The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

SALURAN MOBILITAS SOSIAL KELAS VIII SEMESTER GANJIL

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by hermawandamethri, 2021-12-05 00:12:03

SALURAN MOBILITAS SOSIAL

SALURAN MOBILITAS SOSIAL KELAS VIII SEMESTER GANJIL

Keywords: Mobilitas sosial

MATERI AJAR IPS
SALURAN-SALURAN MOBILITAS SOSIAL

DAN DAMPAK MOBILITAS SOSIAL
KELAS VIII/ GANJIL

ALINE DAMETHRI, S.Pd
SMPN 6 BANDAR LAMPUNG

Kompetensi Dasar dan Indikator Pencapaian Kompetensi

Kompetensi Dasar Indikator

3.2 Menganalisis pengaruh interaksi 3.2.4 Menentukan saluran-saluran mobilitas

sosial dalam ruang yang berbeda sosial.

terhadap kehidupan sosial dan 3.2.5 Menganalisis dampak mobilitas sosial

budaya serta pengembangan terhadap kehidupan.

kehidupan kebangsaan.

4.2. Menyajikan hasil analisis 4.2.2 Menyajikan hasil analisis mobilitas

tentang pengaruh interaksi sosial sosial melalui saluran-saluran mobilitas

dalam ruang yang berbeda dan dampaknya terhadap kehidupan

terhadap kehidupan sosial dan

budaya serta pengembangan

kehidupan kebangsaan.

PETUNJUK PENGGUNAAN HANDOUT
1. Perhatikan Peta Konsep dengan cermat!
2. Bacalah dengan cermat handout dan sumber belajar lain!
3. Catatlah hal-hal yang menjadi informasi penting!
4. Jika ada hal-hal yang sulit dimengerti tanyakan kepada guru anda!

PETA KONSEP

MOBILITAS SOSIAL

Saluran-saluran Dampak Mobilitas
Mobilitas sosial sosial

Tujuan Pembelajaran
Melalui pembelajaran dengan model discovery learning peserta didik mampu:
 Menentukan saluran-saluran mobilitas sosial dengan tepat
 Menganalisis dampak mobilitas sosial terhadap kehidupan dengan tepat
 Menyajikan hasil analisis mobilitas sosial melalui saluran-saluran mobilitas dan

dampaknya terhadap kehidupan dengan penuh percaya diri dan tanggung jawab

Saluran Mobilitas Sosial

Kalian telah mempelajari pengertian mobilitas sosial, bentuk mobilitas sosial dan faktor-faktor
pendorong dan penghambat mobilitas sosial, setiap individu yang mengalami mobilitas sosial baik
itu secara vertikal dan horizontal dalam proses mobilitas sosialnya melalui beberapa saluran
mobiltas (sosial circulation), untuk lebih jelasnya bacalah uarian materi dibawah ini!

Menurut Pitirim A. Sorokin, mobilitas sosial dapat dilakukan melalui beberapa saluran yang
disebut sirkulasi sosial (sosial circulation).
Saluran-saluran tersebut adalah:

a. Angkatan Bersenjata
Angkatan bersenjata memiliki garis komando yang tegas, dimana para prajurit harus patuh
sepenuhnya pada perintah atasan. Kenaikan status seorang prajurit sangat bergantung pada
kedisplinan dan intelektualnya, sehingga keberadaanya di masyarakat sangat dihargai. Mereka
dianggap sebagai pelindung masyarakat.

https://buguruku.com/wp-content/uploads/2021/08/Gambar-1.2.3-edited.jpg
Gambar 1.1 Mobilitas Angkatan bersenjata vertikal turun
b. Lembaga-lembaga keagamaan

Pada umumnya, agama mengajarkan bahwa setiap manusia memiliki derajat yang sama
di mata Tuhan. Ajaran ini pada hakikatnya untuk permasalahan keyakinan dan ketaatan namun

dalam kehidupan bermasyarakat tujuannya adalah untuk mengajak orang-orang yang berada
pada lapisan bawah untuk termotivasi untuk menaikkan derajatnya dalam stratifikasi di
masyarakat. Contohnya Ajaran Nabi Besar Muhammad SAW yang mengajarkan umat Muslim
untuk berusaha karena Allah SWT tidak akan mengubah nasib seseorang apabila orang
tersebut tidak berusaha untuk mengubah nasibnya sendiri. Jelaslah sudah bahwa agama
juga untuk melakukan mobilitas sosial di masyarakat. Contohnya para tokoh agama
mempunyai kedudukan yang terhormat di dalam masyarakat. Mereka sering memberikan
nasihat keagamaan sehingga keberadaannya lebih dihargai oleh masyarakat.

c. Lembaga-lembaga pendidikan

https://tinyurl.com/6cxdryw8
Gambar 1.2 Anak seorang tukang becak yang berhasil meraih gelar Doctor

Lembaga Pendidikan merupakan sarana yang konkrit untuk melakukan gerak vertikal,
bahkan dianggap sebagai perangkat sosial (sosial elevator) dari kedudukan yang rendah
menuju kedudukan yang tinggi. Motivasi seseorang untuk bersekolah selain menjadi pandai
juga untuk merubah nasib. Di Indonesia khususnya selalu mempertanyakan ijazah untuk
mendapatkan suatu pekerjaan. Dengan ijazah dan kemampuan dalam ilmu pengetahuan
biasanya seseorang diangkat menjadi pejabat-pejabat penting dalam masyarakat. Hal ini karena
masyarakat sangat menghargai seseorang yang mempunyai pendidikan tinggi karena
dianggap memiliki kemampuan bekerja dan pola pikir yang lebih baik, contohnya pegawai
negeri, dokter, guru dan profesi lainnya.

d. Organisasi Politik

https://tinyurl.com/sc9xjt5p
Gambar 1.3 Gambar Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Lampung

https://tinyurl.com/kzpx33hc
Gambar 1.4 Gubernur Provinsi Lampung

Perhatikan gambar 1.3 dan gambar 1.4!
Gambar di atas adalah gambar Gubernur Provinsi Lampung, Bapak Arinal Djunaidi, sebelum
menjabat sebagai Gubernur Provinsi Lampung, Beliau aktif di salh satu partai politik yaitu
sebagai Ketua DPD Golkar Provinsi Lampung. Hal ini menunjukkan bahwa partai politik
menjanjikan peluang yang besar dalam meningkatkan status sosial seorang politikus yang
profesional. Aktivitasnya yang sering berorasi di depan umum dengan mengatasnamakan
partai, membuat Namanya terkenal, sehingga keberadaannya lebih dihargai oleh masyarakat.
Hal ini akan mempengaruhi status sosialnya.

e. Organisasi Ekonomi
Organisasi ekonomi relatif terbuka dalam meningkatkan status seseorang. Di suatu perusahaan
umumnya memberikan kesempatan seluas-luasnya bagi karyawannya untuk mencapai
mobilitas vertikal. Seperti pada saat pemilihan manajer Keuangan di suatu perusahaan,
beberapa karyawan mencalonkan diri untuk posisi yang menjanjikan itu untuk menacapai
mobilitas vertikal.

f. Organisasi Keahlian
Bagaimana Organisasi keahlian dapat menjadi sarana saluran mobilitas vertical?
Contohnya, Ikatan Cendikiawan Muslim Indonesia (ICMI), Ikatan Dokter
Indonesia (IDI) dan sebagainya. Ketua Umum Ikatan Dokter Indonesia (IDI)
tentu memiliki prestise yang berbeda dibandingkan dengan dokter biasa.

Dampak Mobilitas Sosial

Dampak Mobilitas Sosial

1. Dampak Positif
a. Orang-orang akan berusaha untuk berprestasi atau untuk maju, karena terdapat kesempatan
untuk pindah strata.
b. Mobilitas sosial akan mempercepat tingkat perubahan sosial dalam masyarakat
kearah yang lebih baik. Contohnya adalah perubahan dari masyarakat agraris menjadi
masyarakat industri.
c. Meningkatkan Integrasi Sosial, Contohnya, ia akan menyesuaikan diri dengan gaya hidup,
nilai-nilai, dan norma-norma yang dianut oleh kelompok orang dengan status sosial yang baru
sehingga tercipta integrasi sosial

2. Dampak Negatif
a. Terjadinya Konflik

Mobilitas sosial merupakan salah satu perjuangan manusia dan kelompok sosial untuk
mencapai posisi sosial yang semakin tinggi. Dalam hal ini, sangat wajar kalau kemudian timbul
persaingan, yang kerap juga memicu konflik. Dalam perjalanan kehidupan manusia, persaingan
tidak dapat dihindarkan. Persaingan selalu muncul dengan berbagai kategorinya. Bahkan,
persaingan bisa menjelma menjadi konflik. Contoh perjuangan di dalam partai politik dan
antarpartai politik. Semua partai politik berjuang salah satunya untuk memperoleh kekuasaan.
Kondisi ini tentu menimbulkan persaingan yang kadang memunculkan konflik. Kalian tentu
masih ingat peristiwa Gerakan 30 September 1965. Peristiwa tersebut merupakan salah satu
dampak negatif dari ambisi mereka, jabatan, atau kekuasaan yang lebih tinggi. Karena itulah,
setiap perubahan sosial hendaknya selalu dikelola dengan sikap yang positif. Dengan demikian,
tiap individu atau kelompok sosial yang berhasil atau gagal dalam usaha melakukan mobilitas
sosial ke atas sama-sama ikhlas menerima kenyataan.
b. Gangguan Psikologis

https://asset.kompas.com/crops/TaRwOBAO0cKtWtAMMR6vdPnQugs=/0x0:
4000x2667/750x500/data/photo/2021/08/31/612d6045a09c1.jpg
Gambar 1.3 Kasus Korupsi Bupati Probolinggo

Perhatikan gambar di atas, apakah Bupati Probolinggo yang melakukan tindakan korupsi tersebut
mengalami mobilitas sosial?
Adakah dampaknya dari mobilitas sosial yang di alaminya?

Seseorang yang memiliki jabatan kadang khawatir kehilangan jabatan. Bahkan pada saat jabatan
yang dimiliki sudah lepas, kadang ia tidak rela melepaskan jabatan tersebut. Banyak orang yang
berusaha mempertahankan jabatannya dengan menghalalkan segala cara, hingga melakukan
tindak korupsi. Banyak orang yang setelah kehilangan jabatan, baik karena diganti maupun karena
sudah selesai masa tugasnya (pensiun), menjadi mudah gelisah. Individu yang mengalami keadaan
seperti ini termasuk mengalami gangguan psikologis. Hal tersebut akan membahayakan diri
sendiri karena stress yang berkepanjangan akan melahirkan penyakit fisik dan psikis lainnya.
Gangguan psikologis tersebut tentu tidak akan terjadi pada individu yang lapang dada menerima
keadaan, dan kemudian bertekad untuk berubah.

Kerjakan soal-soal dibawah ini dengan jawaban yang paling tepat!

1. Perhatikan beberapa saluran mobilitas sosial berikut ini!
1) Seseorang pegawai negeri naik pangkat dari golongan IIIA menjadi IIIB.
2) Seseorag pedangang kelas menengah beralih profesi menjadi karyawan perusahaan.
3) Anak petani kecil berhasil lulus menjadi seorang sarjana.
4) Gaya hidup seseorang direktur perusahaan berbeda dengan gaya hidup karyawan
perusahaan.
Di antara hal-hal tersebut yang merupakan saluran mobilitas sosial vertikal adalah nomor
....
A. 1 dan 2
B. 1 dan 3
C. 2 dan 3
D. 2 dan 4

2. Berikut ini yang merupakan dampak positif mobilitas sosial adalah ....
A. konflik antarkelompok
B. patuh pada atasan
C. disorganisasi sosial
D. mempercepat tingkat perubahan sosial

3. Perhatikan pernyataan berikut ini!
1) Agama akan menjamin seseorang masuk surga.

2) Agama mendorong umatnya untuk menjadi yang terbaik.
3)Agama melarang umatnya berbuat dosa.
4) Agama dapat dijadikan kekuatan batin yang hebat.
5) Dengan mengandalkan agamanya maka status sosialnya akan terus naik.
Lembaga keagamaan yang berkualitas dapat memepercepat mobilitas sosial yang menjadi
alasan adalah nomor ....
A. 1, 2, dan 3
B. 1, 3, dan 4
C. 1, 4, dan 5
D. 1, 3, dan 5
4. Gerak sosial sering mengalami hambatan dan menimbulkan konflik. Timbulnya konflik
dalam gerak sosial disebebkan oleh hal-hal berikut, kecuali ....
A. birokrasi yang kompleks
B. kepentingan yang berbeda-beda
C. kemauan-kemauan yang berbeda
D. kepatuhan masyarakat yang berbeda
5. Pendidikan formal yang berkualitas dapat mempercepat mobilitas sosial, baik vertikal
maupun horizontal, sebab ....
A. pendidikan dapat melestarikan nilai-nilai budaya
B. pendidikan memberantas buta huruf
C. pendidikan adalah proses sosialisasi yang efektif
D. pendidikan dapat meningkatkan status individu

Kunci Jawaban
1. D
2. B
3. D
4. B
5. D

Pedoman Penskoran

Nilai = Skor perolehan x 20

SUMBER RUJUKAN
Iwan Setiawan dkk. 2017. Pendidikan Ilmu pengetahuan SosialSMP/ Mts Kelas VIII.
Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan

Iwan Setiawan dkk. 2017. Buku Guru Pendidikan Ilmu pengetahuan SosialSMP/ Mts
Kelas VIII. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan

Tri Woro Setyaningsih. Dr. Supardi, M.Pd. 2020. Modul Pembelajaran Jarak Jauh Pada Masa
Pandemi Covid-19 SMP Kelas VIII. Jakarta: Direktorat Sekolah Menengah Pertama

https://sumberbelajar.belajar.kemdikbud.go.id/sumberbelajar/tampil/Mobilitas-Sosial-
/konten5.html

SUMBER GAMBAR

https://buguruku.com/wp-content/uploads/2021/08/Gambar-1.2.3-edited.jpg

https://tinyurl.com/6cxdryw8

https://tinyurl.com/sc9xjt5p

https://tinyurl.com/kzpx33hc

https://asset.kompas.com/crops/TaRwOBAO0cKtWtAMMR6vdPnQugs=/0x0:
4000x2667/750x500/data/photo/2021/08/31/612d6045a09c1.jpg


Click to View FlipBook Version