The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

Sistem pencernaan merupakan serangkaian jaringan organ yang memiliki fungsi untuk mencerna makanan. Makanan - makanan tersebut akan diproses secara mekanik ataupun secara kimia. Pencernaan secara mekanik yaitu pencernaan yang terjadi di dalam lambung yang melibatkan gerakan fisik dalam tubuh.

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by Eva widia, 2021-06-24 04:09:09

E-BOOK Sistem Pencernaan

Sistem pencernaan merupakan serangkaian jaringan organ yang memiliki fungsi untuk mencerna makanan. Makanan - makanan tersebut akan diproses secara mekanik ataupun secara kimia. Pencernaan secara mekanik yaitu pencernaan yang terjadi di dalam lambung yang melibatkan gerakan fisik dalam tubuh.

Keywords: #bookeducation

SISTEM PENCERNAAN MANUSIA

( ILMU PENGHETAHUAN ALAM )

EDITED BY
EVA WIDIANINGSIH

KATA PENGANTAR

Puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa atas berkat rahmat dan
perkenanan-Nya sehingga Saya dapat menulis dan menyusun isi E-Book
dengan judul “SISTEM PENCERNAAN PADA MANUSIA” maka E-Book ini
berisikan penjelasan mengenai sistem pencernaan pada manusia yang
meliputi: pengertian sistem pencernaan pada manusia, ciri-ciri sistem
pencernaan pada manusia Yang Sehat, alat/organ-organ pencernaan
manusia, mekanisme proses pencernaan pada manusia dan gangguan
pada pencernaan manusia.
Isi E-Book ini Saya susun secara praktis dan sederhana Mungkin agar
lebih mudah untuk dipahami para pembaca dengan adanya E-Book ini,
nantinya kita dapat lebih memahami tentang bagaimana sistem
pencernaan pada manusia.
Saya juga menyadari bahwa dalam penulisan E-Book ini mungkin terdapat
kesalahan , oleh karena itu kritik dan saran yang membangun dari semua
pihak sangat Saya butuhkan demi kesempurnaan Isi E-Book ini.

TANGERANG,23 NOVEMBER 2020

DAFTAR ISI

Kata pengantar .....................................................................................................................................i
Daftar isi .............................................................................................................................................. ii
BAB 1 Pengertian Sistem Pencernaan Manusia....................................................................................1
BAB 2 Ciri Ciri Sistem Pencernaan Manusia..........................................................................................3
BAB 3 Alat/Organ Organ Pencernaan Manusia....................................................................................4
BAB 4 Proses Pencernaan makanan pada manusia..............................................................................6
BAB 5 Ganguan Kesehatan sistem pencernaan manusia......................................................................7
BAB 6 Cara Menjaga Sistem Pencernaan…………………………………………………………………………………………8
Data Penulis.........................................................................................................................................8

BAB 1
PENGERTIAN SISTEM PENCERNAAN MANUSIA
Sistem pencernaan adalah serangkaian jaringan organ yang bekerja untuk
mencerna makanan. Selama dalam saluran pencernaan, makanan akan
mengalami proses pencernaan, baik secara mekanik maupun secara kimia
Atau dengan kata lain Sistem pencernaan adalah sistem yang membantu
dalam mencerna makanan yang dikonsumsi sehingga mudah dicerna oleh
tubuh yang berguna untuk menghasilkan energi bagi seluruh anggota
tubuh.

Melansir Cleveland Clinic, Sistem Pencernaan Memiliki Fungsi Utama Mengubah
Makanan Menjadi Nutrisi Yang Dibutuhkan Tubuh. Nutrisi Tersebut Di Antaranya,
Diperlukan Untuk Proses Perkembangan, Perbaikan Sel Tubuh, Temasuk Sebagai
Sumber Energi Sehari-Hari. Ketika Proses Itu Selesai, Organ Pencernaan Kemudian
Dengan Mudah Mengemas Limbah Padat Makanan Untuk Dibuang Sebagai Fese

BAB 2

CIRI CIRI SISTEM PENCERNAAN MANUSIA YANG SEHAT

Kesehatan kerja organ cerna biasanya ditunjukkan dalam delapan tanda
umum seperti di bawah ini.

1. Buang air besar teratur

Pola buang air besar yang teratur dan tidak terasa sakit menandakan kerja
pencernaan Anda bekerja dengan baik. Pola yang teratur di sini
maksudnya tidak tiba-tiba berubah, dalam artian tidak semakin jarang atau
malah semakin sering dari biasanya.

2. Feses berwarna cokelat dan tidak keras

Kondisi feses dapat mewakili seberapa sehatnya Anda. Feses hasil dari
sistem pencernaan yang sehat umumnya bertekstur lembut dan lunak,
dengan bentuk lonjong panjang mirip sosis, dan berwarna coklat. Feses
yang sehat seharusnya tidak mengandung potongan makanan yang tidak
tercerna dan baunya tidak menyengat.

3. Kentut dan sendawa beberapa kali dalam sehari

Sendawa dan kentut adalah cara tubuh mengeluarkan gas yang diproduksi
selama proses pencernaan makanan. Gas ini dihasilkan ketika bakteri
yang hidup di usus besar bekerja memecah sisa makanan yang datang
dari usus kecil.

Dikutip dari Everyday Health, dr. Svetang Desai, ahli gastroenterologi dari
Duke University Medical Center di Durham, manusia bisa buang gas (dari
kentut atau sendawa) sampai 14 kali dalam sehari. Hal ini termasuk
normal.

4. Berat badan stabil

Salah satu ciri pencernaan sehat adalah angka berat badan yang stabil.
Maksudnya, berat badan Anda tidak tiba-tiba melonjak naik atau turun
drastis dalam waktu singkat, tanpa dimulai dengan diet atau olahraga.

5. Mood atau suasana hati stabil

Pencernaan yang sehat dan berfungsi optimal bisa diwakili oleh seberapa
baik suasana hati Anda saat ini. Para peneliti menyadari bahwa perubahan
emosi drastis dapat menandakan seseorang sedang terkena irritable bowel
syndrome, diare, kembung, atau sakit perut tanpa sebab. Mereka pun juga
setuju bahwa gangguan pencernaan dapat mengubah emosi atau suasana
hati.

6. Kulit sehat

Kulit yang sehat dan lembut pada dasarnya dipengaruhi oleh sistem
pencernaan yang sehat. Jika organ cerna Anda bermasalah, sebetulnya
tidak mengherankan jika kulit jadi mudah iritasi Jaringan kulit dan usus
sama-sama bersifat sensitif dan mudahmenyerapsesuatu. Maka, keduanya
sama-sama bisa langsung bereaksi negatif ketika terjadi peradangan
dalam tubuh.

7. Rambut kuat dan lebat

Sistem pencernaan yang sehat juga ditandai dengan menghasilkan rambut
yang sehat. Menurut jurnal Inflammatory Bowel Disease tahun 2013, orang
yang mengalami radang usus rambutnya rentan mengalami kerontokan.
Pertumbuhan rambut itu sendiri memerlukan asupan nutrisi yang
disalurkan lewat aliran darah. Jika Anda kekurangan nutrisi, rambut akan
mudah rontok.

8. Kuku tidak mudah patah

Menurut dr. Sara Noris dari Healthline, dokter naturopati dari Los Angeles,
kesehatan kuku juga mencerminkan seberapa baik kerja pencernaan
Anda. Sistem cerna yang bermasalah dapat menyebabkan penyerapan
nutrisi tubuh jadi terhambat sehingga kuku bertumbuh mudah rapuh,
lemah, dan gampang mengelupas.

BAB 3
ALAT/ORGAN PENCERNAAN MANUSIA

Anatomi sistem pencernaan manusia terdiri dari beberapa organ penting
yang bertugas untuk mendistribusikan dan mencerna makanan melalui
saluran yang kita kenal sebagai saluran pencernaan.
Saluran pencernaan (Gastrointestinal) adalah saluran yang panjang
bermula dari mulut sampai ke anus.
Organ dalam saluran pencernaan ini sudah sering kita kenal seperti mulut,
kerongkongan, lambung, usus halus, usus besar dan anus.

Alat/organ pencernaan manusia:
Mulut

Bisa dikatakan bahwa mulut adalah pintu gerbang dari sistem pencernaan
makanan karena menjadi pintu utama ketika makana masuk. Mulut
berfungsi untuk mengunyah makanan menjadi lebih halus agar lebih
mudah ditelan.
Makanan melalui mulut akan mengalami proses pencernaan secara kimia
dan mekanik. Organ yang membantu proses percernaan dalam mulut
seperti lidah, gigi dan kelenjar air liur.

Kerongkongan

Setelah makanan melalui mulut dan ditelan, makanan akan melalui
tengorokan (faring) dan kerongkongan (esophagus).
Kerongkongan berperan dalam mengantarkan makanan yang sudah
ditelan untuk melalui proses selanjutnya dalam lambung. Gerakan
kerongkongan yang berkontraksi untuk mendorong makanan ke lambung
disebut gerak peristaltik.
Terdapat pada ujung kerongkongan berupa cincin otot (sfingter) yang
mengatur jalannya makanan masuk ke lambung dan menutup secara
teratur untuk mencegah makanan kembali ke kerongkongan.

Lambung

Lambung atau ventrikulus mempunyai bentuk seperti kantong yang
menggelembung dan berada pada bagian kiri perut.
Lambung mempunyai tiga fungsi utama:
Tempat menyimpan makanan sementara sebelum disalurkan ke organ
selanjutnya.
Memecah dan mengaduk makanan dengan mekanisme gerak peristaltik
Mencerna dan menghancurkan makanan dengan bantuan enzim dalam
lambung

Hanya beberapa zat seperti air dan alkohol yang langsung di serap oleh
lambung. Zat-zat makanan lainnya harus melalui mekanisme pencernaan
dalam lambung.

Usus Halus

Usus halus berbentuk tabung tipis yang panjangnya 10 meter seperti
selang yang digulung, dimana permukaan bagian dalamnya penuh dengan
tonjolan dan lipatan.
Hasil makanan dari lambung biasanya dalam bentuk semi padat atau
chyme. Chyme inilah yang kemudian dilepaskan secara sedikit demi sedikit
melalui otot pylori sphincter bagian pertama dari usus halus disebut
duodenum (usus 12 jari).
Nah, terdapat tiga bagian utama dari usus halus yaitu duodenum (usus 12
jari), jejunum (usus kosong) dan ileum (bagian akhir).
Usus dua belas jari (duodenum) berperan dalam proses pencernaan
makanan secara kimiawi dengan bantuan getah empedu dan getah
pankreas. Selanjutnya makanan, akan melalui usus jejunum untuk
membantu proses pencernaan makanan secara kimiawi melalui enzim-
enzim yang dihasilkan dinding usus seperti disakaridase (seperti maltase,
laktase, dan sukrase), aminopeptidase, dipeptidase, serta
enterokinase. Bagian akhir usus halus adalah ileum yang mana bertugas

dalam menyelesaikan proses penyerapan nutrisi dan menyerap asam
empedu untuk dapat didaur ulang lagi.
Usus Besar

Proses penyerapan dari usus halus yang masih belum maksimal kemudian
akan dilanjutkan oleh usus besar.
Usus besar berbentuk seperti huruf U terbalik yang panjangnya sekitar 5-6
meter. Terdapat tiga bagian utama usus besar yaitu sekum (cecum), kolon
dan rektum (rectum).
Sekum berbentuk seperti kantong yang berfungsi menyerap nutrisi yang
tidak dapat diserap usus halus. Kolon adalah bagian terpanjang dari usus
besar yang berfungsi sebagai tempat cairan dan garam diserap.
Rektum adalah bagian akhir dari usus besar. Rektum terhubung langsung
keanus sehingga bagian ini berfungsi untuk tempat penyimpanan tinja
sebelum dikeluarkan oleh anus.
Fungsi utama usus besar adalah membuang air dan garam yang tidak
dapat dicerna dan membentuk limbah padatan yang dapat dikeluarkan.

Anus
Anus berfungsi untuk proses defekasi feses dan mengatur keluarnya fases.
Defekasi adalah proses membuang kotoran sisa pencernaan dalam bentuk
feses. Hasil akhir dari sistem pencernaan makanan berupa fases atau
kotoran.

BAB 4
PROSES PENCERNAAAN MAKANAN PADA MANUSIA
Proses pencernaan makanan pada manusia dapat dibedakan menjadi dua
macam, yakni proses pencernaan mekanik dan kimiawi (enzimatis). Proses
pencernaan mekanik adalah proses pengubahan makanan dari bentuk
besar atau kasar menjadi bentuk yang lebih kecil atau halus.

Proses Terjadinya Pencernaan Makanan Dalam Sistem Alat
Pencernaan Manusia:

▪ Makanan masuk melalui mulut. Organ yang ada di dalam rongga
mulut seperti gigi, lidah, dan kelenjar mulut ikut ambil bagian dalam
proses ini. Di dalam mulut, makanan dikunyah secara mekanik dan
kimiawi.

▪ Makanan yang sudah dikunyah akan melewati faring atau
persimpangan saluran dari rongga mulut ke kerongkongan.

▪ Setelah melewati faring, makanan kemudian masuk ke
kerongkongan. Di dalam kerongkongan, makanan akan didorong
menuju lambung. Gerakan ini disebut gerakan peristaltik.

▪ Setelah sampai ke lambung, makanan akan diolah secara kimiawi

dan mekanik. Secara kimiawi, makanan dicerna oleh asam lambung,

enzim pepsin, dan renin. Secara mekanik, makanan akan diremas-

remas di dalam lambung.
▪ Dari lambung, makanan akan didorong ke usus halus. Di dalam usus

halus, sari-sari makanan diserap.
▪ Dari usus halus, makanan akan didorong ke dalam usus besar.

Fungsi usus besar adalah tempat untuk menyerap air dan mineral

dari sisa-sisa makanan.
▪ Makanan yang sudah dicerna akan dikeluarkan melalui anus

BAB 5
GANGUAN KESEHATAN SISTEM PENCERNAAN MANUSIA

Penyakit dan gangguan sistem pencernaan yang paling umum :
❖ DIARE

Diare merupakan gangguan sistem pencernaan yang paling sering terjadi
pada banyak orang. Mulai dari anak-anak sampai lansia pasti pernah diare
minimal sekali seumur hidup.
Anda dikatakan mengalami diare saat frekuensi buang air besar (BAB)
lebih dari 3 kali per hari dengan tekstur feses yang encer. Gejala diare juga
dapat disertai dengan:

• Rasa ingin segera BAB
• Muntah
• Mual
• Sakit perut melilit, atau perut terasa tidak nyaman
Diare merupakan penyakit umum yang mudah dibati. Namun, kondisi Anda
bisa makin parah bila diare tidak ditangani dengan baik.

Diare yang parah dapat mengakibatkan demam, turunnya berat badan, dan
feses berdarah. Diare parah juga dapat menyebabkan Anda mengalami
dehidrasi dan kehilangan nutrisi.

❖ SEMBELIT

Sembelit dapat disebabkan oleh perubahan pola atau asupan nutrisi
yang Anda makan. Beberapa faktor penyebab sembelit kemungkinan
adalah beberapa hal berikut:

• Kebanyakan minum susu
• Kurang makan serat
• Tidak aktif bergerak
• Kurang minum air
• Sedang menggunakan obat antasida yang mengandung kalsium

atau aluminium
• Sedang stress
❖ AMBEIEN

Beberapa penyebab dari wasir adalah sembelit atau diare yang sangat
parah karena harus mengejan terlalu keras dan lama, serta kurang makan
berserat.

Adanya darah yang keluar saat Anda buang air besar dapat menjadi tanda
bahwa Anda punya ambeien.Ambeien bisa menyebabkan rasa sakit saat
buang air besar sehingga Anda takut untuk buang air besar. Namun,
menahan BAB justru bisa membuat wasir Anda tambah parah. Hal yang
dapat Anda lakukan untuk menangani gangguan sistem pencernaan ini
adalah dengan makan banyak serat, minum air yang banyak, dan
berolahraga. Beberapa obat wasir nonresep di apotek juga dapat
membantu Anda mengempiskan bengkak wasir, tapi tetap harus diimbangi
dengan makan banyak serat.

❖ GASTRITIS

Gastritis adalah kondisi peradangan dan iritasi yang menyebabkan
pengikisan lapisan dinding lambung akibat kelebihan asam lambung.

Muntah kronis, stres, atau penggunaan obat antiradang jangka panjang
dapat memicu penyakit pencernaan ini. Infeksi bakteri H. Pylori dan virus
juga dapat menyebabkan gastritis.Gejala dari gastritis pada umumnya
adalah mual, muntah, perut kembung, sakit perut, kurang nafsu makan,
dan perut terasa terbakar di antara waktu makan atau pada malam hari.

Untuk mengobati gangguan sistem pencernaan ini, dokter dapat
meresepkan Anda obat yang mengurangi produksi asam lambung. Antara
lain:

• Obat antasida.
• Obat Antihistamine-2 (H2): famotidine, cimetidine, ranitidine, dan

nizatidine.
• Obat Pompa penghambat proton (PPI): omeprazole, esomeprazole,

Iansoprazole, rabeprazole, dan pantoprazole.

Jika gastritis spesifik disebabkan oleh infeksi H. pylori, dokter dapat
meresepkan antibiotik untuk membunuh bakteri dan agar gastritis tidak
menyebabkan komplikasi.

RADANG USUS BUNTU

tau apendisitis adalah penyakit pencernaan yang ditandai dengan
peradangan pada appendix atau usus buntu. Hal ini bisa disebabkan
karena usus buntu tersumbat oleh tinja, benda asing, kanker, atau karena
infeksi.
Gejala dari gangguan sistem pencernaan ini meliputi:

• Nyeri di dekat pusar
• Mual
• Muntah
• Demam
• Susah kentut
• Nyeri saat kencing
• Perut kram
• Tidak nafsu makan
Untuk mengobati apendisitis diperlukan operasi untuk mengangkat usus
buntu. Tanpa usus buntu, Anda tidak akan mengalami masalah berarti.

Apendisitis yang dibiarkan justru berbahaya karena dapat pecah dan
menyebabkan peritonitis, yaitu infeksi pada selaput rongga perut
(peritoneum).

❖ DIVERTIKULITIS

Divertikula adalah kantong-kantong kecil yang dapat terbentuk di
sepanjang saluran pencernaan. Kantong-kantong ini paling sering
ditemukan di usus besar. Ketika kantong meradang atau terinfeksi, maka
kondisi ini disebut sebagai divertikulitis.
Divertikulitis sering ditemukan terutama pada orang di atas usia 40 tahun
dan jarang menimbulkan keluhan.
Gejala dari penyakit pada pencernaan di usus besar ini adalah:

• Perdarahan pada rektum
• Demam
• Sakit perut
• Perut kembung
• Diare atau sembelit
• Muntah dan mual
Obesitas dan kurang makan serat dapat menjadi faktor risiko divertikulitis.
Maka untuk mengatasi gangguan sistem pencernaan divertukulosis Anda
bisa mengonsumsi makanan berserat, obat-obatan dokter seperti antibiotik,
dan sumber probiotik.

Jika divertikulitis Anda menyebabkan komplikasi, Anda mungkin perlu
perawatan tambahan.

❖ BATU EMPEDU

Batu Empedu dalah penyakit pencernaan yang ditandai dengan
pembentukan endapan keras seperti batu di kandung empedu. Batu ini
terbentuk dari kelebihan kolesterol atau zat sisa yang mengkristal saat
kantung empedu tidak kosong dengan baik.
Batu empedu mungkin memunculkan gejala nyeri di perut bagian kanan
atas. Nyeri ini muncul saat batu empedu menghalangi saluran yang
menyambungkan kandung empedu dengan usus.
Batu empedu disebabkan oleh beberapa faktor, seperti genetik, berat
badan, masalah pada kandung empedu, dan pola makan buruk.
Jika Anda obesitas, punya diabetes, mengonsumsi obat penurun
kolesterol, atau terlalu cepat menurunkan berat badan, Anda juga akan
lebih berisiko mengalami batu empedu.

❖ iRRITABLE BOWEL SYNDROME (IBS)

Irritable bowel syndrome atau biasa disingkat sebagai IBS adalah
gangguan sistem pencernaan yang menyerang usus besar. Tanda dan
gejala dari penyakit pencernaan ini termasuk:

• Kram
• Sakit perut
• Kembung
• Diare
• Sembelit
Penyebab IBS belum diketahui pasti. Kemungkinan gangguan sistem
pencernaan ini disebabkan oleh usus besar yang terlalu sensitif, atau
masalah pada sistem kekebalan tubuh.

BAB 6

CARA MENJAGA SISTEM PENCERNAAN

Lakukan langkah-langkah untuk meningkatkan kesehatan pencernaan,
agar sistem pencernaan Anda berfungsi dengan baik.

1. Makan diet tinggi serat

Mengonsumsi makanan yang tinggi serat dan kaya biji-bijian, sayuran,
kacang-kacangan, dan buah-buahan dapat meningkatkan kesehatan
pencernaan Anda. Selain itu juga membantu mencegah atau mengobati
berbagai kondisi pencernaan, seperti diverticulosis, wasir, dan sindrom
iritasi usus besar, serta mempertahankan berat badan yang sehat.

2. Konsumsi serat yang tidak larut dan larut

Sangat penting untuk mengonsumsi kedua jenis serat, karena mereka
membantu memperlancar sistem pencernaan Anda dengan cara yang
berbeda.

3. Batasi makanan yang tinggi lemak

Secara umum, makanan berlemak cenderung memperlambat proses
pencernaan, membuat Anda lebih rentan mengalami sembelit. Makan
makanan berlemak bersama makanan berserat tinggi agar lebih mudah
dicerna.

4. Pilih daging tanpa lemak

Protein adalah bagian penting dari diet sehat, tetapi potongan daging
berlemak dapat menyebabkan pencernaan tidak nyaman. Saat Anda
makan daging, pilih potongan tanpa lemak, seperti daging ayam tanpa
kulit.

5. Masukkan probiotik ke dalam makanan Anda

Probiotik adalah jenis bakteri sehat yang sama yang secara alami ada di
saluran pencernaan Anda, yang membantu menjaga kesehatan tubuh
dengan memerangi efek dari diet yang buruk, antibiotik, dan stres. Selain
itu, probiotik dapat meningkatkan penyerapan nutrisi, dapat membantu
memecah laktosa, memperkuat sistem kekebalan tubuh Anda. Konsumsi
sumber probiotik yang baik seperti yogurt rendah lemak atau kefir, setiap
hari.

6. Makan sesuai jadwal

Mengonsumsi makanan dan camilan secara teratur dapat membantu
menjaga sistem pencernaan Anda tetap prima. Jadi coba sarapan, makan
siang, makan malam, dan makanan ringan sekitar jam yang sama setiap
hari.
7. Tetap terhidrasi
Minum banyak air baik untuk kesehatan pencernaan Anda. Serat menarik
air ke usus besar untuk membuat tinja yang lebih lunak dan lebih besar,
yang memungkinkan mereka untuk lewat dengan lebih mudah.

8. Abaikan kebiasaan buruk: merokok, kafein berlebihan, dan alkohol
Minuman keras, kopi, dan rokok dapat mengganggu fungsi sistem
pencernaan Anda, dan menyebabkan masalah seperti bisul perut dan
mulas.
9. Berolahraga secara teratur
Olahraga teratur membantu menjaga makanan bergerak melalui sistem
pencernaan dan mengurangi sembelit. Olahraga juga dapat membantu
Anda mempertahankan berat badan yang sehat, yang bagus untuk
kesehatan pencernaan. Jadikan latihan olahraga teratur menjadi jadwal
mingguan Anda.
10. Kelola stres
Terlalu banyak stres atau kecemasan dapat menyebabkan sistem
pencernaan Anda bekerja lebih keras. Temukan kegiatan yang mengurangi
stres yang Anda nikmati dan praktikkan secara teratur.

IDENTITAS PENULIS

NAMA : EVA WIDIANINGSIH
USIA : 17 TAHUN
JENIS KELAMIN : PEREMPUAN
TEMPAT/TANGGAL LAHIR : TANGERANG,24 FEBRUARI 2004
ALAMAT : JLN .KH AGUS SALIM
HOBI : MEMBACA
KELAS : AKL 3


Click to View FlipBook Version