The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

PTP PD IPM Kota Surakarta berisi tentang pedoman perkaderan di ranting

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by perkaderanberseri, 2022-06-16 21:43:37

PTP PD IPM Kota Surakarta

PTP PD IPM Kota Surakarta berisi tentang pedoman perkaderan di ranting

Keywords: ipm,perkaderan,ipm solo

- Prosesi pelatihan Penugasan Peserta
- Peserta membuat lembar refleksi harian secara
mandiri (individual) yang mencakup aktivitas selama
mengikuti pelatihan. Lembar refleksi dikumpulkan
kepada tim fasilitator dan dijadikan sebagai input
informasi kondisi peserta berdasar pernyataan tertulis
peserta - Peserta menghafal ayat-ayat yang berkaitan
dengan perkaderan dan menyetor hafalan kepada tim
fasilitator atau IoT

| 38

c. SILABUS MATERI
(penjelasan)

No. Materi Pokok Bahasan Indikator Metode Sumber dan Alokasi Fasilit
Media Belajar Waktu ator

1. Pengenalan Orientasi, a. Adanya pemahaman Brainstormin Alat Belajar :

ta’aruf dan peserta terkait dengan g, Game Kertas

Kontrak Belajar maksud dan arahan Payung,

pelatihan Spidol, Kertas

b. Adanya Kesepahaman Asturo, Slide,

alur dalam pelatihan Double tape, 60 MOT
c. Adanya kesepakatan laptop, LCD, Menit

terkait aturan dalam Microphone
pelatihan

d. Terjadinya proses

pengenalan antara

2. Keislaman a.Memah Peserta ,Fasilitator Sumber
serta Pemateri

a. Peserta memahami

ami bagaimana makna islam Belajar:

Konsep iman ihsan secara Al-Qur’an,

berisla komprehensif As

m b. Pemahaman mengenai sunnah.

(islam, contoh kongkrit dan

iman teladan positif Alat Belajar :
dan bagaiman sikap hidup
ihsan) manusia dalam Kertas
b.Aplikasi bertauhid selama hayat
Keiman Rasulullah SAW Ceramah, Payung, 90 MOT
an sehingga memperkuat tanya jawab, Spidol, Kertas Menit
dalam dan mempertahankan
beragai Aqidah Islam diskusi Asturo, Slide,
Aspek Double tape,

laptop, LCD,

Microphone

kehidup

an.
c. Tauhid

sebagai
Akidah

3. Kemuhamm a.Sejarah a. Peserta mengetahui Ceramah, Sumber
adiyahan tanya jawab, Belajar:
Muhammadi sprit perjuangan KH.

yah dan Ahmad Dahlan dalam diskusi Pemateri dan
Spirit menegakkan Fasilitator
perjuangan Muhammadiyah.
KH Ahmad b. Peserta memahami etos Alat Belajar : 90 MOT
Dahlan atau nilai pergerakan Kertas Menit
b.Etos muhammadiyah Payung,
Spidol, Kertas
pergerakan
Asturo, Slide,

muhammadi Double tape,

yah laptop, LCD,
4. Ke IPM an a.Sejarah IPM a. Peserta memahami Microphone
Sumber

b.Implementas bagaimana berdirinya Belajar:
Pemateri dan
i 3T (Tertib IPM Fasilitator

Ibadah, b. Peserta memahami
Tertib profil kader IPM

Belajar, dan Alat Belajar : 90 MOT
Kertas Menit
Tertib Payung,
Spidol, Kertas
Organisasi) Asturo, Slide,
Double tape,
c. Profil kader

IPM

laptop, LCD,

5. Metodologi a.Pemahaman a. Peserta paham dalam Microphone
Ceramah,

dan tahapan penggunaan analisis tanya jawab,
dalam SWOT dengan tahap diskusi,
penggunaan tahapannya yaitu : roleplay
Analisis Streng, Weakness,
SWOT yaitu : b. Opportunities, Threats
Streng, Peserta memahami
Weakness, penggunaan dan
Opportunitie Fungsi dari Analisis
s, Threats SWOT

b.Penggunaan

& Fungsi dari

Analisis

SWOT

| 40

c. c.

7. Wawasan dan a.Pola a. Peserta Ceramah,Tanya S 90 MOT
Skill 1 kepemimpinan
Rasulullah memaha jawab, Diskusi u Men
Kepemimpinan b.Pemahaman
Kepemimpinan mi m it
dalam
berorganisasi bagaiman b

a pola e

kepemim r

pinan

Rasululla B

he

Peserta mampu l

menanamkan a
jiwa j
kepemimpinan a
dalam dirinya. r
:

F
a
s
i
l
i
t
a
t
o
r
,

Alat
Bela
jar :

Micr

oph

one,

Lapt

op

,LCD,

Slide,

Kerta

s

Plano

,Spid

ol,

Doub

le

Tape

8. Wawasan dan a.Pengertian a. Peserta Ceramah,Tany S 9 M
Skill 2 Mental Health memaha a jawab, u 0 O
Psikologi b.Kondisi dan Isu mi Diskusi m M T
Remaja Mental Health gambara b e
a.Peran IPM dalam n umum e ni
mental r t
merespon isu health
mental health
b. Peserta
mampu B
memaha e
mi jenis l
jenis a
upaya j
mengoba a
ti mental r
health :

c. Peserta F
memaha a
mi s
perkemb i
angan isu l
mental i
health t
a
d. Peserta t
dapat o
memaha r
mi peran ,
IPM
dalam Alat
merespo Bela
n isu jar :
mental Micr
health oph

| 42

a. one,
Lapt
9. Wawasan dan a. Pengertian a. Peserta Ceramah,Tanya op,L
Skill 3 CD,S
Ekologi memaha jawab, Diskusi lide,
Kert
Student Earth b.Kondisi dan isu mi as,
Plan
Generation Ekologi gambara o,Sp
idol,
Peran IPM dalam n umum Dou
ble
merespon isu ekologi ekologi Tap
e
b. Peserta S 90 MOT
u Men
mampu m it
b
memaha e
r
mi
B
perkemb e
l
angan isu a
j
ekologi a
r
Peserta :

dapat F
a
memahami s
i
peran IPM l
i
dalam t
a
merespon isu t
o
ekologi r
,

Alat
Bela
jar :
Micr
oph
one,
Lapt

op

,LCD
,Slid
e,Ke
rtas
Plan
o,Sp
idol,
Dou
ble
Tap
e

8. Evaluasi dan a. Evaluasi a. Adan Ceramah 9MO
ya Partisip 0T
Rencana Tindak RKTL Evalu atoris
Lanjut asi M
dari e
Fasili n
tator i
dan t
Pese
rta

a. Adanya
RKTL

b.

c.

c. c.

b. b.

d. Term of Reference (TOR)

| 44

(penjelasan, penjabaran materi) : 10 maret
e. CONTOH MANUAL PELATIHAN

Manual pelatihan disusun berdasarkan alur logis perencanaan dan pengelolaan pelatihan.
Adapun perencanaan dan pengelolaan Pelatihan Kader Dasar TM I dapat diikuti melalui
Pelatihan Fasilitator dan Pendamping I. Adapun contoh dari susunan manual acara
sebagaimana berikut:

HARI KE-1

Waktu Acara
07.00 – 08.00 Persiapan

Pembukaan
08:00 – 08:30

Pembacaan ayat suci Al-Qur’an

Sambutan Kepala Sekolah
08.30 - 09.15 Orientasi, ta’aruf dan kontrak belajar
09.15 – 10.45 Materi 1 (Keislaman)
10:45 – 11:45 Forum Group Discussion
11:45 – 12.45 Materi ke-2 (KeMuhammadiyahan)
12.45 – 14.15 ISHOMA
13.00 – 14.30 Forum Group Discussion
14.30 – 15.15 ISHO
15.15 – 16.30 Refleksi & penutupan hari pertama

HARI KE-2

Waktu Acara

08.00 – 08.30 Pengantar Materi

08:30 – 10:00 Materi ke 3 (ke-ipm-an)

10:00 – 11.00 Forum Group Discussion
11.00 – 11.15 Ice Breaking
11.15 – 12.00 Materi 4 ( Kepemimpinan )
12.00 – 13.00 ISHOMA
13.00 – 13.45 Lanjut materi ke 4
13.45 – 14.45 Forum Group Discussion
14.45 – 15.30 ISHO
15.30 – 16.30 Refleksi & Penutupan hari ke-2

HARI KE-3

Waktu Acara

08.00 – 08.30 Pengantar Materi

08:30 – 10:00 Materi ke 5 (psikologi remaja)

10:00 – 11.00 Forum Group Discussion

11.00 – 11.15 Ice Breaking

11.15 – 12.00 Materi 6 ( Studenth Earth Generation )

12.00 – 13.00 ISHOMA

13.00 – 13.45 Lanjut materi ke 6
13.45 – 14.45 Forum Group Discussion
14.45 – 15.30 ISHO
15.30 – 16.30 Refleksi & Penutupan acara

*) Jadwal dapat berubah-ubah sewaktu-waktu menyesuaikan kondisi

f. TEKNIS PENGAJUAN TM 1 KE PIMPINAN DAERAH

Pengajuan teknis adalah suatu cara menyampaikan, mengajukan, menyajikan dari
pihak satu ke pihak yang lain dengan persyaratan yang umumnya dalam bentuk sebuah
dokumen formal yang menciptakan kriteria, metode, proses, dan praktik rekayasa. Dalam
menyelenggarakan Taruna Melati 1 Pimpinan Ranting harus mempersiapkan apa yang harus

| 46

dibutuhkan salah satunya yaitu teknis pengajuan permohonan fasilitator dan pemateri ke
Pimpinan Daerah. Secara teknis pengajuan Taruna Melati 1 ke Pimpinan Daerah dilakukan
dengan cara memasukkan surat undangan dengan teknis permohonan fasilitator dan
pemateri yang telah dibuat oleh Sekretaris Panitia ke Sekretaris Umum Pimpinan Daerah.
Surat yang telah diajukan kemudian akan diproses oleh Pimpinan Daerah untuk ditindak
lanjuti lebih lanjut. Pimpinan daerah sendiri akan mengutus kurang lebih 2-3 orang/sesuai
permintaan untuk menjadi fasilitator dan mengutus seseorang untuk menjadi pemateri di
taruna melati pimpinan ranting.

B. PELAKSANAAN

a. Metode Pembelajaran

Beberapa metode belajar yang bisa digunakan dalam pelatihan ini adalah :

o Pemanasan : berfungsi agar peserta dapat merasakan kegembiraan dan
memupuk semangat para peserta agar dapat mengikuti kegiatan dengan
lancar.

o Diskusi : memberikan kesempatan untuk para peserta agar saling berdiskusi
dengan teman atau pemateri yang ada. Hal ini juga bisa mempererat
silaturahmi antar peserta.

o Ceramah : Metode ini digunakan agar peserta dengan mudah mendengarkan
dan dapat menganalisis di akhir atas penjelasan dari pemateri.

o Tanya jawab : Metode ini bisa digunakan untuk mengukur pemahaman para
peserta atas materi yang diberikan. Juga berfungsi apakah pemateri sudah
menjelaskan materi dengan jelas.

o Diskusi kelompok : Para peserta dibuat beberapa kelompok agar berdiskusi
atas materi yang diberikan. Peserta juga bisa saling share pengalaman dan
pemahaman terkait materi yang diberikan tadi.

o Diskusi Pleno : Sebagai tempat para peserta untuk bisa lebih menunjukkan
keberaniannya dan saling bertukar pengalaman, bertukar informasi dan
pemikiran dan terwujudnya satu kesimpulan bersama.

o Sharing : Kegiatan ini berfungsi untuk membangkitkan keberanian dan
semangat peserta selama pelatihan.

o Ice Breaking : Untuk mencegah kebosanan dan
kejenuhan saat pelatihan, ice breaking perlu diadakan. Kegiatan ini juga
bermanfaat agar para peserta fresh kembali.

b. Media Belajar/Media Pelaksanaan

Dalam pelatihan ini, media belajar yang dapat digunakan untuk kelancaran pelatihan ini ada
beberapa contoh, yaitu :

NO MEDIA BENTUK
1. Teks Tulisan, Jurnal, Cerita Pendek

| 48

2. Audio Mp3

3. Media Visual Gambar, Foto, Kartun, Poster
4. Media Proyeksi Diam LCD, Proyektor

5. Media Proyeksi Gerak dan Audio Visual Video Multimedia

6. Miniature Patung, Karya Seni, dll

Adapun beberapa media belajar yang bisa digunakan lagi adalah :

● Alat Tulis
● Lembar Peraga
● Bahan Materi
● Lembar Penugasan
● Alat Permainan

c. Penugasan Peserta

Dalam memaksimalkan dan mengukur pemahaman para peserta untuk kegiatan
Pelatihan Kader Taruna Melati 1 ini dapat diberikan beberapa penugasan peserta. Dengan
contoh sebagai berikut :

● Pre-Test (Test Awal) : berfungsi untuk mengetahui tingkat pemahaman peserta
sebelum materi di share .

● Post-Test (Test Akhir) : berfungsi untuk mengukur pemahaman para peserta atas
materi yang disampaikan.

● Merangkum : kegiatan yang dimana seluruh peserta harus menulis kembali atau
membuat rangkuman dengan bahasanya sendiri terkait materi yang dikerjakan

● Tugas melalui Google Form : sesuai dengan meningkatnya keadaan teknologi
sekarang, peserta dapat mengerjakan tugas melalu link yang di share .

● Diskusi : diberikan agar peserta mampu saling bertukar pikiran dengan peserta lain.
● Presentasi : setelah berdiskusi, para peserta bisa melakukan presentasi atas materi

yang sudah disampaikan dan hasil diskusi, satu per satu atau per kelompok di depan
tempat latihan.
Adapun contoh-contoh media penugasan peserta yang lain bisa digunakan untuk
menambah penilaian dan pemahaman peserta terkait materi.
C. PASCA
▪ Evaluasi
▪ RTL dan Pendampingan
▪ Parameter Keberhasilan

| 50



Testimoni
| 52

Daftar Pustaka

LAMPIRAN-LAMPIRAN
(KEBUTUHAN SURAT MENYURAT SERTA CONTOH SERTIFIKAT DAN PROPOSAL)

| 54


Click to View FlipBook Version