The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by rukmini.suyatno.rs, 2021-10-27 16:35:08

Dokumen-1 2021-2022

Dokumen-1 2021-2022

Keywords: BUKU-1

1DOKUMEN-

KURIKULUM

2SMP NEGERI TELUKJAMBE TIMUR

TH. PELAJARAN 2021/2022

PEMERINTAH KABUPATEN KARAWANG
DINAS PENDIDIKAN, PEMUDA DAN OLAHRAGA

SMP NEGERI 2 TELUKJAMBE TIMUR

JL. Bharata raya blok J. Perumnas Bumi Telukjambe- KARAWANG
1

KATA PENGANTAR

Puji syukur kehadirat ALLAH SWT, berkat rahmat dan ridho-Nya, SMP NEGERI 2 Telukjambe Timur
Kabupaten Karawang telah dapat menyelesaikan dan mengembangkan Kurikulum SMP NEGERI 2
Telukjambe Timur meskipun dalam kondisi Pandemi Covid-19 dan situasi pembelajaran yang mengharuskan
melaksanakan pembelajaran Daring atau Pembelajaran Jarak-Jauh.

Kurikulum SMPN 2 Telukjambe Timur dibuat dalam upaya untuk meningkatkan kualitas dan mutu
pendidikan yang disesuaikan dengan kondisi, minat, bakat siswa dan potensi siswa.

Sesuai dengan tujuan pendidikan menengah untuk meningkatkan kecerdasan, pengetahuan,
kepribadian, akhlak mulia, serta keterampilan untuk hidup mandiri dan mengikuti pendidikan lebih lanjut,
maka Kurikulum SMPN 2 Telukjambe Timur dibuat dalam upaya untuk meningkatkan kualitas dan mutu
pendidikan yang disesuaikan dengan minat, bakat siswa dan potensi siswa.

Dalam penyusunan Kurikulum ini dilalui melalui proses diskusi dan musyawarah antara Kepala
sekolah, PKS, Komite dan Dewan Guru demi untuk mendapatkan kesepakatan yang dapat menyenangkan
dan adil bagi semua pihak, baik guru, kepala sekolah dan siswa.

Besar harapan kami sebagai tim pengembang kurikulum SMP NEGERI 2 Telukjambe Timur, Semoga
Kurikulum yang telah kami buat yang telah disesuaikan dengan Standar Isi ( SI ) dan Standar Kompetensi
Lulusan ( SKL ) dan mengacu pada BSNP dapat memberikan kontribusi yang positip untuk peningkatan mutu
pendidikan di dunia pendidikan Khususnya di SMP NEGERI 2 Telukjambe Timur, umumnya di Kabupaten
Karawang.

Terimakasih kepada semua pihak yang telah membantu penyusunan Kurikulum SMP NEGERI 2
Telukjambe Timur semoga kedepan, Kurikulum SMP NEGERI 2 Telukjambe Timur akan semakin lebih baik
lagi dengan adanya kritikan dan masukan dari berbagai pihak.

Karawang, Juli 2021

( TIM Pengembang Kurikulum )

Page | 2

DOKUMEN-1 SMPN 2 TELUKJAMBE TIMUR

DAFTAR ISI

LOGO SMPN 2 TELUKJAMBE TIMUR ……………………………………………………….

LEMBAR PENGESAHAN .................................................................................................

KATA PENGANTAR ………………………………………………............................….

DAFTAR ISI ……………………………………………….……........................

BAB I PENDAHULUAN ................................................................................................ 1

A. RASIONAL
i. LATAR BELAKANG ........................................................................................ 1
ii. KONDISI IDEAL .............................................................................................. 2
iii. LANDASAN HUKUM ...................................................................................... 7

B. TUJUAN PENGEMBANGAN KURIKULUM SMPN 2 TELUKJAMBE TIMUR ..... 8

C. KERANGKA DASAR PENGEMBANGAN KURIKULUM .................................... 9
D. PRINSIP PENGEMBANGAN KURIKULUM ..................................……….......... 11

BAB II TUJUAN SATUAN PENDIDIKAN

A. TUJUAN PENDIDIKAN SMP NEGERI 2 TELUKJAMBE TIMUR .................... 15
B. VISI SMP NEGERI 2 TELUKJAMBE TIMUR .............................................. . 15
C. MISI SMP NEGERI 2 TELUKJAMBE TIMUR .................................................... 16
D. TUJUAN SEKOLAH ........................................................................................... 16

BAB III STRUKTUR DAN TUJUAN MUATAN KURIKULUM

A. KERANGKA DASAR ……………………………………….... 17

a. Landasan Filosofi ……………………………………….... 17

b. Landasan Sosiologi ……………………………………….... 18

c. Landasan Psikopedagogis ……………………………………….... 18
d. Landasan Teoritis ……………………………………….... 19
……………………………………….... 19
e. Landasan Yuridis

B. STRUKTUR KURIKULUM …………………………………………………...….. 20

C. PENGATURAN BEBAN BELAJAR……………………………………………...... 23

D. KETUNTASAN BELAJAR…………………………………….....………………..... 24
E. KENAIKAN KELAS DAN KELULUSAN…………………....…….……………..... 25

F. PENDIDIKAN KECAKAPAN HIDUP………………………….…………………..... 26
G. PENDIDIKAN BERBASIS KEUNGGULAN LOKAL DAN GLOBAL…………...... 26

H. SILABUS DAN RPP ........................................................................................... 27

BAB IV PELAKSANAAN PEMBELAJARAN MASA COVID-19

A. PRINSIP KEBIJAKAN ………………………………………………… 30

B. ALTERNATIF MODEL PEMBELAJARAN …………………………………… 31
31
C. PEMBELAJARAN IN-CLASS …………………………………… 32

D. PEMBELAJARAN ON-LINE ……………………………………

BAB V KALENDER PENDIDIKAN

A. PERMULAAN TAHUN PELAJ ………………………………………………… 37
B. JUMLAH MINGGU TIDAK EFEKTIF ………………………………………… 37

C. RENCANA JADWAL KEGIATAN KURIKULUM DAN KESISWAAN 38

SEMESTER1 DAN 2 TH. PELAJARAN 2020-2021 ...................................

LAMPIRAN :

Page | 3

DOKUMEN-1 SMPN 2 TELUKJAMBE TIMUR

BAB I
PENDAHULUAN

A. RASIONAL

1. Latar Belakang

Dalam situasi darurat bencana, merujuk kepada Peraturan Menteri Pendidikan dan
Kebudayaan (Permendikbud) No 72 Tahun 2013 tentang Penyelenggaraan Pendidikan Layanan
Khusus dan sesuai dengan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) Nomor
33 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Program Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB),
dalam situasi darurat, pendidikan harus tetap berlangsung dengan akses dan layanan pendidikan
dilaksanakan sesuai dengan kondisi dan berpusat pada pemenuhan hak pendidikan anak.

Tujuan dari DOKUMEN-1 atau BUKU-1 ini adalah untuk memastikan hak anak untuk tetap
mendapatkan layanan Pendidikan; melindungi warga satuan Pendidikan; mencegah penyebaran
dan penularan COVID-19 di satuan Pendidikan dan Memastikan pemenuhan dukungan psikososial
bagi pendidik, peserta didik dan orang tua/wali. Pedoman ini dimaksudkan untuk digunakan
sebagai acuan oleh Kemendikbud dan Pemerintah Daerah dalam mengelola dan mengoordinasikan
pelaksanan kebijakan BDR, serta oleh Satuan Pendidikan, Guru, Peserta Didik dan Orang tua
dalam melaksanakan BDR. Pedoman ini berlaku selama masa darurat COVID19 berlangsung.

Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) adalah kurikulum operasional yang
disusun dan dilaksanakan oleh masing-masing satuan pendidikan dan Kurikulum SMPN
2 Telukjambe Timur telah disusun oleh Tim Pengembang kurikulum SMPN 2 Telukjambe
Timur yang dibentuk oleh kepala sekolah pada tanggal 30 Juli 2020. Dan dikembangkan
berdasarkan Standar Isi dan Standar Kompetensi Lulusan (SKL) yang berpedoman pada
panduan penyusunan kurikulum yang disusun oleh BSNP dan Prinsip- prinsip
pengembangan KTSP yang berlaku.

Setelah diberlakukannya UU No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan
Nasional dan diterbitkannya Peraturan Pemerintah No. 19 Tahun 2005, maka
penyelenggaraan pendidikan di SMP NEGERI 2 TELUKJAMBE TIMUR diarahkan pada
program pemenuhan /pencapaian 8 standar Nasional Pendidikan, yaitu :

1. Standar Isi
2. Standar Proses
3. Standar Kompetensi Lulusan
4. Standar Kompetensi Pendidik dan Tenaga Kependidikan
5. Standar Sarana dan Prasarana
6. Standar Pengelolaan
7. Standar Pembiayaan
8. Standar Penilaian

Page | 4

DOKUMEN-1 SMPN 2 TELUKJAMBE TIMUR

Delapan SNP di atas memiliki keterkaitan satu sama lain dan sebagian standar
menjadi prasyarat bagi pemenuhan standar yang lainnya.

Namun Sejak kemunculan kasus pertama positif COVID-19 di Indonesia tanggal 2 Maret
2020, jumlah kasus terkonfirmasi positif dan meninggal masih terus meningkat. Pandemi COVID-
19 berdampak sistemik dan mengganggu hampir seluruh aspek kehidupan manusia termasuk di
bidang pendidikan dan Kondisi SMP NEGERI 2 TELUKJAMBE TIMUR. Jika ditinjau dari
segi strategis sosial-ekonomi menunjukkan bahwa SMP NEGERI 2 TELUKJAMBE
TIMUR terletak di pusat kota Karawang namun kondisi sosial masyarakat di sekitar
sekolah bervariatif menurut tingkat kesejahteraannya.

2. Kondisi Ideal dan analisis SWOT

2.a Kondisi Ideal

Kondisi SMP NEGERI 2 TELUKJAMBE TIMUR ditinjau dari segi strategis
sosial-ekonomi menunjukkan bahwa SMP NEGERI 2 TELUKJAMBE TIMUR terletak
di pusat kota Karawang. Hal ini dapat dimanfaatkan sebagai pusat sumber belajar
siswa dalam menambah wawasan dan pengetahuan dan mengembangkan kecapakan
hidup (life skill). Selain itu juga berdampak pada pemahaman, pola pikir dan pola
tindak siswa dalam mengembangkan dan menerapkan budaya tertib, budaya disiplin,
budaya santun dan etos kerja. Adapun kondisi sosial masyarakat di sekitar sekolah
bervariatif menurut tingkat kesejahteraannya. Dari jumlah siswa sebanyak kurang lebih
1400 siswa, menurut data sekolah masih terdapat 15% yang tergolong miskin dan
perlu untuk diperhatikan.

Partisipasi masyarakat dalam penyelenggaraan pendidikan masih perlu
dioptimalkan. Dengan adanya Biaya operasional sekolah (BOS), masyarakat masih
mempunyai image bahwa dengan adanya BOS sekolah atau pendidikan menjadi
gratis.

SMP 2 Telukjambe Timur memiliki 11 rombel kelas VII, 11 rombel kelas VIII
dan 11 rombel kelas IX sehingga total rombel menjadi 33 . Ruang kelas yang dimiliki
35 lokal, namun karena 3 kelas digunakan untuk ruang persiapan Ujian basis komputer
sehingga ada 1 ruang Lab yang dijadikan Kelas. Dan kita belum memiliki ruangan Aula.

Kondisi politik dan keamanan, khususnya di Kota Karawang sangat
berpengaruh pada penyelenggaraan pendidikan di sekolah. Faktor politik dan
keamanan di Kecamatan Telukjambe Timur sangat kondusif terhadap pelaksanaan
pendidikan di SMP NEGERI 2 TELUKJAMBE TIMUR, namun sejak COVID-19
menyerang semua Wilayah mau tidak mau , sekolah harus siap dengan kondisi
tersebut .

Page | 5

DOKUMEN-1 SMPN 2 TELUKJAMBE TIMUR

Kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi berdampak pada pelaksanaan
pendidikan di sekolah. Dampak positif kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi
menuntut layanan pendidikan yang berkualitas. Tidak terkecuali SMP NEGERI 2
TELUKJAMBE TIMUR harus berupaya memberikan layanan pendidikan yang
berkualitas terutama ditengah-tengah situasi PANDEMI seperti sekarang ini. Hal ini
tentu berimplikasi pada naiknya sektor pembiayaan pendidikan di sekolah terutama
masalah kuota dan Jaringan Sekolah termasuk siswa dan guru-gurunya di rumah.

Berbagai faktor yang dapat mempengaruhi dalam rangka mencapai
keberhasilan di SMP NEGERI 2 TELUKJAMBE TIMUR adalah sebagai berikut:

1. Kepala Sekolah

Kepala sekolah merupakan seorang manajer yang dituntut mampu di bidang
manajerialnya. Sebagai seorang manajer kepala sekolah mengelola suatu
lembaga pendidikan/sekolah yang dilandasi oleh wawasan yang luas, mampu
mengelola sekolah dengan profesional sesuai dengan Manajemen Berbasis
Sekolah yaitu kemadirian, kerjasama, transparansi, dan akuntabel sehingga
pengelolaan sekolah benar, berhasil, dan didukung berbagai pihak.

2. Guru

Profesionalisme guru sangat berpengaruh terhadap keberhasilan proses belajar-
mengajar di sekolah. Guru di SMP NEGERI 2 TELUKJAMBE TIMUR berusaha
melaksanakan aktivitas merencanakan, melaksanakan, dan mengadakan
evaluasi proses belajar mengajar dengan keseriusan. Selain itu, guru
meningkatkan pengetahuan dan wawasannya melalui seminar,
pelatihan/workshop, serta berinovasi dalam proses belajar mengajar.

3. Tenaga Tata Usaha

Salah satu unsur yang mendukung kelancaran proses pendidikan di SMP NEGERI
2 TELUKJAMBE TIMUR adalah tenaga tata usaha. Peran mereka harus
mengelola administrasi secara benar sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Namun Tenaga Tata Usaha di SMPN 2 Telukjambe Timur hanya memilili 1 tenaga
PNS.

4. Tenaga Perpustakaan

Idealnya sekolah setingkat SMP memiliki tenaga pustakawan untuk mengelola
perpustakaan secara profesional. Di SMP NEGERI 2 TELUKJAMBE TIMUR
perpustakan sekolah dikelola oleh tenaga perpustakaan yang belum mendapatkan
pelatihan Pustakawan. Untuk mendukung tugas-tugasnya di perpustakaan perlu

Page | 6

DOKUMEN-1 SMPN 2 TELUKJAMBE TIMUR

adanya pelatihan pengelolaan perpustakaan. Meskipun bukan tenaga putakawan,
tenaga perpustakaan di SMP NEGERI 2 TELUKJAMBE TIMUR bekerja melayani
guru dan siswa di perpustakaan dengan keseriusan.

5. Fasilitas Sarana dan Prasarana

Untuk meningkatkan kualitas pendidikan, SMP NEGERI 2 TELUKJAMBE TIMUR
berusaha menyediakan sarana dan prasarana yang memenuhi syarat meskipun
belum cukup. Hal tersebut meliputi sarana fisik gedung/kelas, kantor, tempat
ibadah, lapangan olahraga, laboratorium, perpustakaan, sarana air bersih, alat
komunikasi, WC, kantin, dan UKS. Sarana dan prasarana yang vital yang belum
terealisasi antara lain ruang guru dan ruang multimedia yang tidak sesuai dengan
keadaan dan jumlah siswa yang berjumlah hampir 1500, laboratorium bahasa,
ruang multimedia yang belum lengkap dan luas, dan Toilet siswa yang kurang dari
ratio ideal .

6. Media Pembelajaran

SMP NEGERI 2 TELUKJAMBE TIMUR memiliki sejumlah media pembelajaran
guna menunjang proses belajar mengajar meskipun belum memadai. Beberapa
media tersebut adalah In focus/LCD, televisi, laptop, alat peraga, alat praktikum,
peta, globe, VCD pembelajaran, dan sebagainya.

7. Buku

Buku dalam proses belajar mengajar merupakan salah satu media dan sumber
belajar yang sangat signifikan menentukan hasil belajar. Sebagai salah satu
media dan sumber belajar, maka sekolah harus memiliki buku yang memadai yang
sesuai dengan kebutuhan untuk proses pembelajaran. Untuk sementara ini biaya
buku dari BOS, buku yang sudah dimiliki untuk dipinjamkan kepada setiap siswa
adalah Mayoritas buku teks mata pelajaran seperti Agama, PKN, bahasa
Indonesia , bahasa Inggris, Matematika, IPA , IPS, Seni Budaya. Untuk mata
pelajaran mulok Sunda yang lain masih belum dimiliki. LKS yang disusun oleh
MGMP SMPN 2 Telukjambe Timur menjadi salah satu media dan sumber belajar
yang signifikan untuk menutupi kekurangan tersebut.

8. Peserta Didik

Siswa SMP NEGERI 2 TELUKJAMBE TIMUR berasal dari lingkungan sosial yang
berbeda-beda. Bakat minat, prestasi, dan kemampuan mereka tentu berbeda. Hal

Page | 7

DOKUMEN-1 SMPN 2 TELUKJAMBE TIMUR

ini berpengaruh terhadap upaya melakukan pendekatan khusus dalam
meningkatkan prestasi akademik dan nonakademik.

9. Kurikulum

SMP NEGERI 2 TELUKJAMBE TIMUR pada saat ini menggunakan Kurikulum
Kurikulum 2013 Revisi.

Dalam pelaksanaanya masih banyak mengalami kendala, terutama bagi guru,
dalam penyusunan perencanaan pembelajaran yang efektif,kreatif,inovatif,
inspiratif dan menyenangkan dalam melaksanakan proses belajar mengajar, dan
penilaian yang benar- benar dapat menilai seluruh aspek kegiatan dan proses
KBM yang adil bagi siswa. Oleh karena itu, guru harus dibekali kemampuan yang
diperlukan melalui pelatihan, work shop, seminar, MGMP sekolah dan MGMP
Kota, studi banding ke sekolah lain, dan sebagainya.

10.Sumber Dana dan Pembiayaan

Sumber dana dan pembiayaan SMP NEGERI 2 TELUKJAMBE TIMUR adalah
dana dari APBD, Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dan bantuan dari komite
sekolah. Untuk pelaksanaan kegiatan pendidikan di SMP NEGERI 2
TELUKJAMBE TIMUR dirasa masih kurang. Untuk itu diperlukan sumber
pembiayaan yang lain untuk mendukung terselengaranya pendidikan yang
memadai.

11.Manajemen Sekolah

Pengelolaan sekolah di SMP NEGERI 2 TELUKJAMBE TIMUR sudah melakukan
sistem Manajemen Berbasis Sekolah (MBS). Dengan sistem ini sekolah berjalan
dengan baik, mandiri terbuka, bertanggung jawab, dan menjalin kerja sama yang
harmonis dengan komite sekolah.

12.Komite Sekolah

Hubungan komite sekolah dengan SMP NEGERI 2 TELUKJAMBE TIMUR
berlangsung secara harmonis. Komite sekolah berperan mendukung semua
kegiatan sekolah dan pembiayaan yang tidak tercukupi oleh sekolah. Kerjasama
tersebut harus dipertahankan dan ditingkatkan.

13.Kelulusan Page | 8

DOKUMEN-1 SMPN 2 TELUKJAMBE TIMUR

Kelulusan di SMP NEGERI 2 TELUKJAMBE TIMUR menunjukkan hal yang
memuaskan. Hal itu ditunjukkan oleh kelulusan siswa sebesar 100 %.

14.Sistem Penilaian

Sistem penilaian pada saat ini masih ada kendala, hal ini terjadi karena perlu
adanya kemahiran guru dalam menggunakan ICT yang menggunakan aplikasi
dalam pengolahan nilai, apalagi dalam kondisi Pandemi seperti sekarang ini,
Pemerintah mengharuskan pelaksanaan BDR.

2.b. Analisis SWOT

No Fungsi dan Faktor Kondisi Ideal Kondisi Nyata Kesiapan

1 Analisis Standar Isi dan Siap Tidak
Standar Kompetensi
Lulusan v

1. Faktor Internal

1.1 Komite Sekolah Mendukung Mendukung

1.2 Pendidik

Mengajar sesuai berpendidikan S-1 v
dengan latar (98%) dan mengajar
belakang sesuai dengan latar
belakang
Pendidikan dan pendidikannya.
jenjang S-1

1.3 Tenaga Berijasah berijasah < SMA (5 v
Kependidikan sekurang- %) v
kurangnya SMA v

1.4 Sarana dan Prasarana Lengkap dan Belum lengkap dan
memadai memadai

1.5 Biaya Terpenuhi Belum semuanya
terpenuhi

2. Faktor Eksternal

Page | 9

DOKUMEN-1 SMPN 2 TELUKJAMBE TIMUR

No Fungsi dan Faktor Kondisi Ideal Kondisi Nyata Kesiapan

2.1 Dinas Pendidikan Mendukung Mendukung Siap Tidak

Kota /Kab. Mendukung Mendukung v
2.2 Dewan Pendidikan Mendukung Belum mendukung v
2.3 Organisasi Profesi secara optimal
Mendukung v
2.4 Lingkungan Mendukung v
Masyarakat Mendukung
Mendukung v
3 Standar Penilaian dan Belum mendukung v
Standar Proses secara optimal. v
Belum terpenuhi
1. Faktor Internal V
Mendukung
1.1 Komite Sekolah Mendukung v
Mendukung
1.2 Pengawas Sekolah Mendukung Terpenuhi v
v
1.3 Sarana dan Prasarana Mendukung

1.4 Biaya Terpenuhi

2. Faktor Eksternal Mendukung
2.1 Dinas Pendidikan
Mendukung
Kabupaten Terpenuhi
2.2 Dewan Pendidikan
2.3 Lingkungan
Masyarakat

3. Landasan Hukum

Landasan pengembangan kurikulum SMPN 2 Telukjambe Timur disusun berdasarkan :

1. Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945
2. UU No. 20 Tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional (USPN 20/2003)
3. Peraturan Pemerintah No. 19 Tahun 2005 Tentang Standar Pendidikan Nasional

(SNP)
4. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional No. 20 Tahun 2016 Tentang Standar

Kelulusan
5. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional No. 21 Tahun 2016 Tentang Standar Isi
6. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional No. 22 Tahun 2016 Tentang Standar

Proses

Page | 10

DOKUMEN-1 SMPN 2 TELUKJAMBE TIMUR

7. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional No. 23 Tahun 2016 Tentang Standar
Penilaian.

8. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional No. 24 Tahun 2016 Tentang Kompetensi
Inti dan Kompetensi Dasar Pelajaran pada Kurikulum 2013 pada Pendidikan Dasar
dan Pendidikan Menengah.

9. Permendikbud No. 23 tahun 2017 Tentang hari sekolah, yaitu 5 hari selama seminggu, 8
jam selama sehari atau 40 jam selama seminggu.

10. SK Presiden Nomor12 Tahun2020 tentang Penetapan Bencana Nasional
Penyebaran Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) sebagaiBencanaNasional

11. SE Mendikbud Nomor 3 Tahun 2020•tentang Pencegahan Covid-19 pada
Satuan Pendidikan SE Mendikbud No 4 Tahun 2020 Pelaksanaan Kebijakan
Pendidikan Dalam Masa Darurat PenyebaranCorona Virus Disease(Covid-19)
PERDIRJEN 15/2020•Pedoman Penyelenggaraan Belajar Dari Rumah Dalam
Masa Darurat Penyebaran Corona Virus Deseas (COVID-19)

12. KEPBER 4 MENDIKBUD MENAG MENKES & MENDAGRI Penyelenggaraan
Pembelajaran TA 2021/2022 Masa Pandemi Covid-19.

B. TUJUAN PENGEMBANGAN KURIKULUM SMPN 2 TELUKJAMBE
TIMUR

Kurikulum SMPN 2 Telukjambe Timur disusun sebagai pedoman penyelenggaraan
kegiatan pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan sekolah. Standar Nasional
Pendidikan yang digunakan masih mengacu pada Peraturan Pemerintah nomor 19
Tahun 2005 dan Lingkup Standar Nasional Pendidikan meliputia. standar isi; standar
proses; standar kompetensi lulusan,standar pendidik dan tenaga kependidikan; standar
sarana dan prasarana; standar pengelolaan; standar pembiayaan;dan standar penilaian
pendidikan.

Standar Nasional Pendidikan berfungsi sebagai dasar dalam perencanaan, pelaksanaan,
dan pengawasan pendidikan dalam rangka mewujudkan pendidikan nasional yang
bermutu.

Standar Nasional Pendidikan bertujuan menjamin mutu pendidikan nasional dalam
rangka mencerdaskan kehidupan bangsa dan membentuk watak serta peradaban
bangsa yang bermartabat.

Dalam menyusun pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran dari rumah untuk
mencapai tujuan pendidikan sekolah, maka Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan SMPN
2 Telukjambe Timur disusun berdasarkan indikator sebagai berikut :

Page | 11

DOKUMEN-1 SMPN 2 TELUKJAMBE TIMUR

• Peningkatan iman dan takwa serta akhlak mulia
• Peningkatan potensi, kecerdasan, dan minat sesuai dengan tingkat

perkembangan dan kemampuan peserta didik
• Keragaman potensi dan karakteristik daerah dan lingkungan
• Tuntutan pembangunan daerah dan nasional
• Tuntutan dunia kerja
• Perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni
• Agama
• Dinamika perkembangan global
• Persatuan nasional dan nilai-nilai kebangsaan
• Kondisi sosial budaya masyarakat setempat
• Kesetaraan Jender
• Karakteristik satuan pendidikan

C. KERANGKA DASAR DAN PRINSIP PENGEMBANGAN KURIKULUM

1. Kerangka Dasar Kurikulum

1. 1.Kelompok Mata Pelajaran
Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional
Pendidikan pasal 6 ayat (1) menyatakan bahwa kurikulum untuk jenis pendidikan
umum, kejuruan, dan khusus pada jenjang pendidikan dasar dan menengah terdiri
atas:
a. kelompok mata pelajaran agama dan akhlak mulia;

b. kelompok mata pelajaran kewarganegaraan dan kepribadian;

c. kelompok mata pelajaran ilmu pengetahuan dan teknologi;
d. kelompok mata pelajaran estetika;
e. kelompok mata pelajaran jasmani, olahraga dan kesehatan.
Cakupan setiap kelompok mata pelajaran disajikan pada Tabel 1.

Tabel 1. Cakupan Kelompok Mata Pelajaran

No Kelompok Mata Cakupan
Pelajaran

1. Agama dan Kelompok mata pelajaran agama dan akhlak mulia dimaksudkan
Akhlak Mulia untuk membentuk peserta didik menjadi manusia yang beriman
dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa serta berakhlak mulia.
Akhlak mulia mencakup etika, budi pekerti, atau moral sebagai
perwujudan dari pendidikan agama.

Page | 12

DOKUMEN-1 SMPN 2 TELUKJAMBE TIMUR

No Kelompok Mata Cakupan
Pelajaran

2. Kewarganega- Kelompok mata pelajaran kewarganegaraan dan
raan dan kepribadian dimaksudkan untuk peningkatan kesadaran dan
Kepribadian wawasan peserta didik akan status, hak, dan kewajibannya
dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan
bernegara, serta peningkatan kualitas dirinya sebagai
manusia.

Kesadaran dan wawasan termasuk wawasan kebangsaan, jiwa dan
patriotisme bela negara, penghargaan terhadap hak-hak asasi
manusia, kemajemukan bangsa, pelestarian lingkungan hidup,
kesetaraan gender, demokrasi, tanggung jawab sosial, ketaatan
pada hukum, ketaatan membayar pajak, dan sikap serta perilaku
anti korupsi, kolusi, dan nepotisme.

3. Ilmu Kelompok mata pelajaran ilmu pengetahuan dan teknologi

Pengetahuan dan pada SD/MI/SDLB dimaksudkan untuk mengenal,

Teknologi menyikapi, dan mengapresiasi ilmu pengetahuan dan

teknologi, serta menanamkan kebiasaan berpikir dan

berperilaku ilmiah yang kritis, kreatif dan mandiri.

Kelompok mata pelajaran ilmu pengetahuan dan teknologi

pada SMP/MTs/SMPLB dimaksudkan untuk memperoleh

kompetensi dasar ilmu pengetahuan dan teknologi serta

membudayakan berpikir ilmiah secara kritis, kreatif dan

mandiri.

4. Estetika Kelompok mata pelajaran estetika dimaksudkan untuk
meningkatkan sensitivitas, kemampuan mengekspresikan
dan kemampuan mengapresiasi keindahan dan harmoni.
Kemampuan mengapresiasi dan mengekspresikan
keindahan serta harmoni mencakup apresiasi dan ekspresi,
baik dalam kehidupan individual sehingga mampu
menikmati dan mensyukuri hidup, maupun dalam
kehidupan kemasyarakatan sehingga mampu menciptakan
kebersamaan yang harmonis.

5. Jasmani, Kelompok mata pelajaran jasmani, olahraga dan kesehatan
Olahraga dan pada SMP/MTs/SMPLB dimaksudkan untuk meningkatkan
Kesehatan potensi fisik serta membudayakan sportivitas dan kesadaran
hidup sehat.

Budaya hidup sehat termasuk kesadaran, sikap, dan perilaku
hidup sehat yang bersifat individual ataupun yang bersifat

Page | 13

DOKUMEN-1 SMPN 2 TELUKJAMBE TIMUR

No Kelompok Mata Cakupan
Pelajaran

kolektif kemasyarakatan seperti keterbebasan dari perilaku
seksual bebas, kecanduan narkoba, HIV/AIDS, demam
berdarah, muntaber, dan penyakit lain yang potensial untuk
mewabah.

Selain tujuan dan cakupan kelompok mata pelajaran sebagai bagian dari
kerangka dasar kurikulum, perlu dikemukakan prinsip pengembangan kurikulum.

D. PRINSIP PENGEMBANGAN KURIKULUM SMP NEGERI 2
TELUKJAMBE TIMUR

Prinsip Pengembangan Kurikulum SMP NEGERI 2 TELUKJAMBE TIMUR mengacu
pada prinsip penyelenggaraan pendidikan menurut Undang-Undang Republik Indonesia
Nomor 20 Tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional, Standar Isi ( SI ), Standar
Kompetensi Lulusan ( SKL ) dan buku panduan dari BSNP .

Prinsip penyelenggaraan pendidikan menurut Undang-Undang Republik Indonesia
Nomor 20 Tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional yaitu :

1) Pendidikan diselenggarakan secara demokratis dan berkeadilan serta tidak
diskriminatif dengan menjunjung tinggi hak asasi manusia, nilai keagamaan, nilai
kultural, dan kemajemukan bangsa.

2) Pendidikan diselenggarakan sebagai satu kesatuan yang sistemik dengan sistem
terbuka dan multimakna.

3) Pendidikan diselenggarakan sebagai suatu proses pembudayaan dan
pemberdayaan peserta didik yang berlangsung sepanjang hayat.

4) Pendidikan diselenggarakan dengan memberi keteladanan, membangun
kemauan, dan mengembangkan kreativitas peserta didik dalam proses
pembelajaran.

5) Pendidikan diselenggarakan dengan mengembangkan budaya membaca,
menulis, dan berhitung bagi segenap warga masyarakat.

6) Pendidikan diselenggarakan dengan memberdayakan semua komponen
masyarakat melalui peran serta dalam penyelenggaraan dan pengendalian mutu
layanan pendidikan.

Page | 14

DOKUMEN-1 SMPN 2 TELUKJAMBE TIMUR

Prinsip pengembangan Kurikulum SMP NEGERI 2 Telukjambe Timur didasarkan
pada Standar Isi (SI), Standar Kompetensi Lulusan dan buku panduan dari BSNP tentang
Penyusunan Kurikulum serta memperhatikan pertimbangan dari komite sekolah dengan
mempertimbangkan 7 prinsip pengembangan KTSP , yaitu :

1. Berpusat pada potensi, perkembangan kebutuhan dan kepentingan peserta
didik dan lingkungannya.

2. Beragam dan terpadu. Beragam artinya KTSP disusun sesuai dengan
karakteristik peserta didik , kondisi daerah, jenjang dan jenis pendidikan, serta
menghargai dan tidak diskriminatif terhadap perbedaan agama, suku, budaya,
adat istiadat, status sosial ekonomi, dan jender. Terpadu artinya ada keterkaitan
antara muatan wajib, lokal, dan pengembangan diri dalam KTSP.

3. Tanggap terhadap perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi dan seni.
4. Relevan dengan kebutuhan masa kini dan mendatang
5. Menyeluruh dan berkesinambungan. Menyeluruh artinya KTSP mencakup

keseluruhan dimensi kompetensi dan bidang kajian keilmuan.
Berkesinambungan artinya KTSP antar semua jenjang pendidikan berjenjang
dan berkelanjutan.
6. Belajar sepanjang hayat
7. Seimbang antara kepentingan nasional dan daerah.

Penjelasan 7 Prinsip Pengembangan Kurikulum :

1. Berpusat pada potensi, perkembangan, kebutuhan, dan kepentingan peserta
didik dan lingkungannya
Kurikulum dikembangkan berdasarkan prinsip bahwa peserta didik memiliki posisi
sentral untuk mengembangkan kompetensinya agar menjadi manusia yang
beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat,
berilmu, cakap, kreatif, mandiri dan menjadi warga negara yang demokratis serta
bertanggung jawab. Untuk mendukung pencapaian tujuan tersebut
pengembangan kompetensi peserta didik disesuaikan dengan potensi,
perkembangan, kebutuhan, dan kepentingan peserta didik serta tuntutan
lingkungan.

2. Beragam dan terpadu
Kurikulum dikembangkan dengan memperhatikan keragaman karakteristik
peserta didik, kondisi daerah, dan jenjang serta jenis pendidikan, tanpa
membedakan agama, suku, budaya dan adat istiadat, serta status social ekonomi
dan gender. Kurikulum meliputi substansi komponen muatan wajib kurikulum,

Page | 15

DOKUMEN-1 SMPN 2 TELUKJAMBE TIMUR

muatan lokal, dan pengembangan diri secara terpadu, serta disusun dalam
keterkaitan dan kesinambungan yang bermakna dan tepat antarsubstansi.

3. Tanggap terhadap perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni
Kurikulum dikembangkan atas dasar kesadaran bahwa ilmu pengetahuan,
teknologi dan seni berkembang secara dinamis, dan oleh karena itu semangat dan
isi kurikulum mendorong peserta didik untuk mengikuti dan memanfaatkan secara
tepat perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni.

4. Relevan dengan kebutuhan kehidupan
Pengembangan kurikulum dilakukan dengan melibatkan pemangku kepentingan
(stakeholders) untuk menjamin relevansi pendidikan dengan kebutuhan
kehidupan, termasuk di dalamnya kehidupan kemasyarakatan, dunia usaha dan
dunia kerja. Oleh karena itu, pengembangan keterampilan pribadi, keterampilan
berpikir, keterampilan sosial, keterampilan akademik, dan keterampilan vokasional
merupakan keniscayaan.

5. Menyeluruh dan berkesinambungan
Substansi kurikulum mencakup keseluruhan dimensi kompetensi, bidang kajian
keilmuan dan mata pelajaran yang direncanakan dan disajikan secara
berkesinambungan antarsemua jenjang pendidikan.

6. Belajar sepanjang hayat
Kurikulum diarahkan kepada proses pengembangan, pembudayaan dan
pemberdayaan peserta didik yang berlangsung sepanjang hayat. Kurikulum
mencerminkan keterkaitan antara unsur-unsur pendidikan formal, nonformal dan
informal, dengan memperhatikan kondisi dan tuntutan lingkungan yang selalu
berkembang serta arah pengembangan manusia seutuhnya.

7. Seimbang antara kepentingan nasional dan kepentingan daerah
Kurikulum dikembangkan dengan memperhatikan kepentingan nasional dan
kepentingan daerah untuk membangun kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan
bernegara. Kepentingan nasional dan kepentingan daerah harus saling mengisi
dan memberdayakan sejalan dengan motto Bhineka Tunggal Ika dalam kerangka
Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Prinsip Pengembangan Kurikulum SMP NEGERI 2 TELUKJAMBE TIMUR
semuanya mengacu pada prinsip penyelenggaraan pendidikan menurut Undang-
Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional,

Page | 16

DOKUMEN-1 SMPN 2 TELUKJAMBE TIMUR

Standar Isi ( SI ), Standar Kompetensi Lulusan ( SKL ) , Surat Edaran Menteri dan Bupati
Karawang, serta memperhatikan pertimbangan dari komite sekolah dan seluruh warga
sekolah pada umumnya.

Page | 17

DOKUMEN-1 SMPN 2 TELUKJAMBE TIMUR

BAB II
TUJUAN SATUAN PENDIDIKAN

A. TUJUAN PENDIDIKAN SMP NEGERI 2 TELUKJAMBE TIMUR

Tujuan pendidikan SMP NEGERI 2 Telukjambe Timur disusun berdasarkan
tujuan pendidikan dasar dan menengah yang mengacu kepada tujuan umum
pendidikan , yaitu sebagai berikut :

✓ Pendidikan nasional berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara
Republik Indonesia Tahun 1945.Pendidikan nasional berfungsi mengembangkan
kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat
dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, bertujuan untuk berkembangnya
potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada
Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri,
dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab.

✓ Tujuan pendidikan dasar adalah meletakkan dasar kecerdasan, pengetahuan,
kepribadian, akhlak mulia, serta keterampilan untuk hidup mandiri dan mengikuti
pendidikan lebih lanjut.

✓ Tujuan pendidikan menengah adalah meningkatkan kecerdasan, pengetahuan,
kepribadian, akhlak mulia, serta keterampilan untuk hidup mandiri dan mengikuti
pendidikan lebih lanjut.

Maka Tujuan Penyelenggaraan Pendidikan di SMP NEGERI 2 TELUKJAMBE TIMUR

adalah : “Meningkatkan kecerdasan, pengetahuan, kepribadian, akhlak mulia, sehat,

berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta
bertanggung jawab untuk mengikuti pendidikan lebih lanjut.”

B. VISI SMP NEGERI 2 TELUKJAMBE TIMUR

VISI : “TERWUJUDNYA PRILAKU YANG BERAKHLAK MULIA, CAKAP DAN
BERPRESTASI DALAM BIDANG AKADEMIS DAN NONAKADEMIS SEHINGGA
DAPAT BERSAING DALAM ERA GLOBALISASI.

Page | 18

DOKUMEN-1 SMPN 2 TELUKJAMBE TIMUR

INDIKATOR :

1. Terwujudnya Prilaku Yang Mulia, Bernuansa Religius, Melaksanakan 5 ”S”
(Senyum, Salam, Sapa, Sopan,Santun)

2. Terwujudnya Prestasi akademik dan non Akademik
3. Terwujudnya Proses Pembelajaran yang aktif, Kreatif, Efektif, Inovatif dan

menyenangkan serta berbasis Lingkungan dan Teknologi.
4. Terwujudnya Pengembangan dan Peningkatan Kompetensi Tenaga Pendidikan

yang Dinamis, sesuai Standar Pendidikan Nasional.
5. Terwujudnya Lingkungan Sekolah yang Kondusif, Bersih, Sehat ,Rapih,dan Hijau

serta Bebas Narkoba.

C. MISI SMP NEGERI 2 TELUKJAMBE TIMUR :

1. Mewujudkan Prilaku yang berakhlakul karimah dan mengamalkan 5S dalam
bergaul dimanapun berada.

2. Mewujudkan prestasi akademik dan non akademk yang dinamis dan
berkesinambungan.

3. Mewujudkan Proses Pembelajaran yang aktif, Kreatif, Efektif, Inovatif dan
menyenangkan berbasis Lingkungan dan Teknologi .

4. Mewujudkan Pengembangan dan Peningkatan Kompetensi Tenaga Pendidikan
yang Dinamis, sesuai Standar Pendidikan Nasional.

5. Mewujudkan Lingkungan Sekolah yang Kondusif, Bersih, Sehat ,Rapih,dan Hijau
serta Bebas Narkoba.

6. Menggalang partisipasi orang tua dan masyarakat dalam mewujudkan visi misi
sekolah.

D. TUJUAN SEKOLAH :

• Terwujudnya Prilaku yang berakhlakul karimah dan mengamalkan 5S dalam
bergaul dimanapun berada.

• Terwujudnya prestasi akademik dan non akademk yang dinamis dan
berkesinambungan.

• Terwujudnya Proses Pembelajaran yang aktif, Kreatif, Efektif, Inovatif dan
menyenangkan berbasis Lingkungan dan Teknologi .

• Terwujudnya Pengembangan dan Peningkatan Kompetensi Tenaga
Pendidikan yang Dinamis, sesuai Standar Pendidikan Nasional.

• Terwujudnya Lingkungan Sekolah yang Kondusif, Bersih, Sehat ,Rapih,dan
Hijau serta Bebas Narkoba.

• Terwujudnya Penggalang partisipasi orang tua dan masyarakat dalam
mewujudkan visi misi sekolah.

Page | 19

DOKUMEN-1 SMPN 2 TELUKJAMBE TIMUR

BAB III
STRUKTUR DAN MUATAN KURIKULUM

A. KERANGKA DASAR

Kerangka Dasar Kerangka Dasar Kurikulum SMPN 2 TELUKJAMBE TIMUR, mengacu
pada Kurikulum 2013 baik secara filosofis maupun teoretis. Secara lebih rinci kerangka dasar
Kurikulum SMPN 2 TELUKJAMBE TIMUR adalah sebagai berikut:
1. Landasan Filosofis

Landasan Filosofis Landasan filosofis dalam pengembangan kurikulum menentukan
kualitas peserta didik yang akan dicapai kurikulum, sumber dan isi dari kurikulum, proses
pembelajaran, posisi peserta didik, penilaian hasil belajar, hubungan peserta didik dengan
masyarakat dan lingkungan alam di sekitarnya. Kurikulum 2013 dikembangkan dengan
landasan filosofis yang memberikan dasar bagi pengembangan seluruh potensi peserta
didik menjadi manusia Indonesia berkualitas yang tercantum dalam tujuan pendidikan
nasional. Pada dasarnya tidak ada satupun filosofi pendidikan yang dapat digunakan
secara spesifik untuk pengembangan kurikulum yang dapat menghasilkan manusia yang
berkualitas. Berdasarkan hal tersebut, Kurikulum 2013 dikembangkan menggunakan
filosofi sebagai berikut: -4- jdih.kemdikbud.go.id 1. Pendidikan berakar pada budaya
bangsa untuk membangun kehidupan bangsa masa kini dan masa mendatang. Pandangan
ini menjadikan Kurikulum 2013 dikembangkan berdasarkan budaya bangsa Indonesia
yang beragam, diarahkan untuk membangun kehidupan masa kini, dan untuk membangun
dasar bagi kehidupan bangsa yang lebih baik di masa depan. Mempersiapkan peserta didik
untuk kehidupan masa depan selalu menjadi kepedulian kurikulum, hal ini mengandung
makna bahwa kurikulum adalah rancangan pendidikan untuk mempersiapkan kehidupan
generasi muda bangsa. Dengan demikian, tugas mempersiapkan generasi muda bangsa
menjadi tugas utama suatu kurikulum. Untuk mempersiapkan kehidupan masa kini dan
masa depan peserta didik, Kurikulum 2013 mengembangkan pengalaman belajar yang
memberikan kesempatan luas bagi peserta didik untuk menguasai kompetensi yang
diperlukan bagi kehidupan di masa kini dan masa depan, dan pada waktu bersamaan tetap
mengembangkan kemampuan mereka sebagai pewaris budaya bangsa dan orang yang
peduli terhadap permasalahan masyarakat dan bangsa masa kini. 2. Peserta didik adalah
pewaris budaya bangsa yang kreatif. Menurut pandangan filosofi ini, prestasi bangsa di
berbagai bidang kehidupan di masa lampau adalah sesuatu yang harus termuat dalam isi
kurikulum untuk dipelajari peserta didik. Proses pendidikan adalah suatu proses yang
memberi kesempatan kepada peserta didik untuk mengembangkan potensi dirinya menjadi
kemampuan berpikir rasional dan kecemerlangan akademik dengan memberikan makna
terhadap apa yang dilihat, didengar, dibaca, dipelajari dari warisan budaya berdasarkan

Page | 20

DOKUMEN-1 SMPN 2 TELUKJAMBE TIMUR

makna yang ditentukan oleh lensa budayanya dan sesuai dengan tingkat kematangan
psikologis serta kematangan fisik peserta didik. Selain mengembangkan kemampuan
berpikir rasional dan cemerlang dalam akademik, Kurikulum 2013 memposisikan
keunggulan budaya tersebut dipelajari untuk menimbulkan rasa bangga, diaplikasikan dan
dimanifestasikan dalam kehidupan pribadi, dalam interaksi sosial di masyarakat
sekitarnya, dan dalam kehidupan berbangsa masa kini. 3. Pendidikan ditujukan untuk
mengembangkan kecerdasan intelektual dan kecemerlangan akademik melalui pendidikan
disiplin ilmu. Filosofi ini menentukan bahwa isi kurikulum adalah disiplin ilmu dan
pembelajaran adalah pembelajaran disiplin ilmu (essentialism). Filosofi ini bertujuan
untuk mengembangkan kemampuan intelektual dan kecemerlangan akademik. 4.
Pendidikan untuk membangun kehidupan masa kini dan masa depan yang lebih baik dari
masa lalu dengan berbagai kemampuan intelektual, kemampuan berkomunikasi, sikap
sosial, kepedulian, dan berpartisipasi untuk membangun kehidupan masyarakat dan
bangsa yang lebih baik (experimentalism and social reconstructivism). Dengan filosofi ini,
Kurikulum 2013 bermaksud untuk mengembangkan potensi peserta didik menjadi
kemampuan dalam berpikir reflektif bagi penyelesaian masalah sosial di masyarakat, dan
untuk membangun kehidupan masyarakat demokratis yang lebih baik. Dengan demikian,
Kurikulum 2013 menggunakan filosofi sebagaimana di atas dalam mengembangkan
kehidupan individu peserta didik dalam beragama, seni, kreativitas, berkomunikasi, nilai
dan berbagai dimensi inteligensi yang sesuai dengan diri seorang peserta didik dan
diperlukan masyarakat, bangsa dan umat manusia. -5- jdih.kemdikbud.go.id
2. Landasan Sosiologis
Landasan Sosial Kurikulum 2013 dikembangkan atas dasar adanya kebutuhan akan
perubahan rancangan dan proses pendidikan dalam rangka memenuhi dinamika kehidupan
masyarakat, bangsa, dan negara, sebagaimana termaktub dalam tujuan pendidikan
nasional. Dewasa ini perkembangan pendidikan di Indonesia tidak bisa dilepaskan dari
perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni. Perubahan ini dimungkinkan
karena berkembangnya tuntutan baru dalam masyarakat, dunia kerja, dan dunia ilmu
pengetahuan yang berimplikasi pada tuntutan perubahan kurikulum secara terus menerus.
Hal itu dimaksudkan agar pendidikan selalu dapat menjawab tuntutan perubahan sesuai
dengan jamannya. Dengan demikian keluaran pendidikan akan mampu memberikan
kontribusi secara optimal dalam upaya membangun masyarakat berbasis pengetahuan
(knowledge-based society).

3. Landasan Psikopedagogis
Landasan Psikopedagogis Kurikulum 2013 dimaksudkan untuk memenuhi tuntutan
perwujudan konsepsi pendidikan yang bersumbu pada perkembangan peserta didik beserta
konteks kehidupannya sebagaimana dimaknai dalam konsepsi pedagogik transformatif.

Page | 21

DOKUMEN-1 SMPN 2 TELUKJAMBE TIMUR

Konsepsi ini menuntut bahwa kurikulum harus didudukkan sebagai wahana pendewasaan
peserta didik sesuai dengan perkembangan psikologisnya dan mendapatkan perlakuan
pedagogis sesuai dengan konteks lingkungan dan jamannya. Kebutuhan ini terutama
menjadi prioritas dalam merancang kurikulum untuk jenjang pendidikan menengah
khususnya SMP. Oleh karena itu implementasi pendidikan di SMP yang selama ini lebih
menekankan pada pengetahuan, perlu dikembangkan menjadi kurikulum yang
menekankan pada proses pembangunan sikap, pengetahuan, dan keterampilan peserta
didik melalui berbagai pendekatan yang mencerdaskan dan mendidik. Penguasaan
substansi mata pelajaran tidak lagi ditekankan pada pemahaman konsep yang steril dari
kehidupan masyarakat melainkan pembangunan pengetahuan melalui pembelajaran
otentik. Dengan demikian kurikulum dan pembelajaran selain mencerminkan muatan
pengetahuan sebagai bagian dari peradaban manusia, juga mewujudkan proses
pembudayaan peserta didik sepanjang hayat.

4. Landasan Teoritis
Landasan Teoritis Kurikulum 2013 dikembangkan atas teori “pendidikan berdasarkan
standar” (standard-based education), dan teori kurikulum berbasis kompetensi
(competency-based curriculum). Pendidikan berdasarkan standar menetapkan adanya
standar nasional sebagai kualitas minimal warganegara yang dirinci menjadi standar isi,
standar proses, standar kompetensi lulusan, standar pendidik dan tenaga kependidikan,
standar sarana dan prasarana, standar pengelolaan, standar pembiayaan, dan standar
penilaian pendidikan. Kurikulum berbasis kompetensi dirancang untuk memberikan
pengalaman belajar seluas-luasnya bagi peserta didik dalam mengembangkan kemampuan
untuk bersikap, berpengetahuan, berketerampilan, dan bertindak. Kurikulum 2013
menganut: (1) pembelajaan yang dilakukan guru (taught curriculum) dalam bentuk proses
yang dikembangkan berupa kegiatan pembelajaran di sekolah, kelas, dan masyarakat; dan
(2) pengalaman belajar langsung peserta didik (learned-curriculum) sesuai dengan latar
belakang, karakteristik, dan kemampuan awal peserta didik. Pengalaman belajar langsung
individual peserta didik menjadi hasil belajar bagi -6- jdih.kemdikbud.go.id dirinya,
sedangkan hasil belajar seluruh peserta didik menjadi hasil kurikulum.

5. Landasan Yuridis
Landasan Yuridis Landasan yuridis Kurikulum 2013 adalah:

1. Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945;
2. Undang-undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional;
3. . Undang-undang Nomor 17 Tahun 2005 tentang Rencana Pembangunan Jangka

Panjang Nasional, beserta segala ketentuan yang dituangkan Rencana
Pembangunan Jangka Menengah Nasional; dan 4. Peraturan Pemerintah Nomor 19

Page | 22

DOKUMEN-1 SMPN 2 TELUKJAMBE TIMUR

Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan sebagaimana telah diubah
dengan Peraturan Pemerintah Nomor 32 Tahun 2013 tentang Perubahan Atas
Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan.

B. STRUKTUR KURIKULUM
A. Kompetensi Inti Kompetensi Inti Sekolah Menengah Pertama/Madrasah Tsanawiyah
(SMP/MTs) merupakan tingkat kemampuan untuk mencapai Standar Kompetensi Lulusan
(SKL) yang harus dimiliki seorang peserta didik SMP/MTs pada setiap tingkat kelas.
Kompetensi inti dirancang untuk setiap kelas. Melalui kompetensi inti, sinkronisasi
horisontal berbagai kompetensi dasar antarmata pelajaran pada kelas yang sama dapat
dijaga. Selain itu sinkronisasi vertikal berbagai kompetensi dasar pada mata pelajaran
yang sama pada kelas yang berbeda dapat dijaga pula. Rumusan kompetensi inti
menggunakan notasi sebagai berikut: 1. Kompetensi Inti-1 (KI-1) untuk kompetensi inti
sikap spiritual; 2. Kompetensi Inti-2 (KI-2) untuk kompetensi inti sikap sosial; 3.
Kompetensi Inti-3 (KI-3) untuk kompetensi inti pengetahuan; dan 4. Kompetensi Inti-4
(KI-4) untuk kompetensi inti keterampilan. Uraian tentang Kompetensi Inti untuk untuk
jenjang SMP/MTs dapat dilihat pada Tabel berikut. Tabel 1: Kompetensi Inti SMP/MTs

KOMPETENSI INTI KELAS VII KOMPETENSI INTI KELAS VIII KOMPETENSI INTI KELAS IX

1. Menghargai dan menghayati 1. Menghargai dan menghayati 1. Menghargai dan menghayati
ajaran agama yang dianutnya 1. ajaran agama yang dianutnya 1. ajaran agama yang dianutnya 1.
Menghargai dan menghayati Menghargai dan menghayati Menghargai dan menghayati
ajaran agama yang dianutnya 1. ajaran agama yang dianutnya 1. ajaran agama yang dianutnya 1.
Menghargai dan menghayati Menghargai dan menghayati Menghargai dan menghayati
ajaran agama yang dianutnya ajaran agama yang dianutnya ajaran agama yang dianutnya
2. Menghargai dan menghayati 2. Menghargai dan menghayati 2. Menghargai dan menghayati
perilaku jujur, disiplin, perilaku jujur, disiplin, perilaku jujur, disiplin,
tanggungjawab, peduli tanggungjawab, peduli tanggungjawab, peduli
(toleransi, gotong royong), (toleransi, gotong royong), (toleransi, gotong royong),
santun, percaya diri, dalam santun, percaya diri, dalam santun, percaya diri, dalam
berinteraksi secara efektif berinteraksi secara efektif berinteraksi secara efektif
dengan lingkungan sosial dan dengan lingkungan sosial dan dengan lingkungan sosial dan
alam dalam jangkauan alam dalam jangkauan alam dalam jangkauan
pergaulan dan keberadaannya pergaulan dan keberadaannya pergaulan dan keberadaannya

3. Memahami pengetahuan 3. Memahami dan menerapkan 3. Memahami dan menerapkan

(faktual, konseptual, dan pengetahuan (faktual, pengetahuan (faktual,

prosedural) berdasarkan rasa konseptual, dan prosedural) konseptual, dan prosedural)

ingin tahunya tentang ilmu berdasarkan rasa ingin tahunya berdasarkan rasa ingin tahunya

pengetahuan, teknologi, seni, tentang ilmu pengetahuan, tentang ilmu pengetahuan,

budaya terkait fenomena dan teknologi, seni, budaya terkait teknologi, seni, budaya terkait

kejadian tampak mata fenomena dan kejadian tampak fenomena dan kejadian tampak

mata mata

Page | 23

DOKUMEN-1 SMPN 2 TELUKJAMBE TIMUR

4. Mencoba, mengolah, dan 4. Mengolah, menyaji, dan 4. Mengolah, menyaji, dan

menyaji dalam ranah konkret menalar dalam ranah konkret menalar dalam ranah konkret

(menggunakan, mengurai, (menggunakan, mengurai, (menggunakan, mengurai,

merangkai, memodifikasi, dan merangkai, memodifikasi, dan merangkai, memodifikasi, dan

membuat) dan ranah abstrak membuat) dan ranah abstrak membuat) dan ranah abstrak

(menulis, membaca, (menulis, membaca, (menulis, membaca,

menghitung, menggambar, dan menghitung, menggambar, dan menghitung, menggambar, dan

mengarang) sesuai dengan yang mengarang) sesuai dengan yang mengarang) sesuai dengan yang

dipelajari di sekolah dan sumber dipelajari di sekolah dan sumber dipelajari di sekolah dan sumber

lain yang sama dalam sudut lain yang sama dalam sudut lain yang sama dalam sudut

pandang/teori pandang/teori pandang/teori

b. Mata pelajaran dan Beban Belajar
Struktur kurikulum SMPN 2 Telukjambe Timur memuat 10 mata pelajaran wajib, 2
muatan lokal dan kegiatan pengembangan diri dengan jumlah beban belajar siswa
per minggu = 40 jam, dengan rincian struktur kurikulum sebagai berikut :

KOMPONEN KELAS
789
A. MATA PELAJARAN
KELOMPOK A 333

NO

1 AGAMA

2 PKN 333

3 B.INDONESIA 6 6 6

4 B. INGGRIS 4 4 4

5 MTK 555

6 IPA 555

7 IPS 444

8 SENI BUDAYA 3 3 3

9 PENJAS 333

B. MATA PELAJARAN

KELOMPOK B

1 INFORMATIKA 2 2 2

2 B. SUNDA 222

JUMLAH JAM PER 40 40 40

MINGGU

Page | 24

DOKUMEN-1 SMPN 2 TELUKJAMBE TIMUR

C. MUATAN KURIKULUM
Muatan Kurikulum Pendidikan di SMP NEGERI 2 Telukjambe Timur terdiri dari 10
mata pelajaran wajib, 2 jenis muatan lokal dan kegiatan pengembangan diri, dengan
penjelasan sebagai berikut :

1. Mata Pelajaran wajib meliputi 10 mata pelajaran wajib, sebagaimana yang
tertera dalam Struktur Kurikulum.

2. Muatan lokal terdiri dari mulok wajib Bahasa sunda dan TIK
3. Kegiatan pengembangan diri dibagi menjadi beberapa aspek pengembangan

diri yang terdiri dari :
❑ Pengembangan diri untuk Pembentukan Karakter Budaya Bangsa pada siswa

melalui kegiatan pembiasaan yang meliputi :
a. Pembiasaan Rutin :
1. Pembiasaan Disiplin Upacara Bendera /Apel Senin Pagi
2. Pembiasaan Budaya Bersih, Sehat dan lingkungan yang menyenangkan
3. Pembiasaan membaca Al-qur’an sebelum Kegiatan Belajar Mengajar dan

sesudah KBM
4. Pembiasaan Sholat Duha bagi yang beragama Islam pada pelajaran agama

Islam
5. Pembiasaan Literasi di hari Jum’at pagi ( Jumroh, B Indonesia, B. Inggris dan

Life Skill )
b. Pembiasaan Terprogram :
1. Pesantren Kilat / Peningkatan IMTAQ
2. Kreativitas seni dan olah raga tingkat sekolah , Kecamatan dan Kabupaten
3. OSN tingkat Sekolah dan Kabupaten
4. Lomba Keagamaan Tingkat Sekolah, Kecamatan dan kabupaten
5. Lomba Siswa Berprestasi Tingkat sekolah, dll

Namun selama masa Pandemi ini kegiata pembiasaan yang dilakukan hanya yang bisa dilakukan
secara virtual di rumah, untuk pembiasan yang bersifat menggunakan sarana Sekolah untuk
sementara ditiadakan dahulu.

❑ Pengembangan diri untuk mengembangkan potensi minat dan bakat siswa yang
terdiri dari :

1. Pengembangan bakat olahraga pilihan dan olahraga prestasi
2. Pengembangan bakat seni
3. Pengembangan dalam bidang Agama (Qiro’at)

❑ Pengembangan diri melalui prestasi dalam Kegiatan Ekstrakurikuler yang terdiri
dari :

Page | 25

DOKUMEN-1 SMPN 2 TELUKJAMBE TIMUR

1. OSN MIPA 9. BTQ ( BACA TULIS QUR’AN )
2. ENGLISH SPEAK CONTEST 10. MARAWIS
11. TENIS MEJA
(ESC) 12. TARI
3. PMR 13. SENBID
4. BOLA BASKET
5. FUTSAL
6. BOLA VOLLY
7. PASKIBRA
8. PRAMUKA

D. PENGATURAN BEBAN BELAJAR :

• SELAMA PANDEMI :

1. Beban belajar yang digunakan adalah Sistem Paket

2. Jumlah jam pelajaran per hari sebanyak 2 mapel kecuali hari Rabu 3 Mapel, dengan
pelaksanaan 5 hari KBM yakni mulai hari Senin sampai dengan Jum’at.

3. Pengembangan diri wajib yang adalah Program Jumroh , Literasi Bahasa
Indonesia , Bahasa INggris dan Numerik yang dijadwalkan pada setiap hari Jum’at

. Mulai pukul 06.45 sampai dengan selesai pukul 07.45. dengan Jadwal Sebagai

berikut

PENANGGUNG

NO NAMA KEGIATAN JADWAL JAWAB KET.

1. JumRoh (Jum’at Rohani ) Jum’at Minggu TIM Guru PAI

ke-1

2. Literasi B. Indonesia Jum’at Minggu TIM Guru B.

ke-2 Indonesia Virtual

3. Literasi B. Inggris Jum’at Minggu TIM Guru B.

ke-3 Inggris

4. Numerasi Jum’at Minggu TIM Guru SBK

ke-4 dan TIK

4. Alokasi waktu pembelajaran 30 menit tiap mata pelajaran, dengan ketentuan yang
jumlah beban di atas 4 jam pelajaran, sisa waktu dilakukan secara Mandiri.

5. Alokasi waktu praktek diatur sesuai kebutuhan.

• KONDISI NORMAL :
6. Beban belajar yang digunakan adalah Sistem Paket

Page | 26

DOKUMEN-1 SMPN 2 TELUKJAMBE TIMUR

7. Jumlah jam pelajaran per minggu sebanyak 40 jam pelajaran dengan pelaksanaan
5 hari KBM yakni mulai hari Senin sampai dengan Jum’at, sedangkan Hari Sabtu
digunakan untuk Kegiatan Ekskul yang membutuhkan Lapangan lebih di utamakan.

8. Pengembangan diri wajib yang adalah Pramuka dilaksanakan pada hari Sabtu .
Mulai pukul 10.30 sampai dengan selesai

9. Alokasi waktu pembelajaran 40 menit tiap mata pelajaran
10. Alokasi waktu praktek diatur sesuai kebutuhan.

E. KETUNTASAN BELAJAR

Berdasarkan no 23 TH 2020 Pengertian Kriteria ketuntasan minimal (KKM )
Pasal 10 yaitu tentang Mekanisme penilaian hasil belajar oleh satuan pendidikan:
a. Penetapan KKM yang harus dicapai oleh peserta didik melalui rapat dewan pendidik;
b. Penilaian hasil belajar oleh satuan pendidikan pada semua mata pelajaran mencakup

aspek sikap, pengetahuan, dan keterampilan;
c. Penilaian pada akhir jenjang pendidikan dilakukan melalui ujian sekolah/madrasah;
d. Laporan hasil penilaian pendidikan pada akhir semester dan akhir tahun ditetapkan

dalam rapat dewan pendidik berdasar hasil penilaian oleh Satuan Pendidikan dan hasil
penilaian oleh Pendidik; dan
e. Kenaikan kelas dan kelulusan peserta didik dari satuan pendidikan ditetapkan melalui
rapat dewan pendidik.

Adapun rekap KKM SMPN 2 Telukjambe Timur adalah KKM yang telah disepakati
bersama-sama dengan MGMP Mata pelajaran disekolah dan telah dianalisis
berdasarkan 3 aspek, yaitu aspek Kompleksitas, Daya dukung dan Intake siswa.
Kemudian disepakatilah nilai dari KKM Mapel dan KKM Sekolah. sebagaimana tabel
berikut ini :

KELAS

NO MATA VII VIII IX
PELAJARAN
Semester Semester Semester Semester Semester Semester
1 AGAMA 12 12 12
2 PKN
3 B. INDONESIA 74 75 76 77 78 79
4 B.INGGRIS
72 73 74 75 76 77

74 75 76 76 76 77

73 74 73 74 75 76

DOKUMEN-1 SMPN 2 TELUKJAMBE TIMUR

27

KELAS

NO MATA VII VIII IX
PELAJARAN
Semester Semester Semester Semester Semester Semester
5 MATEMATIKA 12 12 12
6 IPA
7 IPS 71 72 73 74 75 76

8 SENI BUDAYA 70 71 73 74 75 76

9 PENJAS 74 74 75 76 77 78

10 TIK 75 76 77 78 77 78

11 B. SUNDA 73 74 75 76 77 78

KKM 73 74 75 76 77 78
SEKOLAH
73 74 75 76 77 78

60 65 70

F. KENAIKAN KELAS DAN KELULUSAN
✓ KENAIKAN KELAS :

Aturan Kenaikan kelas ditetapkan sebagai wujud dan komitmen sekolah.
Kenaikan kelas ditetapkan berdasarkan hasil belajar peserta didik selama 1 tahun
pembelajaran yang diperoleh dari rata-rata nilai semester ganjil dan semester
genap dan persyaratan lainnya. adapun kategori dan kriteria kenaikan kelas diatur
berikut ini.
Kenakan kelas dalam kurikulum 2013 yaitu meliputi :

1. Menyelesaikan seluruh program pembelajaran dalam dua semester pada
tahun pelajaran yang diikuti.

2. Deskripsi sikap sekurang-kurangnya BAIK sesuai dengan kriteria yang
ditetapkan oleh satuan pendidikan.

3. Nilai ekstrakurikuler pendidikan kepramukaan minimal BAIK.
4. Tidak memiliki LEBIH DARI dua mata pelajaran yang masing-masing

nilai kompetensi pengetahuan dan/atau kompetensi keterampilannya di
bawah KBM/KKM .

Kriteria Kenaikan Kelas di SMPN 2 TELUKJAMBE TIMUR Meliputi :

Peserta didik dinyatakan naik kelas murni apabila telah memenuhi syarat :

DOKUMEN-1 SMPN 2 TELUKJAMBE TIMUR

28

1) Siswa telah menyelesaikan dan menuntaskan seluruh program dan aspek pada
semua indikator, KD, dan SK pada semua mata pelajaran sebagaimana ketentuan
KKM di atas.

2) Memperoleh nilai minimal KKM semua Untuk semua kelompok mata pelajaran.

3) Berakhlak dan berbudi pekerti yang baik
4) Kehadiran siswa minimal 85 % hari efektif, kecuali sakit atau izin yang beralasan

penting dibuktikan dengan surat Keterangan yang dapat dipertanggung jawabkan
5) Tidak tersangkut perkelahian, tindak kriminal dan penggunaan narkoba serta tidak

melakukan pelanggaran berat terhadap peraturan dan disiplin sekolah.

✓ KELULUSAN SISWA DARI SATUAN PENDIDIKAN :

Standar Kompetensi Lulusan SMP NEGERI 2 Telukjambe Timur disusun berdasarkan
Permen Nomor 23 Tahun 20016 Tentang Standar Kompetensi Lulusan dan Standar
Penilaian Nomor 20 Tahun 2016, Serta surat edaran yang dikeluarkan ole Pemerintah
Daerah Propinsi dan Kabupaten.
Kelulusan siswa dilaksanakan setelah siswa menyelesaikan / dinyatakan tuntas semua
program pembelajaran dari kelas VII, VIII, IX, dengan ketentuan siswa dinyatakan LULUS
dari satuan pendidikan SMP NEGERI 2 Telukjambe Timur jika memenuhi kriteria sebagai
berikut :

a. Siswa telah menyelesaikan dan menuntaskan seluruh program dan aspek pada
semua indikator, KD, dan SK pada semua mata pelajaran sebagaimana
ketentuan KKM di atas.

b. Untuk kelompok pelajaran agama dan kewarganegaraan nilai minimal sesuai
KKM yang telah ditentukan bersama oleh kelompok mata pelajaran agam dan
kewarganegaraan.

c. Kehadiran siswa minimal 85% hari efektif, kecuali sakit atau izin yang beralasan
penting.

d. Tidak tersangkut perkelahian, tindak kriminal dan penggunaan narkoba.
e. Lulus Ujian Sekolah sesuai dengan ketentuan Permen dan POS yang disyahkan

oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Karawang.

G. PENDIDIKAN KECAKAPAN HIDUP

DOKUMEN-1 SMPN 2 TELUKJAMBE TIMUR

29

Pendidikan kecakapan hidup (life skill) yang dilaksanakan untuk menunjang masa depan
dan keterampilan hidup siswa diantaranya adalah Keterampilan Pemanfaatan Bahan
Limbah ( Sampah )

H. PENDIDIKAN BERBASIS KEUNGGULAN LOKAL DAN GLOBAL :
1. Pendidikan Keunggulan berbasis lokal yang dikembangkan di SMP NEGERI 2
Telukjambe Timur adalah
a. Keterampilan BTQ
b. Go Green ( PLH )
2. Pendidikan Keunggulan berbasis global yang dikembangkan adalah :
a. SAINS
b. Bahasa Inggris
c. Seni ICT

I. SILABUS DAN RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

KURIKULUM 2013

A. Desain Pembelajaran
Perencanaan pembelajaran dirancang dalam bentuk Silabus dan Rencana Pelaksanaan
Pembelajaran (RPP) yang mengacu pada Standar Isi. Perencanaan pembelajaran meliputi
penyusunan rencana pelaksanaan pembelajaran dan penyiapan media dan sumber belajar,
perangkat penilaian pembelajaran, dan skenario pembelajaran. Penyusunan Silabus dan
RPP disesuaikan pendekatan pembelajaran yang digunakan.
1. Silabus
Silabus merupakan acuan penyusunan kerangka pembelajaran untuk setiap bahan kajian
Mata pelajaran. Silabus paling sedikit memuat:

a. Identitas mata pelajaran
b. Identitas sekolah meliputi nama satuan pendidikan dan kelas;
c. Kompetensi inti, merupakan gambaran secara kategorial mengenai kompetensi dalam

aspek sikap, pengetahuan, dan keterampilan yang harus dipelajari peserta didik untuk
suatu jenjang sekolah, kelas dan mata pelajaran;
d. kompetensi dasar, merupakan kemampuan spesifik yang mencakup sikap,
pengetahuan, dan keterampilan yang terkait muatan atau mata pelajaran;
e. materi pokok, memuat fakta, konsep, prinsip, dan prosedur yang relevan, dan ditulis
dalam bentuk butir-butir sesuai dengan rumusan indikator pencapaian kompetensi;

DOKUMEN-1 SMPN 2 TELUKJAMBE TIMUR

30

f. pembelajaran, yaitu kegiatan yang dilakukan oleh pendidik dan peserta didik untuk
mencapai kompetensi yang diharapkan;

g. penilaian, merupakan proses pengumpulan dan pengolahan informasi untuk
menentukan pencapaian hasil belajar peserta didik;

h. alokasi waktu sesuai dengan jumlah jam pelajaran dalam struktur kurikulum untuk satu
semester atau satu tahun; dan

i. sumber belajar, dapat berupa buku, media cetak dan elektronik, alam sekitar atau
sumber belajar lain yang relevan.

B. Silabus dikembangkan berdasarkan Standar Kompetensi Lulusan dan Standar Isi untuk
satuan pendidikan dasar dan menengah sesuai dengan pola pembelajaran pada setiap
tahun ajaran tertentu. Silabus digunakan sebagai acuan dalam pengembangan rencana
pelaksanaan pembelajaran.

2. Rencana Pelaksanaan Pembelajaran

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) adalah rencana kegiatan pembelajaran tatap
muka untuk satu pertemuan atau lebih. RPP dikembangkan dari silabus untuk mengarahkan
kegiatan pembelajaran peserta didik dalam upaya mencapai Kompetensi Dasar (KD). Setiap
pendidik pada satuan pendidikan berkewajiban menyusun RPP secara lengkap dan
sistematis agar pembelajaran berlangsung secara interaktif, inspiratif, menyenangkan,
menantang, efisien, memotivasi peserta didik untuk berpartisipasi aktif, serta memberikan
ruang yang cukup bagi prakarsa, kreativitas, dan kemandirian sesuai dengan bakat, minat,
dan perkembangan fisik serta psikologis peserta didik. RPP disusun berdasarkan KD atau
subtema yang dilaksanakan kali pertemuan atau lebih.
Komponen RPP terdiri atas:
a. identitas sekolah yaitu nama satuan pendidikan;
b. identitas mata pelajaran atau tema/subtema;
c. kelas/semester;
d. materi pokok;
e. alokasi waktu ditentukan sesuai dengan keperluan untuk pencapaian KD dan beban

belajar dengan mempertimbangkan jumlah jam pelajaran yang tersedia dalam silabus
dan KD yang harus dicapai;
f. tujuan pembelajaran yang dirumuskan berdasarkan KD, dengan menggunakan kata
kerja operasional yang dapat diamati dan diukur, yang mencakup sikap, pengetahuan,
dan keterampilan;
g. kompetensi dasar dan indikator pencapaian kompetensi;

DOKUMEN-1 SMPN 2 TELUKJAMBE TIMUR

31

h. materi pembelajaran, memuat fakta, konsep, prinsip, dan prosedur yang relevan, dan
ditulis dalam bentuk butir-butir sesuai dengan rumusan indikator ketercapaian
kompetensi;

i. metode pembelajaran, digunakan oleh pendidik untuk mewujudkan suasana belajar dan
proses pembelajaran agar peserta didik mencapai KD yang disesuaikan dengan
karakteristik peserta didik dan KD yang akan dicapai;

j. media pembelajaran, berupa alat bantu proses pembelajaran untuk menyampaikan
materi pelajaran;

k. sumber belajar, dapat berupa buku, media cetak dan elektronik, alam sekitar, atau
sumber belajar lain yang relevan;

l. langkah-langkah pembelajaran dilakukan melalui tahapan pendahuluan, inti, dan
penutup; dan

m. penilaian hasil pembelajaran.

C. Prinsip-prinsip Penyusunan RPP

Dalam menyusun RPP hendaknya memperhatikan prinsip-prinsip sebagai berikut:
a. Perbedaan individual peserta didik antara lain kemampuan awal, tingkat intelektual,

bakat, potensi, minat, motivasi belajar, kemampuan sosial, emosi, gaya belajar,
kebutuhan khusus, kecepatan belajar, latar belakang budaya, norma, nilai, dan/atau
lingkungan peserta didik.
b. Partisipasi aktif peserta didik.
c. Berpusat pada peserta didik untuk mendorong semangat belajar, motivasi, minat,
kreativitas, inisiatif, inspirasi, inovasi dan kemandirian.
d. Pengembangan budaya membaca dan menulis yang dirancang untuk mengembangkan
kegemaran membaca, pemahaman beragam bacaan, dan berekspresi dalam berbagai
bentuk tulisan.
e. Pemberian umpan balik dan tindak lanjut RPP memuat rancangan program pemberian
umpan balik positif, penguatan, pengayaan, dan remedi.
f. Penekanan pada keterkaitan dan keterpaduan antara KD, materi pembelajaran,
kegiatan pembelajaran, indicator pencapaian kompetensi, penilaian, dan sumber
belajar dalam satu keutuhan pengalaman belajar.
g. Mengakomodasi pembelajaran tematik-terpadu, keterpaduan lintas mata pelajaran,
lintas aspek belajar, dan keragaman budaya.
h. Penerapan teknologi informasi dan komunikasi secara terintegrasi, sistematis, dan
efektif sesuai dengan situasi dan kondisi.

DOKUMEN-1 SMPN 2 TELUKJAMBE TIMUR

32

BAB IV
PELAKSANAAN PEMBELAJARAN PADA MASA PANDEMI COVID-19

A. Prinsip Kebijakan :

Prinsip Pelaksanaan Belajar Dari Rumah BDR dilaksanakan sesuai dengan prinsip-prinsip
yang tertuang dalam Surat Edaran Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 3 Tahun
2020 tentang Pelaksanaan Kebijakan Pendidikan dalam Masa Darurat Penyebaran Corona
Virus Disease (COVID-19), yaitu:

• Keselamatan dan kesehatan lahir batin peserta didik, pendidik, kepala satuan
pendidikan dan seluruh warga satuan pendidikan menjadi pertimbangan utama dalam
pelaksanaan BDR;

• Kegiatan BDR dilaksanakan untuk memberikan pengalaman belajar yang bermakna
bagi peserta didik, tanpa terbebani tuntutan menuntaskan seluruh capaian kurikulum;

• BDR dapat difokuskan pada pendidikan kecakapan hidup, antara lain mengenai
pandemi COVID-19;

• Materi pembelajaran bersifat inklusif sesuai dengan usia dan jenjang pendidikan,
konteks budaya, karakter dan jenis kekhususan peserta didik;

• Hasil belajar peserta didik selama BDR diberi umpan balik yang bersifat kualitatif dan
berguna dari guru tanpa diharuskan memberi skor/nilai kuantitatif;

• Mengedepankan pola interaksi dan komunikasi yang positif antara guru dengan orang
tua/wali.

Pedoman Pebelajaran Dari Rumah ( BDR ).

Tujuan Pelaksanaan Belajar Dari Rumah Pelaksanaan Belajar Dari Rumah (BDR) selama
darurat COVID-19 bertujuan untuk:

1. Memastikan pemenuhan hak peserta didik untuk mendapatkan layanan pendidikan
selama darurat COVID-19;

2. Melindungi warga satuan pendidikan dari dampak buruk COVID-19; Mencegah
penyebaran dan penularan COVID-19 di satuan pendidikan; Memastikan pemenuhan
dukungan psikososial bagi pendidik, peserta didik dan orang tua/wali.

DOKUMEN-1 SMPN 2 TELUKJAMBE TIMUR

33

B. Alternatif Model Pembelajaran

Alternatif Model pembelajaran yang dilakukan di SMPN 2 Telukjambe Timur adalah model
pembelajaran Daring dan Luring.

BDR dilaksanakan dengan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) yang dibagi ke dalam 2 (dua)
pendekatan:

1. Pembelajaran jarak jauh Dalam Jaringan/online (Daring), meng- gunakan gawai (gadget)
maupun laptop melalui beberapa portal dan aplikasi pembelajaran daring.

2. Pembelajaran jarak jauh Luar Jaringan/offline (Luring), menggunakan televisi, radio,
modul belajar mandiri dan lembar kerja, bahan ajar cetak, alat peraga dan media belajar
dari benda di lingkungan sekitar.

Dalam pelaksanaan PJJ, SMPN 2 Telukjambe Timur memilih pendekatan (daring, luring,
kombinasi keduanya) sesuai dengan ketersediaan dan kesiapan sarana dan prasarana dari
siswa atau orang tua siswa.

C. Pembelajaran In-Class

Pembelajaran in Class, selama masa pandemi sejak pertengan bulan Maret sampai dengan
masuk tahun pelajaran 2021-2022 belum bisa dilaksanakan di SMPN 2 TELUKJAMBE
TIMUR, dikarenakan Kecamatan Telukjambe Timur masih termasuk zona merah.

Namun demikian SMPN 2 Telukjambe Timur telah membuat perencanaan Pelaksanaan
dalam kelas sesuai dengan Protokol Kesehatan atau aturan Pencegahan Penyebaran
COVID-19 berkonsultasi dengan semua pemangku kebijakan, antara Dinas Pendidikan
Kabupaten dan Dinas Kesehatan setempat serta TIM petugas Gugus Covid -19.

Diantaranya :

• Membentuk TIM Gugus COVID-19 SMPN 2 Telukjambe Timur.
• Menyiapkan semua sarpras seperti tempat cuci tangan di setiap blok dan kelas.
• Penyemprotan Berkala di lingkungan wilayah sekolah.
• Dll.

DOKUMEN-1 SMPN 2 TELUKJAMBE TIMUR

34

D. Pembelajaran On-line

Ruang lingkup pembelajaran jarak jauh dengan sistem daring ini mencakup beberapa
tahapan, sebagai berikut.

1. Perencanaan
Guru merancang pembelajaran jarak jauh secara daring, meliputi :

• Pembuatan Group Kelas atau Group Mata pelajaran yang dijadikan Kelas Virtual
kelas 7,8 dan 9 dengan menggunakan aplikasi WA dan Telegram,atau Google
Classroom sesuai dengan kemampuan dan permintaan mayoritas di masing-
masing kelas.

• Pengembangan materi/bahan ajar dan kuis.

2. Pelaksanaan Pembelajaran

Sesuai dengan surat edaran dan anjuran dari pemerintah, Guru melaksanakan proses
pembelajaran dari rumah sesuai jadwal yang sudah di buat oleh Kurikulum, jadwal
pembelajaran yang dibuat tidak lebih dari 2 mata pelajaran perhari selama kurang lebih
4 jam, namun mengingat waktu pembelajaran di SMP hanya 5 hari kerja dan ada 11
mata pelajaran, maka ada 1 harus yang dijadwalkan 3 mapel, namun waktunya 4,5
Jam.

Di SMPN 2 TELUKJAMBE TIMUR Mayoritas kelas 7, 8 dan 9 memanfaatkan group
mapel masing-masing kelas dengan aplikasi Telegram dan Google Classroom. Namun
Group Wa masing-masing kelas dijadikan sebagai group wajib yang di buat, untuk
media informasi pengumuman atau sebagai wadah kontrol Wali kelas kepada anak-
anak didik yang menjadi tanggung jawabnya.

Ada 33 rombel untuk kelas 7,8 dan 9, maka ada 33 group Wa wajib yang sudah
terbentuk, group tersebut berfungsi untuk informasi dan sharing tugas dari setiap guru
Mapel, juga sebagai wadah kontrol Wali kelas dan Guru mapel untuk anak-anak yang
bermasalah dengan kepemilikan dan keterbatasan jaringan dari Setiap Guru Mapel
atau terkait masalah apapun.

Bagi siswa yang tidak memiliki HP sama sekali dan tidak bisa mengikuti PJJ oleh kepala
sekolah dan TIM Pengembang Sekolah di panggil orang tua dan siswanya untuk
diberikan tatacara pembelajaran yang di lakukan, dengan tetap memperhatikan protokol
kesehatan pencegahan Covid-19. Yaitu dengan cara mereka wajib membuat
pernyataan di atas matrai dan siap datang ke sekolah sesuai jadwal yang di tentukan

DOKUMEN-1 SMPN 2 TELUKJAMBE TIMUR

35

yaitu 1 kali seminggu mereka wajib datang ke sekolah untuk diberikan materi dan tugas
dengan jadwal yang dibuat oleh kurikulum. Dengan Tekhnik pemberian materi
perjenjang, seperti anak-anak kelas 7 dari 11 kelas yang ada di kumpulkan manjadi
satu dengan jumlah maksimal 20 anak perkelasnya. Kemudian di berikan materi oleh
guru mapel sesuai bidang studi dengan durasi 1 jam pelajaran untuk satu pelajaran
dnegan maksimal 3 mapel.

Penyampaian materi sesuai Bidang studi tanpa melihat guru tersebut mengajar di kelas
tersebut atau tidak. Begitu seterusnya sampai selesai pembelajaran Daring di lakukan.

Perlakuan tersebut berlaku untuk semua jenjang , kelas 7, 8 dan 9. Namun mayoritas
kelas 9 tidak banyak masalah semua bisa dilakukan dengan daring. Ada yang pinjam
HP temannya berkelompok ,bergantian atau HP saudara.

Tim Wakasek Kurikulum Setiap hari mengirimkan Link GoogleForm berupa Agenda dan
Absensi Kehadiran Guru yang wajib diisi oleh pengurus kelas KM, Sekertaris atau
bendahara sesuai kesepakatan dengan wali kelas masing-masing.

DOKUMEN-1 SMPN 2 TELUKJAMBE TIMUR

36

3. Jadwal Pembelajaran Daring kelas 7,8 dan 9

DOKUMEN-1 SMPN 2 TELUKJAMBE TIMUR

37

DOKUMEN-1 SMPN 2 TELUKJAMBE TIMUR

38

DURASI PJJ PER MAPEL
BAB V

DOKUMEN-1 SMPN 2 TELUKJAMBE TIMUR

39

KALENDER PENDIDIKAN

A. PERMULAAN TAHUN PELAJARAN

Kalender Pendidikan SMP NEGERI 2 Telukjambe Timur disusun dengan memperhatikan ketentuan dari
pemerintah / pemerintah daerah yaitu Kalender Pendidikan Dinas Pendidikan Jawa Barat dan Dinas
Pendidikan Kabupaten yang disesuaikan dengan kegiatan sekolah. Kalender pendidikan Th. Pelajaran
2021/2022 SMP NEGERI 2 TELUKJAMBE TIMUR adalah sebagai berikut :

NAMA JUMLAH JUMLAH MINGGU JUMLAH JUMLAH HARI
BULAN MINGGU
SEMESTER N0 EFEKTIF TIDAK HARI EFEKTIF TIDAK
5 2 EFEKTIF EFEKTIF
4
1 Jul-21 5 3 31 9 22
2 Agu-21 4
3 Sep-21 4 40 31 21 10
4 Okt-21 5
5 Nov-21 41 30 17 13
6 Des-21
GANJIL 31 31 20 11

40 30 30 0

23 31 8 23

JUMLAH S -1 27 19 8 184 105 79

GENAP 7 Jan-22 5 3 2 31 16 15
8 Feb-22 4 4 0 28 20 8
9 Mar-22 5 4 2 31 13 18
10 Apr-22 4 2 2 30 12 18
11 Mei-22 4 2 2 31 7 24
12 Jun-22 5 1 3 30 10 27

JUMLAH S -2 27 16 11 181 78 103

B. JUMLAH MINGGU TIDAK EFEKTIF DAN HARI EFEKTIF

NO JENIS KEGIATAN JUMLAH
MINGGU
1 LIBUR AWAL PUASA
1
2 LIBUR IDUL FITRI 2
2
3 UTS 1,2 2
2
4 ULANGAN UMUM 1,2 2
4
5 JEDA PTS DAN PAS
2
6 LIBUR SEMESTER I
1
7 LIBUR SEMESTER II 1
19
8 LIBUR UAN /UAS/ USBN / 19
PRAKTEK
16
9 LIBUR UMUM/ NASIONAL
35
10 LIBUR HARI SABTU

JUMLAH MINGGU TIDAK EFEKTIF

JUMLAH MINGGU EFEKTIF SEMESTER 1

JUMLAH MINGGU EFEKTIF
SEMESTER 2

TOTAL MINGGU EFEKTIF 1 TAHUN

DOKUMEN-1 SMPN 2 TELUKJAMBE TIMUR

40

C. RENCANA JADWAL KEGIATAN KURIKULUM DAN KESISWAAN TH.
2021-2022

A.SEMESTER I

N JENIS KEGIATAN WAKTU PELAKSANA KETERANGAN
O
30 JULI 2021 TIM PENGEMBANG
PEMBENTUKAN TIM DAN GURU

PENGEMBANG KURIKULUM SMP

NEGERI 2 TELUKJAMBE TIMUR TH.

2021-2022

1 HARI EFEKTIF SEMESTER-1 19 JULI 20201– 18
DES 2021
122 HARI

2 PERMULAAN TAHUN PELAJARAN 19 JULI 2021

3 MASA ORIENTASI SISWA(MOS) 19 - 23 JULI 2021 PANITIA MOS

4 RAPAT DINAS AWAL TAHUN 15 JULI 2021 KEPALA SEKOLAH
PELAJARAN
AWAL AGUSTUS- WAKASEK
5 PENGUMPULAN KELENGKAPAN AWAL SEPTEMBER KURIKULUM
ADMINISTRASI GURU

6 LDKS AKHIR SEPTEMBER KESISWAAN DAN
2021 OSIS

7 IHT SEMESTER I JULI 2021 KEPALA SEKOLAH DAN GURU

8 MID SEMESTER I 14-18 Okt 2021 GURU MAPEL

11 RAPAT DINAS PERSIAPAN PAS NOV 2021 KEP.SEKOLAH,
PANITIA

12 PELAKSANAAN PAS GANJIL 7 - 12 DES 2021 POKJA

13 PELAKSANAAN OSN, SENI DAN OR 14 - 17 OSIS
DES 2021

14 PENYERAHAN RAPORT SEMESTER I 17 DES 2021 WALI KELAS

14 LIBUR SEMESTER I 19 DES 2021 – 9 JAN 2022

KEGIATAN PRA US 2021/2022

15 a. PENGISIAN FORMULIR DATA AWAL OKTOBER SISWA KELAS IX

US/UAN ( BIOS UN) 2021

b. PEMBUATAN DAFTAR NAMA AKHIR OKTOBER TU / PANITIA
CALON PESERTA US/ UAN 2021

DOKUMEN-1 SMPN 2 TELUKJAMBE TIMUR

41

c. PROSES PENGESAHAN DNS ( AKHIR OKTOBER KEPALA SEKOLAH
DAFTAR NAMA SEMENTARA ) 2021

SEMESTER 2

16 HARI EFEKTIF SEMESTER 2 2 JAN – 5 JUNI 2022 78 HARI

17 IHT 2 SEMESTER II FEBRUARI 2022 GURU DAN KEP.SEKOLAH

18 PENGUMPULAN KELENGKAPAN AWAL FEBRUARI 2022 PKS KURIKULUM

ADMINISTRASI GURU

19 PEMANTAPAN KELAS 9 POKJA DAN SISWA KLS 9

20 PELAKSANAAN TO ONLINE FEB – MARET 2022 POKJA KOMISARIAT/ KAB.

21 RAPAT DINAS PERSIAPAN PAS MARET 2022 KEPALA SEKOLAH

22 PELAKSANAAN PTS ONLINE 8 – 13 MARET 2022 POKJA KABUPATEN

24 PELAKSANAAN UJIAN PRAKTEK (US) PERTENGAHAN MARET 2022 SEKOLAH /

KOMISARIAT

25 PELAKSANAAN US ONLINE SESUAI POS PELAKSANAAN UN NASIONAL

27 LIBUR AWAL PUASA 12-14 APRIL 2022

28 PELAKSANA UKK 7-15 JUNI 2022 POKJA

29 RAPAT KENAIKAN KELAS 2 1 JUNI 2022 GURU,WK, PKS DAN KEP.

SEKOLAH

30 PENGUMUMAN HASIL PELULUSAN KELAS IX JUNI 2022 POKJA

31 PENYERAHAN NILAI RAPORT SEMESTER II, 25 JUNI 2022 WALI KELAS

32 LIBUR SEMESTER II 26 JUNI – 17 JULI 2022

33 PENERIMAAN PESERTA DIDIK BARU ( PPDB) JUNI - JULI - 2022 POKJA

35 PENGUMUMAN PENERIMAAN SISWA BARU JULI 2022 POKJA

DOKUMEN-1 SMPN 2 TELUKJAMBE TIMUR

42


Click to View FlipBook Version