The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

GERAK TARI TRADISIONAL BERDASARKAN UNSUR PENDUKUNG TARI

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by martinasalvia2, 2022-10-27 22:15:12

GERAK TARI TRADISIONAL BERDASARKAN UNSUR PENDUKUNG TARI

GERAK TARI TRADISIONAL BERDASARKAN UNSUR PENDUKUNG TARI

KATA PENGANTAR

Segala puji dan syukur penulis panjatkan kehadirat Allah SWT
karena berkat rahmat dan karunia-Nya, penulis akhirnya dapat
menyelesaikan Materi Ajar ini tepat pada waktunya. Shalawat
beserta salam semoga tetap terlimpahcurahkan pada junjunan alam
Nabi Muhammad SAW, tak lupa kepada para keluarganya,
sahabatnya dan akhirnya kita selaku umatnya.

Materi Ajar berbasis Problem Based Learning yang berjudul
Gerak Tari Tradisional Berdasarkan Unsur Pendukung Tari ini,
penulis susun untuk memenuhi tugas dan tagihan mahasiswa PPG
Dalam Jabatan tahun 2021 Universitas Negeri Manado pada tahap
Pendalaman Materi. Materi ajar ini diharapkan dapat memberikan
pengalaman belajar yang bermakna untuk mencapai kompetensi
yang dituju secara mandiri.

Tak lupa penulis ucapkan terima kasih kepada semua pihak
yang telah membantu penulis dalam pembuatan materi ajar ini.
Penulis menyadari bahwa dalam penulisan materi ajar ini masih
jauh dari sempurna. Karena itu kritik dan saran yang membangun
dari semua pihak akan penyusun terima dengan senang hati.

Akhir kata, penulis berharap materi ajar ini dapat bermanfaat
bagi semua pihak, bagi penulis pada khususnya dan pembaca pada
umumnya.

Cianjur, September 2021

Penulis

DAFTAR ISI i
ii
KATA PENGANTAR
DAFTAR ISI 1
A. PENDAHULUAN 1
1. Deskripsi bahan ajar 1
2. Relevansi
3. Petunjuk Belajar 2
B. INTI 2
Capaian Pembelajaran 2
Pokok-pokok Materi
Uraian Materi 9
C. PENUTUP 10
Rangkuman 11
Tes Formatif
DAFTAR PUSTAKA
Kunci Jawaban Tes Formatif

A. PENDAHULUAN

1. Deskripsi
Ragam jenis tari tradisional menyebar di seluruh daerah di Indonesia. Tari tradisional lahir,

tumbuh da berkembang dalam suatu masyarakat yang kemudian diturunkan atau diwariskan
secara terus-menerus dari generasi ke generasi.

Materi ajar ini membahas tentang apa itu tari tradisional, jenis tari tradisional, unsur-unsur
tari tradisional dan keunikan tari tradisional. Kegiatan belajar tidak hanya difokuskan kepada
membaca materi saja, tetapi juga diharapkan untuk terus aktif dalam mengembangkan
kreativitas dalam proses pembelajaran.

Untuk mengembangkan kreativitas dalam proses pembelajaran kemampuan berpikir kritis
merupakan salah satu hal yang penting, karena dengan berpikir kritis akan menggunakan
potensi pikiran secara maksimal untuk memecahkan suatu permasalahan.

Aktivitas pembelajaran pada materi ajar ini bertujuan agar memperoleh pengalaman-
pengalaman belajar yang bermakna dalam mencapai tujuan pembelajaran.

2. Relevansi
Melalui materi ajar ini, diharapkan tidak hanya menguasai secara tekstual tentang jenis,

unsur dan keunikan tari tradisional namun bisa menerapkan pengembangan tari tradisional
melalui konsep-konsep tari.

3. Petunjuk Belajar

Agar dapat mencapai penguasaaan yang optimal tentu diperlukan peran aktif peserta didik
dalam mempelajari kegiatan belajar ini diantaranya dengan membaca uraian dan contoh,
mengerjakan tugas-tugas dan latihan yang diberikan pada kegiatan belajar, membaca
rangkuman, mengerjakan tes yang diberikan pada kegiatan belajar ini. Jika peserta didik
berhasil menjawab seluruh pertanyaan dengan benar, maka peserta didik telah cukup
menguasai bahan ini. Jika masih ada beberapa jawaban yang salah, maka pelajari kembali
materi yang diberikan pada kegiatan belajar ini. Ketekunan dalam mempelajari dan
mengerjakan semua tugas, latihan, dan tes yang diberikan akan sangat membantu peserta
didik dalam mencapai tujuan pembelajaran secara optimal. Secara rinci kajian dalam kegiatan
belajar ini memuat:

1. Capaian dan sub capaian pembelajaran agar peserta didik mengetahui target yang
harus dicapai setelah mempelajari materi ajar ini.

2. Uraian materi yang mendeskripsikan pokok-pokok materi minimal yang harus dikuasai
oleh peserta didik.

3. Peserta didik mampu membuat keterkaitan konsep dengan aplikasinya dalam berbagai
fenomena yang di amati dalam berbagai proses yang berlangsung dalam kehidupan
sehari-hari.

4. Rangkuman yang disajikan agar peserta didik mampu memahami garis besar materi
yang dipelajari

5. Tes yang diberikan sebagai sarana latihan untuk mengukur penguasaan konsep
peserta didik setelah mempelajari materi pada setiap kegiatan yang diberikan.

6. Daftar Pustaka disajikan untuk memberi informasi sumber belajar yang dapat
digunakan oleh peserta didik sebagai bahan pendalaman materi peserta didik sebagai
bahan pendalaman materi.

B. INTI Indikator
1. Capaian Pembelajaran 1.1 Menguraikan pengertian tari tradisional

NO Capaian Pembelajaran
1. Memahami pengertian tari tradisional

2. Memahami jenis-jenis tari tradisional 2.1 Menyebutkan jenis-jenis tari tradisional

2.2 Membedakan jenis-jenis tari tradisional

yang ada di Indonesia

3. Memahami unsur tari tradisional 3.1 Menganalisis unsur tari tradisional

4. Memahami keunikan tari tradisional 4.1 Menganalisis keunikan tari tradisional

3 Pokok-pokok Materi
a. Pengertian tari tradisional
b. Jenis-jenis tari tradisional
c. Unsur-unsur tari tradisional
d. Keunikan tari tradisional

4 Uraian Materi
a. Pengertian tari tradisional

Setiap daerah di Indonesia memiliki tari tradisional. Dalam penyajiannya, tari
tradisional dilakukan secara perorangan, berpasangan maupun kelompok. Seni tari
tradisional memiliki bentuk yang berbeda-beda di setiap daerah.

Tari tradisional adalah tarian yang berkembang dan dilestarikan secara turun-
temurun di suatu daerah tertentu. Tarian ini biasanya memiliki berbagai ciri khas yang
menonjolkan falsafah, budaya dan kearifan lokal setempat di mana tarian tersebut
berkembang. Sehingga dapat ditebak bahwa masing-masing daerah akan memiliki keunikan
tersendiri. Terutama di negeri ini, di mana keberagaman masyarakatnya seakan tak
terbatas.

Tari tradisional adalah tarian yang telah berkembang dari masa ke masa yang telah
melewati waktu yang cukup lama di suatu daerah, adat, atau etnik tertentu sehingga
memiliki nilai-nilai estetika klasik yang dilestarikan dari generasi ke generasi.

b. Jenis-jenis tari tradisional
Tari tradisional dapat dibedakan menjadi beberapa tarian berikut ini.

1. Tari Primitif
Merupakan tarian yang gerak maupun iringannya masih sederhana. Secara umum
dapat dikatakan bahwa penggarapan koreografinya belum dilakukan secara serius.
Busana kostum dan tata riasnya juga masih kurang diperhatikan. Tari tradisional jenis
ini jarang dipentaskan bahkan sudah jarang dijumpai keberadaannya, kemungkinan
tari ini hanya dapat ditemui di daerah terpencil atau pedalaman saja.

a. Ciri tari primitif
(1) Gerak dan iringan sangat sederhana berupa hentakan kaki, tepukan
tangan/simbol suara/gerak–gerak saja yang dilakukan
(2) Gerakan dilakukan untuk tujuan tertentu misalnya menirukan gerak binatang
karena berburu, proses inisiasi, kelahiran, perkawinan, panen;
(3) Instrumen sangat sederhana

b. Bentuk tari primitif
Bentuk dari tari primitif masih sederhana yang berupa gerakan-gerakan tangan,
kepala serta depakan-depakan kaki menirukan alam.

c. Fungsi tari primitif
Adapun fungsi dari tari pada masa primitif dapat kita lihat dari gerak-gerik tariannya
sangat sederhana karena yang dipentingkan adalah keyakinan yang terletak di

belakang tarian tersebut, contohnya tarian meminta hujan, tarian untuk
mempengaruhi binatang buruan.
Fungsi lainnya untuk upacara/ritual yng bersifat sakral/ magis.
2. Tari Klasik,
Yaitu tari tradisi yang sudah mapan atau baku baik dari segi gerak, maupun iringannya.
Tari klasik merupakan tarian yang sudah mendapatkan banyak perhatian dan biasanya
digarap secara serius oleh masyarakatnya dan mendapatkan dukungan penuh dari
tetua, bangsawan, atau raja suatu daerah yang telah mencapai nilai artistik cukup
tinggi karena telah menempuh perjalanan yang cukup panjang (sudah mengalami
masa kejayaan).

3. Tari Rakyat,
Tarian ini memiliki gerakan dan pola langkah yang sederhana dan cukup mudah untuk
dipelajari, meskipun telah mengalami penggarapan koreografi yang serius. Karena, tari
rakyat terlahir dari budaya masyarakat pedesaan yang berada di luar tembok Keraton.

Tarian ini diciptakan dari dan untuk dinikmati oleh rakyat, sehingga tidak ada beban
khusus terhadap kerajaan atau pihak penguasa lain yang menuntut nilai estetika
agung.

c. Unsur-unsur tari tradisional

1. Gerak (tenaga, ruang dan waktu)

Gerakan tari adalah gerak tubuh yang selaras dan berirama sehingga menghasilkan
karya seni yang dilakukan di tempat dan waktu tertentu. Gerak tari menjadi unsur utama
dalam seni tari karena gerak tari tidak bisa lepas dari unsur anggota tubuh penarinya.

Gerak tari merupakan media utama untuk mengomunikasikan gerakan yang memiliki
arti-arti tertentu dari koreografer tari yang akan mempertimbangkan unsur keindahan dalam
penyajiannya.

Gerak pada tari memiliki pesan, tujuan atau makna yang ingin disampikan kepada
penontonnya, namun apakah semua gerak tari memiliki makna? Gerak dalam tari terbagi
menjadi: 1) gerak maknawi (gesture) yaitu gerak yang memiliki arti seperti gerak kupu-kupu
terbang, gerak nelayan menjala ikan, gerak petani mencangkul, dan 2) gerak murni (gerak
yang tidak memiliki makna). yaitu gerak yang diciptakan hanya untuk keindahannya saja,
misalnya gerak-gerak yang terdapat dalam tari jaipongan dan gerakan yang dilakukan oleh
para penari latar dan sebagainya

Unsur tari terdiri dari unsur utama dan unsur pendukung. Unsur utama dalam tari
adalah gerak. Gerak dalam tari gerak terdiri dari aspek;

Ruang, yang dapat dimaknai sebagai ruang untuk menari ataupun ruang yang dapat
dibentuk oleh tubuh penari.

Waktu, berhubungan dengan rasa ritmis gerak. Perbedaan cepat atau lambat gerak
berhubungan dengan tempo. Jadi tempo merupakan cepat atau lambat gerak yang
dilakukan. Gerak tari juga memiliki tempo. Fungsi tempo pada gerak tari untuk memberikan
kesan dinamis sehingga tarian enak untuk dinikmati.

Tenaga dalam gerak tari meliputi;
1) intensitas, yang berkaitan dengan jumlah tenaga dalam tarian yang menghasilkan
tingkat ketegangan gerak;
2) aksen/tekanan muncul ketika gerakan dilakukan secara tiba-tiba dan kontras;
3) kualitas berkaitan dengan cara penggunaan atau penyaluran tenaga.

Gambar 5.7. menunjukkan gerak Berdiri dengan gerakan tertahan
(Sumber: Kemendikbud 2017)

2. Tata rias dan busana
Tata rias dan busana merupakan salah satu unsur pendukung yang sangat penting
dalam sebuah seni pertunjukan tidak terkecuali pada pertunjukan seni tari. Bukan
sekedar untuk memperindah dan mempercantik sebuah karya seni bahkan lebih dari
itu,tata rias dan busana dijadikan media untuk untuk mengungkapkan dan
mengimplementasikan keunikan sejarah dan kekayaan setiap daerah yang ada di
Indonesia.
Tata rias merupakan sebuah usaha untuk mempercantik dan memperindah wajah
dan diri setiap manusia khususnya perempuan. Berbeda dengan seni pertunjukan,
tata rias dibutuhkan untuk mementukan/ menggambarkan karakter dalam
penyajiannya diatas panggung pertunjukan. Menurut Herymawan (dalam Yunita)
mengungkapkan bahwa tata rias merupakan seni melukis wajah dengan
menggunakan bahanbahan kosmetik untuk mewujudkan karakter yang dibutuhkan
sesuai peran yang dilakoni diatas panggung.

Busana atau lebih familiar dengan sebutan kostum tari merupakan segala pakaian
dan perlengkapan yang digunakan seorang penari diatas panggung sesuai dengan
kebutuhannya.

3. Properti
Properti tari adalah segala kelengkapan dan peralatan dalam penampilan atau
peragaan dalam sebuah tari. Properti ini merupakan semua alat yang digunakan
sebagai media atau perlengkapan dari pementasan suatu tarian. Macam-
macam properti tari yang biasa digunakan untuk penari di atas pentas misalnya
selendang, kris, topeng, payung, tombak, panah, piring, sapu tangandan lain-lain.

4. Iringan
Musik iringan tari adalah bentuk musik pengiring yang sudah terpola dari segi
birama, harmoni, tempo, dinamika, ritmis, dan melodinya. Untuk terbentuknya
sebuah iringan tari maka digunakan alat alat musik yang berbentuk instrumental
maupun vokal untuk mengiringi gerak tari. Musik sebagai iringan tari dapat
dibedakan menjadi dua yaitu irngan musik internal dan iringan eksternal. Iringan
internal adalah iringan tari yang berasal dari tubuh penari, misalnya tepukan,
hentakan, teriakan dan nyanyian. Tari yang menggunakan iringan internal
misalnya tari tari Saman dan tari Kecak. Sedangkan iringan eksternal adalah
iringan yang dihasilkan dari luar tubuh penari. Iringan ini dapat berupa iringan
dengan menggunakan alat musik secara langsung maupun tidak langsung.

d. Keunikan tari tradisional
Tari tradisional memiliki daya tarik tinggi yang tidak akan lekang oleh waktu
karena keunikannya. Keunikan tari tradisional melingkupi gerakan, musik iringan,
busana, serta riasan yang berbeda dan mencerminkan budaya di setiap daerahnya.

C. PENUTUP
1. Rangkuman

2. Test Formatif
1. Tari –Tarian yang lahir dan berakar dari budaya daerah nusantara (Indonesia). Penjelasan

diatas merupakan pengertian dari..
a. Tari nusantara
b. Tari adat
c. Tari tarian
d. Tari klasik
2. Berikut tari nusantara dari daerah bali yang benar adalah..
a. pendet, legong, kuntulan
b. Pakarena, samba, panyambrama
c. legong, kandagan, manukrawa
d. Pendet, legong, manukrawa
3. Tari merupakan media untuk menyampaikan nilai- nilai atau pesan dan kegiatan untuk
mengasah kehalusan rasah dan budi pekerti. pengertian diatas menjelaskan fungsi tari
sebagai..
a. Upacara adat
b. Pendidikan
c. Hiburan
d. Rekreasi
4. Salah satu contoh tari dari daerah Jawa Tengah adalah…
a. Gambyong
c. Ngremo
b. Zapin
d. Pendet
5. Fungsi iringan dalam suatu pementasan tari adalah…
a. Cantik
c. Jelas
b. Watak
d. Ketepatan gerak dengan tempo
6. Musik yang dihasilkan dari luar tubuh penari disebut musik…
a. Makna
c. Internal
b. Eksternal
d. Murni
7. Fungsi utama tari sebagai ritual adalah….
a. Sebagai saranan upacara adat dan keagamaan
b. Sebagai saranan pelengkap suatu acara

c. Sebagai hiburan semata
d. Sebagai pertunjukan pada acara-acara tertentu
8. Gerak yang tidak mengandung arti disebut gerak..
a. Murni
c. Internal
b. Maknawi
d. Eksternal
9. Dibawah ini merupakan unsur-unsur gerak…
a. Ruang, musik, waktu
c. Tenaga, waktu, iringan
b. Gerak, musik, busana
d. Tenaga, waktu, ruang
10. Kelengkapan tari berupa laat yang digunakan ketika menari adalah..
a. Properti
c. Busana
b. Rias
d. Kostum

DAFTAR PUSTAKA

Sulistyo, Edy Tri. 2018. Seni Budaya Untuk Kelas VIII SMPdan MTs. Solo: PT Tiga
Serangkai Pustaka Mandiri
https://ejournal.unib.ac.id/index.php/pgsd/article/download
https://saintif.com/gerakan-tari/
http://staffnew.uny.ac.id/upload/132061380/penelitian/Busana+Tari
https://media.neliti.com/media/publications/191155-ID-properti-sebagai-media-stimulus

Kunci Jawaban Tes Formatif

1. A
2. D
3. B
4. A
5. D
6. B
7. A
8. A
9. D
10. A


Click to View FlipBook Version