Kumpulan Dongeng Si Kancil Legendaris
Terbaik
1. Dongeng "Si Kancil dan Buaya" bercerita tentang Kancil yang
berhasil mengelabui sekumpulan buaya
Kumpulan Dongeng Si Kancil Legendaris Terbaik | Image
Source: romadecade.org
Pada suatu hari Kancil sedang berjalan-jalan di hutan. Tiba-tiba
perutnya terasa lapar. Lalu ia melihat ada banyak buah segar
yang ada di seberang sungai deras. Kancil pun bingung,
bagaimana caranya ia dapat melewati sungai untuk
mendapatkan makanan.
Akhirnya, Kancil menemukan ide cemerlang untuk dapat
menyeberangi sungai. Lalu Kancil pun memanggil seekor buaya
yang tinggal di dalam sungai.
"Hey buaya keluarlah, aku punya kabar gembira"
Mendengar suara Kancil, akhirnya seekor buaya keluar dan
mendekati Kancil.
"Ada apa Kancil, kau mengganggu tidurku!" sahut sang buaya.
"Aku akan membagikan banyak daging segar untuk kalian" kata
Kancil dengan wajah ceria.
"Di mana daging itu?" jawab buaya dengan raut wajah buasnya.
"Sepertinya dagingnya cukup banyak, kau harus memanggil
teman-temanmu untuk memakannya juga.
Akhirnya buaya besar itu memanggil kawanan buaya yang lain.
Setelah semua berkumpul, Kancil meminta mereka untuk
berbaris rapi.
"Untuk apa kami harus berbaris?" tanya sang buaya
"Aku harus menghitung berapa jumlah kalian untuk
membagikan daging secara merata"
Kancil pun berhasil meyakinkan mereka dan buaya-buaya
tersebut membuat barisan seperti membentuk sebuah
jembatan.
"Baik aku akan mulai menghitung, satu... dua... tiga..." kata
Kancil sambil menginjak satu per satu buaya melewati aliran
sungai yang deras.
Kancil pun berhasil menyebrangi sungai dengan melewati
sekumpulan buaya itu. Setelah itu ia tertawa terbahak-bahak.
"Hahahaha sebenarnya aku tak membawa daging sedikit pun,
aku hanya ingin kalian berbaris agar aku dapat menyeberang
sungai. Ternyata mudah sekali memanfaatkan kalian!" kata
Kancil
"Si Kancil Mencuri Timun"?
Kumpulan Dongeng Si Kancil Legendaris Terbaik | Image
Source: 1001 Dunia Cerita
Hayo.. pasti kalian sudah pernah dengar dongeng ini kan? Yuk
kita baca lagi dongeng Si Kancil mencuri timun secara singkat.
Pada suatu hari, Kancil sedang jalan-jalan di pinggir hutan.
Tiba-tiba perutnya sangat lapar. Kebetulan ia melihat ada
hamparan ladang timun yang sedang berbuah. Kancil berniat
mengambil mentimun tersebut. Tanpa basa-basi Kancil
melewati pagar pembatas ladang dan menikmati buah
mentimun yang sudah mulai masak. Setelah kenyang, Kancil
pun pergi meninggalkan ladang yang telah terlihat berantakan
karena ulah dirinya.
Setelah Kancil beranjak pergi, Pak Tani sang pemilik ladang
datang untuk memeriksa ladang mentimun miliknya. Betapa
kagetnya ia saat mengetahui jika ladangnya telah rusak dan
sebagian mentimun miliknya telah raib entah ke mana.
Pak Tani kesal dengan kejadian tersebut, lalu ia memasang
orang-orangan sawah yang telah diberi lem lengket untuk
menjebak si pencuri ketimun. Keesokan harinya Kancil kembali
ke ladang untuk mengambil ketimun lagi. Betapa kagetnya ia
melihat ada sosok petani yang menjaga ladang.
Bukannya merasa takut, Kancil malah menghampiri sosok
petani itu.
"Hmm sepertinya Pak Tani ingin menakut - nakutiku, dia pikir
aku bodoh" kata Kancil sambil menendang orang-orangan
sawah itu.
Tak disangka kaki Kancil tersangkut di orang-orangan sawah.
Kancil pun terperangkap dan tidak bisa melarikan diri.
Pak Tani yang melihat Kancil terperangkap senang bukan
kepalang. Lalu Kancil dibawa pulang ke rumah Pak Tani dan
dikurung dalam sebuah kandang ayam. Kancil tak hilang akal, ia
mencoba mencari cara agar bisa ke luar dari dalam kandang itu.
Kancil melihat seekor anjing peliharaan milik Pak Tani dan
memanggilnya.
"Halo anjing, sedang apa kau di sana?" kata Kancil.
"Aku sedang menjagamu agar kamu tak kabur ke mana-mana"
kata anjing sambil menghampiri Kancil.
"Aku senang sekali, besok aku akan diajak makan-makan di
pesta Pak Lurah, oleh karena itu Pak Tani memintaku untuk
istirahat sejenak di sini" ucap Kancil.
Sang anjing terlihat kesal karena Pak Tani tak pernah
mengajaknya untuk mengunjungi pesta dan makan di rumah
Pak Lurah.
"Sebenarnya aku kasihan padamu, yang telah lama mengabdi
tapi tak pernah di ajak bersenag-senang. Aku punya ide nih agar
besok kamu bisa ikut ke pesta Pak Lurah" sahut Kancil.
"Bagaimana caranya agar aku bisa ikut?" tanya anjing.
"Kita harus bertukar posisi, agar kamu bisa menggantikanku
untuk ikut ke pesta Pak Lurah" bujuk Kancil.
Akhirnya anjing pun termakan rayuan Kancil dan membantu
Kancil ke luar dari kandang ayam lalu bertukar posisi. Sekarang,
Kancil berhasil keluar, sementara si anjing sudah berada di
dalam kandang ayam.
"Maafkan aku anjing, sebenarnya tidak ada pesta di rumah Pak
Lurah, aku hanya membohongimu agar bisa keluar dari
kurungan ini" Kata Kancil sambil tertawa
Betapa kesalnya anjing, dan melontarkan sumpah serapah
untuk si Kancil. Tetapi, sudah terlambat, karena Kancil telah
berhasil ke bebas dan pergi berlari menuju hutan.
Pesan pada dongeng Si Kancil ini adalah, jangan mudah percaya
terhadap omongan orang begitu saja. Walaupun Kancil cerdik,
tetapi sifatnya yang suka mencuri dan membohongi anjing tidak
patut dicontoh ya!
3. Pada kisah "Kancil dan Harimau", Kancil berhasil menyelamatkan
dirinya dengan kecerdikannya
Kumpulan Dongeng Si Kancil Legendaris Terbaik | Image
Source: Facebook/ Pada Zaman Dahulu
Pada suatu pagi Kancil terlihat sedang berjalan-jalan di pinggir
hutan. Kancil bertemu dengan seekor harimau yang sedang
kelaparan.
"Beruntung sekali diriku, saat sedang kelaparan, aku bertemu
seekor kancil yang bisa aku jadikan makan siang" kata harimau.
"Apakah kau ingin memangsaku?" ucap Kancil.
"Iya, kau akan kujadikan makan siang, perutku sudah lapar
sekali" jawab sang harimau.
Kancil mulai ketakutan, tetapi berkat kecerdikannya ia mencari
cara agar bisa melarikan diri dari sang harimau.
"Tolong jangan santap aku, karena aku akan membocorkan
rahasia besar untukmu" pinta Kancil.
"Rahasia apa?" tanya harimau
"Aku akan memberi tahumu tentang keberadaan sabuk dewa.
Siapa saja yang menggunakan sabuk dewa tersebut akan bisa
terbang dan punya kekuatan seperti dewa" kata Kancil
Mendengar cerita Kancil, harimau pun tertarik yang membuat
kesepakatan jika ia tak akan memakan Kancil dengan syarat
Kancil harus menunjukan di mana letak sabuk dewa itu.
Akhirnya Kancil menunjukan tempat di mana sabuk itu berada.
Tepatnya di pinggir sungai. Sabuk itu terlihat tergantung di atas
pohon.
Dengan penuh semangat, harimau pun hendak menggambil
sabuk tersebut.
"Hei tunggu!" Kancil mencoba menghentikan langkah harimau.
"Ada apa?"
"Dewa sedang mandi di sungai, jangan sampai ketahuan jika
kamu ingin mengambil sabuknya" seru Kancil.
"Lalu bagaimana cara agar tidak ketahuan?" tanya harimau
"Kamu harus berjalan mundur ke arah sabuk itu supaya dewa
tidak melihat keberadaanmu" jawab kancil
Harimau itu akhirnya menuruti apa kata Kancil. Ia berjalan
mundur ke arah pohon itu. Setelah mendekat, betapa kagetnya
harimau saat seekor ular melilit lehernya. Ternyata itu
bukanlah sabuk dewa, melainkan ular yang sedang kelaparan.
"Kurang ajar kau Kancil" seru harimau yang terlihat menahan
rasa sakit.
Akhirnya Kancil berhasil melarikan diri dan berlari menjauh
sambil melepaskan tawanya. Kancil pun bisa menyelamatkan
dirinya dengan kecerdikan yang ia miliki.
Dari dongeng si Kancil ini kita bisa menyimpulkan dengan
kecerdasan yang dimiliki, dapat menyelamatkan kita dari mara
bahaya.
SELAMAT
MEMBACA