Famous
AUTISME
Nikola Tesla
Tesla : Seorang penemu dan mekanis, mempunyai kemampuan dalam bidang listrik dan energi
yang luar biasa. Tesla dikenal memiliki beberapa karakter autis seperti kesulitan berkomunikasi dan
terlalu fokus pada pekerjaannya. Ia pun memiliki kebiasaan aneh, iaitu enggan masuk ke ru-
angan jika nombor ruangan tersebut tak boleh dibahagi tiga.
Thomas jefferson
Thomas Jefferson : Founding Father Amerika Syarikat yang menulis Deklarasi Kemerdekaan. Se-
bagai Presiden Amerika ke-3, Thomas Jefferson memiliki tanda-tanda autisme seperti tidak suka
berbicara dengan orang lain, suka menulis surat, serta sering mengganti model rumahnya.
Michael angelo
Michaelangelo : Seorang seniman jenius yang berhasil melukis di kubah Sistine Chapel dan mem-
buat Pieta. Meskipun diketahui memiliki autisme, Michaelangelo tetap dikenang masyarakat se-
bagai seorang seniman jenius dengan segala karya masterpiece buatannya hingga kini.
Charles Robert darwin
Charles Robert Darwin : seorang ahli biologi yang teori evolusinya mulai dikenal sejak ia menerbit-
kan bukunya, On the Origin of Species by Means Natural Selection or The Preservation of Favored
Races in the Struggle for Life (lebih dikenal dengan The Origin of Species) pada tahun 1859. Da-
lam bukunya ini ia menjelaskan tentang evolusi melalui garis keturunan yang sama sebagai pen-
jelasan ilmiah yang dominan mengenai keanekaragaman di dalam alam. Sebagai Bapak Teori
Evolusi, ia diketahui sebagai salah satu orang terkenal yang memiliki autisme. Saat kecil, Darwin
dikenal sebagai anak yang mandiri dan penyendiri. Dia menghindari kontak dengan orang lain,
dan lebih baik menulis surat daripada berbicara pada orang lain.
Albert einstein
Albert Einstein : Einstein menyumbang penemuan yang mampu mengembangkan mekanika
kuantum, mekanika fizik, statistika dan kosmologi dengan rumus pamungkas E = MC². Seorang
penyandang autisme. Ia kerap gagap saat berhadapan dengan publik untuk menjelaskan teori-
teorinya. Penemu teori relativitas modern ini pun dikenal sebagai orang yang tak dapat
melakukan interaksi sosial dengan baik
Lewis caroll
Lewis Carroll : Alice in Wonderland - Kisah yang hadir kembali di bioskop itu adalah hasil karya
Lewis Caroll. Lewis Caroll diketahui memiliki tanda-tanda bahawa ia mengidap autisme seperti su-
lit berkomunikasi dengan orang lain dan kadang-kadang terlalu terjebak dalam dunia
imajinasinya. Meski begitu, terbukti bahwa karya miliknya sangat mengagumkan, hingga dini-
kmati beberapa generasi.
Wolfgang Amadeus mozart
Wolfgang Amadeus Mozart : Seorang karyawan dalam bidang musik klasik dikenal melalui karya-
karyanya yang mendunia dan menjadikannya sebagai salah satu legenda muzik dunia. Mozart
diketahui memiliki autisme, kerana dia seringkali sulit berkomunikasi serta bersosialisasi dengan
orang lain. Selain itu dia juga memiliki kebiasaan aneh iaitu menggerak-gerakkan tangan dan ka-
kinya, serta membuat ekspresi wajah yang aneh ketika dalam suasana sosial. Mozart memiliki pen-
dengaran yang sensitif sehingga suara keras dan ramai seringkali mengganggunya, serta mem-
buatnya sakit secara fisik. Meski begitu, komposer legendaris ini membuktikan bahawa bakat dan
kemampuannya tak bisa dihalangi oleh autisme.
Sir Isaac newton
Sir Isaac Newton : Teori gravitasi dengan kisah epal yang jatuh dari pohon menjadi cerita menarik
tersendiri. Namun Sir Isaac Newton ternyata seorang penyandang autisme, khususnya Sindrom As-
perger. Ia dikenal sebagai peribadi yang memiliki kesulitan berbicara, seorang penyendiri dan
memiliki kesulitan dalam bersosialisasi. Bila sedang bekerja di laboratoriumnya, ia kerap lupa sega-
la hal termasuk lupa mandi dan makan akibat terlalu fokus terhadap pekerjaannya.