The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by vivisulviana, 2021-10-30 03:28:27

PERCAYA DIRILAH, CECE!

PERCAYA DIRILAH, CECE!

Keywords: cergam,jalurrempah,percayadirilahcece,gendissewuberkarya

GENDIS SEWU BERKARYA

Penulis: Raffy Maulana Saputra
Editor: Rahma Nurul Hayati, Prita Fitri W., Vegasari

Yuniati
Ilustrator: Annisafitri

PERCAYA DIRILAH CECE !

Penulis : Raffy Maulana Putra

Ilustrator : Annisa Safitri

Editor : Rahma Nurul Hayati, Prita FW, dan Vegasari Yuniati

Penata Letak : Faradila Elifin dan Vivi Sulviana

Diterbitkan pada tahun 2021 oleh
Tim Penulis Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Surabaya
Jl. Rungkut Asri Tengah 5-7, Surabaya

Buku ini merupakan kumpulan karya dari bibit Gendis Sewu, sebagai
penghargaan atas partisipasi yang telah diberikan dalam Gerakan Melahirkan
1000 Pendongeng dan 1000 Penulis.

Hak cipta dilindungi undang-undang

Syukur alhamdulillah segala puji bagi Allah SWT, atas limpahan Kami menyadari bahwa sebuah karya memiliki
rahmat dan hidayah-Nya yang begitu besar, sehingga dapat ketidaksempurnaan. Apabila dalam penyusunan e-book ini
masih jauh dari kesempurnaan dan masih ada kekurangan
menyelesaikan penyusunan cerita bergambar ini sebagai bentuk kami mengharap kritik dan saran yang bisa membangun dari
menyukseskan kegiatan yang diadakan Kemendikbudristek
yakni Muhibah Budaya dan Festival Jalur Rempah 2021. segenap pembaca e-book ini.
Dalam penyusunan e-book ini, kami mengucapkan terima Semoga e-book ini dapat bermanfaat bagi perkembangan
karya tulis anak bangsa khususnya di Kota Surabaya dan
kasih sebesar-besarnya kepada pihak-pihak terkait yang telah seluruh Indonesia pada umumnya.
membantu, membimbing, dan mengarahkan kami. Dengan
kerendahan hati, kami menyampaikan terima kasih sebesar- Surabaya, 11 Oktober 2021
besarnya kepada yang terhormat : Tim Penulis Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota
Surabaya.
1. Ir. Musdiq Ali Suhudi, M.T selaku Kepala Dinas Perpustakaan
dan Kearsipan Kota Surabaya

2. Imam Budi Prihanto, S.IP, MM selaku Kepala Bidang Informasi
dan Layanan, Kepala Seksi Informasi dan Layanan
Perpustakaan

3. Para Bibit Penulis Gendis Sewu
4. Kapten Tim Penulis
5. Editor Tim Penulis:

a. Tutor Kelas Reguler Tingkat Kecamatan
b. Tutor Kelas Khusus Minat dan Bakat (MinBak) Tingkat Kota
6.Segenap pegawai Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota
Surabaya
7. Ilustrator

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Pemerintah Kota Cerita bergambar yang lahir dari kolaborasi bibit Gendis Sewu
Surabaya dan Tim Inti Penulis Dispusip ini sangat layak dinikmati karena

Kita panjatkan rasa syukur ke hadirat Tuhan Yang Maha merupakan karya-karya imajinatif dengan gaya bahasa
Esa, yang telah melimpahkan rahmat, hidayah, dan inayah-Nya, menarik dan mudah dipahami oleh anak-anak, serta penuh
hanya dengan kemurahan-Nya kita selalu dapat berikhtiar untuk dengan pesan moral. Cerita bergambar Percaya Dirilah, Cece!
berkarya dalam ikut serta membangun Kota Surabaya yang kita ini adalah sebuah karya yang akan menjadi ujung tombak
cintai. pelestarian budaya rempah. Semoga kelak hal ini akan memicu
tumbuh kembangnya budaya literasi untuk berbagai kalangan
Kita patut bangga dan memberi apresiasi pada para Editor
Area dengan kesibukaannya mengurusi agenda kedinasan masih usia, terutama di Kota Surabaya.
bisa membimbing para bibit penulis, baik itu dari DIRA Penulis
dan Pendongeng. Terima kasih juga saya ucapkan kepada para Saya selaku Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan
bibit penulis Gendis Sewu (Gerakan Melahirkan 1000 Bibit Penulis
Dan 1000 Bibit Pendongeng), para editor penulis Dispusip, dan Kota Surabaya menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya
Petugas TBM Kota Surabaya yang telah bekerja keras membuat
cerita bergambar berjudul 'Percaya Dirilah, Cece!'. Para bibit kepada semua pihak yang terlibat.
penulis Gendis Sewu yang telah melalui proses sangat panjang
dan berjenjang melalui kelas reguler maupun kelas khusus minat Akhir kata, kita semua patut memberi dukungan secara
bakat dalam platform Tempat Menampung Karya Literasi
Masyarakat (TAMAN KALIMAS). terus menerus kepada para bibit penulis Gendis Sewu agar

selanjutnya semakin produktif dalam berkarya.

Surabaya, 11 Oktober 2021

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Surabaya

Ir. Musdiq Ali Suhudi, M.T.

Kapten Tim Penulis Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Alhamdulillah, dengan menyebut nama Allah SWT Yang Maha
Surabaya Pengasih lagi Maha Penyayang. Kami sangat bersyukur atas
hadirat-Nya, hanya dengan kemurahan Allah SWT, kami dapat
Alhamdulillah, dengan menyebut nama Allah SWT Yang menghimpun berbagai karya tulis para bibit penulis Gendis
Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Kami sangat bersyukur Sewu dan menerbitkannya dalam sebuah cerita bergambar
atas hadirat-Nya, hanya dengan kemurahan Allah SWT, kami
dapat menghimpun berbagai karya tulis para bibit penulis Gendis dengan judul Percaya Dirilah, Cece!
Sewu dan menerbitkannya dalam sebuah cerita bergambar Cerita bergambar ini merupakan hasil dari kolaborasi
dengan judul Percaya Dirilah, Cece! karya bibit penulis dan Tim Inti Penulis Dinas Perpustakaan dan
Kearsipan Kota Surabaya. Dari hasil ketekunan para bibit Gendis
Cerita bergambar ini merupakan hasil dari kolaborasi Sewu yang didampingi oleh para petugas Taman Bacaan
karya bibit penulis dan Tim Inti Penulis Dinas Perpustakaan dan Masyarakat, dimentori oleh para Tim Inti Penulis, disunting oleh
Kearsipan Kota Surabaya. Dari hasil ketekunan para bibit Gendis Editor Area (Dira), dan penyunting akhir yang semuanya adalah
Sewu yang didampingi oleh para petugas Taman Bacaan pegawai Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Surabaya.
Masyarakat, dimentori oleh para Tim Inti Penulis, disunting oleh Kegiatan Muhibah Budaya dan Jalur Rempah 2021 yang
Editor Area (Dira), dan penyunting akhir yang semuanya adalah diadakan Kemendikbudristek ini menjadi awal lahirnya karya
pegawai Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Surabaya. cerita bergambar yang luar biasa ini.
Saya juga mengucapkan terimakasih kepada Tim Gendis
Kegiatan Muhibah Budaya dan Jalur Rempah 2021 yang Sewu dan Tim Inti Penulis Dispusip yang terdiri dari para tutor
diadakan Kemendikbudristek ini menjadi awal lahirnya karya kelas reguler di tingkat kecamatan, para editor area (Dira), para
cerita bergambar yang luar biasa ini. penyunting akhir hingga e-book ini terselesaikan secara baik.

Cerita bergambar ini adalah jawaban nyata atas kinerja para
Tim Inti Penulis Dispusip yang berkolaborasi dengan petugas

Taman Bacaan Masyarakat Kota Surabaya.
Membangun kota maka perlu disertai 'membangun'
manusia di dalamnya. Tentu tidaklah mudah, karena awal
membangun sering kali terlihat abstrak, dipertanyakan, atau
diragukan. Walaupun begitu, tetap terus 'membangun' karena
'membangun' manusia melalui literasi adalah sebuah investasi
jangka panjang untuk kota tercinta kita Kota Surabaya.

Salam Literasi,
Surabaya, 11 Oktober 2021
Kapten Tim Penulis
Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Surabaya

Vegasari Yuniati



Di depan kios Jalur Rempah di
pasar Pabean, seorang satgas
berseragam biru, Pak Irza
memberikan pengumuman.

"Ayo kita cegah covid-19 dengan cara
memakai masker, mencuci tangan,
menjaga jarak!" seru Pak Irza.

"Je, lihat tuh dari tadi
orang-orang yang ke kios
ini hanya membeli kunyit!"
seru Cece.

"Iya, Ce, kenapa ya kunyit
jadi idola?" jawab Jeje
sedih.

"Nek, kenapa kunyit jadi
idola?" tanya Cece kepada
neneknya, "Apakah kami bisa
jadi idola juga?"

Nenek pun tersenyum
kepada Cece dan Jeje.

"Nenek punya cerita nih
tentang perjalanan nenek
moyang kita terdahulu." ujar
nenek

" Dulu nenek moyang rempah-
rempah menjadi idola sesuai
dengan manfaat masing-masing,
sampai membentuk jejak dan jalur
rempah yang menghubungkan
Nusantara dan dunia." jelas nenek.

"Rempah yang ada di Nusantara
kita sangat berlimpah dan
memiliki potensi ekonomi tinggi,
apalagi di masa pandemi seperti
ini. Seluruh penduduk dunia
mencari dan memanfaatkan
rempah-rempah."

" Wah ternyata keren banget ya
nek, nenek moyang kita. Cece
bangga nek dari dahulu hingga
sekarang, kita tetap jadi idola."
ungkap Cece lega.

"Bu, saya beli Cengkih dan
Jahenya ya. Masing-masing
satu kilo saja." ucap Prita,
salah satu pembeli.

" Tu m b e n , t i d a k s e p e r t i
biasanya, kok banyak beli
Cengkih dan Jahenya?"
tanya Bu Nurma.

Mau saya buat wedang
pokak, Bu. Ini sangat bagus
untuk meningkatkan imun."
jawab Prita.

Cece dan Jeje merasa senang.
"Ternyata betul kata Nenekku ya, Je,
kita semua memiliki khasiat masing-
masing. Aku jadi bangga dengan diriku
sendiri." ucap Cece kepada Jeje.

Pasar
Pabean

Pasar Pabean merupakan salah satu
pasar legendaris di Surabaya. Pasar
Pabean berdiri sejak tahun 1849.

Pasar Pabean dikenal sebagai pasar
ikan dan pasar rempah-rempah.
Bahkan sampai sekarang pun, Pasar
Pabean menjadi ikon pasar ikan
terbesar di Jawa Timur. Hal ini tidak
lepas dari sejarah pasar ini sendiri
yang berada dekat dengan
Pelabuhan Rakyat (Pelra) Kalimas
yang berada di kawasan Tanjung
Perak.



Raf fy Maulana Annisafitri
Saputra
Illustrator
Penulis
Annisafitri , Mahasiswi Desain Interior UB
Raffy Maulana Saputra, lahir 13 tahun tepat tanggal juga bekerja menjadi Freelance Illustrator
23 Maret di Kota Pahlawan, Surabaya. dan 2D Animator.

Menulis dan menggambar adalah hobinya, sejak kecil Menyukai hal berbau game, desain, seni, dan
ia bercita-cita menjadi notaris. Saat ini menjadi siswa arsitektur dan interior. Sangat suka
di salah satu SMP Negeri di Surabaya. mencoba hal baru untuk menambah
pengetahuan dan mengasah kemampuan.
Raffy salah satu bibit penulis Gendis Sewu Dinas
Perpustakaan dan Kearsipan Kota Surabaya yang Untuk ingin lebih kenal dengan Annisafitri
mendapat dampingan menulis oleh Kak Rahma dari bisa lihat karyanya di @ichakaze di
TBM RW 10 Wonokusumo Dinas Perpustakaan dan Instagramnya.
Kearsipan Kota Surabaya, jejaknya bisa dilacak
melalui akun instagram @maul5921.

Generasi masa kini yang mulai melupakan rempah dan mengganti dengan
makanan saji membuat eksistensi hasil kekayaan Nusantara yang satu itu
menjadi kerdil. Pandemi yang tiba-tiba datang menjaring setiap kalangan
menyadarkan pentingnya rempah.

Turut serta mengambil peran dalam suksesnya Muhibah Budaya dan Jalur
Rempah 2021 yang diadakan Kemendikbudristek, Dinas Perpustakaan dan
Kearsipan Kota Surabaya membuat sebuah karya luar biasa. Karya berupa
cerita bergambar ini merupakan kolaborasi Bibit Penulis Gendis Sewu dan Tim
Inti Penulis Dispusip.

Mengangkat tema tentang rempah, karya luar biasa ini patut disimak oleh
berbagai kalangan, terutama generasi muda. Bahasa yang ringan dan mudah
dipahami membuat siapa pun yang membacanya akan merasa nyaman. Latar
cerita bergambar ini mengambil lokasi yang akrab dengan masyarakat Kota
Surabaya, yaitu di Pasar Pabean.


Click to View FlipBook Version