The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

Kamus Oseanografi Fisika (Prof. Safwan Hadi, Ph.D.) (z-lib.org)

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by puputakromah01, 2022-10-20 08:39:24

Kamus Oseanografi Fisika (Prof. Safwan Hadi, Ph.D.) (z-lib.org)

Kamus Oseanografi Fisika (Prof. Safwan Hadi, Ph.D.) (z-lib.org)

KAMUS
OSEANOGRAFI FISIKA

Badan Pengembangan Bahasa dan Perbukuan
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan
2020



KAMUS
OSEANOGRAFI FISIKA

Penyusun
Prof. Safwan Hadi, Ph.D

Badan Pengembangan Bahasa dan Perbukuan
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan
2020

MILIK NEGARA
TIDAK DIPERDAGANGKAN

Hak cipta tahun 2020 milik Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan
Dilindungi Undang-Undang.

Dilarang memperbanyak sebagian atau seluruhnya tanpa izin tertulis
penerbit.

R Hadi, Safwan
551.460 3 Kamus Oseanografi Fisika/ Safwan Hadi;
HAD
penyunting: Azhari Dasman
k Darnis, Dewi Puspita, dan Dewi Khairiah.
Jakarta: Badan Pengembangan Bahasa dan
Perbukuan Kementerian Pendidikan dan
Kebudayaan, 2020.
xi, 222 hlm.; 20,5 cm

ISBN: 978-623-307-009-6

1. OSEANOGRAFI-KAMUS
2. OSEANOGRAFI FISIKA-KAMUS

iv

KAMUS OSEANOGRAFI KIMIA

Penanggung Jawab
Kepala Badan Pengembangan Bahasa dan Perbukuan

Wakil Penanggung Jawab
Plt. Kepala Pusat Pengembangan dan Pelindungan Bahasa dan Sastra

Pe nyus un
Prof. Safwan Hadi, Ph.D

Penyunting Penyelia
Azhari Dasman Darnis, M.Hum.

Pe nyunting
Dr. Dewi Puspita
Dewi Khairiah, M.Hum.

Pengentri Data
Denny Adrian Nurhuda, S.Pd

Pembuat Sampul
Nurjaman, S. Ds.

Pe ne rbit
Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa

Jalan Daksinapati Barat IV, Rawamangun
Jakarta Timur 13220

Telepon/Faksimile: (021) 4706287, 4706288,
4896558, 4894546/(021) 4750407

Laman: www.badanbahasa.kemdikbud.go.id

v

vi

KATA PENGANTAR

Masalah kebahasaan dan kesastraan di Indonesia tidak dapat
terlepas dari kehidupan masyarakat pendukungnya. Sejalan dengan
perubahan yang terjadi, baik sebagai akibat dari tatanan kehidupan yang
baru, maupun akibat perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi,
masalah kebahasaan dan kesastraan ini perlu ditangani dengan terencana
dan sungguh-sungguh. Tantangan yang dihadapi ke depan salah satunya
adalah keahlian dalam bidang yang makin lama makin spesifik.

Sudah lama dicita-citakan bahwa bahasa Indonesia dapat menjadi
bahasa ilmu pengetahuan yang dapat dengan jelas dan tepat mengemukakan
makna-makna secara ilmiah. Penyusunan kamus merupakan salah satu
upaya untuk mengembangkan bahasa Indonesia sebagai bahasa pengantar
dalam ilmu pengetahuan dan teknologi. Melalui kamus ini diharapkan para
guru dan siswa di mana pun berada dapat saling berkomunikasi dalam
istilah yang sama. Keseragaman istilah tersebut dimaksudkan untuk
mencapai saling keterpahaman yang lebih tinggi di kalangan para
pemangku kepentingan yang bergelut di bidang ilmu ini.

Kamus ini tidak akan terwujud tanpa kerja keras dan renjana para
penyusunnya. Oleh karena itu, kami mengucapkan terima kasih dan
penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Dr. Tri Prartono yang dengan
penuh dedikasi mencurahkan ilmu, tenaga, dan waktunya demi
terwujudnya kamus ini. Semoga Kamus Oseanografi Kimia dapat
memberikan manfaat bagi kalangan akademisi, peneliti, guru, siswa, dan
praktisi serta masyarakat pada umumnya.

Jakarta, Oktober 2020
Kepala Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa

Prof. Dr. E. Aminudin Aziz, M.Hum.

vii

PRAKATA

Perkembangan pengetahuan dan teknologi terus berlangsung dan
menghadirkan konsep ilmu baru baru dalam bentuk istilah-istilah. Derasnya
arus istilah-istilah tersebut masuk ke dalam bahasa Indonesia perlu diikuti
dengan kegiatan pemadanan dan penyusunan kamus istilah atau bidang
ilmu terkait. Sehubungan dengan hal itu, kami melakukan penyusunan
kamus bidang ilmu Oseanografi Fisika.

Kami mengucapkan terima kasih atas terwujudnya kamus ini
kepada Kepala Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kepala Pusat
Pengembangan dan Pelindungan Bahasa dan Sastra, serta Tim Perkamusan
dan Peristilahan yang mendampingi kami dalam penyusunan kamus ini,
terutama dalam hal pemadanan istilah dan penyuntingan bahasa.

Kamus Oseanografi Fisika disusun untuk menjadi pendamping atau
rujukan dalam memahami istilah-istilah Oseanografi Fisika yang
diperlukan oleh kalangan dari bidang ilmu terkait, terutama dosen dan
mahasiswa. Selain itu, kamus ini juga diharapkan akan memperkaya
khazanah keilmuan bidang terkait, sekaligus menjadi bagian dari usaha
pengembangan dan pembakuan peristilahan dalam bahasa Indonesia.

Entri kamus ini disusun berdasarkan istilah-istilah yang telah
dipadankan dan didefinisikan dalam kegiatan Sidang Komisi Istilah Bidang
Ilmu Oseanografi Fisika serta berbagai sumber lain. Pemadanan istilah dan
pendefinisan entri kamus telah sesuai dengan Pedoman Umum Ejaan
Bahasa Indonesia (PUEBI) dan Pedoman Umum Pembentukan Istilah
(PUPI) yang disusun oleh Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa,
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Sebagai penutup, kami sampaikan bahwa Kamus Oseanografi
Fisika belum sempurna, masih terdapat kekurangan di sana-sini, baik dari
kelengkapan lema, maupun definisi. Oleh karena itu, saran dan kritik dari
kita semua sangat kami harapkan.

Jakarta, Oktober 2020

Penyusun

viii

DAFTAR ISI

Kata Pengantar ................................................................................... vii
Prakata .............................................................................................. viii
Daftar Isi ............................................................................................. ix
Daftar Label ........................................................................................ xi
A ........................................................................................................ 1
B ....................................................................................................... 21
C ....................................................................................................... 29
D ...................................................................................................... 31
E ....................................................................................................... 37
F ....................................................................................................... 43
G ...................................................................................................... 47
H ...................................................................................................... 59
I ........................................................................................................ 63
J ........................................................................................................ 67
K ...................................................................................................... 69
L ....................................................................................................... 81
M ...................................................................................................... 89
N ...................................................................................................... 95
O ...................................................................................................... 97
P ....................................................................................................... 99
R ..................................................................................................... 115

ix

S ..................................................................................................... 119
T ..................................................................................................... 131
U .................................................................................................... 141
V .................................................................................................... 143
W .................................................................................................... 145
Z ..................................................................................................... 147
Daftar Referensi ............................................................................... 153
Indeks .............................................................................................. 155

x

DAFTAR LABEL

Label Kelas Kata

n nomina
v verba
adj adjektiva
adv adverbia
p partikel
pron pronomina
num numeralia

xi

xii

A-a

AASW n massa air permukaan abrasi n proses tergerusnya
Antarktika permukaan akibat
(Antarctic surface gesekan, misal partikel
water) pasir yang digerakkan
oleh gletser, aliran, atau
ABF n fron Angola- angin menggesek
Benggala permukaan batu
(Angola-Benguela (abrasion)
front)

abisal a berkaitan dengan absorpsi n adhesi lapisan sangat
kedalaman cekungan tipis dari molekul ke
laut dan fitur dasar laut, permukaan benda padat
biasanya pada atau cair
kedalaman kurang dari (absorption)
3.700 m
(abyssal) ABW n massa air Arktik
dasar
(Arctic bottom water)

ABL n lapisan batas
atmosferik
(atmospheric boundary 1ACC n arus lingkar kutub
layer) Antarktika
(Antarctic circumpolar
current)

ABP n pengukur hambur
balik
(acoustic backscatter 2ACC n arus pesisir Alaska
probes) (Alaska coastal
current)

1

adaptasi air pasang

adaptasi n struktur yang air garam pekat n air yang
dihasilkan atau perilaku mengandung garam
yang dimodifikasi terlarut dengan
untuk kelangsungan konsentrasi yang lebih
hidup dan reproduksi tinggi daripada air laut
(adaptation) biasa, dihasilkan
melalui proses
ADCP n peraut arus dopler penguapan atau
akustik pembekuan air laut
(acoustic doppler (brine)
current profiler)
air mati n massa putaran air
adhesi n keterikatan molekul yang terkait dengan
air dengan zat lain pembentukan
melalui ikatan hidrogen gelombang internal
(adhesion) yang dekat dengan
buritan kapal, terbentuk
adveksi n transportasi materi di bawah kapal dengan
secara massal dan kekuatan pendorong
berskala besar rendah ketika bergerak
(advection) di atas lapisan tipis air
tawar di atas lapisan air
afelion n posisi terjauh orbit dengan salinitas tinggi
bumi dari matahari yang lebih dalam
(aphelion) (dead water)

AFZ n zona fron Arktik air pasang n arus yang masuk
(Arctic frontal zone) selama periode pasang
naik
(flood tide)

2

air pasang dari pasut normal harian air rendah terendah rata-rata

air pasang dari pasut normal air rendah purnama rata-rata
harian n datum pasut n rata-rata ketinggian
berdasarkan air tinggi air rendah semi pasang
pasut biasa (mean low water
(high-water of ordinary spring)
spring tide)
air rendah rata-rata n
air rendah n batas terendah ketinggian rata-rata
tingkat permukaan air semua air rendah yang
yang dicapai oleh air tercatat di tempat
surut air rendah tertentu selama periode
(low water) 19 tahun
(mean low water)
air rendah pasut normal n
datum pasut air rendah terendah n air surut
berdasarkan air rendah terendah dari dua air
dari pasang air biasa surut yang terjadi
(low water of ordinary selama hari pasut
spring tide) (lower low water)

air rendah perbani n rata-rata air rendah terendah purnama
level air rendah saat rata-rata n rata-rata
perbani ketinggian air rendah
(neap low water) saat rentang gelombang
paling besar
air rendah perbani rata-rata n (mean lower low water
rata-rata ketinggian air spring)
rendah di pasang
perbani perbani air air rendah terendah rata-rata
rendah n rata-rata ketinggian
(mean low water neap) air rendah yang lebih
rendah di tempat
tertentu selama 19
tahun
(mean lower low water)

3

air surut terendah air tinggi tertinggi

air surut terendah n air rendah air tinggi rata-rata perbani n
terendah rata-rata ketinggian air
(lower low water) tinggi pada pasang
perbani air tinggi
air tenang n periode pada perbani
pergantian pasut dari (mean high water neap)
surut ke pasang atau
sebaliknya ketika air tinggi rata-rata purnama n
terjadi sedikit atau tidak n rata-rata ketinggian
ada gerakan horizontal air tinggi dari pasang
air pasut, bertepatan purnama mata air tinggi
dengan kedudukan air (mean high water
rendah dan air tinggi spring)
(slack water)
air tinggi terendah n pasang
air tinggi n batas atas terendah dari dua
permukaan air yang pasang tinggi yang
dicapai oleh gelombang terjadi selama hari
pasang pasang tinggi pasut
(high water) (lower high water)

air tinggi perbani n rata-rata air tinggi tertinggi n nilai
level air tinggi saat tertinggi dari dua air
perbani tinggi selama hari
(neap high water) pasut, air tunggal tinggi
yang terjadi selama
air tinggi rata-rata n rata-rata periode pasut diurnal
ketinggian semua air dianggap sebagai air
tinggi yang tercatat tinggi paling tinggi
pada tempat tertentu (higher high water)
selama periode 19
tahun
(mean high water)

4

air tinggi tertinggi rata-rata albedo

air tinggi tertinggi rata-rata n alat perum n alat elektronik
rata-rata ketinggian air yang digunakan untuk
tinggi yang lebih tinggi menentukan kedalaman
pada suatu tempat air dengan mengukur
selama periode 19 interval waktu antara
tahun emisi sonik atau sinyal
(mean higher high ultrasonik dan
water) kembalinya gaung dari
bawah
AIW n massa air tengahan (echo sounder)
Arktik
(Arctic intermediate alat ukur pasut n alat yang
water) digunakan untuk
menentukan ketinggian
akresi n penumpukan tanah pasut
yang terjadi secara (tide gauges)
alami (disebabkan oleh
alam) atau buatan alat ukur pasut otomatis n alat
(dibentuk dengan cara yang mencatat keadaan
mekanis) pasang setiap waktu
(accretion) untuk mengukur
ketinggian pasang
akselerasi n laju perubahan (automatic tide gauge)
kecepatan partikel yang
dinyatakan dengan albedo n fraksi insiden radiasi
fungsi waktu dalam energi pada permukaan
meter per detik kuadrat yang direfleksikan ke
(acceleration) segala arah
(albedo)

akuakultur n
pengembangbiakan
binatang atau tanaman
di lingkungan air dalam
kondisi yang terkendali
(aquaculture)

5

aliran aliran udara jet

aliran n 1 aliran air yang aliran barotropik n sirkulasi
mengalir di sepanjang kedalaman yang terjadi
dasar laut; 2 arus di laut akibat perubahan pada
yang terbentuk karena elevasi permukaan
angin, perbedaan (barotropic flow)
densitas air, dsb
(stream) aliran laminar n aliran fluida
yang bergerak lancar
aliran air darat n 1 curah dalam lapisan paralel
hujan, salju yang atau lembaran garis
mencair, atau air irigasi arus aliran nonturbulen
yang menyebabkan (laminar flow)
aliran permukaan,
sungai, saluran air, atau aliran surut n arus pasang yang
selokan menjadi menjauh dari darat yang
mengakibatkan
takterkendali; 2 jumlah turunnya permukaan
total debit air yang laut
diuraikan pada definisi (ebb tide; ebb flow)
di atas; 3 kedalaman
DAS (daerah aliran aliran turbulen n aliran
sungai) yang akan takberaturan dalam
tertutup jika semua fluida yang merupakan
limpasan terdistribusi sumber energi dalam
merata di atasnya untuk proses pencampuran
jangka waktu tertentu massa air
(run off) (turbulent flow)

aliran baroklinik n sirkulasi aliran udara jet n elevasi tinggi
vertikal bervariasi yang dari arus udara yang
berkaitan dengan cepat
ketidakhomogenan (jet stream)
horizontal pada
stratifikasi laut
(baroclinic flow)

6

ALKA angin baratan

ALKA n arus lingkar kutub AMO n osilasi Atlantik
Antarktika multidekade
(Antarctic circumpolar (Atlantic multidecadal
current) oscillation)

altimeter n instrumen untuk amplitudo (gelombang) n 1
mengukur dan ukuran perpindahan
menunjukkan gelombang dari nilai
ketinggian di atas rata-rata, pada
permukaan laut tempat gelombang laut
suatu objek, seperti besarnya sama dengan
pesawat terbang, berada jarak vertikal dari air
(altimeter) diam hingga ke puncak
gelombang, pada
alun n gelombang periode gelombang sinusoidal
panjang dan besarnya satu setengah
bergelombang yang tinggi gelombang;
2 konstituen semi
merambatkan energi pasang
dengan jarak yang (amplitude [wave])
relatif jauh dari titik
generasi, merupakan anaerobik a dapat hidup tanpa
sumber pemutus di bantuan oksigen
sepanjang pantai (anaerobic)
(swell)

ambien a terletak di sekeliling angin baratan n angin
semua sisi, dekat permukaan dalam sel
daerah sekitar ferrel yang berpusat di
(ambient) sekitar 45° lintang dan
datang dari barat daya
di belahan bumi utara
dan dari barat laut di
belahan bumi selatan
(westerlies)

7

angin darat anomali

angin darat n angin ringan yang angin pasat n sistem angin
bertiup dari darat ke daerah tropis yang
laut yang disebabkan bertiup dari daerah
oleh pendinginan tanah subtropis tinggi menuju
dan massa air yang lembah ekuatorial
tidak merata (trade winds)
(land breeze)
angin timuran n sabuk angin
angin darat-angin laut n permukaan yang
kombinasi angin darat berasal dari timur
dan laut sebagai (easterlies)
fenomena diurnal
(land-sea breeze) angin utama n angin yang
berembus dominan dari
angin kencang n 1 angin kuat satu arah
yang tidak normal; (prevailing wind)
2 istilah dalam
terminologi peringatan anion n ion dengan muatan
badai yang merujuk listrik negatif
pada angin dengan (anion)
kecepatan 28—47 knot;
3 angin yang anoksik a kondisi tanpa oksigen
kecepatannya mencapai terlarut
28—55 knot dalam (anoxic)
skala Beaufort
(gale) anomali n penyimpangan lebih
dari variasi normal,
angin laut n angin ringan yang dinyatakan dalam
bertiup dari laut menuju satuan di atas atau di
darat yang disebabkan bawah norma
oleh pemanasan daratan (anomaly)
dan massa air yang
tidak merata
(sea breeze)

8

anomali ketinggian dinamik APA

anomali ketinggian dinamik n antisimpul n perut
selisih perbedaan (antinode)
geopotensial yang
sebenarnya antara dua antisiklon n distribusi tekanan
permukaan isobarik atmosfer dengan sentra
terhadap perbedaan tekanan tinggi relatif
geopotensial yang terhadap
terjadi di kolom air lingkungannya,
homogen dengan menggambarkan
salinitas 35 per mil dan karakteristik yang
suhu 0 derajat Celsius berlawanan dengan
(dynamic-height siklon atau depresi
anomaly) cuaca
(anticyclone)
anomali magnetik n variasi
kekuatan medan antisiklonik a berkenaan
magnet bumi yang dengan rotasi gerak
diukur pada satu titik skala besar fluida di
yang bersifat relatif sekitar sel yang
terhadap nilai rata-rata bertekanan atmosfer
kekuatan medan tinggi (angin) dan di
magnet bumi yang sekitar bukit air laut
diukur pada area (arus)
tertentu (anticyclonic)
(magnetic anomaly)
APA n arus pesisir Alaska
antarmuka n permukaan yang (Alaska coastal
memisahkan dua zat current)
dari properti yang
berbeda (seperti dalam
densitas, salinitas, atau
suhu), misal antarmuka
laut dengan udara atau
antarmuka air dengan
sedimen
(interface)

9

apogi n titik pada orbit satelit arus Agulhas
apogi terjauh dari tubuh
utama arah meridian n arah meridian
(apogee) utara dan selatan
(meridional)
apungan Swallow n pelampung
tubular terbuat dari area laut kutub n zona yang
aluminium yang dapat mengarah ke selatan
diatur untuk tetap konvergensi Antarktika
berada pada tingkat dan ke utara
densitas tertentu yang konvergensi Arktik
dipilih untuk melayang (polar ocean area)
dengan gerakan massa
air pelampung ini area pantai n area tanah dan
dilacak oleh perangkat laut yang berbatasan
kapal, untuk dengan garis pantai
menentukan kecepatan (coastal area)
arus
(swallow float) area siklon tropis n zona sentral
hangat laut yang
apungan lempeng n teori mengarah ke ekuator
bahwa benua bergerak dari konvergensi
perlahan di seluruh subtropis di mana suhu
permukaan bumi permukaan hampir
(continental drift) selalu di atas 20 ° C
(tropical ocean area)
apungan litoral n material
sedimen yang bergerak arus Agulhas n arus yang
di zona litoral yang mengalir dengan cepat
dipengaruhi oleh menuju barat daya di
gelombang dan arus sepanjang pantai
(littoral drift) tenggara Afrika
(Agulhas current)

arah gelombang n arah asal
gelombang
(wave direction)

10

arus Alaska arus Cromwell

arus Alaska n arus yang arus Benggala n arus kuat yang
mengalir ke arah barat mengalir ke utara di
laut di sepanjang pantai sepanjang pantai barat
Kanada dan Alaska daya Afrika
menuju kepulauan (Benguela current)
Aleutian
(Alaska current) arus Brazil n 1 arus laut hangat
yang mengalir ke
arus Angola n bagian timur selatan di sepanjang
pilin siklon yang pantai Brazil; 2 arus
berpusat di sekitar 1°S batas barat di Samudra
dan 4°E yang didorong Atlantik Selatan
oleh arus South (Brazil current)
Equatorial
Countercurrent di arus California n arus laut yang
Samudra Atlantik, mengalir ke selatan di
membentang di bawah sepanjang pantai barat
permukaan dengan Amerika Serikat ke
kedalaman sekitar 300 utara Baja California
m dengan kecepatan (California current)
0,5m/detik
(Angola current) arus Canary n aliran air yang
mengalir ke selatan di
arus Australia Timur n arus sepanjang barat laut
yang terbentuk oleh Afrika
sebagian dari arus (Canary current)
Ekuator Selatan dan
mengalir ke selatan di arus Cromwell n arus bawah
sepanjang pantai timur permukaan yang
Australia mengalir ke arah timur,
(East Australia current) membentang sekitar 1,5
derajat di utara dan
selatan khatulistiwa dan
sekitar 92—150 derajat
W
(Cromwell current)

11

arus Davidson arus balik bawah

arus Davidson n arus balik arus Labrador n arus yang
pesisir Samudra Pasifik mengalir ke selatan dari
yang mengalir ke utara, teluk Baffin melalui
dekat perairan pantai selat Davis dan ke arah
dari California, dan di barat daya di sepanjang
sepanjang pantai barat pantai Labrador dan
Amerika Serikat pantai Newfoundland
(Davidson current) (Labrador current)

arus Greenland Timur n arus arus Somalia n arus pantai
selatan sepanjang timur Afrika
pantai timur Greenland (East Africa coast
yang membawa air current)
bersalinitas dan suhu
rendah arus akibat angin n arus
(East Greenland permukaan yang
current) terbentuk dari transfer
energi angin ke
arus Iirminger n arus laut yang permukaan air
merupakan salah satu (wind-driven current)
cabang sistem Gulf
Stream arus balik n arus air yang
(Irminger Current) mengalir sepanjang
kaki lereng kontinen
arus Kuroshio n arus laut yang (contour currents)
mengalir cepat (2—4
knot) ke timur laut dari arus balik bawah n arus yang
Taiwan menuju bergerak ke arah laut di
Kepulauan Ryukyu dan bagian dasar zona
mendekati pantai perairan pantai yang
Jepang hingga sekitar landai, disebabkan oleh
150° E arus Jepang kembalinya air yang
(Kuroshio current) terbawa sampai ke
pantai oleh gelombang
akibat gaya gravitasi
(undertow)

12

arus balik ekuator arus bawah ekuator

arus balik ekuator n arus yang arus batas timur n arus yang
mengalir antara 4—10 lemah, dingin, dan
derajat N menuju timur berdifusi di batas timur
(equatorial counter samudra (lepas pantai
current) barat dari benua), misal
arus Canary dan arus
arus balikan n arus permukaan Humboldt
yang mengalir ke arah (eastern boundary
yang berlawanan dari current)
arus permukaan yang
berdekatan arus bawah n arus yang
(countercurrent) mengalir di bawah arus
permukaan, biasanya
arus batas n aliran laut berskala dalam arah yang
besar yang terjadi berlawanan
sejajar dengan garis (undercurrent)
pantai
(boundary current) arus bawah ekuator n arus
cromwell
arus batas barat n arus kuat (Cromwell current)
dan hangat yang
bergerak sangat cepat di arus bawah ekuator n arus
batas barat lautan (lepas yang mengalir di sekitar
pantai timur dan khatulistiwa menuju
benua), misal Gulf timur pada kedalaman
Stream dan arus sekitar 200 m arus
Kuroshio di Jepang cromwell
(western boundary (equatorial under
current) current)

13

arus bawah permukaan arus geostrofik

arus bawah permukaan n arus arus ekuator selatan n arus
yang mengalir di bawah yang mengalir antara 0°
pycnocline, umumnya dan 20° S ke arah barat
berada pada kecepatan (south equatorial
yang lebih lambat dan current)
dengan arah yang
berlawanan dengan arus arus ekuator utara n arus yang
dekat permukaan mengalir antara 25 dan
(subsurface current) 19 derajat N ke arah
barat
arus campuran n arus pasut (north equatorial
yang ditandai dengan current)
adanya perbedaan
kecepatan antara dua arus florida n arus cepat yang
pasang atau dua arus bergerak melalui Selat
yang biasanya terjadi Florida ke titik sebelah
setiap hari pasut utara Grand Bahama
(mixed current) Island, lalu bergabung
dengan arus Antillen
arus densitas n 1 gerak air untuk membentuk arus
horizontal yang Teluk (Florida current)
disebabkan oleh medan
kepadatan yang tidak arus geostrofik n adveksi air
seragam; 2 arus laut yang dihasilkan
turbiditas yang oleh keseimbangan
disebabkan oleh antara gravitasi,
perubahan mendadak tekanan angin, dan efek
dalam densitas fluida coriolis
ketika terjadi gangguan (geostrophic current)
yang meresuspensi
sedimen untuk
menciptakan lumpur
dengan densitas tinggi
(density current)

14

arus hanyutan arus lepas pantai

arus hanyutan n arus yang arus lawan Gulf Stream n 1
bergerak lambat pada arus permukaan yang
perairan di atas berlawanan dengan
psinoklin yang Gulf Stream, satu
disebabkan oleh angin komponen arusnya
(drift current) berada pada sisi laut
Sargasso dan sisi
arus hidrolik n arus pada lainnya yang lebih
saluran atau kanal yang lemah pada sisi sebelah
terjadi karena daratan; 2 arus yang
perbedaan level air di diprediksi namun
kedua ujung salurannya belum teramati sebagai
(hydraulic current) sebuah arus besar yang
dalam di bawah Gulf
arus inersia n arus yang Stream yang
dipengaruhi oleh gaya berlawanan arah
coriolis (gulf stream
(inertia current) countercurrent)

arus ke arah pantai n arus yang arus lawan Kuroshio n
mengalir menuju pantai komponen sistem
(onshore current) Kuroshio yang
mengalir ke selatan dan
arus konveksi n sirkuit tertutup barat daya pada lintang
aliran tunggal hangat 155° dan 160° E atau
yang naik dan sekitar 70 km dari
menjatuhkan material pantai Jepang di
dingin sebelah kanan arus
(convection current) Kuroshio
(Kuroshio counter
current)

arus laut n aliran massa air arus lepas pantai n 1 arus di
yang bergerak zona lepas pantai;
horizontal 2 arus yang mengalir
(current) menjauhi pantai
(offshore current)

15

arus lingkar kutub Antarktika arus pantai timur Afrika

arus lingkar kutub arus orbital n aliran air yang
Antarktika n arus menyertai gerakan
utama di samudra orbital partikel air
selatan yang dalam sebuah
mengelilingi dunia ke gelombang
arah timur (orbital current)
(Antarctic circumpolar
current) 1arus pantai n arus yang
mengalir sejajar dengan
arus litoral n arus pada zona pantai dan membentuk
litoral yang terjadi penyimpangan di dalam
akibat aksi gelombang, air pada zona empasan,
misal arus sejajar pantai dapat disebabkan oleh
(littoral current) pasang, angin, atau
distribusi massa di
arus melintang n arus yang perairan pantai
bergerak dari timur ke (coastal currents)
barat atau sebaliknya
yang menghubungkan 2arus pantai n arus di dalam
arus batas timur dan atau menuju zona
arus batas barat, misal gelombang pecah
arus North Equator (inshore current)
(transverse current)

arus Norwegia n arus yang arus pantai timur Afrika n
merupakan kelanjutan arus yang dipengaruhi
dari arus Atlantik Utara oleh arus monsun dari
yang mengalir ke utara Samudra Hindia yang
sepanjang pantai mengalir ke arah barat
Norwegia daya di sepanjang
(Norway current) pantai Somalia pada
musim dingin di
belahan bumi utara dan
ke arah timur laut pada
musim panas di belahan
bumi utara
(East Africa coast
current)

16

arus pasang arus pasut purnama

arus pasang n arus pasut yang arus pasut n pola aliran yang
terkait dengan menyertai gelombang
peningkatan ketinggian pasut, merupakan
gelombang, umumnya dinamika penting dalam
mengarah ke pantai pola aliran keseluruhan
atau ke pasut menjalar, di perairan dangkal
kadang-kadang keliru tetapi tidak begitu
disebut sebagai banjir
pasang penting dalam pola
(flood current) aliran perairan terbuka
(tidal current)

arus pasang lebih besar n arus arus pasut burit n arus pasut
yang paling kuat dari yang mengalir dengan
dua arus pasang yang arah yang sama seperti
terjadi selama satu hari angin yang bertiup
pasut (leeward tidal current)
(greater flood)
arus pasut perbani n arus pasut
arus pasang lebih lemah n arus yang kecepatannya
yang lebih lemah dari berkurang saat pasang
dua arus pasang yang perbani terjadi
terjadi selama hari (neap tidal current)
pasut
(lesser flood) arus pasut perige n arus pasut
yang kecepatannya
arus pasang maksimum n meningkat ketika
kecepatan terbesar arus terjadi pasang perigean
pasang (perigean tidal current)
(maximum flood)
arus pasut purnama n
peningkatan kecepatan
arus pasut yang terjadi
pada saat pasut
purnama
(spring tidal current)

17

arus periodik arus sejajar pantai

arus periodik n arus yang arus renggutan n arus kuat
terjadi akibat peristiwa yang biasanya
pasut yang dihasilkan berlangsung singkat,
oleh gaya bulan dan mengalir dari pantai ke
matahari arah laut, biasanya
(periodic current) muncul sebagai
sekumpulan air yang
arus permanen n arus yang tidak tenang, dan
mengalir terus-menerus merupakan gerakan
tanpa dipengaruhi oleh kembalinya air yang
pasut dan hal lain, menumpuk di pantai
membentuk sistem oleh gelombang dan
sirkulasi lautan secara angin yang datang
umum (rip current)
(permanent current)
arus rerata n air laut yang
arus pesisir Alaska n aliran dinamis dengan kedua
sempit yang aliran tenang dan
membentang lebih dari turbulen, laju alir rata-
1.000 km dan mengalir rata yang diukur pada
dengan cepat menuju ke suatu titik
barat di sepanjang (mean current)
Pantai Alaska
(Alaska coastal arus samudra n transpor bersih
current) air laut sepanjang garis
edar yang ditentukan
arus putar n pasut yang (ocean current)
mengakibatkan arus
mengalir terus-menerus arus sejajar pantai n rata-rata
dengan arah yang hanyutan air laut pada
berubah melalui semua arah yang paralel
titik kompas selama dengan garis pantai
periode pasut (longshore current)
(rotary current)

18

arus sirkumpolar Antarktika arus utama

arus sirkumpolar Antarktika arus surut maksimum n
n arus lingkar Kutub kecepatan terbesar arus
Antarktika surut
(Antarctic circumpolar (maximum ebb)
current)
arus teluk Meksiko n arus batas
arus surut n air yang mengalir barat yang kuat di Laut
keluar dari pelabuhan Atlantik bagian utara,
tertutup atau teluk lepas Pantai Samudra
karena penurunan Atlantik Amerika
permukaan laut akibat (gulf stream)
terjadinya surut laut
(ebb current) arus terputus-putus n arus
searah yang terputus
arus surut ganda n arus pasut pada suatu interval
yang terdiri atas dua (Intermittent current)
kecepatan maksimum
yang dipisahkan oleh arus turbiditas n arus episodik
kecepatan surut lebih relatif padat yang
kecil bergolak membawa
(double ebb) sedimen suspensi tanah
liat, lumpur, dan pasir,
arus surut lebih besar n arus mengalir menuruni
surut terbesar yang lereng bawah laut
terjadi dalam satu hari melalui air laut yang
siklus pasut memiliki densitas lebih
(greater ebb) kecil
(turbidity current)
arus surut lebih lemah n arus
yang lebih lemah dari arus utama n aliran fluida
dua arus surut yang (misal pasut sungai)
terjadi selama hari yang berada jauh di atas
pasut dasar atau permukaan
(lesser ebb) dan tidak dipengaruhi
oleh lapisan batas
(mainstream flow)

19

ASA n arus lingkar Kutub AW
ASA Antarktika
(Antarctic circumpolar atmosfer tekanan rendah n
current) zona dengan tekanan
udara relatif rendah di
astenosfer n zona atas mantel permukaan laut,
bumi yang membentang terbentuk oleh massa
dari dasar litosfer udara di atasnya yang
hingga kedalaman mengandung jumlah
sekitar 250 km di uap air yang relatif
bawah benua dan besar, biasanya
cekungan laut dikaitkan dengan iklim
(asthenosphere) lembap atau badai
(atmospheric low)
ASW n massa air permukaan
Arktik atmosfer tekanan tinggi n zona
(Arctic surface water) dengan kolom udara
relatif kering yang
atenuasi n penurunan intensitas memiliki tekanan
penjalaran energi permukaan laut lebih
melalui media dalam tinggi daripada tekanan
suatu karak tempuh udara normal (14,7
melalui proses lb/in2)
penyerapan dan (atmospheric high)
hamburan
(attenuation) atol n sistem karang organik
berbentuk cincin yang
menutupi laguna
(atoll)

AW n massa air Atlantik
(Atlantic water)

20

B-b

1badai n badai siklon dengan bahang laten n panas yang
kecepatan 75 mil atau dilepaskan atau diserap
lebih per jam yang per satuan massa oleh
meliputi daerah yang sistem yang mengalami
luas, biasanya berasal perubahan keadaan
dari daerah tropis reversibel pada suhu
(hurricane) dan tekanan konstan
(latent heat)
2badai n gangguan atmosfer
lokal atau regional, bahang laten uap n panas yang
ditandai dengan angin ditambahkan ke cairan
kencang yang sering selama penguapan atau
disertai dengan dilepaskan dari gas
presipitasi (hujan) selama kondensasi yang
(storm) menghasilkan
perubahan keadaan
badai tropik n siklon tropis tetapi bukan perubahan
dengan angin suhu
maksimum yang kurang (latent heat of
dari 75 mil per jam vaporization)
(tropical storm)
bahang sensibel n sebagian
bahang n energi yang berkaitan energi yang
dengan gerak acak dipertukarkan antara
molekul, atom, atau laut dan atmosfer yang
unit struktural yang digunakan untuk
lebih kecil daripada mempertukarkan suhu
materinya antarmedium
(heat) (sensible heat)

21

bahang spesifik basal

bahang spesifik n lihat barisenter n pusat massa dan
kapasitas panas rotasi dari sistem bumi-
(specific heat) bulan yang berada
1.700 km di dalam
baji air asin n penyisipan massa bumi
air laut pada muara (barycentre)
pasut dalam suatu
bentuk lidah irisan yang baroklinik a kondisi
ditandai dengan berpotongannya lapisan
peningkatan salinitas tekanan dan lapisan
dari permukaan ke densitas pada beberapa
bawah tingkatan
(salt-water wedge) (baroclinic)

baji garam n penetrasi air barotropik a kondisi atau
garam ke arah hulu di suasana hipotetis
muara yang alirannya dengan permukaan
mengompensasi isobarik dan permukaan
pemindahan air laut isentropik beraturan di
terhadap sungai semua tingkat
(salt wedge) (barotropic)

bakau n pohon berakar banyak basa n substansi yang
yang tumbuh di berkombinasi dengan
sepanjang garis pantai ion hidrogen dalam
perairan payau di larutan
daerah tropis, berfungsi (base)
mencegah erosi pantai
(mangrove) basal n butiran batuan beku
berwarna hitam atau
bandingan Bowen n rasio hitam kehijauan yang
bowen kaya dengan zat besi,
(Bowen ratio) magnesium, dan
kalsium
(basalt)

22

batas batitermograf

batas n struktur geologi yang batas lempeng pasif n tepi
membentuk transisi kontinen dekat wilayah
antara kerak benua dan litosfer lempengan
kerak cekungan divergen
samudra (passive margin)
(margin)
batas pantai n potongan sempit
batas aktif n batas kontinen tanah yang mengalami
yang berada di dekat kontak langsung
daerah konvergensi dengan laut, meliputi
lempeng litosfer zona antara garis air
(active margin) tinggi dan garis air
rendah
batas depan lingkup angin n (shore)
akhir area pembangkit
tempat angin bertiup batimetri n pengukuran
(front of the fetch) kedalaman air di
samudra, laut, dan
batas landas n peningkatan danau serta hasil
kemiringan secara tiba- pengukurannya
tiba pada pertemuan (bathymetry)
antara landas kontinen
dan lereng benua batimetrik a pengukuran
(shelf break) kedalaman air di danau
atau laut
batas lempeng n zona yang (bathymetric)
memisahkan benua-
benua yang muncul dari batitermograf n perangkat
dasar laut dalam yang untuk memperoleh data
terdiri atas beranda suhu di berbagai
lempeng, lereng, dan kedalaman laut,
naikan biasanya dalam
(continental margin) beberapa ratus meter
dari permukaan laut
(bathythermograph)

23

batu jatuhan beting mulut teluk

batu jatuhan n 1 bongkahan beranda lempeng n dasar laut
batu yang terlepas dari yang berdekatan
dasar gletser, jatuh dengan benua yang
melewati badan air, lalu membentang dari garis
menetap di sedimen air rendah hingga
berlumpur; 2 batuan lereng dengan
vulkanis yang kedalaman sekitar
disemburkan gunung 180 m
berapi, jatuh, dan (continental shelf)
mengendap di sedimen
berlumpur di danau berlawanan arah jarum jam v
atau dasar laut rotasi berlawanan
(drop stone) dengan arah jarum jam
(counterclockwise)

beban dasar n jumlah sedimen beting n 1 tepian pasir
yang diangkut oleh terendam yang
arus, mencakup terbentuk di pintu
sedimen tersuspensi masuk teluk; 2 unit
partikel-partikel kecil tekanan yang dihasilkan
yang melayang dan oleh kolom udara
didistribusikan ke kering pada suhu
seluruh badan arus dan normal di permukaan
sedimen dasar partikel laut, dinyatakan dengan
besar yang bergerak 1.013 milibar
sepanjang dasar air (bar)
(bed load)

bentos n organisme yang siklus beting mulut teluk n undakan
hidupnya sangat yang memanjang
berkaitan erat dengan sebagian atau
dasar laut seluruhnya di mulut
(benthos) teluk
(baymouth bar)

24

beting sejajar pantai birama empasan

beting sejajar pantai n bilangan froude n rasio
gundukan yang kira- berdimensi dari gaya
kira sejajar dengan inersia terhadap gaya
garis pantai gravitasi untuk aliran
(longshore bar) fluida, diformulasikan
sebagai Fr = V / Lg (V
bidang datum n bidang kecepatan karakteristik,
horizontal tempat L panjang karakteristik,
pengukuran kedalaman, dan g percepatan
elevasi tanah, atau gravitasi
ketinggian permukaan (froude number)
(datum plane)
bilangan reynolds n ukuran
biji mangan n bongkahan kandungan garam air
mangan dan besi yang laut (salinitas)
mengandung tembaga berdasarkan
dan nikel, banyak konduktivitas listrik
ditemukan di dasar laut dari sampel relatif
(manganese nodules) terhadap standar acuan
air laut (sampel yang
bijih n massa padat sedimen digunakan adalah air
hidrogen, seperti dari Laut Atlantik
mangan, nodul Utara)
ferromanganese, dan (Reynolds number)
nodul fosfotit
(nodule) biogenus a berasal dari
organisme hidup
bilangan Burger n bilangan tak (biogenous)
berdimensi yang
mengindikasikan birama empasan n osilasi level
signifikansi air dekat pantai yang
baroklinisitas dalam takberaturan dengan
medan aliran periode yang diukur
(Burger number) dalam orde menit
(surf beat)

25

bor boya bujur

bor n respon yang n pelampung yang
dihasilkan oleh badan ditambatkan ke dasar
air ketika gangguan air untuk menandai
terhadap pergerakan saluran, jangkar,
alaminya teratasi dangkalan, karang, dsb
(bore) (buoy)

boreal a berkenaan dengan buih gelombang n kelebihan
belahan bumi utara atau gelombang akibat angin
zona iklim sedang utara yang terjadi di perairan
(boreal) dalam terbuka ketika
puncak gelombang
botol nansen n perangkat meruncing melebihi
berupa botol dengan nilai kritis,
kedua katup terbuka, didefinisikan dengan
diikat dengan kawat, sudut 120 derajat
dan diturunkan ke dasar (whitecap)
laut, digunakan untuk
mengambil sampel di bujur n posisi koordinat timur
bawah permukaan air dan barat di bumi yang
laut dinyatakan dalam
(nansen bottle) derajat, berada pada 0
Bujur Greenwich ke
botol hanyutan n botol yang 180 di garis Samudra
dilepas ke laut untuk Pasifik, positif atau W
mempelajari arus di sebelah barat 0 bujur,
permukaan, berisi kartu negatif atau E di
yang memuat tempat sebelah timur 0 bujur
dan tanggal pelepasan (longitude)
serta pesan bagi orang
yang menemukan botol
tsb untuk
mengembalikannya
(drift bottle)

26

bukit abisal busur pulau

bukit abisal n gunung berapi busur pulau n rangkaian pulau
kecil yang tidak aktif atau gunung api yang
dan tertutup sedimen tersusun membentuk
atau intrusi magma cair busur, terbentuk dari
setinggi kurang dari peristiwa
200 m, terbentuk akibat bertabrakannya
proses perekahan dasar lempeng-lempeng
laut bumi, biasanya terdapat
(abyssal hill) palung yang dalam di
sisi cembung busur
burit pantai n bagian pantai (island arc)
yang biasanya kering
dan hanya dapat dicapai
oleh pasang tertinggi
(backshore)

27

28

C-c

cekungan sejajar pantai n curah-penguapan n perbedaan
daerah terekskavasi antara tingkat curah
yang paralel terhadap hujan (curah hujan) dan
pantai yang berdekatan penguapan air laut,
dengan pantai berpasir biasanya secara tahunan
terbuka, terbentuk (precipitation-
akibat turbulensi air evaporation)
yang kembali ke laut
setiap gelombang
menerjang pantai
(longshore trough)

cerobong hidrotermal n
sumber panas bumi,
mineral, dan gas pada
beberapa pegunungan
samudra di zona aktif
perekahan dasar laut
(hydrothermal vent)

29

30

D-d

daerah peluruhan n daerah daratan timbul n pantai yang
tempat gelombang laut naik relatif terhadap
bergerak seperti alun permukaan laut
gelombang setelah (emergent coast)
meninggalkan wilayah
pembangkit 1dasar laut n penurunan bentuk
(decay area) atau variabel terekstensi
dari dasar laut yang
daerah pembangkit n istilah terjadi secara
yang digunakan dalam ekuidimensional
peramalan gelombang (basin)
untuk merujuk pada
area permukaan air 2dasar laut n bagian dasar laut
yang tempat angin dengan kedalaman
bertiup dengan arah lebih dari 2.000 m di
yang konstan bawah permukaan laut
(generating area) (ocean basin)

daerah pengaruh angin n dasar lempengan n bagian
lingkup angin kerak bumi yang terdiri
(fetch) atas batu basal yang
kaya akan magnesium
dangkalan n gosong atau pasir dan zat besi
yang menyebabkan (basin crust)
pendangkalan air dan
membahayakan
navigasi
(shoal)

31

dataran abisal delta

dataran abisal n dasar laut yang daya apung n kecenderungan
datar, dingin, dan terendam dalam air
tertutup sedimen pada untuk bergerak secara
kedalaman 3.700— vertikal yang
5.500 m, berada di bergantung pada
antara naikan lempeng densitas relatif terhadap
dan punggung samudra cairan di sekitarnya
(abyssal plain) (buoyancy)

dataran pesisir n dataran yang 1dekat pantai n zona yang
terdiri atas strata membentang dari garis
material klastik yang air rendah melalui zona
horizontal atau cukup pecah
landai dan menghadap (inshore)
ke pantai, biasanya
merujuk ke dasar laut 2dekat pantai n zona taktetap
yang muncul dari dalam garis pantai yang
laut pada skala waktu melampaui zona pecah
geologi terakhir dan memanjang ke arah
(coastal plain) laut
(nearshore)
datum muka air rendah n
perkiraan terhadap delta n deposit aluvial
bidang rata-rata air berbentuk segitiga atau
rendah sebagai bidang tidak beraturan yang
referensi standar terbentuk di mulut
(low water datum) aliran inlet pasut atau
sungai
datum pasut n tingkat referensi (delta)
(0,0) dalam pengukuran
tinggi pasut
(tidal datum)

32

densitas difraksi gelombang

densitas n massa per satuan diagram T-S n plot suhu
volume zat yang terhadap data salinitas
dinyatakan dalam gram kolom air yang
per sentimeter kubik menghasilkan
(density) diagramidentifikasi
massa air dalam kolom
densitas potensial n densitas dan stabilitas kolomnya
yang ditentukan dengan (T-S curve)
menggunakan suhu
potensial, dinyatakan diagram arus n grafik yang
dengan sigma-theta menunjukkan kecepatan
(potential density) rata-rata pasang dan
surut sepanjang siklus
deposisi n akumulasi sedimen pasut untuk sebagian
(deposition) besar jalur pasut
(current diagram)
deretan gelombang n
serangkaian gelombang diapiknal n bersifat melintasi
yang datang dari arah permukaan densitas
yang sama konstan
(wave train) (diapycnal)

desalinasi n proses difraksi n fenomena transmisi
menghilangkan garam energi secara lateral
dari air laut atau air sepanjang puncak
payau gelombang
(desalination) (diffraction)

difraksi gelombang n
pembelokan gelombang
di sekitar hambatan
(wave diffraction)

33

difusi divergensi

difusi n transfer materi atau dinding pantai n struktur
properti oleh pusaran buatan dari batu atau
atau gerakan molekul beton yang dibangun di
yang menyebabkan sepanjang bagian pantai
penyebaran atau untuk mencegah erosi
hamburan materi di pantai
bawah pengaruh (seawall)
gradien konsentrasi
yang bergerak dari disolusi n pelarutan mineral
larutan yang kuat oleh air dalam batuan
menuju ke larutan yang (dissolution)
lemah
(diffusion) dispersi n hamburan material
dalam medium fluida
difusi molekul n gerak acak yang berbeda dari
molekul dalam larutan translasi sederhana atau
(molecular diffusion) perpindahan yang
melibatkan timbulnya
difusi olakan n transportasi tingkat turbulensi
yang diakibatkan oleh (dispersion)
turbulensi air vertikal
(eddy diffusion) divergensi n aliran horizontal
air dari arah berlawanan
dinding dingin n garis atau yang berasal dari zona
permukaan tempat umum
bertemunya dua massa (divergence)
air yang memiliki suhu
yang berbeda
(cold wall)

34

divergensi Antarktika dwimingguan

divergensi Antarktika n duduk tengah n ketinggian
wilayah transisi cepat rata-rata laut pada suatu
yang terletak di zona titik selama periode
Antarktika di Samudra waktu tertentu
Selatan antara batas air (biasanya enam bulan
kontinental di selatan atau lebih) yang diukur
dan fron kutub di utara relatif terhadap datum
Secara hidrografi dapat lokal
dibedakan dengan (mean sea level)
salinitas maksimum di
bawah sekitar 150 durasi n lamanya waktu angin
meter yang disebabkan bertiup dengan arah
oleh naiknya air dengan yang hampir sama di
salinitas tinggi, yaitu atas area pembangkit
perairan dalam Atlantik lingkup angin
Utara (duration)
(Antarctic divergence)
durasi angin n lamanya waktu
Doldrum n bagian dari laut angin bertiup di atas
dekat khatulistiwa yang permukaan laut dan
mengandung merupakan faktor
ketenangan, badai, dalam pembentukan
angin, cahaya, dan gelombang akibat angin
berbagai permukaan (wind duration)
angin
(doldrums)

dwimingguan n interval waktu
antara dua pasut
berturut turut atau
sekitar 14,75 hari
(fortnight)

35

36


Click to View FlipBook Version