The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by rukmini.suyatno.rs, 2023-07-30 08:52:40

PROGRAM KERJA KESISWAAN 2023-2024

Panduan Kerja Kesiswaan 2023-2024

Keywords: Kesiswaan

BAB I PENDAHULUAN A. LATAR BELAKANG Pendidikan Nasional bertujuan mencerdaskan kehidupan bangsa dan mengembangkan manusia Indonesia seutuhnya yaitu manusia yang beriman dan bertaqwa terhadap Tuhan Yang Maha Esa dan berbudi pekerti luhur memiliki pengetahuan dan keterampilan, kesehatan jasmani dan rohani kepribadian yang menetap dan mandiri serta memilliki rasa tanggung jawab kemasyarakatan dan kebangsaan. Pembangunan dibidang pendidikan diarahkan kepada pengembangan sumber daya manusia yang bermutu tinggi, guna memenuhi kebutuhan dan menghadapi tantangan kehidupan di masa depan. Melalui pendidikan, sumber daya manusia yang bersifat potensi dikualifikasikan hingga optimal, dan seluruh aspek kepribadian dikembangkan secara terpadu. Sejalan dengan peningkatan mutu sumber daya manusia, Departemen Pendidikan dan Kebudayaan terus berupaya untuk meningkatkan mutu pendidikan. Direktorat Jendral Pendidikan, dalam hal ini telah melakukan berbagai upaya, baik pengembangan mutu pembelajaran, pengadaan sarana prasarana, perbaikan manajemen kelembagaan sekolah maupun pembinaan kepesertadidikan. Peningkatan mutu pendidikan di sekolah tidak hanya terpaku pada pencapaian aspek akademi, melainkan aspek non akademik juga, baik penyelenggaraannya dalam bentuk kegiatan kurikuler ataupun ekstrakulikuler/pengembangan diri, melalui berbagai program kegiatan yang sistematis dan sistematik. Dengan upaya seperti itu, siswa (peserta didik) diharapkan memperoleh pengalaman yang utuh, hingga seluruh modalitas belajarnya berkembang secara optimal. Disamping itu, peningkatan mutu diarahkan pula kepada guru sebagai tenaga kependidikan yang berperan sentral dengan strategis dalam memfasilitasi perkembangan pribadi peserta didik disekolah. Peningkatan mutu guru merupakan upaya mediasi dalam rangka kesiswaan. Tujuan dari peningkatan mutu guru adalah pengembangan dalam pembinaan kesiswaan terlingkup program kegiatan yang langsung melibatkan peserta didiksebagai sasaran, adapula program yang melibatkan guru sebagai mediasi atau sasaran antara (tidak langsung). Namun, sasaran akhir dari kinerja pembinaan kepeserta didikan adalah perkembangan peserta didik yang optimal,sesuai dengan karakteristik pribadi tugas perkembangan, kebutuhan, bakat, minat, dan kreatifitasnya.


SMPN 2 Telukjambe Timur kab Karawang merupakan lembaga pendidikan yang berada dibawah naungan Dinas Pendidikan yang merupakan pendidikan formal yang dipimpin oleh kepala sekolah, fungsi kepala Sekolah diantaranya sebagai pimpinan administratif dan supervisor memiliki banyak tugas yang tidak mungkin seluruhnya dapat ditangani sendiri. Maka dalam melaksanakan tugasnya didelegasikan kepada guru yang ditugasi sebagai wakil kepala sekolah. Di SMPN 2 Telukjambe Timur terdapat 3 wakil kepala sekolah yaitu : Wakil Kesiswaan, Wakil urusan Kurikulum, Wakil Sarana Prasarana. Tiap-tiap wakil memilliki tugas dan perannya masing-masing sebagai perpanjangan tangan kepala sekolah. Tugas wakil kepala sekolah bidang Kesiswaan adalah sebagai berikut; 1. Menyusun program kegiatan kesiswaan setiap awal tahun pelajaran dan melaporkannya kepada kepala sekolah untuk mendapatkan pengesahannya; 2. Merencanakan dan melaksanaan penerimaan peserta didik baru; 3. Bersama wakil kepala bidang kurikulum mengelola mutasi peserta didik dan melaporkannya kepada kepala sekolah; 4. Merencanakan dan melaksanakan kegiatan MPLS bagi peserta didik kelas VII; 5. Mengatur tatatertib peserta didik dan mengurus peserta didik yang melanggar tata tertib; 6. Mengatur seluruh aktifitas peserta didik baik didalam maupun diluar sekolah; 7. Mengorganisir pelaksanaan karya wisata; B. MAKSUD DAN TUJUAN 1. Maksud Penyusunan program dimaksudkan untuk membantu mewujudkkan visi dan misi SMPN 2 Telukjambe Timur yang tertuang dalam program strategi sekolah program kerja kepala sekolah serta mewadahi suara peserta didik aktifitas dan kreatifitas peserta didik melalui suatu wadah organisasi kepesertadidikan (OSIS) dan Majelis Perwakilan Kelas (MPK) dengann sejumlah kegiatannya. 2. Tujuan Fungsi dan tujuan akhir pembinaan kepesertadidikan secara umum sama dengan fungsi dan tujuan pendidikan nasional, sebagaimana tercantum dalam Undang-Undang No. 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, bab II, pasal 3 yang berbunyi sebagai berikut :


“pendidikan nasional berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, bertujuan untuk berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada tuhan Yang maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga Negara yang demokratis serta bertanggung jawab.’ Adapun secara khusus, pembinaan kepesertadidikan ditujukan untuk memfasilitasi perkembangan peserta didikmelalui penyelenggaraan program bimbingan, pembelajaran, dan atau pelatihan, agar peserta didik dapat mewujudkan kegiatan-kegiatan sebagai berikut : 1. Keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa. Bentuk kegiatannya antara lain : ● Pelaksanaan ibadah yang sesuai dengan ajaran agama masing-masing; ● Kegiatan-kegiatan keagamaan, ● Peringatan hari-hari besar keagamaan, ● Perbuatan amaliyah ● Bersikap toleran terhadap penganut agama lain ● Kegiatan seni bernafaskan keagamaan, dan ● Lomba yang bersifat keagamaan. 2. Keperibadian yang utuh dan budi pekerti yang luhur Kegiatannya dapat dalam bentuk pelaksanaan : ● Tata tertib sekolah ● Tatakrama dalam kehidupan sekolah, dan ● Sikap hormat terhadap guru, orang tua,sesama peserta didik, dan lingkungan masyarakat. 3. Kepemimpinan Kegiatan kepemimpinan antara lain peserta didik dapat berperan aktif dalam OSIS, kelompok belajar, kelompok ilmiah, latihan dasar kepemimpinan, forum diskusi, dan sebagainnya. 4. Kreatifitas, Keterampilan, dan kewirausahaan. Dalam hal ini bentuk kegiatannya, antara lain : ● Keterampilan menciptakan suata barang menjadi lebih berguna


● Kerajinan dan keterampilan tangan ● Koperasi sekolah dan unit produksi ● Keterampilan baca tulis. 5. Kualitas jasmani dan kesehatan Kegiatannya dapat dalam bentuk : 1. berperillaku hidup sehat dilingkungan sekolah, rumah, dan masyarakat 2. usaha kesehatan sekolah (UKS) 3. Kantin sekolah 4. kesehatan mental 5. upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba 6. pencegahan penularan HIV/AIDS 7. Olah raga 8. palang merah remaja (PMR) 9. pembiasaan 6K yakni : keamanan, kebersihan, ketertiban, keindahan, dan kekeluargaan) 10. peningkatan kemampuan psikososial untuk mengatasi berbagai tantangan hidup. 11. Seni – Budaya Kegiatannya dapat dalam bentuk : ● Wawasan keterampilan peserta didik dibidang seni suara, sastra, dan pertunjukan ● Penyelanggaraan sanggar seni ● Pementasan/pameran berbagai cabang seni, dan ● Pengenalan dan apresiasi seni-budaya bangsa. 12. Pendidikan pendahuluan bela Negara dan wawasan kebangsaan Bentuk kegiatannya antara lain : ● Upacara bendera ● Bhakti sosial/masyarakat ● Baris berbaris ● Peringatan hari besar bersejarah bangsa


● Wisata peserta didik (alam dan tempat bersejarah) ● Pecinta alam ● Napak tilas, dan ● Pelestarian lingkungan. Berdasarkan surat keputusan Dirjen Dikdasmen No. 226/C/Kep/O/1993 disebutkan bahwa satusatunya organisasi yang diakui keberadaannya adalah OSIS (Organisasi Siswa Intra Sekolah) yang mempunyai pengertian : 1. Organisasi : kelompok kerja sama antara pribadi yang diadakan untuk mencapapai tujuan bersama 2. Peserta didik : Peserta didik pada jenjang pendidikan dasar dan menengah 3. Intra : terletak didalam atau diantara 4. Sekolah : Satuan pendidikan tempat penyelenggaraan kegiatan belajar mengajar secara berjenjang dan berkesinambungan. Ini berarti OSIS adalah ; “peserta didik-peserta didik yang memiliki tujuan yang sama yang beraada pada suatu sekolah, pendiriannya melalui mekanisme aturan yang berlaku, memiliki Anggaran Dasar (AD), memiliki Anggaran Rumah Tangga (ART), memilki program yang jelas yang dapat dipertanggung jawabkan dan berkesinambungan. Menyadari arti keberadaan OSIS, khususnya di SMPN 2 Telukjambe Timur perencanaan program bertujuan : 1. Menghimpun dan mewadahi berbagai aspirasi baik lisan maupun tulisan berbagai tingkat peserta didik di SMPN 2 Telukjambe Timur dalam suatu organisasi kepeserta didikan dengan membentuk MPK dan OSIS. 2. Membantu dan mewadahi ide pemikiran, bakat dan minat serta kreatifitas melalui berbagai kegiatan yang dikomandoi oleh ketua OSIS dibawah bimbingan para Pembina OSIS 3. Mendorong sifat jiwa dan semangat kesatuan dan persatuan kekeluargaan dan persahabatan antara peserta didik di SMPN 2 Telukjambe Timur dan dengan peserta didik atau individu lain diluar sekolah tanpa melihat agama yang dianut, suku bahasa dan budaya guna kehidupan yang damai, gemah ripah lohjinawi.


4. Menumbuhkembangkan rasa kebangsaan peserta didik terhadap sekolah guna mendukung pelayanan sekolah sebagai tempat terselenggaranya proses belajar mengajar berjenjang dan berkelanjutan. 5. Terbinannya rasa hormat menghormati, bekerjasama demokratis dan transparan dan disiplin serta peserta didik bermoral dan berakhlak yang baik dan berkompetensi diri yang handal. 6. Melalui pelaksanaan manajemen berbasis sekolah (MBS) dan pembinaan kecakapan hidup (life skill) peserta didik diarahkan dan disiapkan dibekali berbagai kemampuan keterampilan untuk dapat hidup dimasyarakat kelak yang dapat dihormati dibanggakan warga dilingkungannya. Materi program pembinaan kesiswaan dikembangkan dari enam kompetensi standar yang harus dikuasai oleh guru Pembina Kesiswaan. Dalam penerapannya, para guru diharapkan berangkat dari pengkajian secara seksama terhadap setiap kompetensi, subkompetensi, dan indikator-indikator tersebut. Selanjutnya dipertimbangkan kesesuaiannya dengan bidang masing-masing dan atau bidang kegiatan bakat, minat, kreatifitas peserta didik. Pada giliran berikutnya, para guru dapat menuangkan hasil pengkajjian itu kedalam rancangan program pembinaan kepeserta didikan yang terpadu dalam keseluruhan program pendidikan di sekolah. Matrik berikut menunjukkan keterkaitan antara kompetensi dengan materi bidang pembinaan kepeserta didikan. Dengan mencermati matrik yang dimaksud, para guru diharapkan dapat memperoleh gambaran yang jelas tentang kompetensi dan materi bidang pembinaan kepeserta didikaan. Dari gambaran yang jelas, selanjutnya para guru dapat merancang, melaksanakan, dan menilai program pembinaan kepeserta didikan secara komprehensif. C. PRINSIP DAN ASAS PELAKSANAAN 1. Prinsip pelaksanaan a. Ing ngarso sungtulodo Mengandung arti bahwa seorang pemimpin harus mampu lewat sikap dan perbuatannya menjadikan dirinya sebagai pola aturan dan ikutan orang-orang yang dipimpinnya. b. Ing Madyo Mangunkarso Mengandung arti bahwa seorang pemimpin harus mampu membangkitkan semangat bersuakarsa dan berkreasi pada orang yang dipimpinnya. c. Tutwuri Handayani


Mengandung arti seorang pemimpin harus mampu mendorong orang-orang yang diasuhnya agar berani bejalan didepan dan sanggup bertanggung jawab. 1. Asas-asas pelaksanaan ● Kekeluargaan dan kegotong-royongan ● Persatuan dan kesatuan dalam kebhinekaan ● Kebersamaan ● Selaras serasi dan seimbang D. SASARAN 1. Turut serta mewujudkan wawasan wiyata mandala serta visi dan misi sekolah; 2. Membina dan meningkatkan serta lebih memantapkan kepemimpinan pengurus dan anggota OSIS,sehingga melahirkan kepemimpinan OSIS yang berwibawa melalui jalur; ● Organisasi kesiswaan; ● Latihan Dasar Kepemimpinan; ● Kegiatan Ekstrakulikuler/Pengembangahn Diri; ● Kegiatan Wawasan Wiyata Mandala; 3. terciptanya dinamika OSIS sebagai satu-satunya organisasi peserta didik intra sekolah dalam usaha mewadahi aspirasi seluruh sisw membina, melatih dan mengembangkan bakat dan minat peserta didik baik didalam maupun diluar sekolah yang berimplikasi memberii dorongan serta motivasi pada proses belajar mengajar peserta didikdi sekolah. 4. terciptannya segala keberhasilan diberbagai event perlombaan peserta didikdi sekolah, diluar sekolah baik ditingkat kecamatan cikembar, kabupaten dan profinsi. E. DASAR HUKUM Dasar hukum penyelenggaraan pembinaan kesiswaan: 1) undang-undang Nomor 20 tahun 2003 tentang system pendidikan nasional, pasal 1 butir 6 yang mengemukakan bahwa konselor adalah pendidik, pasal 3 bahwa pendidikan nasional bertujuan untuk berkembangnya potensi anak didik, dan pasal 4 ayat (4) bahwa pendidikan diselengggarakan dengan memberii keteladanan, membangun kemauan, dan mengembangkan kreatifitas peserta didik dalam proses pembelajarran, dan pasal 12 ayat (1b) yang menyatakan bahwa setiap peserta didik pada setiap satuan pendidikan berhak mendapatkan pelayanan pendidikan sesuai dengan bakat, minat, dan kemampuannya.


2) Peraturan pemerintah no 19 tahun 2005 tentang standar nasional pendidikan, pasal 5 s.d pasal 18 tentang standar isi untuk satuan pendidikan dasar dan menengah. 3) Peraturan menteri pendidikan nasional nomor 22 tahun 2006 tentang standar isi untuk satuan pendidikan dasar dan menengah, yang memuat pengembangan diri peserta didik dalam struktur kurikulum setiap satuan pendidikan difasilitasi dan / atau dibimbing oleh konselor, guru, atau tenaga kependidikan. 4) Dasar standarisasi profesi konseling yang dikeluarkan oleh direktorat jendral pendidikan tinggi tahun 2004 untuk memberii arah pengembangan profesi konseling di sekolah dan diluar sekolah. F. SISTEMATIKA PENULISAN BAB I : Pendahuluan Mengungkapkan latar belakang maksud dan tujuan serta dasar hukumPelaksanaan BAB II : Perencanaan Kegiatan Mengungkapkan garis-garis besar program kegiatan kepeserta didikan dandistribusi rincian jadwal kegiatan yang direncanakan. BAB III : Perencanaan Anggaran KegiatanMengemukakan kemungkinan anggaran yang diperlukan guna dapatmelaksanakan program kegiatan. BAB IV : Penutup Mengemukakan pentingnya koordinasi dan team work yang solid dansemua pihak terkait. Lampiran


BAB II VISI DAN MISI SEKOLAH A. VISI Visi SMPN 2 TELUKJAMBE TIMUR: “Mewujudkan Tercapainya Generasi Emas Yang Unggul Dalam Prestasi Akademik Dan Non Akademik serta Memiliki Karakter Profil Pancasila” INDIKATOR : 1. Terwujudnya Prestasi akademik dan non Akademik 2. Terwujudnya pendidikan yang mengedepankan pembentukan profil pelajar Pancasila, yang memiliki enam dimensi utama yaitu: a. Beriman, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, dan berakhlak mulia, b. Mandiri, c. Bernalar Kritis, d. Kreatif, e. Bergotong-royong, dan f. Berkebinekaan global. 3. Terwujudnya komunitas belajar sepanjang hayat yaitu sekolah sebagai tempat saling belajar dan berkembang bagi guru sebagai ahli, peserta didik, serta orang tua dan masyarakat. 4. Terwujudnya pendidikan berwawasan global 5. Terwujudnya pendidikan yang. mengembangkan keterampilan abad 21 B. MISI SEKOLAH : 1. Mewujudkan prestasi akademik dan non akademik ( Literasi sekolah, Keagamaan, Sains, Karya Sastra, Kerajinan tangan, Kewirausahaan, Olahraga dan Seni ) 2. Mewujudkan karakter profil pelajar pancasila 3. Mewujudkan komunitas belajar sepanjang hayat antara guru, peserta didik, orangtua dan masyarakat. 4. Mewujudkan pendidikan yang berwawasan dan berkebhinekaan global. 5. Mewujudkan lingkungan pembelajaran yang menyenangkan dg mengembangkan keterampilan abad 21 MOTTO : " SANTUN DAN BERPRESTASI "


Indikator Santun : A. Mematuhi peraturan yang berlaku di sekolah B. Menghormati Bapak/Ibu Guru, Staf Tata Usaha, dan pegawai sekolah C. Saling menghormati diantara siswa D. Sopan dalam bersikap, berperilaku dan bertutur kata dalam pergaulan E. Senantiasa menerapkan perilaku 5S ( senyum , salam , sapa, sopan , santun ) Kepada Bapak/Ibu Guru dan Staf TU sekolah F. Meminta izin saat akan memasuki atau meninggalkan ruangan . G. Tidak membuang sampah sembarangan Indikator Berprestasi ; A. Mengembangkan dan meningkatkan potensi diri baik di bidang akademik maupun non akademik B. Mengembangkan dan meningkatkan pengetahuan, wawasan dan pengalaman dengan cara aktif membaca, aktif dalam kegiatan dan aktif dalam pembelajaran C. Mengembangkan potensi diri melalui kegiatan Literasi, Keagamaan, Sains Kewirausahaan, Olah Raga dan Seni serta hasil Karya Kerajinan tangan D. Mengerjakan tugas yang diberikan dengan baik dan benar . Terciptanya Siswa SMPN 2 TELUKJAMBE TIMUR yang Kreatif, Inovatif, Mandiri, Bertanggung jawab, Unggul Dalam Prestasi serta Bermartabat. C. TUJUAN 1. Mampu mewujudkan prestasi akademik dan non akademik ( Literasi sekolah, Keagamaan, Sains, Karya Sastra, Kerajinan tangan, Kewirausahaan, Olahraga dan Seni ) 2. Mampu membentuk karakter profil pelajar pancasila 3. Mampu menciptakan komunitas belajar sepanjang hayat antara guru, peserta didik, orangtua dan masyarakat. 4. Mampu melaksanakan kegiatan pembelajaran pendidikan yang berwawasan dan berkebhinekaan global. 5. Mampu menciptakan lingkungan pembelajaran yang menyenangkan dg mengembangkan keterampilan abad 21


BAB III SEKILAS KONDISI SMPN 2 TELUKJAMBE TIMUR TAHUN PELAJARAN 2023/2024 A. KEADAAN SISWA 1. Jumlah Siswa Pada tahun pelajaran 2023-2024, jumlah Siswa SMPN 2 Telukjambe Timur kab Karawangsecara keseluruhan adalah 14 siswa. Adapun perincian jumlah siswa kelas VII, VIII, dan IX adalah sebagai berikut ini. Tabel 2.1 JUMLAH SISWA SMPN 2 TELUKJAMBE TIMUR TAHUN PELAJARAN 2023-2024 Kelas Paralel Jumlah Rombongan Belajar S i s w a L P Jumlah VII VIII IX Jumlah 2. Potensi Siswa Siswa SMPN 2 Telukjambe Timur yang berjumlah 14…. siswa dengan berbagai latar belakang serta karakteristik kondisi sosial ekonominya, merupakan potensi sekaligus tantangan yang cukup besar bagi guru dan semua komponen yang ada di sekolah. Dilihat dari segi kualitas maupun kuantitas, para siswa adalah objek sekaligus subjek dalam hal peningkatan mutu pendidikan, baik dalam kegiatan intra maupun ekstra kurikuler. B. KEADAAN GURU Pada tahun pelajaran 2023-2024, SMPN 2 Telukjambe Timur memiliki tenaga pengajar sebanyak 53 orang, terdiri atas 35 orang Guru Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan 18 orang Guru Honorer (GTT). Secara lebih terperinci, pembagian tugas guru dalam proses pembelajaran tahun pelajaran 2023-2024, khususnya semester ganjil adalah sebagai berikut ini. Tabel. 2.2 Terlampir


BAB IV PERENCANAAN KEGIATAN A. STANDAR KOMPETENSI BIDANG KESISWAAN Standar kompetensi bidang pembinaan kepeserta didikan di SMPN 2 Telukjambe Timur ● Memahami perkembangan peserta didik; ● Karakteristik perkembangan peserta didik; ● Perkembangan fisik psikomotorik; ● Perkembangan sosial emosional; ● Perkembangan intelektual, bakat dan minat; ● Perkembangan kreatifitas; Adanya pembinaan yang memfasilitasi perkembangan peserta didik dalam hal : ● Tahap-tahap perkembangan peserta didik; ● Pemahaman gejala perubahan fisik dan psikomotorik; ● Kehidupan sosial emosional berkelompok (peer group); ● Prestasi akademik dan nonakademik; Lingkup pembinaan kesiswaan ● Terdapat pelaksanaan keagamaan, adanya toleransi kehhidupan beragama, terdapat kegiatan hari besar keagamaan, adanya kegiatan seni dan budaya yang bernafaskan keagamaan; ● Terllaksananya tata tertib dan tatakrama dalam kehidupan sosial di sekolah, sikap saling menghormati antarmasyarakat sekolah; ● Terlaksananya aktifitas OSIS kelompok belajar,latihan dasar kepemimpinan, forum diskusi; ● Adanya aktifitas Pramuka, PMR (palang merah remaja), kantin sekolah, olah raga, pelestarian alam, tata tertib UKS (usaha kesehatan sekolah; ● Adanya berbagai aktifitas seni budaya; ● Terlaksananya upacara bendera, peringatan hari-hari besar nasional, bhakti social, wisata alam, napak tilas, pelestarian alam, tata tertib


Mampu mengembangkan kegiatan pembinaan kesiswaan 1. Mengembangkan jenis-jjenis kegiatan pembinaan kesiswaan; 2. Terdapat berbagai jenis kegiatan pembinaan kepeserta didikan, baik didalam maupun diluar lingkungan sekolah seperti : A. OSIS B. Pramuka C. Paskibra D. Paduan Suara E. Bela diri F. Rohis G. PMR H. Futsal I. Basket Ball J. Kesenian Tradisional K. Olahraga L. Terdapat berbagai kegiatan pembinaan kepeserta didikan yang bersifat edutainment, pembinaan mental agama, kompetitif, pelatihan dan ekspose 3. Mampu mengembangkan kegiatan pembinaan kesiswaan dan mengembangkan jenisjenis kegiatan pembinaan kesiswaan ● Terdapat berbagai jenis kegiatan pembinaan kesiswaan, baik didalam maupun diluar lingkungan sekolah ● Terdapat berbagai kegiatan pembinaan kesiswaanyang bersifat edutainment, pembinaan mental agama, kompetitif, pelatihan dan ekspose. 4. Mampu merancang dan mengembangkan evaluasi kegiatan pembinaan kepeserta didikan ● Memahami konsep dasar dan jenis evaluasi kegiatan pembinaan kesiswaan; ● Mampu merancang instrument evaluasi kegiatan pembinaan kesiswaan.


B. GARIS-GARIS BESAR PROGRAM KEGIATAN 1. Kegiatan Utama a. Menyusun program pembinaan kesiswaan/OSIS melaksanaan bimbingan, pengarahan dan pengendalian kegiatan kesiswaan/OSIS dalam ranngka menegakkan disiplin dan tata tertib sekolah; b. Membina dan melaksanakan koordinasi keamanan, kebersihan, ketertiban, keindahan kerindangan dan kekeluargaan (6K); c. Memberiikan pengarahan dan pemilihan pengurus OSIS, melakukan pembinaan pengurus OSIS dalam berorganisasi; d. Menyusun program dan jadwal pembinaan kesiswaan secara berkala dan insidentil; e. Melaksanakan pemilihan calon peserta didik teladan dan calon penerima beasiswa peserta didik; f. Melaksanakan pemillihan peserta didik untuk mewakili sekolah dalam kegiatan di luar sekolah; g. Menyusun laporan pelaksanaan kegiatan kesiswaan secara berkala; h. Mengadakan rapat koordinasi dengan perwakilan kelas dan pengurus OSIS; i. Menghadiri rapat pertanggungjawaban pengurus OSIS lama; j. Membuat SK pembubaran MPK lama dan pengangkatan anggota MPK baru dengan SK Kepsek; k. Melaksanakan pemilihan Pengurus OSIS 2. Kegiatan Lainnya 1. Menentukan bidang kegiatan; 2. Mengajukan usulan Pembina OSIS dan Pembina ekstrakulikuler/pengembangan diri; 3. Memberikan SK Kepsek untuk Pembina OSIS, Pembina Pengembangan Diri,Koordinator dan Para Pelatih; 4. Menghaadiri rapat-rapat pengurus OSIS, memberiian SK Kepsek dalam pembentukan dan pembubaran kepanitiaan kegiatan; 5. Menghadiri peserta didik diberbagai event perlombaan baik latihan maupun kejuaraan;


6. Penataan lingkungan melalui 6K; 7. Evaluasi seluruh kegiatan C. PENDISTRIBUSIAN RINCIAN KEGIATAN Kegiatan Awal Tahun 1. Menyusun program kerja,OSIS, Wakil Kesiswaan dan para Pembina OSIS; 2. Melaksanakan rapat koordinasi kesiswaan; 3. Bersama wakil kepala bidang Akademik menyusun jadwal petugas upacara pengibaran bendera serta pembina upacara; 4. Mendata jadwal petugas piket OSIS; 5. Rapat koordinasi, pembentukan panitia dan pelaksanaan MOS (Masa Orientasi Peserta didik) sesuai juklak dan juknis; 6. Pengenalan dan pembinaan wawasan wiyata mandala, pengarahan dan pengendalian kegiatan kepeserta didikan/OSIS dalam rangka penegakan disiplin melalui penerapan tata tertib peserta didik; 7. Membina dan melaksanakan koordinasi 6K (Keamanan, Kebersihan, Ketertiban, Kerindangan dan Kekeluargaan) 8. Mengarahkan peserta didik untuk memilih salah satu kegiatan ekstrakulikuler/pengembangan diri yang wajib diikuti sesuai minat dan bakat; 9. Mempublikasikan para Pembina, pelatih dan Koordinator kesiswaan; 10. Registrasi dan pencatatan anggota masing-masing pengembangan diri; 11. Melaksanakan uji kelayakan pengurus OSIS dan MPK; 12. Mengadakan Latihan Dasar Kepemimpinan bagi peserta didik baru dan pengurus OSIS; 13. Pempublikasian 6K ke Pengurus OSIS dan MPK; 14. Pempublikasian jadwal kegiatan mencakup: sarat calon penerim bea siswa peserta didik dan jenis beapeserta didik, calon peserta didik teladan serta karyawisata dan yang lainnya. 15. Pendataan biodata peserta didik diklsifikasikan sesuai minatnya dalam kegiatan ekskul.


Kegiatan Harian 1. Membina peserta didik untuk tetap disiplin dan patuh pada aturan yang berada di sekolah baik yang tertulis maupun yang tak tertulis; 2. Mengamati dan mendata serta menggali informasi calon peserta didik berprestasi di SMPN 2 Telukjambe Timur; 3. Mendata dan memberikan point nilai pelanggaran bagi peserta didik yang melangggar peraturan; 4. Mengontrol pelaksanaan 6K dilingkungan sekolah; 5. Melaksanakan tugas-tugas pendelegasian dari kepala sekolah; 6. Menandatangani penggunaan anggaran kesiswaan sesuai keperluan dan terdapat pada mata anggaran sekolah atas persetujuan pimpinan; 7. Melaksanakan piket pimpinan mengirimkan peserta didik unntuk mengikuti undangan dan penataran atas persetujuan kepala sekolah; 8. Mengirimkan Pembina atau pelatih guna membimbing atau mengikuti berbagai latihan atau perlombaan; Kegiatan Mingguan 1. Mengawasi,mengontrol dan mengabsen pelaksanaan kegiatan ektra kurikiler/pengembangan diri; 2. Melaksanakan upacara pengibaran bendera 3. Pembinaan tentang perlunya peserta didik disiplin dan mentaati peraturan tata tertib sekolah dan melaksanakan 6K. Kegiatan Bulanan 1. Membimbing pengurus OSIS untuk melaksanakan berbagai kegiatan OSIS sesuai jadwal kegiatan seperti hari besar agama atau nasional; 2. Menyiapkan, menyusun dan memberi 6K kegiatan pada panitia yang sudah disetujui dan ditandatangani kepala sekolah; 3. Melaksanakan koordinasi dengan pengurus OSIS dan MPK dan para Pembina OSIS atau dengan para Pembina lainnya;


4. Bersama para Pembina dan petugas piket mengadakan razia; 5. Melaksanakan rapat koordinasi dengan para Pembina. Kegiatan Semester I 1. MOS 2. Upacara Bendera 3. Mengadakan classmeeting dengan mata lomba wajib : ● Pidato Bahasa Inggris, Bahasa Sunda dan Bahasa Indonesia. ● Kaligrafi ● Adzan ● LCC ● Dakwah ● Lomba Baca Puisi ● Bola voli 4. Pengumuman berbagai hasil penilaian kreatifitaspeserta didik menyangkut 6K, absensi dan pelaksanaan upacara pengibaran bendera; 5. Majalah Dinding 6. Pemilihan OSIS 7. Pesantren kilat 8. Diklat ekstrakulikuler 9. Latihan dasar kepemimpinan peserta didik (LDKS). Kegiatan semester II 1. Karyawisata 2. Menyiapkan dan melaksanakan perpisahan kelas IX 3. Mengadakan razia 4. Mengadakan clasmeeting dengan mata lomba wajib perkelas 5. Upacara Hari Nasional 6. Peringatan Isra Miraj


7. Peringatan maulid nabi Muhammad saw 8. Mengadakan Pekan Kreatifitas/ Pameran Hasil Karya peserta didik ( Pensi / Gebyar P5 ) Kegiatan Akhir Tahun 1. Menyiapkan dan menyusun kelompok kerja panitia peserta didik baru 2. Memberiikan SK kepala Sekolah pada panitia penerimaan peserta didik baru 3. Menyiapkan dan menyusun kelompok kerja panitia mos 4. Memberiikan SK kepsek pada panitia MOS 5. Melaksanakan PPDB dan MOS 6. Laporan evaluasi Program C. RINCIAN RENCANA KERJA BIDANG KEPESERTA DIDIKAN No Bidang studi dan strategi kegiatan Indikator keberhasilan Langkah untuk mencapai keberhasilan Penanggun g jawab Waktu pelaksana an Sumber Dana Ket 1. Menerima peserta didik baru tahun ajaran 2023-2024 agar terisi peserta didik kelas 1 Diterima peserta didik baru kelas 7 sebanyak 280peserta didik 1. mempelajari juknis PPDB 2. membentuk panitia PPDB 3. menerima pendaftaran peserta didik baru 4. merangking pendata sesuai pilihan 5. daftar ulang bagi peserta didik yang diterima Kepala Sekolah Juli 2023 BOS Per peserta didik 2 Merencanakan pelaksanaan PPDB agar peserta didik mempunyai kesan yang baik terhadap sekolah Terlaksanany a PPDB bagi peserta didik kelas VII 1. mempelajari petunjuk pelaksanaan PPDB 2. menyusun panitia, serta program kegiatan PPDB 3. Melaksanaan PPDB Bidang Kesiswaan Juli 2023 BOS -


No Bidang studi dan strategi kegiatan Indikator keberhasilan Langkah untuk mencapai keberhasilan Penanggun g jawab Waktu pelaksana an Sumber Dana Ket 3 Merencanakan formasi kelas agar distribuusi peserta didik merata Tersusunnya formasi kelas untuk tiap angkatan 1. menghitung jumlah peserta didik lakilaki/perempuan 2. menentukan jumlah rombongan tiap angkatan 3. menentukan kriteria penyebaran peserta didikdi kelas 4. membuat daftar nama peserta didik di kelas BK dan Kesiswaan Juli 2023 BOS - 4 Mengisi buku induk peserta didik dan buku klaper agar semua peserta didik tercantum pada buku induk Telah masuknya peserta didik kedalam buku induk 1. memberii nomer induk pada setiap peserta didik 2. memasukan datadata peserta didik kedalam buku induk atau buku klaper 3. memasukan setiap nilai raport peserta didik kedalam buku induk Petugas Buku Induk Setiap saat BOS - 5 Mencatat mutasi siwa agar dapat diketahui keluar masuknya peserta didik Tertibnya buku mutasi peserta didik baik peserta didik yang masuk maupun yang keluar 1. mencatat jumlah peserta didik yang ada pada buku mutasi 2. menambah jumlah peserta didik jika ada mutasi masuk 3. mmengurangi jumlah peserta didik jika ada peserta didik yang keluar TU Waktu ada mutasi/ setiap bulan BOS - 6 Memantapkan wawasan wiyata mandala agar Seluruh warga mengerti bahwa 1. melalui PPDB diberikan wawasan wiyata mandala Kepala Sekolah PPDBUpacara BOS -


No Bidang studi dan strategi kegiatan Indikator keberhasilan Langkah untuk mencapai keberhasilan Penanggun g jawab Waktu pelaksana an Sumber Dana Ket warga sekolah fungsi sekolah sebagai pusat pendidikan seluruh warga sebagi pusat pendidikan bukan untuk kegiatan yang lain 2. melalui upacara bendera 7 Mengembangkan UKS agar warga sekolah selalu dalam keadaan sehat Berfungsinya UKS untuk melayani peserta didik tau warga sekolah 1. menyediakan tempat untuk menampung 2. peserta didik yang sakit 3. menyediakan obatobatan ringan 4. mencatat semua kejadian yang berhubungan dengan kesehatan peserta didik Pembina OSIS Setiap hari Untuk sementara UKS masih digabung dengan PMR 8 Mengelola OSIS agar peserta didik berlatih berorganisasi di sekolah Terbentuknya penguruus OSIS di sekolah 1. memilih calon pengurus OSIS 2. menetapkkan dengan SK kepengurusan OSIS untuk periode 1 tahun 3. mengadakan pembinaan untuk pengurus OSIS Pembina OSIS BOS - 9 Mengelola daftar hadir peserta didik agar tertib dan disiplin hadir di sekolah Peserta didik hadir di sekolah tepat waktu 1. menyiapkan blanko daftar hadir peserta didik 2. mengisi daftar hadir peserta didik setiap hari 3. membuat rekap peserta didik yang absent Wakasek Setiap hariBOS -


No Bidang studi dan strategi kegiatan Indikator keberhasilan Langkah untuk mencapai keberhasilan Penanggun g jawab Waktu pelaksana an Sumber Dana Ket 10 Merencanakan upacara bendera di sekolah Terselenggara nya upacara setiap hari senin dan sabtu dan hari-hari besar nasional 1. menyiapkan kelengkapan alat upacara 2. melatih petugas upacara secara bergiliran tiap-tiap kelas 3. menyiapkan jadwal upacara beserta petugas dan pembina 4. melaksanakan upacara rutin maupun upacara nasional sesuai jadwal Pembina OSIS Hari senin & hari besar Nasional BOS - 12 Mengembangkan kreatifitas agar peserta didik berkembang sesuai dengan minat dan bakat Telah berjalannya 4 macam kegiatan ekstrakulikule r 1. sekolah menyediakan kegiatan eskul yang sesuai dengan minat peserta didik 2. membuat presensi dan mendata peserta didik untuk setiap kegiatan 3. melaksanakan kegiatan sesuai dengan pilihan peserta didik Kepeserta didikan Juli 2023 BOS Rincian biaya ada pada RAPB kepeserta didikan 13 Meningkatkan efektivitas komunikasi antara pembinaan dan peserta ekstrakulikuler melalui internet untuk menyampaikan programprogramnya Telah dibuat situs kepeserta didikan diintternet, Pembina ddan peserta mampu komunikasi lewat internet ● mengadakan kursus internet bagi Pembina dan peserta ekstrakulikuler ● membuat situs kepeserta didikan diinternet, serta fasilitas, mailing list dan data update Kepeserta didikan BOS ● program school-net gratis biaya pasang dan pemakaian selama 1 tahun ●biaya kursus & pembuatan situs dibebankan pada RAPBS


E. STRATEGI PELAKSANAAN Sesuai dengan tujuan dan karakteristik materi program pembinaan kesiswaan tersebut diatas, maka strategi yang digunakan meliputi pelatihan (terintegrasi dan distrik), lokakarya, kunjungan sekolah (school visit), dan perlombaan/pertandingan (bersifat kompetisi). Penggunaan jenis strategi untuk program tertentu : dan atau beberapa strategi dikombinasikan dalam pelaksanaan satu atau beberapa program, yang disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan pelaksanaan. Disamping itu, dasar pertimbangan penggunaan suatu strategi mencakup aspek-aspek sebagai berikut : 1. Keluasan materi dan sarana program sarjana; 2. Waktu dan tempat ppenyelenggaraan; 3. Tenaga pelaksanaan, dan 4. Dana yang tersedia. Strategi pelatihan terintegrasi berbasis kompetesi digunakan dalam program pembinaaan kepeserta didikan yang melibatkan sarana guru atau tenaga pendidikan,dan pelaksanaan pelatihan itu merupakan bagian dari program pelatihan lainnya (program Induk) yang serumpun. Dalam hal ini, baik biaya, tenaga pelatihan, maupun bahan atau materi pelatihan program pembinaan kesisw aan merupakan bagian dari program induk. Strategi pelatihan (districk training) merupakan bentuk pengembangan kapasitas aparat pendidikan tingkat profinsi,kabupaten-kota, dan atau sekolah yang diselanggarakan ditingkat propinsi tentang program pembinaan ke peserta didikan tertentu atau program yang serumpun. Tentu saja,biaya, tenaga pelatihan, dan bahan atau materi pelatihan berasal berasal dari pusat,sedangkan tempat/lokasi pelatiahan dikoordinasikan dengan pihak propinsi. Strategi lokakarya (workshop) digunakan dalam rangka menghasilkan sesuatu, baik berupa rumusan acuan, rencana kegiatan,pengembangan tekhnik satu instrument, maupun kesamaan persepsi,wawasan, dan komitmen untuk kepentingan pelaksanaan program yang terlingkup dalam bidang pembinaan kepeserta didikan. Lokakarya dapat diselenggarakan secara nasional atau ditingkat pusat;dan dapat pula dibagi menjadi bebrapa region penyelenggaraan. Kunjungan sekolah (school visit) merupakan strategi yang digunakan dalam bentuk kegiatan pemantauan (Monitoring), penilain (evaluasi), pengamatan (observasi),studi kasus, dan atau konsultasi klinis-pengembangan, baik tentang persiapan, pelaksanaan, maupun hasil suatu program pembinaan kesiswaan. Strategi kunjungan sekolah dilaksanakan terutama untuk


mempersempit kesenjangan antara kebijakan yang dihasilkan ditingkat pusat dengan elaksanaan suatu program pembinaan kepeserta didikan ditingkat Sekolah sasaran. Perlombaan merupakan strategi pelaksanaan program pembinaan kesiswan yang bersifat kompetitif, melibatkan peserta didik atau sekolah peserta secara langsung dalam suatu event atau kegiatan, baik yang bersifat internasional maupun nasional. Strategi perlombaan dapat dilaksanakan sebagai kegiatan tunggal (bukan kegiatan yang dilksanakan secara bertahap dari tingkat bawah); dapat pula (lazimnya) dilakukan secara bertahap dari tingkat sekolah, kecamatan, Kabupaten/kota, propinsi, Hingga tingkat nasional ataupun internasional.


BAB V RENCANA ANGGARAN KEGIATAN OSIS MASA BHAKTI 2023/2024 NO JENIS KEGIATAN BIAYA KETERANGAN 1 Penerimaan Peserta Didik Baru 2 Masa Orientasi Peserta didik - 3 Latihan Dasar Kepemimpinan Peserta didik ( LDKS ) 4 Pengelolaan Majalah Dinding - 5 Kegiatan di luar sekolah ( Olimpiade, olah raga, kesenian ) 6 Kegiatan rutin OSIS 7 Kegiatan rutin Pramuka 8 Kegiatan Rutin PMR 10 Kegiatan Rutin Kesenian 11 Pengadaan alat – alat penunjang kegiatan peserta didik : a. Tandu b. Semaphore c. Tenda d. Bendera Pramuka e. Bendera OSIS f. Bendera PMR g. Kotak Obat h. Stetoskop i. Ranjang Pasien j. Tongkat Pramuka


NO JENIS KEGIATAN BIAYA KETERANGAN k. Atribut l. Tali Prusik 25 m m. Tali tambang plastik 50 m 12 Pengadaan obat – obat ringan untuk 1 tahun : a. Betadine b. Kapas c. Kasa / Perban d. Promag e. Dialet f. Paracetamol g. Balsem h. Minyak kayu putih Jumlah


BAB VI PENUTUP A. KESIMPULAN Semua kegiatan dilaksanakan,baik langsung oleh sekolah maupun oleh peserta didik yang berkaitan dengan pengembangan kepribadian selalu terencana dengan baik dan matang,dengan selalu membuat rencana program kerja atau kegiatan dan rencana anggaran kegiatan. Semua rencana harus dilaksanakan dengan baik sesuai dengan agenda sekolah dan selalu dipantau oleh kepala sekolah melalui Wakasek Kesiswaan. Peran serta yang sangat aktif dari seluruh peserta didik sangat diharapkan demi terwujudnya kepribadian peserta didik yang menuju kearah positif. B. SARAN-SARAN Sebaiknya apapun kegiatan itu terencana dan terlaksana, maka penulisan laporan pertanggung jawaban harus dibuat untuk dijadikan bahan evaluasi dan bahan rekomendasi untuk kegiatan-kegiatan berikutnya. Harapan utamanya adalah kegiatan yang sudah terlaksana akan menjadi cermin atau gambaran,sehingga kegiatan berikutnya akan terlaksana dengan sukses.


Lampiran-1 SUSUNAN PENGURUS KESISWAAN SMPN 2 TELUKJAMBE TIMUR KABUPATEN MONTING RAYA MASA BHAKTI 2023/2024 Penanggung Jawab : SURI ANDANA,S.Pd.,M.M.Pd Waka Kesiswaan Pembina OSIS : : RUKMINI,S.Pd.,S.Pd.,M.Pd ARDY HERDIAN, S.Pd. Pembina Pramuka Putri Pembina Pramuka Putra : : Hj. TITIN MARINI,M.Pd. DEDENG S Pembina PMR Pembina Paskibra Pembina Volley : : : LELI NURLAELI, S.Pd. HERRY PERMANA, S.Pd H. SUDARSONO,M.Pd. Pembina Beladiri : AGUS SASTRA, S.Pd Pembina Tari : DEVANIA, S.Pd : NENI YUNIA,M.Pd


Lampiran-2 TATA TERTIB SISWA SMPN 2 TELUKJAMBE TIMUR BAB I KETENTUAN UMUM Pasal 1 : Dalam Tata tertib ini yang dimaksud dengan : 1.1.TATA TERTIB Siswa adalah peraturan yang mengatur kewajiban, larangan dan sanksi, apabila kewajiban tidak ditaati atau larangan yang dilanggar oleh siswa 1.2.SISWA adalah peserta didik pada satuan pendidikan dasar dan menengah di jalur pendidikan sekolah. 1.3.PELANGGARAN DISIPLIN adalah hukuman yang dijatuhkan sekolah terhadap siswa karena pelanggaran Tata Tertib Sekolah dalam bentuk Poin pelanggaran. Setiap pelanggaran akan diakumulasikan/ditambahkan sampai maksimal 100 poin 1.4.SANGSI DENDA adalah hukuman yang diberikan kepada siswa yang melanggar aturan sekolah dalam bentuk nominal rupiah. 1.5.TATA TERTIB ini dibuat dalam bentuk Buku Saku yang wajib dimiliki oleh siswa SMPN 2 TELUK JAMBE TIMUR BAB II KEWAJIBAN SISWA Pasal 2 : PAKAIAN SERAGAM Siswa wajib memakai pakaian seragam sesuai dengan aturan yang ditentukan: 2.1. Hari Senin : Putih – Biru, siswi berkerudung putih (bagi yang muslim) 2.2. Hari Selasa : Batik – Biru, siswi berkerudung putih (bagi yang muslim) 2.3. Hari Rabu : Nyunda (Jika belum ada gunakan batik SMP/ Batik Karawang ) 2.4. Hari Kamis : Pramuka, siswi berkerudung coklat tua (bagi yang muslim) 2.5. Hari Jum’at : Pakaian Koko khas SMP 2 Telukjambe Timur Pasal 3 : AKSESORIS 3.1. Rambut : Bagi siswa laki-laki harus rapih dan tidak boleh panjang melebihi 4 cm ( bagian depan tidak melebihi alis mata dan bagian belakang tidak boleh melebihi kerah baju dan dibagian samping tidak boleh melebihi telinga serta tidak boleh di gundul/ dikuncir, bagi laki-laki tidak oleh di cukur model lukisan stik, bagi perempun tidak boleh dipotong model Mohawk). 3.2. Rambut siswa laki-laki dan perempuan tidak boleh di pikok atau dicat rambut 3.3. Kuku : Bagi siswa laki-laki/Perempuan tidak boleh panjang atau dikutek 3.4. Siswa laki-laki tidak diperbolehkan memakai kalung, anting, gelang dan cincin 3.5. Siswi perempuan yang muslim wajib menggunakan kerudung sesuai aturan warna dan model yang disepakati. 3.6. Siswi perempuan tidak diperbolehkan memakai perhiasan yang berlebihan dan make up yang berlebihan 3.7. Siswa dilarang memakai sabuk, topi, sepatu dan kaos kaki diluar yang telah ditentukan oleh sekolah Pasal 4 : UPACARA 4.1. Setiap siswa wajib mengikuti upacara bendera di sekolah setiap hari Senin pagi dengan tertib dan hikmat dari awal sampai akhir 4.2. Setiap upacara memakai seragam lengkap yang telah ditentukan oleh sekolah 4.3. Petugas Upacara dilaksanakan oleh siswa yang telah ditentukan Pembina Kesiswaan.


Pasal 5 : BELAJAR 5.1. Siswa sudah hadir 15 menit sebelum jam pelajaran pertama dimulai siswa wajib berada di dalam ruangan kelas dan membaca Alqur-an /“Asmaul Husna”. 5.2. Jam 07.00 WIB Bel pertama dibunyikan sebanyak tiga kali, seluruh siswa memasuki ruangan kelas masing-masing. 5.3. Pada saat guru berhalangan hadir di kelas diganti oleh guru piket dengan memberikan tugas, siswa tidak boleh keluar ruangan, berada di kantin atau mondar-mandir sehingga terganggu KBM di kelas. 5.4. Siswa yang terlambat datang ke sekolah harus melapor dan minta ijin dari piket untuk diperbolehkan mengikuti pelajaran di kelasnya. 5.4.a Setiap siswa yang berhalangan hadir di sekolah harus ada pemberitahuan dari orang tua murid secara tertulis atau via telph. 5.4.b Apabila siswa meninggalkan kelas lebih dari tiga hari, maka harus ada persetujuan dari wali kelas/ guru BK untuk bisa belajar seperti biasa di kelas 5.4.c Siswa yang tidak hadir disebabkan sakit harus melampirkan surat keterangan dokter 5.4.d Siswa yang meninggalkan pelajaran sebelum sekolah usai karena sesuatu hal, harus mendapatkan ijin dari guru piket Pasal 6 : A. KEDISIPLINAN WAKTU BELAJAR 6.A.1. Bagi siswa bertugas piket dikelas harus lebih dahulu datang dari pada siswa lainnya , 30 menit sebelum bel masuk, peraturan dan sanksi detail diatur oleh kesepakatan kelas masing-masing dibimbing wali kelas. 6.A.2. Siswa memasuki ruangan kelas setelah bel dibunyikan 6.A.3. Setelah 10 menit bel tanda masuk dibunyikan, jika guru pengajar dikelas belum hadir, maka ketua kelas (Kelas) harus melapor ke piket. 6.A.4. Pengurus kelas wajib menuliskan agenda kehadiran dan kegiatan guru dan siswa setiap hari di buku agenda yang disediakan, serta melaporkan ke guru piket, 6.A.5. Pada jam pelajaran dikelas belangsung siswa tidak diperkenankan ke luar ruang kelas, kecuali seijin guru yang bersangkutan 6.A.6. Pada waktu pergantian jam pelajaran siswa tetap berada di dalam ruangan kelas untuk mempersiapkan pelajaran berikutnya. 6.A.7.Pada jam pelajaran Agama Islam siswa yang beragama lain boleh meninggalkan kelas dan masuk ke Perpustakaan. 6.A.8. Pada saat guru sedang rapat atau dinas Luar, siswa wajib mengerjakan tugas yang diberikan sesuai petunjuk guru pengajar atau guru infaler/guru piket Pasal 6 : B. KEDISIPLINAN PENGGUNAAN HP 6.B.1. Siswa yang diijinkan membawa HP dan harus sudah seijin orang tua : a. KM dan Wakil KM b. Pengurus inti OSIS ( Ketua, Wakil Ketua, Sekretaris dan Bendahara) c. Siswa / Kelas yang ditugaskan membawa HP oleh guru mapel dan seijin guru mapel. d. Anak/ Siswa yang diijinkan orang tua membawa HP untuk keperluan penting/ khusus (ada keluarga yang sakit, meninggal atau lainnya) dengan catatan orang tua sudah menghubungi wali kelas dan wajib mengisi serta mengumpulkan surat ijin membawa hp yang diserahkan ke ruang BK, untuk diarsipkan dan diproses bila terjadi pelanggaran. 6.B.2.Diluar poin 6.B1a,b,c,d semua siswa dilarang membawa HP, jika siswa tetap membawa HP maka akan berlaku sanksi. HP disita, orang tua dipanggil , HP ditahan selama 1 minggu dan membayar infak untuk Masjid seikhlasnya . 6.B.3. Sesuai poin 6.B1a,b,c,d siswa yang diijinkan membawa HP dan ternyata digunakan tidak pada tempatnya (disalahgunakan) kemudian ditemukan berisi konten porno maka guru


berhak menyita HP tersebut, berlaku sanksi di point 6.B.2 dan yang bersangkutan selamanya dilarang membawa HP ke sekolah. 6.B.4. Siswa yang diijinkan membawa Hp, dilarang merekam kegiatan sekolah tanpa seijin guru dan dilarang membuat status yang akan berdampak pada kerusakan nama baik seseorang atau kelompok. 6.B.5. Peraturan Kedisiplinan penggunaan Hp sewaktu-waktu dapat berubah sesuai kondisi . Pasal 7 : KEBERSIHAN 7.1. Siswa diwajibkan memelihara kebersihan lingkungan kelas, lingkungan sekolah dimanapun berada dan membuang sampah pada tempatnya. 7.2 Disetiap kelas wajib terdapat minimal 2 tempat sampah ukuran minimal diameter 30 tinggi 70 cm. 7.3 Disetiap kelas wajib terdapat alat kebersihan kelas berupa sapu minimal 2, pel 2, kemoceng 2, lap kaca 2, dll sesuai kebutuhan dan kesepakatan di kelas masing-2. 7.4 Di setiap meja, kursi dan tembok siswa tidak boleh ada coretan tip ex, spidol dll. 7.5. Setiap kelas wajib mengikuti lomba kebersihan kelas yang akan diumumkan setiap minggu. Pasal 8 : KETERTIBAN 8.1 Siswa dilarang berada di tempat parkir kendaraan pada waktu jam pelajaran dan jam istirahat 8.2 Siswa dilarang mengeluarkan kata-kata kasar, binatang, porno dlsb. 8.2 Siswa dilarang berada di kantin pada saat jam pelajaran berlangsung 8.3 Siswa dilarang memasuki kelas lain yang bukan kelasnya kecuali ada ijin dari guru 8.4 Siswa di larang membawa rokok, senjata tajam, minuman keras dan jenis Narkoba ke sekolah 8.5 Siswa wajib memakai seragam sekolah dengan rapih dan tertib sesuai dengan ketentuan sekolah Pasal 9 : KEINDAHAN 9.1 Siswa diwajibkan menata , memperindah dan melengkapi ruangan kelasnya masing-masing sesuai ketentuan sekolah. 9.2 Siswa diwajibkan untuk memelihara, merawat , menyiram tanaman vertikal garden atau lainnya yang ada dihalaman/ depan kelas masing-masing dan mengganti tanaman yang mati dengan tanaman hijau yang mudah dirawat . Pasal 10: KEAMANAN 10.1 Siswa turut aktif menjaga keamanan dan kerukunan sesama siswa di sekolah sendiri maupun dengan sekolah lain 10.2 Siswa harus aktif mencegah terjadinya perselisihan, perkelahian/pertengkaran di lingkungan sekolah maupun di masyarakat 10.3 Siswa wajib menjaga dan memelihara sarana dan prasarana sekolah 10.4 Siswa dilarang melakukan penganiayaan, pemalakan, pengeroyokan atau pemukulan terhadap sesama siswa ataupun dengan siswa sekolah lainnya 10.5 Siswa dilarang memalsukan dokumen sekolah 10.6 Siswa dilarang membawa/menghisap rokok, minum-minuman keras beralkohol, ganja, dan jenis Narkoba lainnya di dalam maupun di luar sekolah. 10.7 Siswa dilarang membentuk atau menjadi anggota genk yang bisa mengganggu ketertiban dan dapat merusak nama baik sekolah 10.8 Siswa dilarang mengunjungi sekolah lain tanpa ada tujuan dan ijin dari pihak sekolah 10.9 Siswa dilarang melompat pagar sekolah dan jendela kelas. Pasal 11 : SIKAP 11.1 Siswa diwajibkan saling menghormati antar siswa, guru, staf TU dan tamu sekolah lainnya 11.2 Siswa wajib mengucapkan bahasa yang sopan terhadap guru, Staf TU dan tamu sekolah lainnya 11.3 Siswa wajib melaksanakan “SENYUM, SALAM, SAPA , SOPAN DAN SANTUN” terhadap sesama siswa, guru, staf TU dan tamu sekolah lainnya.


Pasal 12 : EKSTRA KURIKULER 12.1 Siswa wajib mengikuti kegiatan ektrakurikuler minimal 1, maksimal 2. 12.2 Ekstra kurikuler Pramuka dan PMR adalah wajib dan dijadwalkan setiap hari kamis ( jadwal sewaktuwaktu dapat berubah sesuai kondisi ) 12.3. Siswa yang mengikuti kegiatan ektrakurikuler wajib mengisi absen kehadiran. 12.4. Jenis ektarakurikuler diantaranya : Pramuka, Basket, Volley Ball, Futsal, Paduan suara,Paskibra, P M R, BTQ , Marawis, Taekwondo/ Senbid (seni bela diri), Pencak Silat , Sains, Club,Seni, Desain Poster, dll. Mengetahui : Kepala Sekolah SURI ANDANA,S.Pd.,M.Pd NIP. 19750205 2008011006 Karawang, 03 JULI 2023 Wakasek Kesiswaan RUKMINI, S.Pd., M.Pd. NIP.197106252008012003


“Kegiatan Harian Program Kesiswaan” ▪ Membina peserta didik untuk tetap disiplin dan patuh pada aturan yang berada di sekolah baik yang tertulis maupun yang tak tertulis; Strategi Tekhnis Pelaksanaan : Keseragaman Tekhnis Pelaksanaan Aba-aba Sebelum Belajar dan Saat akan Pulang Sekolah ( Selesai Belajar ) 1. Pengaturan Pembiasaan sebelum belajar : a. Siswa melaksanakan piket kelas sesuai jadwal yang sudah dibuat dan disepakati di kelas masing-masing. Dengan komitmen hadir 30 menit sebelum pelajaran di mulai dan selesai 10 menit sebelum pembelajaran dimulai. ( Pelaksanaan piket di kontrol oleh sie kebersihan kelas dan wali kelas masing-masing , Catatan buku Kontrol piket kebersihan disiapkan ) b. 10 menit sebelum pelajaran dimulai, dilakukan pembiasaan membaca doa belajar dan hafalan surat Al’Qur-an bagi muslim , yang non muslim menyesuaikan. ( Pelaksanaan pembacaan dikontrol oleh sie keagamaan/ sie kerohanian kelas, wali kelas masing-masing , dengan pemantauan guru agama Islam dan Catatan buku Kontrol pelaksanaan disiapkan ). Target Hafalan satu surat yang diharapkan dan akan dilombakan setiap akhir semester2, dengan surat pilihan yaitu : Surat Al-Mulk, Surat Al-Waqiah, Surat Yasin beserta terjemahannya ( satu tahun satu surat ), dengan tekhnik pembacaan 1-2 ayat yang dibaca berulang-ulang setelah doa belajar hingga pukul. 07.00 atau sebelum pelajaran pertama dimulai. 2. Pengaturan Keseragaman Penyampaian komando pelaksanaan awal belajar oleh KM /Pengurus Kelas atau seksi koordinator yang ditunjuk. ❖ Aba-aba KM/ Wakil KM/ Pengurus kelas. “Teman-teman sebelum kita memulai pelajaran, marilah kita membaca doa sebelum belajar dan membaca surat Al-Mulk, ayat 1 Sd ayat 2 Yang akan kita ulang sebanyak 2-5 kali ,” ( Situasional ) Jika sudah ditulis dibuku status / Kontrol oleh sie Keagamaan atau Kerohanian.


( Target dalam 1 tahun akan di lombakan antar kelas Hafalan surat Al-Mulk ), setelah PAT selesai , di Jeda semester 2. Bacaan Surat Mau belajar dan Setelah belajar terlampir. ❖ Jika sudah ada guru : Aba-aba KM/ Wakil KM/ Pengurus kelas, “ Siap berdiri Beri Salam”. Dijawab serempak oleh semua siswa dengan posisi berdiri dan irama agak cepat, ” Assalamu Alaikum waroh matullahi wabarokaatu…” (dijawab oleh guru), masih posisi berdiri , Sampaikan salam kembali, “ Selamat Pagi Pak/ Bu …. “ Jika gurunya selesai menjawab, anak-anak bisa segera duduk dan mengikuti pelajaran sesuai arahan guru. 3. Pengaturan Keseragaman Penyampaian komando pelaksanaan akhir belajar oleh KM /Pengurus Kelas atau seksi koordinator yang ditunjuk. ❖ Aba-aba KM/.Pengurus kelas: ❖ “Teman-teman sebelum kita memulai pelajaran, marilah kita membaca doa selesai belajar dilanjutkan membaca Asmaul Husna. Siswa Non Muslim menyesuaikan . Setelah selesai, lanjut dengan aba-aba Km/ pengurus kelas : ❖ “ Siap berdiri Beri Salam”. Dijawab serempak oleh semua siswa dengan posisi berdiri dan irama agak cepat., ” Wassalamu Alaikum waroh matullahi wabarokaatu…” (dijawab oleh guru), masih posisi berdiri. Sampaikan salam kembali, “ Selamat Siang Pak/ Bu …. “ Jika gurunya selesai menjawab anak-anak bisa segera pulang sesuai arahan guru.


Click to View FlipBook Version