Menulis Teks Eksplanasi Kompetensi Inti: KI 1. Menghayati ajaran agama yang dianutnya. KI 2. Menunjukkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli (toleransi dan gotong royong), santun, percaya diri dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam dalam jangkauan pergaulan dan keberadaannya. KI 3. Memahami pengetahuan (faktual, konseptual, dan prosedur) berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya terkait fenomena dan kejadian tampak mata. KI 4. Mencoba, mengolah, dan menyaji dalam ranah konkret (menggunakan, mengurai, merangkai, memodifikasi, dan membuat) dan ranah abstrak (menulis, membaca, menghitung, menggambar, dan mengarang) sesuai dengan yang dipelajari di sekolah dan sumber lain yang sama dalam sudut pandang/teori. Kompetensi Dasar 4.10 Menyajikan informasi, data dalam bentuk teks eksplanasi proses terjadinya suatu fenomena secara lisan dan tulis dengan memperhatikan struktur, unsur kebahasaan, atau aspek lisan. Indikator Pencapaian Kompetensi 4.10.1 Mengumpulkan informasi yang sesuai dengan topik yang akan ditulis. 4.10.2 Menyusun kerangka teks eksplanasi sesuai dengan informasi yang ditemukan. 4.10.3 Menyajikan informasi dalam bentuk teks eksplanasi berdasarkan kerangka yang telah disusun.
Pola Pengembangan Kronologis (Proses) Teks eksplanasi dapat disusun dengan berbagai pola, yaitu dengan pola kronologis dan kausalitas. Kedua pola itu dapat pula divariasikan penyusunannya, karena kedua pola bisa saling melengkapi. 1. Proses merupakan suatu urutan dari tindakan-tindakan atau perbuatan-perbuatan untuk menciptakan atau menghasilkan sesuatu atau perurutan dari suatu kejadian atau peristiwa. Untuk menyusun sebuah proses, langkah-langkahnya adalah sebagai berikut: (1) Mengetahui perincian-perincian secara menyeluruh; (2) Membagi proses tersebut menurut tahap-tahap kejadian; (3) Menjelaskan setiap urutan itu ke dalam detail-detail yang tegas sehingga pembaca dapat melihat seluruh proses itu dengan jelas. Umumnya ditandai dengan adanya konjungsi kronologis, seperti selanjutnya, kemudian, saat, dan sebagainya. 2. Pola Pengembangan Kausalitas (Sebab-Akibat) Pengembangan teks eksplanasi dapat menggunakan pola sebab akibat. Dalam hal ini sebab dapat bertindak sebagai gagasan umum, sedangkan akibat sebagai perincian pengembangannya. Namun demikian, dapat juga terbalik. Akibat dijadikan sebagai gagasan umum, maka perlu dikemukakan sejumlah sebab sebagai perinciannya. Persoalan sebab akibat sebenarnya sangat dekat hubungannya dengan proses. Jika disusun untuk mencari hubungan antara bagian-bagiannya, proses itu dapat disebut proses kausalitas. Ditandai dengan adanya konjungsi kausalitas, seperti sebab, karena, agar, dan sebagainya. Materi Menulis Teks Eksplanasi Pola-pola Pengembangan Teks Eksplanasi
Langkah-langkah penyusunan teks eksplanasi sebagai berikut: 1. Menentukan Topik atau suatu kejadian yang menarik, dikuasai dan aktual. Tahap pertama dalam menulis karangan adalah menentukan topik atau tema. Tahap ini berguna agar tulisan yang nanti akan kita tulis tidak melebar dan penulisannya tidak berulang. Topik yang dapat digunakan untuk menulis teks eksplanasi adalah peristiwa alam seperti banjir, proses terjadinya hujan, tsunami, gempa bumi, pelangi, dan lain-lain, atau peristiwa sosial seperti narkoba, kenakalan remaja, tawuran pelajar, dan lain-lain. 2. Menyusun kerangka teks Yakni dengan mengembangkan topik utama ke dalam rincian-rincian topik yang lebih spesifik. Topik-topik itu dapat disusun dengan urutan kronologis dan kausalitas dengan membuat pola berdasarkan struktur pembangun teks eksplanasi. 3. Mengumpulkan bahan Pada tahap ini kalian harus mencari bahan/data/informasi berupa fakta atau pendapat para ahli terkait dengan apa yang akan kalian tulis. Bahan/ data/ informasi awal ini bisa didapat dengan membaca buku-buku, majalah, koran, ataupun artikel yang berkaitan dengan peristiwa alam atau sosial, wawancara dengan ahli, melihat video serta gambar tentang peristiwa alam dan sosial atau pengamatan langsung terhadap objek jika memungkinkan. Materi Menulis Teks Eksplanasi Langkah-langkah Menulis Teks Eksplanasi
4. Mengembangkan Kerangka Tulisan Setelah kerangka karangan dibuat, langkah berikutnya yang harus kalian kerjakan adalah mengembangkan kerangka menjadi sebuah tulisan (teks eksplanasi) yang lengkap dan utuh dengan memperhatikan struktur bakunya: pernyataan umum, penjelasan sebab-akibat dan interpretasi. Perhatikan pula kaidah-kaidah kebahasaan yang berlaku pada teks eksplanasi. Tahap ini memerlukan kecermatan kalian dalam menggunakan tanda baca (EBI), pemilihan kata atau diksi, dan kepaduan kalimat. Materi Langkah-langkah Menulis Teks Eksplanasi Kerangka Menulis Teks Eksplanasi Mengungkapkan maksud yang jelas. Tiap bagian hanya mengandung satu gagasan. Disusun secara logis dan sistematis. Memerlukan simbol yang konsisten. Tema : Faktor penyebab terjadinya kemiskinan di Indonesia Judul : Kemiskinan Isi : Pernyataan umum: Miskin merupakan ....................... Penjelasan Sebab Akibat: Kehidupan masyarakat miskin, faktor penyebab terjadinya kemiskinan, dan akibat yang ditimbulkan oleh tingkat kemiskinan yang tinggi. Setelah kalian memahami langkah-langkah menulis teks eksplanasi, kita akan lanjutkan pembelajaran kita ke membuat kerangka menulis teks eksplanasi. Kerangka tulisan berfungsi untuk menjaga sebuah tulisan agar tetap terjaga sesuai dengan yang akan direncanakan. Syarat pembuatan kerangka tulisan, yaitu: 1. 2. 3. 4. Perhatikan contoh kerangka tulisan teks eksplanasi berikut ini! 1. 2. 3. Menulis Teks Eksplanasi
Interpretasi : Jadi, kemiskinan adalah..................................................................... Untuk itu, alangkah baiknya jika kita secara bersama-sama berupaya untuk................................................................................................... Materi Kerangka Menulis Teks Eksplanasi Mengembangkan Kerangka Teks Eksplanasi Membuat penjelasan umum tentang peristiwa atau sesuatu, Membuat paragraf tentang bagaimana dan mengapa sesuatu itu terjadi, Membuat paragraf kesimpulan. Ketika sebuah kerangka sudah ditentukan, langkah berikutnya yang harus kalian kerjakan adalah mengembangkan kerangka tersebut, yang akan mempermudah kalian dalam menulis sebuah teks eksplanasi. Mengembangkan kerangka menjadi sebuah tulisan dapat dilakukan dengan cara: 1. 2. 3. Dalam menulis sebuah teks, terdapat hal penting yang harus diperhatikan, yaitu menjaga kepaduan kalimat (koheren, kohesi) dan ejaan yang benar sesuai dengan kaidah. Berikut ini ditampilkan contoh teks eksplanasi berjudul “Kemiskinan” yang dikembangkan dari kerangka tulisan yang telah kita susun sebelumnya. Dengan ditampilkannya contoh tulisan ini, diharapkan kalian menjadi lebih memahami tentang penyusuan kerangka tulisan dan pengembangan kerangka tulisan menjadi tulisan yang utuh. Menulis Teks Eksplanasi
Rangkuman Pola pengembangan teks eksplanasi, yaitu pola pengembangan kronologis (proses), pola pengembangan kausalitas (sebab-akibat), atau bisa gabungan keduanya. Langkah-langkah menyusun teks eksplanasi secara tertulis: (a) menentukan topik atau suatu kejadian yang menarik, dikuasai dan aktual, (b) menyusun kerangka teks, (c) mengumpulkan bahan, (d) mengembangkan kerangka tulisan. Syarat pembuatan kerangka tulisan, yaitu (a) mengungkapkan maksud yang jelas, (b) tiap bagian hanya mengandung satu gagasan, (c) disusun secara logis dan sistematis, (d) memerlukan simbol yang konsisten. Kerangka tulisan teks eksplanasi: Pernyataan umum Penjelasan sebab-akibat Interpretasi 1. 2. 3. 4. a. Tema b. Judul c. Isi Menulis Teks Eksplanasi