Penerapan Tugas dan Fungsi ASN di Tempat Kerja 46 Adapaun makna dari Core values ASN BerAKHLAK adalah sebagai berikut: • Berorientasi Pelayanan, yaitu komitmen memberikan pelayanan prima demi kepuasan masyarakat; • Akuntabel, yaitu bertanggungjawab atas kepercayaan yang diberikan; • Kompeten, yaitu terus belajar dan mengembangkan kapabilitas; • Harmonis, yaitu saling peduli dan menghargai perbedaan; • Loyal, yaitu berdedikasi dan mengutamakan kepentingan Bangsa dan Negara; • Adaptif, yaitu terus berinovasi dan antusias dalam menggerakkan serta menghadapi perubahan; • Kolaboratif, yaitu membangun kerja sama yang sinergis. Aparatur Sipil Negara yang menerapkan core values BerAKHLAK akan: • Berorientasi pelayanan: menempatkan pelayanan publik sebagai fokus utama dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab, • Akuntabel: bertanggung jawab dan transparan dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab, serta dapat dipertanggungjawabkan atas hasil kerjanya, • Kompeten: memiliki kemampuan dan keahlian yang memadai untuk melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya dengan baik, • Harmonis: menciptakan lingkungan kerja yang kondusif dan harmonis, serta menjaga hubungan yang baik dengan rekan kerja dan masyarakat, • Loyal: menjaga kesetiaan pada tugas dan tanggung jawabnya, serta memegang teguh nilai-nilai yang dijunjung tinggi,
Penerapan Tugas dan Fungsi ASN di Tempat Kerja 47 • Adaptif: mampu beradaptasi dengan perubahan lingkungan kerja dan tuntutan tugas yang berubah-ubah, • Kolaboratif: berkolaborasi dengan rekan kerja dan masyarakat untuk mencapai tujuan yang sama. Nilai-nilai dasar BerAKHLAK dapat dipahmin dari menggunakan kalimat anfirmasi yang selaras dengan pengertian dari nilai-nilai dasar tersebut. Kalimat afirmasi merupakan kalimat untuk dibaca atau diucapkan sambil diresapi dan dihayati sehingga terjadi internaliasasi dalam individu ASN. Dengan mengucapkan kalimat afirmasi diharapkan akan timbul kesadaran diri akan pentingnya mengaktualisasikan atau menerapkan Core Values ASN BerAKHLAK. Berikut kalimat afirmasi Core Values ASN BerAKHLAK dan kalimat employer branding ASN Bangga melayani bangsa. Gambar : Kalimat anfirmasi core values ASN BerAKHLAK dan Employer Branding ASN
Penerapan Tugas dan Fungsi ASN di Tempat Kerja 48 b. Pengertian Employer Branding ASN Employer Branding ASN yang merupakan salah satu dari bagian Employee Value Preposition ASN adalah titik temu antara ekspektasi ASN dan komitmen instansi dengan ekspektasi instansi dan komitmen ASN. Employee Value Proposition (EVP) adalah proposisi nilai yang ditawarkan oleh suatu organisasi kepada karyawannya. EVP adalah kumpulan manfaat dan nilai yang ditawarkan oleh organisasi kepada karyawan sebagai imbalan atas kontribusi dan keterlibatan mereka dalam mencapai tujuan perusahaan. EVP bertujuan untuk memikat, mempertahankan, dan memotivasi karyawan yang berkualitas tinggi. Employee Value Proposition ASN dapat mencakup berbagai elemen, seperti kompensasi yang adil, kesempatan pengembangan karir, program kesejahteraan karyawan, kebijakan kerja yang seimbang, lingkungan kerja yang mendukung, pengakuan dan penghargaan, serta nilai-nilai organisasi yang ditekankan. EVP ASN bertujuan untuk menarik, mempertahankan, dan memotivasi ASN yang berkualitas serta mendorong kinerja yang baik dalam menjalankan tugas-tugas pelayanan publik. Employer Branding ASN (Aparatur Sipil Negara) adalah proses membangun dan memperkuat citra atau reputasi pemerintah sebagai tempat kerja yang menarik dan diinginkan bagi ASN. Tujuan dari Employer Branding ASN adalah untuk meningkatkan daya tarik dan retensi pegawai yang berkualitas. Employer Branding ASN melibatkan upaya pemerintah untuk membangun citra yang positif tentang budaya kerja dan nilai-nilai organisasi yang diterapkan dalam lingkungan kerja ASN. Employer Branding ASN merupakan wujud semangat dalam memberikan pelayanan yang prima kepada
Penerapan Tugas dan Fungsi ASN di Tempat Kerja 49 masyarakat. Dedikasi yang tinggi dibutuhkan untuk menumbuhkan citra yang positif dan meningkatkan kepuasan masyarakat. Melalui penerapan employer branding, dapat mengoptimalkan kinerja ASN melalui perubahan positif perilaku ASN sehingga menjadi pekerja keras, dinamis, terampil dan menguasai IPTEK. Selain itu, penerapan employer branding juga menjadi kesempatan bersama untuk bekerja secara professional dan berorientasi pelayanan. c. Panduan Perilaku Core Values ASN BerAKHLAK Dalam rangka penguatan budaya kerja sebagai salah satu strategi transformasi pengelolaan ASN menuju pemerintahan berkelas dunia (world class government) serta untuk melaksanakan ketentuan Pasal 4 tentang nilai dasar dan Pasal 5 tentang kode etik dan kode perilaku Undang-undang Nomor 5 tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara diperlukan keseragaman nilai-nilai dasar ASN yaitu BerAKHLAK dengan panduan perilaku (kode etik) dari masing-masing nilai-nilai dasar BerAKHLA. Panduan perilaku atau kode etik core value ASN BerAKHLAK adalah seperangkat prinsip dan nilai-nilai yang harus diterapkan oleh Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab mereka. Panduan perilaku atau kode etik adalah seperangkat prinsip, aturan, dan nilai-nilai yang mengatur dan mengarahkan perilaku individu atau kelompok dalam konteks tertentu, seperti dalam suatu profesi, organisasi, atau masyarakat. Panduan ini memberikan pedoman tentang standar etika dan tindakan yang diharapkan dari individu atau kelompok tersebut. Tujuan panduan perilaku atau kode etik adalah untuk mempromosikan perilaku yang etis, bertanggung
Penerapan Tugas dan Fungsi ASN di Tempat Kerja 50 jawab, dan sesuai dengan nilai-nilai yang dijunjung tinggi dalam suatu lingkungan atau konteks tertentu. Panduan perilaku atau kode etik juga berfungsi sebagai acuan dalam mengatasi dilema moral dan menjaga integritas serta kualitas dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab. Panduan Perilaku (Kode Etik) Core values ASN BerAKHLAK adalah sebagai berikut. Gambar: Panduan Perilaku (Kode Etik) Core values ASN BerAKHLAK Core values BerAkhlak disamping dipahami dari juga dapat dipahami menurut nilai-nilai dari setiap core values dan panduan prilaku/kode etik dari masing-masing core values. Berikut adalah nilai-nilai dan kode etik atau panduan prilaku.
Penerapan Tugas dan Fungsi ASN di Tempat Kerja 51 Tabel : Nilai-nilai dari setiap core values ASN BerAKHLAK Core Values Definsi Kode etik Panduan Perilaku (Kode etik) Nilai-nilai Berorentasi pelayanan Komitmen memberikan pelayanan prima demi kepuasan masyarakat 1. Memahami dan memenuhi kebutuhan masyarakat • Responsivitas • Kualitas Kepuasan 1. Ramah, cekatan, solutif, dan dapat diandalkan 2. Melakukan perbaikan tiada henti Akuntabel Bertangung jawab atas kepercayaan yang diberikan 1. Melaksanakan tugas dengan jujur, bertanggung jawab, cermat, disiplin dan berintegritas tinggi • Integritas • Konsisten • Dapat dipercaya • Transparan 2. Menggunakan kekayaan dan barang milik negara secara bertanggung jawab, efektif dan efisien 3. Tidak menyalahgunakan kewenangan jabatan. Kompeten Terus belajar mengembangkan kapabilitas 1. Meningkatkan kompetensi diri untuk menjawab tantangan yang selalu berubah • Kinerja terbaik • Sukses • Keberhasilan • Learning agility • Ahli bidangnya 2. Membantu orang lain belajar 3. Melaksanakan tugas dengan kualitas terbaik Harmonis Saling perduli dan menghargai perbedaan 1. Menghargai setiap orang apapun latar belakangnya • Peduli (caring) • Perbedaan (diversisity) 2. Suka menolong • Selaras orang lain. 3. Membangun lingkungan kerja yang kondusif Loyal Berdedikasi dan 1. Memegang teguh • Komitmen
Penerapan Tugas dan Fungsi ASN di Tempat Kerja 52 Core Values Definsi Kode etik Panduan Perilaku (Kode etik) Nilai-nilai mengutamakan kepentingan bangsa dan negara ideologi Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, setia kepada NKRI serta pemerintahan yang sah • Dedikasi • Kontribusi • Nasionalisme • Pengabdian 2. Menjaga nama baik sesama ASN, pimpinan, instansi dan negara 3. Menjaga rahasia jabatan dan negara. Adaptif Terus berinovasi dan antusias dalam menggerakan ataupun menghadapi perubahan 1. Cepat menyesuaikan diri menghadapi perubahan • Inovasi • Antosias terhadap perubahan • Proaktif 2. Terus berinovasi dan mengembangkan kreativitas 3. Bertindak proaktif Kolaboratif Membangun kerjasama yang sinergis 1. Memberi kesempatan kepada berbagai pihak untuk berkontribusi • Kesediaan bekerja sama • Sinergi untuk hasil yang lebih 2. Terbuka dalam baik bekerja sama untuk menghasilkan nilai tambah 3. Menggerakkan pemanfaatan berbagai sumber daya untuk tujuan bersama
Penerapan Tugas dan Fungsi ASN di Tempat Kerja 53 d. Indeks ASN BerAKHLAK Pada tahun 2022 Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi melakukan survei pemetaan dan pengukuran budaya kerja ASN. Ada lima area analisis yang dilakukan survei sepeti tampak dalam gambar berikut. Salah satu area analisis tersebut adalah INDEKS IMPLEMENTASI BerAKHLAK yang menganalisis tingkat implementasi nilai BerAKHLAK, yang diamati dan dialami oleh para pegawai dalam perilaku kerja sehari-hari. Dari hasil survei, Kemendikbudritek pada tahun 2022 mendapatkan nilai indeks implemantasi berAKHLAK 58,5% kategori B (Cukup Sehat) dengan rincian 1) Berorientasi Pelayanan: 59.6% Cukup Sehat Kategori B: 2) Akuntabel: 64.1% Cukup Sehat Kategori B; 3) Kompeten: 58.3% Cukup Sehat Kategori B; 4) Harmonis: 53.7% Cukup Sehat Kategori B; 5) Loyal: 62.7% Cukup Sehat Kategori B; 6) Adaptif: 43.5% Tidak Sehat Kategori C; dan 7) Kolaboratif: 67.7% Cukup Sehat Kategori B. Dari hasil evaluasi tersebut Kemendikbudritek harus melakukan langkah-langkah strategis agar indeks implementasi BerAKHLAK Kemendikbudritek dapat meningkat.
Penerapan Tugas dan Fungsi ASN di Tempat Kerja 54 2. Tahapan Penguatan Budaya Kerja ASN BerAKHLAK Tujuh Tahapan Penguatan Budaya Kerja ASN BerAKHLAK yang direkomendasikan dilakukan oleh Kemendikbudristek meliputi: • Internalisasi • Penyelarasan Sistem • Pengukuran Baseline • Penyusunan dan Implementasi Agenda Perubahan • Pemantauan dan Evaluasi • Penghargaan dan Apresiasi • Penguatan secara Berkelanjutan
Penerapan Tugas dan Fungsi ASN di Tempat Kerja 55 Tujuh tahapan penguatan Budaya Kerja ASN BerAKHLAK tersebut dapat dijabarkan sebagai berikut. 1) Internalisasi a. Komitmen Pimpinan • Pemahaman Peran Pimpinan sebagai Role Model: Tanggung jawab dan komitmen pimpinan menentukan penerapan budaya ber AKHLAK di organisasi • Penguatan Komitmen sebagai Role Model: Penguatan komitmen para leader sebagai Role Model dalam transformasi BerAKHLAK yang akan dilakukan • Pengawalan Implementasi Program Budaya: Keberhasilan dalam mengelola dan mengembangkan budaya organisasi sangat ditentukan oleh pengawalan dari para pimpinan b. Sosialisasi dan Internalisasi • Membangun Semangat Militansi ASN Menghadapi Perubahan: Pembentukan kerangka berpikir yang benar, berubah dari hal-hal yang sifatnya fisikal dan transaksional menjadi sesuatu yang lebih bersifat motivasi internal • Menemukan makna bekerja berdasarkan nilai BerAKHLAK:
Penerapan Tugas dan Fungsi ASN di Tempat Kerja 56 Memberikan sebuah kesadaran akan makna mulia di balik pekerjaan yang dilakukan. • Sosialisasi Internalisasi Budaya Kerja BerAKHLAK: Internalisasi Budaya Kerja BerAKHLAK dilakukan dengan menekankan implementasi dari nilai BerAKHLAK yang paling rendah khususnya pada penerapan perilaku Adaptif dan Harmonis. 2) Penyelarasan Sistem a. Memasukkan budaya kerja ke dalam system pembelajan terintegrasi b. Meningkatkan budaya dengan system pengelolaan kinerja (SKP) c. Menyelaraskan SKP dengan system penghargaan d. Melakukan sistem manajemen talenta dan karier 3) Pengukuran Baseline Melakukan pengukuran indeks berAKHLAK, Employee Engagement, Employer Branding ASN 4) Penyusunan dan Implementasi Agenda Perubahan Agen Perubahan (Agent of Change) adalah individu/kelompok yang terlibat dalam merencanakan perubahan dan mengimplementasikannya. Agen Perubahan merupakan contoh dan panutan baik dalam intergritas maupun kinerja yang tinggi. Oleh karena itu, agen Perubahan adalah pelopor perubahan, baik dalam perubahan mindset (pola pikir) maupun culture set (budaya kerja), sekaligus menjadi contoh dalam berperilaku bagi seluruh individu anggota organisasi yang ada di lingkungan unit kerjanya sesuai dengan nilai-nilai yang dianut organisasi a. Pembentukan tim budaya kerja (Agen Perubahan) • Penetapan Kesepakatan Kriteria Agen Perubahan: Untuk
Penerapan Tugas dan Fungsi ASN di Tempat Kerja 57 mendapatkan agen perubahan terbaik, disarankan untuk menentukan kriteria yang perlu dimiliki oleh agen perubahan. Berdasarkan permen PAN & RB No. 27 Tahun 2014, individu yang ditunjuk sebagai Agen Perubahan akan bertanggung jawab untuk selalu mempromosikan dan menjalankan keteladanan dalam mengimplementasikan nilai BerAKHLAK. • Metode Seleksi Agen Perubahan: Dapat dilakukan melalui rekomendasi para Pimpinan, masukan dari pemangku kepentingan terkait, hasil performa kinerja dalam 1 tahun terakhir, assessment Kepribadian dan Potensi Pegawai, dan assessmen Kompetensi Dasar Agen Perubahan. • Pembekalan Agen Perubahan: Agen perubahan akan dibekali secara intensif dalam melaksanakan tugas dan perannya, dilakukan pendampingan selama proses implementasi BerAKHLAK, dimonitoring perkembangan perubahannya secara khusus oleh masing-masing instansi. b. Rencana Aksi • Analisis RJPP dan Hasil Survei Budaya BerAKHLAK: Penyusunan rencana aksi implementasi Budaya BerAKHLAK harus dikawal langsung oleh para Pimpinan serta berkorelasi dengan RJPP dan hasil survei Budaya BerAKHLAK • Penyusunan Rencana Aksi: Rencana Aksi yang dibuat harus menyasar pada perubahan perilaku dan sikap kerja yang mengacu pada budaya BerAKHLAK. • Implementasi Rencana Aksi: Konsistensi merupakan kunci dalam pelaksanaan rencana aksi, agar membentuk habit/perilaku baru yang dibutuhkan oleh seorang ASN yang mengutamakan nilai-nilai BerAKHLAK
Penerapan Tugas dan Fungsi ASN di Tempat Kerja 58 c. Pemantauan dan Evaluasi • Membuat sistem pelaporan bulanan yang dipantau oleh Tim Pengelola Budaya • Agen Perubahan menyampaikan laporan kemajuan kegiatan budaya setiap 1 bulan berjalan • Mengadakan sesi 1 on 1 coaching untuk para agen perubahan minimal sekali dalam dua bulan. • Pimpinan mengevaluasi dan memberikan umpan balik terkait efektivitas kegiatan budaya • Kesimpulan laporan kemajuan kegiatan budaya menjadi salah satu referensi untuk memberikan apresiasi kepada agen perubahan 5) Pemantauan dan Evaluasi a. Survei indeks BerAKHLAK: Untuk mengetahui sejauh mana efektifitas dan keberhasilan implementasi BerAKHLAK yang telah berjalan di lingkup organisasi b. Survei employee engagement dan employer branding ASN c. Survei employee engagement dan employer branding ASN adalah dua jenis survei yang dapat dilakukan untuk mengukur kepuasan, keterlibatan, dan persepsi pegawai negeri sipil (ASN) terhadap organisasi tempat mereka bekerja. Survey employee engagement bertujuan untuk mengukur tingkat keterlibatan dan motivasi pegawai dalam menjalankan tugas mereka. Survei ini melibatkan serangkaian pertanyaan yang mengevaluasi aspek-aspek seperti kepuasan kerja, komunikasi internal, keadilan, dukungan manajemen, pengakuan atas kontribusi, kesempatan pengembangan karir, dan hubungan antarpegawai.
Penerapan Tugas dan Fungsi ASN di Tempat Kerja 59 Survei Employer Branding ASN (bertujuan untuk mengukur persepsi dan citra yang dimiliki oleh masyarakat terhadap lembaga pemerintah atau instansi yang menjadi pemberi kerja bagi ASN. Employer branding adalah upaya yang dilakukan oleh sebuah organisasi atau instansi untuk membangun citra positif sebagai tempat kerja yang menarik dan diinginkan oleh para calon karyawan d. Survei lain yang mendukung: Bisa dilakukan dengan melakukan survei kepuasan pelanggan/masyarakat, untuk mengetahui sejauh mana efektifitas dan keberhasilan implementasi BerAKHLAK dapat berdampak kepada kepuasan pelayanan masyarakat / pengguna jasa 6) Penghargaan dan Apresiasi Penghargaan diberikan kepada Agen Perubahan yang berperan aktif dalam menerapkan budaya BerAKHLAK. Guna memotivasi para pegawai dan agen perubahan untuk senantiasa aktif menjalankan program budaya BerAKHLAK 7) Penguatan secara Berkelanjutan Penguatan budaya kerja merupakan proses berkelanjutan yang harus selalu dikembangkan dan disempurnakan.
Penerapan Tugas dan Fungsi ASN di Tempat Kerja 60 3. Penerapan Core Values ASN BerAKHLAK a. Bagaimana Strategi Penerapan Core Values ASN BerAKHLAK? Instansi tempat bekerja sesuai dengan road map penerapan core values BerAKHLAK perlu memprogramkan penerapan di instansinya. Berikut langkah-langkah penerapannya. Membangun budaya kerja aparatur sipil negara (ASN) memerlukan usaha berkelanjutan. Bukan sekadar sosialisasi, internalisasi nilai dasar (core values) BerAKHLAK adalah taktik yang iperlukan agar bibit BerAKHLAK dapat berkembang dengan subur. Strategi penerapan Core Values ASN BerAKHLAK di lingkungan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi sebagai berikut: 1. Melakukan Identifikasi Core Values ASN BerAKHLAK yang harus diterapkan. Mengidentifikasi nilai-nilai apa saja yang harus diterapkan oleh seluruh ASN di Kemendikbudristek. Nilai-nilai tersebut antara lain Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Harmonis, Loyal, Adaptif dan Kolaboratif. 2. Melakukan sosialisasi Core Values ASN BerAKHLAK Melakukan sosialisasi Core Values ASN BerAKHLAK kepada seluruh ASN di Kemendikbudristek melalui berbagai media, seperti rapat kerja, seminar, atau melalui media online seperti email atau video conference. Sosialisasi ini dapat diikuti dengan pembuatan poster, leaflet, atau materi edukasi lainnya agar pesan tentang pentingnya Core Values ASN BerAKHLAK dapat
Penerapan Tugas dan Fungsi ASN di Tempat Kerja 61 disampaikan dengan efektif. 3. Pembentukan Tim Pelaksana Setelah dilakukan sosialisasi, perlu dibentuk tim pelaksana yang bertanggung jawab untuk mengawasi dan memastikan penerapan Core Values ASN BerAKHLAK di Kemendikbudristek. Tim pelaksana ini terdiri dari beberapa pegawai yang memiliki kompetensi dan pengalaman yang memadai dalam hal penerapan nilai-nilai tersebut. 4. Pelatihan dan Pembinaan Pelatihan dan pembinaan perlu dilakukan bagi seluruh ASN di Kemendikbudristek. Pelatihan dan pembinaan ini dapat dilakukan dalam bentuk workshop atau coaching secara berkala, sehingga keterampilan dan perilaku yang sesuai dengan Core Values ASN BerAKHLAK dapat terus ditingkatkan. 5. Implementasi Kebijakan Internal Perlu juga dilakukan implementasi kebijakan internal yang dapat membantu memperkuat penerapan Core Values ASN BerAKHLAK di lingkungan Kemendikbudristek. Kebijakan internal ini mencakup hal-hal seperti sanksi dan penghargaan bagi ASN yang menerapkan atau melanggar Core Values ASN BerAKHLAK. 6. Monitoring dan Evaluasi Perlu dilakukan monitoring dan evaluasi terhadap implementasi penerapan Core Values ASN BerAKHLAK di Kemendikbudristek. Monitoring dan evaluasi ini dapat dilakukan secara rutin dan berkala untuk memastikan bahwa penerapan Core Values ASN BerAKHLAK berjalan dengan baik dan memantau perubahan perilaku yang terjadi di lingkungan Kemendikbudristek.
Penerapan Tugas dan Fungsi ASN di Tempat Kerja 62 Dengan menerapkan nilai-nilai dalam kerangka BerAKHLAK, individu maupun organisasi dapat menciptakan lingkungan kerja yang sehat dan produktif, serta memberikan pelayanan yang baik dan bermanfaat bagi masyarakat. Hal ini juga dapat meningkatkan kepercayaan dan kepuasan masyarakat terhadap kinerja individu atau organisasi yang menerapkan nilai-nilai tersebut. b. Penerapan Core Values ASN BerAKHLAK pada Individu ASN Menerapkan panduan perilaku atau kode etik pada masing-masing individu Aparatur Sipil Negara sangat penting untuk menjaga integritas, profesionalisme, dan pelayanan yang berkualitas kepada masyarakat. Berikut adalah beberapa langkah yang dapat diambil dalam menerapkan panduan perilaku atau kode etik pada individu ASN: 1. Pemahaman terhadap Kode Etik ASN: memahami dengan jelas isi dari Kode Etik ASN yang berlaku di instansi atau lembaga pemerintahan tempat mereka bekerja. 2. Komunikasi yang Efektif: memahami pentingnya panduan perilaku dan konsekuensi dari melanggar kode etik. 3. Pembentukan Kesadaran dan Tanggung Jawab: Membangun kesadaran akan pentingnya penerapan kode etik dan membangun rasa tanggung jawab individu ASN terhadap tugas dan kewajiban mereka. Ini dapat dilakukan melalui pendekatan contoh konkret, studi kasus, atau skenario yang menunjukkan implikasi dari perilaku yang tidak etis. 4. Pembentukan Budaya Organisasi: menciptakan budaya organisasi yang mendukung penerapan kode etik dengan membangun lingkungan kerja yang transparan, di mana
Penerapan Tugas dan Fungsi ASN di Tempat Kerja 63 melaporkan pelanggaran etika atau masalah terkait etika dianjurkan dan dihargai. 5. Pengawasan dan Penegakan: sistem pengawasan yang efektif untuk memantau perilaku individu ASN dan menegakkan kode etik. Ini termasuk penerapan mekanisme pelaporan pelanggaran etika yang aman, pemantauan internal oleh divisi etika atau kepatuhan, serta tindakan disiplin yang konsisten terhadap pelanggaran kode etik. 6. Pembinaan dan Pengembangan: Memberikan pembinaan dan pengembangan yang terus-menerus kepada individu ASN dapat membantu mereka memahami dan menerapkan kode etik dengan lebih baik. 7. Reward dan Penghargaan: Mendorong perilaku etis dan ketaatan terhadap kode etik dapat dilakukan melalui penghargaan dan pengakuan. Ini dapat berupa penghargaan khusus, pengakuan publik, atau insentif lainnya untuk individu ASN yang menunjukkan komitmen terhadap etika dan kualitas pelayanan yang baik. Adapun contoh Penerapan Core Values ASN BerAKHLAK pada Individu ASN, literasi digital dan unit kerja, sebagai berikut: 1) Contoh penerapan Panduan Perilaku/kode etik core Values ASN BerAKHLAK yang dituangkan dalam Perwujudan Perilaku Insan Badan Kepegawaian Negara Dengan Core Values ASN BerAKHLAK ditentukan sebagai berikut:
Penerapan Tugas dan Fungsi ASN di Tempat Kerja 64 A. BERIORIENTASI PELAYANAN Kami berkomitmen memberikan pelayanan prima demi kepuasan masyarakat Panduan Perilaku Perwujudan Perilaku 1. Memahami dan memenuhi kebutuhan masyarakat a. Mengidentifikasi kebutuhan masyarakat dengan proaktif b. Memenuhi kebutuhan masyarakat dengan responsif c. Melayani masyarakat sesuai tupoksi d. Menyelesaikan keluhan masyarakat dengan pendekatan komunikasi yang persuasif 2. Ramah, cekatan, solutif dan dapat diandalkan a. Menuntaskan semua pekerjaan b. Mengucapkan salam dan sapa saat melayani c. Menyediakan informasi yang aktual dan akurat d. Melayani dengan standard yang sama kepada semua pihak, tanpa memandang kedudukan, jabatan, suku, agama, ras dan jenis kelamin 3. Melakukan perbaikan tiada henti a. Memperbaiki tata kelola layanan manajemen ASN dengan inovatif b. Menindaklanjuti setiap kritik dan saran c. Melakukan benchmarking untuk mendapatkan wawasan dalam rangka peningkatan kualitas pelayanan B. AKUNTABEL Kami mampu mengemban amanat dan kepercayaan yang diberikan dengan penuh tanggung jawab Panduan Perilaku Perwujudan Perilaku 1. Melaksanakan tugas dengan jujur, bertanggung jawab, cermat, disiplin dan berintegritas tinggi a. Memenuhi janji dan komitmen b. Melaksanakan pekerjaan sesuai dengan prosedur dan ketentuan yang berlaku c. Bertanggung jawab atas hasil kerja dan bersedia dievaluasi d. Menolak segala bentuk gratifikasi, korupsi, kolusi, dan nepotisme 2. Menggunakan kekayaan dan Barang Milik Negara secara bertanggung jawab, efektif dan efisien a. Memanfaatkan fasilitas BMN sesuai dengan peruntukannya b. Mencari alternatif cara penggunaan sarana prasarana, bahan, dan alat kerja yang lebih hemat
Penerapan Tugas dan Fungsi ASN di Tempat Kerja 65 3. Tidak menyalahgunakan kewenangan jabatan a. Mengutamakan kepentingan masyarakat diata kepentingan pribadi atau golongan. b. Mengambil keputusan dengan objektif saat terjadi konflik kepentingan C. KOMPETEN Kami meningkatkan kompetensi diri dengan terus belajar Panduan Perilaku Perwujudan Perilaku 1. Meningkatkan kompetensi diri untuk menjawab tantangan yang selalu berubah a. Meningkatkan kapasitas dan kompetensi diri secara terus-menerus b. Bertukar pikiran dan berdiskusi dengan rekan kerja, bawahan dan atasan c. Belajar secara mandiri maupun kolaboratif dengan antusias 2. Membantu orang lain belajar a. Memberikan kesempatan orang lain untuk menyampaikan pendapat b. Membagikan pengetahuan dan pengalaman melalui diskusi, dialog dengan rekan kerja, bawahan dan atasan 3. Melaksanakan tugas dengan kualitas terbaik a. Menyusun rencana kerja/aggaran dengan spesifik b. Melaksanakan rencana kerja/anggaran sesuai target yang ditetapkan c. Menjalankan seluruh peratur manajemen ASN yang berlaku d. Mengevaluasi peningkatan kinerja diri e. Menyelesaikan masalah secara komprehensif dan tuntas D. HARMONIS Kami saling peduli, menghargai dan bertoleransi dengan perbedaan Panduan Perilaku Perwujudan Perilaku 1. Menghargai setiap orang apapun latar belakangnya a. Berlaku adil kepada setiap orang tanpa memandang, kedudukan, jabatan, latar belakang, suku, agama, ras dan jenis kelamin b. Menjaga hubungan yang baik dengan rekan kerja, atasan, bawahan dan stakeholder c. Menghormati gagasan yang disampaikan orang lain 2. Suka menolong orang lain a. Membantu orang lain dengan responsif b. Memberikan solusi dan/atau informasi sesuai kewenangan
Penerapan Tugas dan Fungsi ASN di Tempat Kerja 66 3. Membangun lingkungan kerja yang kondusif a. Menyelesaikan konflik di antara rekan kerja, atasan dan bawahan dengan netral b. Berinteraksi dengan rekan kerja, atasan dan bawahan dengan sopan dan menjunjung tinggi etika c. Menghindari diskusi yang fokus pada perbedaan SARA E. LOYAL Kami berdedikasi tinggi terhadap kepentingan bangsa dan negara Panduan Perilaku Perwujudan Perilaku 1. Memegang teguh ideologi Pancasila, UUD 1945, setia kepada NKRI, serta pemerintahan yang sah a. Menghindari tindakan, ucapan, perbuatan yang menjurus pada radikalisme yang bertentangan dengan ideologi Pancasila b. Menyebarkan informasi yang mendukung keutuhan NKRI c. Mencegah stuasi yang mengancam d. keutuhan NKRI 2. Menjaga nama baik sesama ASN, Pemimpin, Instansi dan Negara a. Bersikap dan berperilaku yang melindungi nama baik serta citra instansi b. Melaksanakan keputusan pimpinan yang sesuai dengan norma dan ketentuan yang berlaku. c. Menyebarkan informasi positif tentang ASN, Pemimpin Instansi dan Negara 3. Menjaga rahasia jabatan dan negara a. Menyimpan informasi rahasia dengan cara dan pada tempat yang aman b. Membagikan informasi rahasia hanya kepada pihak yang berwenang c. Mencegah situasi yang mengancam rahasia jabatan dan negara F. ADAPTIF Kami siap menghadapi ataupun menjadi motor perubahan dengan terus mengasah kreativitas dan berinovasi Panduan Perilaku Perwujudan Perilaku 1. Cepat menyesuaikan diri menghadapi perubahan a. Menyesuaikan diri di berbagai lingkuangan kerja b. Beradaptasi dengan dinamika perubahan lingkungan c. Menguasai dinamika perkembangan teknologi
Penerapan Tugas dan Fungsi ASN di Tempat Kerja 67 2. Terus berinovasi dan mengembangkan kreativitas a. Menyampaikan ide dan gagasan untuk kemajuan instansi dengan berani b. Membuat inovasi yang mendukung tujuan instansi secara konsisten. c. Mengantisipasi permasalahan yang terjadi di masa mendatang dengan kritis d. Menjalankan sistem kerja yang berbasis e. teknologi informasi 3. Bertindak proaktif a. Mengidentifikasi potensi masalah dan solusinya b. Menunjukkan keingintahuan yang tinggi terhadap hal baru c. Memanfaatkan peluang untuk d. menghasilkan hal yang lebih baik G. KOLABORATIF Kami saling bersinergi dalam bekerja sama Panduan Perilaku Perwujudan Perilaku 1. Memberi kesempatan kepada berbagai pihak untuk berkontribusi a. Menerima pendapat dan saran dalam menyelesaikan pekerjaan b. Memuji keunggulan dan prestasi orang lain c. Membagi tugas, tanggung jawab, hak dan kewajiban kepada setiap anggota d. tim kerja secara proporsional 2. Terbuka dalam bekerja sama untuk menghasilkan nilai tambah a. Mengajukan diri terlibat dalam projek, secara sukarela b. Bersinergi dengan pihak-pihak terkait dalam menyelesaikan pekerjaan c. Mengakui saat berbuat kesalahan 3. Menggerakkan pemanfaatan berbagai sumber daya untuk tujuan bersama a. Mendorong rekan kerja, atasan dan bawahan untuk dapat terlibat aktif dalam pencapaian tujuan instansi b. Membangun komunikasi yang efektif dalam berkoordinasi dengan tim kerja c. Mengoptimalkan sumber daya yang mendukung pencapaian kinerja instansi
Penerapan Tugas dan Fungsi ASN di Tempat Kerja 68 2) Contoh penerapan Panduan Perilaku/kode etik core Values ASN BerAKHLAK pada literasi Digital Penerapan Core Values ASN BerAKHLAK dalam ruang digital harus mematuhi panduan perilaku (kode etik) sebagaimana telah diuraikan pada konsep Core Values ASN BerAKHLAK. Berikut beberapa contoh penerapan Core Values ASN BerAKHLAK dalam ruang digital. Panduan Perilaku Berorientasi Pelayanan Contoh Penerapan Memahami dan memenuhi kebutuhan masyarakat. Menyiapkan platform aplikasi untuk pertemuan daring disesuaikan dengan kebutuhan pelanggan. Ramah, cekatan, solutif, dan dapat diandalkan. Merespon pertanyaan atau keluhan pelanggan yang disampaikan melalui Whatsapp dengan segera menggunakan kalimat yang sopan dan kata-kata yang tidak disingkat atau kata yang tidak jelas. Melakukan perbaikan tiada henti. Mengecek kembali dan/atau memperbaiki tulisan atau kata-kata sebelum dikirim/diposting melalui media sosial atau dipublikasikan melalui media digital lainnya guna memastikan tidak terdapat kalimat/kata-kata yang dapat menyinggung perasaan orang lain/pembaca, tidak mengandung ujaran kebencian, atau tidak berisi informasi yang kurang akurat/hoaks. Panduan Prilaku Akuntabel Contoh Penerapan Melaksanakan tugas dengan jujur, bertanggungjawab, cermat, disiplin, dan berintegritas tinggi. Melakukan pengisian log harian pada aplikasi e-SKP setiap hari sebelum jam pulang kantor. Mengisi data/menyampaikan laporan SPT Tahunan melalui e-filing pada laman https://djponline.pajak.go.id/ sesuai dengan keadaan yang sebenarnya.
Penerapan Tugas dan Fungsi ASN di Tempat Kerja 69 Menggunakan kekayaan dan barang milik negara secara bertanggungjawab, efektif, dan efisien. Menggunakan internet/fasilitas WiFi di kantor hanya untuk kepentingan pekerjaan kedinasan. Tidak menyalahgunakan kewenangan jabatan. Memposting atau mempublikasikan tulisan/gambar/foto kegiatan kantor/kedinasan dengan terlebih dahulu mendapat persetujuan dari pimpinan/atasan langsung. Panduan Perilaku Kompeten Contoh Penerapan Meningkatkan kompetensi diri untuk menjawab tantangan yang selalu berubah. Mengunduh, membaca/mempelajari/memahami isi berita/informasi/artikel/e-book secara rutin untuk meningkatkan kompetensi atau meningkatkan/mengembangkan kapabilitas diri. Membantu orang lain belajar. Membantu rekan kerja dalam membuat e-book atau video tutorial. Melaksanakan tugas dengan kualitas terbaik. Mengikuti rapat secara daring dengan mengenakan pakaian yang pantas dan sopan serta selalu on camera. Panduan Perilaku Harmonis Contoh Penerapan Menghargai setiap orang apapun latar belakangnya. Memberikan respon atas ponstingan teman di media sosial menggunakan kalimat/kata-kata yang santun tanpa memandang latar belakangnya. Suka menolong orang lain. Memposting atau berbagi informasi yang baik- baik melalui ruang digital apabila ada seseorang yang memerlukannya. Membangun lingkungan kerja yang kondusif. Menahan diri untuk tidak memposting atau menyebarkan informasi yang berpotensi ada teman yang mungkin akan tersinggung. Menahan diri untuk tidak berbagi (meng-share) informasi (misal: ceramah agama) di grup media sosial yang anggotanya heterogen.
Penerapan Tugas dan Fungsi ASN di Tempat Kerja 70 Panduan Perilaku Loyal Contoh Penerapan Memegang teguh ideologi Pancasila, UUD RI 1945, setia pada NKRI, dan serta pemerintahan yang sah. Menahan diri untuk tidak membuat tulisan atau komentar yang menjelekjelekan pemerintah yang sah terkait dengan isu atau kebijakan yang dikeluarkan pemerintah. Menjaga nama baik sesama ASN, Pimpinan, Instansi, dan Negara Membuat tulisan atau komentar di ruang digital dengan menghindari fitnah, intoleransi, kekerasan seksual, dan perundungan. Menjaga rahasia jabatan dan negara. Memproteksi (digital secure) berita/informasi atau dokumen terkait tugas jabatan yang akan disimpan di ruang digital. Panduan Perilaku Adaptif Contoh Penerapan Cepat menyesuaikan diri menghadapi perubahan. Melakukan digitalisasi dokumen kepegawaian/hasil pelaksanaan tugas/pekerjaan dan menyimpan dalam Google Drive atau Cloud. Terus berinovasi dan mengembangkan kreativitas. Mencari, mengunduh, dan mempraktikkan video tutorial yang relevan dengan tugas jabatan untuk keperluan perbaikan/peningkatan kualitas pekerjaan sehingga lebih efektif dan efisien. Bertindak proaktif. Menyampaikan atau berbagi informasi terkini yang diperoleh dari internet kepada pimpinan atau melalui media sosial dengan terlebih dulu mengecek sumbernya. Panduan Perilaku Kolaboratif Contoh Penerapan Memberi kesempatan kepada berbagai pihak untuk berkontribusi. Menyelesaian tugas tim dengan menggunakan aplikasi Google-Doc, Google-Sheet, dan sejenisnya. Terbuka dalam bekerjasama untuk menghasilkan nilai tambah. Merespon positif saran dari teman terkait penggunaan/pemanfaatan aplikasi baru untuk meningkatkan kualitas pekerjaan. Menggerakkan pemanfaatan berbagai sumberdaya untuk tujuan bersama. Mengoptimalkan penggunaan perangkat keras dan perangkat lunak yang tersedia di kantor untuk penyelesaian suatu pekerjaan.
Penerapan Tugas dan Fungsi ASN di Tempat Kerja 71 3) Contoh Penerapan Core Value ASN BerAKHLAK di Unit Kerja Sebagai salah satu bentuk internalisasi nilai-nilai ASN BerAKHLAK, ASN harus dapat mengimplementasikannya dalam perilaku sehari-hari ataupun dalam rencana tindaknya. Substansi rencana tindak seorang ASN harus berakar dari kebutuhan pengguna unit kerja, mengimplemtasikan nilai-nilai ASN BerAKHLAK, dan berdampak pada masyarakat. Oleh karena itu, ASN mempunyai peran yang sangat penting dalam mengimplementasikan nilai-nilai ASN BerAKHLAK yaitu pada tahap penyusunan dan implementasi agenda perubahan. Berikut contoh rencana aksi yang dapat dilakukan sesuai dengan core values ASN BerAKHLAK. No Nilai Berakhlak Turunan Nilai / Perilaku Contoh Permasalahan /Kendala Alternatif Solusi Rencana Aksi 1. Berorient asi Pelayanan Solutif tidak mencari tahu permasalahan, atau tahu permasalahan namun tidak mencari jalan keluar meningkatkan kepedulian terhadap permasalahan layanan dan mengkanalisasi masukan atau saran perbaikan dari pengguna layanan dan dari internal 1. Menyediakan media layanan saran dan pengaduan baik secara manual ataupun digital. 2. Mengusulkan pelaksanaan pelatihan pelayanan prima. Dapat Diandalkan petugas layanan tidak tanggap atas kebutuhan pelanggan meningkatkan kompetensi petugas layanan sesuai dengan standar layanan Mengusulkan pelaksanaan pelatihan pelayanan prima 2. Akuntabel Berintegrit as Integritas kurang, masih menerima gratifikasi, atau tidak lapor gratifikasi, tidak ada keterangan tidak menerima gratifikasi - Sosialisasi secara menyeluruh untuk SDM Kemendikbudristek terkait - Sosialisasi dapat dilakukan dengan media cetak dan media sosial 1. Menyediakan lemari gratifikasi 2. Membuat flyer terkait larangan gratifikasi yang di letakan di kantor dan di unggah di media sosial 3. Memegang teguh Rahasia instansi
Penerapan Tugas dan Fungsi ASN di Tempat Kerja 72 No Nilai Berakhlak Turunan Nilai / Perilaku Contoh Permasalahan /Kendala Alternatif Solusi Rencana Aksi dalam surat tugas dinas - Menyediakan wadah pengaduan gratifikasi 4. Penandatanganan Pakta Integritas Jujur pegawai satker tidak jujur, misalnya terkait pekerjaan atau kebohongan lain melakukan internalisasi dan membangun budaya jujur di lingkungan kerja 1. Mengisi Log harian sesuai dengan pekerjaan yang telah dilaksanakan 2. Mengisi data SPT sesuai dengan keadaan yang sebenarnya 3. Membuat Flyer ASN Jujur dan diunggah ke media sosial 4. Pimpinan harus memberikan contoh kepada pegawai 3. Kompeten - Memberik an Kinerja Terbaik tidak memberikan yang terbaik dalam bekerja, tidak semangat, malas-malasan, kurang antusias dalam bekerja pemberian reward dan punishment kepada pegawai 1. Memberikan usulan mekanisme reward dan punishment kepada pimpinan 2. Melakukan pengembangan diri pegawai 3. Mengevaluasi sarana dan prasarana kerja 4. Harmonis -Peduli tidak peduli terhadap permasalahan rekan kerja, cenderung memikirkan diri sendiri, kurang kebersamaan 1. Mendengarkan dan memahami pendapat orang lain 2. Meningkatkan sikap ramah kepada orang lain 1. Meningkatkan pengelolaan sistem manajemen SDM 2. Membangun rasa kepedulian sesama rekan kerja 5. Loyal Memegang Teguh Ideologi Pancasila Dan UUD 1945 menjunjung ideologi selain pancasila dan bersikap bertentangan dengan UUD 1945 1. penanaman kecintaan pada NKRI 2. penanaman nilai Pancasila dalam pelaksanaan pekerjaan - mengingatkan rekan kerja untuk menghargai keragaman etnis dan budaya -menanamkan rasa kecintaan pada tanah air, misal
Penerapan Tugas dan Fungsi ASN di Tempat Kerja 73 No Nilai Berakhlak Turunan Nilai / Perilaku Contoh Permasalahan /Kendala Alternatif Solusi Rencana Aksi menyanyikan lagu kebangsaan setiap awal acara 6. Adaptaif Siap Menghada pi Perubahan tidak siap, kerap mengeluh akan perubahan meningkatkan kompetensi pegawai untuk melakukan berbagai bidang pekerjaan -mengusulkan rotasi pegawai secara berkala (tour of duty serta tour of area) -mengusulkan kegiatan peningkatan kompetensi pegawai sesuai dengan jabatan 7. Kolaborasi Bekerja sama tidak terlibat dalam pelaksanaan pekerjaan bersama Melakukan pendekatan antar pegawai secara konsisten dan inklusif supaya dapat meningkatkan kerja sama - Mendorong pimpinan dan juga antar pegawai untuk melaksanakan berbagai aktivitas yang dapat meningkatkan kerja sama (contoh: outbond, coffee morning.)
Penerapan Tugas dan Fungsi ASN di Tempat Kerja 74 D. Latihan / Tugas Setiap peserta membuat bentuk-bentuk penerapan core values ASN BerAKHLAK minimal satu setiap panduan perilaku / kode etik sesuai dengan jabatan dan uraian tugas Anda. Gunakan format berikut. Nama Peserta : Instansi : Jabatan : Core Values BerAKHLAK Pedoman Panduan Perilaku (Kode Etik) Cotoh penerapan sesuai jabatan dan tugas ASN Berorientasi pelayanan Memahami dan memenuhi kebutuhan masyarakat Ramah, cekatan, solutif dan dapat diandalkan Melakukan perbaikan tiada henti Akuntabel Melaksanakan tugas dengan jujur, bertanggung jawab, cermat, disiplin dan berintegritas tinggi Menggunakan kekayaan dan barang milik negara secara bertanggung jawab, efektif dan efisien Tidak menyalahgunakan kewenangan jabatan. Kompeten Meningkatkan kompetensi diri untuk menjawab tantangan yang selalu berubah Membantu orang lain belajar Melaksanakan tugas dengan kualitas terbaik Harmonis Menghargai setiap orang apapun latar belakangnya
Penerapan Tugas dan Fungsi ASN di Tempat Kerja 75 Core Values BerAKHLAK Pedoman Panduan Perilaku (Kode Etik) Cotoh penerapan sesuai jabatan dan tugas ASN Suka menolong orang lain. Membangun lingkungan kerja yang kondusif Loyal Memegang teguh ideologi Pancasila dan UndangUndang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, setia kepada NKRI serta pemerintahan yang sah Menjaga nama baik sesama ASN, pimpinan, instansi dan negara Menjaga rahasia jabatan dan negara. Adaptif Cepat menyesuaikan diri menghadapi perubahan Terus berinovasi dan mengembangkan kreativitas Bertindak proaktif Kolaboratif Memberi kesempatan kepada berbagai pihak untuk berkontribusi Terbuka dalam bekerja sama untuk menghasilkan nilai tambah Menggerakkan pemanfaatan berbagai sumber daya untuk tujuan bersama
Penerapan Tugas dan Fungsi ASN di Tempat Kerja 76 Daftar Pustaka Anonim. (2022). Panduan Implementasi Aktivasi Core Values ASN BerAKHLAK di Instansi Pemerintah. Bahan Tayang Dipublikasikan. Jakarta: Menpan RB. Denni, Alex. (2021). Penguatan Budaya Kerja dan Employer Branding dalam Mempercepat Transformasi ASN menuju Birokrasi yang Profesional dan Berkelas Dunia. Bahan Tayang Dipublikasikan. Jakarta: Menpan RB. Denni, Alex. (2021). Penguatan Komitmen Implementasi Core Values BerAKHLAK Tingkat Kementerian/Lembaga. Bahan Tayang Dipublikasikan. Jakarta: ACT Consulting International. Marjuki, Suhanda, dan Susetyaningsih 2023 Modul Pelatihan Core values ASN BerAKHLAK. Pusdiklat Pegawai Kemendikbudristek. Surat Edaran Kepala Badan Kepegawaian Negara Nomor 14 Tahun 2022 Tentang Nilai-Nilai Core Values ASN BerAKHLAK dan Perwujudan Perilaku Insan BKN Di Lingkungan Badan Kepegawaian Negara Surat Edaran Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 20 tahun 2021 tentang Implementasi Core Values dan Employer Branding Aparatur Sipil Negara.