BAHAN AJAR IPAS INDONESIAKU KAYA RAYA KELAS V YUYUN DWI ESTININGSIH BAB 6 UNIVERSITAS SARJANAWIYATA TAMANSISWA YOGYAKARTA
Puji dan syukur atas kehadirat Tuhan YME atas izin-Nya “Bahan Ajar Anyflip berbasis Tri N pada Pembelajaran IPAS Kelas V Bab 6 Indonesiaku Kaya Raya” dapat diselesaikan dengan baik. Bahan ajar disusun dengan tujuan untuk meningkatkan kemampuan peserta didik dalam memahami dan menguasai materi pembelajaran tentang Indonesiaku Kaya Raya yang mempelajari tentang Bentuk Indonesia, Kekayaan hayati Indonesia, dan Kekayaan alam Indonesia. Tak lupa kami ucapkan terima kasih kepada Ibu Dwi Wijayanti, M.Pd selaku dosen pembimbing I, Bapak Arya Dani Setyawan, M.sn selaku dosen pembimbing II, kepada Validator ahli materi dan ahli media, serta berbagai pihak yang telah membantu terselesaikannya Bahan Ajar ini. Semoga dengan adanya Bahan Ajar ini dapat membantu peserta didik dalam memahami materi pembelajaran. Kebumen, 10 Januari 2024 (Yuyun Dwi Estiningsih) Kata Pengantar ii
Daftar Isi Halaman Judul................................................................... Kata Pengantar.................................................................. Daftar Isi............................................................................. Pendahuluan...................................................................... 1. Materi Pokok dan Tujuan Pembelajaran..................... 2. Deskripsi Bahan Ajar Anyflip....................................... 3. Rasionalisasi dan Relevansi (Motivasi)...................... 4. Petunjuk Penggunaan Bahan Ajar Anyflip................. Topik A................................................................................ 1. Materi Topik A................................................................ 2. Rangkuman.................................................................... 3. Kegiatan Peserta Didik................................................. Topik B................................................................................ 1. Materi Topik B................................................................ 2. Rangkuman..................................................................... 3. Kegiatan Peserta Didik................................................. Topik C................................................................................ 1. Materi Topik C................................................................ 2. Rangkuman..................................................................... 3. Kegiatan Peserta Didik................................................. Evaluasi............................................................................... Glosarium........................................................................... Daftar Pustaka................................................................... Tentang Penulis dan Dosen Pembimbing...................... iii i ii iii 1 1 3 4 4 6 7 11 12 13 14 18 19 20 21 25 25 26 31 33 32
Pendahuluan Menelaah kondisi geografis wilayah Indonesia sebagai negara kepulauan /maritim dan agraris serta mengidentifikasi kekayaan alam. Mengidentifikasi dan menunjukan kekayaan alam yang ada di sekitarnya dan merefleksikannya terhadap kekayaan Indonesia. 1. Materi Pokok dan Tujuan Pembelajaran Tujuan Pembelajaran Bab 6 a) b) Topik A Materi Pokok Peta dan Komponennya Letak Geografis Indonesia Indonesia sebagai Negara Maritim dan Agraris a) b) c) Tujuan Pembelajaran Topik A Peserta didik dapat membaca dan mengambil informasi dari sebuah peta. Peserta didik dapat mengidentifikasi letak dan kondisi geografis Indonesia. a) b) Topik B Materi Pokok Keanekaragaman Hayati Flora dan Fauna Khas Indonesia. Manfaat dari Keanekaragaman Hayati. a) b) 1
Pendahuluan Peserta didik dapat memahami keanekaragaman hayati beserta persebarannya. Peserta didik dapat mengidentifikasikeanekaragaman hayati yang ada di daerahnya. Peserta didik dapat menganalisis manfaat dari memiliki keanekaragaman hayati. Tujuan Pembelajaran Topik B a) b) c) Topik C Materi Pokok SDA Hayati dan Nonhayati. SDA yang Bisa Diperbarui dan Tidak Dapat Diperbarui. Pemanfaatan dan Pengelolaan SDA. a) b) c) Tujuan Pembelajaran Topik C Peserta didik dapat mengidentifikasi SDA berdasarkan jenis dan pengelompokannya. Peserta didik dapat memahami pentingnya penggunaan SDA yang bijaksana. a) b) 2
Pendahuluan 2. Deskripsi Bahan Ajar Bahan Ajar berbasis anyflip muatan pembelajaran IPAS kelas V Bab 6 tentang Indonesiaku Kaya Raya menjelaskan tentang Bentuk Indonesia, Kekayaan Hayati Indonesia, dan Kekayaan Alam Indonesia. Penyampaian materi dalam bahan ajar berbasis anyflip ini tidak hanya disajikan berbentuk teks, tetapi juga dilengkapi dengan gambar, rangkuman, latihan soal, dan link video yt yang menunjang proses pembelajaran. Bahan ajar muatan IPAS ini dapat diakses dengan mudah, baik secara online maupun offline. Untuk akses bahan ajar secara online dapat melalui platform anyflip, sedangkan untuk akses secara offline dapat dilakukan dengan cara mendownload bahan ajar tersebut dalam bentuk pdf. Selain berisikan materi, bahan ajar anyflip ini juga disajikan sebuah latihan soal untuk menguji tingkat pemahaman peserta didik. Bahan ajar anyflip ini diharapkan dapat mempermudah peserta didik untuk memahai materi IPAS Kelas V Bab 6 tentang Indonesiaku Kaya Raya yang terdiri dari Topik A Bentuk Indonesia, Topik B Kekayaan hayati Indonesia, dan Topik C Kekayaan alam Indonesia. 3
3. Rasionalisasi dan Relevansi (Motivasi) Pendahuluan Untuk peserta didik, bahan ajar ini disajikan sebagai penunjang dalam kegiatan pembelajaran sehingga dapat menarik peserta didik untuk mempelajari materi mengenai Indonesiaku Kaya Raya yang terdiri dari Bentuk Indonesia, Kekayaan hayati Indonesia, dan Kekayaan alam Indonesia. Untuk sekolah, modul ini digunakan sebagai sumber belajar. a) b) 4. Petunjuk Penggunaan Bahan Ajar Sebelum peserta didik dan pendidik menggunakan bahan ajar anyflip ini untuk lebih baiknya dapat memperhatikan petunjuk penggunaan bahan ajar di bawah ini : a) Bagi Siswa 1.Berdoalah sebelum mengerjakan. Bahan ajar anyflip dapat diakses secara online maupun offline dalam bentuk PDF. Jika dibuka secara online, maka setiap halaman bahan ajar dapat dibuka dengan cara mengusap layar dari kanan atau kiri. 2. Bacalah deskripsi bahan ajar agar dapat mengetahui isi bahan ajar. 3. 4
Bacalah tujuan pembelajaran yang akan dicapai. Bacalah isi bahan ajar secara cermat dan jika ada yang kurang jelas bisa ditanyakan kepada guru/orang tua. Jika terdapat link video youtube untuk menunjang materi pembelajaran dapat diklik link tersebut. Kerjakan latihan soal dengan sungguh-sungguh agar dapat memahami isi materi dengan baik. Pendahuluan 4. 5. 6. 7. b) Bagi Guru Ciptakan kondisi kelas yang nyaman untuk memulai pembelajaran. Jelaskan petunjuk penggunaan bahan ajar. Pantau kegiatan peserta didik dan berikan bantuan jika peserta didik menemukan kesulitan. Berikan umpan balik kepada peserta didik mengenai kegiatan yang dilakukan atau soal yang diberikan. 1. 2. 3. 4. 5
Diterbikan Oleh: YUYUN Dwi estiningsih Ipas kelas v bab 6 TOPIK A BAGAIMANA BENTUK INDONESIAKU 6
YUYUN Dwi estiningsih Judul peta: Dalam setiap peta perlu ada judul untuk menginformasikan jenis peta. 1. Arah mata angin: sebagai alat bantu untuk menentukan arah mata angin dari peta. 2. Skala: perbandingan ukuran besarnya gambar dengan keadaan yang sebenarnya. Dalam peta di atas, tertulis skala 1:425.000. Artinya, setiap 1 cm dalam peta mewakili 425.000 cm atau 4,25 km pada kondisi aslinya. 3. Simbol: tanda pada peta untuk mewakili kondisi sesungguhnya. Contoh simbol gunung, sungai, kota provinsi, kabupaten, dan sebagainya. 4. Legenda: menjelaskan keterangan simbol pada suatu peta (atau bisa juga pada gambar lainnya). 5. Peta sisipan: peta yang lebih detail yang disisipkan pada peta utama. Pada contoh peta di atas disisipkan peta Kota Mataram yang lebih jelas sebagai ibu kota provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB). 6. Tata warna: penjelasan simbol warna sebagai penggambaran keadaan tempat di sebuah peta. Seperti warna biru untuk menggambarkan wilayah perairan, hijau untuk dataran rendah, dan kuning sampai ke coklat untuk dataran tinggi. 7. Peta dan Komponennya 7
YUYUN Dwi estiningsih Indonesia adalah negara kepulauan yang terletak di Asia Tenggara. Berikut adalah beberapa informasi tentang letak geografis Indonesia: Garis lintang: Indonesia terletak di antara 6 derajat Utara hingga 11 derajat Selatan. 1. Garis bujur: Indonesia terletak di antara 95 derajat hingga 141 derajat Timur. 2. Jumlah Pulau: Indonesia terdiri dari ribuan pulau, lebih dari 17.000 pulau. Pulau-pulau utama termasuk Jawa, Sumatra, Kalimantan (bagian dari pulau Borneo), Sulawesi, dan Papua. 3. Batas Wilayah: Sebelah Barat, Indonesia berbatasan dengan Laut Andaman dan Samudera Hindia, sebelah timur berbatasan dengan negara Papua Nugini dan Timor Leste, sebelah utara berbatasan dengan Laut Cina Selatan, Filipina, dan Malaysia, sebelah selatan, berbatasan dengan Samudera Hindia dan Australia. 4. Iklim: Indonesia memiliki iklim tropis dengan dua musim utama, yaitu musim hujan dan musim kemarau. 5. Gunung Tertinggi: Puncak Jaya, yang terletak di Papua, merupakan gunung tertinggi di Indonesia dengan ketinggian sekitar 4.884 meter di atas permukaan laut. 6. Ring of Fire: Indonesia terletak di sepanjang "Ring of Fire," yang merupakan daerah cincin gempa dan aktivitas vulkanik tinggi di dunia. 7. Lautan dan Selat: Indonesia memiliki banyak laut dan selat yang menghubungkan berbagai pulau, seperti Laut Jawa, Laut Sulawesi, Selat Malaka, dan Selat Sunda. 8. Dengan letak geografisnya yang unik, Indonesia memiliki kekayaan alam yang melimpah, termasuk keanekaragaman hayati dan sumber daya alam yang beragam. Letak Geografis Indonesia 8
YUYUN Dwi estiningsih Negara maritim adalah negara yang sebagian besar wilayahnya berupa perairan atau memiliki kawasan laut yang luas. Ciri-ciri negara maritim, yaitu: 1.Memiliki wilayah laut. 2.Memanfaatkan laut untuk kesejahteraan rakyat. 3.Memiliki transportasi laut. 4.Memiliki perdagangan laut. Memiliki armada militer laut untuk menjaga kedaulatan laut di wilayahnya. 5. Laut Indonesia yang luas memiliki banyak sekali manfaat, di antaranya: 1.Sumber ikan dan makanan laut lainnya. 2.Tempat wisata laut atau wisata bahari. 3.Energi alternatif, seperti pembangkit listrik tenaga angin. 4.Penghubung antarpulau. 5.Sumber daya lepas pantai, seperti minyak bumi dan gas bumi 6.Sumber garam. 7.Sumber ilmu dan penelitian di bidang kelautan. Indonesia Sebagai Negara Maritim dan Agraris Negara Maritim 9
YUYUN Dwi estiningsih Negara agraris adalah negara yang sebagian besar rakyatnya bermata pencaharian dengan bercocok tanam. Dengan wilayah daratan yang luas, penduduk di negara agraris dapat mengolah tanah untuk dimanfaatkan menjadi lahan-lahan pertanian dan perkebunan. Hasil bercocok tanaman ini dapat dijadikan usaha untuk memenuhi kebutuhan hidup mereka. Ciri-ciri negara agraris di antaranya: Memiliki wilayah daratan yang luas sehingga bisa dimanfaatkan sebagai lahan pertanian. 1. 2.Memiliki sawah, ladang, dan kebun yang luas. Masyarakatnya memenuhi kebutuhan hidupnya dan berkegiatan ekonomi dari hasil pertanian. 3. Umumnya, negara agraris juga berkaitan dengan bidang peternakan karena pakan ternak yang baik juga dapat dibuat dari hasil pertanian. 4. Jika kalian perhatikan simbol di peta Indonesia, kalian dapat melihat bahwa Indonesia memiliki banyak gunung berapi yang masih aktif. Abu vulkanik gunung berapi dapat menyuburkan tanah yang berada di sekitarnya. Artinya, tanah di negeri kita berupa tanah subur yang merupakan sumber daya alam yang penting untuk pertanian dan perkebunan. Indonesia Sebagai Negara Maritim dan Agraris Negara Agraris 10
YUYUN Dwi estiningsih Rangkuman Peta adalah gambaran permukaan Bumi pada bidang datar dengan menggunakan skala tertentu. Beberapa fungsi peta di antaranya: a) b) Menunjukkan lokasi suatu tempat. Memberikan gambaran mengenai luas dan bentuk penampakan alam di permukaan Bumi. Menentukan arah dan jarak berbagai tempat. 1) 2) 3) Indonesia memiliki wilayah laut yang luas sehingga disebut sebagai negara maritim. Sumber daya laut yang melimpah merupakan potensi dan kekayaan dari negara maritim. Indonesia juga memiliki wilayah daratan yang luas dan tanah yang subur sehingga disebut sebagai negara agraris. Kondisi ini merupakan potensi dan kekayaan di bidang pertanian dan perkebunan. c) d) 11
YUYUN Dwi estiningsih Kegiatan Peserta Didik a) b) Buatlah peta provinsi secara berkelompok. Bisa peta provinsi tempat tinggal kalian ataupun provinsi lain yang ada di Indonesia. Lengkapilah dengan peta dengan judul, arah mata angin, simbol, legenda, dan tata warna yang sesuai. Presentasikan di depan kelas bersama dengan anggota kelompok. c) Kegiatan 1 Kegiatan 2 a) Tuliskan Letak Geografis Indonesia! 12
TOPIKB INDONESIA KAYA HAYATINYA -YUYUN DWI ESTININGSIH13
Keanekaragaman Hayati Flora dan Fauna Khas Indonesia Keanekaragaman flora dan fauna di Indonesia bisa dibagi menjadi tiga wilayah, yaitu wilayah Indonesia Barat (Asiatis), tengah, dan Timur (Australis). Wilayah tengah disebut juga dengan wilayah peralihan yang memiliki ciri khas tersendiri. Wilayah Timur memiliki kemiripan dengan flora dan fauna di Australia. Adapun wilayah Barat memiliki kemiripan dengan flora dan fauna di Asia. Flora di Indonesia Barat Wilayah ini memiliki curah hujan yang tinggi sehingga floranya beraneka ragam. Pada wilayah ini terdapat hutan lebat yang ditumbuhi tanaman seperti meranti, keruing, rotan, dan jati yang bisa dijadikan kayu pertukangan. Selain itu, ada tanaman kemuning, hutan bakau, dan rawa gambut. Fauna di Indonesia Barat Mamalia: umumnya memiliki karakteristik berbadan besar, seperti gajah, badak, rusa, banteng, kerbau, dan sebagainya. Terdapat juga berbagai primata, seperti bekantan, owa jawa, dan orang utan. Reptil: ular, kadal, biawak, buaya, dan sebagainya. Burung: burung hantu, elang, merak, dan sebagainya. Ikan: berbagai macam ikan tawar, seperti pesut mahakam, ikan arwana, dan sebagainya. 14
Keanekaragaman Hayati Flora dan Fauna Khas Indonesia Flora di Indonesia Tengah Curah hujan yang rendah dan relatif kering membuat flora di wilayah ini didominasi oleh stepa tropis dan sabana. Contoh flora tipe peralihan, antara lain anggrek, cengkeh, cendana, pala, dan eboni. Flora di daerah pantai akan mirip dengan flora di wilayah Timur sedangkan flora di gurun memiliki kemiripan dengan yang ada di Kalimantan. Fauna di Indonesia Tengah Jumlahnya tidak sebanyak wilayah Barat dan Timur. Mamalia: anoa, babi rusa, monyet hitam, kuskus, tarsius, dan sebagainya. Reptil: komodo, buaya, biawak, ular, dan sebagainya. Burung: maleo, kakatua, nuri, rangkong, dan sebagainya Flora di Indonesia Timur Didominasi oleh hutan hujan tropis, hutan musim, dan hutan bakau di daerah pesisir. Contohnya, matoa, pohon sagu, ficus, jati, merbau, dan sebagainya. Fauna di Indonesia Timur Memiliki karakteristik ukuran tubuh yang tidak terlalu besar dan mamalianya berkantong. Mamalia: kuskus, kanguru, walabi, landak irian, dan kelelawar. Reptil: kadal, buaya, biawak, ular, dan sebagainya. Burung: cendrawasih, kasuari, nuri, maleo, dan sebagainya. 15
Manfaat dari Keanekaragaman Hayati Tentunya, masyarakat cenderung memanfaatkan bahan-bahan yang ada di sekitarnya untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari mereka. Oleh karena setiap wilayah Indonesia memiliki banyak keanekaragaman, membuat banyak sekali pemanfaatan secara tradisional yang kita miliki. Berikut beberapa pemanfaatan sumber daya alam. Sebagai sumber bahan pangan Kita memiliki banyak bumbu, seperti lada, jahe, bawang, lengkuas, kunyit, serai, aneka cabe, dan masih banyak lagi. Bumbu ini membuat olahan masakan nusantara menjadi beragam dan lezat. Obat-obatan Banyak obat-obatan yang dibuat dari berbagai jenis hewan atau tumbuhan, di antaranya: 1.Cacing untuk membuat obat tifus. 2.Kulit buah kina untuk obat antimalaria. 3.Kumis kucing untuk mengobati infeksi saluran kencing. 4.Kayu putih sebagai bahan dasar minyak kayu putih. 16
Manfaat dari Keanekaragaman Hayati Bahan kosmetik Tumbuh-tumbuhan juga bisa dijadikan bahan-bahan kosmetik dan perawatan tubuh, seperti lidah buaya untuk penyubur rambut. Serai bisa diolah menjadi lotion atau minyak untuk mengusir nyamuk. Memenuhi kebutuhan sehari-hari Tahukah kalian bahwa selain dari kapas, pakaian juga bisa dibuat dari serat nanas, serat pisang, dan eceng gondok? Indonesia memiliki banyak bahan alam yang bisa diolah menjadi bahan untuk membuat pakaian. Selain itu, perkakas dan bahan bangunan juga bisa diolah dari kayu, rotan, atau bambu. Dengan mencari tahu pemanfaatan keanekaragaman hayati oleh penduduk setempat, dapat membuka gerbang baru untuk ilmu pengetahuan dan teknologi, serta aktivitas ekonomi seperti perindustrian, perdagangan, pertanian, perkebunan, dan peternakan 17
Rangkuman Keanekaragaman hayati dibagi menjadi keanekaragaman genetik, jenis,danekosistem. Flora dan fauna Indonesia dapat dibagi dikelompokkan berdasarkan wilayahnya, yaitu wilayah Indonesia Barat, Indonesia tengahatauperalihan,danIndonesiaTimur. Pemanfaatan keanekaragaman hayati di bidang ekonomi, seperti dalam bidang perdagangan hasil pertanian dan peternakan, sertapariwisata. Pemanfaatan keanekaragaman hayati di bidang IPTEK, seperti penelitian untuk obat-obatan, untuk kemajuan teknologipertaniandanpeternakan,dansebagainya. Kebakaran hutan, penebangan dan perburuan liar,bencana alam, penggunaan bom ikan, pembuangan limbah beracun merupakan halhal yang bisa mengurangi keanekaragaman hayati. a) b) c) d) e) 18
Kegiatan Pesreta Didik a) b) Bersama dengan kelompok diskusikan pertanyaan di bawahini : Tuliskan flora dan fauna yang ada di daerah kalian dan beri keterangan termasuk flora fauna yang ada di Indonesia bagianbarat tengahatautimur? Tuliskan Manfaat Flora dan Fauna tersebut. Kemudian Presentasikandidepankelas! 19
Topik C Indonesia Kaya Alamnya Y U Y U N D W I E S T I N I N G S I H 20
SDA Hayati dan Nonhayati Sumber Daya Hayati Sumber daya hayati adalah sumber daya alam yang hidup atau pernah hidup. Ini termasuk segala jenis organisme hidup seperti tumbuhan, hewan, mikroorganisme, dan manusia. Contoh sumber daya hayati meliputi hutan, sungai, danau, lautan, tanah subur, serta berbagai jenis flora dan fauna yang ada di dalamnya. Sumber daya hayati sangat penting karena memberikan bahan pangan, obat-obatan, bahan bangunan, energi (seperti biomassa), serta berperan dalam menjaga keseimbangan ekosistem. Sumber Daya Nonhayati Sumber daya nonhayati adalah sumber daya alam yang tidak hidup dan tidak pernah hidup. Ini meliputi segala jenis mineral, logam, air, udara, serta berbagai jenis energi seperti panas bumi, tenaga surya, dan angin. Contoh sumber daya nonhayati termasuk batu bara, minyak bumi, gas alam, besi, tembaga, air tanah, dan udara. Sumber daya nonhayati juga sangat penting dalam kehidupan manusia karena digunakan dalam berbagai industri, transportasi, pembangunan, dan kegiatan sehari-hari. 21
SDA yang Bisa Diperbarui dan Tidak Dapat Diperbarui Sumber daya alam (SDA) bisa dikelompokkan menjadi dua jenis, yaitu SDA yang bisa diperbarui dan SDA yang tidak bisa diperbarui. Sumber daya alam yang dapat diperbarui merupakan kekayaan alam yang masih dapat dibudidayakan kembali apabila sudah habis dipakai. Contohnya hasil pertanian, perkebunan, peternakan, perikanan, dan hasil hutan. Adapun air, tanah, dan udara merupakan sumber daya alam yang dapat diperbarui dengan cara menjadikannya baru. Air akan langka saat musim kemarau, namun saat musim hujan air akan melimpah. Udara kotor dapat diperbarui dengan cara menanam tumbuhan sehingga udara di sekitar akan kembali bersih dan segar. Adapun tanah yang tidak subur dapat diperbarui melalui pemberian pupuk alami/kompos. 22
SDA yang Bisa Diperbarui dan Tidak Dapat Diperbarui Sumber daya alam yang tidak bisa diperbarui merupakan SDA yang akan habis jika digunakan terus-menerus. Sumber daya alam yang tidak dapat diperbarui meliputi seluruh hasil tambang, seperti minyak bumi, gas alam, emas, dan sebagainya. Karena sulit untuk diperbarui atau membutuhkan waktu yang sangat lama, maka penggunaannya haruslah bijaksana dan disesuaikan dengan kebutuhan kita. Mendaur ulang kembali, seperti daur ulang besi dan logam lainnya serta daur ulang plastik merupakan salah satu cara untuk menjaga SDA ini. 23
Pemanfaatan dan Pengelolaan SDA Keseluruhan, pemanfaatan dan pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan memerlukan komitmen bersama dari masyarakat, pemerintah, dan sektor swasta untuk menjaga kelestarian lingkungan alam bagi generasi masa depan. 24
Rangkuman SDA nonhayati merupakan SDA yang berasal dari benda mati, seperti air,Matahari, tanah,danbarang tambang. SDA juga dikelompokkan menjadi SDA yang bisa diperbarui (seperti tumbuhan, hewan, tanah, air) dan SDA yang tidak bisa diperbarui (seperti minyak bumi, gas alam, dan batu bara). Pemanfaatan SDA tetap harus bijaksana dan tidak berlebihan agar tidak merusak alam dan menjadi ancaman untuk kita. a) Buatlah peta konsep tentang pengelompokan SDA berdasarkan jenisnya bersama dengan kelompokmu. Kemudian tuliskan cara memanfaatkan SDA secara bijaksana b) c) Kegiatan Peserta Didik a) 25
Perhatikan Pernyataan di bawah ini! 1) Indonesia Memiliki Kekayaan alam yang melimpah 2) Indonesia memiliki iklim tropis dan memilikitiga musim 3) Indonesia termasuk negara maritim 4)Batas wilayah indonesia bagian selatan yaitu LuatCina Selatan Dari pernyataan di atas, pengaruh dari letak geografis Indonesia yang benar yaitu... a. 1) dan 3) b. 1) dan 2) c. 1) dan 4) d. 2) dan 3) e. 3) dan 4) Evaluasi 26Dibawah ini pengertian dari peta adalah.... a. Gambaran lokasi suatu tempat b. Gambaran permukaan bumi pada bidang datar dengan skala tertentu c. Skala permukaan bumitanpa batasan d. Skala gambaran alam dan permukaan bumi e. Gambaran bumi Indonesia merupakan negara maritim, negara maritim adalah negara yang... a. Memilki wilayah lautan dan daratan yang luas b. Penduduknya bermata pencaharian sebagai nelayan c. Masyarakatnya memenuhi kebutuhan hidupnya dengan bertani d. Negara yang sebagian besar wilayahnya berupa perairan/lautan e. Memiliki wilayah yang subur 1. 2. 3.
Evaluasi Keanekaragaman flora dan fauna di Indonesia terbagi menjadi tiga wilayah yaitu.. a. Wilayah Indonesia Barat (Australis), Wilayah Indonesia Tengah (Asiatis), dan wilayah Indoensia Timur atau peralihan b. Wilayah Indonesia Barat (Australis), Wilayah Indonesia Tengah (Peralihan), dan Wilayah Indonesia Timur (Asiatis) c. Wilayah Indonesia Barat (Asiatis), Wilayah Indonesia Tengah (Peralihan), dan Wilayah Indonesia Timur (Australis) d. Wilayah IndonesiaBarat dan Wilayah Indonesia Timur e. Wilayah Indonesia Barat, Wilayah Indonesia Tengah, dan Wilayah Peralihan 4. 27Perhatikan fauna di bawah ini! 1) Gajah, anoa, danCendrawasih 2) Gajah, badak, dan ikan pesut mahakam 3)Badak, cendrawasih, dan kanguru 4) Gajah, biawak, bekantan Dari fauna di atas, urutan fauna Indonesia Barat, Tengah, dan Timur yang benar yaitu nomor.... a. 1) b. 2) c. 3) d. 4) e. Tidak ada yang benar 5.
Evaluasi Pernyataan tentang flora di bawah ini yang benar yaitu... a. Flora di Indonesia bagian barat tidak beranekaragam karena curah hujan tidak tinggi. b. Flora Indonesia bagian tengah didominasi oleh flora sabana karena memiliki curah hujan yang tinggi c. Flora Indonesia bagian timur didominasi oleh flora hutan hujan tropis d. Flora di Indonesia bagian timur mirip dengan flora di gurun e. Flora di Indonesia tengah mirip dengan flora di daerah pantai karena memiliki curah hujan yang tinggi 28Perhatikan pemanfaatan Kenekaragaman Hayati di bawah ini! 1) Untuk sumber bahan pangan 2) Penelitian Obat-obatan 3)Bahan Kosmetik 4) Kemajuan teknologi pertanian dan peternakan 5) Perdagangan dan pariwisata Dari manfaat di atas, yang termasuk pemanfaatan keanekaragaman hayati di bidang IPTEK yaitu a. 1) dan 2) b. 1) dan 3) c. 2) dan 4) d. 2) dan 5) e. 4) dan 5) 6. 7.
Evaluasi Perhatikan SDAdi bawah ini 1) Tumbuhan,fauna, sungai 2) Udara, air tanah, hewan 3)Batu bara, minyak bumi, air tanah 4) Flora, udara, danau 5) Tembaga, udara, gas alam SDAdi atas yang termasuk dalam SDA Nonhayati yaitu nomor... a. 1) dan 2) b. 2) dan 3) c. 1) dan 4) d. 3) dan 4) e. 3) dan 5) 29Dibawah ini pernyataan yang benar tentang sumber daya alam adalah..... a. Udara merupakan SDAyang tidak dapat diperbarui b.Air,tanah dan udara tidak dapat diperbarui c. Hasiltambang, emas, air dan tanah tidak dapat diperbarui d.Air,tanah dan udara dapat diperbarui e.Besi dapat di daur ulang sehingga dapat diperbarui 8. 9.
Perhatikan pernyataan di bawah ini! 1) Mendaur ulang besi agar bisa digunakan lagi 2) Menanam tumbuhan untuk memperbarui udara 3) Mendaur ulang plastik menjadi barang yang dapat dipakai lagi 4) Memberi pupuk agar tanah bisa menjadi subur 5)Air dapat diperbarui karena tidak akan habis Dari pernyataan di atas, yang termasuk dalam SDA yang dapat diperbarui yaitu nomor.... a. 1), 2), dan 3) b. 1), 3), dan 4) c. 2), 3), dan 4) d. 2), 3), dan 5) e. 2), 4), dan 5) Evaluasi 30~SelamatMengerjakan~ 10.
Glosarium Geografis: bersangkut paut dengan geografi, yaitu ilmu yang mempelajari tentang permukaan Bumi, iklim, penduduk, flora, fauna, serta hasil yang diperoleh dari Bumi. 1. Maritim: Berkenaan dengan laut, berhubungan dengan pelayaran dan perdagangan di laut. 2. Agraris: Mengenai pertanian, tanah pertanian, atau bersifat pertanian. 3. Hayati: Berhubungan atau berasal dari makhluk hidup. 4. 5.Flora: Alam tumbuh-tumbuhan di suatu daerah. 6.Fauna: Dunia hewan di suatu daerah. 7.Genetik: Berhubungan dengan keturunan atau gen. Gen: Bagian sangat kecil dalam tubuh kita yang membawa sifat keturunan. 8. 9.Avtur: Bahan bakar untuk pesawat terbang. 31
Daftar Pustaka Ghaniem, A. F., & dkk. (2021). Buku Panduan Guru Ilmu PengetahuanAlamdanSosial. Jakarta:PusatPerbukuan. Ghaniem,A. F.,&dkk.(2021). IlmuPengetahuanAlamdanSosial. Jakarta:Pusatperbukuan. 32
Penulis dan Dosen Pembimbing Yuyun Dwi Estiningsih, lahirdiKebumen, 28 Juni 2002dan sekarang menetap di Kebumen. Menyelesaikan pendidikan dasar di SD Negeri Grujugan pada tahun 2014, pendidikan menengah pertama di SMP Negeri 2 Kebumen pada tahun 2017 dan pendidikan menengah atas di SMA Negeri 2 Kebumen pada tahun 2020. Sekarang tengah menempuh studi strata satu di Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa Yogyakarta Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan program studi Pendidikan Guru SekolahDasar (PGSD). Penulis dapat dihubungi melalui email [email protected]. Selain melaui email, penulis juga dapat dihubungi melalui akun media sosial instagram @yynde_. PenulismenyusunbahanajarberbasisanyflippadamateriIPAS kelas V Bab 6 Indonesiaku Kaya Raya untuk digunakan peserta didik dan pendidik pada saat pembelajaran di kelas. Bahan ajar anyflip menyajikan materi pembelajaran dalam bentuk tulisan dan gambar sehingga pembelajaran menjadi lebih menarik. Semoga bahan ajar anyflip dapat bermanfaat bagi peserta didik danpendidik. Penulis 33
Penulis dan Dosen Pembimbing DwiWijayanti,M.Pd Jabatan:Lektor/IIId Bidang keahlian:IPS,PendidikanMultikultural Instansi :PGSDUST AryaDaniSetyawanM.Sn Jabatan:AsistenAhliTk I-III/b Bidang keahlian:pendidikankebudayaan Instansi :PGSDUST PembimbingI PembimbingII 34