The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

Produk TA E-LKPD FISIKA MOMENTUM & IMPULS

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by mariatunga12, 2022-03-27 12:23:19

Produk TA E-LKPD FISIKA MOMENTUM & IMPULS

Produk TA E-LKPD FISIKA MOMENTUM & IMPULS

E-LKPD FISIKA

BERBASIS DISCOVERY LEARNING

MOMENTUM DAN IMPULS

KELAS X SMA/MA

Pelipus Pati. Wena Maya
Dra. Hj. Hidayati, M.Pd
Dr. Daimul Hasanah,S.Pd, Si, M.Pd

NAMA : ………………………………….. i
KELAS :…………………………………….
NIS :………………………………………….

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN FISIKA
FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS SARAJANAWIYATA TAMANSISWA

YOGYAKARTA
Momentum & Impuls

E-LKPD FISIKA BERBASIS DISCOVERY LEARNING

E-LKPD FISIKA BERBASIS DISCOVERY LEARNING PADA POKOK
BAHASAN MOMENTUM DAN IMPULS UNTUK PESERTA DIDIK
KELAS X SMA NEGERI 1 PUNDONG

PENULIS

Pelipus Pati Wena Maya

DOSEN PEMBIMBNG

Dra. Hj. Hidayati, M.Pd
Dr. Daimul Hasanah,S.Pd.,Si.,M.Pd

VALIDATOR

Handoyo Saputro, S.Pd., M.Si.
Ayu Fitri Amalia, M.S.c.
Sumartiani, S.Pd.

Momentum & Impuls i

E-LKPD FISIKA BERBASIS DISCOVERY LEARNING

Puji Syukur Hadirat kepada Tuhan Yang Maha Esa karena atas berkat dan
rahmat-Nya penulis dapat menyelesaikan bahan ajar E-LKPD Berbasis Discovery
Learing pada Pokok Bahasan Momentum dan Impuls. E-LKPD ini disusun berdasarkan
Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar dengan menggunakan kurikulum 2013 untuk
sekolah menengah atas (SMA) Kelas X.

Penulis juga ingin mengucapkan terimakasih kepada dosen pembimbing yang
telah meluangkan waktu untuk membimbing dan memberikan arahan selama
penyususnan E-LKPD Fisika Berbasis Discovery Learning. Ucapan terimaksih juga
disampaikan kepada validator yang telah memvalidasi E-LKPD ini serta semua pihak
yang membantu dan berpartipasi dalam penyusuna E-LKPD ini baik secara langsung
maupun tidak langsung

E-LKPD ini dengan harapan agar digunakan sebagai sumber belajar oleh peserta
didik baik di sekolah maupun di tempat lainnya serta menambah wawasan pengetahuan
bagi peserta didik kelas X SMA.

Penulis menyadari bahwa banyak kekurangan dari E-LKPD ini belum dikatakan
sempurna. Oleh sebab itu, diharapkan kritik dan saran dari pembaca sehingga bahan
ajar E-LKPD ini.dapat menjadi lebih baik.
Harapannya semoga E-LKPD ini dapat bermanfaat dan didigunakan untuk seluruh pihak
baik peserta didik, guru, dan sekolah

Yogyakarta, …/…/2021
Penulis

Pelipus Pati Wena Maya

Momentum & Impuls ii

E-LKPD FISIKA BERBASIS DISCOVERY LEARNING

DAFTAR ISI

PERKENALAN............................................................................................................ i
KATA PENGANTAR.................................................................................................. ii
DAFTAR ISI................................................................................................................ iii
DAFTAR TABEL......................................................................................................... iv
DAFTAR GAMBAR..................................................................................................... v
DESKRIPSI E-LKPD................................................................................................... vi
PETUNJUK PENGGUNAAN E-LKPD........................................................................vi
STANDAR ISI.............................................................................................................viii
PETA KONSEP...........................................................................................................XI
Pengertian konsep Momentum dan Impuls…………………………………..………..1
KEGIATAN 1................................................................................................................6

Konsep Momentum dan Impuls.........................................................................2
KEGIATAN 2...............................................................................................................19

Hukum Kekekalan momentum.........................................................................14
KEGIATAN 3.............................................................................................................. 28

Tumbukan ………............................................................................................23
EVALUASI..................................................................................................................33
DAFTAR PUSTAKA...................................................................................................37
PROFIL PENULIS ......................................................................................................38
HALAMAN SAMPUL BELAKANG……………………...…..……..….………….39

Momentum & Impuls iii

E-LKPD FISIKA BERBASIS DISCOVERY LEARNING

DAFTAR GAMBAR

Gambar 1. Seorang Anak bermain kelereng………………………………………….1
Gambar 2. Seorang Menembak………………………………………………………1
Gambar 3. mobil menabrak pohon dijalan……………………………………………2
Gambar 4. truk menabrak pohon dijalan …………..…………………………..…….2
Gambar 5. Gaya kontak CR7 pada bola…………………………………….…….…4
Gambar 6. Luas daerah dibawah grafik F-t…………………………………….……5
Gambar 7. Alat dan bahan praktik…………………………………………….……..6
Gambar 8. Gaya kontak pada bola………………………………………………….10
Gambar 9. Peluncuran pada roket……………………………………………..…….11
Gambar 10. Sebuah palu menumbuk sebuah paku…………………………….……13
Gambar 11. Newton Cradle (ayunan Newton)..……………………………….……14
Gambar 12. Momentum sIstem partikel…………….………………..………….….15
Gambar 13. Gaya-gaya interaksi pada billiar………………………………………..16
Gambar 14. Tokoh Christian Huygens………………………………………………17
Gambar 15. Truk dan mobil yang saling tabrakan…………………………….……..18
Gambar 16. Meteran ,klereng……………………….……………………………….19
Gambar 17. Kecelakaan kreta api…………………………………….……….…….23
Gambar 18. Tabrakan mobil…………………………………………..…………….23
Gambar 19. Tumbukan lenting sempurna………………………………….……….24
Gambar 20. Tumbukan antara bola putih dan bola hitam……………………….…..24
Gambar 21. Tumbukan lenting sempurna antara dua bola………………………….25
Gambar 22. pendulum belistik…………………………………..……………..……26
Gambar 23. Aksi Michel Jordan………………………..…………………….…….27
Gambar 24. Bola ping pong……………………………………..……………….….28
Gambar 25. Bola jatuh kelantai………………………………………………….….32

Momentum & Impuls iv

E-LKPD FISIKA BERBASIS DISCOVERY LEARNING

DAFTAR TABEL

Tabel. 1 Hasil percobaan pada momentum………………………………...……7
Tabel. 2 Hasil percobaan pada hukum kekekalan momentum…………….........20
Tabel. 3 Hasil percobaan tumbukan…………………………………………….29

Momentum & Impuls v

E-LKPD FISIKA BERBASIS DISCOVERY LEARNING

E-LKPD adalah Elektronik Lembar Kerja Peserta Didik merupakan LKPD yang
disajikan dalam bentuk elektronik. E-LKPD ini membahas tentang materi
momentum dan impuls kelas X SMA/MA. E-LKPD ini berbasis Discovery
Learning yang memiliki fungsi sebagai bahan ajar yang dapat digunakan oleh
peserta didik dalam memudahkan pembelajaran dan pemahaman materi yang
diperoleh. E-LKPD ini berisi kompetensi yang akan dicapai, peta konsep,
ringkasan materi, kegiatan eksperimen, dan penjelasan mengenai konsep fisika
yang disajikan. Terdapat juga penunjang lain, seperti ahli Fisika dan Evaluasi
soal yang dapat membantu untuk mengasah kemampuan belajar yang sudah
dilakukan. E-LKPD Fisika Berbasis Discovery Learning dapat dikaitkan dalam
kehidupan sehari-hari. Peserta didik dituntut agar lebih mandiri dalam
mengerjakan dan menyelesaikan masalah yang dihadapi dalam proses
pembelajaran

Momentum & Impuls vi

E-LKPD FISIKA BERBASIS DISCOVERY LEARNING

PETUNJUK PENGGUNAAN E-LKPD

1. Bagi Guru
Guru dapat guru dapat mengarahkan peserta didik mempelajari E-LKPD di
rumah atau di luar jam sekolah secara mandiri untuk memperdalam
pemahaman materi momentum dan impuls.

2. Bagi Peserta Didik
a. E-LKPD ini dapat digunakan secara mandiri atau kelompok.
b. Keberhasilan belajar dengan menggunakan E-LKPD ini bergantung pada
ketekunan masing-masing individu.
c. Baca dan pahami setiap tujuan pembelajaran pada setiap kegiatan belajar!
d. Pahami setiap konsep dan contoh yang disajikan pada uraian materi dalam
kegatan belajar dengan baik!
e. Jika terdapat tugas melakukan praktik, maka lakukanlah dengan petunjuk
terlebih dahulu!
f. Catatlah semua kesulitan yang anda alami dalam mempelajari E-LKPD
ini !
g. Tanyakan kesulitan tersebut pada guru pada saat kegiatan tatap muka
maupun secara pribadi !

Momentum & Impuls vii

E-LKPD FISIKA BERBASIS DISCOVERY LEARNING

STANDAR ISI

Kompetensi Inti

KI-1 : Menghargai dan menghayati ajaran agama yang dianutnya.
KI-2 : Menghargai dan menghayati perilaku jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli

(toleransi, gotong royong), santun, percaya diri, dalam berinteraksi secara
efektif dengan lingkungan sosial dan alam dalam jangkauan pergaulan dan
keberadaannya.
KI-3 :Memahami dan menerapkan pengetahuan (faktual, konseptual, dan
prosedural) berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan,
teknologi, seni, budaya terkait fenomena dan kejadian tampak mata.
KI-4 : Mengolah, menyaji, dan menalar dalam ranah konkret (menggunakan,
mengurai, merangkai memodifikasi,dan membuat) dan ranah abstrak
(menulis, membaca, menghitung, menggambar, dan mengarang) sesuai
dengan yang dipelajari di sekolah dan sumber lain yang sama dalam sudut
pandang/teori.

Kompetensi Dasar

3.10 Menerapkan konsep momentum dan implus, serta hukum kekekalan
momentum dalam kehidupan sehari-hari

4.10 Menyajikan hasil pengujian penerapan hukum kekekalan momentum,
misalnya bola jatuh bebas ke lantai dan roket sederhana

Momentum & Impuls viii

E-LKPD FISIKA BERBASIS DISCOVERY LEARNING

Indikator Pencapaian Kompetensi

3.10.1 Peserta didik dapat mengidentifikasi konsep momentum dalam fenomena
sehari-hari (C1).

3.10.2 Peserta didik dapat menjelaskan konsep momentum dan implus dalam
fenomena sehari-hari (C2).

3.10.3 Peserta didik dapat menghitung besar momentum suatu benda dengan tepat
(C3)

3.10.4 Peserta didik dapat menghitung besar implus suatu benda (C3)

3.10.5 Peserta didik dapat menentukan hubungan implus dengan perubahan
momentum (C3)

3.10.6 Peserta didik dapat menjelaskan hukum kekekalan momentum (C2)
3.10.7 Peserta didik dapat membedakan jenis-jenis tumbukan (C2)
4.10.1 Peserta didik dapat menyajikan hasil pengujian penerapan hukum kekekalan

momentum dan implus

Tujuan Pembelajaran

Melalui kegiatan pembelajaran dengan model Discovery Learning peserta didik
diharapkan mampu:

1. Mengidentifikasi konsep momentum dalam fenomena sehari-hari dengan baik
dan benar.

2. Menghitung besar momentum suatu benda dengan tepat.
3. Menjelaskan konsep implus dalam fenomena sehari-hari dengan baik dan

benar.
4. Menghitung besar implus suatu benda dengan tepat.
5. Menentukan hubungan implus dengan perubahan momentum dengan baik

dan benar.
6. Menjelaskan hukum kekekalan momentum dengan tepat.
7. Membedakan jenis-jenis tumbukan dengan tepat.
8. Menyajikan hasil pengujian penerapan hukum kekelan momentum dan

implus dengan baik dan benar.

Momentum & Impuls ix

E-LKPD FISIKA BERBASIS DISCOVERY LEARNING

Momentum Massa
Didefinisikan
Momentum Menyebabkan sebagai hasil kali
Linear perubahan
Kecepatan
Bila tak ada gaya Impuls
luar berlaku Gaya rata-
Hubungan rata
Hukum kekekalan momentum
Momentum Linear dan impuls Ditentukan
oleh faktor
Misalnya pada
Selang
Tumbukan Secara umum Lenting waktu
Dapat bersifat sebagian
Faktor
kelentingan
dinyatakan oleh Koefisien

restitusi

Lenting Tidak Lenting
sempurna sama sekali

Kata-kata kunci Momentum
Tumbukan
Gaya impulsif Tumbukan lenting sempurna
Hukum kekekalan momentum linear Tumbukan tidak lenting sama sekali
Impuls
Koefisien restitusi

Momentum & Impuls x

E-LKPD FISIKA BERBASIS DISCOVERY LEARNING

Stimulasi dan identifikasi masalah

Perhatikan Gambar 1 di bawah ini!

Gambar 1 terlihat dengan tumbukan antara
kelereng berhubungannya dengan hukum
tumbukan yang disebut dengan hukum
kekekalan momentum, adakah hubungan gaya
dorong jari tangan yang melontarkan kelereng
tersebut sehingga menghasilkan tumbukan
dengan kelereng lainnya?

Gambar. 1 Seorang Anak bermain kelereng

Sumber:https://images.app.goo.gl/kWxGXo
4eGrMY7UwCA

Dari Gambar 1, Apa yang menyebabkan suatu benda diam menjadi bergerak? Anda
telah mengetahuinya, yaitu gaya yang bekerja sehingga benda tersebut bergerak.
Kelereng yang diam akan bergerak ketika gaya dorong jari tangan anda bekerja pada
kelereng. Gaya dorong anda pada kelereng termasuk gaya kontak yang bekerja
dalam waktu singkat. Gaya seperti itu di sebut gaya impulsif

Gambar 2. Seorang Menembak Gambar 2 tampak seseorang memegang sebuah
pistol yang akan di tembakan. Sebelum peluru di
tembakan dari pistol, peuluru dan pistol berada
dalam keadaan diam. Apakah mengakibatkan titik
sasaran yang dikenai oleh peluru dengan kecepatan
yang besar? Apakah kecepatan yang besar akan
menimbulkan kerusakan yang lebih parah
dibandingkan dengan peluru yang memiliki
kecepatan kecil?

Sumber:https://images.app.goo.gl/

Dari Gambar 2 pada saat peluru di tembakan ke arah kanan, peluru, dan pistolnya
bergerak dengan kecepatan tertentu. Pistol akan tertolak berlawanan arah dengan arah
gerak peluru yaitu ke arah kiri. Percepatan yang di terima oleh pistol ini berasal dari
gaya reaksi peluru pada pistol (Hukum III Newton)

Momentum & Impuls 1

E-LKPD FISIKA BERBASIS DISCOVERY LEARNING

A Konsep Momentum dan Impuls

Besaran momentum dan impuls kedua sangat berperan pada peristiwa interaksi
antara dua benda atau lebih. Konsep Momentum merupakan karakteristik dari
setiap benda yang bergerak. Jika dua benda bergerak dengan kecepatan sama,
manakah yang lebih susah anda hentikan: benda yang bermassa besar atau kecil ?
jika dua benda bermassa sama bergerak mendekati anda, manakah yang lebih besar
anda hentikan: benda dengan kecepatan tinggi atau rendah ? dari jawaban anda
terhadap dua pertanyaan diatas, momentum dirumuskan p = m.v sebagai hasil kali
massa dan kecepatan

1 Konsep momentum

Tahukah kamu bahwa konsep momentum sangat banyak kita jumpai dalam
kehidupan sehari-hari! Salah satunya dapat kita lihat pada peristiwa kecelakaan
di bawah ini.

Ayo amati gambar dan bacaan berikut ini!

Gambar 3.truk menabrak pohon dijalan Gambar 4.mobil menabrak pohon dijalan
Sumber: https://www.google.com/ Sumber:https://www.google.com/imugres?

Jika truk dan mobil memiliki kecepatan yang sama ( = ) terlihat dari Gambar
3 dan Gambar 4 bahwa dampak kerusakkannya ternyata truk memiliki dampak lebih
besar dibandingkan mobil ketika menabrak pohon. Hal ini membuktikan bahwa truk yang
massanya lebih besar dari pada mobil ( > ) sehingga menyebabkan gerakan
benda tersebut sulit dihentikan

Momentum & Impuls 2

E-LKPD FISIKA BERBASIS DISCOVERY LEARNING

Berdasarkan analisa diatas, karena momentum (p) merupakan tingkat
kesukaran untuk menghentikan gerak suatu benda, maka persamaan
momentum linier dapat dirumuskan kedalam persamaan (1)

= (1)

p = Momentum (kg m/s)
m = Massa (kg)
v = Kecepatan (m/s)

Momentum merupakan besaran vektor, yang arahnya searah dengan
kecepatan benda tersebut.

Contoh

Sebuah benda mempunyai massa 20 kg. Hitunglah momentum benda saat
kecepatannya 4 m/s ?

V = 4 m/s

m= 20 kg

Benda yang bergerak pasti memiliki momentum, dan berdasarkan
konsep dapat ditentukan sebagai berikut:

p = m.v
p = 20 x 4
p = 80 kg. m/s
Jadi, besar momentum benda tersebut ketika bergerak adalah 80
kg.m/s searah dengan arah kecepatannya.

Momentum & Impuls 3

E-LKPD FISIKA BERBASIS DISCOVERY LEARNING

2 Konsep impuls

Impuls (I) merupakan gaya kontak rata-rata F yang bekerja pada suatu benda
yang menjadi dalam selang waktu yang sangat singat ( ∆t~0 )

Untuk memahami konsep impuls perhatikan gambar
berikut!

Sepak bola merupakan olahraga yang sangat
mendunia. Gambar 5 merupakan sebuah aksi dari
bintang ternama di dunia persepak bola. Ya, ini
adalah Cristian Ronaldo seorang pemain ternama
dari klub Real Madrid. Namun, apakah anda
menyadari apa yang menyebabkan bola menjadi
bergerak?

Gambar 5. Gaya kontak CR7

(Sumber:https://images.app.goo
.gl/)
Berdasarkan Gambar 5 anda telah mengetahuinya, bahwa bola tersebut dapat
bergerak karena diberi gaya. Bola yang diam akan bergerak ketika gaya tendangan
anda akan bekerja pada bola. Gaya tendangan anda pada bola termasuk gaya
kontak yang bekerja hanya dalam waktu yang singkat. Gaya seperti itu disebut
gaya impulsif. Jadi, gaya impulsif mengawali suatu percepatan dan menyebabkan
bola bergerak cepat dan makin cepat.

Pada bola diberikan gaya sentuh (F) dengan selang waktu (∆t) yang sangat singkat,
sehingga menghasilkan efek pada bola tersebut semakin besar. Jika diberikan gaya
F yang sama tetapi selang waktu sentuh ∆t yang lebih lama, maka akan
menimbulkan efek pada bola tersebut kurang maksimal di bandingkan pada
keadaan pertama. Efek pemberian gaya rata-rata F pada suatu benda dalam selang
waktu ∆t tertentu inilah yang disebut sebagai impuls (I) yang dirumuskan ke dalam
persamaan (2)

I = ∆ = ( - ) (2)
4
Keterangan:
I = Impuls ( N.s)
F = Gaya ( N)
t = Waktu (m/s)

Momentum & Impuls

E-LKPD FISIKA BERBASIS DISCOVERY LEARNING

Jika gaya F yang di berikan pada benda berubah terhadap waktu F(t), maka
konsep impuls ( I ) dapat di tulis dalam bentuk dalam bentuk pengintegralan yaitu
:

= ( ). (3)

Persamaan (3) dapat dianalisa bahwa gaya impulsif F(t) yang berubah terhadap
waktu t, dapat ditampilkan seperti pada Gambar 6.

Gambar 6. Luas daerah di bawah grafik F-t
Sumber:https://images.app.goo.gl/dv2uSPbX92Wr2G2A

Nilai impuls ( I ) berdasarkan konsep dan grafik F-t pada Gambar 6 dapat
disimpulkan bahwa;

Impuls (I) termasuk besaran vektor yang arahnya selalu searah dengan gaya
impulsif (F).

Misalnya, sebuah gaya mendatar F = (69 + 4t) N bekerja pada benda dalam
selang waktu mulai dari t =1 s sampai dengan t = 3 s, maka impuls yang di
kerjakan gaya pada benda. Untuk menyelesaikan permasalahan tersebut dengan
menggunakan persamaan (3)

= ( ).

= (60 + 4 ) = [ 60 + 2 ]
= [ (60)(3)+(2)(3 ) ] - [ (60)(1)+(2)(1 ) ] = 136 Ns

Momentum & Impuls 5

E-LKPD FISIKA BERBASIS DISCOVERY LEARNING

Ayo, bereksperimen.! Kegitan 1

Pengumpulan Data dan
Pengolahan Data

A. Alat dan Bahan Gambar 7. Alat dan bahan praktik,
Sumber:https://www.google.com/
1. bola pingpong
2. 1 bola kasti
3. 1 bola bekel
4. Meteran

B. Prosedur Percobaan

1. Sediakan alat dan bahan yang dibutuhkan!
2. Ambil bola kasti dan posisikan pada ketinggian tertentu.
3. Ukur ketinggian awalnya dan kemudian jatuhkan bola ke lantai.
4. Setelah bola memantul, ukurlah ketinggian pantulan bola kasti

tersebut.
5. Isikan hasil pengamatan anda pada Tabel 1!
6. Lakukan prosedur yang sama untuk mengetahui momentum bola

ping pong! (gunakan ketinggian awal yang sama antara ketinggian
awal bola kasti sebelum dijatuhkan, ketinggian awal bola bekel
sebelum dijatuhkan dengan ketinggian awal bola ping pong sebelum
dijatuhkan).

Momentum & Impuls 6

E-LKPD FISIKA BERBASIS DISCOVERY LEARNING

C. Data Hasil Percobaan

Tabel 1. Hasil percobaan pada momentum

Jenis Posisi bola Massa Ketinggian Kecepatan(m/s) momentum
bola (kg) (m)

Bola Ketika bola
pingpong dijatuhkan

Setelah bola
memantul
keatas

Bola Ketika bola
kasti dijatuhkan

Setelah bola
memantul
keatas

Bola Ketika bola
bekel dijatuhkan

Setelah bola
memantul
keatas

D. Pertanyaan dan Diskusi

Dari data yang diperoleh, diskusikanlah dan jawab pertanyaan berikut ini!

Jawab

1. A1p. akAaphakkaehtiknegtginiagngiabnolbaoslaebseebluemlumdadnansesteetlealhahmmeemmaanntutul lbbeerrbbeeddaa??

……………………………………………………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………………………………………………

Momentum & Impuls 7

E-LKPD FISIKA BERBASIS DISCOVERY LEARNING

Jawab

2. Bola kasti,bola bekel, dan ping pong memiliki massa yang berbeda. Bola
manakah yang memiliki momentum terbesar?

……………………………………………………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………………………………………………

Pembuktian dan
Kesimpulan

Jawab

1. Lakukanlah percobaan seperti pada kegiatan 1 dengan bola kasti,bola bekel,
dan ping pong memiliki massa yang berbeda. Bandingkan bola manakah
yang memiliki momentum terbesar diperoleh!
……………………………………………………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………………………………………………

Momentum & Impuls 8

E-LKPD FISIKA BERBASIS DISCOVERY LEARNING

Jawab

2. Berdasarkan eksperimen yang telah dilakukan, berikanlah kesimpulan kalian
pada kolom di bawah ini!

……………………………………………………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………………………………………………

Momentum & Impuls 9

E-LKPD FISIKA BERBASIS DISCOVERY LEARNING

3 Hubungan Momentum dan Impuls

a. Menurunkan hubungan momentum dan impuls

Apakah momentum berkaitan dengan impuls? Anda dapat menjawabnya secara
kualitatif dengan melakukan kegiatan, misalnya seperti bola pada Gambar 8 ini!

Dari Gambar 8 terlihat dengan tendangan bola ke arah
lawan. Suatu bola yang mula-mula bergerak dengan
kecepatan diberi gaya sebesar F . gaya tersebut
bekerja pada bola sehingga mengakibatkan bola
tersebut bergerak dipercepat dan kecepatannya
berubah menjadi . Dalam kejadian ini, bola akan
bergerak dengan percepatan konstan (GLBB) dalam
rentang waktu tertentu (Δt), sehingga berlaku Hukum
II Newton, dan dapat di tulis menjadi persamaan (4)

Gambar 8. Gaya kontak pada bola

Sumber:https://images.app.goo.gl/
vzrj4nFVoybK9toS6

Gambar 8. Hukum II Newton menyatakan bahwa untuk membuat benda bergerak,
maka di butuhkan gaya yang bekerja terhadap benda tersebut, sehingga benda
mengalami perubahan kecepatan atau mengalami percepatan dari diam menjadi
bergerak. Sama halnya dengan menghentikan benda yang sedang bergerak di
butuhkan gaya terhadap benda tersebut. Ingat rumus hukum II newton dan di
rumuskan dalam gerak lurus berubah kecepatan.

F = m.a = m ∆ (4)



F ∆ = m. ∆ ( - ) = -
Subtitusi persamaan (4) dengan persamaan (1).

F ∆t = - (5)
F ∆t = - = ∆p

Momentum & Impuls 10

E-LKPD FISIKA BERBASIS DISCOVERY LEARNING

b. Hukum II Newton dalam bentuk momentum dan impuls

Aplikasi Hukum II Newton untuk massa benda berubah

Dengan menganalogikan roket dengan balon, dapatkah anda sekarang
menjelaskan terjadinya gaya dorongan pada roket?
Tahukah kamu bahwa konsep momentum dan impuls sangat banyak kita
jumpai penerapannya dalam kehidupan kita sehari-hari. Salah satu
contohnya adalah pada roket.

Ayo perhatikan dan amati bacaan di bawah ini!

Gambar 9. Peluncuran pada roket

Sumber:https://images.app.goo.gl/U6eg2hei7Q3mGQJC9

Roket merupakan wahana luar angkasa, peluru kendali, atau kendaraan
terbang yang mendapatkan dorongan melalui reaksi roket terhadap
keluarnya secara cepat bahan fluida dari keluaran mesin roket. Aksi dari
keluaran dalam ruang bakar dan nozle pengembang, mampu membuat gas
mengalir dengan kecepatan hipersonik, sehingga menimbulkan dorongan
reaktif yang besar untuk roket (sebanding dengan reaksi balasan sesuai
dengan hukum III Newton dan hukum kekekalan momentum).

Momentum & Impuls 11

E-LKPD FISIKA BERBASIS DISCOVERY LEARNING

Perhatikan ulang persamaan (5), F = ∆p. Dari persamaan (5) inilah
Newton menurunkan hukum keduanya dalam bentuk momentum seperti
pada persamaan (5)

F= ∆ (6)
(7)


Subtitusi persamaan (5) dengan persamaan (2)
F I = - = ∆p

Jadi berdasarkan penurunan persamaan hubungan antara momentum ( p )
dan impuls ( I ) dapat disimpulkan bahwa :

Impuls yang dikerjakan pada suatu benda sama dengan perubahan
momentum yang di alami benda tersebut.

Untuk kasus yang paling sering kita jumpai dalam keseharian, yaitu massa
benda tetap. Gaya F yang diberikan pada suatu benda sama dengan laju
perubahan momentum ( ∆p/∆t). persamaan yang digunakan;

F= (8)



F = m ∆ dan karena ∆ = a, maka

∆∆

F = m.a

Momentum & Impuls 12

E-LKPD FISIKA BERBASIS DISCOVERY LEARNING

c. Aplikasi impuls dalam keseharian dan teknologi

Untuk memahami prinsip mempersingkat selang waktu kontak bekerjanya
impuls agar gaya impulsif yang dihasilkan menjadi lebih besar, banyak
diaplikasikan dalam peristiwa keseharian dan teknologi. Misalnya seperti
pada Gambar 10.

Ayo perhatikan dan amati bacaan di bawah ini!

Gambar 10. Sebuah palu menumbuk sebuah paku
Sumber:https://images.app.goo.gl/o7Qgvfk1LqfjeLZ9

Dari Gambar 10 terlihat sebuah palu terbuat dari logam keras.
Tujuannya adalah mempersingkat selang waktu kontak antara palu
dan paku yang dihantamkannya, sehingga paku tertancap karena
mengalami gaya impulsif yang lebih besar.

Momentum & Impuls 13

E-LKPD FISIKA BERBASIS DISCOVERY LEARNING

B Hukum kekekalan momentum

Stimulasi dan identifikasi masalah

Tahukah kamu bahwa hukum kekekalan momentum sangat banyak kita
jumpai penerapannya dalam kehidupan sehari-hari. Salah satu contohnya
adalah Newton Cradle.

Ayo, baca dan amati Gambar 11 ini !

Gambar 11. Newton Cradle (ayunan Newton

Sumber:https://images.app.goo.gl/eBdnfasC7PhUwKok6

Gambar 11 ayunan Newton ( Newton cradle) merupakan sebuah alat
yang berfungsi menunjukkan hukum kekekalan momentum dan hukum
kekekalan energi, yang terdiri dari baris endulum (biasanya 5), setiap
endulum tergantung dari suatu rangka dengan 2 kawat yang sama
panjang. Apabila sejumlah endulum di tarik dari satu sisi dan di
lepaskan kembali, maka jumlah yang sama akan terlempar dari sisi yang
lain dan seterusnya.

Momentum & Impuls 14

E-LKPD FISIKA BERBASIS DISCOVERY LEARNING

1 Merumuskan hukum kekekalan momentum

Suatu tumbukan selalu melibatkan sedikitnya dua benda. Misalnya, benda itu
adalah bola billiar A dan bola billiar B. Sesaat sebelum tumbukan, bola A
bergerak mendatar ke kanan dengan momentum dan bola B bergerak
mendatar kekiri dengan momentum . Hukum kekekalan momentum
diterapkan pada proses tumbukan semua jenis, dimana prinsip impuls
mendasari proses tumbukan dua benda, yaitu =-
Perhatikan Gambar 12!

Gambar. 12 Momentum sistem partikel
Sumber:https://image.slidesharecdn.com

Momentum sistem partikel sebelum tumbukan dan setelah
tumbukan dirumuskan pada persamaan (9) dan (10)

dan
kecepatan benda A dan B sebelum tumbukan:

p = + (9)
kecepatan benda A dan B setelah tumbukan: (10)

p′ = ′+ ′



Momentum & Impuls 15

E-LKPD FISIKA BERBASIS DISCOVERY LEARNING

Perhatikan gambar tumbukan antara kedua bola billiar A dan B yang bergerak
mendatar satu dimensi, Gambar 13.

F, AB F,

Gambar. 13 Gaya-gaya interaksi pada billiar

Kedua gaya ini sama besar, tetapi berlawanan arah. Untuk system dimana gaya
yang terlibat saat interaksi hanyalah gaya dalam, maka menurut hukum III
Newton, resultan sumua gaya ini sama dengan nol, dengan demikian sistem
interaksi dua bola billiar selama berlangsung tumbukan, resultan gaya pada
sistem oleh gaya-gaya dalam dirumuskan pada persamaan (11)

∑F = , + , = - F + F = 0 (11)

Berdasarkan Hukum II Newton bentuk momentum ∑F = ∆ , momentum sistem



adalah

∑P =∑F.∆t = 0 (12)

Karena ∆p = p’- p = 0 dan ini dikenal sebagai hukum kekekalan momentum
linear.

Hukum kekekalan momentum linear

Dalam peristiwa tumbukan, momentum total sistem sesaat dan sebelum
tumbukan sama dengan momentum total sistem sesaat sesudah tumbukan,
asalkan tidak ada gaya luar yang bekerja.

Formulasi hukum kekekalan momentum linear di atas dinyatakan oleh
persamaan (13)

p = p ℎ (13)
+ ′ + ′

+ = ′ + ′

Momentum & Impuls 16

E-LKPD FISIKA BERBASIS DISCOVERY LEARNING

Tokoh

CRHISTIAN HUYGENS
(1629-1695)

Christian Huygens adalah ahli fisika, ahli

astronomi, penemu jam bandul, penemu teori

gelombang cahaya, dan masih banyak penemuan

lainnya. Huygens lahir di Den Haaq, Belanda, pada

tanggal 14 april 1629. Ayahnya adalah seorang

Gambar 14. tokoh CH diplomat bernama Consatantin Huygens. Sampai
umur 16 tahun Huygens tidak pernah duduk di

(Sumber:https://www. google.com/) bangku sekolah. Ia didik di rumah, oleh guru lesnya.

Baru sesudah Huygens masuk ke Universitas Leiden, Huygens ikut berperan
dalam menemukan rumus yang tepat tentang hukum tumbukan meskipun ia tak
pernah menerbitkannya. Untuk mengukur waktu kejadian-kejadian astronomis,
Huygens membuat jam yang mampu mengukur waktu hingga ke hitungan menit.
Ia menggunakan gerakan maju mundur yang biasa terjadi pada sebuah pendulum
yang berayun untuk mengendalikan gigi-gigi jam tersebut. Huygens
mempresentasekan model jamnya yang pertama pada pemerintah Belanda dan
menggambarkannya dalam terbitan tahun 1658. Jam pendulum tersebut dikenal
dengan jam “kakek” yang dipakai di seluruh dunia hampir 300 tahun yang lalu.
Huygens meninggal tanggal 8 Juli 1695 di Den Haaq pada usia 66 tahun setelah
banyak berkarya.

Momentum & Impuls 17

E-LKPD FISIKA BERBASIS DISCOVERY LEARNING

2 Aplikasi hukum kekekalan momentum linear

Hukum kekekalan momentum linear tidak hanya berlaku untuk peristiwa
tumbukan, tetapi secara umum berlaku untuk masalah interaksi antara benda-
benda ( sedikitnya dua benda) yang hanya melibatkan gaya dalam ( gaya interaksi
antara benda-benda itu saja). Misalkan saja pada peristiwa ledakan, penembakan
proyektil, dan peluncuran roket.

Perhatikan Gambar 15 di bawah ini !

Gambar 15. Truk dan mobil yang saling tabrakan
Sumber:https://images.app.goo.gl/NmxpbQEoH8SXZ8s

Dari Gambar 15 terlihat sebuah truk dan mobil yang bergerak saling
mendekati pada suatu jalan mendatar bertabrakan sentral dan saling
menempel sesaat sesudah tabrakan. Dengan menetapkan arah mendatar ke
kanan sebagai arah positif, menghitung momentum sistem sesaat sebelum
dan sesudah tumbukan dengan menggunakan hukum kekekalan momentum
linear: p’=p, dan menghitung v’.

Momentum & Impuls 18

E-LKPD FISIKA BERBASIS DISCOVERY LEARNING

Kegiatan 2

Pengumpulan Data dan
Pengolahan Data

Ayo, Bereksperimen

A. Alat dan Bahan Gambar 16. Meter,klereng
1. 6 buah kelereng
2. Kertas Sumber:https://imeges.app.goo.gl/
3. Meter pH326jffe5QneY4G6

B. Prosedur Percobaan

1. Sediakan sebuah kertas dan buatlah jalur pembatas seperti gambar berikut!

2. Susunlah jalur pembatas dan 5 buah kelereng , kemudian posisikan meteran pada

kemiringan tertentu dan letakkan 1 kelereng seperti pada Gambar berikut!
Klereng

meter

Momentum & Impuls 19

E-LKPD FISIKA BERBASIS DISCOVERY LEARNING

3. Luncurkan sebuah kelereng melalui meteran yang miring dan amati
keadaan kelereng sebelum dan sesudah tumbukan pada jalur kertas
yang sudah dibentuk!

4. Ulangi langkah 3 untuk sisa yang ada!

C. Data Hasil Percobaan

Tabel 2. Hasil Percobaan hukum kekekalan momentum

No. Sebelum Tumbukan B Sesudah tumbukan
A AB

’ ’ ’ ’

100
200

dst

D. Pertanyaan dan Diskusi

Diskusikanlah hasil pengamatanmu dengan teman sekelompok dan catatlah hasil
pengamatan berdasarkan pertanyaan pada kolom berikut!

Jawab

1. Apa yang terjadi pada kelereng dalam jalur kertas yang sudah
dibentuk, sebelum, dan sesudah tumbukan? belum dan setelah memantul
berbeda
…………………………………………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………………………………………

Momentum & Impuls 20

E-LKPD FISIKA BERBASIS DISCOVERY LEARNING

Jawab

2. Jelaskan keadaan kelereng, sebelum, dan sesudah tumbukan sesuai
dengan hukum kekekalan momentum ! belum dan setelah memantul berbeda
…………………………………………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………………………………………

Pembuktian dan
Kesimpulan

Jawab

1. Lakukanlah percobaan seperti kegiatan 2 dengan meluncurkan sebuah
kelereng melalui rol yang miring dan amati keadaan kelereng sebelum dan
sesudah tumbukan pada jalur kertas yang sudah dibentuk !
……………………………………………………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………………………………………………

Momentum & Impuls 21

E-LKPD FISIKA BERBASIS DISCOVERY LEARNING

Jawab

2. Berdasarkan eksperimen yang telah dilakukan, berikanlah kesimpulan
kalian pada kolom di bawah ini !

……………………………………………………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………………………………………………

Momentum & Impuls 22

E-LKPD FISIKA BERBASIS DISCOVERY LEARNING

C Jenis-jenis Tumbukan
Stimulasi dan identifikasi masalah

Ayo baca dan amati Gambar 17 dan 18!

Gambar 17. Kecelakaan kereta api Gambar 18. Tabrakan mobil
Sumber:https://www.googl.com/ Sumber:https://www.google.co

Dari kecelakaan tersebut terlihat bentuk beberapa tabrakan antara kereta api
dengan mobil dan mobil dengan mobil seperti pada Gambar 17 dan Gambar
18. Kecelakaan lalu lintas merupakan permasalahan yang sangat sering
terjadi. Pernahkah anda menyaksikan, atau mengalami kecelakaan? Pasti
setiap manusia pernah mengalami atau menyaksikan baik itu secara langsung
maupun lewat media komunikasi. Dengan kejadian tersebut sebenarnya
terdapat sebuah prinsip fisika, yaitu tumbukan.

Tumbukan yang paling sederhana yaitu tumbukan sentral. Tumbukan
sentral adalah tumbukan yang bila titik pusat benda yang satu menuju ke
titik pusat benda yang lain. Banyak kejadian dalam kehidupan sehari-hari
yang dapat dijelaskan dengan konsep momentum dan impuls. Diantaranya
peristiwa tumbukan antara dua kendaraan seperti contoh Gambar 17 dan
Gambar 18

Berdasarkan sifat kelentingan atau elastisitas benda yang
bertumbukan,tumbukan dapat dibedakan menjadi tiga jenis, yaitu:
Tumbukan lenting sempurna, lenting sebagian, dan tak lenting sama sekali

Momentum & Impuls 23

E-LKPD FISIKA BERBASIS DISCOVERY LEARNING

1 Tumbukan lenting sempurna

Untuk memahami tentang tumbukan lenting sempurna, ayo
baca dan matilah gambar dibawah ini!

Sebuah partikel jatuh bebas dari ketinggian
ℎ ,dan menumbuk lantai . Kecepatan sesaat
partikel menumbuk lantai adalah v’. sesaat
setelah menumbuk lantai partikel tersebut
bergerak vertikel keatas dengan kecepatan
awal v’ Partikel tersebut mencapai titik
tertinggi sebesar ℎ , dimana dari Gambar 19
memperoleh ℎ = ℎ . Karena terjadi hal
demikian, maka dapat disimpulkan v = v’

Gambar 19. Tumbukan lenting sempurna

Sumber:https://www.google.com/

Diam Diam

Sebelum tumbukan Sesudah tumbukan

Gambar 20. Tumbukan antara bola putih dan bola hitam

Dalam peristiwa tumbukan dua bola biliar seperti di tunjukkan pada
Gambar 20. Selain momentum sistem tetap, energi kinetik juga tetap. Jenis
tumbukan di mana berlaku kekekalan momentum, dan kekekalan energi
kinetik yang di sebut dengan tumbukan lenting sempurna.

Momentum & Impuls 24

E-LKPD FISIKA BERBASIS DISCOVERY LEARNING

Perhatikan dua benda bermassa dan yang bergerak saling mendekat dengan
kecepatan dan sepanjang suatu garis lurus seperti di tunjukkan pada Gambar
21.Tumbukan yang tidak mengalami perubahan energi (hukum kekkalan energi tetap)
sehingga pada tumbukan lenting sempurna berlaku

1. Koefisien restitusi tumbuka e =1,

2. Hukum kekekalan momentum

+ = ′ + ′

Sebelum tumbukan
A
B
Sesudah tumbukan

A B ’

Gambar 21. tumbukan lenting sempurna antara dua bola

3. Hukum kekekalan energi kinetik
1 + 2 = 1 + 2′

+ = ( ′) + ( ′)

Kecepatan relatif sesaat dan sesudah tumbukuan sama dengan kecepatan relatif
sesaat dan sebelum tumbukan yang di rumuskan pada persamaan (14)

∆ = ∆ (14)
′ − ′ = ( − )

Momentum & Impuls 25

E-LKPD FISIKA BERBASIS DISCOVERY LEARNING

2 Tumbukan tak lenting

Tahukah anda bagaimana cara mengukur kecepatan sebuah peluru? Apakah
anda pernah melihat alat ini pada Gambar 22? Untuk mengetahuinya, Ayo
amati bacaan berikut!

Gambar 22. endulum belistik

Sumber:https://www.google.co

Gambar 22 adalah endulum balistik. Pendulum balistik merupakan alat yang
digunakan untuk mengukur laju proyektil seperti peluru. Sebuah balok besar
yang terbuat dari kayu atau bahan lainnya tergantung seperti pendulum. Setelah
itu, sebutir peluru ditembakkan pada balok tersebut, biasanya peluru tertanam
dalam balok.

Karena pada tumbukan tak lenting sama sekali, kedua benda bersatu sesudah
tumbukan, sehingga berlaku hubungan kecepatan sesudah tumbukan pada
persamaan (15)

2 ′ = ′1 = ′ (15)

Dengan demikian, permasalahan tentang tumbukan tak lenting sama sekali
dapat diselesaikan dengan menggunakan persamaan (16).

1 1 + 2 2 = ( 1 + 2 ) ′ (16)

Momentum & Impuls 26

E-LKPD FISIKA BERBASIS DISCOVERY LEARNING

3 Tumbukan Lenting Sebagian

Tahukah anda bahwa konsep tumbukan lenting sebagian
sebenarnya sangat dekat sekali dengan aktifitas sehari-hari!

Ayo, amati Gambar 23 di bawah ini!

Gambar 23 . Aksi Michel Jordan

Sumber:https://www.google.com/imugres?

Dari Gambar 23 di atas terlihat pemain basket. Permainan bola basket
merupakan olah raga yang sangat menyenangkan. Ketika sebuah bola basket di-
drible maka lama kelamaan jika bola didiamkan kecepatan bola akan berkurang.
Peristiwa tersebut disebut tumbukan lenting sebagian karena setelah
bertumbukan dengan lantai lama kelamaan kecepatan bola berkurang. Apabila
tetap dibiarkan tidak di berikan gaya, maka lama kelamaan bola tersebut akan
berhenti.

Pada umumnya, benda mengalami tumbukan lenting sebagian yaitu
tumbukan yang berada antara tumbukan lenting sempurna dan tidak lenting.
Pada tumbukan ini ada sebagian energi yang diubah dalam bentuk lain.
Tumbukan ini berlaku :

1. Koefisien resititusi 0 < e < 1,

2. Tidak berlaku hukum kekekalan energi kinetik

3. Hukum kekekalan momentum + = ′ + ′

Momentum & Impuls 27

E-LKPD FISIKA BERBASIS DISCOVERY LEARNING

Kegiatan 3

Pengumpulan Data dan
Pengolahan Data

Ayo, Bereksperimen

A. Alat dan Bahan Gambar.24 Bola ping pong

1. Bola ping pong Sumber:https://images.app.go
2. Meter/penggaris o.gl/8KUx3gU67XczC3Ww7

B. Prosedur percobaan

1. Jatuhkan bola pada ketinggian tertentu di atas lantai sebagai ℎ !
2. Ukur ketinggian pantulan bola sebagai ℎ !
3. Ulangi langkah 1-2 sebanyak 5 kali!
4. Ubah ketinggian h, ulangi langkah 2-3!

5. Catat hasil pengukuran pada tabel berikut!

Momentum & Impuls 28

E-LKPD FISIKA BERBASIS DISCOVERY LEARNING

C. Data Hasil Percobaan Ketinggian pantulan ℎ (m)

Tabel 3. Hasil percobaan tumbukan

NO Ketinggian awal ℎ (m)
1
2
3
4
5

D. Pertanyaan & Diskusi

Diskusikanlah hasil pengamatanmu dengan teman sekelompok dan
catatlah hasil pengamatan berdasarkan pertanyaan di bawah ini!

Jawab

1. Apakah ketinggian bola ping pong berubah beberapa saat setelah
kamu menjatuhkannya?
belum dan setelah memantul berbeda

………………………………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………………………………


Momentum & Impuls 29

E-LKPD FISIKA BERBASIS DISCOVERY LEARNING

Jawab

2. Tentukan nilai koefisien restitusi bola pingpong dengan persamaan
= b ℎ /ℎ . dan setelah memantul berbeda
………………………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………………………

Pembuktian dan
Kesimpulan

Jawab

1. Lakukanlah percobaan seperti diatas dengan Jatuhkan bola pada
ketinggian tertentu diatas lantai sebagai ℎ .! berikan alasan
kalian!belum dan
setelah memantul berbeda
……………………………………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………………………………

Momentum & Impuls 30

E-LKPD FISIKA BERBASIS DISCOVERY LEARNING

Jawab

2. Lakukanlah percobaan seperti pada kegiatan 3 dengan menjatuhkan bola
pada ketinggian tertentu di atas lantai sebagai ℎ1 ! berikan alasan
kalian!elum dan
setelah memantul berbeda
…………………………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………………………..
………………………………………………………………………………………………………………..
………………………………………………………………………………………………………………..

Momentum & Impuls 31

E-LKPD FISIKA BERBASIS DISCOVERY LEARNING

4 Koefisien Restitusi

Jika sebuah bola jatuh bebas dari ketinggian h maka kecepatan sesaat d a n
sebelum menyentuh lantai adalah = 2gh

Perhatikan dan amati Gambar 25 di bawah ini
!

Gambar 25 menunjukkan percobaan bola
yang dijatuhkan dari ketinggian ℎ dan
memantul ke atas dengan ketinggian ℎ .
Kecepatan lantai sebelum dan sesudah
tumbukan tetap yaitu = ′= 0

Gambar 25. Bola jatuh kelantai
Sumber: http://2.bp.blogspot.com/

Koefisien restitusi (diberi lambang) merupakan negatif perbandingan antara
kecepatan relatif sesaat dan sesudah tumbukan dengan kecepatan relatif
sesaat dan sebelum tumbukan untuk tumbukan satu dimensi

e= ∆ = ( ) (17)

∆ . .

Nilai koefisian restitusi adalah terbatas, yaitu antara nol dan satu (0 ≤ e ≤ 1)
untuk tumbukan lenting sempurna:

e = ∆ =1



untuk tumbukan tak lenting sama sekali:

e= ∆ = ( . ) = 0 sebab = ′

∆ .

Momentum & Impuls 32

E-LKPD FISIKA BERBASIS DISCOVERY LEARNING

EvALUAsi

A. Pilihan Ganda

Pilihlah jawaban yang paling tepat. Berikan alasan mengapa Anda memilih

jawaban tersebut !

1. Bola yang bermassa m menumbuk dinding secara tegak lurus dengan

kecepatan v. Jika bola itu memantul dari dinding juga dengan kecepatan

yang sama, besarnya impuls yang dikerjakan oleh dinding pada bola

adalah....

A. 0 D. m/v

B. Mv E. ½ m

C. 2

2. Sebuah benda bermassa 2 kg bergerak dengan energi kinetik 4 J, maka

momentum benda tersebut adalah ... kg m/s.

A. ¼ D. 2

B. ½ E. 4

C. 1

3. Pernyataan berikut yang merupakan pengertian momentum yang benar
adalah….
A. Energi yang dimiliki oleh benda yang bergerak
B. Hasil perkalian massa dan percepatan suatu benda
C. Hasil perkalian antara massa dan kecepatan suatu benda
D. Hasil perkalian kecepatan dan gaya yang bekerja pada suatu benda
E. Hasil perkalian antara gaya dan interval waktu selama gaya bekerja pada
benda

4. Sebuah mobil bermassa 5 kg bergerak dengan kecepatan 60 m/s. Momentum
mobil tersebut adalah….
A. 12 kg m/s
B. 120 kg /s
C. 200 kg m/s
D. 250 kg m/s
E. 300 kg m/s

Momentum & Impuls 33

E-LKPD FISIKA BERBASIS DISCOVERY LEARNING

5. Persamaan yang menyatakan hubungan antara impuls dan momentum adalah....

A. I= F.∆t

B. P = I/∆t

C. F( - ) = m.∆t

D. F ∆t = ( - )/m

E. I = ΔP= m -m

6. Troli A dan B massanya masing-masing 1 kg dan 4 kg bergerak saling mendekati
dengan kecepatan masing-masing 10 m/s dan 2 m/s. Jika setelah tumbukan troli
B berhenti, maka kecepatan terpentalnya troli A adalah... m/s.

A. 2 D.20

B. 3 E. 25

C. 18

7. Dua bola biliar dengan massa identik bergerak saling mendekat dengan kecepatan
awal bola A 30 cm/s ke kanan dan bola B 20 cm/s ke kiri. Kemudian kedua bola
itu bertumbukan lenting sempurna. Besar kecepatan bola A dan arahnya sesudah
bertumbukan adalah…

A. 20 cm/s ke kiri

B. 25 cm/s ke kiri

C. 30 cm/s ke kiri

D. 20 cm/s ke kanan

E. 30 cm/s ke kanan

8. Dua buah balok dengan massa masing-masing = 1 kg dan = 3 kg bergerak
berlawanan arah, masing-masing dengan kecepatan = 3 m/s dan = 2 m/s.
Besar kecepatan benda pertama setelah tumbukan jika ′ = 0,5 m/s
(tumbukannya lenting sempurna)....

A. 5 m/s D. 7,5 m/s

B. 6 m/s E. 9,5 m/s

C. 3,5 m/s

Momentum & Impuls 34

E-LKPD FISIKA BERBASIS DISCOVERY LEARNING

9. Sebuah balok yang massanya 5 kg bergerak ke nanan dengan kecepatan 5
m/s. Kemudian dari arah yang berlawanan datang sebuah balok bermassa 7
kg dengan kecepatan 10 m/s. Kedua bola itu bertumbukan tidak lenting
sama sekali. Kecepatan kedua balok setelah tumbukan adalah....

A. 3,75 m/s

B. 4,75 m/s

C. 5,75 m/s

D. 6,75 m/s

E. 7,75 m/s

10. Pernyataan yang benar dari kalimat di bawah ini, kecuali….

A. Pada tumbukan lenting sebagian koefisien restitusinya berkisar antara
0 < < 1

B. Pada tumbukan lenting sempurna kedua benda setelah tumbukan
bergerak bermassa dengan arah yang sama

C. Pada tumbukan lenting sebagian dan tidak lenting sama sekali tidak
berlaku hukum kekekalan energi mekanik

D. Pada tumbukan lenting sempurna, tidak lenting sama sekali dan lenting
sebagian selalu berlaku hukum kekekalan momentum

E. Pada tumbukan lenting sempurna koefisien restitusi e = 1 dan pada
tumbukan tidak lenting sama sekali koefisien restitusinya e = 0

B. Esay

Kerjakanlah soal-soal berikut!

1. Dua benda masing-masing bermassa 4 kg dan 9 kg sedang bergerak dengan
energi kinetik yang sama. Tentukan nilai perbandingan dari besar
momentum linear kedua benda tersebut !

2. Sebuah benda bermassa 4 kg dijatuhkan tanpa kecepan awal dari ketinggian
62,5 m. Berapakah momentum benda pada saat menumbuk tanah
(percepatan gravitasi g = 9,8 m/ )?

Momentum & Impuls 35

E-LKPD FISIKA BERBASIS DISCOVERY LEARNING

3. Sebuah mobil A bermassa 800 kg bergerak ke kanan dengan kelajuan 10 m/s.
Sebuah mobil B bermassa 600 kg bergerak ke kiri dengan kelajuan 15 m/s. Hitung:
a) Momentum mobil A;
b) Momentum mobil B;
c) Jumlah momentum A dan B

4. Dalam satu tabrakan, penumpang mobil mulai bergerak ke depan 30 ms setelah
tabrakan dan diberhentikan. Gerak majukan oleh sabuk keselamatan 80 ms
setelah tabrakan. Jika pengemudi memiliki massa 70 kg, berapakah gaya hambat
yang dikerjakan sabuk pada dirinya?

5. Sebuah bola baja bermassa 0,6 kg dilepaskan secara bebas dari ketinggian 4 m.
Tumbukan yang berlangsung antara bola dan lantai kita anggap lenting sempurna,
sehingga bola terpantul kembali pada ketinggian semula.

a) Hitunglah impuls yang dikerjakan pada bola selama tumbukan!

b) Jika waktu kontak antara bola dan lantai 0,004 s, hitunglah gaya rata-rata yang
dikerjakan lantai pada bola selama tumbukan itu berlangsung!

Momentum & Impuls 36

E-LKPD FISIKA BERBASIS DISCOVERY LEARNING

DAFTAR PUsTAKA

David Halliday, ddk. 2002. Fisika Dasar Edisi Tujuh: Jilid 1. Jakarta: Penerbit Erlangga.
Giancoli, Douglas C. 2004. Fisika: Prinsip Dan Aplikasi Jilid 1. Jakarta: Erlangga.
Kanginan, Marthen. 2006. Fisika SMA/MA XI Jilid 2. Jakarta: Penerbit Erlangga.
Tipler. 1991. Fisika Untuk Sains dan Teknik Edisi Ketiga: Jilid 1. Jakarta: Penerbit Erlangga.

Momentum & Impuls 37

E-LKPD FISIKA BERBASIS DISCOVERY LEARNING

PROFIL PENULIS

Nama : Pelipus Pati Wena Maya
Nim : 2017005010
Prodi : Pendidikan Fisika
Fakultas : Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Universitas : Sarjana Wiyata Tamansiswa
Alamat Asal :Kasele Ghura,Kadu Eta,Kodi Utara,SBD,NTT
Alamat Sekarang :JL. Joyonegaran 884,Wirongunan, Mergangsan.
No. HP/WA : 082133955241
Email :[email protected]

Momentum & Impuls 38

E-LKPD FISIKA
BERBASISI DISCOVERY LEARNING

Jangan menyerah. Hari ini keras, besok akan semakin berat,
tetapi lusa akan indah.

-Jack Ma

Momentum & Impuls 39


Click to View FlipBook Version