80 | Galela Barat Subdistrict in Figures 2019 TABEL 5.2 Luas Tanam, Luas Panen, Produksi, dan Padi Gogo/Ladang di Kecamatan Galela Barat, 2019 TABLE Planting Area, Harvested Area, Production, and Productivity of Dryland Paddy Rice in Galela Barat Subdistrict, 2019 Bulan Month Luas Tanam Planting Area Luas Panen Harvested Area Produksi Production Produktivitas Productivity (1) (2) (3) (4) (5) 1 Januari 21 17 38,25 22,5 2 Februari 3 29 65,25 22,5 3 Maret - 58 130,5 22,5 4 April - - - - 5 Mei - 21 47,25 22,5 6 Juni 19 3 6,75 22,5 7 Juli 26 - - - 8 Agustus 16 - - - 9 September 26 - - - 10 Oktober 81 19 42,75 2,25 11 November 161 26 58,5 2,25 12 Desember 87 16 36 2,25 Sumber: Dinas Pertanian Kabupaten Halmahera Utara Source: Agriculture Department of Halmahera Utara Regency https://halutkab.bps.go.id
Kecamatan Galela Barat dalam Angka 2019 | 81 TABEL 5.3 Luas Tanam, Luas Panen, Produksi, dan Jagung di Kecamatan Galela Barat, 2019 TABLE Planting Area, Harvested Area, Production, and Productivity of Corns in Galela Barat Subdistrict, 2019 Bulan Month Luas Tanam Planting Area Luas Panen Harvested Area Produksi Production Produktivitas Productivity (1) (2) (3) (4) (5) 1 Januari 267 189 1058,4 5,6 2 Februari 197 137 767,2 5,6 3 Maret 191 32 179,2 5,6 4 April 153 267 1495,2 5,6 5 Mei 52 197 1103,2 5,6 6 Juni 74 191 1069,6 5,6 7 Juli 64 153 856,8 5,6 8 Agustus 41 52 291,2 5,6 9 September - - - 5,6 10 Oktober - - - 5,6 11 November - - - 5,6 12 Desember - - - 5,6 Sumber: Dinas Pertanian Kabupaten Halmahera Utara Source: Agriculture Department of Halmahera Utara Regency https://halutkab.bps.go.id
82 | Galela Barat Subdistrict in Figures 2019 TABEL 5.4 Luas Tanam, Luas Panen, Produksi, dan Kedelai di Kecamatan Galela Barat, 2019 TABLE Planting Area, Harvested Area, Production, and Productivity of Soybeans in Galela Barat Subdistrict, 2019 Bulan Month Luas Tanam Planting Area Luas Panen Harvested Area Produksi Production Produktivitas Productivity (1) (2) (3) (4) (5) 1 Januari - - - - 2 Februari - - - - 3 Maret - - - - 4 April - - - - 5 Mei - - - - 6 Juni - - - - 7 Juli - - - - 8 Agustus - - - - 9 September - - - - 10 Oktober - - - - 11 November - - - - 12 Desember - - - - Sumber: Dinas Pertanian Kabupaten Halmahera Utara Source: Agriculture Department of Halmahera Utara Regency https://halutkab.bps.go.id
Kecamatan Galela Barat dalam Angka 2019 | 83 TABEL 5.5 Luas Tanam, Luas Panen, Produksi, dan Kacang Tanah di Kecamatan Galela Barat, 2019 TABLE Planting Area, Harvested Area, Production, and Productivity of Peanuts in Galela Barat Subdistrict, 2019 Bulan Month Luas Tanam Planting Area Luas Panen Harvested Area Produksi Production Produktivitas Productivity (1) (2) (3) (4) (5) 1 Januari - - - - 2 Februari - - - - 3 Maret - - - - 4 April - - - - 5 Mei - - - - 6 Juni - - - - 7 Juli - - - - 8 Agustus - - - - 9 September - - - - 10 Oktober - - - - 11 November - - - - 12 Desember - - - - Sumber: Dinas Pertanian Kabupaten Halmahera Utara Source: Agriculture Department of Halmahera Utara Regency https://halutkab.bps.go.id
84 | Galela Barat Subdistrict in Figures 2019 TABEL 5.6 Luas Panen, Produksi, dan Produktivitas Tanaman Sayuran Menurut Jenis Sayuran di Kecamatan Galela Barat, 2019 TABLE Harvested Area, Production, and Productivity of Vegetable Plants by Type of Vegetables in Galela Barat Subdistrict, 2019 Jenis Sayuran Luas Panen (ha) Produksi (ton) Produktivitas (kuintal/ha) (1) (2) (3) (4) Bawang Merah - - - Bawang Putih - - - Bawang Daun 1,00 0,70 22,20 Kentang - - - Kubis - - - Kembang Kol - - - Petsai/Sawi 1,00 0,95 9,50 Wortel - - - Lobak - - - Kacang Merah - - - Kacang Panjang 2,00 1,30 6,50 Cabai Besar 11,00 13,75 12,50 Cabai Rawit 11,00 13,75 12,50 Paprika - - - Tomat 11,00 13,75 12,50 Terung 1,00 1,25 8,00 Buncis - - - Ketimun 0,50 1,00 27,50 Labu Siam - - - Kangkung 0,30 0,11 3,50 Bayam 0,20 0,15 7,60 Sumber: Dinas Pertanian Kabupaten Halmahera Utara Source: Agriculture Department of Halmahera Utara Regency https://halutkab.bps.go.id
Kecamatan Galela Barat dalam Angka 2019 | 85 TABEL 5.7 Jumlah Tanaman Baru, Tanaman Menghasilkan, Produksi, dan Produktivitas Buah-buahan Menurut Jenis Buah di Kecamatan Galela Barat, 2019 TABLE Number of New Plants, Producing Plants, Production, and Productivity of Fruits by Fruit Type in Galela Barat Subdistrict, 2019 Jenis Buah Jumlah Tanaman Baru (pohon/rumpun) Jumlah Tanaman yang menghasilkan (pohon/rumpun) Produksi (kuintal) Produktivitas (kuintal/pohonrumpun) (1) (2) (3) (4) (5) Alpukat 2,00 1,50 14,40 93,60 Belimbing 1,00 1,00 6,90 69,30 Duku 10,90 3,50 96,90 277,00 Durian 3,50 2,63 79,80 304,00 Jambu Biji - - - - Jambu Air - - - - Jeruk Siam - - - - Jeruk Besar - - - - Mangga - - - - Manggis - - - - Nangka - - - - Nanas - - - - Pepaya - - - - Pisang - - - - Rambutan - - - - Salak - - - - Sawo - - - - Sirsak - - - - Sukun - - - - Apel - - - - Anggur - - - - Melon - - - - Semangka - - - - Blewah - - - - Sumber: Dinas Pertanian Kabupaten Halmahera Utara Source: Agriculture Department of Halmahera Utara Regency https://halutkab.bps.go.id
86 | Galela Barat Subdistrict in Figures 2019 TABEL 5.8 Luas Panen, Produksi, dan Produktivitas Tanaman Perkebunan Menurut Jenis Tanaman di Kecamatan Galela Barat, 2019 TABLE Harvested Area, Production, and Productivity of Plantation Plants by Type of Plants in Galela Barat Subdistrict, 2019 Jenis Tanaman Luas Panen (ha) Produksi (ton) Produktivitas (kuintal/ha) (1) (2) (3) (4) 1 Karet - - - 2 Kelapa 3 302 5 944 18,00 3 Kelapa Sawit - - - 4 Kopi - - - 5 Lada - - - 6 Kakao 30 13 4,24 7 Cengkeh 64 20 3,09 8 Kemiri - - - 9 Aren 49 47 9,60 10 Kayu Manis - - - 11 Pala 1 054 6,85 6,50 Sumber: Dinas Pertanian Kabupaten Halmahera Utara Source: Agriculture Department of Halmahera Utara Regency https://halutkab.bps.go.id
https://halutkab.bps.go.id
https://halutkab.bps.go.id
Kecamatan Galela Barat dalam Angka 2019 | 89 ULASAN 6. Perindustrian Industri adalah suatu usaha, proses atau kegiatan pengolahan bahan baku baik bahan mentah ataupun bahan setengah jadi agar menjadi barang yang bernilai ekonomis lebih tinggi dan bermanfaat bagi masyarakat. Usaha/perusahaan dikategorikan sebagai Usaha Mikro Kecil (UMK) apabila nilai omset ≤ 2,5 miliar atau jumlah pekerja < 20 untuk industri pengolahan atau sesuai dengan klasifikasi/status badan usaha tertentu, sedangkan usaha/perusahaan yang dikategorikan sebagai sebagai Usaha Menengah Besar (UMB) adalah yang memiliki nilai omset > 2,5 miliar rupiah miliar atau jumlah tenaga kerja ≥ 20 untuk industri pengolahan atau sesuai dengan klasifikasi/status badan usaha tertentu. Perdagangan Perdagangan atau perniagaan adalah kegiatan tukar menukar barang atau jasa atau keduanya yang berdasarkan kesepakatan bersama bukan pemaksaan. Pada masa awal sebelum uang ditemukan, tukar menukar barang dinamakan barter yaitu menukar barang dengan barang. Pada masa modern perdagangan dilakukan dengan penukaran uang. Setiap barang dinilai dengan sejumlah uang. Pembeli akan menukar barang atau jasa dengan sejumlah uang yang diinginkan penjual. Dalam perdagangan ada orang yang membuat yang disebut produsen. Kegiatannya bernama produksi. Jadi, produksi adalah kegiatan membuat suatu barang. Ada juga yang disebut distribusi. Distribusi adalah kegiatan mengantar barang dari produsen ke konsumen. Konsumen adalah orang yang membeli barang. Konsumsi adalah kegiatan menggunakan barang dari hasil produksi. https://halutkab.bps.go.id
90 | Galela Barat Subdistrict in Figures 2019 DESCRIPTION 6. Industry Industry is a business, process or activity of processing raw materials both raw materials and semi-finished materials in order to become goods of higher economic value and benefit the community. A business / company is categorized as a Micro Small Business (UMK) if the turnover value is miliar 2.5 billion or the number of workers <20 for the processing industry or in accordance with the classification / status of a particular business entity, while the business company is categorized as a Large Medium Enterprise (UMB) ) is those who have a turnover value of> 2.5 billion rupiah or the number of workers ≥ 20 for the processing industry or in accordance with the classification / status of certain business entities. Trade Trade or commerce is the activity of exchanging goods or services or both based on mutual agreement rather than coercion. In the early days before money was discovered, exchanging goods is called barter, that is, exchanging goods for goods. In modern times trading is carried out by exchanging money. Each item is valued with a certain amount of money. The buyer will exchange goods or services for the amount of money the seller wants. In trade there are people who make so-called producers. The activity is called production. So, production is the activity of making an item. There is also what is called distribution. Distribution is the activity of delivering goods from producers to consumers. Consumers are people who buy goods. Consumption is the activity of using goods from production. https://halutkab.bps.go.id
Kecamatan Galela Barat dalam Angka 2019 | 91 TABEL 6.1 Jumlah Keluarga Pengguna Listrik dan Jenis Pengguna Listrik di Kecamatan Galela Barat, 2019 TABLE Number of Electricity Subscribers Families and Types of Electricity User in Galela Barat Subdistrict, 2019 Desa Village Pengguna Listrik Electricity User Bukan Pengguna Listrik Not Electric User PLN State Electricity Non PLN Nonstate Electricity Jumlah Total (1) (2) (3) (4) (5) 1 Samuda 307 2 309 - 2 Soatobaru 351 - 351 - 3 Roko 247 - 247 4 4 Dokulamo 558 - 558 - 5 Kira 299 - 299 - 6 Duma 457 - 457 10 7 Gotalamo 181 - 181 - 8 Makete 117 - 117 - 9 Ngidiho 456 - 456 - Sumber: BPS, Pendataan Potensi Desa (Podes) 2019 Source: BPS-Statistics Indonesia, Village Potential 2019 https://halutkab.bps.go.id
92 | Galela Barat Subdistrict in Figures 2019 TABEL 6.2 Banyaknya Desa/Kelurahan Menurut Keberadaan Penerangan Jalan Utama Desa/Kelurahan di Kecamatan Galela Barat, 2014, 2018, dan 2019 TABLE Number of Villages / Villages According to the Existence of Village / Kelurahan Main Street Lighting in North Loloda District, 2014, 2018, and 2019 Penerangan Jalan Utama Main Street Lighting 2014 2018 2019 (1) (2) (3) (4) Sumber Penerangan Jalan Utama Main Street Lighting Source Listrik Pemerintah Government Electricity 1 3 8 Listrik Non Pemerintah Non-Government Electricity - 6 1 Non Listrik Non Electricity - - - Sumber: BPS, Pendataan Potensi Desa (Podes) 2014, 2018, 2019 Source: BPS-Statistics Indonesia, Village Potential, 2014, 2018, 2019 https://halutkab.bps.go.id
Kecamatan Galela Barat dalam Angka 2019 | 93 TABEL 6.3 Banyaknya Desa/Kelurahan Menurut Jenis Bahan Bakar untuk Memasak yang Digunakan Oleh Sebagian Besar Keluarga di Kecamatan Galela Barat, 2014, 2018, dan 2019 TABLE Number of Villages / Village by Type of Fuel for Cooking Used by Most Families in the District of North Loloda, 2014, 2018 and 2019 Jenis Bahan Bakar Type of Fuel for Cooking 2014 2018 2019 (1) (2) (3) (4) Gas Kota City Gas - - - LPG 3 kg xxx - - LPG lebih dari 3 kg LPG above 3 kg - - - Minyak Tanah Kerosene - - 1 Kayu Bakar Firewood 9 9 8 Lainnya Other - - - Catatan: 1Termasuk LPG lebih dari 3 kg Note: 1 Include LPG above 3 kg Sumber: BPS, Pendataan Potensi Desa (Podes) 2014, 2018, 2019 Source: BPS-Statistics Indonesia, Village Potential, 2014, 2018, 2019 https://halutkab.bps.go.id
94 | Galela Barat Subdistrict in Figures 2019 TABEL 6.4 Banyaknya Desa/Kelurahan Menurut Sumber Air Minum Sebagian Besar Keluarga di Kecamatan Galela Barat, 2014, 2018, dan 2019 TABLE Number of Villages / Villages According to the Source of Drinking Water Most of the Families in the District of North Loloda, 2014, 2018 and 2019 Jenis Sumber Air Minum Source of Drinking Water 2014 2018 2019 (1) (2) (3) (4) Air Kemasan Bermerk Branded bottled water - - - Air Isi Ulang Refill water 2 - - Ledeng dengan Meteran Plumbing with Tape Measure - 8 3 Ledeng tanpa Meteran Plumbing without Meter - - - Sumur Bor atau Pompa Drilling Well or Pump 6 - 3 Sumur Well - 1 3 Mata Air Water springs - - - Sungai/Danau/Kolam/Waduk/ Situ/Embung/Bendungan River / Lake / Pond / Reservoir / Situ / Dam / Dam 1 - - Air Hujan Rainwater - - - Lainnya Others - - - Sumber: BPS, Pendataan Potensi Desa (Podes) 2014, 2018, 2019 Source: BPS-Statistics Indonesia, Village Potential, 2014, 2018, 2019 https://halutkab.bps.go.id
Kecamatan Galela Barat dalam Angka 2019 | 95 TABEL 6.5 Banyaknya Embung Desa Menurut Desa di Kecamatan Galela, 2018 dan 2019 TABLE Number of Embung by Village in Galela Subdistrict, 2018 and 2019 Desa Village 2018 2019 (1) (2) (3) 1 Samuda - 2 2 Soatobaru - 4 3 Roko - - 4 Dokulamo - - 5 Kira - - 6 Duma - 2 7 Gotalamo - - 8 Makete - - 9 Ngidiho - 4 Sumber: BPS, Pendataan Potensi Desa (Podes) 2019 Source: BPS-Statistics Indonesia, Village Potential, 2019 https://halutkab.bps.go.id
96 | Galela Barat Subdistrict in Figures 2019 TABEL 6.6 Banyaknya Sarana dan Prasarana Ekonomi Menurut Desa dan Jenisnya di Kecamatan Galela Barat, 2019 TABLE Number of Economic Facilities and Infrastructure According to Village and Type in Galela Barat Subdistrict, 2019 Desa Village Kelompok Pertokoan Shopping Group Pasar dengan Bangunan Permanen Market with Permanent Buildings (1) (2) (3) 1 Samuda - - 2 Soatobaru - - 3 Roko - - 4 Dokulamo - - 5 Kira - - 6 Duma - - 7 Gotalamo - - 8 Makete - - 9 Ngidiho - - Sumber: BPS, Pendataan Potensi Desa (Podes) 2019 Source: BPS-Statistics Indonesia, Village Potential, 2019 https://halutkab.bps.go.id
Kecamatan Galela Barat dalam Angka 2019 | 97 TABEL 6.6 Lanjutan TABLE Continued Desa Village Pasar dengan Bangunan Semi Permanen Market with Semi Permanent Buildings Pasar Tanpa Bangunan Market without building (1) (4) (5) 1 Samuda - - 2 Soatobaru - - 3 Roko - - 4 Dokulamo - - 5 Kira - - 6 Duma - - 7 Gotalamo - - 8 Makete - - 9 Ngidiho - - Sumber: BPS, Pendataan Potensi Desa (Podes) 2019 Source: BPS-Statistics Indonesia, Village Potential, 2019 https://halutkab.bps.go.id
98 | Galela Barat Subdistrict in Figures 2019 TABEL 6.6 Lanjutan TABLE Continued Desa Village Minimarket/ Swalayan Minimarkets / Supermarkets Toko/ Warung Kelontong Grocery Stores / Stalls Restoran/ Rumah Makan Restaurant / Restaurant (1) (6) (7) (8) 1 Samuda - - - 2 Soatobaru - - - 3 Roko - - - 4 Dokulamo - - - 5 Kira - - - 6 Duma - - - 7 Gotalamo - - - 8 Makete - - - 9 Ngidiho - - - Sumber: BPS, Pendataan Potensi Desa (Podes) 2019 Source: BPS-Statistics Indonesia, Village Potential, 2019 https://halutkab.bps.go.id
Kecamatan Galela Barat dalam Angka 2019 | 99 TABEL 6.6 Lanjutan TABLE Continued Desa Village Warung/ Kedai Makanan Food stalls / food stalls Hotel Hotel Hostel/Motel / Losmen/ Wisma Hostel / Motel / Inns / Pensions (1) (9) (10) (11) 1 Samuda - - - 2 Soatobaru - - - 3 Roko - - - 4 Dokulamo - - - 5 Kira - - - 6 Duma - - - 7 Gotalamo - - - 8 Makete - - - 9 Ngidiho - - - Sumber: BPS, Pendataan Potensi Desa (Podes) 2019 Source: BPS-Statistics Indonesia, Village Potential, 2019 https://halutkab.bps.go.id
100 | Galela Barat Subdistrict in Figures 2019 https://halutkab.bps.go.id
https://halutkab.bps.go.id
https://halutkab.bps.go.id
Kecamatan Galela Barat dalam Angka 2019 | 103 ULASAN 7. Transportation Transportasi merupakan sarana yang sangat penting dalam menunjang keberhasilan pembangunan terutama dalam mendukung kegiatan perekonomian masyarakat tak terkecuali di daerah perdesaan. Sistem transportasi yang ada dimaksudkan untuk meningkatkan pelayanan mobilitas penduduk dan sumber daya lainnya yang dapat mendukung terjadinya pertumbuhan ekonomi dan sosial daerah perdesaan. Ketersediaan prasarana dan sarana transportasi permukaan jalan antar desa/kelurahan, aksesibilitas jalan terhadap kendaraan bermotor roda 4 atau lebih, dan ketersediaan angkutan umum baik antar desa maupun transportasi dari desa menuju ibukota kecamatan maupun ibukota kabupaten. Selain itu, di jaman yang serba digital ini ketersediaan akses telekomunikasi dan jasa ekspedisi menjadi hal yang krusial. Telekomunikasi memegang kunci aksesibilitas masyarakat terhadap informasi dari luar daerahnya dan jasa ekspedisi sebagai sarana uang melancarkan arus barang antarwilayah. https://halutkab.bps.go.id
104 | Galela Barat Subdistrict in Figures 2019 DESCRIPTION 7. Transportation Transportation is a very important tool in supporting the success of development, especially in supporting the economic activities of the community, not least in rural areas. The existing transportation system is intended to improve population mobility services and other resources that can support the economic and social growth of rural areas. Availability of road surface and inter-village / urban road transport infrastructure and facilities, road accessibility to 4 or more wheeled motorized vehicles, and the availability of public transportation both between villages and transportation from villages to the sub-district and capital cities. In addition, in this digital era, the availability of telecommunication access and expedition services is crucial. Telecommunication holds the key to the public's accessibility to information from outside its area and expedition services as a means of money to facilitate the flow of goods between regions. https://halutkab.bps.go.id
Kecamatan Galela Barat dalam Angka 2019 | 105 TABEL 7.1 Angkutan Umum Utama dari Kantor Desa Ke Kantor Kecamatan di Kecamatan Galela Barat, 2019 TABLE Main Mode of Transportation from Village Office to Subdistrict Office in Galela Barat Subdistrict, 2019 Desa Village Angkutan Umum Utama Main Mode of Transportation Waktu Tempuh Time to Travel Biaya (000 Rp) Fare (000 Rp) (1) (2) (3) (4) 1 Samuda Ojek sepeda motor 0 jam : 5 menit 20 2 Soatobaru Ojek sepeda motor 0 jam : 5 menit 10 3 Roko Ojek sepeda motor 0 jam : 15 menit 40 4 Dokulamo Ojek sepeda motor 0 jam : 3 menit 10 5 Kira Ojek sepeda motor 0 jam : 10 menit 20 6 Duma Ojek sepeda motor 0 jam : 5 menit 10 7 Gotalamo Ojek sepeda motor 0 jam : 5 menit 10 8 Makete Ojek sepeda motor 0 jam : 10 menit 10 9 Ngidiho Ojek sepeda motor 0 jam : 30 menit 20 Sumber: BPS, Potensi Desa 2019 Source: BPS-Statistics Indonesia, Village Potential 2019 https://halutkab.bps.go.id
106 | Galela Barat Subdistrict in Figures 2019 TABEL 7.2 Angkutan Umum Utama dari Kantor Desa Ke Kantor Kabupaten di Kecamatan Galela Barat, 2019 TABLE Main Mode of Transportation from Village Office to Regency Office in Galela Barat Subdistrict, 2019 Desa Village Angkutan Umum Utama Main Mode of Transportation Waktu Tempuh Time to Travel Biaya (000 Rp) Fare (000 Rp) (1) (2) (3) (4) 1 Samuda Ojek bermotor roda 3 atau lebih 1 jam : 0 menit 50 2 Soatobaru Ojek bermotor roda 3 atau lebih 1 jam : 0 menit 50 3 Roko Ojek bermotor roda 3 atau lebih 2 jam : 10 menit 140 4 Dokulamo Ojek bermotor roda 3 atau lebih 1 jam : 0 menit 50 5 Kira Ojek bermotor roda 3 atau lebih 1 jam : 0 menit 70 6 Duma Ojek bermotor roda 3 atau lebih 1 jam : 50 menit 50 7 Gotalamo Ojek bermotor roda 3 atau lebih 1 jam : 0 menit 50 8 Makete Ojek bermotor roda 3 atau lebih 1 jam : 0 menit 50 9 Ngidiho Ojek bermotor roda 3 atau lebih 1 jam : 0 menit 50 Sumber: BPS, Potensi Desa 2019 Source: BPS-Statistics Indonesia, Village Potential 2019 https://halutkab.bps.go.id
Kecamatan Galela Barat dalam Angka 2019 | 107 TABEL 7.3 Sarana Transportasi Antar Desa menurut Desa di Kecamatan Galela Barat, 2019 TABLE Inter-Village Transportation Facilities by Village in Galela Barat Subdistrict, 2019 Desa Village Jenis Transportasi Transportation Type Keberadaan Angkutan Umum Existence of Public Transportation (1) (2) (3) 1 Samuda Darat Ada, dengan trayek tetap 2 Soatobaru Darat Ada, dengan trayek tetap 3 Roko Darat Ada, tanpa trayek tetap 4 Dokulamo Darat Ada, dengan trayek tetap 5 Kira Darat Ada, dengan trayek tetap 6 Duma Darat Ada, dengan trayek tetap 7 Gotalamo Darat Ada, dengan trayek tetap 8 Makete Darat Ada, dengan trayek tetap 9 Ngidiho Darat Ada, dengan trayek tetap Sumber: BPS, Potensi Desa, 2018 dan 2019 Source: BPS-Statistics Indonesia, Village Potential, 2018 and 2019 https://halutkab.bps.go.id
108 | Galela Barat Subdistrict in Figures 2019 TABEL 7.4 Kondisi Jalan Darat Antar Desa menurut Desa di Kecamatan Galela Barat, 2019 TABLE Inter-Village Land Conditions by Village in Galela Barat Subdistrict, 2019 Desa Village Jenis Permukaan Jalan Road Surface Type Dapat Dilalui Kendaraan Bermotor Roda 4 atau Lebih Can be passed by 4 or more wheels motorized vehicles (1) (2) (3) 1 Samuda Aspal/Beton Sepanjang Tahun 2 Soatobaru Aspal/Beton Sepanjang Tahun 3 Roko Aspal/Beton Sepanjang Tahun 4 Dokulamo Aspal/Beton Sepanjang Tahun 5 Kira Aspal/Beton Sepanjang Tahun 6 Duma Aspal/Beton Sepanjang Tahun 7 Gotalamo Aspal/Beton Sepanjang Tahun 8 Makete Aspal/Beton Sepanjang Tahun 9 Ngidiho Aspal/Beton Sepanjang Tahun Sumber: BPS, Potensi Desa, 2018 dan 2019 Source: BPS-Statistics Indonesia, Village Potential, 2018 and 2019 https://halutkab.bps.go.id
Kecamatan Galela Barat dalam Angka 2019 | 109 TABEL 7.5 Keberadaan Kantor Pos/Pos Pembantu/Rumah Pos dan Perusahaan/Agen Jasa Ekspedisi Swasta menurut Desa di Kecamatan Galela Barat, 2019 TABLE Existence of Post Offices / Auxiliary Posts / Post Houses and Companies / Private Expedition Agencies by Village in Galela Barat Subdistrict, 2019 Desa Village Kantor Pos/Pos Pembantu/Rumah Pos Post Office / Support Post / Post Office Perusahaan/Agen Jasa Ekspedisi Swasta Company / Private Expedition Agent (1) (2) (3) 1 Samuda Tidak ada Tidak ada 2 Soatobaru Tidak ada Tidak ada 3 Roko Tidak ada Tidak ada 4 Dokulamo Tidak ada Tidak ada 5 Kira Tidak ada Tidak ada 6 Duma Tidak ada Tidak ada 7 Gotalamo Tidak ada Tidak ada 8 Makete Tidak ada Tidak ada 9 Ngidiho Tidak ada Tidak ada Sumber: BPS, Potensi Desa, 2018 dan 2019 Source: BPS-Statistics Indonesia, Village Potential, 2018 and 2019 https://halutkab.bps.go.id
110 | Galela Barat Subdistrict in Figures 2019 TABEL 7.6 Jumlah Menara dan Operator Layanan Komunikasi Telepon Seluler Serta Kondisi Sinyal Telepon Seluler Menurut Desa di Kecamatan Galela Barat, 2019 TABLE Number of Towers and Cellular Communication Service Operators and Cellular Signal Conditions by Village in Galela Barat District, 2019 Desa Village Jumlah Menara Telepon Seluler (BTS) Number of Cellular Telephone Towers (BTS) Jumlah Operator Layanan Komunikasi Telepon Seluler yang Menjangkau di Desa Number of Cellular Communication Service Operators Reaching in the Village (1) (2) (3) 1 Samuda - 1 2 Soatobaru - 1 3 Roko - 1 4 Dokulamo 1 1 5 Kira - 2 6 Duma 1 1 7 Gotalamo - 1 8 Makete - 1 9 Ngidiho - 1 Sumber: BPS, Pendataan Potensi Desa (Podes) 2019 Source: BPS-Statistics Indonesia, Village Potential, 2019 https://halutkab.bps.go.id
Kecamatan Galela Barat dalam Angka 2019 | 111 TABEL 7.6 Lanjutan TABLE Continued Desa Village Kondisi Sinyal Telepon Seluler di Sebagian Besar Wilayah Desa Cellular Phone Signal Conditions in Most Village Areas (1) (4) 1 Samuda Sinyal kuat 2 Soatobaru Sinyal kuat 3 Roko Sinyal lemah 4 Dokulamo Sinyal kuat 5 Kira Sinyal kuat 6 Duma Sinyal kuat 7 Gotalamo Sinyal kuat 8 Makete Sinyal kuat 9 Ngidiho Sinyal lemah Sumber: BPS, Pendataan Potensi Desa (Podes) 2019 Source: BPS-Statistics Indonesia, Village Potential, 2019 https://halutkab.bps.go.id
112 | Galela Barat Subdistrict in Figures 2019 https://halutkab.bps.go.id
https://halutkab.bps.go.id
https://halutkab.bps.go.id
Kecamatan Galela Barat dalam Angka 2019 | 115 ULASAN 8. Keuangan Keuangan sebuah daerah tak lepas dari dukungan keberadaan lembaga keuangan di wilayah tersebut. Koperasi adalah organisasi ekonomi rakyat yang berwatak sosial, beranggotakan orang-orang atau badan hukum koperasi yang merupakan tata susunan ekonomi sebagai usaha bersama atas asas kekeluargaan. Bank adalah sebuah lembaga intermediasi keuangan umumnya didirikan dengan kewenangan untuk menerima simpanan uang, meminjamkan uang, dan menerbitkan promes atau yang dikenal sebagai banknote. Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) pengenaannya didasarkan padaUndang-undang No. 12 tahun 1985 tentang Pajak Bumi dan Bangunan sebagaimana telah diubah dengan Undang-undang No.12 tahun 1994. Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) adalah peraturan desa yang memuat sumber-sumber penerimaan dan alokasi pengeluaran desa dalam kurun waktu satu tahun. APBDes terdiri atas bagian pendapatan Desa, belanja Desa dan pembiayaan. Rancangan APBDes dibahas dalam musyawarah perencanaan pembangunan desa. Kepala Desa bersama BPD menetapkan APBDes setiap tahun dengan Peraturan Desa. https://halutkab.bps.go.id
116 | Galela Barat Subdistrict in Figures 2019 DESCRIPTION 8. Finance An area's finances cannot be separated from the support of the existence of financial institutions in the region. Cooperative is a social economic organization with a social character, consisting of people or cooperative legal entities which constitute an economic arrangement as a joint effort on the principle of kinship. A bank is a financial intermediary institution generally established with the authority to accept deposits, lend money, and issue promissory notes, known as banknotes. The Land and Building Tax (PBB) is based on Law No. 12 of 1985 concerning Land and Building Tax as amended by Law No.12 of 1994. Village Revenue and Expenditure Budget (APBDes) is a village regulation that contains sources of income and allocation of village expenditure within one year. The APBDes consists of Village income, Village expenditure and financing. The draft APBDes are discussed in village development planning meetings. The village head together with the BPD establishes the annual APBDes with a Village Regulation. https://halutkab.bps.go.id
Kecamatan Galela Barat dalam Angka 2019 | 117 TABEL 8.1 Banyaknya Sarana Lembaga Keuangan yang Beroperasi Menurut Desa dan Jenisnya di Kecamatan Galela Barat, 2019 TABLE Number of Financial Institution Facilities Operating by Village and Types in Galela Barat District, 2019 Desa Village Bank Umum Pemerintah Government Commercial Banks Bank Umum Swasta Private Commercial Bank Bank Perkreditan Rakyat rural banks (1) (2) (3) (4) 1 Samuda - - - 2 Soatobaru - - - 3 Roko - - - 4 Dokulamo - - - 5 Kira - - - 6 Duma - - - 7 Gotalamo - - - 8 Makete - - - 9 Ngidiho - - - Sumber: BPS, Pendataan Potensi Desa (Podes) 2019 Source: BPS-Statistics Indonesia, Village Potential, 2019 https://halutkab.bps.go.id
118 | Galela Barat Subdistrict in Figures 2019 TABEL 8.2 Banyaknya Koperasi yang Masih Aktif Menurut Desa dan Jenis Koperasi di Kecamatan Galela Barat, 2019 TABLE Number of Cooperatives Still Active by Village and Type of Cooperative in Galela Barat Subdistrict, 2019 Desa Village Koperasi Unit Desa (KUD) Village Unit Cooperatives (KUD) Koperasi Industri Kecil dan Kerajinan Rakyat (Kopinkra) Cooperative Small Industry and Folk Crafts (Kopinkra) (1) (2) (3) 1 Samuda - - 2 Soatobaru 1 2 3 Roko - - 4 Dokulamo - - 5 Kira - - 6 Duma - - 7 Gotalamo - - 8 Makete - - 9 Ngidiho - - Sumber: BPS, Pendataan Potensi Desa (Podes) 2019 Source: BPS-Statistics Indonesia, Village Potential, 2019 https://halutkab.bps.go.id
Kecamatan Galela Barat dalam Angka 2019 | 119 TABEL 8.2 Lanjutan TABLE Continued Desa Village Koperasi Simpan Pinjam (Kospin) Savings and Credit Cooperatives (Kospin) Koperasi Lainnya Other Cooperatives. (1) (4) (5) 1 Samuda - - 2 Soatobaru - - 3 Roko - - 4 Dokulamo - - 5 Kira - - 6 Duma - - 7 Gotalamo - - 8 Makete - - 9 Ngidiho - - Sumber: BPS, Pendataan Potensi Desa (Podes) 2019 Source: BPS-Statistics Indonesia, Village Potential, 2019 https://halutkab.bps.go.id
BADAN PUSAT STATISTIK KABUPATEN HALMAHERA UTARA BPS-Statistics of Halmahera Utara Regency Jl.Kawasan Perkantoran Pemda Halut, MKCM, Tobelo, Halmahera Utara Homepage: http://halutkab.bps.go.id | Email: [email protected] https://halutkab.bps.go.id