The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

Pelindungan kekayaan intelektual telah menjadi materi
yang sangat diperlukan berbagai kalangan masyarakat, tak
terkecuali para pelajar dan Mahasiswa. Pelajar merupakan
bagian dari generasi muda yang akan melanjutkan masa
depan bangsa, lekat dengan media sosial dan terhubung
dengan koneksi tanpa batas dunia maya. Di era internet
yang serba mudah dan cepat, kesadaran dan pemahaman
Kekayaan Intelektual sangatlah diperlukan sehingga
mereka dapat berkarya, berkreasi dan berinovasi tanpa
mencederai karya intelektual milik orang lain

Penulis : Dr. Muhammad Citra Ramadhan, SH, MH
Editor : Ikhsan Mujtaba
Ilustrator : Tim Kaizen Sarana Edukasi
Desain Cover : Tim Kaizen Sarana Edukasi

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by Afriani ani, 2023-07-11 09:55:40

Buku Ajar Ki-Lat untuk Pemula Hak Cipta, Merek, Desain Industri, & Paten

Pelindungan kekayaan intelektual telah menjadi materi
yang sangat diperlukan berbagai kalangan masyarakat, tak
terkecuali para pelajar dan Mahasiswa. Pelajar merupakan
bagian dari generasi muda yang akan melanjutkan masa
depan bangsa, lekat dengan media sosial dan terhubung
dengan koneksi tanpa batas dunia maya. Di era internet
yang serba mudah dan cepat, kesadaran dan pemahaman
Kekayaan Intelektual sangatlah diperlukan sehingga
mereka dapat berkarya, berkreasi dan berinovasi tanpa
mencederai karya intelektual milik orang lain

Penulis : Dr. Muhammad Citra Ramadhan, SH, MH
Editor : Ikhsan Mujtaba
Ilustrator : Tim Kaizen Sarana Edukasi
Desain Cover : Tim Kaizen Sarana Edukasi

38 Buku Ajar Ki- Lat untuk Pemula Menurut kalian apa yang membedakan kedua kursi di atas? Mungkin di antara kalian banyak yang berpikir bahwa bentuk kursi yang sebelah kiri lebih estetis atau bentuknya lebih menarik. Pisang sebelah kanan jumlahnya lebih banyak, tetapi harganya lebih murah dibandingkan pisang sebelah kiri. Menurut kalian apa penyebabnya? Kemasan yang menarik kah? Desain produk kursi atau desain kemasan pisang adalah contoh kekayaan intelektual yang dilindungi dalam desain industri. Desain produk atau kemasan yang bagus bisa menjadi daya tarik bagi konsumen untuk membeli produk tersebut.


Buku Ajar Ki- Lat untuk Pemula 39 A. Kompetensi Dasar Mahasiswa dapat mendiskripsikan definisi, tujuan dan fungsi dari Desain Industri yang didaftarkan di DJKI B. Indikator Keberhasilan Belajar 1. Mahasiswa dapat mendaftarkan Desain Industri ke DJKI tanpa harus didaftarkan oleh Konsultan HaKI; 2. Mahasiswa dapat menangani kasus hukum terkait dengan Desain Industri; 3. Mahasiswa dapat paham apa itu Desain Industri sehingga dapat memberikan sosialisasi kepada Masyarakat terkait dengan Desain Industri. C. URAIAN MATERI 1. Apa itu Desain Industri? Desain Industri adalah suatu kreasi bentuk, kon gurasi, atau komposisi garis dan warna yang memberikan kesan estetis pada suatu produk, komoditas industri, maupun kerajinan tangan. Desain industri bisa berbentuk 3 dimensi atau 2 dimensi Desain Industri diatur dalam Undang-Undang Nomor 31 Tahun 2000 tentang Desain Industri.


40 Buku Ajar Ki- Lat untuk Pemula Bentuk adalah tampilan tiga dimensi berupa wujud produk secara keseluruhan. Misalnya bentuk body Mobil Esemka. Atau bentuk Radio Magno Ikono karya Singgih S. Kartono ini


Buku Ajar Ki- Lat untuk Pemula 41 Konfigurasi adalah tampilan tiga dimensi berupa susunan komponen atau ornamen yang membentuk produk. Misalnya pola groove atau ukiran ban. Komposisi garis adalah tampilan dua dimensi berupa kombinasi garis pada permukaan produk. Komposisi warna adalah tampilan dua dimensi berupa kombinasi warna pada permukaan produk.


42 Buku Ajar Ki- Lat untuk Pemula Desain yang dilindungi dapat berupa satu desain seperti desain mobil atau tas punggung. Namun bisa juga berupa satu set seperti satu set meja dan kursi, atau satu set alat makan Atau bisa juga hanya melindungi salah satu bagian dari sebuah produk. Misalnya ukiran pada botol Aqua. Yang perlu diingat bahwa desain industri tidak menyertakan aspek fungsional atau prinsip konstruksi dari suatu produk.


Buku Ajar Ki- Lat untuk Pemula 43 2. Yuk Daftarkan Desain Industrimu! Desain industri harus didaftarkan! Sebuah desain industri akan terlindungi secara hukum apabila didaftarkan ke Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual. Desain yang telah didaftar akan mendapat pelindungan selama10 tahun sejak tanggal penerimaan dan tidak bisa diperpanjang. Sertifikat desain industri berfungsi sebagai bukti kepemilikan atas desain kalian dan kalian berhak menggugat orang lain yang menggunakan desain kalian tanpa izin.


44 Buku Ajar Ki- Lat untuk Pemula Untuk mendaftarkannya, kalian bisa mengunjungi: Mudah kok, simak dulu video tutorialnya ya! desainindustri.dgip.go.id


Buku Ajar Ki- Lat untuk Pemula 45 Penting! Jangan sampai desainmu terpublikasi sebelum didaftarkan ke DJKI! Baik dipublikasikan di jurnal, buku, seminar, media sosial, dll. Namun ada pengecualian jika publikasi desain industri tersebut berupa pameran resmi di Indonesia maupun luar negeri. Atau jika digunakan di Indonesia oleh pendesain dengan tujuan pendidikan, penelitian, atau pengembangan. Dengan batas waktu paling lama 6 bulan sebelum didaftarkan di DJKI.


46 Buku Ajar Ki- Lat untuk Pemula 3. Desain Industri yang Ditolak Tidak semua permohonan desain industri akan diterima. Apa ciri-ciri permohonan yang akan ditolak? 1. Bertentangan dengan ideologi negara, moralitas, agama, peraturan perundang-undangan, kesusilaan, atau ketertiban umum. 2. Desain Industri yang didaftarkan tidak memiliki kebaruan dan / atau sudah pernah dipublikasikan sebelumnya. Pastikan kebaruan desainmu sebelum mendaftar dengan melakukan pencarian di laman pdkiindonesia.dgip.go.id maupun database desain industri internasional. Pastikan juga belum ada desain yang sama di seluruh mesin pencarian, marketplace dan media lainnya 3. Desain yang sifatnya fungsional, misalnya seperti desain roda gigi / gear. 4. Bentuknya bisa berubah-ubah seperti cairan, pasta, bulir, maupun bubuk, misalnya seperti mainan slime.


Buku Ajar Ki- Lat untuk Pemula 47 5. Karya seni yang tidak diproduksi secara berulang dan tidak memiliki fungsi praktis, misalnya seperti lukisan cat air. 4. Pelanggaran Desain Industri Kalau ada pihak lain yang menggunakan desain industri kalian tanpa izin, silakan tegur pihak tersebut. Bisa juga melaporkan ke Kepolisian atau PPNS (Penyidik Pegawai Negeri Sipil) Ditjen Kekayaan Intelektual melalui : pengaduan.dgip.go.id


48 Buku Ajar Ki- Lat untuk Pemula D. Rangkuman Desain Industri adalah suatu kreasi bentuk, kon gurasi, atau komposisi garis dan warna yang memberikan kesan estetis pada suatu produk, komoditas industri, maupun kerajinan tangan. Desain industri bisa berbentuk 3 dimensi atau 2 dimensi. Desain Industri diatur dalam UndangUndang Nomor 31 Tahun 2000 tentang Desain Industri. E. Tugas dan Latihan 1. Sebutkan definisi Desain Industri? 2. Undang-Undang berapa diaturnya Desain Industri? 3. Apa ciri-ciri desain industri yang ditolah oleh DJKI? 4. Berikan contoh dari Desain Industri.


Buku Ajar Ki- Lat untuk Pemula 49 Bab 4 Paten


50 Buku Ajar Ki- Lat untuk Pemula Sedotan, sering kali kita temui saat kita beli minuman kemasan atau nongkrong di cafe. Bahannya pun beragam, mulai dari plastik, kayu hingga besi. Pernahkah kalian minum dengan sedotan yang memiliki bagian eksibel sehingga memudahkan kalian dalam meminum sesuatu?


Buku Ajar Ki- Lat untuk Pemula 51 Bersepeda merupakan alat olahraga sekaligus alat transportasi bagi sebagian orang. Hingga saat ini, teknologi dalam pembuatan sepeda pun semakin berkembang. Mulai dari bahan yang semakin ringan hingga ukuran yang semakin ringkas sehingga mudah dibawa bawa, seperti sepeda lipat.


52 Buku Ajar Ki- Lat untuk Pemula Sedotan eksibel dan sepeda lipat adalah contoh bagaimana teknologi bisa memberikan solusi dan kemudahan bagi kehidupan manusia. Berawal dari ide, kemudian menciptakan sesuatu yang belum pernah ada sebelumnya untuk memecahkan suatu permasalahan. Inilah yang disebut dengan invensi. Lalu apa hubungannya invensi dengan paten?


Buku Ajar Ki- Lat untuk Pemula 53 A. Kompetensi Dasar Mahasiswa dapat menjelaskan dan mendeskripsikan definisi tujun dan fungsi Paten yang didaftarkan ke DJKI B. Indikator Keberhasilan Belajar 1. Mahasiswa dapat mendaftarkan Patennya ke DJKI dengan sendiri; 2. Mahasiswa dapat membuat Paten atau Paten Sederhana; 3. Mahasiswa dapat berkreasi dan menciptakan suatu Paten dari sekeliling lingkungannya. C. Uraian Materi 1. Apa itu Paten? Paten adalah hak eksklusif yang diberikan kepada penemu invensi (inventor) atas hasil invensinya di bidang teknologi. Paten diatur dalam Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2016 tentang Paten.


54 Buku Ajar Ki- Lat untuk Pemula 2. Invensi yang Bisa Dipatenkan Tidak semua invensi bisa mendapatkan paten. Ada beberapa kriteria yang harus dipenuhi, yaitu : 1. Invensi yang memiliki nilai kebaruan atau pengembangan dari teknologi sebelumnya. Invensi tersebut tidak sama dengan teknologi yang ada sebelumnya di dunia atau pengembangan dari teknologi yang sudah ada. 2. Memiliki langkah inventif. Suatu invensi berbeda dengan discovery. Invensi memiliki langkah inventif, dimana ada proses menciptakan sesuatu yang benar-benar baru yang berasal dari ide seseorang. Misalnya : vaksin covid-19, teknologi kereta cepat, sedotan eksibel, dll. Sedangkan discovery adalah menemukan sesuatu yang sudah ada di alam yang belum ppernah ditemukan oleh siapapun. Misalnya: penemuan mineral alam, spesies binatang, dll. 3. Invensi tersebut dapat diterapkan dalam industri. Harus dapat diproduksi dalam jumlah yang banyak, berulang ulang dengan kualitas yang sama.


Buku Ajar Ki- Lat untuk Pemula 55 2. Invensi yang Bisa Dipatenkan Tidak semua invensi bisa mendapatkan paten. Ada beberapa kriteria yang harus dipenuhi, yaitu : 1. Invensi yang memiliki nilai kebaruan atau pengembangan dari teknologi sebelumnya. Invensi tersebut tidak sama dengan teknologi yang ada sebelumnya di dunia atau pengembangan dari teknologi yang sudah ada. 2. Memiliki langkah inventif. Suatu invensi berbeda dengan discovery. Invensi memiliki langkah inventif, dimana ada proses menciptakan sesuatu yang benar-benar baru yang berasal dari ide seseorang. Misalnya : vaksin covid-19, teknologi kereta cepat, sedotan eksibel, dll. Sedangkan discovery adalah menemukan sesuatu yang sudah ada di alam yang belum ppernah ditemukan oleh siapapun. Misalnya: penemuan mineral alam, spesies binatang, dll. 3. Invensi tersebut dapat diterapkan dalam industri. Harus dapat diproduksi dalam jumlah yang banyak, berulang ulang dengan kualitas yang sama.


56 Buku Ajar Ki- Lat untuk Pemula 3. Jenis Paten Tidak semua invensi merupakan teknologi yang kompleks dan rumit. Namun ada juga invensi yang lebih sederhana dan praktis. Invensi ini bisa mendapatkan paten sederhana. Contoh Paten Sederhana Contoh Paten Sederhana StickyNote Tutup Botol Paper Clip


Buku Ajar Ki- Lat untuk Pemula 57 Contoh Paten Teknik Konstruksi Cakar Ayam Teknik konstruksi yang memungkinkan pembangunan struktur pada tanah lunak seperti rawa-rawa. Keunggulan konstruksi ini tidak membutuhkan drainase dan sambungan kembang susut. Ditemukan pada tahun 1961 oleh Prof. Dr. Ir. Sedyatmo. Pertama kali digunakan untuk membangun menara listrik tegangan tinggi di Tanjung Priok untuk menyalurkan listrik ke GOR Senayan saat Asian Games 1962.


58 Buku Ajar Ki- Lat untuk Pemula Teknik Konstruksi Sosrobahu Teknik konstruksi yang digunakan untuk memutar bahu lengan beton jalan layang sebesar 90° sehingga pembangunannya tidak mengganggu arus lalu lintas jalanan di bawahnya. Ditemukan oleh Ir. Tjokorda Raka Sukawati dan pertama kali digunakan untuk Tol Cawang - Tanjung Priok pada tahun 1988. Sudah digunakan di banyak negara seperti Malaysia, Thailand, Filipina, Singapura, dan Amerika Serikat,


Buku Ajar Ki- Lat untuk Pemula 59 Teknik Konstruksi Sosrobahu Teknik konstruksi yang digunakan untuk memutar bahu lengan beton jalan layang sebesar 90° sehingga pembangunannya tidak mengganggu arus lalu lintas jalanan di bawahnya. Ditemukan oleh Ir. Tjokorda Raka Sukawati dan pertama kali digunakan untuk Tol Cawang - Tanjung Priok pada tahun 1988. Sudah digunakan di banyak negara seperti Malaysia, Thailand, Filipina, Singapura, dan Amerika Serikat, Mesin Cetak Braille Inventor Dr. Tri Arief Sardjono, S.T., M.T., Dr. Ir. Hendra Kusuma M.Eng., dan Ir. Tasripan MT. dari Institut Teknologi Surabaya. Mesin cetak braille ini dilindungi patennya sejak tahun 2016. Mesin braille buatan Indonesia ini memiliki beberapa keunggulan daripada mesin braille buatan luar negeri sebelumnya, yakni lebih mudah dioperasikan serta hemat energi karena berdaya listrik rendah. Selain itu, mesin ini memiliki kecepatan mencetak yang tinggi dengan kemampuan menghasilkan 400 karakter per detik atau 1200 halaman per jam.


60 Buku Ajar Ki- Lat untuk Pemula Bagaimana jika invensi hanya penyempurnaan atau pengembangan teknologi yang sudah ada? Apakah bisa mendapatkan hak paten? Tentu saja bisa. Misalnya seperti pengembangan suspensi berikut ini: Atau pengembangan storage devices berikut ini : Kamu sudah pernah pakai yang mana saja? 1. Suspensi tipe absorber 3. Penambahan tabung nitrogen untuk menstabilkan tekanan oli 2. Suspensi pegas / coil 4. Invensi baru yang memungkinkan tekanan nitrogen diubah-ubah sesuai kebutuhan.


Buku Ajar Ki- Lat untuk Pemula 61 Tidak harus menjadi orang super smart untuk menciptakan invensi. Amati permasalahan disekitarmu, dan cari solusinya Tongkat kartu tol adalah salah satu invensi sederhana yang sangat memudahkan orang ketika menempelkan kartu di pintu tol. Tanpa tongkat ini, pengemudi akan kesulitan memperkirakan jarak mobil dan mesin kartu agar bisa d angkau dengan tangan.


62 Buku Ajar Ki- Lat untuk Pemula Sebuah invensi juga bisa berasal dari pengetahuan tradisional dari sebuah masyarakat adat, misalnya alat musik sasando. Arnoldus Edon dari Kupang adalah inventor dari sasando elektrik. Meski elektrik, Edon tetap mempertahankan resonansi dari daun lontar untuk menghasilkan suara yang merdu.


Buku Ajar Ki- Lat untuk Pemula 63 4. Yuk Patenkan Invensimu! Paten harus didaftarkan! Sebuah Paten akan terlindungi secara hukum apabila didaftarkan ke Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual. Paten yang telah didaftar akan mendapat pelindungan selama 20 tahun sejak tanggal penerimaan, sedangkan paten sederhana akan dilindungi selama 10 tahunsejak tanggal penerimaan. Sertifikat paten berfungsi sebagai bukti kepemilikan atas paten dan kalian berhak menggugat orang lain yang menggunakan invensi / paten kalian tanpa izin.


64 Buku Ajar Ki- Lat untuk Pemula Untuk mematenkan invensi kalian, kunjungi: Mudah kok, simak dulu video tutorialnya ya! paten.dgip.go.id


Buku Ajar Ki- Lat untuk Pemula 65 Untuk mematenkan invensi kalian, kunjungi: Mudah kok, simak dulu video tutorialnya ya! paten.dgip.go.id Penting! Jangan sampai invensimu terpublikasi sebelum didaftarkan ke DJKI ya! Sehingga memungkinkan invensi tersebut dilakukan oleh orang lain. Namun ada pengecualian jika publikasi invensi tersebut: a. Dipamerkan dalam pameran resmi di Indonesia maupun luar negeri. b. Digunakan di Indonesia atau di luar negeri oleh inventornya dengan tujuan penelitian dan pengembangan c. Diumumkan oleh Inventornya dalam sidang ilmiah dan/atau forum ilmiah Dengan batas waktu paling lama 6 bulan sebelum didaftarkan di DJKI.


66 Buku Ajar Ki- Lat untuk Pemula 5. Pelanggaran Paten Kalau ada pihak lain yang menggunakan paten kalian tanpa izin, silakan tegur pihak tersebut. Bisa juga melaporkan ke Kepolisian atau PPNS (Penyidik Pegawai Negeri Sipil) Ditjen Kekayaan Intelektual melalui : pengaduan.dgip.go.id D. Rangkuman Definisi Paten adalah hak eksklusif yang diberikan kepada penemu invensi (inventor) atas hasil invensinya di bidang teknologi. Paten diatur dalam Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2016 tentang Paten. Paten terdiri atas 2 Paten yaitu Paten Sederhana dan Paten Biasa. Tujuan dari Paten adalah melindungi ide dan hasil pemikiran yang sangat brilian sehingga diwajibkan untuk mendaftarkan Paten ke DJKI dengan tujuan tidak didaftarkan duluan oleh pihak yang menduplikasi hasil ide ataupun pemikiran.


Buku Ajar Ki- Lat untuk Pemula 67 E. Tugas dan Latihan 1. Sebutkan definisi dari Paten. 2. Jelaskan bagaimana menyelesaikan suatu permasalahan hukum yang terkait dengan Paten. 3. Apa saja syarat dalam mendaftarkan Paten ke DJKI. 4. Undang-Undang nomor berapa yang diatur tentang Paten. 5. Berikan contoh kasus hukm yang melakukan pelanggaran terhadap Paten


68 Buku Ajar Ki- Lat untuk Pemula


Buku Ajar Ki- Lat untuk Pemula 69 Bab 5 Komersialisasi K. I. Buku Ajar KI-Lat untuk Pemula


70 Buku Ajar Ki- Lat untuk Pemula Kekayaan intelektual harus dikomersialisasikan agar memberikan manfaat ekonomi bagi kreatornya. Misalnya saja komik-komik besutan Marvel yang sudah dibuat berbagai produk turunan seperti lm, merchandise, mainan, dsb. Hal ini memberikan banyak royalti bagi Stan Lee sebagai kreatornya.


Buku Ajar Ki- Lat untuk Pemula 71 A. Kompetensi Dasar Mahasiswa dapat mendiskripsikan apa itu komersialisasi termasuk dengan komersialisasi Hak Kekayaan Intelektual. B. Indikator Keberhasilan Belajar 1. Mahasiswa mampu untuk mengkomersialisasikan hak ciptanya ataupun hak kekayaan intelektual yang lainnya; 2. Mahasiswa dapat menjadi mandiri dalam memanfaatkan hak ciptanya sendiri. C. Uraian Materi 1. Apa itu Komersialisasi? Komersial menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia berarti: Berhubungan dengan niaga atau perdagangan; dimaksudkan untuk diperdagangkan; bernilai niaga tinggi, kadang-kadang mengorbankan nilai-nilai lain (sosial, budaya, dan sebagainya). Komersial bisa diartikan untuk diperdagangkan. Komersialisasi adalah proses mengubah produk dan/atau jasa menjadi nilai yang layak dalam komersial.


72 Buku Ajar Ki- Lat untuk Pemula 2. Bagaimana Mengkomersialisasikan Kekayaan Intelektual? 1. Lisensi Lisensi adalah izin yang diberikan oleh pemilik hak kekayaan intelektual kepada pihak lain untuk menggunakan, memanfaatkan atau melaksanakan hak kekayaan intelektual tersebut berdasarkan perjanjian tertulis dalam jangka waktu tertentu dan syarat tertentu. Misalnya : Lisensi wajib dicatatkan di DJKI, sehingga terlindungi jika terjadi pelanggaran atau sengketa. 1969 Harya Suryaminata (Hasmi) adalah seorang komikus yang menciptakan Gundala Putra Petir. 1981 Komik Gundala Putra Petir diangkat ke layar lebar oleh PT. Cancer Mas Film Hasmi menyerahkan Hak Ekonomi kepada BumiLangit 2019 Screenplay Pictures dan Bumilangit Studios bersama Legacy Pictures yang disutradarai Joko Anwar memproduksi kembali lm Gundala pada tahun 2019


Buku Ajar Ki- Lat untuk Pemula 73 2. Waralaba (Franchise) Waralaba adalah hak khusus yang dimiliki orang perseorangan atau badan usaha terhadap sistem bisnis dengan ciri khas usaha dalam memasarkan barang dan atau jasa yang telah terbukti berhasil dan dapat dimanfaatkan dan atau digunakan oleh pihak lain berdasarkan perjanjian waralaba. Misalnya : Indomaret yang dimiliki oleh PT Indomarco Prismatama merupakan merek yang terkemuka untuk mini market yang menjual kebutuhan sehari sehari Indomaret sebagai usaha yang sudah sukses dapat memberi izin kepada pihak lain untuk membuka usaha dengan ciri khas usaha yang sama melalui perjanjian waralaba.


74 Buku Ajar Ki- Lat untuk Pemula D. Rangkuman Komersialisasi adalah proses mengubah produk dan/ atau jasa menjadi nilai yang layak dalam komersial. Oleh karena itu bagaimana Mengkomersialisasikan Kekayaan Intelektual? Yaitu dengan Lisensi dan Waralaba. Lisensi adalah izin yang diberikan oleh pemilik hak kekayaan intelektual kepada pihak lain untuk menggunakan, memanfaatkan atau melaksanakan hak kekayaan intelektual tersebut berdasarkan perjanjian tertulis dalam jangka waktu tertentu dan syarat tertentu. Dan Waralaba adalah hak khusus yang dimiliki orang perseorangan atau badan usaha terhadap sistem bisnis dengan ciri khas usaha dalam memasarkan barang dan atau jasa yang telah terbukti berhasil dan dapat dimanfaatkan dan atau digunakan oleh pihak lain berdasarkan perjanjian waralaba. E. Tugas dan Latihan 1. Sebutkan definisi Komersialisasi? 2. Mengapa Hak Kekayaan Intelektual dapat dijadikan sebagai komersialisasi? 3. Jelaskan definisi dari Lisensi yang merupakan komersialisasi. 4. Jelaskan waralaba menurut Anda sesuai dengan Undang-Undang HaKI. 5. Berikan contoh dari Hak Kekayaan Intelektual yang dijadikan komersialiasi oleh siapa pun yang menciptakannya.


Buku Ajar Ki- Lat untuk Pemula 75 Daftar Pustaka Ahmad M. Ramli. 2021. Hak Cipta Disrupsi Digital Ekonomi Kreatif. Tersedia dari Google Books. Andi Hamzah. 1986. Kamus Hukum. Jakarta: Ghalia Indonesia. Ashibly. 2016. Tinjauan Khusus Performing Rights Lagu Indie Berbasis Nilai Keadilan. Yogyakarta: Genta Publishing. Badan Pembinaan Hukum Nasional Kementerian Hukum Dan Hak Asasi Manusia. 2015. Laporan Akhir Penyelarasan Naskah Akademik Rancangan Undang-Undang Tentang Desain Industri. Jakarta: Kementerian Hukum Dan Hak Asasi Manusia, Bernard Nainggolan. 2021. Komentar Undang-Undang Hak Cipta. Tersedia dari Google Books.


76 Buku Ajar Ki- Lat untuk Pemula Cita Citrawinda. 2020. Mengenal Lebih jauh Hak Kekayaan Intelektual. Surabaya: Jakad Media Publishing. Direktorat Jenderal Hak Kekayaan Intelektual Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia. 2013. Buku Panduan Hak Kekayaan Intelektual. Tangerang: Pengayoman. Eddy Damain. 2019. Hak Kekayaan Intelektual Suatu Pengantar. Alumni. Bandung. Elyta Ras Ginting. 2012. Hukum Hak Cipta Indonesia Analisis Teori dan Praktik. PT Citra Aditya Bakti. Bandung. Firmandanu Triatmojo, dkk.. 2021. Perlindungan Hak Cipta Lagu Komersil. Tersedia dari Google Books. Gatot Supramon. 2020. Hak Cipta dan Aspek-Aspek Hukumnya. Jakarta: PT Rineka Cipta. Hendra Tanuadmadja. 2020. Hak Cipta Musik Atau Lagu. Jakarta: Universitas 17 Agustus 1945. Hulman Panjaitan dan Wetmen Sinaga. 2017. Performing Right Hak Cipta Atas Karya Musik Dan Lagu Serta Aspek Hukumnya (Edisi Revisi). Jakarta: UKI Press. Irwansyah, dkk.. 2020. Penelitian Hukum. Pilihan Metode & Praktik Penulisan Artikel. Makassar. Mirra Buana Media.


Buku Ajar Ki- Lat untuk Pemula 77 Novyta Uktoseja. 2021. Buku Ajar Milik Intelektual. Tersedia dari Google Books. Nursalam. 2008. Konsep dan Penerapan Metodologi Penelitian Ilmu Keperawatan Edisi 2. Tersedia dari Google Books. O.K. Saidin. 2010. Aspek Hukum Hak Kekayaan Inteletual. Jakarta; Rajawali Pers. Otto hasibuan. 2014. Hak Cipta di Indonesia Tinjauan Khusus Hak Cipta Lagu, Neighbouring Rights, dan Collecting Society. Bandung: PT Alumni R. Diah Imaningrum Susanti. 2017. Hak Cipta Kajian Filosofis dan Historis. Malang: Setara Press. R. Soebekti. 1979. Hukum Perjanjian. Jakarta: Intermasa. Rahmi Jened. 2013. Interface Hukum Kekayaan Intelektual dan Hukum Persaingan. Jakarta: Rajawali Pers. Rahmi Jened. 2021. Hukum Hak Cipta (Copyright‟s). Bandung: PT Citra Aditya Bakti. Sujana Donandi S.. 2019. Hukum Hak Kekayaan Intelektual di Indonesia. Tersedia dari Google Books. Sukarno Aburaera, dkk.. 2013. Filsafat Hukum: Teori dan Praktik. PrenadaMedia Grup. Jakarta. Tim Lindsey. 2018. Hak Kekayaan Intelektual Suatu Pengantar. Bandung: PT Alumni.


78 Buku Ajar Ki- Lat untuk Pemula Yoyo Arifardhani. 2020. Hukum Hak Atas Kekayaan Intelektual. Tersedia dari Google Books. Jurnal Adi Juardi. 2019. Efektivitas Lembaga Manajemen Kolektif Dalam Memungut Royalti Karya Cipta Musik Dan Lagu Pada Pelaku Bisnis Karaoke Berdasarkan UndangUndang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta. Jurnal Hukum De’rechtsstaat. Volume 4, Nomor 2. Agus Sardjono. 2016. Problem Hukum Regulasi LMK & LMKN Sebagai Pelaksanaan Undang-Undang Hak Cipta 2014. Jurnal Hukum dan Pembangunan. Anggun Lestari Suryamizon. 2017. Pengaruh Teknologi Terhadap Perkembangan Hukum Hak Kekayaan Intelektual di Indonesia. Pagaruyuang Law Journal. Volume 1 Nomor 1. Antonio Rajoli Ginting. 2019. Peran Lembaga Manajemen Kolektif Nasional Dalam Perkembangan Aplikasi Musik Streaming, Jurnal Ilmiah Kebijakan Hukum. Volume 13. Duwi Aprianti. 2017. Implementasi Penarikan Royalti Bagi Pelaku Usaha Komersial Karaoke Berdasarkan Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta. Udayana Master Law Journal. Volume 6 Nomor 4.


Buku Ajar Ki- Lat untuk Pemula 79 Edward James Sinaga. 2020. Pengelolaan Royalti Atas Pengumuman Karya Cipta Lagu Dan/Atau Musik (Royalty on The Management of Copyright Songs and Music). Jurnal Ilmiah Kebijakan Hukum. Jurnal Ilmiah Kebijakan Hukum. Volume 14 Nomor 3. Faishal Rizki Pratama, dkk.. 2016. Pelaksanaan Pengumuman Karya Cipta Lagu Sebagai Background Music Di Pusat Perbelanjaan. Dipenogoro Law Jurnal. Volume 5. Indrasatya Octavianus Nasirun. 2015. Kajian Hukum Terhadap Perlindungan Royalti Atas Karya Cipta Lagu Atau Musik Dari Aspek UU No. 19 Tahun 2002. Jurnal Lex et Societatis. Volume 2, Nomor 9. Kariodimedjo, dkk.. 2010. Perlindungan Hak Cipta, Hak Terkait, dan Desain Industri. Jurnal Mimbar Hukum. Volume 22 Nomor 2. Kezia Regina Widyaningtyas, dkk.. 2021. Tinjauan Hak Cipta Terhadap Kewajiban Pembayaran Royalti Pemutaran Lagu dan/atau Musik di Sektor Usaha Layanan Publik. Padjadjaran Law Review. Volume 9, Nomor 1. Ludiyanto. 2009. Majalah Hukum Trust, Information, Reformation, Obession (TIRO), Edisi 45. Megi Tindangen, dkk.. 2020. Peran Perempuan Dalam Meningkatkan Ekonomi Keluarga (Studi Kasus: Perempuan Pekerja Sawah Di Desa Lemoh Barat Kecamatan Tombariri Timur Kabupaten Minahasa). Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi. Volume 20 Nomor 03.


80 Buku Ajar Ki- Lat untuk Pemula Monika Suhayati. 2014. Pelindungan Hukum Terhadap Hak Ekonomi Pemilik Hak Terkait Dalam Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang Hak Cipta. Jurnal Negara Hukum. Volume 5 Nomor 2. Muhammad Rafiqi Ramadhan, dkk. 2015. Peran Lembaga Manajemen Kolektif dalam Pengelolaan Hak Ekonomi Pencipta Terkait Usaha Karaoke Ditinjau dari UU No. 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta. Jurnal Fakultas Hukum. Universitas Indonesia. Nurwati. 2017. Perlindungan Hukum pada Hak Cipta dalam Karya Arsitektur Bangunan Cagar Budaya (Studi Kasus Arsitektur Bangunan Cagar Budaya di Kota Bogor). Jurnal De‟Rechtstaat. Raden Ayu Putu Wahyu Ningrat, dkk. 2020. Akibat Hukum Terhadap Pelaku Pelanggar Hak Cipta Karya Cipta Lagu Dikaji Berdasarkan UndangUndang Hak Cipta Nomor 28 Tahun 2014 Dan Copyright Act (Chapter 63, Revised Edition 2006). Ganesha Law review. Volume 2 Issue 2. Rahayu Devi. 2011. Perlindungan Hukum Terhadap Hak Cipta Motif Batik Tanjungbumi Madura. Jurnal Mimbar Hukum. Vol. 23, No. 1. Rahman Hasima. 2018. Perlindungan Hukum Terhadap Ekspresi Budaya Tradisional Masyarakat Adat Tolaki. Jurnal Literasi Hukum. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Tidar. Vol. 62, Nomor 1.


Buku Ajar Ki- Lat untuk Pemula 81 Sudjana, 2020. Progresivitas Pelindungan Terhadap Pencipta Dalam Mendorong Ekonomi Kreatif Di Indonesia. Jurnal Ilmiah Kebijakan Hukum. Volume 14. Sudjana. 2019. Pembatasan Perlindungan Kekayaan Intelektual (Hak Cipta) Dalam Perspektif Hak asasi Manusia. Jurnal Penelitian HAM. Volume 10 Nomor 1. Sufriadi. 2014. Tanggung Jawab Jabatan Dan Tanggung Jawab Pribadi Dalam Penyelenggaraan Pemerintahan Di Indonesia. Jurnal Yuridis. Vol. 1 No. 1. Sulthon Miladiyanto. 2015. Royalti Lagu/Musik Untuk Kepentingan Komersial Dalam Upaya Perlindungan Hak Cipta Lagu/Musik, Rechtidee Jurnal Hukum. Volume 10. Vanessa C. Rumopa. 2017. Pengaturan Hukum Mengenai Hak Ekonomi Menurut UndangUndang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang Hak Cipta. Jurnal Lex Crimen. Volume 6 Nomor 3. Yosepa Santy Dewi Respati. 2016. Implementasi Lembaga Manajemen Kolektif Nasional (LMKN) Sebagai Collecting Society Dalam Karya Cipta Lagu (Menurut Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang Hak Cipta). Diponegoro Law Review. Vol.5 No.2. Yoyon M Darusman. 2016. Kedudukan Serta Perlindungan Hukum Bagi Pemegang Hak Paten Dalam Kerangka Hukum Nasional Indonesia Dan Hukum Internasional. Jurnal Yustisia. Volume 5 Nomor 1


82 Buku Ajar Ki- Lat untuk Pemula Skripsi/Thesis Andi Kurniawati. 2015. Penegakan Hukum Terhadap Pelanggaran Hak Cipta Melalui Media Internet. Tesis. Program Pascasarjana. Fakultas Hukum Universitas Hasanuddin. Makassar. Anisah Luthfiyah S. Pajama. 2021. Perlindungan Hak Cipta atas Konten Video YouTube dalam Bentuk Podcast Pada Akun Spotify Wavesuara. Skripsi. Sarjana Hukum. Fakultas Hukum Universitas Hasanuddin. Makassar. Asriyansi Catur Putra. 2021. Perlindungan Hak Cipta Aplikasi Resmi Terhadap Pembobol Aplikasi Berbasis Android Dan Iphone. Skripsi. Departemen Hukum Perdata. Fakultas Hukum. Universitas Hasanuddin. Makassar. Azhar Zahra Fauwazaisy. 2017. Fungsi Pemerintahan Dalam Mengelola Royalti Pelaku Usaha Musik Tahun 2015-2016. Skripsi. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik. Universitas Padjajaran. Jatinagor. Besse Sari Angraeni. 2020. Perlindungan Hukum Terhadap Hak Cipta Video Klip Dalam Hal Pemodifikasian Video Klip Lagu Yang Terdapat Di Usaha Karaoke Keluarga. Skripsi. Universitas Hasanuddin. Fakultas Hukum. Makassar. Firmandanu Triatmojo. 2021. Perlindungan Hak Cipta Terhadap Penggunaan Lagu Untuk Kepentingan Komersial (Studi Perbandingan Antara Indonesia Dan Malaysia). Skripsi. Fakultas Hukum Universitas Pancasakti Tegal. Tegal.


Buku Ajar Ki- Lat untuk Pemula 83 Hersaf Aldi. 2016. Perlindungan Karya Cipta Lagu Terhadap Penyediaan Konten Lagu Gratis Dalam Situs Internet Dihubungkan Dengan Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang Hak Cipta Jo Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 Tentang Informasi Dan Transaksi Elektronik. Skripsi. Universitas Pasundan. Fakultas Hukum. Pasundan. Irgi Alfian. 2018. Hak Ekonomi Atas Penggunaan Secara Komersial Karya Cipta Lagu Dan/Atau Musik Dalam Mesin Karaoke Booth Dikaitkan Dengan Lembaga Manajemen Kolektif Berdasarkan Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang Hak Cipta. Skripsi. Fakultas Hukum. Universitas Padjajaran. Bandung. Joshua Eben Ezer Sihombing. 2020. Peran Pemerintah Dalam Daerah Dalam Pengembangan Parawisata Berbasis “Kota Wisata Rohani” Di Kabupaten Tapanuli Utara. Skripsi. Universitas HKBP Nommensen. Marcelina sutanto. 2021. Perlindungan Hukum Atas Ciptaan Yang Dihasilkan Oleh Kecerdasan Buatan. Skripsi. Departemen Hukum Keperdataan. Skripsi. Fakultas Hukum. Universitas Hasanuddin. Makassar Muhammad Saddam Haseng. 2015. Eksistensi Lembaga Manajemen Kolektif Nasional (LMKN) Dalam Penarikan Royalti Ditinjau dari Undang-Undang No. 28 Tahun 2014 Tentang Hak Cipta. Skripsi. Bagian Hukum Keperdataan. Fakultas Hukum. Universitas Hasanuddin Makassar.


84 Buku Ajar Ki- Lat untuk Pemula Muhammad Yakub. 2019. Analisis Hukum Syariah Terhadap Monetisasi Karya Hak Cipta Pada Portal YouTube. Skripsi. Universitas Islam Negeri Walisongo. Fakultas Syariah dan Hukum. P. F. Bonifasius Lumban Gaol. 2017. Wewenang Lembaga Manajemen Kolektif Nasional (LMKN) Dalam Menarik, Menghimpun Dan Mendistribusikan Royalti Ditinjau Dari Permenkumham Nomor 29 Tahun 2014. Skripsi. Fakultas Hukum. Universitas Negeri Semarang. Semarang. Rini Amelia. 2022. Praktik Pemanfaatan Barang Jamninan Berupa Rumah di Kelurahan Ampah Kecamatan Dusun Tengah Kabupaten Barito Timur. Skripsi. Fakultas Syariah. Universitas Islam Negeri Antasari Banjarmasin. Satrio Bagus Wicksono. 2018. Analisis Yuridis Sosiologis Pelaksanaan Perjanjian Pengadaan Barang Dan Jasa (Studi Antara CV. Bangkit dengan Dinas PU Kabupaten Madiun). Skripsi. Universitas Muhammadiyah Malang. Fakultas Hukum. Malang. Internet Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual. 2019. “Deklarasi Bali‟ Sepakati Pemungutan Royalti Musik Satu Pintu Jadi Lebih Tertib Dan Transparan. https://dgip.go.id/artikel/detailartikel/ deklarasi-bali-sepakati-pemungutan-royalti-musik-satupintu-jadi-lebih-tertibdantransparan?kategori=Berita%20Resmi%20 Desain%20Industri, diakses pada 28 Februari 2022.


Buku Ajar Ki- Lat untuk Pemula 85 Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual. 2022. Kemenkumham Bahas Perubahan Permenkumham tentang Pengelolaan Royalti Hak Cipta Lagu dan/atau Musik. https://www.dgip.go.id/artikel/detail- artikel/ kemenkumham-bahas-perubahan-permenkumhamtentang-pengelolaan-royalti-hak-cipta-lagu-danataumusik?kategori=liputan-humas, diakses pada 10 April 2022. Fitri Novia Heriani, 2019, Aplikasi Penyedia Musik Sejenis JOOX, Itunes Siap-Siap Kena Royalti, https:// www.hukumonline.com/berita/a/aplikasi penyediamusik-sejenis-joox--itunes-siap-siap-kena-royaltilt5c5abae4ca28f, diakses pada 5 Maret 2022. Moh. Dani Pratama Huzaini. 2018. Kenali Lembaga Manajemen Kolektif, Pelaksana Tata Kelola Royalti Hak Cipta di Indonesia. https://www.hukumonline.com/berita/ baca/lt5b8668951249c/kenali-lembaga-manajemenkolektif--pelaksana-tata-kelola-royalti-hak-cipta-diindonesia/?page=2), diakses pada 18 november 2021 KEA-European Affairs, 2006, The Collective Management of Rights in Europe. The Quest for Efficiency, Hlm. 108. https://www.europarl.europa.eu/thinktank/en/ document/IPOLJOIN_ET(2006)378260, diakses pada 20 November 2021.


86 Buku Ajar Ki- Lat untuk Pemula Wahana Musik Indonesia. 2015. Apa Syarat-Syarat Untuk Menjadi Anggota WAMI?. https://www.wami.id/ sp_faq/q-apa-syarat-syarat-untuk-menjadi-anggotawami/ diakses pada 10 April 2022. Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang Hak Cipta. Peraturan Pemerintah Nomor 56 Tahun 2021 tentang Pengelolaan Royalti Hak Cipta Lagu dan/atau Musik. Peraturan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Nomor 36 Tahun 2018 tentang Tata Cara Permohonan dan Penerbitan Izin Operasional serta Evaluasi Lembaga Manajemen Kolektif. Peraturan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Nomor 9 Tahun 2022 tentang Peraturan Pelaksanaan Peraturan Pemerintah Nomor 56 Tahun 2021 tentang Pengelolaan Royalti Hak Cipta Lagu dan/atau Musik.


Buku Ajar Ki- Lat untuk Pemula 87 Biografi Penulis Dr. Muhammad Citra Ramadhan, SH, MH Dosen tetap Fakultas dan Magister Hukum Universitas Medan Area. Dosen tidak tetap Magister Hukum pada Pascasarjana Universitas Prima Indonesia │ Magister Ilmu Hukum UHN-NTU Academy │ Magister Hukum Pascasarjana Universitas Dharmawangsa dengan mengampu mata kuliah hukum Kekayaan Intelektual (KI), sesuai dengan research interest. Tidak hanya di Perguruan Tinggi, namun juga memberikan materi dibeberapa Pendidikan Khusus Profesi Advokat, serta aktif dalam berbagai kegiatan ilmiah sebagai narasumber. Selain akademisi, juga merupakan praktisi/advokat pada kantor hukum Ramadhan & Associates. Diantara pengalaman penanganan perkara, termasuk diantara perkara pelang- garan hak di bidang hukum KI.


Click to View FlipBook Version