The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

Buku SKU (Standar Kecakapan Ubudiyah) ini berisikan kumpulan materi-materi dasar dalam beragama Islam yang dibuat oleh Guru PAI SMP Negeri 2 Jabung sebagai pendalaman atau pemantapan peserta didik dalam beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by Abdul Choliq, 2023-11-24 10:15:07

Buku SKU

Buku SKU (Standar Kecakapan Ubudiyah) ini berisikan kumpulan materi-materi dasar dalam beragama Islam yang dibuat oleh Guru PAI SMP Negeri 2 Jabung sebagai pendalaman atau pemantapan peserta didik dalam beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa

Keywords: #standarkecakapanubudiyah#smpnegeri2jabung#janeda

KATA PENGANTAR Syukur Alhamdulillah kita sampaikan ke hadirat Allah SWT. Atas limpahan rahmat, hidayah, serta inayah-Nya kepada kita semua sehingga penyusunan buku Syarat Kecakapan Ubudiyah (SKU) ini dapat terselesaikan dengan baik. Buku SKU ini disusun dengan tujuan sebagai penunjang pembelajaran di bidang materi agama yaitu untuk membekali siswa dengan kecakapan-kecakapan tertentu sekaligus sebagai bekal nanti setelah mereka lulus dari sekolah dapat bermanfaat di tengah-tengah masyarakat, sehingga diharapkan peserta didik dapat mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari. Tersusunnya buku SKU ini tidak terlepas dari peran serta semua pihak, khususnya Kepala Sekolah dan semua dewan guru, serta semua pihak lain yang terlibat baik langsung maupun tidak langsung. Untuk itu semoga jerih payah kita semua menjadi tambahan catatan amal yang diterima di sisi Allah SWT. Akhirnya kami menyadari sepenuhnya bahwa buku SKU ini masih banyak kekurangan. Kritik dan saran yang sifatnya membangun dari semua pihak sangat kami harapkan demi tersusunnya buku SKU yang lebih baik lagi di masa mendatang. Malang, 11 Januari 2021 Guru PAI Abdul Choliq, S.Pd I


DAFTAR ISI Kata Pengantar Daftar Isi A. Aqidah 20 Sifat wajib bagi Allah 20 sifat mustahil bagi Allah 1 sifat jaiz bagi Allah 4 sifat wajib bagi Nabi 4 sifat mustahil bagi Nabi 1 sifat jaiz bagi Nabi Rukun iman secara urut Rukun islam secara urut Nama-nama malaikat beserta tugasnya Nama-nama 25 Nabi Nama-nama kitab Allah beserta Nabi penerimanya B. Tajwid Hukum nun mati/tanwin + arti + huruf-hurufnya Hukum mim mati dan huruf-hurufnya Rumus mad asli/mad thobi'i 8 Jenis mad far'i/mad cabang beserta contohnya Pembagian waqaf beserta artinya 6 simbol waqaf beserta artinya C. Ibadah Pengertian hadas dan najis Macam-macam hadas dan contohnya Macam-macam najis dan contohnya Macam-macam air mutlak Lafad niat wudlu dan tayamum Lafad niat sholat 5 waktu Bacaan iftitah Bacaan tasbih rukuk dan sujud Bacaan bangun dari rukuk dan sujud Bacaan tahiyat awal/akhir Syarat dan rukun puasa ramadhan Hal-hal yang membatalkan ibadah puasa Hal-hal yang membatalkan pahala puasa Lafad niat sholat tarawih Lafad niat sholat witir 1 dan 2 rakaat Dalil diwajibkannya puasa ramadhan Hikmah puasa ramadhan Syarat dan rukun zakat fitrah Ukuran dalam mengeluarkan zakat fitrah Menyebutkan 8 orang yang berhak menerima zakat Dalil diwajibkannya zakat Hikmah zakat Lafad niat sholat jamak taqdim Lafad niat sholat jamak ta'khir Lafad niat sholat qasar Lafad niat sholat dluha Lafad niat sholat idain (idul fitri dan idul adha) Lafad niat sholat tahajud Lafad niat sholat sunnah istikharah Cara memandikan jenazah Cara mengkafani jenazah laki-laki atau perempuan Cara mensholati jenazah laki-laki atau perempuan D. Doa- Doa Harian Doa mau makan Doa setelah makan Doa mau tidur Doa bangun tidur Doa masuk WC Doa keluar WC Doa setelah wudlu Doa bercermin


Doa masuk masjid Doa keluar masjid Doa setelah mendengarkan adzan Doa qunut Doa untuk kedua orangtua Doa naik kendaraan E. Dzikir/Doa Sholawat munfarijah Dzikir sehabis sholat wajib Sholawat thibbil qulub Tasbih sehabis sholat tarawih Sayyidul istighfar Syair Abu Nawas (Ilahilastulil...) Tawassul Istighosah (10 bacaan) Bacaan tahlil Doa tahlil A. AQIDAH 20 sifat wajib bagi Allah 1) Wujud artinya Ada 2) Qidam artinya Dahulu 3) Baqa’ artinya Kekal 4) Mukhallafatu lil Hawaditsi artinya Berbeda dari Semua Makhluk 5) Qiyamuhu Binafsihi artinya Berdiri Sendiri 6) Wahdaniyah artinya Esa 7) Qudrat artinya Maha Kuasa 8) Iradat artinya Berkehendak 9) Ilmu Maha Mengetahui 10) Hayat artinya Hidup 11) Sama’ artinya Mendengar 12) Bashar artinya Melihat 13) Kalam artinya Berfirman 14) Qadiran artinya Mahakuasa 15) Muridan artinya Maha Berkehendak 16) ‘Aliman artinya Maha Mengetahui 17) Hayyan artinya Mahahidup 18) Sami’an artinya Maha Mendengar 19) Bashiran artinya Maha Melihat 20) Mutakalliman artinya Maha Berkata-kata 20 sifat mustahil bagi Allah 1) ‘Adam artinya tidak ada 2) Huduts artinya baru atau permulaan 3) Fana artinya binasa atau rusak 4) Mumatsalatu lil Hawaditsi artinya menyerupai yang baru 5) Ihtiyaju li ghairihi artinya membutuhkan sesuatu selain dirinya 6) Ta’adud artinya berbilang lebih dari satu 7) ‘Ajzun artinya lemah 8) Karahah artinya terpaksa 9) Jahlun artinya bodoh 10) Mautun artinya mati 11) Shamamun artinya tuli


12) ‘Umyun artinya buta 13) Bukmun artinya bisu 14) ‘Ajizan artinya Mahalemah 15) Mukrahan artinya Maha terpaksa 16) Jahilan artinya Mahabodoh 17) Mayyitan artinya Mahamati 18) Ashamma artinya Mahatuli 19) A’ma artinya Mahabuta 20) Abkama artinya Mahabisu 1 Sifat jaiz bagi Allah Fi’lu kulli mumkinin au tarkuhu, artinya memperbuat sesuatu yang mungkin terjadi atau tidak memperbuatnya. Maksudnya Allah itu berwenang untuk menciptakan dan berbuat sesuatu atau tidak sesuai dengan kehendak-Nya. 4 sifat wajib bagi Nabi 1) Shiddiq artinya jujur 2) Amanah artinya dapat dipercaya 3) Tabligh artinya menyampaikan wahyu 4) Fathonah artinya cerdas/profesional 4 sifat mustahil bagi Nabi 1) Kidzib artinya berbohong 2) Khianat artinya berkhianat 3) Kitman artinya menyembunyikan wahyu 4) Jahlun artinya bodoh 1 sifat jaiz bagi Nabi ‘Aradul Basyariyah artinya memiliki keinginan sebagaimana manusia pada umumnya seperti makan, minum, tidur, rekreasi, dll. Rukun Iman 1) Iman kepada Allah 2) Iman kepada malaikat 3) Iman kepada kitab-kitab 4) Iman kepada rasul 5) Iman kepada hari kiamat 6) Iman kepada qadha dan qadar Rukun Islam 1) Membaca syahadat 2) Mendirikan sholat 3) Menunaikan zakat 4) Berpuasa di bulan ramadhan 5) Berhaji bila mampu Nama-Nama Malaikat Beserta Tugasnya 1) Jibril : menyampaikan wahyu 2) Mikail : membagi rizki 3) Israfil : meniup sangkakala 4) Raqib : mencatat amal baik 5) Atid : mencatat amal buruk 6) Mungkar : penanya dalam kubur 7) Nakir : penanya dalam kubur 8) Malik : menjaga neraka 9) Ridwan : menjaga syurga 10) Izrail : mencabut nyawa Nama-Nama 25 Nabi 1) Adam 2) Idris 3) Nuh 4) Hud 5) Sholeh 6) Ibrahim 7) Luth


8) Ismail 9) Ishaq 10) Ya’qub 11) Yusuf 12) Ayub 13) Syuaib 14) Musa 15) Harun 16) Dzulkifli 17) Daud 18) Sulaiman 19) Ilyas 20) Ilyasa’ 21) Yunus 22) Zakariya 23) Yahya 24) Isa 25) Muhammad SAW Nama-Nama Kitab Allah Beserta Nabi Penerimanya 1) Zabur : Daud 2) Taurat : Musa 3) Injil : Isa 4) Al-Quran : Muhammad B. TAJWID Hukum Nun Mati/Tanwin No Hukum Arti Huruf ء-ه-ع -ح-غ-خ Jelas Idhar 1 ر-ل-و-م-ن-ي Memasukkan Idgham 2 3 Ikhfa’ Samar Selain yang disebutkan 4 Iqlab Menggantikan ب HukumMimMati 1) Ikhfa’ syafawi : ب 2) Idharsyafawi : selainba’ danmim 3) Idghammitsli/mimi : م Rumus Mad Thobi’i/Mad Asli 1) Fathah berpasangandengan alif 2) Kasroh berpasangandengan ya’ 3) Dhomah berpasangandengan wau 8 Jenis Mad Far’i/Cabang 1) Mad wajibmuttasil 2) Mad jaizmunfasil 3) Mad arid lissukun 4) Mad layyin 5) Mad shilahqasirah 6) Mad shilahthowilah 7) Mad lazimkilmimukhoffaf 8) Mad lazimkilmimutsaqal PembagianWaqaf No NamaWaqaf Arti 1 Idhtirori Terpaksa 2 Intidhori Menunggu 3 Ikhtibari Diuji 4 ikhtiyari Dipilih


6 SimbolWaqaf 1) صلى : bolehberhentiteruslebihbaik 2) قلى : boleh terus berhenti lebih baik 3) ج: bolehberhentibolehterus 4) م : harus berhenti 5) ال: harusterus 6) ْ.. .. : berhenti di salah satu tanda C. IBADAH Pengertian Hadas dan Najis Hadas adalah keadaan diri pada seorang muslim yang menyebabkan ia tidak suci, dan tidak sah untuk mengerjakan sholat. Najis menurut bahasa berarti kotor, tidak bersih atau tidak suci. Sedangkan menurut istilah adalah kotoran yang seorang muslim wajib membersihkan diri dan mencuci apa-apa yang terkena najis. Macam-Macam Hadas 1) Hadas kecil : BAK, BAB, kentut 2) Hadas besar : mimpi basah, haid, nifas Macam-Macam Najis 1) Najis berat (mughaladzah) : liur anjing 2) Najis sedang (mutawasitah) : kotoran hewan 3) Najis ringan (mukhafafah) : kencing bayi Macam-Macam Air Mutlak 1) Air sungai 2) Air sumur 3) Air laut 4) Air embun 5) Air hujan 6) Air es 7) Air sumber Lafad Niat Wudlu dan Tayamum ل ه َعا تَ ه ِ ِلِلٰ ضا ً ْر ْصَغِرفَ َحَد ِث اْلْ َ ْ ال ِ فْع َ ِر ل َ ضْوء ُ ُ و ْ ت ال ُ ْ ي َ نَو


Lafad Niat Sholat 5 Waktu Bacaan Iftitah Bacaan Tasbih Rukuk dan Sujud ➢ Subhanarobbiyal ‘adzimi wa bihamdih 3 X Bacaan Bangun dari Rukuk dan Sujud


Bacaan Tahiyat Awal/Akhir Syarat dan Rukun Puasa Ramadhan Syarat wajib puasa : a. Beragama Islam b. Berakal sehat yaitu tidak sakit ingatan atau hilang fikiran c. Baligh atau dewasa d. Kuasa nebjalankan puasa, sehat tidak dalam perjalanan jauh kurang lebih 90 km. e. Perempuan suci dari haid dan nifas. Rukun Puasa : a. Niat, pada malam harinya dimana paginya menjalankan puasa. b. Menahan diri segala hal-hal yang membatalkan sejak terbit fajar sampai terbenam matahari. Hal-Hal yang Membatalkan Ibadah Puasa 1. Makan dan minum dengan sengaja pada siang hari. 2. Muntah yang disengaja. 3. Keluar haid atau nifas. 4. Bersetubuh pada siang hari. 5. Mengeluarkan air mani dengan sengaja 6. Memasukkan sesuatu melalui lubang penerus (mulut, telinga, hidung dan dubur). Hal-Hal yang Membatalkan Pahala Puasa 1. Berbohong 2. Membicarakan orang lain 3. Bertengkar 4. Hasut/dengki 5. Berkata yang ttidak bermanfaat, dll Lafad Niat Sholat Tarawih ِن َر ْكعَتَْي ِ ِوْيح َرا َّ الت َّةَ ِّى ُسن َصِل ا ى ُ ُمْو ًماِهللِ تَعَالَ ْ ِة َمأ ِقْبلَ ْ َل ال ِ ب ُم ْستَقْ Lafad Niat Sholat Witir 1 Dan 2 Rakaat أ ُمْو ًما ْ ِة َمأ ِقْبلَ ْ َل ال ِ ب ُم ْستَقْ ِر َر ْكعَةً ِوتْ ْ ال َّةَ ْي ُسن ِّ َصِل ِلِلِ تَعَالَى َل ِ ب ِن ُم ْستَقْ ِر َر ْكعَتَْي ِوتْ ْ ال َّةَ ْي ُسن ِّ َصِل أ ِة ُ ِقْبلَ ْ ال ُمْو ًما ِلِلِ تَعَالَى ْ َمأ


Dalil Diwajibkannya Puasa Ramadhan ُم َكَما ِِّصيَا ْي ُكُم ال ْوآ ُكتِ َب َعلَ َمنُ ِذ ْي َن ا َّ ُّ ُكتِ َب َعلى َها ال يَآَ ي ْو َن َّقُ ُكْم تَت َّ ل ِذ ْي َن ِم ْن قَ ْبِل ُكْم لَعَ َّ ال Hikmah Puasa Ramadhan 1. Memberikan dorongan yang positif untuk senantiasa berbuat baik kepada orang lainatau meningkatkan rasa social kepada sesama. 2. Mendidik diri untuk berbuat sabar dalam menghadapi berbagai cobaan & penderitaan. 3. Melatih diri untuk selalu dapat mengendalikan hawa nafsu. Syarat dan Rukun Zakat Fitrah Syarat wajib zakat: 1. Merdeka 2. Islam 3. Nishab (memenuhi hitungan yang telah ditentukan) 4. Haul (memenuhi waktu yang telah ditentukan) Rukun zakat: 1. Niat 2. Ada orang yang berzakat 3. Ada orang yang diberi zakat 4. Ada barang yang digunakan untuk zakat Ukuran Dalam Mengeluarkan Zakat Fitrah Ukuran dalam mengeluarkan zakat fitrah bagi orang yang berkewajiban atas zakat adalah 2,5 kilogram (makanan pokok) Menyebutkan 8 Orang Yang Berhak Menerima Zakat 1. Fakir (orang yang tidak memiliki harta) 2. Miskin (orang yang penghasilannya tidak mencukupi) 3. Riqab (hamba sahaya atau budak) 4. Gharim (orang yang memiliki banyak hutang) 5. Mualaf (orang yang baru masuk Islam) 6. Fisabilillah (pejuang di jalan Allah) 7. Ibnu Sabil (musyafir dan para pelajar perantauan) 8. Amil zakat (panitia penerima dan pengelola dana zakat) Dalil Diwajibkannya Zakat َو َما تُقَ ِ دُموا ز َكاةَ َوآتُوا ال َّ صالةَ قِي ُموا ال َّ َ َو ْ أ ِس ُكم ألْنفُ ُو َن بَ ِصي ر ْعَمل بِ َما تَ ن ََّّللاَ َّ ِ ِج ُدوهُ ِعْن َد ََّّللاِ إ ِم ْن َخْيٍر تَ Artinya: “Dan dirikanlah shalat dan tunaikanlah zakat. Dan kebaikan apa saja yang kamu usahakan bagi dirimu, tentu kamu akan mendapat pahala nya pada sisi Allah. Sesungguhnya Alah Maha Melihat apa-apa yang kamu kerjakan”(QS. Al-Baqarah:110) Hikmah Zakat 1. Mengurangi kesenjangan sosial antara mereka yang berada dengan mereka yang miskin. 2. Pilar amal jama'i antara mereka yang berada dengan para mujahid dan da'i yang berjuang dan berda'wah dalam rangka meninggikan kalimat Allah. 3. Membersihkan dan mengikis akhlak yang buruk 4. Alat pembersih harta dan penjagaan dari ketamakan orang jahat. 5. Ungkapan rasa syukur atas nikmat yang Allah berikan 6. Untuk pengembangan potensi ummat 7. Dukungan moral kepada orang yang baru masuk Islam 8. Menambah pendapatan negara untuk proyek-proyek yang berguna bagi ummat.


Lafad Niat Sholat Jamak Taqdim A + D = D ْر َض ِي فَ ِّ َصل ُ َج ْم َع العَ ْصِر أ تَ َم َع قِديْ م ْ ظ ْهِر ُّ ال َ َركعَ ا ت َع أ ْربَ ًء هللِ تَعَالى اَدَا I + M = M ْر َض ِي فَ ِّ َصل َج ْم َع أ ال ِع َشا ِء ُ تَ ِر ِب ال ْغ َم َع َم قِديْ م ْ َ َركعَا ت َع أ ْربَ اَدَا ًء هللِ تَعَالى Lafad Niat Sholat Jamak Ta'khir D + A = A ْر َض ِي فَ ِّ َصل ُ ظ ْهِر أ ُّ َم َع تَأ ِخيْ ر َج ْم َع ال العَ ْصِر َ َركعَ ا ت َع أ ْربَ ًء هللِ تَعَالى اَدَا M + I = I ْر َض ِي فَ ِّ َصل ُ َركعَ ال ِع َشا ِءثَ َال َث ا ت َم َع تَأ ِخْي ر ِر ِب َج ْم َع ال ْغ َم أ ًء هللِ تَعَالى اَدَا Lafad Niat Sholat Qasar ظ ْهِر ُّ ْر َض ال ِّى فَ َصِل ا ى ُ ِ تَعَالَ ًء ِلِلَّ ْص ًرا اَدَا ِن قَ َر ْكعَتَْي ْر َض ِّى فَ َصِل العَ ى ْصِر ا ُ ِ تَعَالَ ًء ِلِلَّ ْص ًرا اَدَا ِن قَ َر ْكعَتَْي ْر َض ِّى فَ َصِل ا ال ِع َشا ِء ى ُ ِ تَعَالَ ًء ِلِلَّ ْص ًرا اَدَا ِن قَ َر ْكعَتَْي Lafad Niat Sholat Dluha اصلى سنةالضحى ركعتين مأموما للهتعالى Lafad Niat Sholat Idain (Idul Fitri Dan Idul Adha) اصلى سنة للعيدالفطر ركعتين مأموما هلل تعالى اصلى سنة للعيد األضحى ركعتين مأموما هلل تعالى Lafad Niat Sholat Tahajud اصلى سنةالتهجد ركعتين هلل تعالى Lafad Niat Sholat Sunnah Istikharah اصلى سنةاإلستخارة هلل تعالى Cara Memandikan Jenazah 1. Persediaan dan keperluan untuk memandikan Jenazah. a. Sediakan tempat mandi. b. Sabun mandi. c. Air daun bidara. d. Air bersih. e. Sugi - 7 batang. f. Sarung tangan 3 atau 5. g. Sedikit kapas. h. Air kapur barus. i. Baldi serta gayong. 2. Perlengkapan bagi yang memandikan jenazah. a. Penutup hidung. b. Memakai pelindung tubuh agar tidak terkena kotoran-kotoran seperti sisa air perasan daun bidara dan kapur barus. c. Sarung tangan. d. Sepatu bot berlaras tinggi. 3. Cara menyediakan perasan daun bidara. 1 Gelas besar : 4 liter. 8 lt + 2 gls air perasan daun bidara. 12 lt + 3 gls air perasan daun bidara. 16 lt + 4 gls air perasan daun bidara.


18 t + 5 gls air perasan daun bidara. 4. Cara menyediakan air dan kapur barus. Setiap 4 liter air dicampur dengan 2 potong kapur barus 1. 5. Persiapan sebelum memandikan jenazah. a. Menutup aurat simayyit dengan handuk besar mulai pusar sampai dengan lututnya (laki-laki dan perempuan sama). b. Melepas pakaian yang masih melekat ditubuhnya. Caranya : ➢ Pakaian : 1) Dimulai dari lengan sebelah kanan kearah kiri. 2) Selanjutnya dari lobang baju (krah) kebawah. 3) Setelah itu bagian depan ditarik dengan perlahan dari bawah handuk penutup auratnya. (ini kalau mayyit mengenakan gamis atau baju panjang, kalau hanya kemeja cukup buka kancingnya). ➢ Celana : 1) Digunting sisi sebelah kanan dari atas sampai kebawah lalu sebelah kiri. 2) Setelah itu bagian depan ditarik dengan perlahan dengan tetap menjaga handuk penutup. ➢ Pakaian belakang mayyit : 1) Tubuh mayyit dibalik ke sebelah kiri, pakaian digeser kekiri. 2) Setelah itu dibalikkan lagi kekanan. c. Menggunting kuku tangan dan kaki kalau panjang . d. Mencukur bulu ketiak, kalau tidak lebat dicabut saja. e. Merapikan kumis. f. Membersihkan hidung dan mulut serta menutupnya dengan kapas ketika dimandikan lalu dibuang setelah selesai. 6. Tata-cara Memandikan a. Membaca lafadz niat memandikan jenazah ➢ Laki - laki ى ٰ ِتِهللِ تَعَال ِ َميِّ ْ هذَا ال غُ ْس َل ِل ٰ ْ َوْي ُت ال نَ ➢ Perempuan ى ٰ ِتَ ِةِهللِ تَعَال َميِّ ْ هِذِه ال غُ ْس َل ِل ٰ ْ َوْي ُت ال نَ b. Mengguyurkan air ke kepala dan jenggot mayit dengan memakai air yang telah dicampur daun kelor atau sampo. c. Menyisir rambut dan jenggot mayit yang tebal secara pelanpelan, dengan menggunakan sisir yang longgar gigirnya, agar tidak ada rambut yang rontok. Bila ada rambut atau jenggot yang rontok, maka wajib diambil dan dikubur bersamanya. d. Mengguyur bagian depan tubuh mayit sebelah kanan, mulai leher sampai telepak kaki, dengan memakai air yang telah dicampur daun kelor atau sabun. Begitu pula bagian sebelah kirinya. e. Mengguyur bagian belakang tubuh mayit sebelah kanan, dengan posisi agak dimiringkan, mulai tengkuk, punggung sampai telapak kaki. Begitu pula bagian sebelah kirinya. f. Mengguyur seluruh tubuh mayit dengan menggunakan air yang jernih, untuk membersihkan sisa-sisa daun kelor, sabun, dan sampo pada tubuh mayit. g. Mengguyur seluruh tubuh mayit dengan air yang dicampur sedikit kapur barus. Dengan catatan, saat meninggal mayit tidak dalam keadaan ihram. h. Kemudian wudlukan jenazah dengan niat ➢ Laki – laki هذَا ْو َن ِل ٰ َم ْسنُ ْ ُو ُضْو َء ال ْ نَ ى َوْي ُت ال ٰ ِتِهللِ تَعَال ِ َميِّ ْ ال ➢ Perempuan ى ٰ ِتَ ِةِهللِ تَعَال َميِّ ْ هِذِه ال ْو َن ِل ٰ َم ْسنُ ْ ُو ُضْو َء ال ْ َوْي ُت ال نَ


Cara Mengkafani Jenazah 1. Ukuran kain kafan yang digunakan. Ukurlah lebar tubuh jenazah. Jika lebar tubuhnya 30 cm, maka lebar kain kafan yang disediakan adalah 90 cm. 1 : 3. 2. Ukurlah tinggi tubuh jenazah.Jika tinggi tubuhnya 180 cm, maka panjang kain kafannya ditambah 60 cm. a. Jika tinggi tubuhnya 150 cm, maka panjang kain kafannya ditambah 50 cm. b. Jika tinggi tubuhnya 120 cm, maka panjang kain kafannya ditambah 40 cm. c. Jika tinggi tubuhnya 90 cm, maka panjang kain kafannya ditambah 30 cm. d. Tambahan panjang kain kafan dimaksudkan agar mudah mengikat bagian atas kepalanya dan bagian bawahnya. 3. Tata cara mengkafani. a. Jenazah laki-laki. Jenazah laki-laki dibalut dengan tiga lapis kain kafan. Berdasar dengan hadits. “Rosululloh Shollallohu ‘Alaihi Wasallam dikafani dengan 3 helai kain sahuliyah yang putih bersih dari kapas, tanpa ada baju dan serban padanya, beliau dibalut dengan 3 kain tersebut. ➢ Cara mempersiapkan tali pengikat kain kafan. 1) Panjang tali pengikat disesuaikan dengan lebar tubuh dan ukuran kain kafan. Misalnya lebarnya 60 cm maka panjangnya 180 cm. 2) Persiapkan sebanyak 7 tali pengikat. (jumlah tali usahakan ganjil). Kemudian dipintal dan diletakkan dengan jarak yang sama diatas usungan jenazah. ➢ Cara mempersiapkan kain kafan. 3 helai kain diletakkan sama rata diatas tali pengikat yang sudah lebih dahulu , diletakkan diatas usungan jenazah, dengan menyisakan lebih panjang di bagian kepala. ➢ Cara mempersiapkan kain penutup aurat. 1) Sediakan kain dengan panjang 100 cm dan lebar 25 cm (untuk mayit yang berukuran lebar 60 cm dan tinggi 180 cm), potonglah dari atas dan dari bawah sehingga bentuknya seperti popok bayi. 2) Kemudian letakkan diatas ketiga helai kain kafan tepat dibawah tempat duduk mayit, letakkan pula potongan kapas diatasnya. 3) Lalu bubuhilah wewangian dan kapur barus diatas kain penutup aurat dan kain kafan yang langsung melekat pada tubuh mayit. ➢ Cara memakaikan kain penutup auratnya. 1) Pindahkan jenazah kemudian bubuhi tubuh mayit dengan wewangian atau sejenisnya. Bubuhi anggota - anggota sujud. 2) Sediakan kapas yang diberi wewangian dan letakkan di lipatan-lipatan tubuh seperti ketiak dan yang lainnya. 3) Letakkan kedua tangan sejajar dengan sisi tubuh, lalu ikatlah kain penutup sebagaimana memopok bayi dimulai dari sebelah kanan dan ikatlah dengan baik. ➢ Cara membalut kain kafan. 1) Mulailah dengan melipat lembaran pertama kain kafan sebelah kanan, balutlah dari kepala sampai kaki . 2) Demikian lakukan denngan lembaran kain kafan yang kedua dan yang ketiga. ➢ Cara mengikat tali-tali pengikat. 1) Mulailah dengan mengikat tali bagian atas kepala mayyit dan sisa kain bagian atas yang lebih itu dilipat kewajahnya lalu diikat dengan sisa tali itu sendiri.


2) Kemudian ikatlah tali bagian bawah kaki dan sisa kain kafan bagian bawah yang lebih itu dilipat kekakinya lalu diikat dengan sisa tali itu sendiri. 3) Setelah itu ikatlah kelima tali yang lain dengan jarak yang sama rata. Perlu diperhatikan, mengikat tali tersebut jangan terlalu kencang dan usahakan ikatannya terletak disisi sebelah kiri tubuh, agar mudah dibuka ketika jenazah dibaringkan kesisi sebelah kanan dalam kubur. b. Jenazah wanita. Jenazah wanita dibalut dengan lima helai kain kafan. Terdiri atas : Dua helai kain, sebuah baju kurung dan selembar sarung beserta kerudungnya. Jika ukuran lebar tubuhnya 50 cm dan tingginya 150 cm, maka lebar kain kafannya 150 cm dan panjangnya 150 ditambah 50 cm. Adapun panjang tali pengikatnya adalah 150 cm, disediakan sebanyak tujuh utas tali, kemudian dipintal dan diletakkan sama rata di atas usungan jenazah. Kemudian dua kain kafan tersebut diletakkan sama rata diatas tali tersebut dengan menyisakan lebih panjang dibagian kepala. ➢ Cara mempersiapkan baju kurungnya. 1) Ukurlah mulai dari pundak sampai kebetisnya, lalu ukuran tersebut dikalikan dua, kemudian persiapkanlah kain baju kurungnya sesuai dengan ukuran tersebut. 2) Lalu buatlah potongan kerah tepat ditengah-tengah kain itu agar mudah dimasuki kepalanya. 3) Setelah dilipat dua, biarkanlah lembaran baju kurung bagian bawah terbentang, dan lipatlah lebih dulu lembaran atasnya (sebelum dikenakan pada mayyit, dan letakkan baju kurung ini di atas kedua helai kain kafannya) dan lebar baju kurung tersebut 90 cm. ➢ Cara mempersiapkan kain sarung. Ukuran kain sarung adalah : lebar 90 cm dan panjang 150 cm. Kemudian kain sarung tersebut dibentangkan diatas bagian atas baju kurungnya. ➢ Cara mempersiapkan kerudung. Ukuran kerudungnya adalah 90 cm x90 cm. Kemudian kerudung tersebut dibentangkan diatas bagian atas baju kurung. ➢ Cara mempersiapkan kain penutup aurat. 1) Sediakan kain dengan panjang 90 cm dan lebar 25 cm. 2) Potonglah dari atas dan dari bawah seperti popok. 3) Kemudian letakkanlah diatas kain sarungnya tepat dibawah tempat duduknya, letakkan juga potongan kapas diatasnya. 4) Lalu bubuhilah wewangian dan kapur barus diatas kain penutup aurat dan kain sarung serta baju kurungnya. ➢ Cara melipat kain kafan. Sama seperti membungkus mayat laki-laki. ➢ Cara mengikat tali. Sama seperti membungkus mayat laki-laki. Catatan : a. Cara mengkafani anak laki-laki yang berusia dibawah tujuh tahun adalah membalutnya dengan sepotong baju yang dapat menutup seluruh tubuhnya atau membalutnya dengan tiga helai kain. b. Cara mengkafani anak perempuan yang berusia dibawah tujuh tahun adalah dengan membalutnya dengan sepotong baju kurung dan dua helai kain.


Cara Mensholati Jenazah Shalat Jenazah merupakan shalat yang tidak perlu ruku’ dan sujud. Yang kita lakukan hanyalah berdiri, takbir sebanyak empat kali dengan diselingi bacaan dan doa tertentu lalu salam. 1. Rukun Shalat Jenazah a. Niat. Shalat jenazah sebagaimana shalat dan ibadah lainnya tidak dianggap sah kalau tidak diniatkan. ➢ apabila jenazah laki – laki niatanya adalah : ْر َض َع تَكبيرات فَ ِي علي هذا الميت أربَ ِّ ُصل أ ال ِكفايَ ِة هلل تعالي ➢ apabila jenazah perempuan niatnya adalah : ِي علي أصل تَ ِة ِّ ِ َميِّ ْ هِذِه ال ٰ ْر َض َع تَكبيرات فَ أربَ ال ِكفايَ ِة هلل تعالي b. Berdiri Bila Mampu. c. Shalat jenazah tidak sah bila dilakukan sambil duduk atau di atas kendaraan (hewan tunggangan) selama seseorang mampu untuk berdiri dan tidak ada udzurnya. d. Takbir 4 kali. e. Membaca Surat Al-Fatihah. f. Membaca Shalawat kepada Rasulullah SAW. g. Doa Untuk Jenazah. h. Doa Setelah Takbir Keempat i. Salam. 2. Tata cara menyolatkan jenazah. a. Kepala jenazah berada disebelah kanan imam dengan menghadap kiblat. b. Jika jenazah laki-laki imam berdiri sejajar dengan kepala jenazah, jika perempuan imam berdiri sejajar dengan pusar jenazah. c. Kalau jenazah lebih dari satu dan berlainan jenis kelamin, maka posisinya sebagai berikut: : Barisan pertama dari imam adalah jenazah laki-laki, kemudian anak laki-laki kemudian jenazah wanita kemudian anak perempuan. 3. Sholat jenazah dilakukan dengan empat takbir, dan dianjurkan mengangkat tangan disetiap takbir. a. Takbir pertama baca taawudz dan surat Al Fatihah. b. Takbir kedua baca sholawat seperti yang dibaca dalam tasyahud. ْي َت َّ َصل م د َكَما َّ ِل ُم َح َو َعلَى آ م د َّ َعلَى ُم َح م َص ِلِّ َّ ُه َّ اَلل َ َو َعلَى َرا ِهْيم ْب ِ م د َعل َى إ َّ ِر ْك َعلَى ُم َح َ َوبَا َرا ِهْيم ْب ِ ِل إ آ َ َو َعلَى َرا ِهْيم ْب ِ َر ْك َت َعلَى إ م د َكَما بَا َّ ِل ُم َح َو َعلَى آ ِل آ َ َرا ِهْيم ْب إ فِى ِمْي َن ِ عَالَ ْ َمِج ال ْيد َك َحِمْيدُ َّ ِن إ c. Takbir ketiga membaca do’a : َو َعافِ ِه َوا ْع ُف َعْنهُ، َوا ْر َح ْمهُ م ا ْغِف ْر لَهُ َّ ُه َّ الل d. Takbir keempat membaca do’a e. Kemudian salam kekanan dan kekiri.


D. DOA-DOA HARIAN Doa mau makan م َّ ُه َّ ِر اَلل َّا َوقِنَا َعذَا َب الن تَنَا َر َزقْ َما ِر ْك لَنَافِ ْي بَا Doa setelah makan ُم ْسِل ِمْي َن ْ لَنا ِم َن ال َو َجعَ َو َسقانا ْطعَ َمنَا ِذي اَ َّ ِلِلِ ال َح ْمدُ ْ اَل Doa mau tidur ُمْو ُت ْسِم َك اَ ِ َو ب ْحيَا م اَ َّ ُه ْسِم َك الل ِ ب Doa bangun tidur ُّ ُشْو ِر ْي ِه الن َو اِلَ َماتَنَا َما اَ ْحيَانَا بَ ْعدَ ِلِلِ الِذي اَ َح ْمدُ ْ اَل Doa masuk WC َخبَائِ ِث ْ ُخبُ ِث َو ال ْ َك ِم َن ال ُعْوذُ َ ِي أ ِنِّ م إ َّ ُه اَلل Doa keluar WC َو َعافَانِي َه َب َع ِن األذَا ذْ َ ِلِلِ الِذ ْي أ َح ْمدُ ْ اَل Doa setelah wudlu ن ٗه َواَ ْش َهدُاَ َّ َال َشِرْي َك لَ َو ْحدَهُ الهللاُ هَ اَِّ ٰ اَ ْش َهدُ اَ ْن َالاِل ْي ْبدُٗه مدًا َع نِ َّ ُم َح ْ ل َوا ْجعَ ْي َن، ِ واب َّ َّ ْي ِم َن الت نِ ْ ل م ا ْجعَ َّ ُه ّٰ ٗه، اَلل ُ َو َر ُسْول ُمتَ َط ِِّه صاِل ِحْي َن ْ ْي ِم َن ال ِم َن ِعبَاِد َك ال َّ نَ ْ ل َو ْجعَ ِرْي َن، Doa bercermin ِقي ُ َح ِِّس ْن ُخل ِقي فَ ْ سْن َت َخل َّ م َكَما َح َّ ُه اَلل Doa masuk masjid َوا َب َر ْح َمتِ َك تَ ْح ِلي اَْب م افْ َّ ُه اَلل Doa keluar masjid َوا َب فَ ْضِل َك تَ ْح ِلي اَْب م افْ َّ ُه اَلل Doa setelah mendengar adzan َّ ْعَوةِ ب هِذِه الد َّ م َر َّ َم اَلل ِة، ُه قَآئِ ْ صالَةِ ال َوال َّ مِة، َّآ َّ الت ِضْيلَةَ فَ ْ َوال َو ِسْيلَةَ ْ ِن ال , مدَا َّ آ ِت ُم َح َر َجةَ َّ َوال َّش َر َف َوالد رفِ ْيعَةَ ال َّ عَاِليَةَ ْ ِذ ْى َو ال ، َع ْدتَهُ َّ ِن ال َم ْح ُمْودَا َمقَا ًما هُ ْ َواْبعَث ر ِحِمْي َن ال َّ َ ْر َحم ِمْيعَادَ يَآاَ ْ َك الَتُ ْخِل ُف ال َّ اِن Doa qunut َم ْن َهدَ ْي َت ْي فِ ْي م ا ْهِدنِ َّ ُه ِّ الل َم ْن َعافَ ْي َت ْي فِ ْي َو َعافِنِ ْي َت َّ َول َم ْن تَ ْي فِ ْي نِ َّ َول َوتَ ْع َطْي َت َ َما أ ْي فِ ْي ِر ْك ِل َوبَا ْي َضْي َت ِ َر ْح َمتِ َك َوقِنِ ر َم ب ا قَ َش َّ ْي َك َضى َعلَ ِضى َوالَ يُقْ َك تَقْ َّ ِن فَإ ْي َت هُ الَيَ ِذ ُّل َم ْن َوالَ َّ ِن َوإ ز َم ْن َعادَ ْي َت ُّ َوالَ يَ ِع ْي َت َوتَعَالَ َّنَا َر ْك َت َرب تَبَا


َضْي َت َعلَى َما قَ َح ْمدُ ْ َك ال فَلَ ْي َك لَ ِ ْو ُب إ تُ َ ْستَ ْغِف ُر َك َوأ َ أ ِِّم ِّيِ َو َعلَى آِل ِه ْألُ ا ِ ِّيِ ب َّ ِن الن مِد َّ ِِّدنَا ُم َح ِ ى هللاُ َعلَى َسي َّ َو َصل ْم َّ ِ ِه َو َسل َو َص ْحب Doa kedua orang tua يَانِي .1 َّ َرب َّي َو ا ْر َح ْمُهَما َكَما َواِلدَ ِي َو ِل ْوب م ا ْغِف ْرلي ذ نُ َّ ُه َّ اَلل َص ِغْي ًرا Doa naik kendaraan َّآ اِلَى َربِّنَا ِرنِ ْي َن َواِن ُمقْ َّالَهُ َو َما ُكن خ َرلَنَا َهذَا َّ ِذ ْى َس َّ ُسْب َحا َن ال ِلبُ ْو َن ُمْنقَ لَ E. DZIKIR/DOA Sholawat Munfarijah Dzikir Sehabis Sholat Wajib م (3x( ُّ ْو ي اْلقَي ه َو اْل َح ُّ َّل َّ ِذي آل إِلَهَ إِ َّ َم اَل ر هللاَ العَ ِظْي ْستَ ْغِف َ أ ْي ِه ب إِلَ ْو ت َ َوأ َّلَ َّل هللا َو ْح َده َّ ِي َهَ إِ ْحي د ي اْل َح ْم ل ك َولَه مْ اْل ، لَه َّلَ إِل َشِر ْي َك لَه ِدْي ر ك ِلِّ َش ْي ٍء قَ ه َو َعلَى ت َو ِم ْي َوي ِِّنَا َحي م، فَ سالَ د ال َّ ْو ْي َك يَع م َوإِلَ سالَ م َو ِم ْن َك ال َّ سالَ َ ْن َت ال َّ م أ ه َّ َّ اَلل ْي َت َّنَا َوتَعَالَ ِم تَبَا َر ْك َت َرب سالَ َر ال َّ َدا َّةَ نَا اْل َجن ْد ِخلْ َ م َوأ سالَ ِال َّ َّنَا ب َرب ِإل ْكَراِم ِل َواْ َجالَ االْ يَا ذَ ر ِجْيِم ِن ال َّ ِاهللِ ِم َن ال َّشْي َطا ب ع ْوذ َ أ سْب َحا َن هللاِ َ ْن َت َم ْوَّلَنَا َّنَا أ َهنَا َرب إِل ُ َ سْب َحا َن هللاِ دِ َح ْم بَ ًدا اَلْ َ َح ْمِدِه َدائِ ًما أ ِ سْب َحا َن هللاِ َوب هللِ دِهللِ َح ْم اَلْ


م ِنِ ْعَم ِة يَا َكِر ْي ٍل َوب ك ِلِّ َحا ٍل َوفِي ك ِلِّ َحا َى دِهللِ َعل اْل َح ْم ر ْكبَ َ هللا أ ِصْيالً، َ َوأ ْكَرةً سْب َحا َن هللاِ ب دِهللِ َكثِ ْي ًرا َو ْي ًرا َواْل َح ْم ِ ر َكب ْكبَ َ هللا أ ِي ْحي د ي اْل َح ْم ك َولَه ملْ اْل ، لَه َشِر ْي َك لَه َّلَ َّ هللا َو ْح َده َّلَ إِلَهَ إَِّل ك ه َو َعلَى ت َو ِدْي ر ِم ْي َوي ِلِّ َش ْي ٍء قَ ِ . اهللِ ب َّ إَِّل وةَ َّ َح ْو َل َوَّلَ ق َوَّلَ اْلعَ ِظْيِم ِّيِ اْلعَِل َم ر هللاَ اْلعَ ِظْي ْستَ ْغِف م أ ) ثالثُمرات( َ ْو ر َر ِحْي َغف ن هللاَ ، إِ َّ ه َّ ن َ ْم أ ا ْعلَ ْكِر فَ َض ل الِذِّ فْ َ أ َّ هللا َّلَ إِلَهَ إَِّل َم، َكِل َمة َّ ْي ِه َو َسل ى هللا َعلَ َّ ل هللاِ َصل سْو م د َر َّ م َح َّ هللا َّلَ إِلَهَ إَِّل ْن َش ث إِ ْبعَ َها ن ِ ت َوب م ْو ْي َها نَ ْحيَا َو َعلَ ْي َها نَ َح آ َء هللا ِم َن ٍقِّ َعلَ اْآل ِمنِ ْي َن Sholawat ThibbilQulub Tasbih Sehabis Sholat Tarawih ب ُّ َو َر ُّنَا ْو س َرب ُّ ُّ ْو ح قُد و ْس )×3ُ )سب ُّ قُد ْ َمِل ِك ال ْ ُسْب َحا َن ال ال ْهللا ِ ْلِل َوآل اِلَهَ اَِّ َح ْمدُ ْ رْو ْح، ُسْب َحا َن ْهللا َوال َمآلئِ َكِة َوال ُّ ْ ال ْم عَ ِظي ْ ال ِّيِ عَِل ْ ِاهللِ ال ال ب وةَ اَِّ َّ َوَال َحْو َل َوَال قُ َوهللاُ اَ ْكبَ ْر، Sayyidul Istighfar Syair Abu Nawas (Ilahilastulil...) ْوبيِ نُ َوا ْغِف ْر ذُ ْوبَةً تَ َه ْب ليِ عَ فَ # ِظْيِم ْ َّْن ِب ال َك َغافِ ُر الذ َّ ِن فَإ ِل ِِّر َما ْعدَاِد ال َ ُل أ ْ ِمث ْوبيِ ِل نُ ذُ # َجالَ ْ يَاذَا ال ْوبَةً تَ َه ْب ليِ فَ َو # ُع ْمِر ْي نَِاق ص فِي ُك ِلِّ يَ ْوِم َزا َو ِل ذَ ْنبيِ َما َف ا ْحتِ ئِد َكْي تَا َك َ عَا ِصي أ ْ ِهي َعْبدُ َك ال لَ ْو ِب َو إ # قَ ْد دَ َعا َك ِ نُ ُّ ِالذ را ب ُمِق ًّ ْه ل َ ْن َت ِلذَا َك أ َ ْن تَ ْغِف ْر فَأ َم ْن نَ ْر ُجْو ِسَو فَإ # ا َك ِ ْط ُر ْد فَ ْن تَ ِ َوإ


Tawassul ْي ِه ى هللاُ َعلَ َّ م د َصل َّ ل ُم ْص َطفى َسْيِدنَا ُم َح ْ ِى ا ب َّ َى َح ْض َرةِ الن اِل لفَاتِ َحة ْ ُهُم ا ِ لَ ِِّريَاتِهَ َشْي ئ ِلِلِّ َوذُ ْوَالِدِه ِج ِه َواَ َ َواِل ِه َواَ ْزَوا م َّ َو َسل ل ُمْر َسِلْي َن ْ َوا ِيَاءِ َألْنب ْ ْخَوانِ ِه ِم َن ا ِ م اِلى َح ْض َرا ِت إ َّ ... · ثُ ِ ِعْي َن َّاب ص َحابَ ِة َوالت صاِل ِحْي َن َوال َّ َوال َّ َوال ُّش َهدَاءِ َالْوِليَاءِ ْ َوا ِ ْي َن َواِلى ُرْوح ِ رب َّ ل ُمقَ ْ َمَالئِ َكِة ا ل ْ ا ِ لعَا ِمِلْي َن َو َجِمْيع ْ َماءِ ا لعُلَ ْ َوا َجانِى ِر ِض َي هللاُ َعْن ُهْم َشْي ئ ِّ م ْد اَلتِ َّ ْن ُم َح ِ ْح َم ْد ب اَ ِ َسْيِدنَا ال َّشْيخ ُم ْسِل ِمْي َن ْ قُبُ ْو ِر ِم َن ال ْ اَ ْه ِل ال ِ م اِلى َجِمْيع َّ ... · ثُ فَاتِ َحةُ ْ ُهُم ال ِ لَ ِلِلِّ َال ْر ِض ْ ِر ِق ا ل ُمْؤ ِمنَا ِت ِم َن َم َشا ْ ُمْؤ ِمنِ ْي َن َوا ْ َما ِت َوال ُم ْسِل ْ َوال مَهاتِنَا َّ َواُ اَبَائِنَا ِ ْرَواح َواِلى اَ َوبَ ْحِر َها ِ ِها بَ ِِّر َها ِِّرب اِلَى َمغَ َساتِذَاتِنَا َواَ ِ ِخنَا َم َشاي ِ ِخ َو َم َشاي ِ ِخنَا َو َم َشاي َّاتِنَا َو َجد ْجدَاِدنَا َواَ ُخ ُصْو ًصا ِ لفَاتِ َح ........ruh sebutkan ة َواِلى ُرْوح ْ ُهُم ا ِ لَ َشْي ئ ِلِلِّ Istighosah (10 bacaan) َ َم أ ر هللاَ العَ ِظْي ْستَ ْغِف َ َجأ َملْ ْي ِه َح ْو َل َوَّلَ اِلَ َّ َم ْن َجى ِم َن هللاِ اَِّل َوَّلَ َّلَ مٍد َّ م َح ِِّ ِدنَا ِل َسي َ مٍد َو َعلَى أ َّ م َح ِِّ ِدنَا ْم َعلَى َسي م َص ِلِّ َو َسِلِّ ه َّ َّ الل م ِدْي يَاقَ يَا هللا ر ع يَا بَ ِصْي يَا َسِم ْي ئ يَا َخاِل ق م ْبِد يَا َهلل ل يَا أ ر يَا َو ِكْي ِصْي ظ يَانَ يَا َح ِفْي ث ِغْي ْستَ َ ِ َر ْح َمتِ َك أ م ب ُّ ْو ي ي يَاقَ يَا َح ُّ ف ِطْي يَالَ ًر ا َّ َكا َن َغف ه َّ َم إِن ر هللاَ العَ ِظْي ْستَ ْغِف َ أ BACAAN TAHLIL ِــــ ْسِم ر ْحم ِن بـــ هللاِ ر ِحْيِم ال َّ ال َّ َّّللاُ د ُهَو قُ ْل َح َ ص َم أ * َّّللاُ دُ ْم ال َّ ْم ل يَِل ْد َ َولَ يُول * َد ْم َح ُكفُ د ًو يَ لَهُ ا ُك ْن َولَ َ أ د ْكبَ ْر َوِِِّلِ اْل َح ْم َ َّل هللا اَهلل أ َّ َّلَ إِلهَ إِ ِـ ْسِم ر ْحم ِن بــــــ هللاِ ر ِحْيِم ال َّ ال َّ قُ ْل ُعوذُ ِ َر أ ِِّب َ ِق ب فَلَ ْ ِِّر ال * ِمن َق َم َش ا َخل * ِمن َ َو ِ ق َش ِّر َغا ِس ا ِذَ إ َب َوقَ ِذَا لعُقَ ِد * َو ِمن َشِِّر َحا ِس د إ ْ ـثا ِت فِى ا َّ َّف َو ِمن َشِِّر الن * َح َسدَ


د ْكبَ ْر َوِِِّلِ اْل َح ْم َ َّل هللا اَهلل أ َّ َّلَ إِلهَ إِ ِـــــ ْسِم ر ْحم ِن بــ هللاِ ر ِحْيِم ال َّ ال َّ قُ ْل ُعوذُ َّا ِس * ِل ِك ِ َر أ ِِّب َ ِه َم ب الن َّا ِس * لَ ِ الن َّا ِس * ِم ْن َشِِّر إ الن َو ْسَوا ِس َّا ِس ْ ال َخن ال * ِذي ْ َّ َو ْس ِو ال ُس َّ * ِم َن ُصدُو ِر ا ِس يُ فِي الن ِة َّ ِجن َّا ِس ْ َو ال الن د ْكبَ ْر َوِِِّلِ اْل َح ْم َ َّل هللا اَهلل أ َّ َّلَ إِلهَ إِ ْسِم ِ َّّللاِ ِن ب ٰ َم ر ْح ر ِحيِم ال َّ ال َّ َح ْمدُ ِمي َن َر ال َِّلِلِ ِِّب ْ عَ الَ ْ ِن ال * ٰ َم ر ْح ر ِحيِم * اِل ِك ال َّ َم ال َّ ِن يَ ْوِم الِدِّي َم * ل ُم ْستَِقي ْ ِِّص َرا َط ا َّا َك نَ ْستَ ِعي ُن * ا ْهِدنَا ال ِي َوإ َّا َك نَ ْعبُدُ ِي * إ ِذي َن ِص َر ا َط َّ ال ْم َت ْنعَ َ ِهْم أ ْي ِر َ َم ْغ ُضو ِب َغْي َعل ْ ِهْم ال ْي َوَال َعل َ ِين. ال َّضال أ ِمي ْن ِّ ْسِم ِ ر ْحم ِن ب هللاِ ر ِحْيِم ال َّ ال َّ َر ا ْي َب ْ الم. ذِل َك ل ِكتَا ُب ْو َن ِذْي َن يُ ْؤ ِمنُ َّ ِقْي َن. اَل َّ ل ُمت ْ الَ فِ ْي ِه ُهدًى ِل غَ ْي ِب ْ َو ب يُِقْي ُمْو َن ِال ما َّ صالَةَ ِم َو ال َّ نَا ُه ْم ْو َن. ِذْي َن َر َزقْ يُْنِفقُ َّ َوال ِز ب َل ِ َم يُ ْؤ ِمنُ ا ْو َن ْن أ ْي َك ُ لَ ِ ِز َل َو َم إ ا ْن ُ ِاْال ِخ َر أ ِم ْن قَ ْبِل َك ةِ َوب ُه ْم يُ ْوقِنُ ولئِ َك ْو َن. ا ى ُ ِ ِهْم ُهدً ِم ْن َعل ى َ ولئِ َك َربِّ َواُ ُم ُمْفِل ُحْو ُه َن. ْ ال ُه ُكْم ل ِ َوإ ِ لهُ َو إ ا ِحد ِ لهَ َّ لَهَ اِال ِ ُم هللاُ الَ إ ر ِحْي ر ْحم ُن ال َّ ُهَو ال َّ َّ ِال الَإ إ َو ي ُه َح ُّ ل ُّ ْو ُم ا ْ قَي ال ه ْ ُخذُ َوا ِت ْ س َما َمافِى ال َّ ْو م. لَهُ َوالَنَ الَتَأ ِسنَة ْر ِض َو َمافِى ِذى َم ا ْن ْألَ َّ نِ ِه َّ ِال ُع ِعْندَهُ إ ْشفَ ذَال يَ ِذْ ِإ ُم ب َم يَ ْعل ابَ ْي َن َ ِهْم ْيِدْي َ َو َم أ ا ُهْم فَ ُطْو َخل َن ْ َش ْي ء َوالَيُ ِحْي ب ِم ْن ِمِه ِ ْ ِعل َّ ِال ِ َم إ ا َء ب َشا هُ ا ِت َو ِس َع ُّ َو ُكْر ِسي س ْر ِض َما ال َّ ْألَ َوا َو الَ َو ُهَو ِح ْف ُظ ُهَم يَؤدُهُ ا ي ُّ عَِل ْ ُم ال . عَ ِظْي َو ا ِت َم ال ِِّلِلِ افِى ْ َما س ا في ْر ِض َو َم ال َّ ا ْن ْألَ ِ َوإ ْوا ْبدُ تُ َمافِى ِس ُكْم ْنفُ أ ْو َ َ ْوهُ َم ب هللاِ فَيُ ْغِف ُر ْن ِ يُ َحا ِسْب ِه ُكْم أ تُ ْخفُ ِل يَ َشا ُء ِ ُب َم ْن َويُعَذِّ َو يَ َشا ُء. هللاُ ِ َعلَى ِدْي ر. َن ْي ء ُك ِّل َم َش قَ ر ُسْو ُل ا ِ َم ا ال َّ ب ِز َل ْن أ ْي ِه ُ َّ ِه َ َر اِل ِم ْن ب ْو َن. ُمْؤ ِمنُ ْ ا اهللِ َم ُك ل َن َوال ِ ِه َو َم ب الَئِ َكتِ ِه ِ َو ُكتُب ِِّر ُق َو ُر ُسِل ِه َ َط ْعنَا َوأ ْوا َسِم ْعنَا ُ َوقَال َح د ِم ْن ُر ُسِل ِه َ الَنُفَ بَ ْي َن أ َرانَ َك َّنَا ْي َك َر ُغْف ب ِ لَ َوإ َم ِصْي ُر. ال ِ ُف ْ ِّ َها ُو ْسعَ َها لَ َّ ِال ْف ًسا إ الَيُ َكل نَ ْت َما َك َسبَ َه ا ْي ْت َو َعلَ َسبَ َماا ْك تَ َّنَا َر ب نَا ْو َؤا ِخذْ َ ْن نَ ِسْي َن أ ِ الَتُ إ ْخ َط ْعنَا َ َّنَا َر أ ب َو الَ ْينَا ْص ًرا ِ تَ ْحِم ْل َعلَ َم إ ا َك تَهُ ْ َح َم ى ل ِذْي َن َعل َ َّ ال ِم ْن َّنَا َر قَ ْبِلنَا ب َوالَ نَا ْ َحِِّمل تُ َماالَ َطاقَةَ ل ِه َنَا ِ ب َّا ِف ْر َوا ْع ُف َوا ْغ َعن َو لَنَا ا ْر َح ْمنَا ) 7 مرة( ْن َت َ ْوِم َم أ ْوالَنَا فَاْن ُص ْرنَا َعلَى قَ ْ ِر ال ْي َن. َكافِ ْ ال ِ َر ْح َمتِ َك ب يَا َ ْر َحم را ِحِمْي َن، َ أ ال َّ ِ ْر َح ْمنَا إ َ ْر َحم َ را ِحِمْي َن ) 7 مرة( يَاأ ال َّ َر ْح َمةُ َوبَ َر هللاِ َكاتُهُ ْي ُكْم ْه َعل َل َ أ بَ ْي ِت َ ْ هُ َّ ال ن ِ َح . إ ِمْيد َمِجْيد َم ا َّ ِن إ يُ هللاُ ِه َب ِرْيدُ ِِّر ْج َس َل ْن ُكُم ِليُذ ْ ْه َع ال أ بَ ْي ِت َ ْ َط ِِّهَر ُكْم ال َويُ ْطِه ْي ًرا. تَ


ن َّ ِ ْوا إ ُّ َصل ْوا َمنُ ِذْي َن أ َّ َها ال ُّ ي َ ِي يَا أ ب َّ ْو َن َعلَى الن ُّ َصل َو َمالَئِ َكتَهُ يُ هللاَ ْي ِه َعل ِ ُمْوا َ ِّ َو َسل َما. تَ ْسِلْي م َّ ُه ِّ لل َ َض َل َص ِّلِ أ فْ صالَةِ ى َ أ ال َّ ِد َعل َ ْسعَ أ ْوقَاتِ َك َ ُ َم ْخل نُ ُهدَى ْو ِر ْ ال ِدنَا ِ َسيِّ م د َعلَى َو َمْوالَناَ َّ َو ُم َح ِل َ أ ِدنَا ِ م َعدَدَ ْو َماتِ َك ْد َسيِّ . َّ ُم َح ُ َم ْعل َم اتِ َك َو ِمدَادَ َم َك ا ِل َّ ا ِكُرْو َن. َغفَ َل َر َك ُكل َّ ِذ ْكِر َع ْن َك َو ذَ َك الذ ْو َن. ُ غَافِل ْ ال م َّ ُه ِّ لل َ َض َل َص ِّلِ أ فْ صالَةِ ى َ أ ال َّ ِد َعل َ ْسعَ أ ْوقَاتِ َك َ ُ َش ْم ِس َم ْخل ال ُّض َحى ِدنَا ِ َسيِّ م د َعلَى َو َمْوالَناَ َّ َو ُم َح ِل َ أ ِدنَا ِ م ْد َسيِّ َعدَدَ َّ ُم َح ْو َماتِ َك ُ َم ْعل َم اتِ َك َو ِمدَادَ َم َك ا ِل َّ ا ِكُرْو َن. َغفَ َل َر َك ُكل َّ َو ذَ َك الذ َع ْن ْو ِذ َن ْكِر َك ُ غَافِل ْ ال م َّ ُه ِّ لل َ َض َل َص ِّلِ أ فْ صالَةِ ى َ أ ال َّ ِد َعل َ ْسعَ أ ْوقَاتِ َك َ ُ َم ْخل َجى ْدِر ُّ بَ الد ِدنَا ِ َسيِّ م د َعلَى َو َمْوالَناَ َّ َو ُم َح ِل َ أ ِدنَا ِ م َعدَدَ ْو َماتِ َك ْد َسيِّ . َّ ُم َح ُ َم ْعل َم اتِ َك َو ِمدَادَ َم َك ا ِل َّ ا ِكُرْو َن. َغفَ َل َر َك ُكل َّ ِذ ْكِر َع ْن َك َو ذَ َك الذ ْو َن. ُ غَافِل ْ ال ِ ْم ِّ َو َسل تَعَ َع ْن َسادَتِنَا ْص َحا ِب هللاُ الَى َو َر ِض َي َ هللاِ َر ُسْو ِل أ ْج َمِعْي َن. َ َو َح أ ْسبُنَا هللا َ َو ِكْي ُل َونِ ْعم ْ ال َم نِ ْعم ْولَى َ ْ ال َ َونِ ْعم ِصْي ُر. َّ الن َحْو َل َوالَ وةَ َّ َوالَقُ َّ إ اهللِ ِال ِ ب ِّيِ عَِل ْ عَ ِظْيِم ال ْ ال ْستَ ْغِف ُر َ لعَ ِظْيم ) 7 مرة( أ ْ هللاَ ا َض ُل فْ َ ْكِر أ ِ ْم الذِّ هُ َ َّ فَا ْعل ن َ أ لهَ ِ َّ هللاُ ِال لهَ إ ِ َمْو ُجْود الَإ ي َّ هللاُ َح ِال الَإ إ ي َح َم ْعبُ ْود لهَ ِ ق , ي بَا هللاُ َح َّ ِال الَإ إ لهَ ِ )مرة 33/11/7 ( ُهللاَّ ِال الَإ إ لهَ ِ َّ هللاُ ِال لهَ إ ِ َّ هللاُ الَإ ِال الَإ إ لهَ ِ َر ُسْو ُل هللا مد َّ َّ هللاُ ُم َح ِال الَإ إ م َّ ُه ِّ لل َ َص ى ِّلِ أ م ْد َعلَ َّ م ُه َّ ُم َح ِّ لل َ ْي ِه َص ِّلِ أ َعل ِ ْم َ ِّ َو َسل )2 مرة( م َّ ُه ِّ لل َ َص ى ِّلِ أ ْد َعلَ َر ِِّب ِ م يَا َّ ْي ِه َص ِّل ُم َح َعل ِ ْم َ ِّ َو َسل ِ ُسْب هللا َح ْمِدِه َحا َن َوب عَ ُسْب َحا َن هللاِ ِظْيِم ال 33ْ م َّ ُه ِّ لل َ َص ى ِّلِ أ َك َ ِ ْي َعل ب ِ َحب ا ِدنَ ِ م ى ْد َسيِّ َّ ُم َح اِل ِه ِه َو َعلَ ِ َو َص ْ ْحب ِم ِّ َو َسل م َّ ُه ِّ لل َ ِ َعلَى َك َص ِّلِ أ ْيب ِ َحب ا ِدنَ ِ م ى ْد َسيِّ َّ ُم َح اِل ِه ِه َو َعلَ ِ ِر ْك َو َص ْحب َوبَا ِ ْم ِّ َو َسل م َّ ُه ِّ لل َ ِ َعلَى َك َص ِّلِ أ ْيب ِ َحب ا ِدنَ ِ م ى ْد َسيِّ َّ ُم َح اِل ِه ِه َو َعلَ ِ ِر ْك َو َص ْحب َوبَا ِ ْم ِّ َو َسل ْج َم ِعْي َن. فَاتِ َح أ ة( َ ْ )اَل Doa Tahlil ُعْوذُ َ أ اهللِ ِ ِن ب ِم َن ر ِج ْيِم ال َّشْي . َطا ْسِم ال َّ ِ َم ِن ب هللاِ ر ْح . ر ِحْي ِم ال َّ ال َّ َح ْمدُ َر اَل َِّلِلِ ِِّب ْ ِمْي َن. عَ الَ ِرْي َن َح ال ْمد ْ َح ، ال َّشا ِك ْمدَ َّا ِعِمْي َن ْمدًا َح الن


ْي َوافِ َو نِعَ َم يُ َكافِ ُئ يُ هُ َمِز ْيدَهُ. َّنَا َر يَا ب َك َح ْمدُ لَ ْ َم ال ا ْنبَ ِغ ْي َك يَ َج َك َال ِل َو ِ ْج ِه ِل َو َع ِظْيم َطانِ َك. ْ ُسل م َّ َص ِّلِ الل ُه ِ ْم ِّ َو َسل ِ َعلَى ِدنَا م فِى َن. د َسيِّ َّ وِلْي ُم َح َّ َو َص ِّلِ ا ْالَ ِ ْم ِّ َو َسل َعل ا َى ِدنَ ِ م فِى َن. د َسيِّ َّ َو َص ِّلِ ا ْآل ِخِرْي ُم َح ِ ْم ِّ َو َسل ِ َعلَى ِدنَا َسيِّ د ِ ْي م فِ َّ ت ُك ِّل ُم َح َوقْ ن . َو ِحْي َو َص ِّلِ ِ ْم ِّ َو َسل ِ َعلَى ِدنَا م فِى د َسيِّ َّ ُم َح ِء مالَ ال ى ْ ْعلَ ا ى ْالَ ِن يَ ْوِم . اِلَ الِدِّْي م َّ ْو ِص ا ْجعَ ْل اَلل ْل ُه َّ ْل َواَ َو تَقَب نَاهُ َم ا ْ َرأ ِن قَ ِم َن ْرآ قُ ْ عَ ِظْيِم ال ْ َو َم ال ا لناهُ َّ َو َم َهل ا َّ ْحنَاه ا َو َم َسب ْينَاهُ َّ َصل َعلَى م د ِ ِّيِ ب َّ َّ ُم َح ى الن َّ هللاُ َصل ْي ِه َ َعل َ م َّ َو َسل ً َّة َهِدي ِصلَةً و ا َّ و َر ْح َمةً َّ ِزلَةً َّا ن ً وبَرب َكة َّ َشا ِمل َةً َو َصدَقَةً م َةً َّل ِ ْهِدي ِه ُمتَقَب َو نُقَدِّ ذَاِل َك نُ َح ا ْض َر اِلَى ةِ ِدنَ ِ َسيِّ ا ِنَ ْيب ِ َو َحب َو َشِفْي ِعنَا رةِ َّ َوقُ م د ى َو َم أ ْعيُنِنَا ْوالَنَا َّ ُم َح َّ َصل ْي ِه هللاُ َعلَ َ م َّ ِ لَى َو َسل َوإ ِ َجِمْيع ْخَوانِ ِه إ ِم َن يَا ِء ِ ِ ْنب ا ُمْرسِلْي َن، ْألَ ْ ْوِليَا ِء َوال الَ ْ َوال ُّش َه دَا ِء َوا صاِل ِحْي َن ص َحابَ ِة َوال َّ ِ ِعْي َن َو ال َّ َّاب َم ِا ِء َوالت عُلَ ْ عَ ا ِمِلْي َن َوال ْ ال ِِفْي َن ُم َصنِّ ْ ِصْي َن َوال ُم ْخلَ ْ ال ِ ُم َجا ِهِدْي َن َو َجِمْيع ْ ِل ْي ال َر ِّب َسب هللاِ ِ ِ فِ ْي ِمْي َن عَالَ َم ال الَئِ َكِة ْ ْ ِ ْي َن َوال رب َّ ُمقَ ال ُخ ُصْو ًصا ى ْ اِل ِدنَا َ ِ َسيِّ ِ ال َّشْيخ َعْبِد قَاِدِر َج ال ْيالَنِي ْ ْ ال رضي هللا عنه Lalu melanjutkan bacaan doa : م َّ ث إلَى ُ ِ ِل ْه َجِمْيع َ قُبُ ْو ِر أ ال ِم َن ُم ْسِل ِمْي َن ْ َم ال ا ِت ْ ُم ْسِل ْ ُمْؤ ِمنِ ْي َن َوال ْ َوال ُمْؤ ِمنَا ِت ْ َوال ِر ِق ِم ْن ْر ِض َم َشا الَ ِ َه ا ا ْ ِرب َو َمغَا َوبَ ْحِر بَ ِِّر َها َها ُخ لَى ُصْو ًصا ِ مَه إ آبَائِنَا اتِنَا َّ َواُ ْجدَاتِنَا َ َوأ َّاتِنَا ص َو َجد َو نَ ُخ ُّ ُخ لَى ُصْو ًصا ِ َم ِن إ ا ْجتَ َها ُهنَا ِه َم ْعنَا ِ ب ْجِل ِه ِ َسبَب َوألَ م . َّ ُه لل َ أ ُهْم َوا ْر َح ْمُهْم ا ْغ ِف ْرلَ ِهْم َو ا ْع ُف َو َعافِ م ْن ُهْم . َّ ُه َع لل َ ِز ِل أ اَْن َمةَ ر ْح ال َّ َرةَ َم ْغِف ْ ْه ِل َعلَى َوال َ قُبُ ْو ِر أ ْ ْه ِل ال ِم ْن َ أ الَ هَ لَ ِ إ َّ ِال مد ر ُسْو ُل ُم َح إ هللاُ َّ َّ َوقِنَا َعذَا َب ِخ َرةِ َح َسنَةً ْالَ َوفِى ا ُّْنيَا َح َسنَةً َّنَا آتِنَا فِى الد َرب هللاِ. َّا ا َن ِر. ِ ُسْب َك َح الن َر ِِّب َربِّ زةِ َّ ِع ْو َن ْ ما فُ َّ يَ ِص . َح ْمدُ ال َع ْ َر َِّلِلِ ِِّب َوال ِمْي َن عَالَ ْ ال . فَاتِ َحةُ ْ اَل


LEMBAR TAGIHAN SISWA TIM PENGUJI: 1. Abdul Choliq, S.Pd I (Ketua) 2. Zainur Ahmad, S.Pd (Anggota) 3. Moh. Fikri In’ami, S.Pd (Anggota) 4. Sukarti, S.Pd (Anggota) 5. Kusnawiyah, S.Pd (Anggota) 6. Maghfiroh, S.Pd (Anggota) KECAKAPAN TINGKAT DASAR SEMESTER GANJIL NAMA : ................................................ KELAS :................................................ NO MATERI HARI/TGL DIUJIKAN PENGUJI TANDA A. AQIDAH TANGAN 1 20 Sifat wajib bagi Allah 2 20 Sifat mustahil bagi Allah 3 1 Sifat jaiz bagi Allah 4 4 Sifat wajib bagi Nabi 5 4 Sifat mustahil bagi Nabi 6 1 Sifat jaiz bagi Nabi B. JUZ AMMA 7 Surat an-naas 8 Surat al-falaq 9 Surat al-ikhlas 10 Surat al-lahab 11 Surat an-nashr 12 Surat al-kaafiruun 13 Surat al-kautsar C. FIQH 14 Pengertian hadas dan najis


15 Macam-macam hadas dan contohnya 16 Macam-macam najis dan contohnya 17 Macam-macam air mutlak 18 Lafad niat wudlu dan tayamum D. DOA-DOA HARIAN 19 Doa mau makan 20 Doa setelah makan 21 Doa mau tidur 22 Doa bangun tidur 23 Doa masuk WC 24 Doa keluar WC 25 Doa setelah wudlu KECAKAPAN TINGKAT DASAR SEMESTER GENAP NAMA : ................................................ KELAS : ................................................ NO MATERI HARI/TGL DIUJIKAN PENGUJI TANDA A. AQIDAH TANGAN 1 Rukun iman secara urut 2 Rukun islam secara urut 3 Nama-nama malaikat beserta tugasnya 4 Nama-nama 25 Nabi 5 Nama-nama kitab Allah beserta nabi penerimanya B. JUZ AMMA 6 Surat al-Maa'uun 7 Surat al-Quraisy 8 Surat al-Fiil 9 Surat al-Humazah 10 Surat al-'Ashr 11 Surat at-Takaatsur 12 Surat al-Qariah 13 Surat al-'Aadiyaat C. FIQH


14 Lafad niat sholat 5 waktu 15 Bacaan iftitah 16 Bacaan tasbih rukuk dan sujud 17 Bacaan bangun dari rukuk dan sujud 18 Bacaan tahiyat awal/akhir D. DOA-DOA HARIAN 19 Doa bercermin 20 Doa masuk masjid 21 Doa keluar masjid 22 Doa setelah mendengarkan adzan 23 Doa qunut 24 Doa untuk kedua orangtua 25 Doa naik kendaraan KECAKAPAN TINGKAT MENENGAH SEMESTER GANJIL NAMA : ................................................ KELAS : ................................................ NO MATERI HARI/TGL DIUJIKAN PENGUJI TANDA A. TAJWID TANGAN 1 Hukum nun mati/tanwin + arti + huruf-hurufnya 2 Hukum mim mati dan hurufhurufnya 3 Rumus mad asli/mad thobi'i B. JUZ AMMA 4 Surat al-Zalzalah 5 Surat al-Bayyinah 6 Surat al-Qadr 7 Surat al-'Alaq 8 Surat at-Tiin 9 Surat al-Insyirah 10 Surat ad-Dhuhaa 11 Surat al-Lail C. FIQH 12 Syarat dan rukun puasa ramadhan


13 Hal-hal yang membatalkan ibadah puasa 14 Hal-hal yang membatalkan pahala puasa 15 Lafad niat sholat tarawih 16 Lafad niat sholat witir 1 dan 2 rakaat 17 Dalil diwajibkannya puasa ramadhan 18 Hikmah puasa ramadhan D. SHOLAWAT DAN DZIKIR 19 Sholawat munfarijah 20 Dzikir sehabis sholat wajib KECAKAPAN TINGKAT MENENGAH SEMESTER GENAP NAMA : ................................................ KELAS : ................................................ NO MATERI SEMESTER GENAP HARI/TGL DIUJIKAN PENGUJI TANDA A. TAJWID TANGAN 1 8 Jenis mad far'i/mad cabang beserta contohnya 2 Pembagian waqaf beserta artinya 3 6 Simbol waqaf beserta artinya B. JUZ AMMA 4 Surat asy-Syams 5 Surat al-balad 6 Surat al-Fajr 7 Surat al-Ghasyiyah 8 Surat al-A'laa 9 Surat at-Thoriq 10 Surat al-Buruuj 11 Surat al-Insyiqaq C. FIQH 12 Syarat dan rukun zakat fitrah 13 Ukuran dalam mengeluarkan zakat fitrah


14 Menyebutkan 8 orang yang berhak menerima zakat 15 Dalil diwajibkannya zakat 16 Hikmah zakat D. SHOLAWAT DAN DZIKIR 17 Sholawat thibbil qulub 18 Tasbih sehabis sholat tarawih 19 Sayyidul istighfar 20 Syair Abu Nawas (Ilahilastulil...) KECAKAPAN TINGKAT LANJUT SEMESTER GANJIL NAMA : ................................................ KELAS : ................................................ NO MATERI HARI/TGL DIUJIKAN PENGUJI TANDA A. JUZ AMMA TANGAN 1 Surat al-Muthaffifiin 2 Surat al-Infithaar 3 Surat at-Takwiir 4 Surat 'Abasa 5 Surat an-Nazi'aat 6 Surat an-Naba' B. FIQH (BAB SHOLAT SUNNAH) 7 Lafad niat sholat jamak taqdim 8 Lafad niat sholat jamak ta'khir 9 Lafad niat sholat qasar 10 Lafad niat sholat dluha 11 Lafad niat sholat idain (idul fitri dan idul adha) 12 Lafad niat sholat tahajud 13 Lafad niat sholat sunnah istikharah C. FIQH (BAB JENAZAH) 14 Cara memandikan jenazah


15 Cara mengkafani jenazah laki-laki atau perempuan 16 Cara mensholati jenazah laki-laki atau perempuan D. DZIKIR/DOA 17 Tawassul 18 Istighosah (10 bacaan) 19 Bacaan tahlil 20 Doa tahlil


Click to View FlipBook Version