The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

Majalah Askara merupakan hasil karya siswa-siswi SMA Putra Nirmala yang bergabung dalam Ekstrakurikuler Jurnalistik serta dipandu oleh Bapak AG Toto Marsanto, S.Pd.

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by Majalah Askara, 2023-08-25 00:24:09

Majalah Askara November 2021

Majalah Askara merupakan hasil karya siswa-siswi SMA Putra Nirmala yang bergabung dalam Ekstrakurikuler Jurnalistik serta dipandu oleh Bapak AG Toto Marsanto, S.Pd.

Keywords: Askara

K i t a t u n j u k k a n b a h w a k i t a a d a l a h b e n a r - b e n a r o r a n g y a n g i n g i n m e r d e k a , L e b i h b a i k k i t a h a n c u r l e b u r d a r i p a d a t i d a k m e r d e k a . ~Bung Tomo~


Salam Hangat PARA PEMBACA SETIA KAMI AG Toto Marsanto, S.Pd. Pimpinan Redaksi Salam sehat kami haturkan kepada para pembaca yang budiman dan penuh berkat. Semoga dengan hadirnya Majalah Askara di tengah-tengah masyarakat dapat menjadi bahan literasi yang berguna dan menjadi sumber wawasan bagi kita. Saya mewakili tim dan kerabat Majalah Askara turut mengucapkan "Selamat Hari Pahlawan" yang setiap tahunnya kita peringati setiap tahunnya untuk menghormati para pahlawan kita yang sudah gugur. Semoga di hari yang maha luhur ini (10 November), kita sebagai Warga Negara Indonesia dapat semakin cinta dengan negara yang dulunya diperjuangkan oleh para pahlawan kita. @agtotok AG Toto Marsanto MAJALAH ASKARA | NOVEMBER 1


SUSUNAN REDAKSI M A J A L A H A S K A R A Amelya Dewi Hartono, Anastasia Rainata Junisia Ernanto, Febe Febriana Putri, Greata Yemima Napitupulu, Maria Prames Ayuningtyas, Melani Hotarina, Shantika Paramitha Susanto, Verrellica Deyansta, Vincentia Happy Christie Aileen Maynard, Amelya Dewi Hartono, Anastasia Rainata Junisia Ernanto, Febe Febriana Putri, Grace Callista, Greata Yemima Napitupulu, Jeremia Juanda Manalu, Maria Prames Ayuningtyas, Mauren Angel Anastasia, Melani Hotarina, Paulina Sri, Regina Samosir, Shantika Paramitha Susanto, Stefani Wibowo, Verrellica Deyansta, Vincentia Happy Christie, Widyana Lestari Tanujaya. Dra. Veronica Yuni Susilowati (0858-6051-1667) Evangeline L.O.E, S.Pd. (0819-0985-7358) S U R E L : M A J A L A H A S K A R A @ G M A I L . C O M "MAJALAH ASKARA ADALAH HASIL KARYA EKSTRAKURIKULER JURNALISTIK" SMA PUTRA NIRMALA CIREBON ALAMAT SMA Putra Nirmala Jl. Dr. Sutomo, No. 33, Kesambi Kota Cirebon, Jawa Barat PIMPINAN UMUM F. Cahyo Hendri Atmoko, S.E. PIMPINAN REDAKSI & EDITOR AG. Toto Marsanto, S.Pd. DIVISI SENI & PUBDEKDOK Alexander Riva Erwanto, S.Sn. EDITOR NASKAH DIVISI REPORTER BENDAHARA Lusia Atikah DIVISI PERIKLANAN DESAIN FLYER PPDB Fatwa Muchammad Abdillah, S.Pd. EDISI KESEBELAS Bulan November 2021 WEBSITE https://issuu.com/majalahaskara KONTAK Telp. (0231)-207298 MAJALAH ASKARA | NOVEMBER 2


MAJALAH ASKARA | NOVEMBER 3 MARI MEMBACA DAFTAR ISI "Makin banyak aku membaca, makin banyak aku memperoleh informasi." Kunjungi Halaman Resmi Kami; Salam Pimpinan Redaksi 01 Susunan Redaksi 02 Daftar Isi Majalah Askara 03 Selamat Hari Pahlawan 04 Artikel Siswa: Pahlawan-ku 09 Little Secret Majalah Askara 11 Tokoh Kita | Guru Sejarah 15 BUDAYAKAN MEMBACA Kegiatan Sekolah 17 Karya Siswa dalam Mapel 19 Resensi Buku 21 Ayat Emas dari Bu Kiki 23 HALAMAN RESMI MAJALAH ASKARA Sejarah Hari Pahlawan 25 Rekomendasi Film 28


MAJALAH ASKARA | NOVEMBER 4 S E L A M A T H A R I P A H L A W A N 2 0 2 1 Hormat bagi para pahlawan


"Buku dan pin tu adalah hal yang sama. Kamu membukanya, dan kamu pergi ke dunia lain. " - Jeane t te Win ter son PERPUSTAKAAN DIGITAL S M A P u t r a N i r m a l a MAJALAH ASKARA | NOVEMBER 5


MAJALAH ASKARA | NOVEMBER 6


MAJALAH ASKARA | NOVEMBER 7


Saya sangat bersyukur bisa kuliah di UAJY karena saya mendapatkan atmosfer pembelajaran yang kondusif untuk saya berkembang dalam pengetahuan maupun karakter. Di kampus UAJY, selain mendapatkan nilai angka, saya juga mempelajari nilai-nilai hidup yang sangat berguna saat di dunia kerja maupun saat merintis usaha. Nilai - nilai integritas, kejujuran, disiplin, kerja sama, kemauan untuk terus belajar hal baru, semangat pantang menyerah, saya dapatkan selama saya kuliah di UAJY. Yukkk, adik-adik semua jangan ragu untuk memilih UAJY karena, fasilitas pembelajaran yang sangat lengkap, dosen yang kompeten dan ramah serta sistem pembelajaran bagus dan cepat beradaptasi dengan setiap perubahan yang ada. Elisabeth Ririn Kurniawati Alumni Tahun : Angkatan masuk 2000 Fakultas/Prodi : Ekonomi Akuntansi Saat ini bekerja sebagai staff accounting salah satu perusahaan jasa di Jogja. Bersama suami, merintis usaha Foto, Yorin photo. Universitas Atma Jaya Yogyakarta MAJALAH ASKARA | NOVEMBER 8


A r t i k e l S i s w a Arti dan makna pahlawan tersendiri adalah seorang panutan yang dapat membawa perubahan serta memberikan kontribusi positif dalam berbagai sisi (ekonomi, sosial budaya, seni, politik bahkan pariwisata dengan lingkup lokal hingga internasional). Pahlawan juga memiliki makna seseorang yang memiliki niat dan mau berbuat baik, rela berkorban demi kebaikan orang lain. Sementara, kepahlawanan adalah sifat seperti pahlawan yakni keberanian, rendah hati, rela berkorban, kekuatan. Bangsa kita dibesarkan oleh sejarah, itulah sebabnya sebagai generasi milenial dan penerus bangsa,kita harus memaknai sejarah sebagai pelajaran hidup untuk lebih baik lagi. Ada peran para pahlawan nasional di sana yang berjuang demi bangsa Indonesia melawan penjajahan dan ketidakadilan. Pahlawan nasional yang kerap berjuang demi Indonesia merdeka yakni Ir. Soekarno, Moh. Hatta, Bung Tomo, Ki Hajar Dewantara, Jenderal Soedirman, Moh. Yamin dan masih banyak lagi pahlawan nasional yang berjuang untuk Indonesia, selain itu tokoh pahlawan nasional ada yang perempuan contohnya RA. Kartini, Cut Nyak Dien, Dewi Sartika, Martha Christina Tiahahu dan lain-lain. Arti pahlawan sangat luas. Jika di umpamakan seluas apa, anak SD yang membantu seorang nenek menyeberang jalan itu adalah pahlawan. PAHLAWAN-KU Sebenarnya apa arti dari pahlawan itu? Orang yang rela berkorban demi negara? Orang yang rela berperang? Atau orang yang menjadi inspirasi atau panutan? Kebanyakan orang berspekulasi bahwa pengertian dari pahlawan adalah orang yang rela berkorban dan berperang demi negara, orang yang mau memanggul senjata, berperang dan siap berkorban demi keutuhan bangsa dan negara. Tetapi, apakah cuma sebatas demikian? Majalah Askara Majalah Askara MAJALAH ASKARA | NOVEMBER 9


A r t i k e l S i s w a Mereka rela mengorbankan waktu, pikiran, uang dan segalanya hanya untuk kita. Saat kita berada di dalam titik terendah dalam hidup, kita terkadang berpikir bahwa kita tidak memiliki siapa-siapa namun, melihat kembali orang tua kita yang selalu ada saat kita butuh, selalu menyayangi, selalu membuat kita nyaman, memberi semangat, bahkan yang selalu mengutamakan kita sebagai anaknya dalam segala kehidupannya. Kebanyakan orang belum menyadari bahwa pahlawan yang paling berkesan adalah orang tuanya sendiri. Guru termasuk pahlawan yaitu pahlawan pendidikan, karena jasa-jasanya yang rela juga mengorbankan waktu dan pikirannya untuk membuat kita menjadi generasi yang pintar dan berkarakter. Kita tidak dapat mengetahui seisi dunia ini tanpa adanya pendidikan. Bagaimana terlahirnya seorang dokter, insinyur, tokoh negara tanpa adanya pendidikan yang diberikan dari guru? Orangorang cerdas terlahir dari sosok guru yang hebat. TERIMA KASIH ATAS JASAMU Orang terdekat kita yang tanpa kita sadari adalah pahlawan adalah orang tua kita. Kenapa? Bayangkan tanpa mereka apakah kita dapat bertahan hingga sekarang? Edisi Hari Pahlawan Edisi Hari Pahlawan MAJALAH ASKARA | NOVEMBER 10


MAJALAH ASKARA | NOVEMBER 11 Hallo guys, kita kembali lagi di Little Secret sebagai wadah curhatan anak SMA Putra Nirmala Cirebon, Yuk kita kepoin bersama. Pimpinan Redaksi @Little_Secret_Askara


Siswa sekolah offline Gais mau cerita kemaren aku udah mulai masuk sekolah offline loh hehehe, rasanya seneng banget bisa sekolah lagi bareng temen-temen ya walaupun masih ada temen yang online. Sad! Siswa Rajin huuuh, kesel deeh, vconnya lama banget! pengen protes tapi nanti dikira lancang. belum lagi banyak tugas, mana deadline nya mepet banget. Pejuang PTMT Aduh gais aku tuh iri banget sama temenku yang udah bisa ngelaksanain PTMT heumm... temen-temen aku bisa ngerasain diajar langsung sama guru dan bisa ketemu temen-teman, sedangkan aku masih belajar di rumah ajaa, sangat bosannn. Semoga semua segera baik. Siswa Nasionalis Ehh, kalian ngerasa sedih ngga sih gabisa ngerayain hari pahlawan di sekolah bareng temen kaya biasanya? huhu jujur aku sedih banget, biasanya bisa mengenang para pahlawan di sekolah bareng semua warga sekolah, tapi sekarang masih belum bisa karena blm 100% normal :( @Little_Secret_Askara Curhat Dong Iya Dong! MAJALAH ASKARA | NOVEMBER 12


MAJALAH ASKARA | NOVEMBER 13


Alumni Tahun : 2014 FKIP/ Pendidikan Ekonomi bidang keahlian khusus Akuntansi Universitas Sanata Dharma Bekerja di KSP KUD Mintorogo Kudus sebagai Manager Kantor Cabang Katharina Purwati Ningsih UNIVERSITAS SANATA DHARMA "Mencintai Kebenaran dan Menjadi Terang Bagi Sesama" - Universitas Sanata Dharma Yogyakarta - MAJALAH ASKARA | NOVEMBER 14


Pahlawan Hasil Wawancara dengan Bapak AG. Toto Marsanto, S.Pd. AG Toto Marsanto Di zaman modern sekarang ini sebenarnya banyak sekali pribadi di sekitar kita yang layak untuk disebut sebagai "PAHLAWAN". Pahlawan bukan hanya orang-orang yang gugur di medan perang ataupun harus mengorbankan diri sampai berdarah-darah, tetapi di sekitar kita banyak sekali orang yang bisa sebut sebagai pahlawan. Kita masing-masing pribadi pasti memiliki pahlawan masingmasing seperti orang tua, guru, teman, apalagi saat pandemi sekarang ini, para tenaga kesehatan yang bisa dibilang sebagai seorang pahlawan karena berada di garda terdepan di masa pandemi ini. Pada dasarnya jika kita ingin menjadi bangsa yang besar dan maju, maka kita jangan pernah melupakan sejarah dan jangan pernah melupakan para pahlawan yang telah berjasa bagi bangsa kita. Sejarah adalah guru masa depan. Kita belajar dari masa lalu agar kita bisa melangkah ke depan. Kita belajar hal itu agar tidak mengulangi kesalahan yang sama, tentu juga kita belajar dengan memetik nilai-nilai yang baik yang berguna untuk masa depan. ~Historia Magistra Vitae~ Diri kita sendiri pun bisa menjadi pahlawan bagi orang lain. Di dalam kehidupan Pak Totok sendiri tentu ada juga pahlawan, yaitu orang tua, namun ada lagi pahlawan yang berjasa dalam membuka hati dan pemikiran beliau untuk dapat mengajar sebagai guru yang baik hingga saat ini, yaitu Dosen Pendidikan Sejarah dari Universitas Sanata Dharma Yogyakarta. Beliau sangat mengidolakan presiden pertama RI yaitu Ir. Soekarno. Sampai hari ini, beliau sangat mengagumi Ir. Soekarno karena sudah memiliki banyak jasa bagi Bangsa Indonesia. Tokoh Kita | Guru Sejarah MAJALAH ASKARA | NOVEMBER 15


K e g i a t a n S e k o l a h Edu Fair S M A P U T R A N I R M A L A TAHUN PELAJARAN 2021/2022 D E N G A N K A M P U S S W A S T A T E R N A M A D I I N D O N E S I A MAJALAH ASKARA | NOVEMBER 16


K e g i a t a n S e k o l a h Menjadi Pribadi yang Utuh Berperikemanusiaan S E R T A Takwa Kepada Tuhan YME MAJALAH ASKARA | NOVEMBER 17


K e g i a t a n S e k o l a h D I S M D I S MA P U T R P U T RA N I R M N I R MALA C I R E C I R EBO N MAJALAH ASKARA | NOVEMBER 18


Jenderal Soedirman Jendral Sudirman adalah tokoh kemerdekaan yang lahir pada 24 Januari 1916 di Bodas, Karang Jati, Purbalingga, Jawa Tengah. Ayah Sudirman adalah pekerja pabrik gula di Kalibagor yang bernama Karsit Kartowiraji dan ibu bernama Siyem yang masih keturunan wedana dari Rembang. Pada usia 8 tahun, Sudirman kecil diangkat anak oleh Raden Cokro Sumonaryo seorang asisten wedana di Rembang. Sudirman menempuh pendidikan di Holland Indieschool (HIS) atau sekolah rendah dengan bahasa pengantar bahasa Belanda di Purworejo. Pada 1936, Sudirman menikahi Alfiah, mantan teman sekolahnya dan putri seorang pengusaha batik kaya bernama Raden Sastroatmojo. Karir kemiliteran dimulai pada 1943, saat itu Sudirman menjadi anggota Pembela Tanah Air (Peta). Setelah selesai pelatihan di Bogor, Sudirman mendapatkan pangkat shodanco dan menjadi komandan batalyon peta di Kroya Jawa Tengah. Pada 22 Desember 1948, Jenderal Sudirman memutuskan meninggalkan Yogyakarta untuk berperang dengan Belanda lewat gerilya pada masa agresi militer Belanda II. Dikutip situs Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), saat itu Jenderal Sudirman dalam keadaan sakit menderita TBC (Tuberculosis). Di mana paru-parunya hanya berfungsi 50 persen. Meski sakit, tidak mengalahkan semangat Jendera Sudirman untuk berjuang melawan Belanda. Perang gerilya yang dilakukan Jenderal Sudirman dan pasukannya merupakan sebuah respon atas Agresi Militer Belanda II. Di Yogyakarta, Belanda menyerang Pangkalan Udara Maguwo dan selanjutnya menyerang lewat darat. Pada 19 Desember 1948, Yogyakarta mampu dilumpuhkan dan dikuasai pasukan Belanda. Jenderal Sudirman menghadap presiden untuk tetap mempertahankan kemerdekaan dengan berperang. Maureen Anastasia Kelas 11 IPS Karya Siswa dalam Mapel Karya Siswa dalam Mapel MAJALAH ASKARA | NOVEMBER 19


Cynthia Angelica Christella - 11 IPA Tuanku Imam Bonjol adalah salah seorang tokoh ulama, pemimpin dan pejuang yang berperang melawan Belanda dalam sebuah peperangan yang dikenal dengan nama Perang Padri pada tahun 1803-1837. Kaum Paderi merupakan sebutan yang diberikan kepada sekelompok masyarakat pendukung utama penegakan syiar agama dulu populer di tanah Minangkabau terutama pada masa Perang Padri. Sebagai pemimpin, Tuanku Imam Bonjol harus mewujudkan cita-cita yang diimpikan oleh pemimpin Kaum Paderi sebelumnya walaupun harus melalui peperangan. Tuanku Imam Bonjol Pada masa kepemimpinannya, Tuanku Imam Bonjol mulai menyesali beberapa tindakan kekerasan yang dilakukan oleh Kaum Padri terhadap saudara-saudaranya, sebagaimana yang terdapat dalam memorinya. Walau di sisi lain, fanatisme tersebut juga melahirkan sikap kepahlawanan dan cinta tanah air. Perjuangan yang telah dilakukan oleh Imam Bonjol dapat menjadi apresiasi akan kepahlawanannya dalam melawan penjajahan. Sebagai penghargaan, Tuanku Imam Bonjol diangkat sebagai Pahlawan Nasional Indonesia sejak tanggal 6 November 1973. Karya Siswa dalam Mapel Karya Siswa dalam Mapel MAJALAH ASKARA | NOVEMBER 20


N A M A P E N G A R A N G : L O V Y A D I A N Y T A H U N T E R B I T : 2 0 1 5 P E N E R B I T : G R A S I N D O , P T G R A M E D I A W I D I A S A R A N A I N D O N E S I A T E B A L B U K U : 2 6 6 H A L A M A N Resensi Buku MAJALAH ASKARA | NOVEMBER 21


Sinopsis: Ahn Yerin merupakan seorang mahasiswi berusia 19 tahun yang memiliki phobia yang cukup berat. Ia memiliki phobia takut diabaikan atau dilupakan. Di dalam bahasa ilmiahnya athazagoraphobia, ini yang membuat kondisi psikisnya menjadi terganggu, jika phobianya tidak bisa diatasi. Orang tua Ahn Yerin pun menjodohkannya dengan seorang dokter bernama Lee Donghae, dengan berharap agar ada sesorang yang memang memperhatikan, merawat dan menyembuhkan putri mereka. Saat pertama kali mereka bertemu Ahn Yerin, dokter tersebut awalnya menolak perjodohan. Namun, seiring waktu menjadi luluh dengan ketampanan dan kharisma dari calon suaminya. Lee Donghae juga terpukau dengan kecantikan dari Ahn Yerin. Pada awalnya semua berjalan dengan baik, Donghae perhatian dengan Ahn Yerin begitu juga sebaliknya. Majalah Askara | Edisi November Namun masalah muncul ketika adik Donghae, Eun Bi cemburu bahwa tunangan kakaknya, yaitu Ahn Yerin merebut perhatian dari kakaknya dan juga rekan dokter kakaknya yang disukai nya. Ia bahkan menjebak Ahn Yerin dengan phobianya agar terlihat gila di depan kakak dan juga orang yang di sukai oleh Eun Bi. Novel ini sebenarnya mengajak kita untuk menjadi peran utama dari cerita tersebut, yaitu Ahn Yerin yang memiliki phobia yang takut diabaikan. Setiap emosi begitu terasa di setiap konflik yang terjadi. Bagi yang menyukai drama-drama korea, pasti juga akan menyukai novel ini, selain menggunakan bahasa yang mudah dipahami dan selalu dipakai dalam keseharian serta konflik yang sungguh menyentuh hati dan bisa membuat perasaan kita campur aduk. N a m a P e n g a r a n g : L o v y a D i a n y T a h u n T e r b i t : 2 0 1 5 Novel ini juga di selipkan beberapa kosa kata korea seperti oppa, unnie, appa, dll, yang bagi para pecinta drama korea atau penyuka budaya dari korea akan langsung menyukai novel ini. Namun kosa kata tersebut juga bisa sedikit mengganggu bagi orang awam yang tidak mengingat kosa kata tersebut. Novel ini juga diperuntukkan untuk kategori remaja dan dewasa. Resensi Buku MAJALAH ASKARA | NOVEMBER 22


Ayat Emas Kitab Suci Yosua 1:9 " B u k a n k a h t e l a h K u - p e r i n t a h k a n k e p a d am u : k u a t k a n d a n t e g u h k a n l a h h a t im u ? J a n g a n l a h k e c u t d a n t awa r h a t i , s e b a b TUHAN, Al l a hm u , me n y e r t a i e n g k a u , k ema n a p u n e n g k a u p e r g i " Kiki Julianti Sirait Guru Agama Katolik MAJALAH ASKARA | NOVEMBER 23


Yosua 1:9 Ayat Emas Kitab Suci MAJALAH ASKARA | NOVEMBER 24


SEJARAH HARI PAHLAWAN 10 November 1945 - 10 November 2021 M A J A L A H A S K A R A | E D I S I N O V E M B E R 2 0 2 1 SUTOMO ATAU LEBIH DIKENAL DENGAN SAPAAN AKRAB BUNG TOMO ADALAH PAHLAWAN NASIONAL INDONESIA YANG TERKENAL KARENA PERANANNYA DALAM PERTEMPURAN 10 NOVEMBER 1945. Pemimpin Tokoh Ditetapkannya Hari Pertempuran Surabaya Pahlawan tiap 10 November diawali dari pertempuran yang terjadi di Surabaya CATATAN SEJARAH Pertempuran tersebut dilakukan oleh rakyat Surabaya melawan tentara Inggris dan Belanda. sebelum pertempuran tersebut terjadi, pemerintah Indonesia mengeluarkan maklumat dan menetapkan mulai 1 September 1945 bendera nasional Indonesia dikibarkan di seluruh wilayah Indonesia. Pengibaran bendera pun dilakuakn di seluruh daerah termasuk Surabaya. Namun sekitar sebulan setelah maklumat diumumkan tepatnya 25 September 1945, tentara Inggris mendarat di Jakarta. Pasukan tersebut tergabung dalam Allied Foreces Netherlands East Indies atau AFNEI bersama dengan tentara Netherlands Indies Civil Administration (NICA). Kedatangan mereka ke Indonesia dalam rangka untuk melucuti tentara Jepang dan memulangkan mereka ke negaranya, membebaskan tawanan perang yang ditahan oleh Jepang, serta mengembalikan Indonesia kepada pemerintahan Belanda sebagai negara jajahan. Hal tersebut memicu kemarahan warga Surabaya karena Belandan dianggap menghina kemerdekaan Indonesia sekaligus melecehkan bendera Merah Putih. MAJALAH ASKARA | NOVEMBER 25


M A J A L A H A S K A R A | E D I S I N O V E M B E R 2 0 2 1 Protes pun pecah sehingga membuat mereka berkerumun di depan Hotel Yamato untuk meminta bendera Belanda diturunkan lalu dikibarkannya bendera Indonesia. Singkat cerita pada 27 Oktober 1945 terdapat perwakilan Indonesia yang berunding dengan pihak Belanda namun berakhir tegang. Lalu pada 29 Oktober 1945, pihak Indonesia dan Inggris sepakat untuk menandatangani gencatan senjata di mana diawali dengan perintah dari Presiden Soekarno. Sayangnya keesokan harinya, kedua pihak kembali bentrok dan mengakibatkan pimpinan tentara Inggris, Briggadir Jenderal Mallaby tewas tertembak dan mobil yang ditumpanginya diledakan oleh milisi. Namun, ketika melalui sebuah pengganti Mallaby, Mayor Jenderal Robert Mansergh, mengelurkan ultimatum untuk semua pimpinan dan orang Indonesia yang bersenjata harus melapor serta meletakkan senjatanya di tempat yang ditentukan. Selain itu, dirinya juga meminta agar orang Indonesia untuk menyerahkan diri dengan mengangkat tangan di atas dengan batas ultimatum pada 10 November 1945 pukul 06.00 WIB. Akibat dari pertempuran tersebut, 6.000 rakyat Indonesia pun gugur. Pemerintah Indonesia pun menetapkan pertempuran 10 November 1945 sebagai Hari Pahlawan lewat Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 316 tahun 1959 pada 16 Desember 1959 dan ditetapkan sebagai hari nasional. MAJALAH ASKARA | NOVEMBER 26


Rekomendasi film kepahlawanan MAJALAH ASKARA | NOVEMBER 27


MAJALAH ASKARA | NOVEMBER 28


TARIF IKLAN MAJALAH ASKARA HASIL DARI IKLAN INI KAMI GUNAKAN UNTUK BEASISWA ASKARA (0231) 207298 [email protected] SMA Putra Nirmala Cirebon Jawa Barat, Indonesia Full A4 Semua Iklan Berwarna Sesuai Asli *Potrait Iklan Berlaku 1 Bulan *Kecuali memasang secara berkelanjutan Tarif Rp. 300.000,- Dikirim ke alamat email [email protected] 1/2 Kertas A4 Semua Iklan Berwarna Sesuai Asli *Landscape Iklan Berlaku 1 Bulan *Kecuali memasang secara berkelanjutan Tarif Rp. 150.000,- Dikirim ke alamat email [email protected] 1/4 Kertas A4 Semua Iklan Berwarna Sesuai Asli *Potrait Iklan Berlaku 1 Bulan *Kecuali memasang secara berkelanjutan Tarif Rp. 75.000,- Dikirim ke alamat email [email protected] <1/4 Kertas A4 Semua Iklan Berwarna Sesuai Asli *Potrait Iklan Berlaku 1 Bulan *Kecuali memasang secara berkelanjutan Tarif Rp. 75.000,- Dikirim ke alamat email [email protected] MAJALAH ASKARA | NOVEMBER 29


Ayo istirahat, pikirkan dirimu guys, jangan sampai lelah, karena kamu sendiri yang sebenarnya tau kapasitasmu. Reminder Yes | No 08:00 Friday, November 5 MAJALAH ASKARA | NOVEMBER 30


Lokasi yang masih melekat dengan jasa para pahlawan LOKASI BERSEJARAH MAJJALAH ASKARA EDISI HARI PAHLAWAN MAJALAH ASKARA | NOVEMBER 31


Rumah Pengasingan Sekarno & Hatta di Rengasdengklok Rumah Laksamana Maerda Tempat Perumusan dan Pengetikan Naskah Proklamasi Kemerdekaan Indonesia 17 Agustus 1945 Monumen Pancasila Sakti Lubang Buaya, Cipayung, Jakarta Timur MAJALAH ASKARA | NOVEMBER 32


Click to View FlipBook Version