The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

Tugas kelompok etika profesi kependidikan

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by agustino agus, 2020-10-08 19:36:56

KOMPETENSI GURU DALAM KONTEKS KEPROFESIAN

Tugas kelompok etika profesi kependidikan

Keywords: E-Book Etika Profesi kependidikan

MAKALAH
KOMPETENSI GURU DALAM KONTEKS KEPROFESIAN

Disusun Oleh
Agnes Jong ( 702019509 )
Agustino ( 702019538 )
Juniarty Salmi ( 702019515 )
Lisirius Novan ( 702019540 )

FAKULTAS TEKNOLOGI INFORMASI
PENDIDIKAN TEKNIK INFORMATIKA DAN KOMPUTER

UNIVERSITAS KRISTEN SATYA WACANA
SALATIGA
2020

KATA PENGANTAR
Puji syukur kami panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa atas berkat dan
rahmat-Nya kami bisa menyelesaikan makalah kami yang berjudul Kompetensi Guru Dalam
Konteks Keprofesian ini, kami ucapkan terima kasih kepada dosen yang mengajar mata
kuliah ini yang telah membantu kami dalam menyiapkan materi dan terima kasih juga kepada
teman-teman seperjuangan yang sudah mendukung kami sehingga kami dapat menyelesaikan
makalah kami dengan baik dan tepat waktu. Semoga makalah ini bisa memberikan manfaat
untuk perkembangan pengetahuan dan ilmu kepada pembaca.

Bengkayang, 7 Oktober 2020

Penulis

1

DAFTAR ISI
COVER……………….……………………………………………………………………... i
KATA PENGANTAR…………………………………………………………………….….1
DAFTAR ISI………………………………………………………………………………….2
BAB 1 PENDAHULUAN

A. Latar Belakang Masalah​.………….…………………………………………....……. 3
B. Rumusan Masalah​……………………………………………………………………. 3
C. Tujuan Masalah…​ ……………………………………………………………………. 3
BAB 2 PEMBAHASAN ISI
1. Pengertian​ ​kompetensi guru dalam konteks keprofesian…​ ………………………….. 4
2. Jenis-jenis Kompetensi Guru…​ ……………………..…………………………....….. 5
3. Kompetensi Kinerja Profesi Guru​…………...……………………………………...... 6
4. Tugas Guru secara Profesional​………………………………….…………………..... 7
BAB 3 PENUTUP
DAFTAR
PUSTAKA………………………………………………………………………....8

2

BAB 1
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang Masalah
Kompetensi guru berkaitan dengan profesionalisme, yaitu guru yang profesional

adalah guru yang kompeten (berkemampuan). Karena itu, kompetensi profesionalisme guru
dapat diartikan sebagai kemampuan dan kewenangan guru dalam menjalankan profesi
keguruannya dengan kemampuan tinggi. Profesionalisme seorang guru merupakan suatu
keharusan dalam mewujudkan sekolah berbasis pengetahuan, yaitu pemahaman tentang
pembelajaran, kurikulum, dan perkembangan manusia termasuk gaya belajar. Pada umumnya
di sekolah-sekolah yang memiliki guru dengan kompetensi profesional akan menerapkan
“pembelajaran dengan melakukan” untuk menggantikan cara mengajar dimana guru hanya
berbicara dan peserta didik hanya mendengarkan.

B. Rumusan Masalah
1. Apa pengertian dari kompetensi guru dalam konteks keprofesian?
2. Bagaimana kompetensi kinerja profesi guru?
3. Bagaimana tugas guru secara profesional?

C. Tujuan Masalah
Tujuannya adalah agar pembaca dapat menambah ilmu dan pengetahuan tentang apa

itu kompetensi guru, bagaimana kompetensi kinerja profesi guru dan mengetahui tugas guru
secara profesional.

3

BAB 2
PEMBAHASAN ISI
1. Pengertian
Kompetensi diartikan sebagai pengetahuan, keterampilan, dan nilai-nilai dasar yang
direfleksikan dalam kebiasaan berpikir dan bertindak. Arti lain dari kompetensi adalah
spesifikasi dari pengetahuan, keterampilan, dan sikap yang dimiliki seseorang serta
penerapannya di dalam pekerjaan, sesuai dengan standar kinerja yang dibutuhkan oleh
lapangan. Dengan demikian, kompetensi yang dimiliki oleh setiap guru akan menunjukkan
kualitas guru yang sebenarnya. Kompetensi tersebut akan terwujud dalam bentuk penguasaan
pengetahuan, keterampilan maupun sikap profesional dalam menjalankan fungsi sebagai
guru.
Berdasarkan pengertian tersebut, Standar Kompetensi Guru adalah suatu pernyataan
tentang kriteria yang dipersyaratkan, ditetapkan dan disepakati bersama dalam bentuk
penguasaan pengetahuan, keterampilan dan sikap bagi seorang tenaga kependidikan sehingga
layak disebut kompeten.

Kompetensi guru berkaitan dengan profesionalisme, yaitu guru yang profesional
adalah guru yang kompeten (berkemampuan). Karena itu, kompetensi profesionalisme guru
dapat diartikan sebagai kemampuan dan kewenangan guru dalam menjalankan profesi
keguruannya dengan kemampuan tinggi. Profesionalisme seorang guru merupakan suatu
keharusan dalam mewujudkan sekolah berbasis pengetahuan, yaitu pemahaman tentang
pembelajaran, kurikulum, dan perkembangan manusia termasuk gaya belajar.

4

2. Kompetensi Kinerja Guru
Kinerja guru yang baik akan terlihat dari sejauh mana guru tersebut dapat

melaksanakan tugas dan tanggung jawab yang diberikan kepadanya dengan baik. Selain itu
dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya tersebut maka perlu didukung oleh
seperangkat kemampuan yang harus dimiliki oleh guru yaitu kompetensi.

Kinerja guru berdasarkan tugas dan tanggung jawabnya yaitu:
a. Guru sebagai pendidik dan pengajar Kinerja guru sebagai pendidik dan pengajar meliputi,
mendidik, mengajar, melatih, menilai dan mengevaluasi.
b. Guru sebagai administrator Seorang guru harus berperan dan melaksanakan semua
administrasi sekolah yang berkaitan dengan pendidikan dan pembelajaran, selain itu juga
berperan sebagai berikut.
c. Pengambil inisiatif, pengarah dan penilai pendidikan.
d. Seorang pakar dalam bidangnya, yaitu menguasai bahan yang harus diajarkan
e. Penegak disiplin, yaitu guru harus menjaga agar siswa melaksanakan disiplin
f. Pelaksanaan administrasi pendidikan, yaitu guru bertanggung jawab agar pendidikan dapat
berlangsung dengan baik.

Kinerja guru di atas harus dijalankan oleh seluruh guru di sekolah. Kinerja guru yang
baik akan terlihat dari sejauh mana guru tersebut dapat melaksanakan tugas dan tanggung
jawab yang diberikan kepadanya dengan baik.

5

3. Jenis-jenis Kompetensi Guru

kompetensi pendidik yang diharapkan dimiliki oleh seorang guru yang profesional
terdiri dari empat jenis, seperti yang tercantum pada pasal 10 Undang-Undang Guru dan
Dosen Nomor 14 Tahun 2005. Keempat macam kompetensi yang wajib terpenuhi oleh
seorang guru meliputi:

a. Kompetensi Pedagogik
Kompetensi pedagogik ini merupakan ciri khas bagi profesi guru yang
membedakannya dengan profesi lain, karena menyangkut tujuh aspek kemampuan yang unik,
meliputi:
● Pengetahuan terhadap karakteristik siswa-siswinya
● Penguasaan terhadap berbagai teori dan prinsip pembelajaran
● Kemampuan dalam pengembangan kurikulum
● Kemampuan komunikasi yang baik dengan peserta didik
● Pelaksanaan aktivitas pembelajaran yang mendidik
● Pemahaman dan pengembangan potensi peserta didik
● Aspek penilaian dan evaluasi pembelajaran.

b. Kompetensi Kepribadian
Kompetensi ini menyangkut tentang personal guru di mata para siswa-siswinya
sebagai sosok yang menjadi suri tauladan. Kompetensi kepribadian adalah kemampuan
kepribadian yang mantap, arif, bijaksana, berakhlak mulia, dan berwibawa serta menjadi
teladan peserta didik.

c. Kompetensi Sosial

Pada bagian penjelasan dalam Undang-Undang Guru dan Dosen, disebutkan bahwa
yang dimaksud dengan Kompetensi Sosial adalah kemampuan guru untuk berkomunikasi dan
berinteraksi dengan peserta didik, sesama rekan guru, orang tua siswa, hingga dengan
masyarakat sekitar secara efektif dan efisien. Jadi, diharapkan guru mampu menggunakan
kecerdasan emosionalnya dalam membangun kompetensi sosial, sehingga mampu menjalin
interaksi sosial yang baik.

d. Kompetensi Profesional

Kemampuan yang keempat yang wajib dimiliki seorang guru adalah kompetensi
profesional. Kompetensi ini dapat terpenuhi jika guru mampu menguasai materi pelajaran
secara luas dan mendalam sesuai dengan bidang tugasnya, termasuk juga perkembangan ilmu
pengetahuan terkini.

6

4. Tugas Guru secara Profesional

Beberapa komponen yang harus dimiliki oleh guru dalam menjalankan tugasnya
sebagai guru profesional yaitu:
a. Guru sebagai sumber belajar
b. Guru sebagai fasilitator
c. Guru sebagai pembimbing
d. Guru sebagai motivator
e. Guru sebagai evaluator
f. Guru sebagai Perancang
Guru sebagai perancang yaitu menyusun kegiatan akademik atau kurikulum dan
pembelajaran, menyusun kegiatan kesiswaan, menyusun kebutuhan sarana prasarana dan
mengestimasi sumber-sumber pembiayaan operasional sekolah, serta menjalin hubungan
dengan orangtua, masyarakat, pemangku kepentingan dan instansi terkait.
g. Guru sebagai penggerak
Guru dikatakan sebagai penggerak, yaitu mobilisator yang mendorong dan menggerakkan
sistem organisasi sekolah. Untuk melaksanakan fungsi – fungsi tersebut, seorang guru harus
memiliki kemampuan intelektual, misalnya mempunyai jiwa visioner, creator, peneliti, jiwa
rasional, dan jiwa untuk maju. Kepribadian seperti luwes, wibawa, adil dan bijaksana juga
jujur.
Untuk mendorong dan menggerakkan system sekolah yang maju memang membutuhkan
kemampuan brilian tersebut guna mengefektifkan kinerja sumber daya manusia secara
maksimal dan berkelanjutan. Sebab itu pola ini dapat terbangun secara kolektif dan
dilaksanakan dengan sungguh oleh guru, maka akan muncul perubahan besar dalam sistem
manajemen sekolah yang efektif. Melalui cita – cita dan visi benar inilah guru sebagai agen
penggerak diharapkan mempunyai rasa tanggung jawab, rasa memiliki, serta rasa ingin
memajukan lembaga sekolahnya sebagai tenda besar mendedikasikan hidup mereka.

7

BAB 3 PENUTUP
DAFTAR PUSTAKA

https://www.kompasiana.com/liandrea/5b06a29f16835f5a433ef8a2/hal-hal-yang-harus-dimili
ki-sebagai-guru-professional
https://text-id.123dok.com/document/6zkwn4kpz-macam-macam-kinerja-guru-kinerja-guru-1
-pengertian-kinerja-guru.html
https://www.kerjausaha.com/2017/12/4-jenis-kompetensi-dalam-diri-guru-yang.html
http://www.infodiknas.com/makalah-peran-fungsi-dan-karakteristik-guru-professional.html

8


Click to View FlipBook Version