dan akhirat

56 | K e l a s V I I I M T s

Peta Konsep

Judul:
Keseimbangan Hidup di Dunia

dan Akhirat

K

e

Pembahasan: s
e

1. Hadis riwayat Muslim dari Abu Hurairaih

tentang adanya hubungan kehidupamn

dunia dan akhirat. b

2. Hadis riwayat Muslim dari Mustauriad

tentang adanya hubungan kehidupann

dunia dan akhirat g

a

n

H

Proses: i

d

1. Menjelaskan isi kandungan HRu

Muslim dari Abu Hurairah tentangp

adanya hubungan kehidupan dunia

dan akhirat. d

2. Menjelaskan Hadis riwayat Muslimi

dari Mustaurid tentang adanya

hubungan kehidupan dunia D

u

n

i

a

57 | K e l a s V I I I M T s d
a
n

BAB III

KUSEIMBANGKAN KEHIDUPAN DUNIA DAN
AKHIRAT DENGAN USAHA DAN IBADAH

A. Prakata

Dari Anas ra, bahwasannya Rasulullah Saw. telah
bersabda, "Bukanlah yang terbaik diantara kamu orang yang
meninggalkan urusan dunia karena mengejar urusan akhirat, dan
bukan pula orang yang terbaik orang yang menhinggalkan
akhiratnya karena mengejar urusan dunianya, sehingga ia
memperoleh kedua-duanya, karena dunia itu adalah perantara
yang menyampaikan ke akhirat, dan janganlah kamu menjadi
beban orang lain."

Hadist di atas menjelaskan tentang kehidupan manusia
yang seharusnya, yaitu kehidupan yang berimbang, kehidupan
dunia harus diperhatikan disamping kehidupan di akhirat. Islam
tidak memandang baik terhadap orang yang hanya
mengutamakan urusan dunia saja, tapi urusan akhirat dilupakan.
Sebaliknya Islam juga tidak mengajarkan umat manusia untuk
konsentrasi hanya pada urusan akhirat saja sehingga melupakan
kehidupan dunia.

Dunia adalah sarana yang akan mengantarkan ke akhirat.
Kita hidup didunia memerlukan harta benda untuk memenuhi
58 | K e l a s V I I I M T s

hajatnya, manusia perlu makan, munum, pakaian, tempat
tinggal, berkeluarga dan sebagainya, semua ini harus kita cari
dan kita usahakan. Kehadiran kita di dunia ini jangan sampai
menjadi beban orang lain. Maksudnya janganlah memberatkan
dan menyulitkan orang lain. Dalam hubungan ini, umat Islam
tidak boleh bermalas-malasan, apalagi malas bekerja untuk
mencari nafkah, sehingga mengharapkan belas kasihan orang
lain untuk menutupi keperluan hidup sehari-hari.

Dalam Al-Quran Surah Al-Qashash ayat 77 yang artinya:
“Dan carilah pada apa yang telah dianugerahkan Allah
kepadamu yaitu kebahagiaan negeri akhirat, dan janganlah kamu
melupakan bahagianmu dari kenikmatan duniawi, dan berbuat
baiklah kepada orang lain, sebagaimana Allah telah berbuat baik
kepadamu, dan janganlah kamu berbuat kerusakan di (muka)
bumi. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang
berbuat kerusakan”.

Ada tiga kategori atau tiga bagian manusia di dunia ini
jika dilihat dari sikap dan pandangan hidup serta perilakunya
terhadap kehidupan dunia ini.

1. Kategori pertama adalah golongan manusia yang
menganggap bahwa dunia ini adalah surga, dan
merupakan tujuan hidup mereka.
Diantara ciri-cirinya adalah:

59 | K e l a s V I I I M T s

a. suka berfoya-foya
b. mencari harta sebanyak-banyaknya
c. Mereka beranggapan dunia merupakan tujuan

hidup
Rasulullah pernah menyatakan bahwa seandainya ada
seseorang yang memiliki harta satu lembah, maka dia akan
berusaha memiliki dua lembah, dan pasti ingin memiliki tiga
lembah. Tipe orang semacam ini, mereka lupa terhadap Al-
Khaliq (Allah) Pencipta mereka, bahkan sudah menyembah
kepada materi.
Rasulullah pernah bersabda “Ada tiga hal yang
menyertai seseorang ketika dia meninggal dunia, pertama adalah
ahlinya (famili, kerabat dan teman-temannya), kedua adalah
harta bendanya, dan ketiga adalah amal perbuatannya.
Kemudian ada dua hal yang meninggalkan dia di dalam kubur;
yakni ahli dan hartanya. dan yang satu, yakni amal perbuatannya
yang meyertai dia di dalam kubur”. (Hadis Riwayat Bukhari).
Oleh sebab itu Amal perbuatan yang baik akan
menyertainya berupa kenikmatan, dan amal perbuatan yang
buruk serta melanggar norma-norma Allah akan menyertainya
berupa siksaan di dalam kubur. Golongan yang Iebih
mengutamakan urusan duniawi dari pada urusan ukhrawi ini
termasuk musyrikin, karena mereka lebih mengutamakan materi

60 | K e l a s V I I I M T s

dan menafikan Allah SWT, seperti Fir‟aun dan Qarun, mudah-
mudahan kita semua tidak termasuk golongan ini.

2. Kategori kedua adalah golongan manusia yang
beranggapan bahwa dunia bagaikan neraka, mereka
beranggapan dunia adalah syurganya orang-orang kafir.
Diantara Ciri-cirinya adalah:

a. Hanya mementingkan ibadah saja
b. Ia tidak peduli dengan anak dan isterinya

lingkungan dan masyarakatnya, bagi mereka
yang penting adalah masuk surga

Menyikapi hal ini, Rasulullah bersabda “Demi sekiranya
salah seorang di antara kamu mencari kayu, lalu dipikul
dipundaknya sendiri, itu lebih baik dari pada meminta-minta
kepada tetangga. Tangan di atas lebih baik dari tangan di
bawah”. (Hadis Riwayat Bukhari).

3. Kategori ketiga adalah golongan manusia yang
beranggapan bahwa dunia ini bukan suurga dan juga
bukan neraka, akan tetapi dunia adalah kebunnya surga.
Diantara ciri-cirinya adalah:

a. Mereka yang berpegang terhadap Al-Qur‟an dan
Al-Hadis, taat beribadah.

61 | K e l a s V I I I M T s

Sebagaimana disebutkan dalam surat Adz-Dzariat ayat
56. artinya: “Dan Aku tidak menciptakan jin dan manusia
melainkan supaya mereka menyembah-Ku”. Dan golongan ini
adalah mereka yang menyeimbangkan antara kehidupan dunia
dan kehidupan akhirat. Semoga kita semua temasuk kedalam
golongan yang ketiga ini.

B. Usaha dan Ibadah dalam rangka menyeimbangkan
antara dunia dan akhirat

Sejatinya, dunia memang diciptakan untuk memenuhi
kebutuhan manusia. Allah berfirman dalam surat Al-Baqarah
ayat 29 yang artinya berbunyi, “Dia-lah Allah, yang menjadikan
segala yang ada di bumi untuk kamu dan Dia berkehendak
(menciptakan) langit, lalu dijadikan-Nya tujuh langit. dan Dia
Maha mengetahui segala sesuatu.” Dipahami dari ayat ini
adalah bahwa bumi dijadikan untuk manusia, artinya manusia
memiliki hak untuk memanfaatkan segala apa yang ada di
dalamnya. Pemanfaatan itu tentu harus dipahami pada hal-hal
yang mengandung maslahat saja, termasuk memenuhi
kebutuhan primer, sekunder, maupun tersier, dalam ukuran yang
diizinkan oleh syariat.

Tentu kita semua pernah mendengar atau membaca kisah
viral seseorang yang memiliki kekayaan tiada bandingannya di
muka bumi ini, Qarun. Dikisahkan bahwa pada awalnya Qarun

62 | K e l a s V I I I M T s

adalah seseorang yang miskin. Lalu dia meminta Nabi Musa as.
untuk mendoakannya agar diberikan kekayaan kepadanya. Doa
itu akhirnya dikabulkan dan Qarun lantas menjadi orang yang
kaya. Al-Quran menggambarkan betapa kekayaan tersebut
sangat melimpah. Saking kayanya, bahkan kunci-kunci gudang
hartanya sangat berat dan harus diangkat oleh beberapa orang
kuat. Namun, kecintaannya yang berlebihan terhadap harta
kekayaannya memunculkan perasaan sombong yang pada
akhirnya mengantarkannya pada kebinasaan.

Imam Bukhari meriwayatkan satu hadis dari Abu
Hurairah bahwa Nabi saw. berkata, “Celaka budak dinar,
dirham, dan kain (qathifah). Jika diberi dia ridha, jika tak diberi
dia tak rela.” Melalui hadis tersebut, Rasulullah saw.
menekankan bahwa sungguh tak elok manusia yang hatinya
terpaku pada keberadaan harta. Menjadi kaya memang tidak
salah, tapi menempatkan kekayaan pada hati tidaklah
dianjurkan. Tercatat dalam sejarah, tidak sedikit para alim ulama
yang mempunyai kekayaan yang banyak, namun kekayaan
tersebut tidak menggoyahkan hati mereka dalam menyikapi
kehidupan di akhirat.

Islam menganjurkan keseimbangan dalam menyikapi
kehidupan dunia dan akhirat. Tidak berlebihan pada dunia,
sebaliknya juga tidak berlebihan pada akhirat. Dalam surat Al-

63 | K e l a s V I I I M T s

Qashash ayat 77 Allah swt. berfirman, “Carilah pada apa yang
telah dianugerahkan Allah kepadamu (kebahagiaan) negeri
akhirat, dan janganlah kamu melupakan bahagianmu dari
(kenikmatan) duniawi dan berbuat baiklah (kepada orang lain)
sebagaimana Allah telah berbuat baik, kepadamu, dan janganlah
kamu berbuat kerusakan di (muka) bumi. Sesungguhnya Allah
tidak menyukai orang-orang yang berbuat kerusakan.” Ayat ini
menjelaskan kepada kita bahwa akhirat memang telah
disediakan sebagai tempat kembali, namun sebelumnya manusia
juga ditakdirkan hidup di dunia. Dengan begitu, sebagaimana
akhirat harus dipersiapkan, dunia juga harus dijadikan tempat
mempersiapkan hidup di akhirat kelak.

Dalam sebuah ungkapan dikatakan bahwa dunia adalah
ladang akhirat (ad-dunya mazra‟at al-akhirah). Maksudnya
adalah bagaimana kita harus bersikap terhadap dunia untuk
menjadikannya sebagai ladang di mana kita menanam berbagai
amal baik untuk dipanen nantinya di akhirat. Jika amal yang kita
tanam berasal dari bibit yang kurang baik, kita harus bersiap
memanen hasil yang kurang baik. Sebaliknya jika yang kita
tanam berasal dari bibit yang baik, maka kita akan bergembira
dengan hasil yang baik pula di akhirat kelak. Allah berfirman,
“Siapa yang mengerjakan kebaikan seberat dzarrahpun dia akan

64 | K e l a s V I I I M T s

melihat (balasan)nya. Siapa yang mengerjakan kejahatan sebesar
dzarrahpun dia akan melihat (balasan)nya pula.”

C. Hadis berbicara tentang adanya hubungan
kehidupan dunia dan akhirat

a. Hadis Riwayat Muslim dari Abu Hurairah

‫ ٌَقُ ْٕ ُل‬: ‫و‬.‫ قَا َل َكا ٌَ َز ُسٕ ُل اللِ ص‬: َ‫َع ٍْ أَبِى ُْ َس ٌْ َسة‬
,‫أَنهُٓ َّى أَ ْصهِ ْخ نِ ًْ ِد ًٌُِْ انَّ ِري ُْ َٕ ِع ْص ًَتُ أَ ْي ِسي‬
ًِ‫ َٔاَ ْصهِ ْخ ن‬,ً‫َٔأَ ْصهَ ْخ نًِ ُد ٍََْا َي انّخًِ فِ ٍَْٓا َي َعا ِش‬
ًِ‫ ِٔا ْج َع ِم ا َْ َذٍَاةَ ِشٌَادة ن‬,‫اَ ِخ َسحِ ًْ انخًِ فِ ٍَْٓا َي َعا ِدي‬

‫ َٔ ْج َع ِم ا ْن ًَ ْٕ َث َزا َدتً نًِ ِي ٍْ ُك َم َشس‬,‫فًِ ُكا ِّل َخ ٍْس‬
(‫)زٔاِ يسهى‬

Artinya: “Dari Abu Hurairah radliallahu 'anhu bahwa Nabi
Shallallahu'alaihiwasallam bersabda: “Ya Allah,
perbaiki bagiku agamaku yang menjadi penjaga
urusanku, dan perbaiki bagiku duniaku yang di
dalamnya ada penghidupanku, dan perbaiki
bagiku akhiratku yang kesana tempat kembaliku,
dan jadikanlah hidup ini selalu menambah
kebaikan bagiku, dan jadikanlah kematian sebagai
kebebasanku dari kejahatan” (HR.Muslim)

65 | K e l a s V I I I M T s

b. Hadis Riwayat Muslim dari Mustaurid

‫ يَُقْوُل‬,‫ أَ َخابَنِي فِ ْه ٍر‬,‫ قَا َل َس ِم ْع ُت ُم ْستَ ْوِردا‬,‫َح َّدثَنَا قَْي ٌش‬
‫م َوالِلَِو َماال ُّدنْيا فِي اَلَ ِخَرةِ اََِّل ِمثْ ُل َما‬.‫قَا َل َر ُسْوُل اللِه ص‬
‫ فِي‬-‫ َوأَ َشار يَ ْحيَى بِال َّسبَابَِة‬-‫يَ ْجَع ُل اَ َح ُدُك ْم اِ ْصبَ َعوُ َى ِذِه‬

)‫ فَ ْليَْنظُْر بِ َم تَْرِج ُع ؟ ( رواه مسلم‬,‫الْيَِم‬

Artinya: “Telah menceritakan kepada kami Qais, berkata: Aku
mendengar Mustaurid, salah seorang dari bani Fihr
berkata: Aku mendengar Rasulullah Shallallahu 'alaihi
wa Salam bersabda: "Demi Allah, tidaklah dunia di
akhirat kecuali seperti sesuatu yang dijadikan oleh jari
salah seorang dari kalian -Yahya berisyarat dengan jari
telunjuk di laut- maka perhatikanlah apa yang
dibawa." (HR. Muslim).

66 | K e l a s V I I I M T s

D. Isi kandungan Hadis

a. Hadis Riwayat Muslim dari Abu Hurairah

Allah SWT. adalah tempat meminta dan tempat
bergantung. Tempat berkeluh kesah dari segala masalah. Tempat
mencurahkan resah dan gundah setiap hambanya. Dalam kondisi
seperti itu maka berdoalah kepada-Nya. Allah berfirman dalam
QS. Ghafir (40):60 sebagai berikut:

                     

              

Artinya: “Dan Tuhanmu berfirman: "Berdoalah kepada-Ku,
niscaya akan Kuperkenankan bagimu. Sesungguhnya
orang-orang yang menyombongkan diri dari
menyembah-Ku akan masuk neraka Jahannam dalam
Keadaan hina dina".

Hadis riwayat Muslim dari Abu Hurairah di atas
mengandung sebuah permohonan hamba terhadap Khaliknya,
ada lima hal penting permohonan itu, yaitu:

1. “Ya Allah perbaiki bagiku akhiratku yang
kesana tempat kembaliku.”
Ini permintaan kepada Allah agar selalu dapat
beramal saleh sampai ajal menjemput. Apa pun

67 | K e l a s V I I I M T s

yang kita miliki, mintalah kepada Allah agar
dapat menghantarkan kita ke kebahagiaan
akhirat.
2. “Ya Allah perbaiki bagiku duniaku yang di
dalamnya ada penghidupanku”.
Ini mengisyaratkan bahwa kita boleh meminta
kepada Allah agar urusan dunia menjadi baik.
Meminta rezeki yang halal, cukup, dan
bermanfaat. Meminta keluarga yang sakinah,
mawaddah, warahmah. Meminta kebutuhan
dunia baik sandang, papan, dan pangan serta
pekerjaan untuk dekat dengan Allah Swt.
Meminta ilmu yang bermanfaat untuk menuju
akhirat.
3. “Ya Allah perbaiki bagiku akhiratku yang
kesana tempat kembaliku.”
Ini permintaan kepada Allah agar selalu dapat
beramal saleh sampai ajal menjemput. Apa pun
yang kita miliki, mintalah kepada Allah agar
dapat menghantarkan kita ke kebahagiaan
akhirat.
4. “Ya Allah jadikanlah hidup ini selalu
menambah kebaikan bagiku.”

68 | K e l a s V I I I M T s

Ini permintaan agar umur yang Allah berikan
dapat digunakan untuk selalu berbuat baik. Dapat
melaksanakan ibadah baik langsung kepada Allah
melalui salat, puasa, dan haji ataupun melalui
sesama manusia dengan infak dan sedekah
5. “Ya Allah jadikanlah matiku sebagai
kebebasanku dari kejahatan”
Dalam doa ini berisi harapan agar ketika
kematian tiba Allah membebaskan, memaafkan
atas kejahatan, kesalahan, kekeliruan selama
hidup di dunia. Dengan datangnya kematian
benar-benar dapat kembali kepada Allah dengan
husnul khatimah. Dan dengan kemati, sebagai
akhir perilaku yang tidak sesuai dengan perintah
Allah.

69 | K e l a s V I I I M T s

b. Hadis Riwayat Muslim dari Mustaurid
Hendaknya manusia berhati-hati dengan dunia, karena ia
tampak menyenangkan dan menggiurkan. Jangan sampai karena
terpesona dengan indahnya dunia kelak di akhirat yang kekal
menjadi sengsara. Dalam QS. Ali-Imran (3):14 Allah berfirman:

                    

                      

                    

  

Artinya: “Dijadikan indah pada (pandangan) manusia
kecintaan kepada apa-apa yang diingini, Yaitu:
wanita-wanita, anak-anak, harta yang banyak dari
jenis emas, perak, kuda pilihan, binatang-binatang
ternak dan sawah ladang. Itulah kesenangan hidup di
dunia, dan di sisi Allah-lah tempat kembali yang baik
(surga)”.

Demikian menggiurkannya dunia, tetapi yang paling
mulia adalah kembali kepada Allah dengan amal saleh.

70 | K e l a s V I I I M T s

Dalam QS. Al-Hadid (57):20 Allah Swt. berfirman:

                      

                         

                   

                            

    

Artinya: “Ketahuilah, bahwa Sesungguhnya kehidupan dunia
ini hanyalah permainan dan suatu yang melalaikan,
perhiasan dan bermegah- megah antara kamu serta
berbangga-banggaan tentang banyaknya harta dan
anak, seperti hujan yang tanam-tanamannya
mengagumkan Para petani; kemudian tanaman itu
menjadi kering dan kamu Lihat warnanya kuning
kemudian menjadi hancur. dan di akhirat (nanti) ada
azab yang keras dan ampunan dari Allah serta
keridhaan-Nya. dan kehidupan dunia ini tidak lain
hanyalah kesenangan yang menipu”.

Maka dalam hadis Riwayat Muslim dari Mustaurid
memberikan peringatan kepada kita bahwa dunia ini bagai air
diujung jari yang dicelupkan kelautan. Dunia ini sangat sedikit,
kecil dan sementara yang kekal dan abadi adalah kehidupan
akhirat.

71 | K e l a s V I I I M T s

Sebagai orang yang beriman harus memiliki pandangan
bahwa yang ada di dunia ini, baik harta, kekuasaan, dan

kekuatan materi apapun hanyalah sebagai sarana untuk amal
akhirat. Dunia ini adalah jembatan penyebrangan menuju akhirat

untuk menuju surga. Dan surga hanya diperuntukan bagi

orang-orang senantiasa beramal saleh selama di dunia.

Rasulullah Saw. bersabda:

‫َع ْن ا ْب ِن ُع َم َر َر ِض ًَ اللهُ َع ْن ُه َما َقا َل أَ َخ َذ َر ُس ْو ُل الل ِه‬
‫ ُك ْن ِفً ال ُّد ْن ٌَا َكأَ َّن َك‬:‫َصلَّى اللهُ َعلَ ٌْ ِه َو َسلَّ َم ِب َم ْن ِك َب ًَّ َف َقا َل‬
ُ‫ أَ ْو َعا ِب ُر َس ِب ٌْ ٍل َو َكا َن ا ْب ُن ُع َم َر َر ِض ًَ الله‬, ‫َغ ِر ٌْ ٌب‬
‫ َوإِ َذا‬,‫ إِ َذا أَ ْم َس ٌْ َت َفلاَ َت ْن َت ِظ ِر ال َّص َبا َح‬: ‫َع ْن ُه َما ٌَ ُق ْو ُل‬
‫ َو ُخ ْذ ِم ْن ِص َّح ِت َك‬,‫أَ ْص َب ْح َت َفلاَ َت ْن َت ِظ ِر ا ْل َم َسا َء‬

)‫ ( َر َواهُ ا ْل ُب َخا ِري‬.‫ َو ِم ْن َح ٌَا ِت َك لِ َم ْو ِت َك‬,‫لِ َم َر ِض َك‬

Artinya: “Dari Abdullah bin Umar Ra. Ia Berkata: “ Rasulullah
Saw. memegang pundakku lalu bersabda: “ Jadilah

engkau di dunia laksana orang asing, atau orang

yang menyebrangi suatu jalan. Ibnu Umar Ra.
Berkata: “ Bila engkau di sore hari, maka jangan

menunggu datangnya pagi hari dan bila engkau di

pagi hari, maka jangan menunggu datangnya sore.

Manfaakan waktu sehatmu sebelum sakitmu,dan
waktu hidupmu sebelum matimu”.( HR. Bukhari)

72 | K e l a s V I I I M T s

E Kerja Kelompok

1. Berkelompoklah, setiap kelompok 4 – 5 orang!
2. Siapkan Al-Qur‟an sebagai media dan sumber

belajar!
3. Guru membagi sub tema untuk di diskusikan.
4. Menampilkan peserta diskusi
5. Guru memberikan penilaian dari alur diskusi.
6. Guru memberikan informasi penting berkaitan

Bab ini.

F Ayo Berlatih

1. Jelaskan apa dimaksud dengan keseimbangan
dunia dan akhirat?

2. Apa tujuan yang mendasar dari Allah
menciptakan Manusia?

3. Serti apakah dunia ini yang diceritakan dalam
Hadis Riwayat Muslim dari Mustaurid?

4. Apa sebabnya Qarun ditenggelamkan ke bumi?
5. Apa isi yang terkandung dalam Hadis riwayat

Muslim dari Abu Hurairah berkaitan tentang
permonan Hamba terhadap Khaliknya?

73 | K e l a s V I I I M T s

G Uji Kompetensi

A. Pilihlah jawaban yang benar pada satu jawaban
a,b,c, atau d berikut ini!

1. Allah Swt adalah tempat meminta dan tempat

bergantung, temput berkeluh kesah dari segala

masalah, dalam kondisi seperti itu maka kita sebagai

orang mukmin tidak bosan-bosannya untuk...

a. Berdo‟a c. Bekerja

b. Berusaha d. Menyeimbangkan

2. Orang yang selalu berdo‟a untuk akhirat saja, maka ia

akan mendapatkan.....

a. Kerugian c. Berkah

b. Pahala d. Keuntungan

3. Perhatikan hadits berikut ini!
ًٌُِْ ‫أَنهُٓ َّى أَ ْصهِ ْخ نِ ًْ ِد‬

Arti kata yang bergaris bawah adalah.....

a. Permudah c. Perbaiki

b. Persatukan d. Perkokoh

4. Cermati Hadits berikut ini!
ً‫انّخًِ فِ ٍَْٓا َي َعا ِش‬

Arti kalimat yang bergaris bawah adalah...

a. Pengganti c. Penghidupan
b. Pengharapan d. pengukuhan

74 | K e l a s V I I I M T s

‫‪5. “Ya Allah perbaiki agamaku yang menjadi penjaga‬‬
‫‪urusanku,”, Hadits yang sesuai adalah....‬‬

‫أَلل ُهم َوأَ ْصلَ ْح ِل ُدنْيَا َي الِّت فِْي َها َمَعا ِشي ‪a.‬‬
‫أَلل ُهم أَ ْصلِ ْح ِْل اَِخَرِ ْت الِت فِْي َها َمَعاِدي ‪b.‬‬
‫أَلل ُهم أَ ْصلِ ْح ِْل َو ْجَع ِل الْ َمْو َت َرا َحة ‪c.‬‬
‫أَلل ُهم أَ ْصلِ ْح ِْل ِديِْن ال ِذي ُهَو ِع ْص َمةُ أَْمِري ‪d.‬‬

‫‪6. “Dan jadikan matiku sebagai kebebasanku dari‬‬
‫‪kejahatan” Hadits yang sesuai adalah....‬‬

‫َو ْجَع ِل الْ َمْو َت َرا َحة ِل ِم ْن ُك َل َشّر ‪a.‬‬
‫أَ ْصلِ ْح ِْل اَِخَرِِْت الِت فِْي َها َمَعاِدي ‪b.‬‬
‫أَ ْصلِ ْح ِْل َو ْجَع ِل الْ َمْو َت َرا َحة ‪c.‬‬
‫أَ ْصلِ ْح ِْل ِديِْن ال ِذي ُهَو ِع ْص َمةُ أَْمِري ‪d.‬‬

‫‪75 | K e l a s V I I I M T s‬‬

7. Perhatikan Hadits berikut!
‫أَ ْصهِ ْخ نِ ًْ اَ ِخ َسحِ ًْ انخًِ فِ ٍَْٓا َي َعا ِدي‬

Arti potongan Hadits diatas adalah....
a. Perbaiki bagiku agamaku yang menjadi
penjaga urusanku
b. Perbaiki akhiratku yang kesana tempat
kembaliku
c. Perbaiki bagiku duniaku yang didalamnya ada
penghidupanku
d. Jadikanlah hidup ini selalu menambah
kebaikan bagiku

8. Orang mukmin jika mendapat ujian berupa kebaikan,
seperti harta, akan menyikapinya dengan....
a. Menggunakannya seperlunya saja
b. Meninggalkannya secara mutlak
c. Mensyukuri dan menggunakannya untuk
kepentingan agama
d. Disimpan agar tidak berkurang sedikitpun

9. Prilaku yang sesuai dari potongan hadits berikut
adalah....
‫َٔ ْج َع ِم ا ْن ًَ ْٕ َث َزا َدتً نًِ ِي ٍْ ُك َم َش ّس‬
a. Menjauhi prilaku jahat
b. Melaksanakan shalat tepat waktu
c. Menjauhi perbuatan aniaya
d. Menyantuni anak yatim

10. Perhatikan Hadits berikut ini!
Prilaku yang sesuai dari Hadits diatas adalah.....
a. Mencari rezeki yang halal
b. Melaksanakan shalat tepat waktu
c. Menjauhi perbuatan aniaya
d. Selalu memohon pertolongan pada Allah swt

76 | K e l a s V I I I M T s

11. Prinsip dasar manusia adalah.....
a. Ingin mendapatkan kedudukan
b. Ingin banyak harta
c. Ingin ilmu yang luas
d. Ingin bahagia dunia dan akhirat

12. Tika terlahir dari golongan yang cukup kaya dengan
harta. Dengan kekayaan yang diberikan keluarganya ia
gunakan untuk membantu teman-temannya yang
kesulitan, prilaku yang dilakukan Tika pengamalan dari
hadits...

a. ‫َو ْجَع ِل الْ َمْو َت َرا َحة ِل ِم ْن ُك َل َشّر‬
b. ‫أَ ْصلِ ْح ِْل اَِخَرِِْت الِت فِْي َها َمَعاِدي‬
c. ‫أَ ْصلِ ْح ِْل ِديِْن ال ِذي ُهَو ِع ْص َمةُ أَْمِري‬
d. ‫أَ ْصلِ ْح ِْل َو ْجَع ِل الْ َمْو َت َرا َحة‬

13. Arti potongan Hadits be‫ا‬r‫نْي‬i‫د‬kُّ ‫ل‬u‫اا‬t‫َم‬a‫ِه‬dَ‫ِل‬a‫َوال‬lah....

a. Demi Allah dunia adalah
b. Demi Allah tidaklah dunia
c. Demi Allah jadilah dunia
d. Demi Allah dunia adalah isyarat

77 | K e l a s V I I I M T s

14. Lafal yang tepat untuk melengkapi hadits diatas

adalah.... ‫ اَِّل ِمثْ ُل‬.... ‫ُّدنْيا‬c‫ل‬.‫ِف َاواَلِّللََِهِخََمرِةاا‬
d. ‫َوأَ َشار‬
a. ‫بِالسبَابَِة‬
b. ‫َما َْيَع ُل‬

15. Perhatikan potongan Hadits berikut ini!
‫َٔأَ َشاز ٌَ ْذٍَى بِان َّسبَابَ ِت‬

Terjemahan Hadits diatas adalah...
a. Yahya berisyarat dengan laut
b. Yahya berisyarat dengan air
c. Yahya berisyarat dengan telunjuk
d. Yahya berisyarat dengan api

16. Susunan yang benar dari Hadits berikut ini adalah....

1 2 3 4 56

ُ‫ِف اَّلَ ِخَرِة اِ ْصبَ َعه‬ ‫َْيَع ُل‬ ‫َماال ُّدنْيا‬ ‫َوالِلَِه اَِّل‬
‫َه ِذِه‬ ‫اَ َح ُدُك ْم‬ ‫ِمثْ ُل‬

a. 6,5,4,3,2,1 c. 6,4,3,5,2,1
b. 6,4,1,2,3,5 d. 6,4,2,5,3,1

17. Perumpamaan dunia yang digambarkan dalah Hadits

Riwayat Muslim dari Mustaurid adalah..

a. Laut diujung jari c. Air diujung jari

b. Jari dicelupkan ke laut d. Jari-jari ditangan

78 | K e l a s V I I I M T s

18. Surah Ali Imran ayat 14 berisi tentang ...
a. Ancaman orang yang lalai dalam shalat
b. Peringatan agar tidak terlena dengan kenikmatan
dunia
c. Ancaman orang yang tamak terhadap harta
d. Ancaman orang yang mencari agama selain Islam

19. Hubungan Hadit Riwayat Muslim dari Abu Hurairah
dengan Hadits Riwayat Muslim dari Mustaurid
adalah....
a. Keseimbangan dunia dan akhirat
b. Keseimbangan memberi nafkah
c. Mengutamakan kehidupan akhirat
d. Mengutamakan kehidupan dunia

20. Isi kandungan dari Hadits berikut adalah....
a. Kehidupan dunia hanya sementara, harus
digunakan untuk beriman dan beramal shaleh
sehingga menunjukkan kepada syurga
b. Isyarat kehidupan dunia ini, seperti menaburkan
garam kelaut luas, tidak akan ada artinya
c. Kehidupan dunia hanya sementara harus
digunakan untuk memperbanyak hal-hal yang
bermanfaat untuk dunia dan isinya
d. Isyarat kehidupan dunia seperti jari yang
dicelupkan ke lautan, jika dicelupkan kelautan,
jika diangkat tidak akan ada sisa dari air laut dari
jari tersebut

79 | K e l a s V I I I M T s

B. Jawablah pertanyaan-pertanyaan dibawah ini
dengan jelas dan tepat!

1. Bagaimana dengan kehidupan yang baik itu menurut
Hadits Nabi?

2. Terjemahkan potongan Hadits diatas!

‫ َٔأَ ْصهَ ْخ‬,‫أَنهُٓ َّى أَ ْصهِ ْخ نِ ًْ ِد ًٌُِْ انَّ ِري ُْ َٕ ِع ْص ًَتُ أَ ْي ِسي‬
ً‫نًِ ُد ٍََْا َي انّخًِ فِ ٍَْٓا َي َعا ِش‬

3. Jelaskan isi kandungan Hadits HR, Muslim dari Abu
Hurairah!

4. Terjemahkan Hadits berikut ini!

‫ ٌَقُ ْٕ ُل‬,‫ أَ َخابًَُِ فِ ْٓس‬,‫ قَا َل َس ًِ ْع ُج ُي ْسخَ ْٕ ِز ًدا‬,‫َد َّدثََُا قَ ٍْش‬
‫و َٔا ِلَلِ َياان ُّد ٍَْا فًِ ا َلَ ِخ َس ِة اِ َّل ِي ْث ُم‬.‫قَا َل َز ُس ْٕ ُل اللِ ص‬
-‫ َٔأَ َشاز ٌَ ْذٍَى بِان َّسبَابَ ِت‬-ِِ ‫َيا ٌَ ْج َع ُم اَ َد ُد ُك ْى اِ ْصبَ َعُّ َْ ِر‬

(‫ فَ ْهٍَ ُْظُ ْس بِ َى حَ ْس ِج ُع ؟ (زٔاِ يسهى‬,‫فًِ ا ْنٍَ ِى‬

5. Jelaskan isi kandungan Hadis yang ada pada nomor 4 di
atas?

80 | K e l a s V I I I M T s

DAFTAR BACAAN

- Al-Quran dan terjemahnya, Kementerian Agama RI,
Syamil Quran, cet 2010

- Tafsir Al-Azhar
- Mukhtar Ahadis Nabawiyah
- Kitab Subulus Salam
- Panduan Tajwid Praktis
- Ilmu Tajwid
- H.Bey Arifin, Hidup Sesudah Mati, Penerbit: PT. Kita

Jakarta, Cet.8, Tahun 1984
- Setiaji, B. 1995. Konsumerisme, Akademika No. 1.

Tahun XIII. Surakarta: Muhammadiyah University
Press.
- Sumartono. 2002. Terperangkap dalam Iklan:
Meneropong Imbas Pesan Iklan Televisi. Bandung:
Alfabeta.
- Ancok, D. 1995. Nuansa Psikologi Pembangunan.
Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
- Triyaningsih, S.L. 2011. Dampak Online Marketing
Melalui Facebook Terhadap Perilaku Konsumtif
Masyarakat. Jurnal Ekonomi dan Kewirausahaan.
- Engel, dkk. 2002. Perilaku konsumen. Jakarta: Binarupa
Aksara.
- Lina & Rosyid. 1997. Perilaku Konsumtif Berdasarkan
Locus of Control Pada Remaja. Jurnal Psikologika No.4
Tahun II 1997.
- Mangkunegara, Anwar Prabu. 2002. Manajemen Sumber
Daya Manusia Perusahaan. Bandung: Remaja
Rosdakarya.
- https://tafsirweb.com/7127-quran-surat-al-qashash-ayat-
77.html

81 | K e l a s V I I I M T s


Click to View FlipBook Version