The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by dininovitasari.dds, 2021-10-13 03:08:35

Modul Konflik dan Integrasi Sosial

Modul Konflik dan Integrasi Sosial

KATA PENGANTAR BAB I

PENDAHULUAN
Dengan memanjatkan puji syukur kehadirat Allah SWT yang
telah memberikan Rahmat dan Karunianya sehingga peulis A.       LATAR BELAKANG

dapat menyelesaikan modul bahan ajar ini dengan lancar.
Berkembangnya ilmu penegtahuan dan teknologi di abad
Modul bahan ajar ini disusun dalam rangka menunjang 21 sangat membutuhkan kemampuan bernalar dan
keberhasilan proses pembelajaran. Banyak faktor yang kemampuan beradaptasi. Banyak beredarnya informasi
harus dipersiapkan dengan matang oleh seorang
di zaman digital kini belumlah dapat menjadikan kita
guru, mulai dari melakukan analisis kurikulum, mampu memberdayakan informasi tersebut bagi
pengembangan perangkat, model dan metode yg kehidupan yang lebih baik. Demikian pula mudahnya
digunakan, materi, sumber belajar dan bagaimana akses pengetahuan terkait kurikulum SMP/MTs melalui
penerapannya di kelas.
internet tidak otomatis membuat siswa literate dan
Salah satu faktor yang mempengaruhi berhasilnya proses mumpuni dalam berbagai kompetensi. Hadirnya modul ini
pembelajaran adalah tersedianya bahan ajar yang merupakan salah satu sarana untuk memudahkan guru
digunakan dalam pembelajaran, baik berupa modul ataupun berkreasi dan membelajarkan siswa di kelas. Selain
handout yang dapat membantu siswa dalam memahami mengembangkan kemandirian, modul ini merupakan
materi pelajaran.
bahan ajar yang diharapkan dapat meningkatkan daya
Modul bahan ajar ini masih jauh dari sempurna sehingga nalar selain pengetahuan dan keterampilannya di bidang
sangat terbuka untuk diberi masukan demi perbaikan dan ilmu pengetahuan sosial.

penyempurnaan. Untuk itu, kami mengharapkan para B.        DESKRIPSI SINGKAT

pembaca untuk memberikan kritik, saran, dan masukan Modul bahan ajar ini berisi materi Konflik dan Integrasi
yang berharga untuk
Kehidupan Sosial. Semoga modul ini bisa dipergunakan
perbaikan dan penyempurnaan modul ini. Atas sebagai bahan ajar mata pelajaran IPS untuk Kelas VIII
kontribusinya, diucapkan terima kasih. Mudah-mudahan kita agar memudahkan siswa memahami materi tersebut.

dapat memberikan kontribusi yang terbaik bagi kemajuan C.       TUJUAN

dunia pendidikan dalam rangka mempersiapkan generasi Tujuan yang diharapkan dicapai setelah mengikuti
“Indonesia Emas”,.    
pelajaran menggunakan modul bahan ajar ini adalah
siswa memahami pengertian Konflik dan Integrasi Sosial
Penyusun serta contohnya dilingkungan sekitar.

D. Kompetensi Dasar dan Indikator Pencapaian E. Petunjuk Penggunaan
Untuk membantu dalam mempelajari modul ini,
Kompetensi Dasar :
ikutilah beberapa petunjuk belajar berikut ini :

3.2 Menganalisis pengaruh interaksi sosial dalam 1.   Pelajarilah isi modul dengan sungguh-
ruang yang berbeda terhadap kehidupan sosial sungguh. Jika ada uraian materi yang belum
dan budaya serta pengembangan kehidupan dapat dimengerti maka tanyakan kepada guru.

kebangsaan.
2.   Supaya belajar dapat terarah, bacalah
Indikator Pencapaian Kompetensi :
dengan seksama apa capaian dan sub capaian
3.2.11 Menjelaskan pengertian konflik
pembelajaran kegiatan belajar yang dipelajari.

3.2.12 Menjelaskan faktor yang menyebabkan 3.   Tandailah bagian-bagian materi yang
terjadinya konflik
dianggap penting.

3.2.13 Mengidentifikasi bentuk-bentuk konflik
4.   Buka dan pelajari setiap link / video yang
3.2.14 Menemukan cara menyelesaikan konflik ada untuk menambah pemahaman terkait
yang terjadi dalam masyarakat
materi yang dipelajari dalam kegiatan belajar
3.2.15 Mendeskripsikan pengertian integrasi pada modul ini.

sosial
5.   Pahami tugas yang harus didiskusikan
3.2.16 Mendeskripsikan syarat terjadinya dengan teman-temanmu.

integrasi sosial
6.   Baca bagian rangkuman materi untuk lebih
3.2.17 Mendeskripsikan faktor yang memahami substansi materi dari materi
mempengaruhi cepat lambatnya proses integrasi kegiatan belajar yang sudah dipelajari dan
sosial
diskusikan.

3.2.18 Mengidentifikasi bentuk-bentuk integrasi 7. Kerjakan soal – soal yang telah disediakan
sosial
dengan sunggu-sungguh
3.2.19 Mendeskripsikan sarana proses integrasi
sosial

3.2.20 Mengidentifikasi faktor-faktor pendorong
integrasi sosial.

BAB II
Pengertian Konflik menurut Ahli :

KONFLIK SOSIAL > Soerjono Soekanto : Suatu proses sosial individu
atau kelompok yang berusaha memenuhi
1. Pengertian Konflik tujuannya dengan jalan menentang pihak lawan
yang disertai dengan ancaman dan /atau
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) kekerasan.

konflik diartikan sebagai percekcokan, > Gillin and Gillin : konflik adalah bagian dari
perselisihan atau pertentangan. Secara sosiologis, sebuah proses sosial yang terjadi karena adanya
konflik diartikan sebagai suatu proses sosial perbedaan-perbedaan fisik, emosi , kebudayaan
antara dua orang atau lebih(atau juga kelompok) dan perilaku.
yang berusaha menyingkirkan pihak lain dengan
cara menghancurkan atau membuatnya tak 2.     Faktor-faktor Penyebab Konflik

berdaya.
Soerjono Soekanto mengemukakan 4 faktor
Dalam Bahasa latin : Configere artinya saling penyebab terjadinya konflik yaitu :

memukul.
·      perbedaan antarindividu,

·      perbedaan kebudayaan ,

1 ·      perbedaan kepentingan dan

·      perubahan sosial.

2

a.    Perbedaan antarindividu
b.    Perbedaan Kebudayaan

Merupakan perbedaan yang menyangkut Kepribadian seseorang dibentuk oleh
perasaan, pendirian, atau ide yang berkaitan keluarga dan masyarakat . tidak semua
dengan harga diri, kebanggan, dan identitas masyarakat memiliki nilai-nilai dan norma
seseorang. Sebagai contoh anda ingin yang sama. Apa yang dianggap baik oleh
suasana belajar tenang tetapi teman anda satu masyarakat belum tentu baik oleh
ingin belajar sambil bernyanyi, karena masyarakat lainnya.

menurut teman anda itu sangat mundukung. Interaksi sosial antarindividu atau kelompok
Kemudian timbul amarah dalam diri anda. dengan pola kebudayaan yang berlawanan
Sehingga terjadi konflik.
dapat menimbulkan rasa amarah dan benci
sehingga berakibat konflik.
3 c.   Perubahan Sosial

Perubahan yang terlalu cepat yang terjadi
pada suatu masyarakat dapat mengganggu
keseimbangan sistem nilai dan norma yang
berlaku, akibatnya konflik dapat terjadi
karena adanya ketidaksesuaian antara
harapan individu dengan masyarakat.

Sebagai contoh kaum muda ingin merombak
pola perilaku tradisi masyarakatny,
sedangkan kaum tua ingin
mempertahankan tradisi dari nenek
moyangnya. Maka akan timbulah konflik
diantara mereka.

4

Berdasarkan posisi pelaku yang berkonflik
Ø Konflik Politik, yaitu konflik yang terjadi akibat
¬Konflik vertikal, konflik antar komponen masyarakat terjadi karena perbedaan kepentingan yang berkaitan
didalam suatu struktur yang bersifat hirarkis
dengan kekuasaan

¬Konflik horisontal,konflik antara individu atau Ø Konflik Ekonomi, konflik akibat adanya perebutan
kelompok yang memiliki kedudukan relatif sama.
sumber daya ekonomi dari pihak yang berkonflik.

¬Konflik diagonal, merupakan konflik yang terjadi Ø Konflik Budaya, konflik akibat adanya perbedaan
karena adanya ketidakadilan aloksi sumber daya ke kepentingan budaya dari pihak yang berkonflik.

seluruh organisasi sehingga menimbulkan Ø Konflik Ideologi, konflik akibat perbedaan paham
pertentangan ekstrim, contoh konflik poso.
yang diyakini oleh seseorang atau sekolompok orang ,
Berdasarkan sifat pelaku yang berkonflik
contoh konflik saat G30-S/PKI.

> Konflik terbuka, merupakan konflik yang diketahui Dari sudut psikologi sosial, Ursula Lehr
semua pihak, contoh konflik antara Israel dengan mengemukakan konflik sebagai berikut :

Palestina.
Ø Konflik dengan orangtua

> Konflik tertutup, konflik yang hanya diketahui oleh Ø Konflik dengan anak-anak sendiri

orang-orang atau kelompok yang terlibat konflik.
Ø Konflik dengan keluarga

Berdasarkan konsentrasi aktivitas Manusia di dalam Ø Konflik dengan orang lain

masyarakat:
Ø Konflik dengan suami atau istri

Ø Konflik sosial, merupakan konflik yang terjadi Ø Konflik disekolah

akibat adanya perbedaan kepentingan sosial dari Ø Konflik dalam pemilihan pekerjaan

pihak yang berkonflik. Konflik sosial dibedakan Ø Konflik agama

menjadi dua,yaitu :
Ø Konflik pribadi
1.    Konflik sosial vertikal : konflik yang terjadi antara
masyarakat dengan

negara.

2.    Konflik sosial horisontal : konflik yang terjadi
antar etnis, suku atau agama


78

Dampak Sebuah Konflik
Segi negatif dari konflik :

Dampak sebuah konflik memiliki 2 sisi yang 1.Keretakan hubungan antarindividu dan persatuan
berbeda yaitu dilihat dari segi positif dan dari segi kelompok.

negatif.
2.Kerusakan harta benda dan hilangnya nyawa manusia.

Segi positif dari konflik adalah sebagai berikut:
3.Berubahnya kepribadian para individu.

1. Konflik dapat memperjelas aspek-aspek 4.Munculnya dominasi kelompok pemenang atas
kehidupan yang belum jelas atau masih belum kelompok yang kalah.

tuntas di telaah.

2. Konflik memungkinkan adanya penyesuaian Cara Pengendalian Konflik dan Kekerasan

kembali norma-norma, nila-nilai, serta hubungan- Secara umum, ada tiga macam bentuk pengendalian
hubungan sosial dalam kelompok bersangkutan konflik sosial, yaitu konsiliasi, mediasi dan arbitrasi.

dengan kebutuhan individu atau kelompok.
1. Konsiliasi

3. Konflik meningkatkan solidaritas sesama Dilakukan melalui lembaga-lembaga tertentu yang
anggota kelompok yang sedang mengalami konflik memungkinkan diskusi dan pengambilan keputusan
dengan kelompok lain.
yang adil di antara pihak yang bertikai.

4. Konflik merupakan jalan untuk mengurangi 2. Mediasi

ketergantungan antarindividu dan kelompok.
Dilakukan apabila kedua pihak yang berkonflik sepakat
5. konflik dapat membantu menghidupkan kembali untuk menunjuk pihak ketiga sebagai mediator.

norma-norma lama dan menciptakan norma baru.
3. Arbitrasi

6. Konflik dapat berfungsi sebagai sarana untuk Dilakukan apabila kedua belah pihak sepakat untuk
mencapai keseimbangan antara kekuatan- menerima atau terpaksa menerima hadirnya pihak
kekuatan yang ada di dalam masyarakat.
ketiga yang akan memberikan keputusan-keputusan
7. Konflik memunculkan sebuah kompromi baru tertentu untuk menyelesaikan konflik.

apabila pihak yang berkonflik berada dalam 4. Ajudication

kekuatan yang seimbang. Cara penyelesaian konflik melalui pengadilan.

9 10

Lembar 12
Kerja
Peserta
Didik

11

d.    Perbedaan Kepentingan
Berdasarkan kedua bentuk konflik diatas Lewis A.
Setiap kelompok maupun individu memiliki kepentingan Coser membedakannya lagi kedalam dua bentuk
yang berbeda pula. Perbedaan kepentingan itu dapat konflik berbeda, yaitu :

menimbulkan konflik diantara mereka. Ø Konflik In-group adalah konflik yang terjadi dalam
kelompok itu sendiri

3.     Bentuk-Bentuk Konflik
Ø Konflik Out-Group adlah konflik yang terjadi antara
Menurut Lewis A. Coser konflik dibedakan menjadi 2 suatu kelompok dengan kelompok lain.

yaitu :
Menurut Soerjono Soekanto konflik dibedakan menjadi
1.  Konflik realistis berasal dari kekecewaan individu
5 bentuk, yaitu :

atau kelompok terhadap sistem atau tuntutan yang
Ø Konflik atau pertentangan pribadi

terdapat dalam hubungan sosial.
Ø Konflik atau pertentangan rasial

2. Konflik nonrealistis adalah konflik yang bukan Ø Konflik atau pertentangan antar kelas-kelas social

berasal
Ø Konflik atau pertentangan politik

dari tujuan-tujuan persaingan yang
Ø Konflik atau pertentangan yang bersifat
antagonis(berlawanan), melainkan dari kebutuhan
internasional

pihak-pihak tertentu untuk meredakan ketegangan. Berdasarkan Sifatnya :

Ø Konflik destruktif, merupakan konflik yang muncul
karena adanya perasaan tidak senang , rasa benci dan
dendam dari seseorang ataupun kelompok orang .
Pada titik tertentu konflik ini dapat merusak atau
menghancurkan sebuah hubungan.

Konflik konstruktif, merupakan konflik yang bersifat
fungsional, konflik ini muncul karena adanya
perbedaan pendapat dari kelompok-kelompok dalam
menghadapi suatu permasalahan. Konflik ini
menghasilkan konsesus dari perbedaan pendapat
menuju sebuah perbaikan.

56

Evaluasi Pembelajaran

Jawablah Pertanyaan Berikut Ini Dengan Benar !
1.  Susi melanggar traffic light karena terburu-buru
agar tidak terlambat sampai di kampus. Seorang
polisi memberhentikan dan mengambil tidakan
menahan SIM yang bersangkutan. Susi merayu dan
mengajak damai, namun petugas menilangnya dan
mengharuskan mengikuti sidang di pengadilan.
Penyelesaian konflik tersebut adalah...

a.   Mediasi

b.   Arbitrasi

c.   Ajudication

d.   Koalisi

2.  Ketika para siswa hendak mengadakan
widyawisata, terjadilah perbedaan dalam dalam
menentukan objek. Untuk mencapai kata mufakat
diadakan voting. Contoh penyelesaian konflik tersebut
termasuk bentuk akomodasi...

a.   Konsiliasi

b.  Ajudikasi

c.   Arbitrasi

d.  Koalisi


13 14

3.  Konflik menurut soerjono soekanto adalah ....
5.  Dampak positif dari konflik adalah ....

a.   Sebagai akibat situasi dimana keinginan atau a.   Adanya perubahan di kepribadian seseorang

kehendak yg berbeda atau berlawanan antara b.   Untuk membantu menghidupkan kembali
satu dengan yang lain
norma lama dan menciptakan norma baru

b.   Suatu keadaan pertentangan antara dua pihak c.   Adanya dominasi juga penaklukan yang terjadi
untuk berusaha memenuhi tujuan dengan cara pada salah satu pihak

menentang pihak lawan
d.   Adanya suatu pertentangan antara dua pihak

c.   Sebagai proses sosial antara dua orang atau 6.  Konflik antara dua orang remaja atau konflik
lebih dimana salah satu pihak berusaha suami dengan istrinya termasuk contoh ....

menyingkirkan pihak lain dengan menghancurkan
a.   Konflik horizontal

d.   Suatu keadaan pertentangan antara dua pihak b.   Konflik vertikal

dimana keinginan atau kehendak yang berbeda
c.   Konflik antar individu

4.  Konflik secara sosiologis adalah ....
d. Konflik dalam diri individu

a.   Sebagai poses sosial antara dua orang atau 7.  Cara untuk menghidarkan dari konflik antar
lebih dimana salah satu pihak berusaha agama yakni ....

menyingkirkan pihak lain dengan a.   melakukan ibadah bersama

menghancurkannya atau membuatnya tak b.   mencampuradukkan ajaran agama

berdaya
c.   melakukan toleransi

b.   Adanya perbedaan kepentingan dan d.   mempelajari agama lain

pandangan hidup yang berbeda sehingga 8.  Dibawah ini yang berpotensi menyebabkan
menimbulkan konflik
terjadinya konflik sosial adalah ....

c.   Adanya suatau keretakan proses sosial a.   Perbedaan kepentingan

berusaha menyingkirkan satu sama lain
b.   Latar belakang sosial yang sama

d. Sebagai akibat situasi antara dua orang atau c.   Berasal dari satu daerah

lebih dalam keinginan yang berbeda sehingga d. Kesepakatan tentang nilai dan norma
menimbulkan konflik.
16
15

BAB III
2.  Syarat terjadinya Integrasi

INTEGRASI SOSIAL Menurut William F. Ogburn dan Meyer Nimkoff,
syarat terjadinya integrasi sosial adalah :

1.  Pengertian Integrasi Sosial
Ø Anggota masyarakat merasa bahwa mereka
Dalam KBBI integrasi diartikan pembauran berhasil saling mengisi kebutuhan-kebutuhan
sesuatu yang tertentu hingga menjadi kesatuan mereka.

yang utuh dan bulat. Integrasi sosial adalah Ø Masyarakat berhasil menciptakan kesepakatan
proses penyesuaian unsur-unsur yang berbeda (konsensus) bersama mengenai nilai dan norma

dalam masyarakat sehingga menjadi satu Ø Nilai dan norma sosial itu berlaku cukup lama
kesatuan. Unsur-unsur yang berbeda tersebur dan dijalankan secara konsisten
dapat meliputi ras, etnis, agama bahasa,
kebiasaan, sistem nilai dan lain sebagainya.
3. Faktor yang mempengaruhi cepat atau
Pengertian integrasi sosial menurut ahli :
lambatnya proses integrasi

·  Menurut Baton : integrasi sebagai suatu pola Ø Homogenitas kelompok, pada masyarakat
hubungan yang mengakui adanya perbedaan yang homogenitasnya rendah integrasi sangat
ras dalam masyarakat, tetapi tidak memberikan mudah tercapai , demikian sebaliknya.

fungsi penting pada perbedaan pada ras Ø Besar kecilnya kelompok, jumlah anggota
tersebut
kelompok mempengaruhi cepat lambatnya
integrasi karena membutuhkan penyesuaian
19 diantara anggota.


20

Ø Mobilitas geografis, semakin sering anggota 5.  Proses Integrasi

suatu masyarakat datang dan pergi maka ·  Asimilasi : berhadapannya dua kebudayaan atau
semakin mempengaruhi proses integrasi.
lebih yang saling mempengaruhi sehingga
Ø Efektifitas komunikasi, semakin efektif memunculkan kebudayaan baru dengan
komunikasi, maka semakin cepat integrasi meninggalkan sifat asli.

anggota-anggota masyarakat tercapai. ·  Akulturasi : proses sosial yang terjadi bila kelompok
4.  Bentuk-bentuk integrasi sosial
sosial dengan kebudayaan tertentu dihadapkan pada
Ø Integrasi Normatif : integrasi yang terjadi kebudayaan asing (baru), sehingga kebudayaan
akibat adanya norma-norma yang berlaku asing (baru) diserap/diterima dan diolah dalam
dimasyarakat, contoh masyarakat Indonesia kebudayaan sendiri, tanpa meninggalkan sifat
dipersatukan oleh semboyan Bhineka Tunggal aslinya.

Ika

Ø Integrasi Fungsional, integrasi yang 6. Faktor-faktor Pendorong Integrasi Sosial

terbentuk sebagai akibat adanya fungsi-fungsi Ø Adanya toleransi terhadap kebudayaan yang
tertentu dalam masyrakat. Contoh Indonesia berbeda

yang terdiri dari berbagai suku, Ø Kesempatan yang seimbang dalam bidang
mengintegrasikan dirinya dengan melihat ekonomi

fungsi masing-masing, suku bugis melaut, jawa Ø Mengembangkan sikap saling menghargai orang
pertanian, Minang pandai berdagang.
lain dengan kebudayaannya

Ø Integrasi Koersif, integrasi yang terbentuk Ø Adanya sikap yang terbuka dengan golongan yang
berdasarkan kekuasaan yang dimiliki berkuasa

penguasa.. Dalam hal ini penguasa Ø Adanya persamaan dalam unsur unsur
menggunakan cara koersif. kebudayaan.

Ø Adanya perkawinan campur (amalgamasi)

21 Ø Adanya musuh bersama dari luar.

22

Lembar Kerja 24
Peserta Didik

23

Evaluasi Pembelajaran 3. Integrasi sosial tetap terpelihara dengan
baik dalam masyarakat apabila didukung
Pilihlah Jawaban Yang Paling Tepat ! oleh adanya kesamaan ....

1. Jika masing-masing unsur sosial yang saling a. Pola pikir anggota masyarakat

berbeda sudah bisa saling menyesuaikan dari b. Asal usul anggota masyarakat

sehingga terbentuklah harmoni sosial maka c. Kehendak di antara anggota masyarakat

proses demikian disebut ....
d. Mata pencaharian dan nasib

a. Integrasi sosial
4. Integrasi sosial yang diharapkan oleh
b. Konsolidasi
bangsa dan pemerintah Indonesia sesuai
c. Integrasi
dengan konsep …

d. Kompromi sosial
a. Tujuan nasional

2. Sosiolog yang mengemukakan syarat b. Proklamasi

berhasilnya suatu integrasi sosial adalah …
c. Wawasan nusantara

a. Mayor polka
d. Pancasila

b. Robert M Lawang
5. Fase pertama dalam suatu proses integrasi
c. WF Ogburn
sosial adalah ....

d. Ursula Lehr
a. Fase konsolidasi

b. Fase koordinasi

25 c. Fase asimilasi

d. Fase akomodasi


26

6. Perhatikan pernyataan berikut ini!
9. Integrasi nasional dapat diwujudkan dalam
1) Anggota masyarakat merasa berhasil saling kehidupan masyarakat majemuk, apabila ...

mengisi kebutuhan satu sama lain.
a. Masyarakat mempunyai hak dan kewajiban
2) Adanya konsensus terhadap norma-norma.
yang sama

3) Norma-norma cukup konsisten.
b. Cara berpikiran anggota masyarakat yang
4) Norma-norma bertentangan satu sama lain. 
relatif sama

5) Anggota-anggota kelompok tidak sepaham lagi c. Pola dan gaya hidup masyarakat seragam

tentang tujuan kelompok.
d. Keseimbangan dalam bermasyarakat
Hal-hal yang memengaruhi integrasi sosial dipelihara

adalah nomor ....
10. Integrasi sosial dalam masyarakat dapat
a. 1, 2, dan 3 terwujud jika...

b. 2, 3, dan 4
a. Politik aliran berkembang subur dengan
c. 2, 4, dan 5
semangat dominasi

d. 1, 3, dan 5
b. Penguasa memperhatikan golongan
7. Faktor-faktor yang dapat menghambat dominan sebagai pengendali

tercapainya integrasi sosial antara lain …
c. Pengendali prasangka buruk terhadap
a. Fanatisme yang berlebihan
individu atau golongan tertentu

b. Persaingan sehat
d. Penguasa mampu mengendalikan
c. Konsensus nasional
prasangka dan dominasi
d. Perbedaan ide atau gagasan

8. Salah satu usaha untuk mewujudkan 28
koordinasi dalam menciptakan integrasi sosial,
maka dalam masyarakat diperlukan upaya
pemupukan …

a. Kerja sama yang tinggi

b. Persatuan dan kesatuan antar anggota

c. Sikap simpati terhadap pihak lain

d. Nilai-nilai moralitas bangsa


27

Kunci Jawaban

1. a. Integrasi sosial

2. c. WF Ogburn

3. a. Pola pikir anggota masyarakat

4. d. Pancasila

5. d. Fase akomodasi

6. a. 1, 2, dan 3

7. a. Fanatisme yang berlebihan

8. a. Kerja sama yang tinggi

9. d. Keseimbangan dalam
bermasyarakat dipelihara

10. d. Penguasa mampu mengendalikan
prasangka dan dominasi


29

9.  Konflik yang terjadi antara partai oposisi Kunci Jawaban Evaluasi
dengan partai propemerintah sering terjadi dalam
pemerintahan. Tidak jarang partai oposisi menjegal 1. C

setiap kebijakan yang dikeluarkan pemerintah. 2. A

Faktor penyebab konflik tersebut adalah .....
3. B

a.   Sifat individualistis yang dimiliki para politisi
4. A

b.   Tidak adanya tokoh yang dapat 5. B

mempersatukan para politisi
6. C

c.   Perbedaan kepentingan antara partai oposisi 7. C

dengan pemerintah
8. A

d. Munculnya keretakan dalam hubungan para 9. C

elite politik di pemerintahan
10. A
10. Para buruh dari tahun ketahun selalu
mengiginkan kenaikan upah kerja. Sementara itu,
bagi para pengusaha , upah murah menjadi jalan
untuk melakukan efisiensi dalam perusahaan.
Konflik antarburuh dan pengusaha termasuk
konflik ....

a.   Antarkelompok

b.   Antarkelas

c.   Antargenerasi

d. Antargolongan

17 18


Click to View FlipBook Version