The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

Bibliografi Publikasi Ilmiah Badan Litbang Kehutanan Tahun 2011 (Indah Rahmawati, Suhardi Mardiansyah, Nurwita etc.) (z-lib.org)

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by puputakromah01, 2022-08-14 10:45:43

Bibliografi Publikasi Ilmiah Badan Litbang Kehutanan Tahun 2011 (Indah Rahmawati, Suhardi Mardiansyah, Nurwita etc.) (z-lib.org)

Bibliografi Publikasi Ilmiah Badan Litbang Kehutanan Tahun 2011 (Indah Rahmawati, Suhardi Mardiansyah, Nurwita etc.) (z-lib.org)

Rahman kurniadi
Kandungan karbon hutan tanaman dan hutan alam ampupu ( Euca
lyptus) di Pulau Timor / Eko Pujiono .- - Bogor : Pusat Litbang
Peningkatan Produktivitas Hutan ; 2011. Prosiding Seminar Nasional :
Kontribusi Litbang dalam Peningkatan Produktivitas dan Kelestarian
Hutan, Bogor, 29 November 2010 : Halaman 371-380

Resti Wahyuni P

P Persepsi Masyarakat Terhadap Kemampuan Tiga Jenis Tanaman Untuk E

Rehabilitasi Lahan Kritis di Bali / Resti Wahyuni dan Sentot Adi R

E Sasmuko .- - Bogor : Pusat Litbang Peningkatan Produktivitas Hutan ; L
2011.Prosiding Workshop : Sintesa Hasil Penelitian Hutan Tanaman,
N Bogor, Desember 2011 : Halaman 367-374 I
G N
E D
L U
N
O Tania june
Apakah Kenaikan CO2 dan Suhu Menguntungakan bagi Tanaman Hutan G
Tropis? .- - Bogor : Pusat Litbang Peningkatan Produktivitas Hutan ;
L 2011. Prosiding Seminar Nasional : Kontribusi Litbang dalam A
A N

A Peningkatan Produktivitas dan Kelestarian Hutan, Bogor, 29 november

N 2010. Halaman 7-14. H

U

LT
Wawan Halwany
I Diversitas Makrofauna Tanah pada Tegakan Hutan Tanaman di Dua A
N Tipe Lahan yang Berbeda / Wawan Halwany, Susi Andriani .- - Bogor : N

G Pusat Litbang Peningkatan Produktivitas Hutan ; 2011.Prosiding

K Workshop : Sintesa Hasil Penelitian Hutan Tanaman, Bogor, Desember
U 2011 : Halaman 203-209

N Erianto Indra Putra
G Dampak Anomali Suhu Permukaan Laut (SST) Terhadap Kebakaran
A Gambut / Erianto Indra Putra dan Ati Dwi Nurhayati .- - Bogor : Pusat

N Litbang Peningkatan Produktivitas Hutan ; 2011.Prosiding Seminar

Nasional : Kontribusi Litbang dalam Peningkatan Produktivitas dan

Kelestarian Hutan Bogor, 29 november 2010 : Halaman 333-337

93 94

Perlindungan Tanaman Hutan

Asmaliyah

Serangan Hama pada Pertanaman Tembesu (Fagraea fragrans) dan
P Peta Sebarannya di Sumatera Bagian Selatan / Asmaliyah, Nesti
E Andriani, Agus Sofyan .- - Bogor : Pusat Litbang Peningkatan
R
Produktivitas Hutan ; 2011.Prosiding Workshop : Sintesa Hasil P
L
I Penelitian Hutan Tanaman, Bogor, Desember 2011 : Halaman 145-154 E

NR

D Asmaliyah L

U Serangan Hama pada Pertanaman Gelam (Melaleuca leucadendron) I

N dan Peta Sebarannya di Sumatera Selatan / Asmaliyah, Etik Ernawati N
G Hadi, Bastoni .- - Bogor : Pusat Litbang Peningkatan Produktivitas D
A Hutan ; 2011.Prosiding Workshop : Sintesa Hasil Penelitian Hutan
U
N Tanaman, Bogor, Desember 2011 : Halaman 155-162
N

H Budi Tjahjono G

U Penyakit Bakterial Pada Tanaman HTI Pulp di Indonesia / Budi Tjahjono A
T .- - Bogor : Pusat Litbang Peningkatan Produktivitas Hutan ;
N

A 2011.Prosiding Seminar Nasional : Kontribusi Litbang dalam T

N Peningkatan Produktivitas dan Kelestarian Hutan, Bogor, 29 November

2010 : Halaman 83-87 A

N

Illa Anggraeni A
Serangan Penyakit pada Bibit Sesendok (Endospermum mallaccense) di M
Persemaian Balai Penelitian Hutan Penghasil Serat Kuok-Riau / Illa A

Anggraeni, Rina Bogidarmati dan Avry Pribadi .- - Bogor : Pusat Litbang N
Peningkatan Produktivitas Hutan ; 2011. Prosiding Workshop : Sintesa

Hasil Penelitian Hutan Tanaman, Bogor, Desember 2011 : Halaman H
293-298 U

T

Imam Muslimin A
Alang-Alang (Imperata cylindrica L. Raeuschel) Sebagai Gulma N
Bermanfaat / Imam Muslimin, Etik Erna Wati Hadi .- - Bogor : Pusat

Litbang Peningkatan Produktivitas Hutan ; 2011. Prosiding Workshop :

Sintesa Hasil Penelitian Hutan Tanaman, Bogor, Desember 2011 :

Halaman 101-107

95 94

Marthin Tarigan

Identifikasi Isolad-Isolad Ceratocystis Penyebab Penyakit Layu

Pembuluh Dan Kanker Batang pada Acacia mangium / Marthin Tarigan,

Budi Tjahjono dan G.D. Golani .- - Bogor : Pusat Litbang Peningkatan

Produktivitas Hutan ; 2011. Prosiding Seminar Nasional : Kontribusi P

Litbang dalam Peningkatan Produktivitas dan Kelestarian Hutan : E

Halaman 65-69 , 2011 R
L
P I
E

R Munadi N

L Prospek pemanfaatan bawang merah (Allium ascalonicium ) dan daun D

I tefrosia (Tephrosia codida) untuk pencegahan dan pengendalian U
N penyakit karat tumor pada sengon (Falcataria mollucana (miq.)barneby N
D j.w.grimes ) / Munadi dan Illa Anggraeni .- - Bogor : Pusat Litbang G
Peningkatan Produktivitas Hutan ; 2011. Prosiding Workshop : Sintesa A

U Hasil Penelitian Hutan Tanaman, Bogor, Desember 2011 : Halaman N

N 299-302

G H
U
A Naning Yuniarti T
A
N Identifikasi Hama dan Penyakit pada Persemaian Jenis Nyamplung N

(Callophyllum Inophyllum) / Naning Yuniarti, Tati Suharti dan

T Evayusvita Rustam. - Prosiding Seminar Hasil-hasil Penelitian :
Teknologi Perbenihan untuk Meningkatkan Produktivitas Hutan
A Rakyat di Propinsi Jawa Tengah, Semarang 20 Juli 2011 halaman

N 98-103

A

M Neo Endra Lelana
A Efektivitas Campuran Minyak Cengkeh dan Serai Wangi dalam

N Mengendalikan Hama Kupu Kuning / Neo Endra Lelana dan Agus

Ismanto .- - Bogor : Pusat Litbang Peningkatan Produktivitas ;

H 2011.Prosiding Seminar Nasional : Kontribusi Litbang dalam
Peningkatan Produktivitas dan Kelestarian Hutan, Bogor, 29 November
U 2010 : Halaman 329-331

T

A
N Ngatiman

Serangan Hama Heortia vitessoides Moore. Pada Tanaman Penghasil

Gaharu (Aquilaria microcarpa) dan Teknik Pengendaliannya / Ngatiman,

Illa Anggraeni dan Neo Endra Lelana .- - Bogor : pusat litbang

peningkatan produktivitas hutan ; 2011. Prosiding Seminar Nasional :

Kontribusi Litbang dalam Peningkatan Produktivitas dan Kelestarian

Hutan : Halaman 53-56

95 96

Oemijati Rachmatsjah

Pengaruh Serangan Kutu Lilin Terhadap Produksi Getah Pinus merkusii

et de Vriese / Oemijati Rachmatsjah .- - Bogor : pusat litbang

peningkatan produktivitas hutan ; 2011.Prosiding Seminar Nasional :

P Kontribusi Litbang dalam Peningkatan Produktivitas dan Kelestarian
E Hutan : Halaman 57-63 , 2011

R Sri Utami P
L Serangan Hama kantong dan Kumbang Scarabaeidae pada E
I
R
N Paertanaman Sengon / Sri Utami dan Illa Anggareni .- - Bogor : Pusat

D Litbang Peningkatan Produktivitas ; 2010. Prosiding Seminar Nasional L

U Kontribusi Litbang dalam Peningkatan Produktivitas dan Kelestarian I
N Hutan : Halaman 71-76 , 2010
G N
A Sri Utami D
N Pengamatan Awal Serangan Hama Pada Bibit Bambang Lanang U

(Michelia champaca L.) di Persemaian / Sri Utami, Abdul Hakim N

H Lukman .- - Bogor : Pusat Litbang Peningkatan Produktivitas Hutan ; G
U
T 2011.Prosiding Workshop : Sintesa Hasil Penelitian Hutan Tanaman, A
Bogor, Desember 2011 : Halaman 187-191 N

A Tati Suharti T
N Prospek Famili Meliacea sebagai Pestisida Nabati / Tati Suharti dan

Megawati. -- Prosiding Seminar Hasil-hasil Penelitian : Teknologi A

Perbenihan untuk Meningkatkan Produktivitas Hutan Rakyat di Propinsi N

Jawa Tengah, Semarang 20 Juli 2011 halaman 20-36 A

Tati Suharti M
Teknik Pengendalian Hama Penyakit Benih Tanaman Hutan / Tati A
Suharti dan Naning Yuniarti. Prosiding Seminar Hasil-hasil Penelitian : N

Teknologi Perbenihan untuk Meningkatkan Prouktivitas Hutan Rakyat di H
Propinsi Jawa Tengah, Semarang 20 Juli 2011 halaman 62-70

U

Wida Darwiati T
Penggunaan Insektisida Sistemik Dan Fumigan Untuk Mengendalikan A
Hama Oleng-Oleng (Duomitus ceramicus) Pada Tegakan Jati Di N
Sukabumi / Wida Darwiati dan Neo Endra Lelana .- - Bogor : pusat

litbang peningkatan produktivitas hutan ; 2011.Prosiding Seminar

Nasional : Kontribusi Litbang dalam Peningkatan Produktivitas dan

Kelestarian Hutan : Halaman 49-52 , 2011

97 96



INDEKS



INDEKS PENULIS

AYPBC Widyatmoko, 41, 42, 89
AzisKhan, 22
A. Sofyan, 53
A. Syaffari Kosasih, 75, 81
Aam Aminah, 33, 83
Abdul Hakim Lukman, 54, 75, 97 Boyke Napitupulu, 58, 82
AbdulKadir W., 28 Budi Hadi Narendra, 26, 53, 62, 73
Abdurachman, 16 Budi Laksono, 83, 89
Acep Akbar, 27, 92 Budi Leksono, 76
AchmadRizalHB, 22, 69 Budi Tjahjono, 95, 96
AdiRiyanto Suprayitno, 29 Budiman Achmad, 29, 54, 56, 72
Aditya Hani, 39 Budiyanto Dwi Prasetyo, 1, 27
Agung Wahyu Nugroho, 53 Burhanuddin, 34, 76
Agus Astho Pramono, 33, 75, 78, 83, Burhanuddin Adman, 34, 76

84
Agus Ismanto, 15, 16, 96
Agus Kholik Agung Suprianto, 33 C. Andriyani Prasetyawati, 58
Agus Sofyan, 42, 75, 91, 95 C. Yudilastiantoro, 20, 71
Agus Wahyudi, 1, 31 Catur Budi Wiati, 23
Agus Wicaksono, 57 Chairil Anwar Siregar, 4, 47, 93
Agus Wuryanta, 71 Cica Ali, 53, 76, 84
Ahmad Dany Sunandar, 65, 66
Aji Winara, 6
Akas Pinaringan Sujaludan, 1
Anas Badrunasar, 5, 11 Danu, 34, 83, 84, 87
Andianto, 10 Darmawan Edy, 54, 76
Anita Apriliani DwiRahayu, 66 Darsono, 58
AnthoniusY.P.B.C.Widyatmoko, 41 David Seran, 4
Anto Rimbawanto, 41, 43 Dede J. Sudrajat, 39, 40, 85, 86
Arif Nuryawan, 16 Dedi Setiadi, 42, 77
Arina Miardini, 56 Devy Priambodo Kuswantoro, 72
Aris Sudomo, 33, 39 DhanyYuniati, 24, 25
Aris Sudoyono, 75 Dian Anggraini, 13
Ary Widiyanto, 16, 17, 24 Dian Diniyati, 29, 30, 54, 56, 72
Asep Rohandi, 39, 84 Dian Lazuardi, 91
Asep Sukmana, 58 Dian Rachmat Yanuar, 58
Asmaliyah, 95 Diana Prameswari, 1, 77
Asri Insiana Putri, 42 Dida Syamsuwida, 3, 35, 84
Aswandi, 67, 91 Djarwanto, 14, 15, 16
Avry Pribadi, 46, 95 Djeni Hendra, 13, 18
Ayi Suyana, 47

1101

Djoko Purwanto, 13 Hengki Siahaan, 54
Dona Octavia, 74 Heri Suryanto, 61
Dulsalam, 9 Herry Purnomo, 21, 27, 31, 67, 92
Dwiko Budi Permadi, 93 Heru Dwi Riyanto, 3, 88
Hesti L. Tata, 59
Hidayat Pawitan, 56

Edwin Martin, 67, 69
Edy Junaidi, 3
Eka Novriyanti, 7 I Komang Surata, 36
Elhayat Labiro, 61 I M.Ardaka, 35
Eliya Suita, 40, 84, 85 I Wayan Widhana Susila, 92
Encep Rachman, 54, 77 I.Komas Surata, 78
EnnyWidyati, 25, 48 I.L.G. Nurtjahjaningsih, 43
Entin Hendartin, 29 Iis Alviya, 21
Erianto Indar Putra, 92 ILG.Nurtjahjaningsih, 89
Erianto Indra Putra, 92, 94 Illa Anggraeni, 46, 88, 95, 96
Eritrina Windyarini, 46 IllaAnggraeni, 46
Erly Sukrismanto, 48 Imam Muslimin, 77, 87, 95
Eva Fauziyah, 30, 72 Ina Winarni, 11, 14
Evi Irawan, 25, 70 Indartik, 25, 26
Evita Hapsari, 93 Irdika Mansur, 35, 85, 89
Irfan B. Pramono, 56
Istomo, 2

Faisal Danu Tuheteru, 35, 85

FitriNurfatriani, 25
Jafred E. Halawane, 78

Jamal Balfas, 17
Jamaludin Malik, 17
Ganis Lukmandaru, 15 Jarot Pandu Panji Asmoro, 26
Gerson ND Njurumana, 2 Jasni, 11, 15
Giri Suryanta, 71 Jayusman, 43, 44, 90
Gunawan Pasaribu, 11, 12 Joko Sudibyo, 30
Gustan Pari, 13, 14 JokoSuwarno, 23
Julianus Kinho, 66, 77, 85


Hamdan Adma Adinugraha, 35, 42
Handoyo, 25 KirsfiantiGinoga, 26
Happy Widiastuti, 77 Kurniawati Purwaka Putri, 33, 34,
Hariyatno Dwiprabowo, 20
Harris Herman Siringoringo, 4 36, 41, 47, 78
Haruni Krisnawati, 8, 91 Kurung, 59
Hendra Gunawan, 59 Kushartati Budiningsih, 72
Kuspriyadi, 59
2
102

Nur Hayati, 29, 69
Nurhasybi, 86
l.L.G. Nurtjahjaningsih, 43 Nurhuda Adi Prasetiyo, 8
Lailan Syaufina, 93 Nurin Widyani, 39, 86
Lavina Augusta Geraldine, 79 Nurmawati Siregar, 37
Liliana Baskorowati, 44, 47
Liliek Haryjanto, 44
Lincah Andadari, 30
Listya Mustika Dewi, 11 Oemijati Rachmatsjah, 97
Luciasih Agustini, 7 Ogi setiawan, 65
Ogi Setiawan, 65, 68
OslyRachman, 18

M. Yamin Mile, 73, 93
M.I. Iskandar, 17
M.Kudeng Sallata, 57 Paimin, 3, 57
M.Yamin Mile, 79, 93 Pamungkas B.P, 80
Maliyana Ulfa, 8, 63, 68, 90 Petrus Gunarso, 59
Maman Turjaman, 7, 8, 62 Prijanto Pamoengkas, 80
Mamat Rahmat, 21 Priyono Suryanto, 60
Marfuah Wardani, 55 Pujo Sumantoro, 80
Mariana Takandjandji, 5, 6, 62 Purnamila Sulistyawati, 44
Marthin Tarigan, 96 Purwanto, 21, 31, 71, 86, 87, 93
Maryatul Qiptiyah, 61
Mashudi, 36, 37, 90
Mawazin, 37, 77
Mira Kumala Ningsih, 79 Rachman Effendi, 20, 54, 55, 68
Mody Lempang, 14 Rahardyan Nugroho Adi, 71
Mohammad Muslich, 15, 18 Rahman Kurniadi, 94
Muhammad Zanzibar, 40, 79, 85, 86 Ratna Uli Damayanti, 38, 63, 87
Mukhlisi, 2 Ratna Uli Damayati, 80
Munadi, 96 Reni Setyo Wahyuningtyas, 57
Reny Sawitri, 5, 6, 7, 60
Resti Wahyuni, 94
Rina Kurniaty, 38, 63, 87
N.M Heriyanto, 55 Rina Laksmi Hendrati, 66
N.M. Heriyanto, 2, 6, 49, 55 Rinekawiati Soelaeman, 60
Nana Sutrisna, 31, 37 Rini Purwanti, 60
Nani Nuriyatin, 18 Riskan Effendi, 81
Naning Yuniarti, 86, 96, 97 Ronggo Sadono, 92
Neo Endra Lelana, 16, 88, 96, 97 Rozza Tri Kwatrina, 62
Ngatiman, 96 Rozza Tri Kwatrina, 6, 7, 62
Nina Mindawati, 33, 46, 79, 80 Rubangi Al Hasan, 69
Noor Khomsah Kartikawati, 90 Rusmana, 81
Nunung Parlinah, 21, 26 RykeNandini, 26, 69, 81
Nur Arifatul Ulya, 67

1303

TriyonoPuspitojati, 22
Tuti Herawati, 73
S. Andy Cahyono, 12, 27, 31, 70, 73
Sadili, 60
Sahwalita, 68, 87 Uchu Waluya Heri Pahlana, 88
Samin Botanri, 2, 3 Udin Saefudin, 31
SandhiImam Maulana, 26
Santiyo Wibowo, 18, 64, 65, 68
Sanudin, 64, 69 Vivi Yuskianti, 45
Sastra Sembiring, 58, 82
Sentot Adi Sasmuko, 12, 18, 94
Sihati Suprapti, 16 Wahyu C. Adinugroho, 3
Siswadi, 71 Wahyudi, 83
Sita Heris Anita, 19 Wanda Kuswanda, 7, 61, 69
SlametEdiSumanto, 24 Wasito, 28, 70, 73
Sofwan Bustomi, 68, 82 Wawan Halwany, 93, 94
Sona Suhartana, 9, 10 Wesman Endom, 10, 22, 64
Sri Komarayati, 14 Wida Darwiati, 88, 97
Sri Suharti, 6, 8 Widiyatno, 38
Sri Sunarti, 41, 83 Widya Fatriasari, 19
Sri Utami, 87, 97 Wuri Handayani, 4
Sudin Panjaitan, 55, 81, 82
Sugeng Pudjiono, 45
Suhartati, 31 Yanto Rochmayanto, 74
Sulistya Ekawati, 23 Yanto Santosa, 5
Sumardi, 8, 34, 45 Yayan Hadiyan, 90
Suryanaji, 87 Yelin Adalina, 56
Suryo Hadiwinoto, 38 Yelnititis, 38
Susan Trida Salosa, 19 Yosep Ruslim, 10
Sutiyono, 64, 82 Yulianti Bramasto, 41, 47
Yumi, 32
Yuniawati, 9, 10, 49
Yusuf Cahyadin, 61
Tania June, 94
Tati Rostiwati, 3, 33, 55, 68, 77, 82,
Zainal Abidin Nasution, 66
84 Zakaria Basari, 7, 19
Tati Suharti, 47, 96, 97
Tien Lastini, 31 104
TigorButarbutar, 24
Titi Kalima, 55
Toni Hermawan, 45
Tri Atmoko, 3
Tri Hastuti Swandayani, 27
Tri Pamungkas Yudohartono, 43, 45
Tri Wira Yuwati, 63, 71
Trisna Subarna, 28

4

INDEKS KATA KUNCI

A Analisis Finansial d an
Kelembagaan, 21
A. Microcarpa, 41, 89
Acacia auriculiformis, 83 Analisis Genetik, 45
Acacia Crassicarpa Cunn. Ex AnalisisKebijakandanStrategi, 24
Analisis Kendala Implementasi, 73
Benth., 48 Analisis kesesuaian lahan, 65, 71
Acacia leucophloa. See Pilang analisis neraca air meteorologist,
Acacia mangium, 83
Acaia mangium, 57 71
Acid Mine Drainage, 48
Adaptasi Perubahan Iklim, 70 Analisis Respon Sosial dan Valuasi
Agarwood, 7 Finansial, 74
Agarwood inoculation, 8
Agathis loranthifolia Salisb.. See Analisis Sensitivitas, 62
Analisis Skema Kredit, 72
Damar Anatomi Kayu dan Kulit, 10
Agen Hayati, 63 Anatomical properties, 11
Agroforestri, 72, 73 Angkutan Bibit, 64
Agroforestry, 28, 31, 69, 74 Anoa, 61
Air Asam Tambang, 48 Anomali, 94
Alaeocarpus ganitrus roxb. See Anthocephalus Cadamba Miq.. See

Ganitri Jabon
Alang-Alang, 95 Anti Jamur Biru dan Rayap, 15
Alat Bantu, 9 Antioksidan, 11
Alat Keruk, 10 Api, 27
Alat Sampling DNA, 44 Aplikasi Arang, 4
Albizia proceraBenth. See Weru Aplikasi Komposisi, 37
Alstonia Angustiloba Miq.. See Pulai Aplikasi Pemanfaatan Cendawan, 8

Darat Aqualaria crassna Pierre ex
Alstonia scholaris (L.) R.Br.. See Lecomte, 7

Pulai Gading Aquilaria malaccenis, 89
Alstonia sp.. See Pulai Aquilaria Malaccensis, 41
Alternatif Pengembangan, 54 Aquilaria malaccensis Lamk.. See
Altingia excelsa Noronha. See
Karas
Rasamala Aquilaria microcarpa Bail, 7
Ameliorasi Tanah, 48 Arang, 13, 14
ampupu, 94 Arang Aktif, 14
Ampupu, 86 Arang Briket, 65
AnalisaKesesuaian Lahan Hutan Arang Kayu, 66
Araucaria Cunning Hamiidi, 89
Rakyat, 30 Araucaria cunninghamii, 77
Analisis Ex Ante Partisipasi, 70 Areal Kerja, 90
Analisis Finansial dan Ekonomi, 21 Aren, 56
Arenga pinnata Merr, 44, 54, 56
1505 Arenga Pinnata Merr, 44
Aspek Pengkayaan Pakan, 61
Aspek Silvikultur, 82

Aspek Sosial Ekonom, 69 Bibit Aqualaria malaccensis Lamk.,
Aspek Teknis dan Ekonomis, 10 87
Azadirachta indica A. Juss. See
Bibit Kaliandra, 62
Mimba Bibit Kayu Bawang, 87, 88
Bibit Kranji, 83
B Bibit Manglid, 63
Bibit Nyamplung, 39
bahan Bakar Alternatif, 13 Bibit Sampinur Tali, 76
Bahan Bakar Omprongan Bibit Sawo Kecik, 84
Bibit Sungkai, 87
Tembakau, 68 Bibit Suren, 40
Bahan Baku, 13 Bibit Tanaman Hutan, 86
Bahan Baku Alternatif Industri Bidara Laut, 69, 81
Biocontrol Agents, 4
Pulp, 80 Bioenergi, 65
Bahan Baku Biodiesel, 55 Bioetanol, 14
bahan baku biofuel, 66 Biokimia, 83
Bahan Baku Biofuel, 37 Biological Activities, 12
Bahan Baku Industri, 11 Biological Control, 60
Bahan Baku Kayu Olahan, 66 Biomass, 8
Bahan Baku Pensil, 17 Biomassa, 26, 49, 91
Bahan Baku Pulp, 37 Biopulping, 19
Bahan Baku Pulp dan Kertas, 18 Boraks, 15
Bahan Kemasan, 34 Briket, 13
Bahan Organik, 78 Bubuk Rotan, 15
Bahan Organik Tanah, 48 Budidaya, 33, 37, 68, 81, 82
Bahan Stek, 33, 78 Budidaya Manon, 33
Bali, 40, 53, 73, 94 Burung Merak Hijau, 5
Bambang Lanang, 67, 69, 97
Bambu Betung, 19 C
Bambu Petung, 82
Bambu Tali, 16 Cabutan Anakan, 78
Batang Kelapa Sawit, 66 cagar alam durian luncuk II, 53
bawang merah, 96 Cagar Alam Pangandaran, 5
Bekas Letusan Gunung Batur, 73 Cagar Alam Pulau Dua, 6
Benih Ampupu, 86 Cagar Alam Telaga Ranjeng, 1
benih gelam, 79 Calliandra colothyrsus Meissn. See
Benih Jabon, 45
Benih Mahoni, 47, 85 Kaliandra
Benih Manglid, 40 Calophyllum inophyllum L.. See
Benih Mindi, 39, 75
Benih Panggal Buaya, 40 Nyamplung
Benih Sawo Kecik, 85 Cempaka, 19, 66, 85
Benih Tengkawang, 39 cendana, 78
Benih Unggul, 89 Cendana, 1, 24, 27, 46
Bernilai Tinggi. See Nilai Ekonomi Cendawan, 41, 47
Besaran Kempa, 17 Central Kalimantan, 3, 4, 27, 37, 47
Biaya Produksi, 9 Chloroplast Genes, 41

6 106

Ciamis, 30 Dinoderus minutus Fabr.. See Bubuk
CO2, 94 Rotan
Cocopeat, 37
Collacalia fuciphaga Thunbird, Diospyros pilosanthera. See Eboni
Diospyros sp.. See Eboni
1812. See Walet Sarang Putih Dipterocarp Forest, 8
Color Properties, 15 Dipterocarpaceae, 3
Community Forest Plantations, 29 Dipterocarpus retusus Bl.. See
Compost, 4
Cuka Kayu, 14, 80 Palahlar Gunung
Curah Hujan, 26 dosis pupuk, 79
Curah Hujan, 4 Duomitus ceramicus. See Hama

D OlengͲOleng
Dysoxylum alliaceum (Blume), 79
Dacrydium elatum (Roxb) Wall ex Dysoxylum moliscimum. See Kayu
Hook. See Sampinur Tali
Bawang
Daemonorops sp.. See Rotan Jernang
daerah aliran sungai, 71 E
Daerah Aliran Sungai, 3, 56, 57, 74
Daerah Istimewa Yogyakarta, 32, 57 East Kalimantan, 3, 5, 8, 23, 25, 47
Daerah Langka Air, 70 Eboni, 78, 89
Daerah Penyangga, 6, 61 Eceng Gondok, 13
Daerah Tangkapan Air Danau Ecological, 3
Ego Sektoral, 59
Toba, 69 Ehretia acuminatissima R. Br.. See
Daerah Tangkapan Waduk Mrica,
Ki Kendal
56 Ekofisiologi, 82
Damar, 34 Ekologi, 2, 53, 54
Dampak Perubahan Iklim, 71 Ekonomi Dan Ekologi, 62
DAS. See Daerah Aliran Sungai ekonomi masyarakat desa, 54
DASCiliwung Hulu, 23 Ekonomi Rumah Tangga, 70
DAS Cisadane, 3 Ekosistem Bernilai, 6
Data Petak Ukur Permanen, 91 Ekosistem Hutan, 27
Daya Berkecambah, 85 Ekosistem Savana, 5
Daya Tahan 16 Jenis Rotan, 15 Ekosistem Taman Nasional, 7
Debit Hujan, 4 Eksploitasi Hutan, 9
DefinisiHutan, 22 Ekstrak Kulit Kayu, 11
Deforestasi, 25 Ektomikoriza, 63
Deforestation, 26 Elmerilia papuana Dandy. See
Degradasi, 25
Degradation, 26 Cempaka
Dendrocalamus asper. See Bambu Emisi Gas Rumah Kaca, 93
Empulur Sagu, 14
Betung Endangered Species, 11
Desentralisasi Pengelolaan Hutan Endemik Papua, 26
Endospermum mallaccense. See
Lindung, 23
Dinamika Perubahan Sifat Tanah, Sesendok
Enzim, 14
58 Erupsi, 59

1707

Eucalyptus deglupta Blume. See Genetik Malapari, 43
Leda Genetik Sengon, 42
Getah Pinus merkusii et de Vriese,
Eucalyptus grandis, 91
Eucalyptus Grandis Hill Ex Maiden, 97
Getah Tusam, 12
91 Gigantochloa apus Kurz. See Bambu
Eucalyptus Urophylla. See Eukaliptus
Eucalyptus Urophylla Roxb. See Tali
Gigantochloa levis Blanco.. See
Ampupu
Euchresta horsfieldii (Lesch.) Bambu Petung
Gmelina, 46
Benth. See Pranajiwa Gmelina Arborea, 45
Eukaliptus, 12, 58 Gmelina Arborea Roxb.. See Gnelina
eusideroxylon zwageri teijsm. Gonystilus Bancanus (Miq.) Kurz.

binn.. See Ulin See Ramin
Ex-Situ, 44 Gulma, 46
Gulma Bermanfaat, 95
F Gyrinops versteegii (Gilg.) Domke.

Fagraea fragrans Roxb. See Gelam See Gaharu
Faktor Pembatas Lahan, 68
Faktor yang Mempengaruhi H

Masyarakat Menggarap Lahan, Hama, 97
28 Hama Heortia vitessoides Moore,
Faktor-Faktor Sosial Ekonomi, 20
Falcataria Moluccana. See Sengon 96
Famili Meliacea, 97 Hama Jabon, 88
Fenologi, 84 Hama kantong, 97
Fenologi Dan Propagasi, 61 Hama Kupu Kuning, 96
Fertility Variation, 45 Hama Oleng-Oleng, 97
ficus variegata. See Nyawal Hama Penyakit Benih Tanaman
Ficus Variegata Blume. See Nyawai
Flowering Intensity, 44 Hutan, 97
Fumigan, 97 Hasil Hutan Bukan Kayu, 12, 64
Fungi, 8, 16, 19 Hasil Hutan Tanaman, 91
Fusarium sp., 41 havea brasiliensis. See Karet
Helminthostachys Zeylanica Hook.
G
See Manon
Gaharu, 36, 53 Hernandia nymphaeifolia (C. Presl)
Gangguan Satwaliar, 6
ganitri, 93 Kubitzki, 55
gelam, 79 Hevea brasiliensis Muell. Arg. See
Gelam, 95
GEMAR (Gerakan Multi Aktifitas Karet
HHBK, 14, 22, See Hasil Hutan Bukan
Agribisnis), 30
Gemor, 3, 76 Kayu
Genera Pometia, 26 Hibridisasi, 83
Hormon Pertumbuhan, 84
8 Hormon Rootone-F, 76
Hubungan Antar Organisasi, 48
Hubungan Kekerabatan, 42, 89

108

Humifikasi, 4 Indikator Ekologis, 7, 92
hutan alam, 94 Industri Arang Kayu, 66
Hutan Alam Dipterokarpa, 47 Industri Benih, 86
Hutan Alam Produksi Bekas Industri Kayu, 23
Industri Kayu Olahan, 21
Tebangan, 77 Industri Kertas, 48
Hutan Bekas Tebangan, 1 Industri Pulp d an Kertas, 19
Hutan Berbasis Ekosistem, 69 Informasi Pasar, 29
Hutan Kerangan, 62 Inhibisi Alfa Glukosidase, 11
Hutan Mangrove, 60 Inokulasi Ganda, 63
Hutan Pantai Tanah Merah, 2 Inokulum Bakteri, 48
Hutan Penelitian Malinau, 1 Insektisida Sistemik, 97
Hutan Produktivitas Tinggi Yang Interaksi Masyarakat, 6
Intsia Bijuga O. Kuntze. See Merbau
Lestari, 73 Intsia bijuga OK.. See Merbau
hutan rakyat, 72 Invasive Species, 60
Hutan Rakyat, 46, 66, 70, 83, 84, 86 Isolad Ceratocystis, 96
Hutan Rakyat Kecamatan Isolasi, 19
Isolat, 7
Cangkringan, 57 Isu Perubahan Iklim, 25
Hutan Rakyat Kemitraan, 74 itigasi Perubahan Iklim, 70
Hutan Rakyat Lestari, 32
Hutan Rakyat Produktif, 72 J
Hutan Rakyat Unggulan, 31
Hutan Rawa Gambut, 92 Jabon, 45, 46, 74, 78, 88
hutan tanaman, 94 jambi, 53
Hutan Tanaman Campuran, 79 Jambi, 9, 53
Hutan Tanaman Industri, 75 Jamur Patogen, 44
Hutan Tanaman Pengahasil Kayu Jamur Pelapuk, 16, 19
Jarak Tanam, 33, 75
Pertukangan, 81 Jati, 3, 9, 24, 28, 42, 70, 73, 80, 87, 92,
Hutan Tanaman Penghasil Kayu
93
Energi, 82 Jawa Barat, 2, 20, 27, 28, 36, 56, 73,
Hutan Tanaman Rakyat, 73, 75
Hutan Tanaman Semampau, 9 83
Jawa Tengah, 21, 28, 32, 64, 78, 83,
I
84, 85, 86, 87, 92, 96, 97
Identifikasi Hama dan Penyakit, 96 Jawa Timur, 5, 6, 77
Identifikasi Isolad, 96 Jelutung, 34, 91, 93
Identifikasi Spesies, 55 Jenis Bahan Baka, 93
Iklim, 26 Jenis Eksplan, 45
Imperata cylindrica L. Raeuschel. Jenis Kayu Energi, 66
Jenis Media, 35, 42
See AlangͲAlang Jepara, 17
implementasi HTR, 72 Jumlah Ruas, 35
Implikasi Biologi, 44
In Vitro, 38
Indeks Kompetisi, 92
Indeks Mutu Bibit, 39
Indeks Ruang Tumbuh, 91

1909

K karet, 71
Karet, 16, 66
Kabupaen Blora, 28 Karton, 13
Kabupaten Asahan, 64 Kartu FTA, 44
Kabupaten Belu, 27
Kabupaten Blora, 73 Kawasan Hutan denganTujuan
KabupatenBogor, 23 Khusus, 27, See KHDTK
Kabupaten Dairi, 58
Kabupaten Garut, 28 Kawasan Hutan Dengan Tujuan
Kabupaten Gunung Kidul, 32 Khusus Borisallo, 28
Kabupaten Kepulauan Selayar, 58
Kabupaten Kuningan, 56 Kawasan Hutan Tropis, 26
Kabupaten Maros, 29 Kawasan Konservasi, 58
Kabupaten Ogan Komering Ulu, 21
Kabupaten Pangkep, 69 Kawasan Pelestarian Plasma
Kabupaten Samosir, 69 Nuftah, 90
Kabupaten Situbondo, 30
Kabupaten Sleman, 57 Kayu Andalan, 15, 19
KabupatenTanaToraja, 22 Kayu Andalan Setempat, 15
Kabupaten Wonogiri, 32 Kayu Bawang, 35, 54, 87, 88
Kajian Populasi, 61 Kayu Cempaka, 66
Kaliandra, 62 Kayu dan Non Kayu, 31
Kalimantan Selatan, 55, 72, 81 kayu energi, 77
Kalimantan Tengah, 3, 27, 37, 47, Kayu Energi, 69, 82, 84, 85
Kayu Karet, 16
71, 90 Kayu Keruing Berminyak, 17
kalimantan timur, 81 Kayu Kulit Manis, 16
Kalimantan Timur, 5, 23, 25, 47, 79 Kayu Labu, 17
KalimantanTimur, 33 Kayu Lapis, 16
Kandungan karbon, 94 Kayu Lokal, 18, 65
Kandungan Minyak, 83 Kayu Pertukangan, 67
Kapulaga, 54 Kayu Raru, 11
Karakterisasi Enzimatis, 7 Keanekaragaman Epifit Berkayu, 1
Karakteristik Batang, 64 Kearifan Lokal, 27
Karakteristik dan Perkecambahan, Kebakaran Gambut, 93, 94
Kebijakan, 22
40
Karakteristik dan Persepsi Kebijakan Daerah Tentang
Restorasi, 60
Masyarakat, 6
Karakteristik Fisik, 58 KebijakanPembagian
Karakteristik Kayu Lamina, 17
Karakteristik Pembungaan, 89 KewenanganAntarTingkatPemeri
Karakteristik pertumbuhan tempat ntahan, 23
Kebijakan Pemerintah Daerah, 58
tumbuh, 75
Karakteristik Sosial Ekonomi, 69 Kebijakan Penatausahaan Hasil
Karakteristik Tempat Tumbuh, 2 Hutan, 23
Karas, 77
karbon, 93, 94 Kebijakan Pengelolaan, 27

10 KebijakanPengelolaan
Berkelanjutan, 23

Kebun Benih Parungpanjang, 36
Kebun Persilangan, 41, 83
Kebutuhan Pangan, 28
Kegiatan Usaha Rakyat, 29
Kelapa Sawit, 31

110

Kelas Awet, 15 Kualitas Kokon, 30
Kelas Diameter, 83 Kulit Kayu Raru, 11
Kelayakan Ekonomi, 26 Kulit Manis, 16
Kelayakan Finansial, 25 Kultur Jaringan, 45
Kelayakan Pembangunan HTI, 68 Kumbang Scarabaeidae, 97
Kelayakan Usaha, 68 Kupang, 92
Kelembagaan Pengelolaan Air, 56 Kupu-Kupu, 61
Kelestarian Sumber Daya Hutan, 63 Kutu Lilin, 97
Kelompok Masyarakat, 56 Kutu Sisik, 46
kemampuan mengikat karbon, 93
Kemiri, 29 L
Kemitraan, 67
Keragaman Genetik, 42, 43, 44, 89 Lahan Gambut, 46, 49, 71
Kerajinan Anyaman, 33 Lahan Gambut Terdegradasi, 86
Kerusakan Hutan, 7 Lahan Hutan Rakyat, 29, 30
Kesambi, 38, 40 Lahan Pasca Tambang Batubara, 8
Kesatuan PengelolaanHutan, 22 Lahan Sawah, 29
Kesehatan Hutan Alam Produksi, 92 Lamela, 18
Kesuburan Tanah, 4 Leda, 86
Ketahanan Jenis Rotan, 11 Lemo, 53, 84
Lignin, 19
Ketahanan Lima Jenis Kayu Asal Limbah Batang sawit, 16
Lengkong, 16 limbah Biomassa, 19
Limbah Pembalakan, 65
Ketahanan Pangan, 20 Limbah Tempurung Kelapa Sawit,
ketahanan pangan hutan, 74
Ketidakpastian Iklim, 80 13
Ketinggian Tempat, 54 Limenitis procis, 88
khaya antotheca. See Mahoni Afrika Lindi Hitam, 19
KHDTK Kemampo, 77 Litsea cubeba L Pers). See Lemo
KHDTK Rarung, 20 Litsea Cubeba Pers. See Kilemo
KHDTK Samboja, 79 Logam Berat, 49
Ki Kendal, 18 Luas Lahan Garapan, 20
Kilemo, 33
Kinerja Usaha Kehutanan, 22 M
Klon Kayu, 66
Komoditi Daerah, 72 Macaranga, 37, 80
Komponen Kimia, 11 Macaranga Hypoleuca (Reichb.F.
Komposisi Media, 36
Komposisi Vegetasi, 1 Et Zoll) Mull.Arg. See Mahang
Konservasi Genetik, 44, 89, 90 Putih
Konservasi Kawasan Pesisir, 58 Mahang Putih, 37
Konservasi Sumberdaya Air, 56 Mahoni, 21, 36, 47, 85
Konservasi Sumberdaya Genetik, mahoni afrika, 79
Makrofauna Tanah, 57, 94
43, 90 malapari, 66
Konservasi Tanah dan Air, 57 Malapari, 43
Kontribusi Kawasan Hutan, 20 Maluku, 2
Kranji, 83
Kualitas Biji, 89

11111

Manajemen Hutan Skala Kecil, 67 Mimba, 53, 84
Manfaat Pohon, 18 Mindi, 39, 75, 83
Manfaat Tanaman, 18 Minyak Atsiri, 12
Mangium, 9 Minyak Cengkeh, 96
manglid, 75 Mitigasi Perubahan Iklim, 71, 74
Manglid, 33, 40, 63 Model Pendekatan Riset, 67
Manglieta Glauca Bi. See Manglid Model Pendugaan Biomassa, 91
Manglietia Glauca. See Manglid ModelPengembangan
manglitea glauca bi. See Manglid
Mangrove, 49, 60 Pembelajaran, 32
Manilkara Kauki). See Sawo Kecik ModelPeningkatan Partisipasi Petani,
Manipulasi Lingkungan, 93
Manon, 33 29
Massa Karbon, 49 Model Pertumbuhan, 91
Moduza procis. See Limenitis Procis
Masyarakat Sekitar Kawasan Morinda citrifolia. See Mengkudu
Hutan, 69 Mutu Kayu Rakyat, 68

Mebel, 21 N
Mebel Mahoni Jepara, 21
Media dan Konsentrasi, 76 Nafkah, 28, 70
Media dan Waktu Simpan, 87 nalisis Perubahan Fisiologi dan
Media Organik dan Tanah Mineral,
Biokimia, 39
39 Natural Termite Resistance, 15
Media Pembibitan, 78 naungan, 74
Media Pembibitan Alternatif, 37 Naungan, 82
Media Tumbuh, 37 Nibung, 54
Melaleuca leucadendron. See Gelam Nilai Ekonomi Hutan Rakyat, 25
Melia Azedaracth. See Mindi Nilai Tambah, 21
Mengkudu, 14 Nipah, 2
MenyadapPinus, 27 Nitas, 2
Meranti, 38, 54 NusaTenggara Timur, 24
Meranti Batu, 82 Nusa Tenggara Barat, 12, 20, 36, 68
Meranti Merah, 81 Nusa Tenggara Timur, 2, 24, 27, 46,
Meranti Tembaga, 47
Merbau, 35, 41, 45 78
nyamplung, 65
Metoda Pengeringan dan Nyamplung, 2, 18, 34, 37, 39, 43, 58,
Penyimpanan, 85
68, 76, 77, 96
Metode Anther, 83 Nyawai, 33
Metode Penilaian, 92 Nyawal, 81
Metroxylon spp. See Sagu Nypafruticans (Thunb.)
Michelia Montana Blume, 4
Microhydro Electric, 93 Wurmb. See Nipah
Mikoriza, 8, 62, 63
Mikoriza Arbuskula (FMA), 8 O
MikorizaArbuskula(Cma), 8
Mikoriza INDIGENOUS, 90 Oncosperma tigillarium (Jack) Ridl.
Mikroba Lignoselulolitik, 7 See Nibung
Mikropropagasi, 38
Opportunity Lost, 31
12
112

Orangutan, 5 Pendekatan Spektrofotometrik, 4
OrganisasiUnggul, 24
Pendugaan Total Biomassa Atas
P Tanah, 26

Pakan, 61 Pendugaan Umur, 5
Pakoba, 12 Pendugaan Volume Pohon, 92
Palahlar Gunung, 2 Penelitian Integratif, 55, 89
Pancang Tarik, 10 Penentuan Kawasan Hutan, 71
Panggal Buaya, 40
Panjang Daur Hutan Tanaman, 93 Pengaruh Komposisi dan Bahan
Papan Partikel, 16, 17 Media, 38
Papua, 4, 6, 19, 26, 42
Papua Barat, 4 Pengaruh Pemangkasan, 75
Parameter Morfometrik, 5
paraserianthes falacataria. See Pengaruh Penuaan dan Iradiasi
Benih, 40
Sengon
Partisipasi Masyarakat, 57 Pengaruh Selulosa, 13
Pasca Erupsi, 59
Pavo Muticus Linnaeus, 1766. See Pengaruh Temperatur dan
Kelembaban, 46
Burung Merak Hijau
Peat Soil, 4 Pengaturan Hasil, 67
Pedoman Restorasi Ekosistem, 58 Pengelolaan Daerah Aliran Sungai,
Pemahaman Keselamatan dan
56, 74
Kesehatan Kerja, 9
Pemanenan Kayu, 9 Pengelolaan Hutan Bersama
Pembangkit Listrik Mikrohidro, 21 Masyarakat, 73
Pembangunan Hutan Tanaman, 68
Pemberdayaan Masyarakat, 93 Pengelolaan Hutan Kemiri Rakyat,
Pemetaan, 27 29
Pemilihan Jenis, 59
Pemuliaan, 90 Pengelolaan Hutan Rakyat, 30, 31,
Pemuliaan Tanaman Hutan, 89 69
Pemulihan Hutan Tropis, 61
pemupukan, 57 Pengelolaan Lahan Gambut, 25
Pemutihan Pulp, 13 Pengelolaan Sumberdaya Air, 70
Penambangan Gambut, 19 Pengelolaan Tanaman Semusim, 71
Penanda Isozim, 44 Pengelolaan Tegakan Benih, 90
Penanda Mikrosatelit, 43 Pengemasan, 83
Penanda RAPD, 41, 42, 45 Pengembangan Hutan Rakyat, 30
Penangkaran, 62 Pengendalian Kebakaran Hutan, 48
Penataan Ruang, 59 Penggerek, 15
Pencegahan Kebakaran, 92 Penggeseran Lapisan Tanah Atas, 9
Penciri Hutan Rakyat, 31 Penghasil Gaharu, 31, 96
Pendapatan Masyarakat, 28 Penghasil Kayu Energi, 68
Pendekatan CO2FIX, 93 Penghasil Pulp, 79
Pengujian Viabilitas, 40
11133 Pengurangan Emisi, 25
Penicillium sp., 41
Penilaian Ganti Rugi Lahan Hutan,

22
Penurunan Emisi Karbon, 26
Penurunan Kadar Air, 85
Penyadap Pinus, 70
Penyakit Karat Tumor, 47

Penyakit Layu Pembuluh Dan
Kanker Batang, 96

Penyaradan, 10 Pestisida Nabati, 97
Penyaradan Kayu, 9 Peta Sebaran, 84
Penyerapan Emisi Karbon, 25 Petani, 27, 28, 29, 32, 70, 71, 72, 73
Penyiraman Air Laut, 39 Pewarisan Mendel, 43
Penyulingan Daun, 12 Phenolis, 7
Perakaran Stek, 34, 76 pilang, 80
Perbanyakan Vegetatif, 43 Pilang, 78
Perbanyakan Vegetatif Stek, 33 Pinus, 38, 43, 69, 70, 80, 89, 97
Pinus merkusii. See Pinus
Percepatan Pembangunan Hutan Pinus Merkusii, 43
Lestari, 64 Pirdot, 76
Plasma Nuftah, 90
Perekat Alami, 19 Plasma Nutfah, 44, 86
Perekat Likuida Kayu, 16 Plot, 31, 44
Perhutanan Klon, 81, 91 Plot PengembanganAgroforestry,
Perhutanan Sosial, 73
Perilaku Alamiah, 5 31
Periode Simpan, 40 Pohon Benih, 84
Perkecambahan Benih, 40, 84, 85 Pohon Induk, 40
Perladangan Liar, 7 Pohon Multiguna, 55
Permudaan Alam, 1 Pohon Penghasil Gaharu, 53
Perolehan Genetik, 42 Pola Hujan, 56
Peronema canescens Jack.. See Pola Intensifikasi, 31

Sungkai Pola Penggunaan Ruang dan
PersamaanAllometrik, 26 Waktu, 5
Persemaian, 38, 43, 63, 78, 80, 82,
Pola Penyusunan Berkas
87, 95, 96, 97 Pembuluh, 18
Persentase Berakar Stek, 34
Persentase Stek Bertunas, 78 pola tanam, 77
Persepsi Masyarakat, 94 Pola Tanam, 57, 75
Persepsi Petani, 72, 73 pola tanam ideal, 72
Persiapan Lahan, 27 Polimorfik, 45
Pertanaman Vegetatif, 45 Polutan, 49
Pertumbuhan, 4, 8, 33, 35, 37, 38, 39, Polymorphisms, 41
Pongamia Innata. See Malapari
40, 41, 42, 45, 48, 53, 62, 63, 75, pongamia pinnata merr.. See
76, 77, 82, 84
Pertumbuhan Awal, 35 Malapari
Pertumbuhan Bibit, 38 Pongamia pinnata merril. See Kranji
Pertumbuhan Diameter, 91 Pongamia Pinnata-Rhiwbium, 42
Pertumbuhan Jati, 8 Pongo pygmaeus pygmaeus
pertumbuhan semai, 79
Pertumbuhan Semai, 38 Linneaus, 1760. See Orangutan
Pertumbuhan Stek, 35, 42, 76 Populasi, 62
Perubahan Fisiologis, 83 Potensi Karbon, 26
Perubahan Iklim, 20, 21, 22, 23, 24, Potensi Kolaborasi, 6
25, 26, 27, 28, 29, 32, 56, 57, 70, Potensi Lahan, 84
71, 74, 80 Potensi Simpanan Karbon, 24
Perubahan Kebijakan, 23
Perubahan Kondisi Biofisik, 59 Potensi Tegakan Karakteristik
Lahan, 76
14
Potensial Lokal Spesifik, 12

114

Pranajiwa, 35 Rehabilitasi Semak Belukar, 71
PreferensiMasyarakat, 27 Reklamasi Lahan, 89
Preskripsi Pengaturan Hasil, 91 Renstra Usaha Kehutanan, 22
Primata, 5 Reproduksi, 44
Produksi Benih, 75, 83 Respon Pertumbuhan, 87, 88
Produksi Buah dan Benih, 41 Restorasi, 56, 58, 59, 60, 61, 62
produksi tenaga kerja, 67 Restorasi Bentang Alam, 59
produksivitas hutan rakyat, 74 Restorasi Ekosistem, 59, 60, 61, 62
Produktivitas dan Biaya, 9 Restorasi Ekosistem Kawasan
Produktivitas Hutan Rakyat, 72, 73
Produktivitas Lahan Gambut, 93 Konservas, 59
Produktivitas Pemanenan Kayu, 10 Restorasi Kawasan, 56, 59, 60
Produktivitas Tanaman Induk, 78 Revolving Fund Loan, 29
Produktivitas Tegakan Hutan, 81 Rhizobikum, 62
Program Desa Mandiri Energi, 58 Riap Pertumbuhan, 91
Provenansi, 77 Riau, 1, 20, 46, 49, 74, 95
Provinsi Banten, 6 Rotan, 1, 11, 55
Provinsi Bengkulu, 7, 54 Rotan Jernang, 68
Prunin, 83 Rotan Penghasil Jernang, 1
Pucuk Kapur, 76 Rumah Panggung Woloan, 18
Pulai, 10, 36, 55 Rusa, 62
Pulai Darat, 37
Pulai Gading, 90 S
Pulau Seram, 2
Pulp, 9, 13, 37, 79, 80, 91, 95 Sagu, 2, 14, 64
Pupuk, 30, 33, 37, 63, 77, 87, 88 Sampinur Tali, 76
Pupuk fospat, 57 Santalum Album, 44
Pupuk Lambat Larut, 30 santalum album L. See Cendana
Pupuk NPK, 37 Santalum album L., 44
Sauraulia bracteosa DC. See Pirdot
R Sawing Recovery, 17
Sawmills, 17
Ramah Lingkungan, 63 Sawo Kecik, 40, 84, 85
Ramin, 38, 90 Schleichera oleosa Merr.. See
RancanganPeranPara Pihak, 25
Rantai Nilai, 21 Kesambi
Raru Bark, 12 Sebaran, 2, 3, 53, 54, 82
Rasamala, 78 Sebaran Tegakan, 3
Rayap Kayu Kering, 15 Sedimentasi, 3
Rayap Tanah, 15 Seed Orchard, 45
REDD+, 25, 26 sektor industri kehutanan, 67
Reducing Emission, 26 Sektor Kehutanan dalam
ReformasiBirokrasi, 24
Rehabilitasi Kawasan Hutan Pantai, Perekonomian, 21
Seleksi Benih, 84
55 Semai Perepat, 34
Rehabilitasi Lahan Kritis, 73, 94 Semak Belukar, 71
sengon, 71
11155 Sengon, 42, 45, 47, 57, 97

Sengon Buto, 85 Songa, 12
Senyawa Nitrogen, 84 sortasi, 79
Serai Wangi, 96 SosialEkonomi Masyarakat, 31
Serangan Hama, 46, 95, 96, 97 Sosial-Ekonomi Kehutanan, 67
Serangan Penyakit pada Bibit, 95 Standar Mutu Benih, 86
Serangga, 88 Status Sosial, 29
Serapan Karbon, 24 Stek Batang, 76
serasah, 74 Stek Pucuk, 35, 36, 76
Serat Alam, 11 Sterculia Foetida L.. SeeNitas
Serat Berbulu, 17 Stimulan Pertumbuhan, 14
Serat Buah Balsa, 11 Stok Karbon, 47
Sesendok, 95 Struktur Karbon Arang, 13
Shorea johorensis, 63 Strychnos lucida. See Bidara Laut
Shorea johorensis Foxw., 55 Studi Floristik, 44
Shorea Leprosula. See Meranti Studi Kasus, 3, 9, 20, 22, 23, 24, 27,

Tembaga 28, 46, 49, 57, 69, 70
Shorea mujongensis P.S. Asthon, Suhu, 94
Suhu Permukaan Laut, 94
11 Sukabumi, 16, 97
Shorea pauciflora King.. See Meranti Sukun, 35, 42
SulawesiSelatan, 22, 29, 69, 89
Merah Sulawesi Tengah, 4
Shorea platyclados V.SI. See Sulawesi Utara, 12, 18, 66
Sumatera, 54, 61
Meranti Batu Sumatera Selatan, 9, 37, 42, 53, 69,
Shorea selanica (DC.) Blume, 82
Shorea spp.. See Meranti 95
Sumatera Utara, 9, 53, 54, 58, 61, 62,
ShoreaJohorensis dan S.
Smithiana, 34 64, 65, 66, 67, 68, 69, 76, 82, 91
Sumatra Selatan, 20, 57
Siamang Sumatera, 5 Sumber Bahan Stek, 36, 78
Sifat Dasar Benih, 79 Sumber Benih, 3, 84, 86
Sifat Fisik, 66 Sumber Benih Alternatif, 84
Sifat Fisik dan Mekanik, 65 Sumber Benih Merapit, 3
Sifat Fisiko-Kimia Minyak Atsiri, 12 Sumber Energi, 19
Sifat Papan Partikel, 17 Sumber Energi Terbarukan, 43
Sifat Pengkaratan, 15 Sumber Pangan, 72
Silvikultur Jati, 80 Sumberdaya Pangan, 2
Simpanan Karbon, 93 Sungkai, 68, 87
Sinar Gamma, 40 Sungkup Sederhana, 78
sistem informasi geofrafis, 71 Suplai Bahan Baku, 23
Sistem Informasi Geografis, 71 Suren, 40
Sistem Kabel Layang, 10, 64 Surian, 43
Sistem Silvikultur, 37 Swietenia macrophylla King. See
Sistem Tertutup, 13
Sistem Tumpangsari, 36 Mahoni, See Mahoni
Sistem Zonasi, 7 Symphalagus syndactylus Raffles,
Skala Usaha Kecil, 13
Skarifikasi, 85 1821. See Siamang Sumatera
Sludge, 48 system informasi geografis, 71
Soda Abu, 15
116
16

T Tebang Pilih Tanam Jalur dengan
Teknik Silvikultur Intensif, 38
Tajuk Acacia mangium Willd., 92
Taksonomi, 90 Tectona grandis. See Jati
Taman Nasional Batang Gadis, 61 TectonaGrandis. See Jati
Taman Hutan Raya Bukit Soeharto, Tegakan Acacia crassicarpa, 46
Tegakan Hutan Alam, 47
2 Tegakan Hutan Tanaman, 94
Taman Nasional Baluran, 5 Tegakan Jati, 97
Taman Nasional Bantimurung Tegakan Meranti Tembaga, 47
Teknik Budidaya, 81
Bulusaraung, 61 Teknik Konservasi Tanah dan Air,
Taman Nasional Batang Gadis,
57
7 Teknik Pemanenan Benih, 84
Taman Nasional Bukit Tigapuluh, 1
Taman Nasional Gunung Ciremai, Teknik Pemanenan Kayu Ramah
Lingkungan, 10
58, 59, 60
Taman Nasional Gunung Halimun- Teknik Pembenihan Langsung, 85

Salak, 6 Teknik Pembenihan Langsung dan
Taman Nasional Gunung Merapi, 59 Penyiangan, 35
Taman Nasional Kerinci Seblat, 7
Taman Nasional Kutai, 5, 6 Teknik Pembibitan, 80
Taman Nasional Meru Betiri, 6 Teknik Penanganan Benih, 86
Taman Nasional Rawa Aopa Teknik Pengayaan Intensif, 77
Teknik Pengendalian Hama, 97
Watumohai, 60 Teknik Penghilangan Dormansi, 39
Taman Nasional Teluk Teknik Penyimpanan Semai, 35

Cenderawasih, 6 Teknik Perbanyakan Tanaman
Taman Nasional Ujung Kulon, 60 Hutan, 87
Taman Wisata Alam, 5
Taman Wisata Alam Sicikeh-Cikeh, Teknik Silvikultur, 80
Teknologi silvikultur tepat guna, 79
58 Teknologi Penginderaan Jauh, 71
Tanah Bekas Tambang Batubara, 48 tembesu, 79
Tanah Gambut, 34 Tembesu, 75, 95
Tanaman Hutan Penghasilan Kayu Tempat Tumbuh, 55
Tempurung Kemiri, 14
Energi, 80 Tengkawang, 39, 44
Tanaman Invasif, 60 Tenurial, 25
Tanaman Obat Potensial, 55 Thiobacillus spp, 48
Tanaman Penghasil Kayu Energi, Tinggi Diameter, 81

82 Tinggi Pemangkasan Tanaman
Tandan Kosong Kelapa Sawit, 13 Induk, 36
Tarsius, 61
Tarsius Spectrum. See Tarsius Tingkat Adaptasi, 53
Tata Air, 3 Tingkat Kerusakan Daun, 46
Tata Kelola Perusahaan yang Baik, Tinjauan dan Catatan, 62
Tinjauan Silvikultur, 80
20 Tipe Tanah Latosol, 4
Teak, 45 Tipe Tegakan Hutan, 4
Teak Wood, 15 Tipologi Desa, 31
Tebang Pilih Tanam Indonesia, 37 Tipologi Hutan Rakyat, 73

11177

Toksisitas, 11, 16 Weru, 78, 80, 84, 85
Toona Sinensis. See Surian Wood Extractive, 15
Toona sureni Blume Merr. See Suren
Traktor Pertanian, 9 Z
Transportasi, 83
Tropical Peat Swamp Forest, 4 Zanthoxyllum rhetsa. See Panggal
Tungku Arang Terpadu, 14 Buaya

U Zat PengaturTumbuh, 33, 34, 35, 78
Zat Pengatur Tumbuh IBA, 33
Uji Full-Sib, 87 Zona Penyangga Kawasan
Uji Klon, 42
Uji Penanaman, 36 Konservasi, 54
Uji Stek Pucuk, 34 Zone Ekosistem, 26
Ukuran Ayakan, 86
Ukuran Bahan Stek, 76 118
Ukuran Rumpang, 81
Ulat Sutera, 30
ulin, 53
Umur Kultur, 45
Umur Pohon Induk, 34, 35, 42
Umur Simpan Benih, 85
Umur Tunas, 35
Unsur Hara, 78
Urbanisasi, 29
Usaha Buru, 62
Usaha Hutan Rakyat, 30, 72

V

Variasi Ketahanan, 47
Variasi Pertumbuhan, 53
varientas padi, 74
Venir, 16
Venir Gergajian, 18
Viabilitas, 41

W

Waktu Pembungaan, 41
Waktu Penyimpanan, 34
Walet Sarang Putih, 62
wanafarma, 79
Water Table, 34


18




Click to View FlipBook Version