The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

Laporan ini menyajikan capaian kinerja selama tahun 2021 sesuai dengan target <br>yang ditetapkan dalam perjanjian kinerja tahun 2021. Sesuai dengan perjanjian <br>kinerja tahun 2021, LPMP Provinsi Lampung menetapkan dua sasaran kegiatan<br>dan lima indikator kinerja kegiatan.

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by deni herpan2, 2023-01-13 02:08:10

Lakin LPMP Prov.Lampung 2021

Laporan ini menyajikan capaian kinerja selama tahun 2021 sesuai dengan target <br>yang ditetapkan dalam perjanjian kinerja tahun 2021. Sesuai dengan perjanjian <br>kinerja tahun 2021, LPMP Provinsi Lampung menetapkan dua sasaran kegiatan<br>dan lima indikator kinerja kegiatan.

LAMPIRAN


Catatan: 1. UU ITE No. 11 Tahun 2008 Pasal 5 Ayat 1 "Informasi Elektronik dan/atau hasil cetakannya merupakan alat bukti yang sah." 2. Dokumen ini telah ditandatangani secara elektronik menggunakan sertifikat elektronik yang ditertibkan oleh BSrE Perjanjian Kinerja Tahun 2021 Kepala LPMP Provinsi Lampung Dengan DirekturJenderal PAUD,Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah Dalam rangka mewujudkan kinerja pemerintahan yang efektif, transparan, dan akuntabel serta berorientasi pada hasil, kami yang bertandatangan di bawah ini: Nama : Drs. H. Zukirman, M.M. Jabatan : Kepala LPMP Provinsi Lampung untuk selanjutnya disebut PIHAK PERTAMA Nama : Jumeri, S.TP.,M.Si. Jabatan : Direktur Jenderal PAUD, Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah selaku atasan pihak pertama, selanjutnya disebut PIHAK KEDUA PIHAK PERTAMA berjanji akan mewujudkan target kinerja yang seharusnya sesuai lampiran perjanjian kinerja ini, dalam rangka mencapai target kinerja jangka menengah seperti yang telah ditetapkan dalam dokumen perencanaan. Keberhasilan dan kegagalan pencapaian target kinerja tersebut menjadi tanggung jawab kami. PIHAK KEDUA akan melakukan supervisi yang diperlukan serta akan melakukan evaluasi terhadap capaian kinerja dari perjanjian kinerja ini dan mengambil tindakan yang diperlukan dalam rangka optimalisasi pencapaian target Perjanjian Kinerja tersebut, baik dalam bentuk penghargaan maupun teguran. Jakarta,29 Januari 2021 Jumeri, S.TP.,M.Si. Drs. H. Zukirman, M.M. PK Awal DirekturJenderalPAUD,Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah Kepala LPMP Provinsi Lampung


Catatan: 1. UU ITE No. 11 Tahun 2008 Pasal 5 Ayat 1 "Informasi Elektronik dan/atau hasil cetakannya merupakan alat bukti yang sah." 2. Dokumen ini telah ditandatangani secara elektronik menggunakan sertifikat elektronik yang ditertibkan oleh BSrE Target Kinerja # Sasaran Kegiatan Indikator Kinerja Kegiatan Target Perjanjian Kinerja 2021 1 [SK 1] Meningkatnya penjaminan mutu pendidikan di seluruh jenjang pendidikan [IKK 1.1] Persentase Satuan Pendidikan (jenjang SD, SMP, SMA, dan SLB) yang memiliki nilai kinerja sekolah (scorecard) minimal 75 27,4 [IKK 1.2] Persentase kesenjangan hasil AKM dan Survei Karakter antara sekolah dengan kinerja terbaik dan kinerja terburuk 5 [IKK 1.3] Persentase kab/kota yang memiliki data pokok pendidikan dasar dan menengah akurat, terbarukan dan berkelanjutan 95,2 2 [SK 2] Meningkatnya tata kelola LPMP [IKK 2.1] Predikat SAKIP BB [IKK 2.2] Nilai Kinerja Anggaran atas Pelaksanaan RKA-K/L 82


Catatan: 1. UU ITE No. 11 Tahun 2008 Pasal 5 Ayat 1 "Informasi Elektronik dan/atau hasil cetakannya merupakan alat bukti yang sah." 2. Dokumen ini telah ditandatangani secara elektronik menggunakan sertifikat elektronik yang ditertibkan oleh BSrE Jakarta,29 Januari 2021 Jumeri, S.TP.,M.Si. Drs. H. Zukirman, M.M No Kode Nama Kegiatan Alokasi 1 2005 Dukungan Manajemendan Pelaksanaan Tugas Teknis Lainnya Ditjen PAUD, Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah Rp. 21.145.517.000 2 6397 Layanan Penjaminan Mutu Pendidikan jenjang PAUD, Dikdas, Dikmen dan Dikmas Rp. 7.566.839.000 TOTAL Rp. 28.712.356.000 DirekturJenderalPAUD,Pendidikan Dasar Kepala LPMP Provinsi Lampung dan Pendidikan Menengah


Catatan: 1. UU ITE No. 11 Tahun 2008 Pasal 5 Ayat 1 "Informasi Elektronik dan/atau hasil cetakannya merupakan alat bukti yang sah." 2. Dokumen ini telah ditandatangani secara elektronik menggunakan sertifikat elektronik yang ditertibkan oleh BSrE Revisi Perjanjian Kinerja Tahun 2021 Kepala LPMP Provinsi Lampung Dengan Direktur JenderalPAUD,PendidikanDasar dan Pendidikan Menengah Dalam rangka mewujudkan kinerja pemerintahan yang efektif, transparan, dan akuntabel serta berorientasi pada hasil, kami yang bertandatangan di bawah ini: Nama : Drs. H. Zukirman, M.M. Jabatan : Kepala LPMP Provinsi Lampung untuk selanjutnya disebut PIHAK PERTAMA Nama : Jumeri, S.TP.,M.Si. Jabatan : Direktur Jenderal PAUD, Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah selaku atasan pihak pertama, selanjutnya disebut PIHAK KEDUA PIHAK PERTAMA berjanji akan mewujudkan target kinerja yang seharusnya sesuai lampiran perjanjian kinerja ini, dalam rangka mencapai target kinerja jangka menengah seperti yang telah ditetapkan dalam dokumen perencanaan. Keberhasilan dan kegagalan pencapaian target kinerja tersebut menjadi tanggung jawab kami. PIHAK KEDUA akan melakukan supervisi yang diperlukan serta akan melakukan evaluasi terhadap capaian kinerja dari perjanjian kinerja ini dan mengambil tindakan yang diperlukan dalam rangka optimalisasi pencapaian target Perjanjian Kinerja tersebut, baik dalam bentuk penghargaan maupun teguran. Bandar Lampung,29 November 2021 Jumeri, S.TP.,M.Si. Drs. H. Zukirman, M.M Kepala LPMP Provinsi Lampung DirekturJenderalPAUD,Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah


Catatan: 1. UU ITE No. 11 Tahun 2008 Pasal 5 Ayat 1 "Informasi Elektronik dan/atau hasil cetakannya merupakan alat bukti yang sah." 2. Dokumen ini telah ditandatangani secara elektronik menggunakan sertifikat elektronik yang ditertibkan oleh BSrE Target Kinerja # Sasaran Kegiatan Indikator Kinerja Kegiatan Target Perjanjian Kinerja 2021 1 [SK 1] Meningkatnya penjaminan mutu pendidikan di seluruh jenjang pendidikan [IKK 1.1] Persentase Satuan Pendidikan (jenjang SD, SMP, SMA, dan SLB) yang memiliki nilai kinerja sekolah (scorecard) minimal 75 27.4 [IKK 1.2] Persentase kesenjangan hasil AKM dan Survei Karakter antara sekolah dengan kinerja terbaik dan kinerja terburuk 5 [IKK 1.3] Persentase kab/kota yang memiliki data pokok pendidikan dasar dan menengah akurat, terbarukan dan berkelanjutan 95.2 2 [SK 2] Meningkatnya tata kelola LPMP [IKK 2.1] Predikat SAKIP BB [IKK 2.2] Nilai Kinerja Anggaran atas Pelaksanaan RKA-K/L 82


Catatan: 1. UU ITE No. 11 Tahun 2008 Pasal 5 Ayat 1 "Informasi Elektronik dan/atau hasil cetakannya merupakan alat bukti yang sah." 2. Dokumen ini telah ditandatangani secara elektronik menggunakan sertifikat elektronik yang ditertibkan oleh BSrE No Kode Nama Kegiatan Alokasi 1 2005 Dukungan Manajemendan Pelaksanaan Tugas Teknis Lainnya Ditjen PAUD, Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah Rp. 18.843.304.000 2 6397 Layanan Penjaminan Mutu Pendidikan jenjang PAUD, Dikdas, Dikmen dan Dikmas Rp. 3.684.520.000 TOTAL Rp. 22.527.824.000 Bandar Lampung,29 November 2021 Jumeri, S.TP.,M.Si. Drs. H. rman, M.M DirekturJenderalPAUD,Pendidikan Dasar Kepala LPMP Provinsi Lampung dan Pendidikan Menengah


PengukuranIndikatorKinerj Tahun Pengukuran Indikator Kinerja Kegiatan No Sasaran Kegiatan Indikator Kinerja Kegiatan Satuan Target PK Target Renaksi Triwulana n Ca Triw 1 [SK 1.0] Meningkatnya penjaminan mutu pendidikan di seluruh jenjang pendidikan [IKK 1.1] Persentase Satuan Pendidikan (jenjang SD, SMP, SMA, dan SLB) yang memiliki nilai kinerja sekolah (scorecard) minimal 75 % 27.4 TW1 : 0 TW2 : 0 TW3 : 0 TW4 : 27.4 TW1 TW2 TW3 TW4


jaKegiatan LPMP LAMPUNG n 2021 apaian wulanan Analisis Progress Capaian 1 : 0 2 : 0 3 : 0 4 : 36.99 TW1 : Progress / Kegiatan : Telah dilaksanakan beberapa kegiatan yang mendukung capaian IKK yaitu: 1) Sosialisasi Program Sekolah Penggerak Provinsi Lampung (daring); 2) Asistensi (Coaching Clinic) satuan pendidikan pelaksanaan rekruitmen PSP di 3 kab/kota 3) Monitoring dan evaluasi PSP tahap 1 (pelaksanaan tes bakat skolastik) Kendala / Permasalahan : kendala /permasalahan dalam tw 1 untuk ikk ini adalah: 1. Belum ada kepastian sumber data mana yang digunakan untuk perhitungan IKK. 2. Cara pengukuran yang dapat merepresentasikan hasil scorecard masih belum ada kejelasan. 3. Masih menunggu Penjadwalan dari pusat untuk dapat melaksanakan kegiatan Strategi / Tindak Lanjut : strategi/tindak lanjut yang dilakukan adalah koordinasi dengan pusat (kemdikbud)


TW2 : Progress / Kegiatan : Progress / Kegiatan : Kegiatan pendukung capaian IKK 1.1 adalah : 1. Penyusunan Peta Mutu dan Pengolahan Data Mutu 2. Analisis Data Mutu 3. Penyusunan Rekomendasi Peningkatan Mutu 4. Diseminasi hasil pemetaan mutu Kegiatan – kegiatan tersebut sampai saat ini masih dalam tahap perencanaan. Tahapan perencanaan kegiatan yang telah dilaksanakan untuk mendukung capaian IKK yaitu: 1. Merancang pola kegiatan yang akan dilaksanakan 2. Mengidentifikasi sumber data yang dapat digunakan pada kegiatan - kegiatan pendukung capaian IKK 3. Menyusun draft panduan kegiatan Kendala / Permasalahan : Kendala /permasalahan dalam TW 2 untuk kegiatan – kegiatan pendukung IKK 1.1 adalah: 1. Belum ada petunjuk pelaksanaan dan petunjuk teknis terkait kegiatan pemetaan mutu 2. Belum tersedianya data yang dapat diolah sehingga mendukung capaian IKK Strategi / Tindak Lanjut : Strategi yang dilakukan adalah melaksanakan perencanaan kegiatan - kegiatan pendukung capaian IKK 1.1. Tindak lanjut yang dilakukan adalah koordinasi dengan pusat (kemdikbud) TW3 : Progress / Kegiatan : 1. Penyusunan Instrumen Pengukuran Kinerja Sekolah, Dinas Pendidikan Kab/Kota dan Provinsi, 2 - 5 September 2021, 32 orang, Tersusun instrumen pengukuran kinerja sekolah jenjang SD, SMP, SMA, SLB 15 kabupaten/kota 2. Pendampingan Pengukuran Kinerja Sekolah, Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota dan Provinsi, 48 satuan pendidikan di 15 kabupaten/kota, 6 - 9 September 2021, 72 orang, 6705 satuan pendidikan melakukan pengisian instrumen pengukuran kinerja sekolah Kendala / Permasalahan : 1. Tidak ada 2. A. Sekolah yang sudah tidak beroperasi masih tercantum datanya di dapodik, B. kurangnya pemahaman sekolah tentang pengisian instrumen pengukuran kinerja sekolah, c. belum semua dinas pendidikan menindaklanjuti kegiatan pendampingan dengan menugaskan pengawas pembina untuk mendampingi sekolah dalam pengisian instrumen


pengukuran kinerja sekolah Strategi / Tindak Lanjut : 1.melaksanakan pendampingan pengisian instrumen pengukuran kinerja sekolah 2. Langkah yang telah dilakukan : a. Menyarankan dinas untuk memproses pengajuan penutupan skeolah yang tidak beroperasi lagi pada aplikasi dapodik b. Melakukan advokasi dengan dinas pendidikan terkait mekanisme pengisian instrumen pengukuran kinerja sekolah c. Tindakan antisipasi yang disiapkan : Merancang kegiatan bimbingan teknis bagi pengawas sebelum melaksanakan kegiatan pendampingan TW4 : Progress / Kegiatan : 1. Pengolahan dan analisis data mutu kinerja sekolah, 16 kabupaten/kota dan provinsi, luring, 14 – 18 Oktober 2021, 32 orang peserta 2. Penyusunan Rekomendasi Peningkatan Mutu kinerja sekolah, 15 kabupaten/kota dan provinsi, dinas pendidikan, 4 - 7 November 2021, luring, 32 orang peserta 3. Diseminasi Peta Kinerja Sekolah, Hotel Bukit Randu Bandarlampung, 12 - 14 Desember 2021, luring, 45 orang Kendala / Permasalahan : 1. Kurang optimalnya peran serta dinas pendidikan dalam memantau keterlaksanaan pengukuran kinerja sekolah dan menindak lanjuti rekomendasi yang diberikan 2. Kurang optimalnya peran pengawas satuan pendidikan dalam memantau keterlaksanaan pengukuran kinerja sekolah dan menindak lanjuti rekomendasi yang diberikan Strategi / Tindak Lanjut : 1. Merancang kegiatan bimbingan teknis bagi dinas pendidikan dan pengawas satuan pendidikan terkait pengukuran kinerja sekolah 2. Melakukan advokasi ke dinas pendidikan tentang pemanfaatan hasil pengukuran kinerja sekolah dalam meningkatkan mutu pendidikan


2 [SK 1.0] Meningkatnya penjaminan mutu pendidikan di seluruh jenjang pendidikan [IKK 1.2] Persentase kesenjangan hasil AKM dan Survei Karakter antara sekolah dengan kinerja terbaik dan kinerja terburuk % 5 TW1 : 0 TW2 : 0 TW3 : 0 TW4 : 5 TW1 : 0 TW2 : 0 TW3 : 0 TW4 : 4.0


04 TW1 : Progress / Kegiatan : Pengukuran IKK 1.2 (AKM) belum dilakukan karena menunggu petunjuk teknis dari pusat baik format isian dan hal lainnya yang bisa dilakukan terkait AKM Kendala / Permasalahan : kendala permasalahan yang dihadapi pada tw1 untuk ikk ini adalah: 1) kegiatan yang mendukung pencapaian IKK belum ada dalam DIPA awal; 2) Jadwal Assesmen Nasional (AN) dari pusat mengalami perubahan dari Bulan Maret ke Bulan September Strategi / Tindak Lanjut : 1) Melakukan koordinasi dengan Ditjen PAUD Dikdasmn 2) Melakukan revisi DIPA sesuai petunjuk eselon I untuk mendukung Pencapaian IKK; TW2 : Progress / Kegiatan : Telah dilaksanakan beberapa kegiatan yang mendukung capaian IKK yaitu; 1. Pendampingan dan pleno penetapan sekolah pelaksana psp 2. pelatihan akun belajar.id terintegrasi tahap 1 3. pelatihan akun belajar.id terintegrasi tahap 2 4. fasilitasi pemanfaatan akun belajar.id terintegrasi tahap 3 5. fasilitasi pemanfaatan akun belajar.id terintegrasi tahap 4 6. fasilitasi pemanfaatan akun belajar.id terintegrasi tahap 5 Kendala / Permasalahan : kendala permasalahan dalam pelaksanaan kegiatan yang dihadapi pada tw2 untuk ikk ini secara keseluruhan adalah pandemi covid untuk kegiatan 1. PSP: tidak diinfokannya jumlah kuota sekolah penggerak diawal kegiatan kepada kabupaten/kota/provinsi, kuota diketahui ketika pengumuman kelulusan sekolah penggerak untuk kegiatan 2-6 yaitu: 1. Melimpahnya peserta yg mendaftar ketika dibukanya kegiatan, namun masih kecilnya prosentase peserta yg menyelesaikan tugas dan lulus pengimbasan. 2. Materi yg banyak dengan waktu daring yg terbatas membuat peserta kurang dlm praktek. 3. Sinyal dari lokasi peserta yg kurang baik, sehingga ketika daring sinyal terputus atau suara hilang. 4. Banyak nya tugas dan ujian, dg kondisi peserta baru mengikuti, sehingga peserta mundur. Strategi / Tindak Lanjut : solusi/tindaklanjut: untuk kegiatan 1 (PSP) yaitu: koordinasi dan konsultasi dengan Dirjen GTK terkait jumlah sekolah yang ditetapkan untuk kegiatan 2-6 yaitu: 1. Memperhatikan kemampuan peserta dlm tugas di pengimbasan, level


peserta yg baru mengenal akun, agar mereka diberi kesempatan mempraktekkan dr setiap sesi materi. 2. Materi fitur yg banyak, di berikan space waktu yang cukup utk peserta praktek ( ada interaktif) 3. Pemerintah pusat/ daerah/ dinas pendidikan kabupaten kota/ sekolah mengalokasikan paket data secara kontinu, menambah jaringan internet, listrik stabil ketika kegiatan tidak mati. 4. Tugas tidak terlalu banyak tp mengena pada substansi materi TW3 : Progress / Kegiatan : 1. Bimtek Program Management Office (PMO) level daerah Kabupaten/Kota/Provinsi, dengan tujuan: anggota pmo dari 3 kab/kota serta provinsi memahami kebijakan program sekolah penggerak, proses transformasi sekolah penggerak serta struktur organisasi dan mekanisme PMO 2. Sosialiasasi Program Sekolah Penggerak (PSP), dengan tujuan: memberikan informasi kepada 2428 orang kepala sekolah di 4 Kabupaten sasaran PSP angkatan II terkait pengenalan program sekolah penggerak, mekanisme seleksi kepala sekolah program sekolah penggerak dasar dan menengah serta tata cara pendaftaran kepala sekolah PSP 3. Pembuatan Video dan Nota Kesepahaman dengan Bupati/Walikota, dengan tujuan: mendapatkan nota kesepahaman yang di tanda tanganin kepala daerah dan video dukungan PSP dari kepala daerah serta kepala dinas pendidikan di 4 Kab/kota sasaran PSP angkatan II 4. Pelaksanaan Rapat Program Management Office (PMO), dengan tujuan: Tim PMO dari 3 kab/kota dan provinsi akan mengontrol implementasi PSP dan mengidentifkasi kendala-kendala yang dihadapi dari level sekolah, kab/kota/prov, level UPT hingga ke level kementerian Kendala / Permasalahan : 1. Tingkat pemahaman peserta terhadap materi belum optimal karena komunikasi dua arah yang dilakukan secara daring tidak maksimal 2. A. Jaringan internet lambat jadi kendala teknis pembelajaran daring yang sering dikeluhkan B. Kepala Sekolah yang masih belum mahir dalam menggunakan teknologi 3. Jumlah peserta yang besar menyebabkan tidak semua dapat masuk ke zoom meeting dan komunikasi dua arah agak terbatas" 3. Memerlukan waktu yang lama karena adanya jalur birokrasi di Kab/Kota 4. tingkat kehadiran tim pmo kab/kota/provinsi belum maksimal Strategi / Tindak Lanjut : 1. memberikan kesempatan untuk bertanya tentang pmo diluar waktu penyelenggaraan bimtek terhadap peserta 2. a.mempersiapkan jaringan yang optimal b. melakukan broadcast ke youtube 3. Menghubungi pejabat di


daerah untuk memberi pemahaman lebih ke kepala daerah kab/kota 4. Menghubungi pejabat di daerah untuk memberi pemahaman tentang pentingnya pmo bagi dinas Pendidikan TW4 : Progress / Kegiatan : 1. Penyusunan Bahan Supervisi Mutu Satuan Pendidikan, Fullboard, 21-23 September 2021,49 orang peserta, 2. Bimbingan Teknis Supervisi Mutu Satuan Pendidikan, zoommeeting,8-9 Oktober 2021, 85 peserta 3. Supervisi Mutu Satuan Pendidikan Tahap 1,10-13 Oktober2021,peserta 38 orang 4. Sosialisasi Penjaminan Mutu Pendidikan , Lokasi : Zoom Meeting, Waktu Pelaksanaan : 8 Oktober terbagi dalam 3 kelas, Jumlah Peserta : 96 orang 5. Workshop Koordinasi Strategi Implementasi Kebijakan Kemendikbudristek, Lokasi : Hotel Bukit Randu, Pelaksanaan : Tanggal 13 – 15 Oktober 2021, Jumlah Peserta : 40 orang 6. Pemantauan pelaksanaan pendidikan karakter di sekolah penggerak Tahap 1 Tahun 2021, Lokasi : Kabupaten/Kota yang telah melaksanakan Program Sekolah Penggerak, yaitu: Kota Metro, Kabupaten Lampung Tengah dan Kabupaten Pesisir Barat. dengan mengabil sampel 30 Sekolah Penggerak, Waktu Pelaksanaan : dilaksanakan pada tanggal 28 s.d 30 November 2021, Jumlah Peserta : 30 Orang 7. Bimbingan Teknis Supervisi Mutu Satuan Pendidikan Tahun 2021, Zoom meeting, 8 s.d. 9 Oktober 2021, 85 orang peserta, 8. Supervisi Mutu Satuan Pendidikan se-Provinsi Lampung Tahap 1 Tahun 2021, 66 satuan pendidikan di 14 Kab/Kota, 10 s.d. 13 Oktober, 33 orang peserta, 9. Supervisi Mutu Satuan Pendidikan se-Provinsi Lampung Tahap 2 Tahun 2021, 232 satuan pendidikan di 15 Kab/Kota, 11 s.d. 25 Oktober, 58 pengawas sekolah, 10. Supervisi Mutu Satuan Pendidikan se-Provinsi Lampung Tahap 2 Tahun 2021, 54 satuan pendidikan di 15 Kab/Kota dan provinsi, 25 s.d. 28 Oktober 2021, 36 petugas supervisi, 11. Analisis Supervisi Mutu Satuan Pendidikan Tahun 2021, Hotel Bukit Randu, 15 - 28 November 2021, 49 peserta, 12. Penyusunan Rekomendasi Peningkatan Mutu Berdasarkan Hasil Analisis Supervisi Mutu Satuan Pendidikan Tahun 2021, Hotel Bukit Randu, 1 - 3 Desember 2021, 48 peserta, 13. Diseminasi dan Evaluasi Hasil Supervisi Mutu Satuan Pendidikan se-Provinsi Lampung Tahun 2021, 15 Kab/kota dan provinsi, 21 - 23 Desember, 35 peserta, 14. Coaching Clinic Pelaksanaan Rekrutment Kepala Sekolah PSP Kab. Lampung Selatan Tanggal 8-10 Oktober 2021 15 Pelaksanaan Evaluasi Implementasi PSP di Kab/Kota/ Provinsi Tanggal 14-16 Oktober 2021 16. Kegiatan forum pemangku kepentingan daerah PSP angkatan 1 tanggal 22-24


3 [SK 1.0] Meningkatnya penjaminan mutu pendidikan di seluruh jenjang pendidikan [IKK 1.3] Persentase kab/kota yang memiliki data pokok pendidikan dasar dan menengah akurat, terbarukan dan berkelanjutan % 95.2 TW1 : 0 TW2 : 0 TW3 : 0 TW4 : 95.2 TW1 : 0 TW2 : 0 TW3 : 0 TW4 : 100


November 2021 17. Verval data dapodik calon kepala sekolah 15 Desember 2021 18. Kegiatan Pleno Kelulusan Sekolah Pelaksana PSP 19. Rapat program management office ke kab/kota bulan Desember 2021 Kendala / Permasalahan: 1. Program Supervisi yang dilakukan LPMP Lampung untuk tahun 2021 belum ada juknis yang jelas dari pusat seperti tahun2 sebelumnya. 2. Tingkat peminat pendaftaran kepala sekolah calon sekolah penggerak angkatan 2 sangat rendah 3. Data dapodik calon kepala sekolah PSP yang lulus nominatif tahap 2 masih maengandung unsur-unsur KS PLT, lulus P3K, Mutasi, Promosi , mengudurkan diri, dll. 4. Kurang optimalnya keterlibatan dinas pendidikan dalam memonitoring pemanfaatan akun belajar untuk perbaikan pembelajaran Strategi / Tindak Lanjut : a. Supervisi mutu satuan pendidikan dilaksanakan sesuai dengan desain sendiri berdasarkan data yang di ambil dari program pemetaan b. Melakukan sosialisasi dan couching clinic tentang pendaftaran calon kepala sekolah penggerak ke kab/kota untuk meningkatkan jumlah pendaftar c. Melakukan koordinasi dan advokasi ke dinas pendidikan kab/kota dalam memperbaiki data dapodik agar data dapodik ks yang megikuti psp tidak mengandung unsur KS plt, lulus p3k, promosi, mutasi, mengundurkan diri dari calon ks PSP, dll. d. Meningkatkan intensitas kemintraan dan koordinasi dengan dinas pendidikan setempat 0 TW1 : Progress / Kegiatan : Progres kegiatan pada persiapan pelaksanaan kegiatan berupa penyusunan desain kegiatan dan strategi pencapaian IKK seperti Persiapan Bimtek Dapodik bagi operator kabupaten/kota Kendala / Permasalahan : 1) Proses pembaharuan data dilaksanakan oleh sekolah setiap tahun ajaran baru; 2) kegiatan yang mendukung IKK belum tercantum pada RKAKL awal Strategi / Tindak Lanjut : 1) Melaksanakan revisi DIPA sesuai petunjuk eselon I untuk mendukung Pencapaian IKK; 2) mendesain kegiatan yang mendukung pencapaian IKK


TW2 : Progress / Kegiatan : Telah dilaksanakan beberapa kegiatan yang mendukung capaian IKK yaitu: 1. Monev pelaksanaan verval TIK assesment nasional 2. Pendampingan Distribusi Sekolah Menumpang Dalam Pelaksanaan Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) Kendala / Permasalahan : Kendala dalam pelaksanaan kegiatan untuk pencapaian IKK ❖ Banyaknya jumlah sekolah yang berstatus menumpang terutama jenjang SD, sehingga ada 1 sekolah ditumpangi 28 sekolah menumpang ❖ Jauhnya jarak sekolah yang ditumpangi dan medan yang sulit ❖ Masih adanya data anomali terkait status sekolah mandiri, mandiri dan ditumpangi ❖ Waktu pelaksanaan ANBK yang hanya 4 hari ❖ Belum adanya koordinasi antara disdik kabkota dengan disdik provinsi atau dengan kemenag provinsi/kabupaten/kota terkait distribusi sekolah menumpang Strategi / Tindak Lanjut : ❖ Mendorong operator disdik kabkota untuk melakukan verval ulang datadata anomali (khususnya untuk sekolah mandiri dan mandiri ditumpangi terkait jumlah laboratorium, jumlah pc/laptop yang digunakan, dan kesediaan ditumpangi atau tidak) ❖ Mengusulkan ke Kemdikbudristek untuk menambah waktu pelaksanaan ANBK ❖ Mengadakan kegiatan koordinasi antara disdik kabkota dengan disdik provinsi atau dengan kemenag provinsi/kabupaten/kota terkait distribusi sekolah menumpang


TW3 : Progress / Kegiatan : 1.Monev pelaksanaan verval TIK Asesmen Nasional/Monitoring dan Evaluasi Pemetaan Status Kesiapan TIK Sekolah Pelaksanaan Asesmen Nasional,ke dinas kabupaten kota,26 s.d. 29 Mei 2021,30 orang (petugas moneva) dengan tujuan: meningkatnya kualitas dapodik terkait sarpras TIK yang akurat dan terbarukan 2.Pendampingan Distribusi Sekolah Menumpang Ke Sekolah Siap Ditumpangi,ke dinas kabupaten kota,8 s.d. 11 Juni 2021,45 orang (petugas pendampingan), dengan tujuan: 48 peserta mendapatkan bimbingan teknis untuk meningkatkan kualitas data pokok pendidikan dasar dan menengah akurat, terbarukan dan berkelanjutan pada jenjang Pedidikan Dasar dan Menengah secara prosentase pada semua kabupaten/kota dan provinsi Lampung dengan tujuan: meningkatnya kualitas dapodik terkait sarpras TIK yang akurat dan terbarukan. 3.Pemantauan Teknis Pelaksanaan Gladi Bersih ANBK jenjang SMP dan Paket B ke dinas kabupaten kota Periode 2, 13 s.d 15 September 2021, LPMP Provinsi Lampung (30 orang) 9 SI Proktor Provinsi (1 orang) Proktor Kab/Kota (15 orang), dengan tujuan: Uji petik gladi bersih ke satuan pendidikan pelaksana ANBK berstatus Mandiri dan Mandiri ditumpangi jenjang SMP di 15 kabupaten/kota dengan tujuan: Uji petik gladi bersih ke satuan pendidikan pelaksana ANBK berstatus Mandiri dan Mandiri ditumpangi jenjang SMP di 15 kabupaten/kota. 4. Bimtek Penyusunan Bahan Verifikasi Peningkatan Kualitas Data Mutu Pendidikan, Luring Hotel Bukit Randu Lampung, 10-12 September 2021, 48 peserta, dengan tujuan: peserta mendapatkan bimbingan teknis untuk meningkatkan kualitas data pokok pendidikan dasar dan menengah akurat, terbarukan dan berkelanjutan pada jenjang Pedidikan Dasar dan Menengah secara prosentase pada semua kabupaten/kota dan provinsi Lampung. 5. Pemantauan Pelaksanaan Asessmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) Jenjang SMA, Luring, 27-30 September 2021, 32 peserta dengan tujuan: 64 sekolah di kabupaten/kota se-Provinsi Lampung menjadi sasaran uji petik pemantauan pelaksanaan ANBK jenjang SMA dengan 32 orang petugas pemantau. 6. Pemantauan Teknis Pelaksanaan ANBK jenjang SMP dan Paket B, luring ke satuan pendidikan, September 2021, 32 petugas. Dengan tujuan: 64 sekolah di kabupaten/kota se- Provinsi Lampung menjadi sasaran uji petik pemantauan pelaksanaan ANBK jenjang SMP dengan 32 orang petugas pemantau. Kendala / Permasalahan : 1.Data kesiapan TIK belum lengkap sekolah se-Provinsi Lampung dalam


melaksanakan ANBK 2.Data kesiapan TIK belum lengkap sekolah se-Provinsi Lampung dalam melaksanakan ANBK 3.Pemahaman terkait tujuan, metode dan instrumen verifikasi dapodik 4.Pemahaman teknik melakukan pemantauan ANBK 5. Ketidakhadiran narasumber pusat di tempat pelaksanaan Bimtek, dikarenakan kendala teknis di bandara Soekarno Hatta sehingga gagal terbang ke lampung 6. sinkronisasi Strategi / Tindak Lanjut : 1. memahami konsep ANBK dan juknis/POS verval TIK 2. memahami konsep ANBK dan juknis/POS verval TIK 3.Memahami aplikasi dapodik 4.memahami konsep ANBK dan juknis/POS verval TIK 5. melaksanakan bimbingan secara daring 6. koordinasi dengan tim proktor kab/kota


TW4 : Progress / Kegiatan : 1.Monev pelaksanaan verval TIK Asesmen Nasional/Monitoring dan Evaluasi Pemetaan Status Kesiapan TIK Sekolah Pelaksanaan Asesmen Nasional,ke dinas kabupaten kota,26 s.d. 29 Mei 2021,30 orang (petugas moneva) dengan tujuan: meningkatnya kualitas dapodik terkait sarpras TIK yang akurat dan terbarukan 2.Pendampingan Distribusi Sekolah Menumpang Ke Sekolah Siap Ditumpangi,ke dinas kabupaten kota,8 s.d. 11 Juni 2021,45 orang (petugas pendampingan), dengan tujuan: 48 peserta mendapatkan bimbingan teknis untuk meningkatkan kualitas data pokok pendidikan dasar dan menengah akurat, terbarukan dan berkelanjutan pada jenjang Pedidikan Dasar dan Menengah secara prosentase pada semua kabupaten/kota dan provinsi Lampung dengan tujuan: meningkatnya kualitas dapodik terkait sarpras TIK yang akurat dan terbarukan. 3.Pemantauan Teknis Pelaksanaan Gladi Bersih ANBK jenjang SMP dan Paket B ke dinas kabupaten kota Periode 2, 13 s.d 15 September 2021, LPMP Provinsi Lampung (30 orang) 9 SI Proktor Provinsi (1 orang) Proktor Kab/Kota (15 orang), dengan tujuan: Uji petik gladi bersih ke satuan pendidikan pelaksana ANBK berstatus Mandiri dan Mandiri ditumpangi jenjang SMP di 15 kabupaten/kota dengan tujuan: Uji petik gladi bersih ke satuan pendidikan pelaksana ANBK berstatus Mandiri dan Mandiri ditumpangi jenjang SMP di 15 kabupaten/kota. 4. Bimtek Penyusunan Bahan Verifikasi Peningkatan Kualitas Data Mutu Pendidikan, Luring Hotel Bukit Randu Lampung, 10-12 September 2021, 48 peserta, dengan tujuan: peserta mendapatkan bimbingan teknis untuk meningkatkan kualitas data pokok pendidikan dasar dan menengah akurat, terbarukan dan berkelanjutan pada jenjang Pedidikan Dasar dan Menengah secara prosentase pada semua kabupaten/kota dan provinsi Lampung. 5. Pemantauan Pelaksanaan Asessmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) Jenjang SMA, Luring, 27-30 September 2021, 32 peserta dengan tujuan: 64 sekolah di kabupaten/kota se-Provinsi Lampung menjadi sasaran uji petik pemantauan pelaksanaan ANBK jenjang SMA dengan 32 orang petugas pemantau. 6. Pemantauan Teknis Pelaksanaan ANBK jenjang SMP dan Paket B, luring ke satuan pendidikan, September 2021, 32 petugas. Dengan tujuan: 64 sekolah di kabupaten/kota se- Provinsi Lampung menjadi sasaran uji petik pemantauan pelaksanaan ANBK jenjang SMP dengan 32 orang petugas pemantau. 7. Workshop Evaluasi Peningkatan Kualitas Data Mutu Pendidikan Provinsi Lampung 25 s.d. 27 November Tahun 2021 di Hotel Bukit Randu Petugas LPMP Provinsi


lampung dengan melibatkan operator Dinas Pendidikan dan Kebudayaan 15 Kabupaten/Kota dan 1 dinas pendidikan Provinsi Lampung. Kendala / Permasalahan : 1.Data kesiapan TIK belum lengkap sekolah se-Provinsi Lampung dalam melaksanakan ANBK 2.Data kesiapan TIK belum lengkap sekolah se-Provinsi Lampung dalam melaksanakan ANBK 3.Pemahaman terkait tujuan, metode dan instrumen verifikasi dapodik 4.Pemahaman teknik melakukan pemantauan ANBK 5. Ketidakhadiran narasumber pusat di tempat pelaksanaan Bimtek, dikarenakan kendala teknis di bandara Soekarno Hatta sehingga gagal terbang ke lampung 6. Sinkronisasi 7. Tidak terdapat kendala berarti dalam kegiatan evaluasi penilaian kualitas data mutu pendidikan Strategi / Tindak Lanjut : 1. memahami konsep ANBK dan juknis/POS verval TIK 2. memahami konsep ANBK dan juknis/POS verval TIK 3.Memahami aplikasi dapodik 4.memahami konsep ANBK dan juknis/POS verval TIK 5. melaksanakan bimbingan secara daring 6. koordinasi dengan tim proktor kab/kota 7. Melakukan evaluasi kualitas data mutu pendidikan dengan tim Operator Kabupaten/Kota.


4 [SK 2.0] Meningkatnya tata kelola LPMP [IKK 2.1] Predikat SAKIP predikat BB TW1 : - TW2 : - TW3 : - TW4 : BB TW TW TW TW


W1 : - W2 : - W3 : - W4 : A TW1 : Progress / Kegiatan : Telah dilaksanakan beberapa kegiatan seperti 1) Pelantikan pejabat di lingkungan UPT Ditjen PAUD Dikdasmen 2) Pelatihan pemanfaatan akun belajar terintegrasi 3) Penyusunan PK kepala LPMP Provinsi Lampung dengan Dirjen Paud Dikdas dan Dikmen; 4) Sosialisasi PK kepada seluruh warga LPMP Provinsi Lampung 5) Melaksanakan Rapat bulanan evaluasi kinerja Kendala / Permasalahan : LKE SAKIP tahun 2020 dari Biro perencanaan belum keluar sehingga belum mengetahui hal-hal yang perlu lebih ditingkatkan Strategi / Tindak Lanjut : Berkoordinasi dengan biro perencanaan TW2 : Progress / Kegiatan : telah dilakukan beberapa kegiatan yang mendukung ikk ini yaitu: 1. Workshop Reviu Renstra Tahun 2020-2024 2. Rakor Penyusunan Rencana Kerja Pembangunan RBI 3. Workshop Percepatan Pembangunan ZI WBK Menuju Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM) Kendala / Permasalahan : Kendala dalam pelaksanaan kegiatan untuk pencapaian IKK ini adalah: 1. Adanya recana perubahan nomenklatur dari LPMP menjadi B2PMP yang menyebabkan perubahan tugas pokok dan fungsi dari lembaga sehingga masih menunggu arahan kebijakan dari pusat, dan penyisipan program baru yang merupakan kebijakan dari kementerian dimasa transisi perubahan nomenklatur dan belum boleh melaksanakan program lain selain program transisi tsb 2. Belum ada renstra terbaru dari Kemdikbud ristek 3. Belum semua satuan kerja Kemdikbud ristek memahami tuntutan pembangunan RBI sehingga pemahaman terkait tahapan pembangunan RBI belum merata, pelaksanaan rencana pembangunan RBI yang tidak sesuai dengan jadwal karena dampak pandemi COVID Strategi / Tindak Lanjut : Solusi : Tetap melakukan perencanaan dan jadwal pelaksanaan program sesuai dengan program yang sudah ada dan melakukan penyesuai program sesuai dengan arahan dari pusat, Tindak lanjut : Melakukan koordinasi yang intens dan berkala dengan pusat dan segera mereviu pelaksanaan program. Solusi: menginisiasi penyusunan program kerja untuk diduplikasi oleh satker lain serta melakukan penjadwalan ulang program yang disusun, Tindak lanjut:


Melaksanakan Workshop Penilaian Mandiri Pelaksanaan Reformasi Birokrasi Internal Antar Satuan Kerja Kemendikbudristek se-Provinsi Lampung. TW3 : Progress / Kegiatan : 1.Workshop Pengembangan Inovasi Layanan LPMP Provinsi Lampung; Hotel Bukit Randu; 18 s.d. 20 September 2021; 30 org dengan tujuan: tersusunnya bahan inovasi layanan LPMP Provinsi Lampung 2.Workshop dan Pengukuran TW 2 tahun 2021 dengan tujuan: terinputnya Capaian TW 2 di aplikasi Spasikita 3.Workshop dan Penilain LKE mandiri tahun 2021 dengan tujuan: LKE LPMP Provinsi Lampung Tahun 2021 4. Penyusunan skp sesuai dengan permenpan RB no. 8/2021 5.Fasilitasi pemanfaatan akun belajar.id terintegrasi 6. Pencetakan jurnal dan majalah Pendidikan LPMP Lampung Kendala / Permasalahan : tidak ada kendala atau permasalahan Strategi / Tindak Lanjut : koordinasi dengan tim evaluasi direktorat Pauddikdasmen, melakukan review kegiatan. TW4 : Progress / Kegiatan : 1.Workshop Evaluasi Lembaga LPMP Provinsi Lampung; Hotel Bukit Randu; 18 s.d. 20 Desember 2021; 2. Pemanatauan dan evaluasi pelaksanaan kegiatan ; Desember 2021; 3. Workshop pengelolaan anggaran dan penyusunan laporan pengawasan 18 s.d 20 Desember 2021; 3 Studitiru pembangunan ZI WBK menuju WBBM, 29 sd 31 Desember 2021 Kendala / Permasalahan : Belum ada data hasil asesmen nasional yang dapat digunakan untuk menyusun draft laporan kinerja. Strategi / Tindak Lanjut : Mengajukan permintaan data ke BASKAP di awal Januari 2022


4 [SK 2.0] Meningkatnya tata kelola LPMP [IKK 2.2] Nilai Kinerja Anggaran atas Pelaksanaan RKA-K/L nilai 82 TW1 : 0 TW2 : 0 TW3 : 0 TW4 : 82 TW TW TW TW


W1 : 0 W2 : 0 W3 : 0 W4 : 89.25 TW1 : Progress / Kegiatan : Telah dilaksanakan beberapa kegiatan seperti 1) Pelatihan matriks kompetensi dan SKP 2) Pelatihan pengisian SPT, LHKPN dan LHKASN 3) Perencanaan Program dan Anggaran Pada triwulan 1, Indikator Kinerja Pelaksanaan Anggaran (IKPA) sebesar 94,38 sedangkan nilai EKA belum diketahui nilainya. Kendala / Permasalahan : Belum dapat melaksanakan pengisian capaian pada aplikasi simproka karena aplikasi simproka sedang maintenance Strategi / Tindak Lanjut : Berkoordinasi dengan biro perencanaan berkaitan dengan aplikasi simproka TW2 : Progress / Kegiatan : Kegiatan yang dilakukan untuk mendukung IKK ini adalah: 1. Pertemuan virtual Refocusing Anggaran 2. Pelaksanaan vaksinasi covid 19 tahap 1 dilingkungan lpmp lampung 3. Pelaksanaan vaksinasi covid 19 tahap 2 dilingkungan lpmp lampung 4. pengelolaan kepegawaian pengembangan kapasitas softskill pegawai 5. workshop perencanaan program dan anggaran Kendala / Permasalahan : Kendala pelaksanaan kegiatan untuk mendukung IKK ini adalah: 1. Pandemi covid 19 dan pembatasan kegiatan 2. Pemotongan anggaran/refocusing tanpa mengurangi volume output 3. Adanya rencana perubahan nomenklatur dari LPMP menjadi B2PMP yang menyebabkan perubahan tugas pokok dan fungsi dari lembaga sehingga masih menunggu arahan kebijakan dari pusat, dan penyisipan program baru yang merupakan kebijakan dari kementerian dimasa transisi perubahan nomenklatur dan belum boleh melaksanakan program lain selain program transisi tsb Strategi / Tindak Lanjut : Solusi untuk pelaksanaan pencapaian IKK: 1. melakukan perencanaan ulang/reschedule dan koordinasi internal serta koordinasi ke bagren pusat 2. Tetap melakukan perencanaan dan jadwal pelaksanaan program 3. merubah design pelaksanaan kegiatan (contoh: luring menjadi daring, luring menjadi blended, pemaksimalan fasilitas kantor) Tindak lanjut : Melakukan koordinasi yang intens dan berkala dengan pusat dan segera mereviu pelaksanaan program


TW3 : Progress / Kegiatan : . Penyusunan Laporan Keuangan Semester I 2021, tujuan: Laporan Keuangan anaudited Semester I 2021 2. Pengusulan sdm untuk akun dan user SAKTI, tujuan: Akun dan user SAKTI tahun 2022 3. Sosialisasi dan ujicoba penggunaan SAKTI oleh KPPN Bandarlampug, tujuan: Penguatan SDM pelaksana SAKTI Kendala / Permasalahan : 1. Aplikasi pendukung terlambat launching 2. Belum terpetakan kendala dan permasalahannya 3. Tidak maksimal menerima penguatan karena tidak mengikuti seluruh rangkaian kegiatan Strategi / Tindak Lanjut : 1. Koordinasi dengan Kemenkeu (KPPN dan KPKNL wilayah setempat) 2. Belum terpetakan solusi/tindaklanjut yang akan di ambil 3. Koordinasi ke pimpinan Satker TW4 : Progress / Kegiatan : Revisi ke 7 (tujuh) pada bulan oktober dan ke (8) delapan DIPA pada bulan Desember Kendala / Permasalahan : Tidak ada kendala dalam pemenuhan target kinerja Strategi / Tindak Lanjut : Meningkatkan intensitas koordinasi dengan eselon 1 dan koordinasi internal dalam pelaksanaan program


Pengukuran Kinerja Rincian Output No RO / Komponen Volume Satuan 1 Satuan Dikdas dan Dikmen yang difasilitasi penjaminan mutunya 7021 Lembaga 2 [051] Penyusunan Peta Mutudan Pengolahan Data Mutu 3 [052] Analisis Data Mutu 4 [053] Penyusunan Rekomendasi Peningkatan Mutu 5 [054] Diseminasi hasil pemetaan mutu 6 [055] Sosialisasi PenjaminanMutu Pendidikan 7 [061] Sosialisasi Fasilitasi Berdasarkan SNP 8 [062] Bimbingan Teknis Fasilitasi Berdasarkan SNP 9 [063] Pendampingan Fasilitasi Berdasarkan SNP 10 [064] Diseminasi Hasil Fasilitasi Berdasarkan SNP 11 [065] Monitoring dan Evaluasi Fasilitasi Berdasarkan SNP


n TW 1 TW 2 TW 3 TW 4 Anggaran 60 717 4220 7196 Rp. 3.684.520.000 0 0 16 16 Rp. 256.760.000 0 0 0 16 Rp. 133.400.000 0 0 0 16 Rp. 106.360.000 0 0 0 16 Rp. 101.787.000 0 0 0 16 Rp. 10.680.000 0 0 5 16 Rp. 165.610.000 0 0 2 2 Rp. 260.190.000 0 1 11 16 Rp. 1.048.621.000 0 0 0 16 Rp. 31.890.000 0 0 0 16 Rp. 30.200.000


12 [071] Penyusunan Program Supervisi Penjaminan Mutu Pendidikan 13 [072] Bimbingan Teknis Supervisi 14 [073] Supervisi Satuan Pendidikan 15 [074] Analisis SupervisiMutu Pendidikan 16 [075] Diseminasi dan Evaluasi Hasil Supervisi 17 [081] Penyusunan Bahan Verifikasi 18 [082] Bimbingan Teknis Verifikasi Data Mutu Pendidikan 19 [083] Pelaksanaan Pengumpulan Data Mutu Pendidikan 20 [084] Verifikasi dan Validasi Data Mutu Pendidikan 21 Gaji dan Tunjangan 1 Layanan 22 [001] Gaji dan Tunjangan 23 Operasional dan Pemeliharaan Kantor 1 Layanan 24 [002] Operasional dan Pemeliharaan Kantor 25 Dukungan Manajemen Satker 1 Layanan


0 0 1 1 Rp. 108.816.000 0 0 0 1 Rp. 11.948.000 0 0 0 6570 Rp. 245.151.000 0 0 0 1 Rp. 249.832.000 0 0 0 16 Rp. 70.000.000 0 0 0.85 1 Rp. 6.725.000 0 0 0.85 1 Rp. 120.680.000 0 0 3000 7196 Rp. 102.970.000 0 3 13 16 Rp. 622.900.000 0.243 0.489 0.729 1 Rp. 12.438.097.000 3 6 9 12 Rp. 12.438.097.000 0.166 0.499 0.739 1 Rp. 5.114.207.000 3 6 9 12 Rp. 5.114.207.000 0.24 0.48 0.74 1 Rp. 941.000.000


26 [051] Pengelolaan Kepegawaian 27 [052] Pengelolaan Keuangan dan Perbendaharaan 28 [054] Pemantauan danEvaluasi Pelaksanaan Kegiatan 29 [055] Pelayanan Umum, Rumah Tangga dan Perlengkapan 30 [056] Perencanaan Program dan Anggaran 31 [058] Pengelolaan Data dan Informasi 32 Layanan Pengadaan Peralatan Fasilitas Perkantoran 22 unit 33 [997] Pengadaan Peralatandan Fasilitas Perkantoran


3 6 9 12 Rp. 139.842.000 3 6 9 12 Rp. 33.600.000 3 6 9 12 Rp. 160.378.000 3 6 9 12 Rp. 239.770.000 3 6 9 12 Rp. 275.990.000 3 6 9 12 Rp. 91.420.000 0 19 22 22 Rp. 350.000.000 0 19 22 22 Rp. 350.000.000 TOTAL JUMLAH PAGU Rp. 22.527.824.000 Bandar Lampung,18 Januari 2022 Kepala LPMP Provinsi Lampung Drs. H. Zukirman, M.M.


PERNYATAAN TELAH DI REVIEU LAPORAN KINERJA LPMP PROVINSI LAMPUNG 2021 Kami telah merevieu laporan kinerja LPMP Provinsi Lampung untuk tahun anggaran 2021 sesuai pedoman reviu atas laporan kinerja. Substansi informasi yang di muat dalam laporan kinerja menjadi tanggungjawab manajemen LPMP Provinsi Lampung. Reviu bertujuan untuk memberikan keyakinan terbatas laporan kinerja telah disajikan secara akurat, andal dan valid Berdasarkan reviu kami, tidak terdapat kondisi atau hal-hal yang menimbulkan perbedaan dalam meyakini keandalan informasi yang disajikan didalam laporan kinerja ini. Wiwi Fitriyani, 5.Psi,M.Pd NIP. 197509142005012001 Bandar Lampung, Januari 2022 Ketua SPI


Click to View FlipBook Version