The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

Mendeskripsikan pengalaman terbaik penulis dalam menerapkan pembelajaran yang mampu meningkatkan motivasi belajar siswa melalui media pembelajaran menggunakan tayangan video berbasis Youtube dan Quizizz melalui model problem based learning

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by Ika Yunarti87, 2023-07-20 23:52:14

Best Practice Cerita Pengalaman Kelas VII MTs /SMP

Mendeskripsikan pengalaman terbaik penulis dalam menerapkan pembelajaran yang mampu meningkatkan motivasi belajar siswa melalui media pembelajaran menggunakan tayangan video berbasis Youtube dan Quizizz melalui model problem based learning

Keywords: Motivasi belajar siswa, Video pembelajaran berbasis youtube, Quizizz.Cerita Pengalaman

LK 3.1 Menyusun Best Practices Menyusun Cerita Praktik Baik (Best Practice) Menggunakan Metode Star (Situasi, Tantangan, Aksi, Refleksi Hasil dan Dampak) Terkait Pengalaman Mengatasi Permasalahan Siswa Dalam Pembelajaran Lokasi MTs An Nur Banjarejo Lingkup Pendidikan MTs Tujuan yang ingin dicapai Mendeskripsikan pengalaman terbaik penulis dalam menerapkan pembelajaran yang mampu meningkatkan motivasi belajar siswa melalui media pembelajaran menggunakan tayangan video berbasis Youtube dan Quizizz melalui model problem based learning Penulis Ika Yunarti Tanggal 21 Juni 2023 Situasi: Kondisi yang menjadi latar belakang masalah, mengapa praktik ini penting untuk dibagikan, apa yang menjadi peran dan tanggung jawab anda dalam praktik ini. Kondisi yang menjadi latar belakang masalah adalah sebagai berikut: Pembelajaran kurang variatif dengan hanya menggunakan metode ceramah dengan media papan tulis. Guru hanya berfokus pada mengejar target pelajaran yang telah dirumuskan di dalam kurikulum. Proses pembelajaran tidak menyenangkan sehingga siswa tidak antusias, pasif dan kurang semangat dalam mengikuti pelajaran yang berdampak pada hasil belajar siswa pada mata pelajaran Bahasa Jawa menjadi rendah. Praktik ini penting untuk dibagikan dengan alasan sebagai berikut: 1. Bagi Siswa Siswa akan lebih termotivasi dalam mengikuti pembelajaran. Memberikan kesempatan kepada siswa agar dapat terlibat secara aktif dalam proses berpikir dalam kegiatan belajar dan mengembangkan kemampuan berpikir kritis. Mendorong siswa untuk meningkatkan kerjasama dan menumbuhkan sikap kepemimpinan. Terkontrolnya tingkah laku positif siswa. Menciptakan suasana kelas yang kondusif dan dinamis pada proses pembelajaran. Meningkatkan hasil belajar siswa. 2. Bagi guru Memperluas wawasan guru. Meningkatkan profesionalitas kerja. Meningkatkan peran guru sebagai fasilitator Memberikan motivasi bagi guru-guru lainnya. Memperbaiki kinerja guru dalam proses pembelajaran Bahasa Jawa. 3. Bagi Sekolah Menerapkan metode yang dilaksanakan terhadap


pelajaran yang lain. Memanfaatkan metode dengan semaksimal mungkin. Mengembangkan bakat untuk tercapainya visi dan misi sekolah. Yang menjadi peran tanggung jawab saya dalam praktik ini adalah sebagai berikut: Menyusun RPP materi Cerita Pengalaman mempertimbangkan metode, model, dan TPACK yang sesuai dengan permasalahan siswa. Mendesain pembelajaran yang aktif, kreatif, dan inovatif menggunakan model, metode, dan media pembelajaran yang tepat sehingga tujuan pembelajaran dapat tercapai secara efektif dapat meningkatkan hasil belajar siswa mengenai materi cerita pengalaman Mendiskusikan hasil RPP dengan dosen, guru pamong, dan rekan guru sejawat agar mendapatkan masukan dan saran mengenai RPP yang sudah dibuat. Merevisi RPP agar sesuai dengan tujuan pembelajaran. Melaksanakan praktik pembelajaran sesuai rencana pelaksanaan pembelajaran yang sudah dibuat. Merefleksikan hasil praktik pembelajaran yang sudah saya laksanakan. Melakukan tindak lanjut sesuai dengan hasil yang sudah direfleksi. Tantangan : Apa saja yang menjadi tantangan untuk mencapai tujuan tersebut? Siapa saja yang terlibat, Tantangan yang dihadapi: Siswa merasa jenuh dan bosan dengan metode pembelajaran yang kurang variatif. Tugas yang diberikan oleh guru-guru tidak dikerjakan dengan sungguh-sungguh, dan hanya sekedar mengumpulkan tugas untuk mendapat nilai saja. Pemahaman siswa terhadap materi yang diberikan oleh guru juga belum sesuai harapan. Yang terlibat dalam praktik pembelajaran ini adalah sebagai berikut: Guru sebagai perancang RPP dan pelaksana pembelajaran Siswa sebagai subjek dan objek pelaksana pembelajaran. Rekan kerja sejawat sebagai asisten perekaman video pembelajaran dan pemberi saran mengenai RPP yang dikerjakan guru. Kepala Sekolah sebagai pemberi kebijakan. Wakil kepala sekolah bidang kurikulum dan kesiswaan sebagai pemberi izin kegiatan praktik pembelajaran. Wakil kepala sekolah bidang sarpras yang sudah memberikan fasilitas sarana dan prasarana penunjang pembelajaran di kelas.


Aksi : Langkah-langkah apa yang dilakukan untuk menghadapi tantangan tersebut/strategi apa yang digunakan/bagaimana prosesnya, siapa saja yang terlibat /Apa saja sumber daya atau materi yang diperlukan untuk melaksanakan strategi ini Langkah-langkah yang dilakukan untuk menghadapi tantangan tersebut adalah sebagai berikut: Mengatur kelas sehingga kelas terlihat luas dengan cara mengatur posisi meja dan kursi. Mempersiapkan fasilitas yang dibutuhkan dengan cara memanfaatkan sarana dan prasarana dari sekolah sebaik mungkin. Seperti mempersiapkan LCD, speaker aktif, dan pelantang yang digunakan dalam proses pembelajaran materi cerita pengalman. Pemilihan Model Pembelajaran a. Model pembelajaran yang dipilih adalah Pembelajaran PBL (Problem Based Learning). b. guru mempelajari model-model pembelajaran inovatif melalui kajian literatur (jurnal), mempelajari kemampuan awal dan kebiasaan gaya belajar siswa, serta karakteristik materi Cerita Pengalaman kelas VII. c. guru harus mencari sumber daya yang akan mendukung kegiatan pembelajaran cerita pengalaman yakni dengan mencarinya di media youtube, buku siswa dan buku guru Bahasa Jawa SMP kelas IX. Merencanakan kegiatan Pembelajaran sesuai dengan model pembelajaran Pengembangan desain pembelajaran dilakukan dengan merinci kegiatan pembelajaran yang dilakukan sesuai dengan sintaks Problem Based Learning (PBL). Berikut ini adalah rencana kegiatan pembelajaran yang dikembangkan berdasarkan model Problem Based Learning (PBL). Memilih metode pembelajaran variatif. Hal yang dilakukan guru antara lain: a. guru menggunakan beberapa kombinasi metode pembelajaran yang variatif seperti metode diskusi dan tanya jawab. b. metode harus disesuaikan dengan karakteristik siswa dan materi pembelajaran. c. guru mencari sumber daya yang akan digunakan dalam penerapan metode pembelajaran dengan cara melibatkan siswa secara langsung maupun mencarinya dalam Buku guru dan Buku siswa Bahasa Jawa SMP kelas VII. Menggunakan media pembelajaran yang inovatif. Hal yang dilakukan guru antara lain: a. Guru menggunakan media pembelajaran inovatif berupa penggunaan Power Point tentang materi cerita pengalaman yang diuploade ke youtube


sebagai bahan untuk menambah sumber informasi yang dibutuhkan dalam proses pembelajaran. Untuk penilaian sumatif dilakukan menggunakan media quizizz. b. Guru menggunakan media audio visual animasi cerita pengalaman yang dapat diakses melalui youtube. c. Sumber daya yang diperlukan untuk membuat media pembelajaran inovatif ini yaitu: Buku Guru dan Siswa Bahasa Jawa Kelas VII. jaringan internet, laptop, printer, dan speaker aktif. Memberikan waktu khusus sebelum pembelajaran agar siswa terbiasa dengan teknologi yang diminta guru. Dalam praktik ini guru menggunakan aplikasi quizizz sehingga guru perlu memberikan bimbingan khusus kepada siswa yang belum paham penggunaan aplikasi tersebut. Guru memotivasi siswa dengan cara merancang pembelajaran yang berpusat pada siswa dan melaksanakan pembelajaran yang menyenangkan. Refleksi Hasil dan dampak Bagaimana dampak dari aksi dari Langkah-langkah yang dilakukan? Apakah hasilnya efektif? Atau tidak efektif? Mengapa? Bagaimana respon orang lain terkait dengan strategi yang dilakukan, Apa yang menjadi faktor keberhasilan atau ketidakberhasilan dari strategi yang dilakukan? Apa pembelajaran dari keseluruhan proses tersebut Hasil : 1. Kegiatan pembelajaran Bahasa Jawa dengan materi Cerita pengalaman yang dilaksanakan dengan menerapkan model pembelajaran Problem Based Learning menggunakan media video berbasis Youtube dan Quizizz berlangsung aktif dan lancar. 2. Siswa cenderung lebih fokus memperhatikan materi yang disajikan dalam bentuk video sehingga materi dapat terserap dengan baik dan motivasi belajar siswa pun meningkat. 3. Siswa yang melaksanakan pembelajaran menggunakan model pembelajaran problem based learning berbantu media Quizizz dan video Youtube terlihat lebih antuasias selama pembelajaran, penggunaan media Quizizz memberikan pengalaman baru kepada siswa agar rasa ingin tahu bertambah sehingga meningkatkan minat dan motivasi belajar siswa. 4. Kegiatan yang telah dirancang dalam RPP dapat dilaksanakan sepenuhnya sesuai dengan apa yang telah direncanakan. 5. Meningkatkan minat dan motivasi belajar siswa dilihat dari capaian hasil belajar siswa, melalui hasil uji pre test dan post test yang telah dilaksanakann guru.


Hasilnya efektif Atau tidak efektif?Mengapa? Hasil dari aksi yang dilakukan ini efektif, terbukti dengan adanya: 1. Perilaku siswa pada saat pembelajaran dan hasil pembelajaran. Pada saat pembelajaran siswa sudah menunjukkan motivasi mereka dalam menulis cerita pengalaman. Selain itu, Siswa menjadi lebih aktif dalam proses pembelajaran cerita pengalaman. Hasil tulisan cerita pengalaman siswa juga sudah optimal sesuai dengan arahan yang diberikan guru. 2. Penggunaan model pembelajaran inovatif Problem Based Learning (PBL) dalam kegiatan pembelajaran cerita pengalaman ini sangat efektif terbukti dengan siswa menjadi kreatif, kritis, dan percaya diri dalam pembelajaran materi cerita pengalaman khususnya dalam menulis cerita pengalaman karya sendiri. 3. Penggunaan metode pembelajaran yang bervariasi membuat siswa lebih aktif dalam belajar. Hal itu terlihat dari proses menulis cerita pengalaman, kemudian mereka percaya diri untuk tampil di depan kelas membacakan cerita pengalaman. Selain itu, siswa juga menjadi aktif dalam memberikan tanggapan dan pendapatnya di depan kelas. 4. Penggunaan media power point dan media audiovisual. Tayangan video membuat siswa tertarik mengikuti pembelajaran materi cerita pengalaman. Selain itu, dari tayangan power point, mereka lebih mudah dalam memahami materi pembelajaran yang disampaikan guru. Serta penggunaan media audiovisual yang berupa film animasi yang di dapat diakses dari Youtube membuat siswa mendapat inspirasi baru dalam menulis sebuah cerita pengalaman. Respon orang lain terkait dengan strategi yang dilakukan: 1. Dari hasil refleksi bersama siswa pada saat pembelajaran di kelas, siswa m merasa senang saat mengikuti pembelajaran cerita pengalaman. 2. Siswa merasa mendapatkan pengetahuan baru mengenai langkah-langkah menulis cerita pengalaman. 3. Rekan sejawat mendapatkan pengetahuan baru dalam menggunakan model, metode dan media pembelajaran yang digunakan dalah praktik pembelajaran ini. Yang menjadi faktor keberhasilan yaitu : 1. Mendapatkan jadwal pagi sehingga siswa masih bersemangat untuk belajar. 2. Siswa antusias karena pembelajaran menggunakan model, metode, teknologi dan media pembelajaran yang bervariasi. 3. Sarana dan prasarana yang ada di sekolah memadai.


4. Rekan kerja dan kepala sekolah yang mendukung sehingga bisa mendapatkan izin untuk memakai jam pelajaran tertentu. 5. Cara penggunaan model pembelajaran, metode pembelajaran, media pembelajaran, dan langkahlangkah pada rencana pelaksanaan pembelajaran yang dibuat sudah memperhatikan kondisi siswa. Ketidakberhasilan dari strategi yang dilakukan adalah: 1. Waktu yang banyak terbuang karena dihabiskan untuk menjelaskan ke siswa yang belum mengerti atau siswa yang mengalami trouble mengenai teknologi yang dipakai dalampembelajaran. 2. Kendala teknis yang lain seperti kuota HP yang tidak memadahi, aplikasi yang tidak support dengan HP siswa, dan jaringan yang kurangstabil Pembelajaran yang bisa diambil dari keseluruhan proses tersebut : 1. Guru lebih kreatif dan inovatif dalam merancang proses pembelajaran yakni guru lebih kreatif dalam memilih model, metode, dan media pembelajaran yang akan digunakan dalam proses pembelajaran sehingga hasilnya akan sesuai dengan yang diharapkan. 2. Sebelum guru menggunakan teknologi pembelajaran, guru harus mensosialisasikan teknologi tersebut kepada siswa, sehingga siswa mempunyai gambaran mengenai teknologi yang dipakai. Instrumen penilian Instrumen penilian yang digunakan dalam best practice ini ada 3 macam yaitu untuk mengamati proses pembelajaran berupa lembar observasi sikap, lembar penilaian keterampilan menggunakan media Sticky Notes dan lembar penilaian pengetahuan pada aplikasi Quizizz. Kesimpulan : 1. Pembelajaran Bahasa Jawa dengan pemanfaatan media berupa video berbasis Youtube dan Quizizz guna meningkatkan motivasi belajar siswa melalui model


pembelajaran problem based learning Kelas VII Di MTs An Nur Banjarejo Kabupaten Blora terbilang efektif dan layak dijadikan praktik baik pembelajaran, karena mampu meningkatkan minat dan motivasi belajar siswa dilihat dari tingkat pemahaman siswa terhadap materi pembelajaran dibuktikan dengan capaian hasil belajar siswa yang meningkat. 2. Peserta didik lebih termotivasi dan fokus karena pembelajaran yang lebih menarik dan menyenangkan . hal ini tidak lepas dari pemilihan model, metode dan media pembelajaran guru menjadi lebih variatif dan inovatif.


Click to View FlipBook Version