roh air dan angin, dan angin sepoi-sepoi dan jalur mereka,
menurut semua kelompok dari roh-roh itu. 23. Dan di dalamnya
terpeliharalah tempat penyimpan suara guntur dan cahaya
halilintar, dan terpeliharalah tempat penyimpanan hujan es dan
embun es, dan tempat penyimpanan kabut, dan tempat
penyimpanan hujan dan embun. 24. Dan mereka semua ini
percaya dan mengucapkan syukur di hadapan TUHAN segala
Roh, dan memuji-Nya dengan segala kekuatan mereka, dan
makanan mereka adalah semua ucapan syukur, dan mereka
bersyukur dan memuji dan meninggikan dalam nama TUHAN
segala Roh sampai selamanya. 25. Dan atas mereka sumpah ini
kuat, dan mereka terpelihara olehnya, dan jalur-jalur mereka
terpelihara, dan jalan-jalan mereka tidak hancur. 26. Dan ada
sukacita besar diantara mereka, dan mereka memberkati dan
menghormati dan meninggikan, karena nama Anak Manusia
telah dinyatakan kepada mereka. 27. Dan Dia duduk di atas
takhta kemuliaan-Nya, dan semua penghakiman telah diberikan
kepada-Nya, Anak Manusia, dan Dia menyebabkan orang-orang
berdosa hilang dan dihancurkan dari muka bumi, dan juga
orang-orang yang telah menyesatkan bumi. 28. Mereka akan
diikat dengan rantai dan akan dipenjarakan di tempat
penghancuran mereka, dan semua pekerjaan mereka akan
hilang dari muka bumi. 29. Dan mulai dari saat itu tidak akan
ada apa-apa lagi yang akan dihancurkan, karena Dia, Anak
Manusia, telah muncul, dan duduk di atas takhta kemuliaan-
Nya, dan semua kejahatan akan menghilang dari hadapan
wajah-Nya dan hilang lenyap; tapi firman Anak Manusia akan
menjadi kuat di hadapan TUHAN segala Roh. Ini adalah
Perumpamaan Ketiga dari Henokh.
PASAL 70. Dan terjadilah setelah ini, namanya selama hidupnya
itu diangkat kepada Anak Manusia, kepada TUHAN segala Roh,
jauh dari orang-orang yang diam di bumi. 2. Dan itu diangkat
oleh kereta roh, dan namanya terangkat di tengah-tengahnya. 3.
Dan sejak hari itu aku tidak berada lagi di tengah-tengah
mereka, dan Dia menempatkan aku di antara dua angin, di
antara utara dan barat, di sana para malaikat memegang tali
untuk mengukurkan bagiku tempat bagi orang pilihan dan
orang benar. 4. Dan di sana aku melihat bapa-bapa pertama dan
orang benar yang sejak permulaan penciptaan tinggal di tempat
ini.
PASAL 71. Dan terjadilah setelah itu rohku tersembunyi, dan
naik ke langit; di sana aku melihat anak-anak malaikat
menginjak nyala api; jubah mereka putih dan demikian juga
pakaian mereka; dan cahaya wajah mereka seperti kristal. 2.
Dan aku melihat dua sungai api, dan cahaya api itu menyala
bagaikan bunga bakung, dan aku tersungkur di hadapan TUHAN
segala Roh. 3. Dan Michael, seorang malaikat dari antara para
pemimpin malaikat, memegang tangan kananku dan
mengangkat aku, dan membawa aku ke dalam semua rahasia
belas kasihan dan rahasia keadilan. 4. Dan dia menunjukkan
kepadaku semua rahasia ujung langit, dan semua tempat
penyimpanan bintang-bintang dan benda-benda penerang, dan
dari mana mereka bergerak di hadapan mereka yang kudus. 5.
Dan roh membawa Henokh ke langit di atas langit. Dan aku
melihat di tengah-tengah cahaya ada sesuatu yang dibangun
dari batu kristal, dan di antara batu-batu ini ada lidah-lidah api
yang hidup. 6. Dan rohku melihat bagaimana api mengelilingi
rumah ini, pada empat sisinya ada sungai penuh dengan api
hidup, dan mereka mengelilingi rumah ini. 7. Dan di sekitarnya
ada Seraphim dan Cherubim dan Ophanim; mereka adalah yang
tidak tidur, tetapi menjaga takhta kemuliaan-Nya. 8. Dan aku
melihat malaikat yang tidak terhitung jumlahnya, seribu kali
seribu, dan sepuluh ribu kali sepuluh ribu, mengelilingi rumah
itu, dan Michael dan Rufael, Gabriel dan Fanuel, dan para
malaikat kudus yang berada di surga yang tinggi, masuk dan
keluar dari rumah itu. 9. Dan Michael dan Gabriel, Rufael dan
Fanuel, dan banyak malaikat kudus yang tidak terhitung
jumlahnya keluar dari rumah itu. 10. Dan bersama mereka Dia
Yang Lanjut Usianya, kepala-Nya putih dan bersih seperti bulu
domba, dan pakaian-Nya tidak dapat dijelaskan. 11. Dan aku
jatuh tersungkur, dan tubuhku kehilangan kekuatannya, dan
rohku berubah; dan aku menangis dengan suara nyaring,
dengan roh kekuatan, dan aku memberkati dan menghormati
dan memuliakan. 12. Dan berkat-berkat ini, yang keluar dari
mulutku, berkenan di hadapan Yang Lanjut Usianya. 13. Dan
Yang Lanjut Usianya datang dengan Michael dan Gabriel, Rufael
dan Fanuel, dan dengan ribuan dan dengan sepuluh ribu kali
seribu malaikat tidak terhitung. 14. Dan malaikat itu datang
kepadaku dan menyapaku dengan suaranya dan berkata
kepadaku, “Engkau seorang anak manusia yang lahir bagi
keadilan, dan keadilan berdiam di atasmu, dan keadilan Yang
Lanjut Usianya tidak akan meninggalkan engkau.” 15. Dan dia
berkata kepadaku, “Dia menyerukan ‘damai sejahtera’
kepadamu dalam nama dunia yang akan datang, dan
selanjutnya damai sejahtera keluar dari situ sejak penciptaan
dunia, dan demikian bagimu untuk selamanya dari kekekalan
sampai kepada kekekalan. 16. Dan bagi semua orang yang
berjalan di jalanmu (engkau, kepada siapa keadilan tidak
meninggalkan selamanya), tempat kediaman mereka akan
bersamamu, dan mereka tidak akan dipisahkan dari padamu
selamanya dari kekekalan sampai kepada kekekalan. 17. Dan
hidup yang begitu lama akan ada bersama Anak Manusia, dan
damai sejahtera akan ada bagi orang benar, dan jalan yang
lurus akan ada bagi orang benar, dalam nama TUHAN segala
Roh untuk selama-lamanya.
BAGIAN III – BENDA-BENDA PENERANG LANGIT
PASAL 72. Buku jalur peredaran benda-benda penerang langit,
bagaimana masing-masing dari mereka, untuk jenis mereka,
pemerintahan mereka, dan waktu mereka, nama-nama dan
asal mereka, dan untuk bulan mereka, yang ditunjukkan
kepadaku oleh pemimpin mereka Uriel, malaikat kudus yang
bersamaku, dan seluruh penjelasan mereka yang
ditunjukkannya kepadaku, dan bagaimana hal tersebut
berhubungan dengan tahun-tahun dunia dan untuk selamanya,
sampai ciptaan baru dibuat yang akan terus berlanjut sampai
kekal. 2. Dan ini adalah hukum pertama dari benda-benda
penerang: benda penerang matahari memiliki pendakian di
pintu gerbang langit yang di sebelah timur, dan turun di pintu
gerbang langit barat. 3. Dan aku melihat enam pintu gerbang,
dari mana matahari naik, dan enam pintu gerbang di mana
matahari turun; bulan juga terbit dan terbenam di pintu
gerbang ini, dan para pemimpin bintang dan mereka yang
dipimpinnya; enam di timur dan enam di barat, dan semua,
masing-masing satu demi satu; juga banyak jendela di sebelah
kanan dan kiri pintu gerbang ini. 4. Yang pertama muncul
benda penerang besar yang disebut matahari; dan
peredarannya seperti peredaran langit, dan dia penuh dengan
sinar api yang menala-nyala. 5. Kereta yang dia naiki didorong
oleh angin, dan matahari turun menghilang dari langit dan
kembali melalui utara untuk mencapai timur, dan dibawa
masuk melalui pintu gerbang dan menyinari permukaan langit.
6. Dan demikianlah dia datang, pada bulan pertama, di pintu
gerbang besar, dan dia datang dari pintu gerbang keempat
yang ke arah timur. 7. Dan di pintu gerbang keempat, yang dari
padanya matahari datang pada bulan pertama, ada dua belas
bukaan jendela, yang dari padanya keluar sinar ketika mereka
dibuka pada waktunya. 8. Ketika matahari terbit dari langit, dia
keluar dari pintu gerbang keempat sebanyak tiga puluh hari,
dan turun langsung ke pintu gerbang keempat di barat langit. 9.
Dan pada hari-hari itu, hari diperpanjang, dan malam hari
dipersingkat sampai tiga puluh hari. 10. Dan pada hari itu, siang
hari dua bagian lebih lama dari malam hari, siang hari persis
sepuluh bagian dan malam hari delapan bagian. 11. Dan
matahari datang dari pintu gerbang keempat dan terbenam di
pintu gerbang keempat dan kembali ke pintu gerbang kelima di
timur selama tiga puluh hari, dan terbit daripadanya dan
terbenam di pintu gerbang kelima. 12. Sejak saat itu siang hari
diperpanjang dua bagian, dan siang hari sebelas bagian, dan
malam hari dipersingkat menjadi tujuh bagian. 13. Dan
matahari kembali ke timur dan masuk ke pintu gerbang
keenam, dan terbit dan terbenam di pintu gerbang keenam,
selama tiga puluh satu hari karena tandanya. 14. Dan pada hari
itu, siang hari lebih panjang dari malam hari, dan siang hari
akan menjadi dua kali lipat malam hari, dan siang hari dua belas
bagian, dan malam hari lebih pendek menjadi enam bagian. 15.
Dan matahari terbit sehingga siang hari dipersingkat dan
malam hari diperpanjang, dan matahari kembali ke timur dan
memasuki pintu gerbang keenam dan terbit dari padanya dan
terbenam selama tiga puluh hari. 16. Dan ketika tiga puluh hari
telah selesai, siang hari berkurang tepat satu bagian, dan siang
hari sebelas bagian dan malam hari tujuh bagian. 17. Dan
matahari datang dari pintu gerbang keenam di barat dan pergi
ke timur dan terbit di pintu gerbang kelima sebanyak tiga
puluh hari dan terbenam di barat di pintu gerbang kelima lagi.
18. Pada hari itu siang hari berkurang dua bagian, dan siang
hari sepuluh bagian dan malam hari delapan bagian. 19. Dan
matahari terbit dari pintu gerbang kelima dan terbenam ke
pintu gerbang kelima di barat dan terbit di pintu gerbang
keempat, karena tandanya, tiga puluh satu hari dan terbenam
di barat. 20. Pada hari itu siang hari sama dengan malam hari
dan menjadi seimbang, dan malam hari sembilan bagian dan
siang hari sembilan bagian. 21. Dan matahari terbit dari pintu
gerbang itu dan terbenam di barat dan kembali ke timur dan
terbit dari pintu gerbang ketiga selama tiga puluh hari dan
terbenam di barat di pintu gerbang ketiga. 22. Dan pada hari itu
malam hari lebih panjang dari pagi hari selama tiga puluh hari,
dan siang hari menjadi lebih pendek sampai tiga puluh hari,
dan malam hari tepat sepuluh bagian dan siang hari delapan
bagian. 23. Dan matahari terbit dari pintu gerbang ketiga dan
terbenam di pintu gerbang ketiga di barat dan kembali ke
timur, dan matahari pergi ke pintu gerbang kedua dari timur
selama tiga puluh hari, dan dengan cara seperti itu pergi ke
pintu gerbang kedua di bagian barat langit. 24. Dan pada hari
itu malam hari adalah sebelas bagian dan siang hari tujuh
bagian. 25. Dan matahari terbit pada hari itu dari pintu gerbang
kedua dan terbenam di barat melalui pintu gerbang kedua dan
kembali ke timur ke pintu gerbang pertama selama tiga puluh
satu hari dan terbenam di barat di pintu gerbang pertama. 26.
Dan pada hari itu malam hari akan begitu lama karena menjadi
dua kali lipat dari siang hari, dan malam hari tepat persis dua
belas bagian dan siang hari enam bagian. 27. Dan dengan itu
matahari telah menyelesaikan perjalanannya, dan dia kembali
ke tempatnya dan masuk dalam pintu gerbang ini selama tiga
puluh hari; dia terbit dan kemudian terbenam di barat. 28. Dan
pada hari itu malam berkurang panjang satu bagian, menjadi
sebelas bagian dan siang hari tujuh bagian. 29. Dan matahari
kembali dan masuk ke pintu gerbang kedua dari timur dan
kembali ke peredarannya selama tiga puluh hari, terbit dan
terbenam. 30. Dan pada hari itu malam berkurang panjangnya,
dan malam hari adalah sepuluh bagian dan siang hari delapan
bagian. 31. Dan pada hari itu matahari terbit dari pintu gerbang
kedua dan terbenam di barat dan kembali ke timur dan terbit
di pintu gerbang ketiga selama tiga puluh satu hari dan
terbenam di bagian barat langit. 32. Dan pada hari itu malam
dipersingkat menjadi sembilan bagian, dan siang hari sembilan
bagian, dan malam hari sama dengan siang hari, dan satu tahun
memiliki tepat tiga ratus enam puluh empat hari. 33.
Panjangnya siang hari dan malam hari, dan pendeknya siang
hari dan malam hari—oleh karena peredaran dari matahari
mereka dibedakan. 34. Oleh sebab itu perjalanan siang hari
menjadi lebih panjang dan perjalanan malam menjadi lebih
pendek. 35. Dan ini adalah hukum dan peredaran matahari dan
terbenamnya ketika dia kembali; enam puluh kali dia kembali
dan terbit, ini adalah, benda penerang besar yang abadi yang
disebut matahari, untuk selamanya. 36. Dan yang terbit ini
adalah benda penerang yang besar, dia disebut karena
penampilannya, sesuai perintah Tuhan. 37. Dan dengan
demikian dia terbit dan terbenam, dan tidak meredup, dan
tidak beristirahat, tapi berjalan siang dan malam dalam
keretanya, dan terangnya bersinar tujuh kali lebih kuat
daripada bulan; tapi mengenai ukurannya mereka berdua
adalah sama.
PASAL 73. Selain hukum ini aku melihat hukum lain yang
mengatur benda penerang yang lebih kecil, yang namanya
bulan. 2. Dan lintasannya seperti lintasan langit, dan kereta
yang dinaikinya didorong oleh angin, dan suatu ukuran cahaya
diberikan kepadanya. 3. Setiap bulan waktu terbit dan
terbenamnya berubah; hari-harinya seperti hari-hari matahari,
dan ketika cahayanya penuh, cahayanya adalah sepertujuh
bagian dari cahaya matahari. 4. Dan dengan demikian dia terbit.
Dan awal terbitnya di timur datang pada hari ketiga puluh, dan
pada hari itu dia menjadi terlihat dan bagimu itu adalah awal
bulan, di hari ketiga puluh, bersama-sama dengan matahari di
pintu gerbang mana matahari terbit. 5. Dan yang setengah lebih
menonjol tujuh bagian, dan seluruh permukaannya kosong, dan
tidak ada cahaya dengan pengecualian sepertujuh bagian dari
empat belas bagian cahaya. 6. Dan pada hari itu ketika dia
mengambil tujuh bagian dan setengah cahayanya, cahayanya
berisi sepertujuh dan sepertujuh bagian dan setengah dari itu.
Dia terbenam besama dengan matahari. 7. Dan ketika matahari
terbit, bulan juga terbit bersamanya dan mengambil setengah
bagian cahaya, dan pada malam itu pada awal paginya pada
hari pertama, bulan terbenam bersama dengan matahari, dan
akan gelap di malam itu, dengan ketujuh dan ketujuh bagian
dan setengahnya. 8. Dan dia akan terbit pada hari itu dengan
tepat tujuh bagian, dan akan keluar dan menjadi lebih kecil dari
terbitnya matahari dan akan bersinar pada sisa hari-harinya,
dengan ketujuh dan ketujuh bagian.
PASAL 74. Dan aku melihat suatu jalur peredaran dan hukum
lain baginya, peredaran bulanannya menurut hukum itu. 2. Dan
Uriel, malaikat kudus, yang merupakan pemimpin dari mereka
semua, menunjukkan aku segala sesuatu, dan aku menuliskan
semua posisi mereka sebagaimana dia tunjukkan kepadaku,
dan aku menuliskan bulan sebagaimana mereka ada dan
penampakan cahaya mereka sampai lima belas hari selesai. 3.
Dan dalam tujuh bagian tunggal dia menyelesaikan semua
cahayanya di timur, dan dalam tujuh bagian tunggal dia
menyelesaikan semua kegelapannya di barat. 4. Dan dalam
bulan-bulan tertentu dia mengubah terbenamnya, dan dalam
bulan-bulan tertentu dia menjalankan peredarannya yang
berbeda. 5. Dan dalam dua bulan, dia terbenam bersama
dengan matahari, di dua pintu gerbang yang di tengah, di pintu
gerbang ketiga dan keempat. 6. Dia muncul tujuh hari, dan
berputar dan kembali lagi melalui pintu gerbang di mana
matahari terbit; dan dia menyelesaikan semua cahayanya dan
surut dari matahari; dan masuk pada hari kedelapan melalui
pintu gerbang keenam, yang daripadanya matahari terbit. 7.
Dan ketika matahari keluar dari pintu gerbang keempat, bulan
keluar selama tujuh hari, sehingga dia keluar dari pintu
gerbang kelima, dan kembali lagi dalam tujuh hari ke pintu
gerbang keempat dan menyelesaikan semua cahayanya, dan
surut dan memasuki pintu gerbang pertama dalam delapan
hari. 8. Dan bulan kembali lagi dalam tujuh hari ke pintu
gerbang keempat, dari mana matahari terbit. 9. Jadi aku
melihat tempat mereka, matahari terbit dan terbenam menurut
urutan bulan mereka. 10. Dan pada hari-hari itu, jika lima tahun
dijadikan satu, matahari memiliki tiga puluh hari kelebihan; dan
jumlah hari-hari yang menjadi miliknya untuk satu tahun,
ketika mereka penuh, adalah tiga ratus enam puluh empat hari.
11. Dan kelebihan dari matahari dan bintang-bintang adalah
enam hari; selama lima tahun, masing-masing enam hari,
jumlahnya tiga puluh hari, dan bulan tertinggal dari matahari
dan bintang-bintang sejumlah tiga puluh hari. 12. Dan bulan
menjalankan tahun-tahun itu dengan tepat, sehingga tempat
kedudukan mereka tidak mendahului atau terlambat satu hari
pun, tapi dia mengubah tahun dengan keadilan yang tepat
dalam tiga ratus enam puluh empat hari. 13. Tiga tahun
memiliki seribu sembilan puluh dua hari; dan lima tahun, seribu
delapan ratus dua puluh hari; sehingga akan ada dalam delapan
tahun dua ribu sembilan ratus dua belas hari. 14. Hanya untuk
bulan saja, selama tiga tahun memiliki seribu enam puluh dua
hari, dan selama lima tahun dia tertinggal lima puluh hari, yaitu
terhadap jumlah ini ditambahkan enam puluh dua hari. 15. Dan
dengan demikian dalam lima tahun akan ada seribu tujuh ratus
tujuh puluh hari, sehingga hari-hari bulan selama delapan
tahun akan menjadi dua ribu delapan ratus tiga puluh dua hari.
16. Baginya keterlambatannya dalam delapan tahun adalah
delapan puluh hari, dan semua hari dia tertinggal di belakang
dalam delapan tahun adalah delapan puluh hari. 17. Dan tahun
ini diselesaikan dengan adil, sesuai dengan kedudukan mereka
dan kedudukan matahari, terbit melalui pintu gerbang mereka,
dari mana mereka terbit dan terbenam selama tiga puluh hari.
PASAL 75. Dan pemimpin dari para kepala seribu, yang
berkuasa atas seluruh ciptaan dan atas semua bintang, juga
empat hari kabisat, yang tidak dapat dipisahkan dari tempat
mereka, menurut seluruh perhitungan tahun, dan mereka
melayani empat hari yang tidak dihitung dalam perhitungan
satu tahun. 2. Dan karenanya, manusia membuat kesalahan di
dalamnya, karena benda-benda penerang ini benar-benar
melayani di tempat kedudukannya di bumi, satu di pintu
gerbang pertama dan satu di pintu gerbang ketiga dan satu di
pintu gerbang keempat dan satu di pintu gerbang keenam; dan
keselarasan jalur di dunia ini terjadi oleh tiga ratus enam
puluh empat tempat kedudukan yang terpisah. 3. Untuk tanda-
tanda dan masa-masa dan tahun-tahun dan hari-hari, ini
ditunjukkan kepadaku oleh malaikat Uriel, dia yang
ditempatkan Tuhan Yang Mulia yang Kekal di atas semua
benda-benda penerang langit di langit dan di dunia, bahwa
mereka harus memerintah pada permukaan langit, dan dapat
dilihat di bumi, dan menjadi pemimpin bagi siang hari dan
malam hari, yaitu matahari dan bulan dan bintang-bintang dan
semua makhluk yang melayani, yang menjaga jalur mereka di
dalam semua kereta surga. 4. Malaikat Uriel menunjukkan juga
dua belas bukaan pintu pada jalur peredaran kereta matahari
yang daripadanya sinar matahari keluar; dan dari mereka
datang kehangatan di atas bumi, saat mereka terbuka pada
waktu yang ditetapkan bagi mereka. 5. Ada juga beberapa bagi
angin dan roh embun, ketika mereka terbuka pada waktunya,
berdiri terbuka di ujung langit. 6. Dua belas pintu aku lihat di
langit, di ujung bumi, daripadanya keluar matahari dan bulan
dan bintang-bintang dan semua pekerjaan surga, dari timur
dan dari barat. 7. Dan ada banyak bukaan jendela di sebelah
kiri dan kanannya, satu jendela pada waktunya menghasilkan
kehangatan, sama seperti pintu gerbang yang daripadanya
bintang-bintang muncul seperti yang telah Dia perintahkan,
dan terbenam sesuai jumlahnya. 8. Dan aku melihat kereta di
surga, berjalan di dunia, di atas dan di bawah pintu gerbang ini,
di mana bintang-bintang yang tidak pernah terbenam berputar.
9. Salah satu lebih besar dari semuanya, dan jalurnya berputar
melalui seluruh dunia.
PASAL 76. Dan di ujung bumi aku melihat dua belas pintu
gerbang angin dibuka, dari padanya angin datang dan bertiup
di atas bumi. 2. Tiga dari padanya terbuka di sebelah timur
[yaitu timur] langit, dan tiga di sebelah barat, dan tiga di
sebelah kanan [yaitu selatan] langit, dan tiga di sebelah kiri
[yaitu utara]. 3. Dan tiga pintu gerbang pertama itu
menghadap ke arah timur, dan tiga ke arah utara, dan tiga di
belakang mereka yang di sebelah kiri, ke arah selatan, dan tiga
di sebelah barat. 4. Melalui empat pintu gerbang ini datang
angin berkat dan damai, dan melalui delapan pintu gerbang
datang angin celaka: ketika mereka dikirimkan, mereka
membawa kehancuran ke seluruh bumi dan ke atas air dan
kepada semua orang yang diam di atasnya dan untuk segala
sesuatu yang ada di air dan di darat. 5. Dan angin pertama dari
pintu gerbang ini, yang disebut timur, datang keluar dari pintu
gerbang pertama yang ke arah timur, condong ke arah selatan;
keluar daripadanya kehancuran, kekeringan dan panas dan
kematian. 6. Dan melalui pintu gerbang tengah kedua, keluar
segala hal yang baik; keluar hujan dan kesuburan dan damai
dan embun. Dan melalui pintu gerbang ketiga, yang ke arah
utara, keluar dingin dan kering. 7. Dan setelah ini, angin yang
menuju selatan keluar melalui tiga pintu gerbang; pertama,
melalui pintu gerbang pertama, yang condong ke arah timur,
keluar angin panas. 8. Dan melalui pintu gerbang tengah, yang
di sampingnya, keluar wewangian yang harum dan embun dan
hujan dan damai dan kehidupan. 9. Dan melalui pintu gerbang
ketiga, yang ke arah barat, keluar embun dan hujan dan
belalang dan kehancuran. 10. Dan setelah ini, angin utara dari
pintu gerbang ketujuh, yang ke arah timur, condong ke selatan,
keluar embun dan hujan, belalang dan kehancuran. 11. Dan dari
pintu gerbang tengah, keluar hujan dan embun dan kehidupan
dan damai, dan melalui pintu gerbang ketiga, yang ke arah
barat, condong ke arah utara, keluar kabut dan embun es dan
salju dan hujan dan embun dan belalang. 12. Dan setelah ini,
angin yang ke arah barat: melalui pintu gerbang pertama, yang
condong ke arah utara, keluar embun dan hujan dan belalang
dan dingin dan salju dan es. 13. Dan dari pintu gerbang tengah,
keluar embun dan hujan, damai dan berkat, dan melalui pintu
gerbang terakhir, yang ke arah selatan, keluar kekeringan dan
kerusakan, kebakaran dan kematian. 14. Dengan demikian dua
belas pintu gerbang dari empat arah surga telah lengkap, dan
semua hukum dan semua kehancuran mereka dan kebaikan
mereka telah aku tunjukkan kepadamu, anakku, Metusalah.
PASAL 77. Mereka menyebut angin pertama timur, karena itu
adalah pertama, dan mereka menyebut yang kedua selatan
karena Yang Maha Tinggi turun di sana, dan yang terutama
adalah, Dia Yang Diberkati Selamanya, turun di sana. 2. Dan
nama angin barat adalah menyusut, karena di sanalah benda-
benda penerang langit menyusut dan turun. 3. Dan angin
keempat, disebut utara, dibagi menjadi tiga bagian, salah
satunya untuk tempat tinggal manusia, yang kedua untuk air
lautan dan lembah-lembah dan hutan dan sungai dan untuk
kegelapan dan untuk kabut; dan bagian ketiga untuk taman
keadilan. 4. Aku melihat tujuh gunung tinggi, yang lebih tinggi
dari semua gunung yang ada di bumi, dan dari mereka keluar
embun es; dan hari-hari dan waktu-waktu dan tahun-tahun
selesai dan berlalu. 5. Aku melihat tujuh sungai di bumi, lebih
besar dari semua sungai; salah satu dari padanya datang dari
barat mengalirkan airnya ke laut besar. 6. Dan dua dari mereka
datang dari utara ke laut, dan mengalirkan airnya ke laut
Erythræan di timur. 7. Tapi empat lainnya berasal dari sisi
utara kemudian ke laut, dua dari mereka ke laut Erythræan,
dan dua mengalirkan airnya ke laut besar; yang menurut
beberapa orang, mengalir ke padang gurun. 8. Aku melihat
tujuh pulau besar di laut dan di darat: dua di darat dan lima di
laut besar.
PASAL 78. Nama-nama matahari adalah: pertama Orjârês,
kedua Tômâs. 2. Dan bulan memiliki empat nama: pertama
Asônjâ, kedua Eblâ, ketiga Benâsê, keempat Êrâe. 3. Mereka
adalah dua benda penerang besar; peredaran mereka seperti
peredaran langit, dan ukuran keduanya sama. 4. Dan di
peredaran matahari ada sepertujuh bagian cahaya yang
diberikan sebagian kepada bulan, dan menurut suatu ukuran,
itu ditambahkan sampai bagian ketujuh dari matahari berakhir.
5. Dan mereka terbenam dan masuk ke pintu gerbang barat, dan
pergi memutar melalui utara, dan keluar dari pintu gerbang
timur ke permukaan langit. 6. Dan ketika bulan terbit, dia
terlihat di langit, padanya ada setengah dari bagian ketujuh dari
cahaya, dan dalam empat belas hari cahayanya berakhir. 7. Juga
tiga kali, lima porsi cahaya diletakkan kepadanya, sehingga
pada hari kelima belas cahayanya berakhir, sesuai dengan
tanda dari tahun, dan itu menjadi tiga kali sebanyak lima
bagian, dan bulan menjadi ada dengan setengah dari bagian
ketujuh. 8. Dan dalam penyusutannya, pada hari pertama dia
menyusut hingga empat belas bagian cahaya, dan hari kedua
dia menyusut ketiga belas bagian, dan hari ketiga dia menyusut
kedua belas bagian, dan hari keempat dia menyusut kesebelas
bagian, dan hari kelima dia menyusut kesepuluh bagian, dan
hari keenam dia menyusut kesembilan bagian, dan hari ketujuh
dia menyusut kedelapan bagian, dan hari kedelapan dia
menyusut ketujuh bagian, dan hari kesembilan dia menyusut
keenam bagian, dan hari kesepuluh dia menyusut kelima
bagian, dan hari kesebelas dia menyusut keempat bagian, dan
hari kedua belas dia menyusut ketiga bagian, dan hari ketiga
belas dia menyusut kedua bagian, dan hari keempat belas dia
menyusut hingga setengah dari bagian ketujuh, dan cahayanya
yang tersisa di seluruh permukaannya menghilang sama sekali
pada hari kelima belas. 9. Dan pada bulan-bulan tertentu, bulan
memiliki dua puluh sembilan hari, dan satu kali dua puluh
delapan hari. 10. Dan Uriel menunjukkan hukum lain, ketika
cahaya ditambahkan kepada bulan, dan dari sisi matahari
sebelah mana itu ditambahkan. 11. Selama waktu dimana bulan
terus meningkatkan cahayanya berlawanan dengan matahari,
sampai pada hari keempat belas cahayanya penuh genap di
langit; dan ketika dia bersinar penuh, cahayanya utuh di langit.
12. Dan pada hari pertama dia disebut bulan baru, karena pada
hari itu cahaya dimunculkan padanya. 13. Dan dia selesai
seluruhnya pada hari matahari terbenam di barat dan ketika di
malam hari dia naik dari timur dan bersinar sepanjang malam
sampai matahari terbit berlawanan arahnya dan bulan terlihat
berlawanan dengan matahari. 14. Dari sisi dimana cahaya
bulan datang, di situ cahayanya menyusut sampai semuanya
menghilang, dan hari-hari bulan selesai, dan jalur
peredarannya kosong tanpa cahaya. 15. Dan untuk tiga bulan,
pada waktunya, dia membuat tiga puluh hari, dan untuk tiga
bulan, pada waktunya, dia membuat dua puluh sembilan hari,
di mana dia mengalami penyusutannya, dalam waktu yang
pertama dan di pintu gerbang pertama untuk seratus tujuh
puluh tujuh hari. 16. Dan dalam waktu terbitnya, selama tiga
bulan, dia terlihat setiap kali tiga puluh hari, dan selama tiga
bulan, setiap kali dua puluh sembilan hari. 17. Pada malam
hari, dia muncul setiap kali seperti manusia sebanyak dua
puluh kali, dan pada siang hari seperti langit, karena tidak ada
apapun pada dirinya kecuali cahayanya.
PASAL 79. Dan sekarang, anakku Metusalah, telah aku
tunjukkan segala hal, dan seluruh hukum bintang telah lengkap.
2. Dan dia menunjukkan kepadaku semua hukum mereka untuk
setiap hari dan setiap waktu dan setiap pemerintah dan untuk
setiap tahun, dan waktu kemunculannya, sesuai dengan
waktunya di setiap bulan dan setiap minggu; 3. dan penyusutan
bulan, yang terjadi di pintu gerbang keenam, karena di pintu
gerbang keenam cahayanya berakhir, dan mulai saat itu awal
bulan baru; 4. juga penyusutan yang terjadi di pintu gerbang
pertama, pada waktunya, sampai seratus tujuh puluh tujuh hari
selesai; dalam hukum mingguan, dua puluh lima minggu dan
dua hari; 5. dan bagaimana dia lebih lambat di belakang
matahari dan sesuai dengan hukum bintang-bintang, tepat lima
hari dalam satu waktu; ketika jalur yang telah engkau lihat ini
selesai. 6. Ini adalah gambaran dan lukisan dari tiap benda
penerang, yang ditunjukkan kepadaku oleh malaikat besar
Uriel, pemimpin mereka.
PASAL 80. Dan pada waktu itu, Uriel menjawab dan berkata
kepadaku, “Lihatlah, aku telah menunjukkan kepadamu segala
hal, O Henokh, dan telah mengungkapkan kepadamu bahwa
kamu akan melihat matahari dan bulan ini, dan mereka yang
memimpin bintang di langit dan peredaran mereka, tugas
mereka dan waktu mereka dan keberangkatan mereka. 2. Dan
pada hari-hari orang berdosa, tahun-tahun akan dipersingkat,
dan benih mereka akan lambat di tanah mereka dan padang
rumput mereka, dan segala sesuatu di bumi akan berubah dan
tidak akan muncul pada waktunya; hujan akan ditahan, dan
langit akan menahannya. 3. Dan pada waktu-waktu itu, buah-
buahan di bumi akan terlambat dan tidak akan tumbuh pada
waktunya; dan buah dari pohon akan ditahan pada waktunya.
4. Dan bulan akan mengubah urutannya dan tidak akan muncul
pada waktunya. 5. Dan pada hari-hari itu akan terlihat di langit
bahwa kekeringan besar akan datang dari kereta terluar di
barat; dan dia akan bersinar lebih terang dari biasanya
menurut aturan cahaya. 6. Dan banyak pemimpin dari bintang-
bintang yang memerintah, akan belaku sesat, dan mereka akan
mengubah jalur dan tugas mereka, dan mereka tidak akan
muncul pada waktunya. 7. Dan seluruh hukum bintang akan
tertutup bagi orang-orang berdosa, dan pikiran mereka yang
diam di bumi akan menjadi sesat karena mereka, dan mereka
akan berbalik dari semua caranya, dan akan berlaku sesat dan
menganggap mereka dewa-dewa. 8. Dan kejahatan akan
meningkat atas mereka, dan hukuman akan menimpa mereka
untuk menghancurkan mereka semua.”
PASAL 81. Dan dia berkata kepadaku, “O Henokh,
renungkanlah tulisan pada lembaran-lembaran kitab surga,
dan bacalah apa yang ada tertulis di atasnya, dan pelajarilah
masing-masing.” 2. Dan aku merenungkan segala sesuatu di
lembaran kitab surga ini, dan membaca segala sesuatu yang
tertulis, dan mempelajari segala sesuatu dan membaca buku
dan segala sesuatu yang tertulis di dalamnya, semua perbuatan
manusia dan semua anak-anak manusia yang akan ada di bumi
untuk semua generasi kekekalan. 3. Dan segera aku
memberkati Tuhan dan Raja Kemuliaan yang Kekal, karena Dia
telah membuat segala hal di bumi, dan aku memberkati Tuhan
karena kesabaran-Nya, dan memberkati-Nya karena anak-anak
dunia. 4. Dan pada saat itu aku berkata, “Berbahagialah
manusia yang mati sebagai orang benar dan orang baik, karena
baginya tidak ada buku kejahatan yang ditulis, dan kepadanya
tidak ada kesalahan yang ditemukan.” 5. Dan ketiga orang
kudus itu membawa aku dan menempatkan aku di bumi di
depan pintu rumahku dan berkata kepadaku, “Beritahukanlah
segala sesuatunya kepada anakmu Metusalah, dan tunjukkan
kepada semua anak-anakmu, bahwa tidak ada manusia yang
benar di hadapan TUHAN, karena Dia yang telah menciptakan
mereka. 6. Satu tahun kami akan meninggalkan engkau dengan
anak-anakmu, sampai engkau mendapatkan kekuatanmu
kembali, supaya engkau mengajar anak-anakmu dan
menuliskan semuanya ini bagi mereka, dan dapat bersaksi di
depan mereka semua, anak-anakmu; dan pada tahun kedua,
kami akan mengangkat engkau dari tengah-tengah mereka. 7.
Biarkan hatimu menjadi kuat, untuk kebaikan, beritahukanlah
keadilan untuk kebaikan, orang benar akan bersukacita dengan
orang benar dan akan saling mengucapkan selamat. 8. Tapi
orang berdosa akan mati bersama dengan orang berdosa, dan
pemberontak akan tenggelam bersama dengan pemberontak. 9.
Dan orang-orang yang melakukan keadilan akan mati karena
perbuatan manusia, dan akan dikumpulkan oleh karena
perbuatan orang fasik.” 10. Dan hari-hari itu mereka selesai
bercakap-cakap dengan aku, dan aku pergi kepada kaum
keluargaku dan memberkati TUHAN seluruh dunia.
PASAL 82. Dan sekarang anakku, Metusalah, semua hal ini aku
ceritakan kepadamu dan tuliskan bagimu, dan aku telah
mengungkapkan kepadamu segala sesuatu, dan telah
memberikan kepadamu buku-buku mengenai ini semua:
peliharalah, anakku, Metusalah, buku-buku dari tangan
ayahmu, dan berikanlah itu kepada generasi dunia. 2.
Kebijaksanaan telah aku berikan kepadamu dan anak-anakmu
dan mereka yang akan menjadi anak-anakmu, supaya mereka
memberikannya kepada anak-anak mereka, bagi semua
generasi sampai kekekalan, yaitu kebijaksanaan yang ada di
atas pemikiran mereka. 3. Dan mereka yang memahaminya
tidak akan tertidur, tetapi akan mendengar dengan telinga
mereka, supaya mereka dapat belajar kebijaksanaan ini, dan itu
akan memuaskan mereka yang makan dari padanya lebih
daripada makanan yang nikmat. 4. Berbahagialah semua orang
benar, berbahagialah semua orang yang berjalan di jalan
keadilan dan tidak berbuat dosa seperti orang-orang berdosa,
dalam hitungan hari-hari mereka, di mana matahari melintasi
langit, terbit dan terbenam dari pintu-pintu gerbang, setiap kali
tiga puluh kali, bersama-sama dengan para kepala seribu dari
rangkaian bintang-bintang, bersama-sama dengan empat yang
ditambahkan dan memisahkan empat bagian dari tahun, yang
mereka pimpin dan masuk bersama mereka empat hari. 5. Dan
karena mereka, manusia akan melakukan kesalahan, dan tidak
akan menghitungnya dalam perhitungan dari seluruh dunia;
manusia akan melakukan kekeliruan dan tidak akan
mengetahuinya dengan tepat. 6. Karena mereka milik
perhitungan tahun dan ditandai dengan tepat selamanya, satu
di pintu gerbang pertama dan satu di pintu gerbang ketiga dan
satu di pintu gerbang keempat dan satu di pintu gerbang
keenam, dan tahun ini selesai dalam tiga ratus enam puluh
empat hari. 7. Dan perhitungan itu benar dan ditandai dengan
tepat; untuk benda-benda penerang dan bulan dan perayaan
dan tahun telah ditunjukkan dan diberikan kepadaku oleh
Uriel, kepada siapa Tuhan pencipta segalanya telah
memberikan perintah, bagi aku, dari bintang-bintang di langit.
8. Dan dia memiliki kekuasaan atas siang dan malam di langit,
supaya dia dapat menunjukkan cahaya atas manusia; matahari
dan bulan dan bintang-bintang dan semua kekuasaan surga
yang bergerak pada jalur peredaran mereka. 9. Dan ini adalah
hukum bintang-bintang yang ditetapkan pada tempat mereka
dan pada waktu mereka dan dalam perayaan mereka dan
dalam bulan-bulan mereka. 10. Dan ini adalah nama-nama
para pemimpin mereka, yang mengawasi ketika mereka
masuk dalam waktu mereka dan dalam urutan mereka dan
dalam kesempatan mereka dan dalam bulan-bulan dan dalam
kekuatan mereka dan dalam posisi mereka. 11. Keempat
pemimpin mereka yang membagi tahun menjadi empat bagian
masuk pertama; setelah mereka, dua belas pemimpin dari
rangkaian, yang membagi bulan dan tahun menjadi tiga ratus
enam puluh empat hari, bersama-sama dengan para kepala
seribu yang membagi hari-hari; selama empat hari kabisat ini,
mereka adalah para pemimpin yang memisahkan empat
bagian dari tahun. 12. Dan dari para kepala seribu, satu
ditempatkan di antara pemimpin dan yang dipimpin, di
belakang posisi, tetapi pemimpin mereka yang membagi. 13.
Dan ini adalah nama-nama para pemimpin yang memisahkan
empat bagian dari tahun yang ditetapkan: Melkeêl dan
Helemmêlêch, dan Mêlêjal dan Nârêl. 14. Dan nama-nama
mereka yang dipimpinnya: Adnârêl dan Ijasusâêl dan Ijelumîêl,
tiga ini mengikuti pemimpin mereka, dan yang lainnya
mengikuti tiga pemimpin ini, yang mengikuti para pemimpin
ini yang memisahkan empat bagian dari tahun. 15. Dalam
permulaan tahun, Melkejâl tampil pertama dan memerintah,
dia yang disebut Tamaânî dan matahari, dan semua hari-hari
pemerintahannya adalah sembilan puluh satu hari. 16. Dan ini
adalah tanda-tanda hari yang terlihat di bumi pada masa
pemerintahannya: keringat dan panas dan kecemasan, dan
semua pohon menghasilkan buah, dan dedaunan muncul di
semua pohon, dan panen gandum, dan bunga mawar mekar,
dan semua bunga mekar di ladang, tapi pohon-pohon musim
dingin menjadi layu. 17. Dan ini adalah nama-nama para
pemimpin yang berada di bawah mereka: Berkeêl, Zalbesâêl,
dan satu lainnya yang ditambahkan, kepala seribu, disebut
Hêlojâsêph; dan berakhirlah hari-hari kekuasaannya. 18.
Pemimpin lain, yang muncul setelah mereka, adalah
Helemmêlêk, yang mereka sebut matahari bersinar, dan semua
hari-hari terangnya ada sembilan puluh satu hari. 19. Dan ini
adalah tanda-tanda hari di bumi: panas yang membakar,
kekeringan, dan pohon-pohon menjadikan buah-buahan
mereka menjadi matang, dan domba-domba berpasangan dan
mengandung; dan semua buah-buahan di bumi dikumpulkan,
juga segala sesuatu yang ada di ladang; dan pembuatan anggur;
ini terjadi pada hari-hari kekuasaannya. 20. Inilah nama dan
pemerintah dan pemimpin bawahan kepala seribu: Gêdâêl dan
Kêêl dan Hêêl, dan nama kepala seribu, yang ditambahkan
kepada mereka, Asfâêl; dan selesailah hari-hari kekuasaannya.
BAGIAN IV – KITAB PENGLIHATAN MIMPI
PASAL 83. Dan sekarang, anakku Metusalah, aku akan
menunjukkan kepadamu semua penglihatan yang aku lihat, aku
akan menceritakannya kepadamu. 2. Dua penglihatan aku lihat
sebelum aku mengambil seorang istri, yang satu tidak sama
dengan yang lain; pertama kalinya, ketika aku sedang belajar
menulis, kedua kalinya, sebelum aku mengambil ibumu, aku
melihat penglihatan yang mengerikan; dan olehnya, aku
memohon kepada Tuhan. 3. Saat aku sedang berbaring di
rumah Malâlêl, kakekku, aku melihat penglihatan bahwa langit
diturunkan dan menghilang dan jatuh ke bumi. 4. Dan selagi
jatuh ke bumi, aku melihat bahwa bumi ditelan dalam jurang
besar, dan gunung-gunung menggantung satu sama lain, dan
bukit-bukit runtuh pada bukit-bukit, dan pohon-pohon tinggi
tumbang dari akarnya, dan terlempar jatuh dan tenggelam ke
dalam jurang yang dalam. 5. Dan karena hal-hal ini suatu kata-
kata turun ke dalam mulutku, dan aku mulai menangis dan
berkata, “Bumi hancur!” 6. Dan Malâlêl, kakekku,
membangunkan aku, karena aku tergeletak di dekatnya, dan
berkata kepadaku, “Mengapa engkau menangis, anakku, dan
mengapa engkau meratap seperti itu?” 7. Dan aku
menceritakan kepadanya semua penglihatan yang telah aku
lihat, dan dia berkata kepadaku, “Engkau telah melihat suatu
hal, anakku, dan semua penglihatan mimpimu menyangkut
rahasia segala dosa di bumi, itu akan turun ke dalam jurang
yang dalam dan dihancurkan sama sekali. 8. Dan sekarang,
anakku, bangkit dan ajukan permohonan kepada Tuhan Yang
Mulia—karena engkau orang percaya—agar suatu sisa boleh
tetap ada di bumi dan seluruh bumi tidak dihancurkan. 9.
Anakku, dari surga semua ini akan datang ke bumi, dan di atas
bumi akan ada kehancuran besar.” 10. Setelah itu aku bangkit
dan berdoa dan memohon, dan menuliskan doaku bagi
generasi-generasi di dunia, dan aku akan menunjukkan
kepadamu segala sesuatu, anakku, Metusalah. 11. Dan saat aku
pergi keluar ke bawah, dan menatap langit dan matahari terbit
di timur, dan bulan turun di barat, dan beberapa bintang, dan
segala sesuatu seperti yang telah diketahui sejak awal, aku
memberkati Tuhan Penghakiman, dan kepada-Nya aku
memberikan pengagungan, karena Dia membuat matahari
keluar dari jendela timur, supaya dia naik dan terbit di
permukaan langit, dan bergerak naik ke atas, dan pergi melalui
jalan yang ditunjukkan kepadanya.
PASAL 84. Dan aku mengangkat tanganku dalam kebenaran,
dan memberkati Yang Kudus dan Besar, dan aku berbicara
dengan nafas mulutku dan dengan lidahku, yang dibuat Allah
bagi anak-anak manusia, supaya mereka dapat berbicara
dengan itu, dan memberi mereka nafas dan lidah dan mulut,
supaya mereka dapat berbicara dengannya, 2. “Terpujilah
Engkau, ya Tuhan, Raja yang besar dan kuat dalam kebesaran-
Mu, Tuhan seluruh ciptaan di surga, Raja segala raja, dan
Tuhan dari seluruh dunia, ke-Allah-an-Mu dan kerajaan-Mu
dan kebesaran-Mu akan tetap dalam kekekalan, dan untuk
selamanya, dan kekuasaan-Mu atas semua generasi, dan
semua langit adalah takhta-Mu dalam kekekalan, dan seluruh
bumi adalah tumpuan kaki-Mu dalam kekekalan dan sampai
kekekalan. 3. Karena Engkau telah menjadikan dan mengatur
segala sesuatu, dan tidak ada hal yang terlalu sulit bagi-Mu, dan
tidak ada hikmat yang meninggalkan Engkau; hikmat tidak
berpaling dari tahtanya, tahta-Mu, dan tidak dari wajah-Mu, dan
Engkau mengetahui dan melihat dan mendengar segala sesuatu,
dan tidak ada sesuatu yang tersembunyi dari hadapan-Mu,
karena Engkau melihat segala sesuatu. 4. Dan sekarang para
malaikat dari surga-Mu melakukan dosa, dan murka-Mu turun
atas anak-anak manusia sampai hari penghakiman besar. 5. Dan
sekarang, Allah dan Tuhan dan Raja Yang Besar, aku memohon
dan meminta agar Engkau mengokohkan doaku bagiku, supaya
tetap ada bagiku suatu keturunan di bumi, dan agar Engkau
tidak memusnahkan semua manusia, dan tidak membuat kosong
seluruh bumi, dan jangan ada kehancuran yang kekal. 6. Dan
sekarang, Tuhanku, musnahkanlah dari bumi semua anak-anak
daging yang telah membangkitkan amarah-Mu, tetapi manusia
yang adil dan jujur, jadikanlah sebagai tanaman dari benih yang
kekal, dan janganlah menyembunyikan wajah-Mu dari doa
hamba-Mu, ya Tuhan!”
PASAL 85. Dan setelah ini aku melihat mimpi yang lain, dan aku
akan menunjukkan kepadamu semuanya, anakku. 2. Dan
Henokh mulai berkata-kata kepada anaknya, Metusalah,
“Kepadamu, anakku, aku akan berbicara; dengarkanlah kata-
kataku, dan sendengkanlah telinga-Mu kepada penglihatan
mimpi ayahmu. 3. Sebelum aku mengambil ibumu Ednâ, aku
melihat dalam sebuah penglihatan di tempat pembaringanku,
dan lihatlah, seekor lembu jantan keluar dari bumi, dan lembu
jantan ini berwarna putih, dan setelah dia datanglah seekor
sapi betina dari jenis yang sama, dan bersama-sama dengan
yang satu ini, lahirlah lembu-lembu lainnya, salah satunya
hitam dan yang lainnya merah. 4. Dan yang hitam menanduk
yang merah, dan mengejarnya ke seluruh bumi, dan kemudian
aku tidak bisa lagi melihat yang merah. 5. Dan yang hitam itu
bertambah besar, dan seekor sapi betina datang kepadanya,
dan aku melihat banyak ternak keluar dari mereka, serupa
dengan mereka dan mengikutinya. 6. Dan sapi betina itu, yang
pertama, pergi dari lembu jantan yang pertama, mencari yang
merah itu, tetapi tidak menemukannya, dan kemudian
menangis keras-keras. 7. Dan aku melihat lembu jantan yang
pertama itu datang kepadanya dan menenangkan dia; dan dia
tidak lagi menangis keras-keras. 8. Setelah itu dia melahirkan
lembu jantan putih lainnya, dan dia melahirkan banyak lembu
jantan dan sapi betina hitam. 9. Dan aku melihat dalam tidurku,
lembu jantan putih itu bertumbuh menjadi besar, dan dari
padanya keluar banyak lembu jantan putih, dan mereka mirip
dengannya. 10. Dan mereka mulai melahirkan banyak lembu
jantan putih, yang menyerupai mereka, yang satu mengikuti
yang lain.
PASAL 86. Dan aku melihat dengan mataku, sementara aku
sedang tidur, aku melihat ke langit, dan lihatlah, sebuah
bintang jatuh dari langit, dan dia bangkit dan makan dan
merumput diantara lembu-lembu jantan itu. 2. Setelah itu aku
melihat lembu jantan hitam yang besar, dan lihatlah, semua
berganti kandang dan padang rumput dan anak-anak mereka,
dan mulai meratap satu dengan yang lain. 3. Lagi aku melihat
dalam penglihatan, aku memandang ke langit, dan lihatlah, aku
melihat banyak bintang; dan mereka jatuh dari langit, dan
dilemparkan dari surga ke dekat bintang yang pertama,
diantara kawanan lembu jantan dan anak-anaknya; mereka ada
disana bersama-sama, merumput di antara mereka. 4. Dan aku
melihat mereka, dan lihatlah, mereka semuanya mengeluarkan
alat kelamin mereka, seperti kuda, dan mulai mengawini sapi-
sapi betina itu; dan mereka semuanya mengandung, dan
melahirkan gajah-gajah dan unta-unta dan keledai-keledai. 5.
Semua lembu jantan takut dan sangat gentar kepada mereka;
dan mereka mulai menggigit dengan gigi mereka, dan melahap,
dan menanduk dengan tanduk mereka. 6. Dan mereka mulai
melahap lembu-lembu jantan itu, dan lihatlah, semua anak-
anak bumi gemetar, dan terguncang di hadapan mereka, dan
melarikan diri.
PASAL 87. Dan aku melihat mereka mulai menanduk satu sama
lain, dan melahap satu sama lain, dan bumi mulai menangis
keras-keras. 2. Dan aku mengangkat mataku ke langit, dan
melihat dalam penglihatan, dan lihatlah, datang dari surga
orang-orang yang berkulit putih: yang seorang keluar dari
tempat itu, dan tiga orang bersamanya. 3. Dan tiga orang yang
keluar terakhir itu memegang tanganku, dan membawaku pergi
jauh dari generasi-generasi di bumi, dan mengangkat aku ke
tempat yang luas, dan menunjukkan kepadaku sebuah menara
didirikan, jauh lebih tinggi dari bumi, dan dari semua bukit. 4.
Dan mereka berkata kepadaku, “Tetaplah di sini sampai kamu
melihat segala sesuatu yang akan terjadi atas gajah-gajah dan
unta-unta dan keledai-keledai, dan atas bintang-bintang, dan
atas semua sapi-sapi jantan.”
PASAL 88. Dan aku melihat salah seorang dari keempat yang
telah keluar sebelumnya, dia menangkap bintang yang pertama
kali jatuh dari langit, dan mengikat tangan dan kakinya, dan
memasukkannya ke dalam jurang yang dalam; dan jurang ini
sempit dan dalam dan mengerikan dan gelap. 2. Dan salah
seorang dari mereka menghunus pedangnya, dan
memberikannya kepada kawanan gajah dan unta dan keledai
itu; dan mereka mulai berperang satu sama lain, dan seluruh
bumi terguncang karena mereka. 3. Dan aku melihat dalam
penglihatan, lihatlah, salah seorang dari keempat yang turun
itu melemparkan batu dari surga, dan mengumpulkan dan
menangkap semua bintang-bintang besar, yang alat
kelaminnya seperti alat kelamin kuda, dan mengikat tangan
dan kaki mereka semua, dan melemparkan mereka ke jurang
yang dalam di bumi.
PASAL 89. Dan salah seorang dari keempat itu pergi kepada
lembu jantan putih itu, dan mengajarinya hal-hal rahasia, saat
dia gemetar; dia dilahirkan sebagai lembu jantan, dan menjadi
seorang manusia, dan dia membuat bagi dirinya sendiri sebuah
kapal besar, dan hidup di dalamnya; tiga ekor lembu jantan
tinggal bersamanya di kapal itu, dan mereka itu sepenuhnya
terlindung. 2. Aku mengangkat mataku kembali ke arah langit,
dan melihat atap yang tinggi dan tujuh pintu air; dan pintu air
itu menumpahkan banyak air ke tanah lapang yang luas. 3. Dan
aku melihat lagi, dan lihatlah, terbukalah mata air-mata air di
bumi di tanah lapang yang luas itu; air mulai naik dan terangkat
sampai di atas tanah, dan tanah lapang itu tidak kelihatan lagi,
sampai semua tanah kering tertutup air. 4. Dan air, kegelapan
dan kabut bertambah banyak di atasnya; dan ketika aku
melihat, air itu terangkat lebih tinggi dari tanah lapang itu dan
memenuhinya, dan tetap bertahan di atas bumi. 5. Dan semua
sapi jantan yang berada di tanah lapang itu dikumpulkan
bersama-sama, hingga aku melihat bagaimana mereka
tenggelam dan ditelan, dan binasa oleh air itu. 6. Tetapi kapal
itu terapung di atas air, sementara seluruh kawanan lembu
jantan dan gajah dan unta dan keledai di bumi tenggelam,
beserta semua binatang lainnya; dan aku tidak bisa melihat
mereka, dan mereka tidak dapat menyelamatkan diri, tetapi
binasa, dan tenggelam ke dalam jurang yang dalam. 7. Dan aku
melihat dalam penglihatan, pintu-pintu air dijauhkan dari atap
yang tinggi itu, dan mata air-mata air di bumi mengering, dan
jurang-jurang lainnya terbuka. 8. Dan air mulai mengalir ke situ
sampai tanah kering terlihat lagi; kapal itu mencapai daratan
dan kegelapan mulai memudar digantikan dengan terang. 9.
Kemudian lembu jantan putih itu, yang telah menjadi seorang
manusia, keluar dari kapal itu bersama dengan tiga ekor lembu
jantan lainnya; dan salah satu dari tiga ekor lembu jantan itu
berwarna putih, mirip dengan lembu jantan yang pertama,
yang satunya lagi berwarna merah seperti darah, dan satunya
lagi berwarna hitam; dan kemudian lembu jantan yang putih
pergi menjauh dari mereka. 10. Dan mereka mulai melahirkan
binatang-binatang gurun dan burung-burung, sehingga dari
mereka muncul beragam jenis binatang: singa, macan kumbang,
anjing, serigala, hyena, babi hutan, rubah, tupai, babi, rajawali,
burung nasar, elang buzzard, elang dan burung gagak; juga di
antara mereka lahirlah seekor lembu jantan putih. 11. Mereka
mulai menggigit satu sama lain; sedangkan lembu jantan putih
yang lahir di antara mereka itu memperanakkan seekor keledai
liar dan seekor lembu jantan putih; dan keledai liar itu
berkembang menjadi banyak. 12. Lembu jantan putih ini
memperanakkan seekor babi hutan hitam dan seekor domba
putih; babi hutan ini memperanakkan banyak babi hutan,
sedangkan domba putih itu melahirkan dua belas domba. 13.
Dan ketika dua belas domba ini telah bertumbuh menjadi besar,
mereka menyerahkan salah satu diantara mereka kepada
kawanan keledai itu, yang kemudian memberikan domba
tersebut kepada serigala, dan domba itu bertumbuh besar
diantara kawanan serigala. 14. Dan Tuhan membawa kesebelas
domba lainnya itu untuk tinggal bersama-sama dengan dia, dan
merumput bersamanya di antara kawanan serigala; dan
mereka berkembang biak, dan menjadi banyak kawanan
domba. 15. Para serigala mulai menjadi takut, dan menindas
mereka sampai akhirnya membinasakan domba-domba yang
masih muda, dan melemparkannya ke aliran sungai yang deras;
dan domba-domba ini mulai menangis keras-keras, karena
anak-anak mereka, di hadapan Tuhan. 16. Dan seekor domba
yang telah diselamatkan dari antara kawanan serigala itu pergi,
dan melarikan diri kepada kawanan keledai liar; dan aku
melihat domba-domba itu meratap, menangis dan meminta
kepada Tuhan mereka dengan semua kekuatan mereka, sampai
TUHAN segala domba itu turun dari tempat kediaman-Nya
yang tinggi karena seruan para domba itu, dan datang dan
memperhatikan mereka. 17. Tuhan memanggil domba yang
melarikan diri dari gerombolan serigala itu, dan berbicara
kepadanya, supaya dia memperingatkan para serigala itu agar
mereka tidak menjamah kawanan domba. 18. Domba itu pergi
kepada kawanan serigala, oleh karena firman Tuhan; dan
seekor domba lain bertemu dengan domba itu, dan mereka
berdua pergi bersama-sama, datang ke tempat tinggal kawanan
serigala itu, dan berbicara kepada mereka, dan
memperingatkan mereka agar tidak lagi menjamah kawanan
domba. 19. Kemudian aku melihat para serigala itu, bagaimana
mereka dengan keras menindas kawanan domba itu dengan
semua kekuatan mereka; dan domba-domba itu menangis
dengan keras. 20. Dan Tuhan datang kepada domba-domba itu,
dan mulai memukuli kawanan serigala itu, sehingga para
serigala itu mulai meratap; dan domba-domba itu menjadi
tenang, dan sejak saat itu mereka tidak lagi menangis. 21. Aku
melihat domba-domba itu pergi meninggalkan kawanan
serigala, dan para serigala itu dibutakan matanya dan mereka
pergi mengejar domba-domba itu dengan semua kekuatan
mereka. 22. TUHAN segala domba itu pergi bersama mereka,
memimpin mereka, dan domba-domba itu mengikuti-Nya;
wajah-Nya bersinar, dan penampilan-Nya dahsyat dan sangat
mulia. 23. Kawanan serigala itu mengejar domba-domba itu
sampai mereka mencapai air lautan. 24. Dan air lautan ini
terbelah menjadi dua, air berdiri di sisi sebelah sini dan di sisi
sebelah sana di hadapan mereka; Tuhan yang memimpin
mereka berdiri di antara domba-domba dan kawanan serigala.
25. Dan selagi serigala-serigala itu belum dapat melihat
domba-domba itu, mereka bergerak ke tengah laut; dan para
serigala mengikuti kawanan domba itu, berlari mengejar
mereka masuk ke tengah laut. 26. Dan ketika mereka melihat
TUHAN segala domba, mereka berbalik, agar mereka dapat
melarikan diri dari hadapan wajah-Nya; tetapi air lautan ini
berkumpul kembali menjadi satu, dengan tiba-tiba kembali
seperti semula, dan air laut naik sampai menenggelamkan
serigala-serigala itu. 27. Dan aku melihat sampai semua
serigala yang mengikuti kawanan domba tersebut
dibinasakan, tenggelam ke dalam laut. 28. Tapi kawanan
domba itu melarikan diri dari air, dan pergi ke padang gurun,
di mana tidak ada air dan tidak ada rumput; dan mereka mulai
membuka mata mereka dan melihat; dan aku melihat TUHAN
segala domba menggembalakan mereka dan memberi mereka
air dan rumput, dan seekor domba pergi dan memimpin
mereka. 29. Kemudian domba ini naik ke puncak gunung batu,
dan TUHAN segala domba mengirimkan dia kepada mereka. 30.
Dan setelah itu aku melihat TUHAN segala domba berdiri di
hadapan mereka; penampilan-Nya sangat dahsyat dan agung,
dan seluruh kawanan domba melihat Dia, dan gemetar di
hadapan wajah-Nya. 31. Dan mereka semua takut, dan gemetar
di hadapan-Nya, dan mereka menangis kepada domba yang
lain yang yang ada bersama mereka, “Kami tidak dapat
bertahan di hadapan Tuhan kita, atau untuk memandang Dia.”
32. Dan domba yang memimpin mereka itu kembali naik ke
puncak gunung batu itu; tetapi kawanan domba itu mulai
menjadi buta matanya, dan berlaku sesat dari jalan yang telah
ditunjukkan kepada mereka; tetapi domba itu tidak
mengetahuinya. 33. Dan TUHAN segala domba itu sangat marah
atas mereka; dan domba itu mengetahuinya, dan turun dari
ketinggian gunung batu, dan mendatangi domba-domba itu, dan
menemukan sebagian besar dari mereka buta matanya, dan
sesat dari jalan-Nya. 34. Dan ketika mereka melihatnya mereka
menjadi takut dan gemetar di hadapan wajah-Nya, dan ingin
pulang kembali ke kandang mereka. 35. Dan domba itu
membawa beberapa domba lain bersamanya, dan pergi kepada
domba-domba yang sesat itu; dan mulai membunuh mereka,
dan domba-domba itu takut kepada wajahnya; dan domba itu
membawa domba-domba yang sesat kembali ke kandang
mereka. 36. Dan aku melihat dalam penglihatan, sampai domba
itu menjadi manusia, dan membangun rumah bagi TUHAN
segala domba, dan menempatkan seluruh kawanan domba di
dalam rumah itu. 37. Dan aku melihat sampai domba yang
bertemu dengan domba yang memimpin kawanan domba itu
beristirahat dalam kematian; dan aku melihat sampai seluruh
domba-domba besar dihancurkan, dan domba-domba kecil
muncul menggantikan mereka; dan mereka pergi ke padang
rumput, dan mendekati aliran sungai. 38. Dan domba yang
memimpin mereka ini, yang telah menjadi manusia, dipisahkan
dari mereka, dan beristirahat dalam kematian; dan semua
domba mencarinya, dan menangisinya dengan amat sangat. 39.
Dan aku melihat sampai mereka berhenti menangisi domba itu,
dan mereka menyeberangi aliran sungai; dan selalu muncul
lagi domba lain yang memimpin mereka menggantikan mereka
yang telah pergi, untuk memimpin kawanan domba itu. 40. Dan
aku melihat kawanan domba itu sampai mereka tiba di tempat
yang baik, ke tanah yang menyenangkan dan mulia; dan aku
melihat kawanan domba ini menjadi puas; dan rumah itu
berdiri di tengah-tengah mereka di tanah yang hijau dan indah.
41. Kadang-kadang mata mereka terbuka, dan kadang-kadang
mereka buta, sampai seekor domba lain muncul, dan
memimpin mereka, dan membawa mereka semua kembali, dan
mata mereka terbuka. 42. Dan kawanan anjing-anjing dan
rubah dan babi hutan mulai memakan domba-domba itu
sampai domba lain muncul, seekor domba jantan, di tengah-
tengah mereka, yang memimpin mereka. 43. Dan domba jantan
ini mulai menanduk kawanan anjing-anjing dan rubah dan babi
hutan itu dari dua sisi, sampai dia menghancurkan mereka
semua. 44. Dan domba-domba itu dicelikkan matanya, dan
melihat domba jantan yang merupakan salah satu dari
kawanan domba itu, sampai dia meninggalkan kehormatannya,
dan mulai menanduk domba-domba itu, dan menginjak-injak
mereka, dan berlaku tidak pantas. 45. Dan TUHAN segala
domba itu mengirim domba itu kepada domba lain, dan
meninggikannya untuk menjadi domba jantan, dan untuk
memimpin kawanan domba itu, untuk menggantikan domba
yang telah meninggalkan kehormatannya. 46. Dan dia pergi
kepadanya, dan berbicara sendirian dengannya, dan
mengangkatnya menjadi domba jantan, dan menjadikannya
pangeran dan pemimpin kawanan domba; tapi selama waktu
itu anjing-anjing menindas kawanan domba itu. 47. Dan domba
jantan pertama mengejar domba jantan kedua, dan domba
jantan kedua bangkit, dan melarikan diri dari hadapan
wajahnya; dan aku melihat sampai anjing-anjing menjatuhkan
domba jantan pertama. 48. Dan domba jantan kedua muncul,
dan memimpin domba-domba kecil, dan domba jantan ini
memperanakkan banyak domba, dan beristirahat dalam
kematian; dan seekor domba kecil menjadi domba jantan di
tempatnya, dan sebagai raja dan pemimpin kawanan domba
itu. 49. Dan domba-domba itu bertumbuh dan bertambah
banyak; dan kawanan anjing-anjing dan rubah dan babi hutan
takut, dan melarikan diri dari hadapannya; dan domba jantan
itu menanduk dan membunuh semua binatang buas, dan
binatang buas itu tidak memiliki kekuatan lagi atas kawanan
domba, dan tidak pernah merampas apa-apa lagi dari mereka.
50. Dan rumah itu menjadi besar dan luas, dan sebuah menara
yang tinggi dibangun di rumah TUHAN segala domba bagi
kawanan domba itu; rumah itu rendah, tetapi menara itu tinggi
dan besar; dan TUHAN segala domba berdiri di menara itu, dan
mereka menempatkan sebuah meja persembahan di hadapan-
Nya. 51. Dan aku melihat lagi kawanan domba itu melakukan
kesesatan lagi, dan pergi melalui banyak jalan, dan
meninggalkan rumah mereka; dan TUHAN segala domba
memanggil beberapa dari antara mereka, dan mengirimkannya
kepada kawanan domba, tapi domba-domba itu mulai
membunuh mereka. 52. Dan salah satu dari mereka
diselamatkan, dan tidak dibunuh, tetapi melarikan diri, dan
menangisi kawanan domba itu; dan mereka ingin
membunuhnya, tetapi TUHAN segala domba
menyelamatkannya dari tangan kawanan domba, dan
membawanya kepadaku, dan menjadikannya tinggal di sana. 53.
Dan Dia mengirim banyak domba-domba lain kepada kawanan
domba itu untuk memperingatkan mereka, dan untuk meratap
atas mereka. 54. Dan aku melihat, ketika mereka meninggalkan
rumah TUHAN segala domba dan menara-Nya, mereka jatuh
sepenuhnya, dan mata mereka buta; aku melihat TUHAN segala
domba menyebabkan banyak kematian di antara mereka,
sampai kawanan domba ini bahkan memanggil kematian ini,
dan mengkhianati tempat tinggal-Nya. 55. Dan Dia
menyerahkan domba-domba itu ke tangan kawanan singa dan
harimau dan serigala dan anjing hutan, dan ke tangan rubah
dan semua binatang buas, dan binatang buas mulai
mengoyakkan domba-domba itu. 56. Aku melihat Dia
meninggalkan rumah mereka dan menara mereka dan
memberikan mereka semua ke dalam tangan singa-singa agar
mereka mengoyakkan dan memakan mereka, ke dalam tangan
semua binatang buas. 57. Aku mulai menangis keras-keras
dengan segala kekuatanku, dan memanggil TUHAN segala
domba dan menunjukkan kepada-Nya mengenai domba-domba
ini, bahwa mereka dimakan oleh semua binatang buas. 58. Tapi
Dia tetap diam, memperhatikannya, dan bersukacita bahwa
mereka dilahap dan ditelan dan dirampok, dan menyerahkan
mereka ke dalam tangan semua binatang buas sebagai
makanan. 59. Dan Dia memanggil tujuh puluh gembala dan
menyerahkan domba-domba itu, agar mereka menggembalakan
mereka, dan Dia berbicara kepada para gembala dan kawan-
kawan mereka, “Setiap orang dari padamu sekarang harus
menggembalakan kawanan domba, dan segala sesuatu yang
Kuperintahkan kepadamu, lakukan! 60. Dan Aku memberikan
mereka kepadamu sesuai jumlah, dan akan memberitahukan
kepadamu mana diantara mereka yang harus dihancurkan; itu
harus kamu bunuh!” 61. Dan Dia menyerahkan domba-domba
itu kepada mereka. Dan kepada seorang yang lain, Dia
memanggil dan berkata kepadanya, “Perhatikanlah, dan lihat
segala sesuatu yang dilakukan para gembala kepada domba-
domba ini, karena mereka akan menghancurkan lebih banyak
daripada yang telah Kuperintahkan. 62. Dan setiap kelebihan
dan kehancuran yang dilakukan para gembala ini tuliskanlah,
berapa banyak yang mereka hancurkan atas perintah-Ku, dan
berapa banyak yang mereka hancurkan dengan kehendak
mereka sendiri, dan tuliskanlah secara terpisah masing-masing
kerusakan oleh tiap-tiap gembala. 63. Dan bacakan di hadapan-
Ku, berapa banyak yang mereka hancurkan menurut keinginan
mereka sendiri dan berapa banyak yang diberikan mereka
kepada penghancuran, supaya ini menjadi kesaksian bagi-Ku
melawan mereka, supaya Aku tahu setiap perbuatan para
gembala untuk memberikan kepada mereka penghakiman, dan
dapat melihat apa yang mereka lakukan, apakah mereka
melakukan perintah-Ku atau tidak. 64. Tetapi mereka tidak
boleh tahu akan hal ini, dan engkau tidak boleh
memberitahukan kepada mereka ataupun memperingatkan
mereka, tetapi tuliskanlah semua penghancuran tiap-tiap
gembala, masing-masing pada waktunya, dan tunjukkanlah
segala sesuatunya di hadapan-Ku.” 65. Dan aku melihat sampai
tiap-tiap gembala menggembalakan pada waktu mereka dan
mulai membunuh dan menghancurkan lebih daripada yang
telah diperintahkan kepada mereka, dan menyerahkan
kawanan domba itu ke tangan singa. 66. Dan gerombolan singa
dan harimau melahap dan menelan sebagian besar dari
kawanan domba itu, dan babi hutan melahap mereka, dan
mereka membakar menara itu dan menghancurkan rumah itu.
67. Dan aku meratapi menara itu dengan amat sangat karena
rumah kawanan domba itu diruntuhkan; dan sejak saat itu aku
tidak bisa lagi melihat kawanan domba masuk ke dalam rumah
itu. 68. Dan para gembala dan kawan-kawan mereka
menyerahkan kawanan domba itu kepada semua binatang buas
yang melahap mereka, dan tiap-tiap dari mereka menerima
pada masanya suatu jumlah tertentu, dan seorang yang lain
menuliskan semua itu dalam sebuah buku, berapa banyak yang
mereka hancurkan. 69. Dan masing-masing gembala
membunuh dan menghancurkan lebih daripada yang
diperintahkan kepadanya; dan aku mulai menangis dan
meratap dengan sangat karena domba-domba itu. 70. Dan
dalam penglihatan, aku melihat juru tulis itu sewaktu dia
menulis masing-masing yang telah dihancurkan oleh para
gembala itu setiap hari, dan buku ini dibawa dan dibuka dan
ditunjukkan kepada TUHAN segala domba, segala sesuatu yang
telah mereka lakukan dan setiap ekor domba yang telah
disingkirkan dan setiap ekor domba yang mereka serahkan
kepada kehancuran. 71. Dan buku itu dibacakan di hadapan
TUHAN segala domba, dan Dia mengambil buku itu di tangan-
Nya, dan membacanya dan memeteraikannya dan
meletakkannya. 72. Dan setelah itu aku melihat para gembala
menggembalakan selama dua belas jam, dan lihatlah, tiga dari
kawanan domba itu berbalik dan pergi dan masuk dan mulai
membangun kembali segala sesuatu yang telah dihancurkan
dari rumah itu, tetapi gerombolan babi hutan berusaha untuk
menghalangi mereka, tetapi mereka tidak bisa. 73. Dan mereka
mulai membangun kembali, seperti sebelumnya, dan
mendirikan menara itu, dan itu disebut “menara tinggi”; dan
mereka mulai lagi menempatkan meja persembahan di atas
menara itu, tetapi semua roti yang di atasnya itu haram dan
tidak murni. 74. Dan mengenai semua ini, kawanan domba itu
buta matanya, dan tidak melihat, sama seperti gembala mereka
juga; dan sejumlah besar diserahkan kepada gembala mereka
untuk dihancurkan, dan mereka menginjak-injak domba-
domba itu dengan kaki mereka dan memakannya sampai habis.
75. Dan TUHAN segala domba tetap diam sampai semua domba
diserakkan ke tanah lapang dan bercampur dengan binatang-
binatang buas dan Dia tidak menyelamatkan domba-domba itu
dari tangan mereka. 76. Dan dia yang menulis buku itu
membawanya ke rumah TUHAN segala domba, dan
menunjukkan dan membacanya dan memohon bagi domba-
domba itu dan meminta kepada-Nya, sambil menunjukkan
kepada-Nya semua perbuatan para gembala mereka dan
memberikan kesaksian di hadapan-Nya melawan semua
gembala. 77. Dan Dia mengambil buku itu dan meletakkannya
di samping-Nya, dan pergi.
PASAL 90. Dan aku melihat ke masa ketika tiga puluh enam
gembala menggembalakan, dan masing-masing menyelesaikan
waktunya seperti yang pertama; dan yang lain menerima di
tangan mereka penggembalaan dalam waktu mereka, masing-
masing gembala menurut waktunya sendiri. 2. Lalu aku melihat
dalam penglihatan, semua burung-burung di udara datang:
kawanan elang dan burung nasar dan elang buzzard dan gagak;
dan burung elang memimpin semua kawanan burung; dan
mereka mulai melahap domba-domba itu dan mencungkil
matanya dan melahap daging mereka. 3. Domba-domba itu
berteriak karena daging mereka dimakan burung-burung. Dan
aku menangis dan meratap dalam tidurku atas gembala yang
menggembalakan kawanan domba itu. 4. Aku melihat sampai
kawanan domba itu dimakan oleh anjing-anjing dan elang dan
elang buzzard, dan mereka tidak meninggalkan daging atau
kulit atau otot, sampai hanya tinggal kerangka saja berdiri di
sana sendirian, dan kerangka itu pun jatuh ke tanah, dan
kawanan domba menjadi sedikit. 5. Dan aku melihat ke masa
ketika dua puluh tiga gembala menggembalakan, dan mereka
menyelesaikan waktunya masing-masing, lima puluh delapan
kali. 6. Kemudian lahirlah anak-anak domba kecil dari kawanan
domba putih itu, dan mereka mulai membuka mata mereka dan
melihat dan menangis kepada kawanan domba itu. 7. Tetapi
kawanan domba itu tidak menangis bagi mereka dan tidak
mendengar apa yang mereka katakan, namun benar-benar tuli,
dan mata mereka benar-benar buta. 8. Dan aku melihat dalam
penglihatan, gerombolan burung gagak terbang ke anak-anak
domba itu dan mengambil seekor anak domba, dan burung
gagak itu meremukkannya dan memakannya sampai habis. 9.
Aku melihat sampai tanduk-tanduk muncul di kawanan anak-
anak domba itu, tetapi burung gagak menjatuhkan tanduk-
tanduk itu; sampai aku melihat satu tanduk besar muncul, satu
diantara kawanan domba itu, dan mata mereka terbuka. 10.
Dan tanduk itu memandang kepada mereka, dan mata mereka
terbuka, dan itu berseru kepada kawanan domba itu, dan
domba-domba jantan melihatnya, dan semuanya berlari
kepadanya. 11. Namun meskipun demikian, kawanan elang dan
burung nasar dan burung gagak dan elang buzzard itu masih
mengoyak-ngoyak domba-domba itu menjadi berkeping-
keping, dan terbang di atas mereka dan melahap mereka; tetapi
domba-domba itu tetap tenang, dan domba jantan meratap dan
menangis. 12. Dan kawanan burung gagak berjuang dan
berperang dengannya dan berusaha untuk menyingkirkan
tanduk itu, tetapi tidak mempunyai kuasa atasnya. 13. Dan aku
melihat mereka sampai para gembala dan kawanan elang dan
burung nasar dan elang buzzard datang, dan mereka berteriak
kepada kawanan burung gagak itu supaya mereka mematahkan
tanduk domba jantan itu; dan mereka berjuang dan berperang
dengannya, dan domba jantan itu berjuang melawan mereka
dan berteriak bahwa bantuan akan datang kepadanya. 14. Dan
aku melihat sampai orang yang telah menuliskan nama-nama
para gembala dan membawa mereka di hadapan TUHAN segala
domba itu datang, dan dia menolong domba jantan itu dan
menunjukkan segala sesuatunya, bahwa bantuan akan segera
datang. 15. Dan aku melihat sampai TUHAN segala domba
datang kepada mereka dalam amarah, dan semua yang melihat-
Nya melarikan diri, dan semuanya jatuh ke dalam bayangan-
Nya di hadapan wajah-Nya. 16. Semua kawanan elang dan
burung nasar dan burung gagak dan elang buzzard berkumpul
dan membawa bersama mereka semua kawanan domba gurun,
dan mereka datang bersama-sama dan saling menolong satu
sama lain, untuk mematahkan tanduk domba jantan itu. 17. Dan
aku melihat kepada orang itu, yang telah menulis buku sesuai
perintah Tuhan, sampai dia membuka buku kehancuran, yang
telah dilakukan dua belas gembala terakhir, dan
menunjukkannya di hadapan TUHAN segala domba, bahwa
mereka telah menghancurkan lebih banyak dari orang-orang
sebelumnya. 18. Dan aku melihat sampai TUHAN segala domba
datang kepada mereka dan memegang tongkat amarah di
tangan-Nya, dan memukul bumi hingga bumi terbelah dua, dan
semua binatang dan burung-burung di udara jatuh, jauh dari
kawanan domba itu, dan tenggelam ke dalam bumi, dan
menutupi mereka. 19. Dan aku melihat sampai sebuah pedang
besar diberikan kepada kawanan domba itu, dan domba-
domba mendatangi semua binatang buas itu untuk membunuh
mereka, dan semua binatang liar dan burung-burung di udara
melarikan diri dari wajah mereka. 20. Dan aku melihat sebuah
takhta didirikan di bumi di tanah permai, dan TUHAN segala
domba duduk di atasnya, dan diambil semua buku yang
termeterai dan buku-buku itu dibuka di hadapan TUHAN
segala domba. 21. Dan Tuhan memanggil enam orang putih
pertama, dan memerintahkan supaya mereka membawa
kepada-Nya, mulai dari bintang yang memimpin pertama, yang
telah maju, dan juga semua bintang yang alat kelaminnya
seperti alat kelamin kuda, dan juga bintang pertama yang
pertama kali jatuh; dan mereka membawa semuanya ke
hadapan-Nya. 22. Dan Dia berkata kepada orang yang menulis
di hadapan-Nya, salah satu dari enam orang putih itu, dan
berkata kepadanya, “Bawalah tujuh puluh gembala yang
kepadanya telah Kuserahkan kawanan domba itu, para
gembala yang karena keinginannya sendiri telah membunuh
lebih banyak dari yang Aku perintahkan kepada mereka.” 23.
Dan lihatlah, aku melihat mereka semua terikat, dan semua
berdiri di hadapan-Nya. 24. Dan penghakiman yang pertama-
tama adalah atas bintang-bintang itu, dan mereka dihakimi dan
kedapatan berdosa, dan mereka dibawa pergi ke tempat
penghakiman dan dilemparkan ke dalam jurang penuh dengan
nyala api dan dengan pilar api. 25. Dan ketujuh puluh gembala
itu dihakimi dan kedapatan berdosa, dan mereka dilemparkan
ke dalam jurang api. 26. Dan aku melihat pada waktu itu,
bahwa jurang itu seperti terbuka di tengah-tengah bumi, penuh
dengan api, dan mereka membawa kawanan domba buta itu,
dan mereka semua dihakimi dan kedapatan berdosa, dan
dilemparkan ke dalam jurang api dan dibakar; dan jurang ini
ada di sebelah kanan rumah itu. 27. Dan aku melihat kawanan
domba itu terbakar, dan tulang-tulang mereka terbakar. 28.
Dan aku berdiri sambil melihat sampai Dia membongkar
rumah tua itu, dan mereka melepaskan semua pilarnya, dan
semua papan dan hiasan rumah itu, dan mereka membawanya
keluar dan meletakkannya di satu tempat, di sebelah selatan
bumi. 29. Dan aku melihat TUHAN segala domba membuat
sebuah rumah baru, lebih besar dan lebih tinggi dari yang
pertama, dan meletakkannya di tempat pertama, yang telah
dibongkar, dan semua pilarnya baru, dan hiasannya baru dan
lebih besar dari yang pertama, yang telah dihapuskan-Nya, dan
seluruh kawanan domba berada di tengahnya. 30. Dan aku
melihat semua domba yang telah ditinggalkan dan semua
binatang di bumi dan semua burung di udara, jatuh tersungkur
dan menyembah kawanan domba itu dan memohon dan
mentaati mereka dalam setiap perkataan. 31. Dan setelah itu,
tiga yang berpakaian putih, yang telah memimpin aku
sebelumnya, memegang tanganku, dan tangan domba jantan
itu memegang aku, mereka mengangkat aku, dan
menempatkan aku di tengah-tengah kawanan domba itu
sebelum penghakiman terjadi. 32. Kawanan domba itu
seluruhnya putih, bulu mereka tebal dan bersih. 33. Dan
semua yang telah hancur dan terserak, segala binatang liar dan
semua burung di udara dikumpulkan di rumah itu, dan TUHAN
segala domba sangat bersukacita, karena mereka semuanya
baik dan telah kembali ke rumah-Nya. 34. Dan aku melihat
sampai mereka meletakkan pedang yang telah diberikan
kepada domba itu kembali ke rumahnya; dan disegel di
hadapan Tuhan, dan semua domba-domba masuk ke dalam
rumah itu, tetapi rumah itu tidak bisa menampung mereka
semuanya. 35. Dan mata mereka semuanya terbuka, dan
mereka melihat yang baik, dan tidak ada satu pun diantara
mereka yang tidak melihat. 36. Dan aku melihat bahwa rumah
itu besar dan luas dan sangat penuh. 37. Dan aku melihat bahwa
seekor lembu jantan putih lahir, dan tanduknya besar, dan
semua binatang liar dan semua burung di udara takut
kepadanya dan memohon kepada-Nya setiap saat. 38. Dan aku
melihat sampai semua generasi mereka diubahkan, dan mereka
semuanya menjadi lembu jantan putih, dan yang pertama dari
mereka [adalah firman, dan firman itu] menjadi binatang besar,
dan di kepalanya memiliki tanduk hitam besar; dan TUHAN
segala domba bersukacita atas mereka dan atas semua lembu
jantan. 39. Dan aku beristirahat di tengah-tengah mereka, dan
aku terbangun dan melihat segala sesuatu. 40. Dan ini adalah
penglihatan yang aku lihat saat aku tertidur; dan aku
terbangun dan memberkati Tuhan Yang Adil dan memuliakan
Dia. 41. Dan kemudian aku menangis keras-keras, dan air
mataku tidak berhenti sampai aku tidak bisa menanggungnya
lagi; ketika aku melihat, air mataku mengalir, karena semuanya
akan datang dan digenapi; karena seluruh perbuatan manusia,
secara berurutan muncul kepadaku. 42. Dan di malam itu aku
mengingat mimpi pertamaku, dan karenanya aku menangis dan
gemetar, karena aku telah melihat penglihatan tersebut.
BAGIAN V – SURAT HENOKH
PASAL 91. Dan sekarang, anakku Metusalah, panggillah semua
saudara-saudaramu, dan kumpulkanlah semua anak-anak
ibumu, karena suatu firman memanggil aku, dan roh
dicurahkan ke atasku, supaya aku menunjukkan kepadamu
segala hal yang akan terjadi pada kamu sampai kepada
kekekalan. 2. Kemudian Metusalah pergi dan memanggil
semua saudara-saudaranya kepadanya dan mengumpulkan
kerabatnya. 3. Dan dia berbicara kepada semua anak-anaknya
mengenai keadilan, dan mengatakan, “Dengarlah, anak-
anakku, semua kata-kata ayahmu, dan dengarkan baik-baik
suara dari mulutku, karena aku menasihati kamu dan
memberitahukan kepadamu, yang kukasihi, cintalah kejujuran
dan berjalanlah di dalamnya. 4. Dan jangan mendekati
kejujuran dengan mendua hati, dan jangan bergaul dengan
orang-orang yang mendua hati, tetapi berjalanlah dalam
keadilan, anak-anakku, dan dia akan membawamu di jalan
yang baik, dan keadilan akan menjadi sekutumu. 5. Karena aku
tahu bahwa penindasan akan bertumbuh menjadi kuat di bumi,
dan penghukuman besar akan dilakukan atas bumi, dan semua
ketidakadilan akan berakhir dan akan ditebang sampai kepada
akarnya, dan seluruh keberadaannya akan dihancurkan. 6. Dan
sekali lagi ketidakadilan akan berulang, dan semua perbuatan
ketidakadilan dan perbuatan penindasan dan dosa akan
menang di bumi. 7. Dan ketika ketidakadilan dan dosa dan
hujatan dan penindasan dan semua perbuatan itu bertambah,
dan kejatuhan dan hujatan dan kenajisan bertambah; akan ada
hukuman besar dari surga ke atas mereka semua, dan Tuhan
yang kudus akan datang dalam amarah, dan dengan
penghukuman, supaya Dia menjalankan penghakiman atas
bumi. 8. Dan pada hari-hari itu, penindasan akan ditebang
sampai kepada akarnya, dan akar ketidakadilan bersama-sama
dengan penipuan, akan dihancurkan dari kolong langit. 9. Dan
segala berhala-berhala orang kafir akan dilenyapkan; menara-
menara akan dibakar dengan api, dan mereka akan dihapuskan
dari seluruh bumi, dan akan dilemparkan ke dalam
penghukuman api, dan akan dihancurkan dalam murka dan
dalam penghakiman yang hebat sampai kepada kekekalan. 10.
Dan orang benar akan bangkit dari tidurnya, dan kebijaksanaan
akan muncul dan akan diberikan kepada mereka. 11. Dan akar
ketidakadilan akan ditebang, dan orang-orang berdosa akan
dihancurkan dengan pedang, dan akar penghujat akan ditebang
di semua tempat, dan orang-orang yang merancangkan
penindasan dan hujatan akan dihancurkan oleh mata
pedang.—12. Dan setelah itu akan ada minggu yang lain,
minggu kedelapan, yang berkeadilan, dan pedang akan
diberikan kepadanya supaya itu menjalankan penghakiman
dan keadilan kepada orang-orang yang menjalankan
ketidakadilan, dan orang-orang berdosa akan diserahkan ke
dalam tangan orang-orang benar. 13. Dan di akhir waktu itu,
mereka akan memperoleh tempat kediaman melalui keadilan
mereka, dan mereka akan membangun rumah bagi Raja Besar
sebagai suatu kehormatan sampai kepada kekekalan. 14. Dan
setelah itu, pada minggu kesembilan, penghakiman yang adil
akan dinyatakan kepada seluruh dunia, dan semua perbuatan
kefasikan akan lenyap dari dunia, dan dunia akan dituliskan
untuk kehancuran, dan semua orang akan mencari jalan
kejujuran. 15. Dan setelah ini, pada minggu kesepuluh, pada
bagian ketujuh, akan ada penghakiman yang kekal, yang
dilakukan kepada malaikat penjaga, dan surga besar yang kekal
akan muncul keluar dari antara para malaikat. 16. Dan langit
pertama akan berlalu dan lenyap, dan langit yang baru akan
muncul, dan semua kekuasaan surga akan bersinar tujuh kali
lipat sampai kepada kekekalan. 17. Dan setelah itu akan ada
banyak minggu, tidak terhitung, sampai kepada kekekalan,
dalam kebaikan dan keadilan, dan dosa tidak akan disebutkan
lagi mulai saat itu sampai kepada kekekalan.—18. Dan sekarang
aku beritahukan kepadamu, anak-anakku, dan tunjukkan
kepadamu jalan keadilan dan jalan penindasan, dan aku akan
menunjukkannya lagi kepadamu supaya kamu tahu apa yang
akan datang. 19. Dan sekarang dengarlah, anak-anakku, dan
berjalanlah di jalan keadilan, dan jangan berjalan di jalan
penindasan, karena mereka yang berjalan di jalan ketidakadilan
akan dihancurkan dalam kekekalan.
PASAL 92. Ditulis oleh Henokh, juru tulis, semua ajaran
kebijaksanaan ini, dipuji semua manusia, sebagai hakim
seluruh bumi, kepada semua anak-anakku yang diam di bumi,
dan bagi generasi masa depan yang akan menjalankan
kejujuran dan kedamaian. 2. Janganlah rohmu berduka karena
waktu-waktu, sebab Yang Maha Kudus telah menetapkan
waktu untuk segala sesuatu. 3. Dan orang benar akan bangkit
dari tidurnya, akan muncul dan berjalan di jalan keadilan, dan
semua langkahnya dan jalannya akan berada dalam kebaikan
yang kekal dan kemurahan. 4. Dia akan bermurah hati kepada
orang benar, dan akan memberinya ketulusan yang kekal dan
akan memberinya kuasa, dan akan ada dalam kebaikan dan
keadilan, dan dia akan berjalan dalam terang yang kekal. 5.
Tetapi dosa akan hancur dalam kegelapan untuk selamanya,
dan tidak akan terlihat mulai hari itu sampai selamanya.
PASAL 93. Dan setelah itu Henokh mulai menjelaskan buku-
buku itu. 2. Dan Henokh berkata, “Mengenai anak-anak benar
dan mengenai orang-orang pilihan dari dunia dan mengenai
tanaman keadilan dan kejujuran, aku beritahukan kepadamu,
anak-anakku, aku, Henokh, seperti telah nampak kepadaku
penglihatan dari surga, dan apa yang aku pelajari dari suara
malaikat-malaikat kudus dan aku pahami dari lembaran-
lembaran kitab surga.” 3. Dan Henokh mulai menjelaskan dari
buku-buku itu, dan mengatakan, “Aku lahir pada hari ketujuh
dalam minggu yang pertama, selagi keadilan dan kebenaran
masih ada. 4. Dan akan muncul setelah aku, di minggu kedua,
sebuah kejahatan besar, dan kehancuran akan bermunculan,
dan di situ akan terjadi akhir yang pertama, dan dari situ
seorang manusia akan diselamatkan, dan setelah itu selesai,
ketidakadilan akan bertumbuh, dan Dia akan membuat hukum
bagi orang-orang berdosa. 5. Dan setelah itu, pada minggu
ketiga, di bagian akhir, seorang manusia akan dipilih sebagai
tanaman penghakiman yang adil, dan keturunannya akan
menjadi tanaman keadilan yang kekal. 6. Dan setelah itu, pada
minggu keempat, di bagian akhir, penglihatan mengenai orang
kudus dan orang benar akan terlihat, dan suatu hukum bagi
seluruh generasi, dan suatu tempat akan didirikan bagi mereka.
7. Dan setelah itu, pada minggu kelima, pada akhirnya, rumah
kemuliaan dan kekuasaan akan dibangun untuk selamanya. 8.
Dan setelah itu, pada minggu keenam, mereka yang ada di
dalamnya akan menjadi buta, dan hati mereka semua akan
melupakan kebijaksanaan, dan di dalamnya seorang manusia
akan naik; dan pada akhirnya rumah kekuasaan akan dibakar
dengan api, dan seluruh ras orang pilihan akan ditebang. 9. Dan
setelah itu, pada minggu ketujuh, suatu generasi pemberontak
akan muncul, dan banyak perbuatan mereka, dan semua
perbuatan mereka adalah pemberontakan. 10. Dan pada
akhirnya, orang benar yang dipilih dari tanaman keadilan yang
kekal akan mendapat upah; tujuh bagian pengajaran akan
diberikan kepada mereka tentang semua ciptaan-Nya. 11. Dan
siapakah dari semua anak-anak manusia yang dapat
mendengar suara Dia Yang Kudus, dan tidak gemetar, dan
siapakah yang mampu memikirkan pikiran-Nya, dan siapakah
yang mampu melihat semua pekerjaan-pekerjaan surga? 12.
Dan bagaimana seseorang bisa mengetahui perbuatan surga
dan bisa melihat nafas dan rohnya, dan mampu
menghubungkannya, atau naik dan melihat akhir hidup
mereka, dan berpikir atau bertindak seperti mereka? 13. Dan
siapakah manusia yang mampu mengetahui luas dan
panjangnya bumi, dan kepada siapakah semua ukuran bumi
ditunjukkan? 14. Atau adakah manusia yang mampu
mengetahui panjangnya langit, dan tingginya, dan di atas apa
itu didirikan, dan apakah ukuran jumlah bintang-bintang, dan
di manakah benda-benda penerang beristirahat?
PASAL 94. Dan sekarang aku berkata kepadamu, anak-anakku,
cintailah keadilan dan berjalanlah di dalamnya, karena jalan
orang benar adalah layak untuk diterima; dan jalan orang fasik
akan dihancurkan secara tiba-tiba dan akan lenyap. 2. Dan bagi
orang-orang tertentu dari generasi masa depan, jalan
kekerasan dan kematian akan diungkapkan, tetapi mereka
akan menjauh dari padanya dan tidak akan mengikutinya. 3.
Dan sekarang aku berkata kepadamu, orang benar: Jangan
berjalan di jalan kejahatan dan kekerasan, dan jangan di jalan
kematian, dan jangan mendekatinya, agar kamu tidak hancur.
4. Tapi cintailah dan pilihlah untuk dirimu sendiri keadilan dan
kehidupan yang menyenangkan, dan berjalanlah di jalan damai
sejahtera, supaya kamu hidup dan memiliki sukacita. 5. Dan
peganglah erat-erat perkataanku dalam pikiran hatimu, dan
janganlah kata-kataku dihapuskan dari hatimu, karena aku
tahu bahwa orang-orang berdosa akan mengelabuhi manusia
untuk membuat kebijaksanaan menjadi jahat, dan
kebijaksanaan itu tidak akan menemukan tempat, dan segala
macam cobaan tidak akan berhenti. 6. Celakalah mereka yang
membangun ketidakadilan dan kekerasan, dan mendirikan
penipuan, karena mereka akan dicabut dengan tiba-tiba, dan
tidak akan memiliki damai sejahtera. 7. Celakalah mereka yang
membangun rumah mereka di dalam dosa, karena mereka akan
dicabut dari dasar mereka, dan akan tewas oleh pedang; dan
mereka yang mendapatkan emas dan perak akan dihancurkan
oleh penghakiman dengan tiba-tiba. 8. Celakalah kamu, hai
orang-orang kaya, karena kamu mempercayai kekayaanmu,
tetapi kamu akan dijauhkan dari kekayaanmu, karena kamu
tidak mengingat Yang Maha Tinggi di dalam hari-hari
kekayaanmu. 9. Kamu telah menghujat dan berbuat tidak adil,
dan telah siap untuk hari pertumpahan darah, dan untuk hari
kegelapan, dan untuk hari penghakiman besar. 10. Aku berkata
kepadamu, dan memberitahukan kepadamu bahwa Dia yang
telah menciptakan kamu akan menghancurkan kamu dari
fondasimu, dan atas kejatuhanmu tidak akan ada belas kasihan,
dan Penciptamu akan bersukacita atas kehancuranmu. 11. Dan
kebenaranmu pada hari-hari itu akan menjadi cemoohan bagi
orang-orang berdosa dan fasik.
PASAL 95. Oh sekiranya mataku adalah awan hujan, dan aku
dapat menangisimu, dan mencurahkan air mataku seperti awan
hujan, supaya aku dapat beristirahat dari kesedihan hatiku. 2.
Siapa yang telah mengijinkan kamu untuk melakukan kebencian
dan kejahatan? Biarlah penghakiman mencapai kamu, hai
orang-orang berdosa! 3. Janganlah takut kepada orang-orang
berdosa, hai kamu orang benar, karena Allah akan memberikan
mereka ke dalam tanganmu lagi, supaya kamu dapat
menghakimi mereka, seperti yang kamu kehendaki. 4. Celakalah
kamu, yang mengucapkan kutukan yang tidak dapat dibatalkan,
kesembuhan akan jauh dari padamu karena dosa-dosamu! 5.
Celakalah kamu, yang membalas kejahatan kepada sesamanya,
karena kamu akan dibalas sesuai dengan perbuatanmu! 6.
Celakalah kamu, hai para saksi dusta, yang memperberat
ketidakadilan, karena kamu akan dihancurkan dengan tiba-tiba.
7. Celakalah kamu, hai orang-orang berdosa, karena kamu
menganiaya orang-orang benar; karena kamu sendiri akan
diserahkan dan dianiaya, hai kamu orang fasik, dan kuk
penindasan atasmu akan berat.
PASAL 96. Berharaplah, hai kamu orang-orang benar, karena
orang-orang berdosa akan dihancurkan dengan tiba-tiba di
hadapanmu, dan kamu akan berkuasa atas mereka sesuai
dengan keinginanmu. 2. Dan pada hari kesusahan orang-orang
berdosa, anak-anakmu akan naik dan terbang seperti burung
rajawali, dan sarangmu akan lebih tinggi dari burung elang, dan
kamu akan naik dan pergi seperti tupai ke dalam relung bumi,
dan ke dalam celah-celah bukit batu sampai selamanya, di
hadapan orang-orang yang tidak benar; tetapi mereka akan
meratapi kamu, dan menangis seperti satyr. 3. Tetapi janganlah
takut, hai kamu yang menderita, karena kesembuhan akan
menjadi bagianmu, dan cahaya terang akan bersinar bagimu,
dan kamu akan mendengar suara perhentian dari surga. 4.
Celakalah kamu, hai orang-orang berdosa, karena kekayaanmu
menjadikan kamu tampak seperti orang benar, tapi hatimu
membuktikan kepadamu bahwa kamu adalah orang berdosa;
dan perkataan ini akan menjadi kesaksian melawan kamu,
sebagai peringatan akan perbuatan-perbuatanmu yang jahat. 5.
Celakalah kamu, hai orang-orang yang memakan bagian
gandum yang terbaik, dan meminum dari mata air yang terbaik,
tetapi menginjak-injak orang lemah dengan kekuasaanmu. 6.
Celakalah kamu, hai orang-orang yang meminum air dari semua
mata air, karena kamu akan menjadi kering dan layu secara
tiba-tiba, sebab kamu telah meninggalkan sumber mata air
kehidupan. 7. Celakalah kamu, hai orang-orang yang
menjalankan ketidakadilan dan kehancuran dan hujatan; akan
ada peringatan melawan kamu bagi kejahatanmu. 8. Celakalah
kamu, hai orang-orang kuat, yang menindas orang-orang benar
dengan kekuatanmu, karena hari kehancuranmu akan datang.
Pada hari-hari itu, banyak hari-hari yang baik akan datang
kepada orang-orang benar, yaitu pada hari penghakimanmu.
PASAL 97. Percayalah, hai kamu orang-orang benar, karena
orang-orang berdosa akan tiba kepada kehinaan, dan akan
dihancurkan pada hari ketidakadilan. 2. Akan kamu ketahui,
hai orang-orang berdosa, bahwa Yang Maha Tinggi
memperhatikan kehancuranmu, dan para malaikat bersukacita
atas kehancuranmu. 3. Apa yang akan terjadi bagimu, hai
orang-orang berdosa, dan kemanakah kamu akan melarikan
diri, pada hari penghakiman itu, ketika kamu mendengar suara
doa orang benar? 4. Kamu tidak akan menjadi seperti mereka,
kepada siapa perkataan ini akan menjadi kesaksian, “Kamu
telah bersekutu dengan orang-orang berdosa.” 5. Pada hari-
hari itu, doa orang benar akan sampai kepada Tuhan, dan hari-
hari penghakimanmu akan datang kepadamu. 6. Dan semua
kata-kata ketidakadilanmu akan dibacakan di hadapan Dia
Yang Kudus dan Besar; dan wajahmu akan penuh dengan malu,
dan setiap perbuatan yang didirikan di atas ketidakadilan akan
dicampakkan. 7. Celakalah kamu, hai orang-orang berdosa, di
tengah-tengah laut dan di atas tanah, ingatan tentang kamu
adalah jahat! 8. Celakalah kamu, hai orang-orang yang
memperoleh perak dan emas tanpa keadilan, dan berkata,
“Kami telah menjadi kaya, dan memiliki harta, dan memiliki
segala sesuatu yang kami inginkan. 9. Dan sekarang kami akan
melakukan apa yang kami rencanakan, karena kami telah
mengumpulkan perak, dan perbendaharaan kami telah penuh,
dan seperti air demikianlah banyaknya pekerja di rumah-
rumah kami.” 10. Tetapi seperti air, kebohonganmu akan
hanyut, karena kekayaanmu tidak akan menetap bagimu, tetapi
akan melayang tiba-tiba dari padamu, karena kamu telah
memperoleh semuanya dalam ketidakadilan, dan kamu akan
diserahkan kepada penghukuman yang besar.
PASAL 98. Dan sekarang aku bersumpah kepadamu, orang bijak
dan orang bodoh; karena kamu akan melihat banyak hal di
bumi ini. 2. Karena kamu, laki-laki, akan memakai lebih banyak
perhiasan dari pada wanita, dan barang-barang berwarna lebih
banyak dari anak perawan; dalam kemegahan dan kebesaran
dan kekuasaan, dan perak dan emas dan kain ungu dan
kehormatan, dan makanan, mereka akan dicurahkan seperti air.
3. Dan karenanya, mereka tidak akan memiliki pengetahuan dan
kebijaksanaan, dan dengan demikian mereka akan hancur
bersama dengan harta kekayaan mereka dan dengan segala
kemuliaan dan kehormatan mereka, dan dalam cela dan
pembunuhan dan dalam kemiskinan yang besar, roh mereka
akan dilemparkan ke dalam tungku perapian. 4. Aku bersumpah
kepadamu orang-orang berdosa: seperti gunung tidak akan
menjadi budak, atau bukit tidak akan menjadi hamba
perempuan, demikian juga dosa tidak dikirim ke bumi, tetapi
manusia sendirilah yang telah menciptakannya, dan akan
menjadi kutukan yang besar bagi mereka yang melakukannya.
5. Dan kemandulan tidak diberikan kepada seorang wanita,
tetapi karena perbuatan tangannyalah dia mati tanpa memiliki
anak. 6. Aku bersumpah kepadamu orang-orang berdosa, demi
Dia Yang Kudus dan Benar, bahwa semua perbuatan jahatmu
terungkap di surga, dan tidak ada perbuatan kekerasanmu
yang tertutupi atau tersembunyi. 7. Dan jangan berpikir dalam
jiwamu, dan jangan katakan dalam hatimu, bahwa kamu tidak
tahu dan tidak melihat, bahwa setiap dosa dicatat setiap hari di
surga di hadapan Yang Maha Tinggi. 8. Dan sekarang kamu
tahu bahwa semua kekerasan yang kamu lakukan dicatat setiap
hari sampai kepada hari penghakimanmu. 9. Celakalah kamu,
hai orang-orang bodoh, karena kamu akan dihancurkan oleh
kebodohanmu; dan kamu tidak mendengarkan orang bijak, dan
kamu tidak akan mendapatkan sesuatu yang baik! 10. Dan
sekarang ketahuilah, bahwa kamu telah dipersiapkan untuk
hari kehancuran, dan jangan berharap bahwa kamu akan
hidup, hai kamu orang-orang berdosa, tetapi kamu akan pergi
dan mati, karena kamu tidak mengenal tebusan; karena kamu
telah dipersiapkan bagi hari penghakiman besar, dan bagi hari
kesusahan dan aib yang besar bagi jiwamu. 11. Celakalah kamu,
hai orang-orang yang mengeraskan hati, yang berbuat jahat
dan meminum darah; darimanakah kamu akan makan yang
baik dan minum dan menjadi puas? Dari semua yang baik yang
telah disebarkan Tuhan kita Yang Maha Tinggi dalam
kelimpahan di atas bumi; kamu tidak akan memiliki damai
sejahtera. 12. Celakalah kamu, hai orang-orang yang menyukai
perbuatan ketidakadilan; mengapa kamu berharap kebaikan
bagi dirimu sendiri? Ketahuilah bahwa kamu akan diserahkan
ke dalam tangan orang-orang benar; mereka akan memotong
lehermu dan membunuhmu, dan tidak akan berbelas-kasihan
kepadamu. 13. Celakalah kamu, hai orang-orang yang
bersukacita dalam kesusahan orang benar, karena kuburan
tidak akan digali bagimu. 14. Celakalah kamu, hai orang-orang
yang menjadikan kata-kata orang benar menjadi sia-sia, karena
harapan akan hidup tidak akan ada bagimu. 15. Celakalah
kamu, hai orang-orang yang menuliskan kata-kata kebohongan
dan kefasikan; karena mereka menuliskan kata-kata bohong
supaya mereka didengar, dan manusia tetap tinggal dalam
kebodohan mereka; tidak akan ada damai sejahtera bagi
mereka, dan mereka akan mati dengan tiba-tiba!
PASAL 99. Celakalah mereka yang bertindak fasik, dan
memuliakan kata-kata bohong, dan menghormatinya; kamu
akan hancur, dan tidak akan memiliki kehidupan yang baik. 2.
Celakalah kamu, hai orang-orang yang membengkokkan kata-
kata yang lurus, dan yang melanggar hukum kekekalan, dan
menyatakan diri mereka tidak berdosa; mereka akan diinjak-
injak di atas bumi. 3. Dan pada hari-hari itu, persiapkanlah
dirimu, hai kamu orang-orang benar, untuk menaikkan doa-doa
sebagai ingatan, dan menempatkannya sebagai kesaksian di
hadapan para malaikat, supaya mereka dapat meletakkan dosa
orang-orang berdosa sebagai ingatan di hadapan Yang Maha
Tinggi. 4. Pada hari-hari itu, bangsa-bangsa akan terguncang,
dan bangsa-bangsa akan bangkit pada hari kehancuran. 5. Dan
pada hari-hari itu, buah kandungan akan mengalami
keguguran, dan mereka akan mengoyak-ngoyak anak-anak
mereka sendiri dan akan membuangnya; mereka akan
melemparkan bayi-bayi mereka yang masih menyusu, dan
tidak akan kembali kepada mereka, dan tidak akan
mengasihani bayi-bayi mereka. 6. Aku bersumpah kepadamu
orang-orang berdosa, bahwa dosa telah disiapkan bagi hari
penumpahan darah yang tidak akan berakhir. 7. Dan mereka
akan menyembah batu; dan yang lainnya akan membuat
patung emas dan perak dan kayu dan tanah liat, yang lainnya
akan menyembah roh-roh jahat dan setan dan segala macam
berhala, bahkan di kuil-kuil berhala; tetapi tidak akan ada
pertolongan yang akan mereka dapatkan dari padanya. 8. Dan
mereka akan menjadi fasik dalam kebodohan hati mereka, dan
mata mereka akan dibutakan oleh rasa takut dalam hati
mereka dan melalui penglihatan dalam mimpi-mimpi mereka.
9. Melalui hal-hal tersebut mereka akan menjadi fasik dan
takut, karena mereka melakukan semua perbuatan mereka di
dalam ketidakbenaran, dan menyembah batu-batu; mereka
akan dihancurkan dalam sekejap. 10. Tapi pada hari-hari itu,
berbahagialah mereka yang menerima kata-kata bijak dan
mengenalnya, dan hidup di jalan Yang Maha Tinggi, dan
berjalan di jalan keadilan, dan tidak bertindak fasik dengan
mereka yang bertindak fasik; karena mereka akan
diselamatkan. 11. Celakalah kamu, hai kamu orang-orang yang
menyebarkan kejahatan kepada sesamanya, karena kamu akan
dibunuh di neraka. 12. Celakalah kamu, hai orang-orang yang
mendirikan dasar untuk dosa dan penipuan, dan yang
menimbulkan kepahitan di bumi, karena hal ini mereka akan
berakhir. 13. Celakalah kamu, hai orang-orang yang
membangun rumahmu dengan jerih payah orang lain, dan yang
bahan bangunannya dari batu bata dan batu dosa. Aku berkata
kepadamu, kamu tidak akan memiliki damai sejahtera. 14.
Celakalah mereka yang menolak ukuran dan warisan kekal dari
nenek moyang mereka, dan yang jiwanya mengikuti berhala-
berhala; tidak akan ada perhentian bagi mereka. 15. Celakalah
mereka yang menjalankan ketidakadilan dan membantu
penindasan, dan yang membunuh sesama mereka, sampai hari
penghakiman besar! 16. Karena Dia akan mencampakkan
kemuliaanmu, dan menempatkan kejahatan dalam hatimu, yang
akan membangkitkan roh amarah-Nya, dan menghancurkan
kamu semua dengan pedang; dan semua orang benar dan kudus
akan mengingat dosa-dosamu.
PASAL 100. Dan pada hari-hari itu, ayah akan saling bunuh
dengan anak-anaknya di satu tempat, dan saudara dengan
saudara akan jatuh mati bersama-sama, sampai darah mereka
mengalir seperti sungai. 2. Karena manusia tidak akan
berbelas kasihan, dan tidak akan menahan tangannya untuk
membunuh anak-anaknya dan keturunan anak-anaknya; dan
orang berdosa tidak akan menahan tangannya dari saudaranya
yang dihormati; mereka akan saling membunuh dari fajar
menyingsing sampai matahari terbenam. 3. Dan kuda akan
berjalan dengan dadanya dalam darah orang-orang berdosa,
dan kereta akan tenggelam dalam ketinggiannya. 4. Dan pada
hari-hari itu, para malaikat akan datang ke tempat-tempat
rahasia, dan akan mengumpulkan di satu tempat semua orang
yang membantu dosa; dan Yang Maha Tinggi akan muncul
pada hari itu untuk menjalankan penghakiman yang besar atas
semua orang berdosa. 5. Tetapi atas semua orang benar dan
orang kudus, Dia akan menempatkan para malaikat kudus
sebagai penjaga untuk mengawasi mereka seperti biji mata,
sampai Dia membuat suatu akhir bagi semua kejahatan dan
semua dosa; dan bahkan jika orang kudus itu tidur panjang,
tidak akan ada yang perlu ditakutkan. 6. Dan orang-orang bijak
diantara manusia akan melihat kebenaran, dan anak-anak
manusia di bumi akan mengerti semua perkataan dari buku ini,
dan tahu bahwa kekayaan mereka tidak akan dapat
menyelamatkan mereka pada waktu dosa-dosa mereka
ditunggangbalikkan. 7. Celakalah kamu, hai orang-orang
berdosa, kamu menindas orang benar pada hari kesusahan
besar dan kamu membakar mereka dengan api; kamu akan
dibalaskan sesuai dengan perbuatanmu. 8. Celakalah kamu, hai
orang-orang yang mengeraskan hati, yang merancangkan
kejahatan: kegentaran akan tiba bagimu, dan tidak akan ada
yang dapat menyelamatkan kamu. 9. Celakalah kamu, hai orang-
orang berdosa, karena kata-kata mulutmu, dan karena
perbuatan tanganmu, yang telah kamu lakukan, kamu yang
bertindak fasik akan dibakar di dalam perapian yang menyala-
nyala dengan api. 10. Dan sekarang ketahuilah bahwa malaikat
akan menyelidiki perbuatanmu, di surga dan dari matahari dan
bulan dan bintang-bintang karena dosa-dosamu, sebab kamu
menghakimi orang-orang benar di bumi. 11. Dan Dia akan
memanggil setiap awan dan kabut dan embun dan hujan untuk
bersaksi melawan kamu, dan mereka tidak akan turun atasmu;
dan tidakkah mereka memikirkan dosa-dosamu? 12. Dan
sekarang, berilah hadiah kepada hujan, agar mungkin dia tidak
ditahan turun atasmu, atau kepada embun ketika telah
menerima emas atau perakmu. 13. Ketika embun es dan salju
dan hawa dingin mereka turun ke atasmu, dan semua badai
salju dengan semua malapetakanya turun ke atasmu, pada hari-
hari itu kamu tidak akan tahan berdiri di hadapan mereka.
PASAL 101. Perhatikanlah langit, hai kamu semua anak-anak
surga, dan semua perbuatan Yang Maha Tinggi, dan takutlah
akan Dia, dan janganlah melakukan kejahatan dihadapan-Nya.
2. Ketika Dia menutup jendela-jendela langit, dan menahan
hujan dan embun untuk turun di bumi karena kamu, apa yang
akan kamu lakukan? 3. Dan ketika Dia mengirimkan amarah-
Nya atasmu dan atas semua perbuatanmu, kamu tidak dapat
memohon kepada-Nya, karena kamu telah berbicara melawan
keadilan-Nya dengan angkuh dan berani; kamu tidak akan
memiliki damai sejahtera. 4. Tidakkah kamu melihat nahkoda
kapal, bagaimana kapal mereka diombang-ambingkan
gelombang, dan diguncangkan angin, dan kesusahan? 5. Dan
karenanya mereka takut, karena semua harta mereka
tenggelam ke dalam laut bersama mereka, dan mereka gentar
dalam hati mereka bahwa laut mungkin akan menelan mereka
dan mereka binasa di dalamnya. 6. Tidakkah semua lautan dan
semua air dan segala pergerakannya adalah karya Yang Maha
Tinggi, dan tidakkah Dia telah memeteraikannya dan mengikat
semuanya di pasir? 7. Oleh hardik-Nya mereka menjadi kering
dan takut, semua ikannya mati, dan semua yang ada di
dalamnya; tetapi kamu orang berdosa yang ada di bumi tidak
takut akan Dia. 8. Tidakkah Dia yang menjadikan langit dan
bumi, dan segala sesuatu yang ada di dalamnya? Dan siapakah
yang telah memberikan pengertian dan kebijaksanaan bagi
semua yang bergerak di atas bumi, dan bagi mereka yang ada
di dalam laut? 9. Tidakkah nahkoda kapal takut terhadap
samudera? Tetapi orang-orang berdosa tidak takut kepada
Yang Maha Tinggi.
PASAL 102. Dan pada hari-hari itu, ketika Dia membawa api
yang menyakitkan ke atasmu, ke manakah kamu akan
melarikan diri, dan di manakah kamu akan menyelamatkan
diri? Dan ketika Dia membawa firman-Nya ke atasmu, tidakkah
kamu akan terkejut dan takut? 2. Dan semua benda-benda
penerang akan gemetar ketakutan, dan seluruh bumi akan
terperanjat, dan akan gemetar dan berguncang. 3. Dan semua
malaikat akan memenuhi perintah mereka, dan akan
menyembunyikan diri mereka dari hadapan-Nya, besar
kemuliaan-Nya, dan anak-anak bumi akan gemetar dan
terguncang; dan kamu, hai orang-orang berdosa, akan terkutuk
untuk selamanya, dan tidak akan memiliki damai sejahtera. 4.
Jangan takut, hai jiwa-jiwa orang benar, dan berharaplah
keadilan, kamu yang mati dalam kebenaran. 5. Dan janganlah
bersedih bahwa jiwamu turun ke dunia orang mati, dalam
kesusahan besar dan ratapan dan kesedihan, dan duka cita, dan
bahwa tubuhmu belum mendapatkan kebaikan yang layak
selagi kamu hidup, melainkan pada hari di mana kamu mati
sama seperti orang-orang berdosa, pada hari kutukan dan
hukuman. 6. Dan ketika kamu mati, orang-orang berdosa
berbicara atasmu, “Sama seperti kita mati, orang benar juga
mati, dan apakah gunanya semua perbuatan mereka? 7.
Lihatlah, sama seperti kami, mereka tewas dalam dukacita dan
kegelapan, dan apakah kelebihannya mereka dibandingkan
kami? Mulai sekarang kita adalah sama. 8. Dan apa yang akan
mereka terima, dan apa yang akan mereka lihat untuk
selamanya? Karena lihatlah, mereka juga telah mati, dan mulai
dari sekarang dan untuk selamanya mereka tidak akan melihat
terang.” 9. Aku berkata kepadamu hai orang-orang berdosa: itu
sudah cukup bagimu untuk makan dan minum dan membuat
seseorang telanjang, dan merampok dan berbuat dosa, dan
memperoleh kekayaan, dan untuk melihat hari-hari baik. 10.
Apakah kamu melihat orang benar, bagaimana akhir mereka
adalah damai sejahtera, karena tidak ada penindasan
ditemukan pada mereka sampai hari kematian mereka? 11.
“Dan mereka hancur, dan menjadi seolah-olah mereka tidak
pernah ada, dan jiwa mereka turun ke dunia orang mati dalam
kesusahan.”
PASAL 103. Dan sekarang aku bersumpah kepadamu hai
orang-orang benar, demi kemuliaan-Nya dan kehormatan-Nya,
dan demi kerajaan-Nya yang mulia dan demi kebesaran-Nya
aku bersumpah kepadamu: 2. Aku tahu rahasia ini, dan telah
membacanya dalam lembaran-lembaran kitab di surga, dan
telah melihat buku orang-orang kudus, dan telah menemukan
tertulis di dalamnya dan digoreskan bagi mereka, 3. bahwa
semua kebaikan dan sukacita dan kehormatan telah
dipersiapkan bagi mereka, dan ditulis bagi roh-roh orang yang
telah mati dalam keadilan, dan banyak kebaikan akan
diberikan kepadamu sebagai upah jerih payahmu, dan bahwa
bagianmu lebih baik daripada bagian orang-orang hidup. 4.
Dan jiwamu akan hidup, hai kamu yang telah mati dalam
keadilan, dan rohmu akan bersukacita dan bergembira, dan
ingatan akan mereka akan tetap ada di hadapan Yang Maha
Besar sampai seluruh generasi yang kekal. Dan sekarang
janganlah takut akan cela mereka. 5. Celakalah kamu, hai
orang-orang berdosa, jika kamu mati dalam dosamu, dan
orang-orang yang seperti kamu yang berkata tentang kamu,
“Berbahagialah mereka, orang-orang berdosa, mereka telah
melihat semua hari-hari mereka; 6. dan sekarang mereka telah
mati dalam keberuntungan dan kekayaan, dan belum pernah
melihat masalah atau pembunuhan dalam hidup mereka, dalam
kemuliaan mereka telah mati, dan penghakiman belum mereka
lewati dalam kehidupan mereka”. 7. Tidakkah kamu tahu
bahwa jiwa mereka akan dibawa turun ke dunia orang mati,
dan itu adalah celaka bagi mereka, dan kesusahan yang besar?
8. Dan dalam kegelapan dan dengan rantai dan di dalam api
yang menyala-nyala, roh mereka akan terbakar pada
penghakiman besar; dan penghakiman besar akan ada bagi
semua generasi sampai kekekalan. Celakalah kamu, karena
kamu tidak akan memiliki damai sejahtera! 9. Janganlah
berkata, orang benar dan orang baik yang hidup, “Pada hari-
hari penindasan, kami telah mengalami kerja berat, dan telah
mengalami kekurangan, dan telah menjumpai banyak hal yang
jahat, dan telah terluka dan menjadi berkurang, dan semangat
kami telah habis. 10. Kami telah hancur, dan tidak ada yang
menolong kami; dengan perkataan dan perbuatan kami tidak
mampu, dan kami tidak mencapai apa-apa; kami disiksa dan
dihancurkan, dan tidak berharap untuk melihat kehidupan,
dari hari ke hari. 11. Kami berharap untuk menjadi kepala,
tetapi menjadi ekor; kami bekerja sangat berat, dan tidak
mendapatkan hasil kerja kami; kami menjadi makanan bagi
orang-orang berdosa, dan orang-orang yang tidak adil
meletakkan kuk mereka yang sangat berat kepada kami. 12.
Mereka yang membenci kami memukuli kami dan menjadi
penguasa atas kami; dan kami membungkukkan leher kami
bagi para pembenci kami, dan mereka tidak mengasihani kami.
13. Dan kami ingin pergi dari mereka untuk melarikan diri dan
beristirahat, tapi kami tidak menemukan tempat ke mana kami
dapat melarikan diri dan menyelamatkan diri dari mereka. 14.
Kami mengeluh kepada penguasa dalam kesusahan dan
kesakitan kami atas mereka yang melahap kami; tetapi mereka
tidak memperhatikan tangisan kami, dan tidak ingin
mendengar suara kami. 15. Bahkan mereka membantu orang-
orang yang merampok dan melahap kami, dan mereka yang
menjadikan kami sedikit, dan mereka merahasiakan
penindasan mereka dan tidak menyingkirkan kuk mereka
terhadap kami, tetapi melahap kami dan menyerakkan kami
dan membunuh kami; dan mereka merahasiakan pembunuhan
kami, dan tidak mengingat bahwa mereka telah mengangkat
tangannya melawan kami.”
PASAL 104. Aku bersumpah kepadamu, hai kamu orang-orang
benar, bahwa di surga para malaikat akan mengingat kamu
untuk kebaikan di hadapan kemuliaan Yang Maha Besar.
Namamu akan ditulis di hadapan kemuliaan Yang Maha Besar.
2. Berharaplah, karena semula kamu dipermalukan di dalam
kejahatan dan kekurangan, tetapi sekarang kamu akan
bersinar seperti benda-benda penerang di langit, dan akan
terlihat, dan pintu gerbang surga akan dibukakan bagimu. 3.
Dan teruslah menangis untuk penghakiman; itu akan muncul
bagimu, karena semua kesusahanmu akan dibalaskan kepada
para penguasa, dan kepada semua orang yang telah membantu
mereka menindas kamu. 4. Berharaplah, dan jangan
pengharapanmu berhenti, karena kamu akan memiliki
sukacita yang besar, seperti para malaikat di surga. 5. Karena
hal itu akan menjadi milikmu, dan kamu tidak akan
menyembunyikan diri pada hari penghakiman besar, dan
kamu tidak akan ditemukan sebagai orang berdosa, dan
penghukuman kekal akan jauh dari padamu sepanjang seluruh
generasi dunia. 6. Dan sekarang, jangan takut, hai kamu orang-
orang benar, ketika kamu melihat orang-orang berdosa
menjadi kuat dan bersukacita di dalam keinginan-keinginan
mereka, dan jangan bersekutu dengan mereka, tetapi jauhilah
penindasan mereka, karena kamu akan menjadi sekutu
penghuni surga. 7. Hai kamu orang berdosa, meskipun kamu
berkata, “Kamu tidak akan dapat menyelidikinya, dan semua
dosa kami tidak tercatat, tetapi mereka akan tetap terus
mencatat dosa-dosamu setiap hari. 8. Dan sekarang aku
tunjukkan kepadamu, bahwa terang dan gelap, siang dan
malam, melihat semua dosamu. 9. Janganlah menjadi fasik di
dalam hatimu, dan jangan berbohong, dan jangan
membengkokkan kata-kata yang lurus, dan jangan menyebut
bohong kata-kata dari Yang Kudus dan Besar, dan jangan
memuliakan berhalamu, karena semua ketidakbenaranmu dan
semua ketidaksalehanmu tidak akan menjadi pembenaranmu,
melainkan menjadi dosa besar. 10. Dan sekarang, aku tahu
rahasia ini bahwa kata-kata kebenaran akan diubah dan
dibelokkan, dan banyak orang berdosa akan memberontak, dan
akan mengucapkan kata-kata jahat, dan akan berbohong dan
melakukan penipuan yang besar, dan menulis buku yang berisi
kata-kata mereka. 11. Tapi ketika mereka menuliskan semua
kata-kataku dalam kejujuran dalam bahasa mereka, dan tidak
mengubah atau meringkas kata-kataku, tapi menuliskan
semuanya di dalam kejujuran, semua yang telah aku saksikan
kepada mereka, 12. kemudian aku tahu rahasia yang lain,
bahwa buku-buku akan diberikan kepada orang benar dan
orang bijak untuk menjadikan sukacita dan kejujuran dan
kebijaksanaan yang melimpah. 13. Dan buku-buku akan
diberikan kepada mereka, dan mereka akan percaya kepadanya
dan akan bersukacita di dalamnya; dan kemudian semua orang
benar, yang telah belajar semua jalan kejujuran dari padanya,
akan mendapatkan upah.
PASAL 105. “Dan pada hari-hari itu,” demikianlah firman
TUHAN, “Mereka akan memanggil dan bersaksi kepada anak-
anak bumi mengenai kebijaksanaan mereka: menunjukkannya
kepada mereka, karena kamu adalah pemimpin mereka, dan
upah atas seluruh bumi. 2. Karena Aku dan Anak-Ku akan
bergabung bersama mereka untuk selamanya di jalan kejujuran
dalam kehidupan mereka. Dan damai sejahtera akan ada
bagimu; bersukacitalah, hai kamu anak-anak kejujuran, dalam
kebenaran!”
PASAL 106. Dan setelah beberapa waktu, anakku Metusalah
mengambil seorang istri bagi anaknya Lamekh, dan dia
mengandung olehnya, dan melahirkan seorang anak laki-laki. 2.
Tubuhnya putih seperti salju dan merah seperti mawar yang
mekar, dan rambut kepalanya putih seperti bulu domba, dan
matanya indah; dan ketika dia membuka matanya, itu
menerangi seluruh rumah seperti matahari, dan seluruh rumah
menjadi sangat terang. 3. Dan ketika dia diambil dari tangan
bidan, dia membuka mulutnya, dan berbincang dengan Tuhan
yang adil. 4. Dan ayahnya Lamekh menjadi takut karenanya,
dan melarikan diri, dan datang kepada ayahnya Metusalah. 5.
Dan dia berkata kepadanya, “Aku telah memperanakkan
seorang putra tunggal, tidak seperti manusia, tetapi mirip
dengan anak-anak dari para malaikat dari surga, dan rupanya
berbeda, tidak seperti kita, matanya seperti sinar matahari,
wajahnya mulia. 6. Dan menurut aku dia bukan berasal dari
padaku, tapi dari para malaikat; dan aku takut bahwa hal-hal
yang ajaib akan terjadi di dalam hari-harinya di atas bumi. 7.
Dan sekarang, bapaku, aku di sini memohon dan meminta
engkau pergi kepada Henokh, ayah kita, dan mendengar dari
padanya yang sebenarnya, karena dia bertempat tinggal
bersama para malaikat.” 8. Dan ketika Metusalah
mendengarkan kata-kata anaknya, dia datang kepadaku, di
ujung bumi, karena dia telah mendengar bahwa aku ada di
sana, dan berteriak keras, dan aku mendengar suaranya dan
datang kepadanya dan aku berkata kepadanya, “Lihatlah, ini
aku, anakku, karena engkau telah datang kepadaku.” 9. Dan dia
menjawab dan berkata kepadaku, “Aku datang kepadamu
mengenai sesuatu hal yang besar, dan tentang penglihatan
yang mengganggu itulah aku datang mendekat. 10. Dan
sekarang, bapaku, dengarkan aku, karena telah lahir bagi
anakku Lamekh seorang anak laki-laki, yang rupanya tidak
seperti rupa manusia; kulitnya lebih putih dari salju, dan lebih
merah daripada bunga mawar yang mekar, dan rambut
kepalanya lebih putih dari bulu domba yang putih, dan
matanya seperti sinar matahari; dan dia membuka matanya,
dan itu menerangi seluruh rumah. 11. Dan ketika dia diambil
dari tangan bidan, dia membuka mulutnya, dan memberkati
Tuhan di surga. 12. Dan ayahnya Lamekh menjadi takut, dan
lari kepadaku, dan tidak percaya bahwa anak tersebut berasal
dari padanya, tetapi yang rupanya sama seperti para malaikat
surga; dan lihatlah, aku telah datang kepadamu supaya engkau
menunjukkan kepadaku kebenaran.” 13. Dan aku, Henokh,
menjawab, dan berkata kepadanya, “Tuhan akan membuat hal-
hal yang baru di bumi, dan ini aku ketahui, dan telah aku lihat
dalam suatu penglihatan, dan aku ungkapkan kepadamu bahwa
di dalam generasi ayahku Yared, beberapa malaikat dari
tempat tinggi di surga meninggalkan firman Tuhan. 14. Dan
lihatlah, mereka berbuat dosa, dan meninggalkan hukum, dan
menyatukan diri mereka dengan perempuan, dan melakukan
dosa dengan mereka, dan mengawini beberapa diantara
mereka, dan memperanakkan anak-anak dari mereka. 15. Dan
kehancuran besar akan ada atas seluruh bumi, dan akan ada air
banjir besar, dan kehancuran besar akan terjadi selama satu
tahun. 16. Anak yang lahir bagimu ini akan ditinggalkan di
bumi, dan tiga orang anak-anaknya akan diselamatkan
bersamanya; ketika semua orang yang ada di bumi akan mati,
dia dan anak-anaknya akan diselamatkan. 17. [Mereka
melahirkan para raksasa di bumi, tidak dengan roh, tapi
menurut daging, dan akan ada hukuman yang besar di bumi,
dan bumi akan dibasuh dari semua kenajisannya.] 18. Dan
sekarang beritahukanlah kepada anakmu Lamekh, bahwa yang
lahir baginya adalah benar-benar anaknya, berilah dia nama
Nuh, karena dia akan menjadi yang tersisa darimu; dan dia dan
anak-anaknya akan diselamatkan dari kehancuran yang akan
datang atas bumi karena semua dosa dan semua ketidakadilan
yang akan genap dalam hari-harinya di bumi. 19. Dan setelah
waktu itu, ketidakadilan akan melampaui yang pertama kali
terjadi di bumi; karena aku tahu rahasia orang-orang kudus,
karena Dia, Tuhan, telah menunjukkannya kepadaku, dan telah
memerintahkan aku, dan aku telah membaca lembaran-
lembaran kitab di surga.
PASAL 107. Dan aku melihat tertulis di atasnya generasi demi
generasi akan melakukan pelanggaran, sampai suatu generasi
keadilan muncul, dan pelanggaran akan dimusnahkan, dan
dosa akan hilang dari bumi, dan segala yang baik akan datang
atas semuanya. 2. Dan sekarang, anakku, pergi dan
beritahukanlah kepada anakmu Lamekh, bahwa anak yang
lahir ini benar-benar anaknya, dan bahwa ini bukan
kebohongan.” 3. Dan ketika Metusalah telah mendengar kata-
kata ayahnya Henokh—karena dia menunjukkan kepadanya
segala sesuatu yang rahasia—dia kembali, dan setelah dia
melihatnya, dia menyebut nama anak itu Nuh, karena dia akan
membuat bumi gembira kembali karena semua kehancuran
yang terjadi.
PASAL 108. Buku lain yang ditulis Henokh bagi anaknya
Metusalah, dan keturunannya yang akan ada setelah dia, yang
menjalankan hukum di hari-hari terakhir. 2. Mereka yang
menyimpannya, dan yang sekarang menunggu hari-harinya
sampai mereka yang melakukan kejahatan diakhiri, dan kuasa
mereka yang berdosa diakhiri, 3. menunggu sampai dosa hilang
lenyap, karena nama mereka akan dihapus dari buku-buku
orang kudus, dan keturunan mereka dilenyapkan sampai
kekekalan, dan roh mereka akan dibinasakan, dan mereka akan
menangis dan meratap dalam kehampaan, di tempat kosong,
dan terbakar di dalam api yang tidak akan berakhir. 4. Dan di
sana aku melihat sesuatu seperti awan yang tidak bisa dilihat,
karena aku tidak bisa melihat lebih dalam; dan aku melihat
nyala api menyala terang, dan ada yang berputar-putar seperti
gunung yang bersinar, dan yang berguncang ke sana kemari. 5.
Dan aku bertanya kepada salah seorang malaikat kudus yang
menyertai aku, dan berkata kepadanya, “Apakah benda yang
bersinar ini? Karena itu bukan surga, tetapi hanya nyala api
yang terbakar, dan suara teriakan dan tangisan dan ratapan
dan rasa sakit yang hebat.” 6. Dan dia berkata kepadaku,
“Tempat yang engkau lihat ini—di sini dibawa jiwa-jiwa
orang-orang berdosa dan para penghujat dan orang-orang
yang berbuat jahat dan mengubah segala sesuatu yang
difirmankan Tuhan melalui mulut para nabi tentang hal-hal
yang akan terjadi. 7. Karena beberapa hal ini telah ditulis, dan
dicatat di surga, supaya para malaikat dapat membaca dan
tahu apa yang akan terjadi pada orang-orang berdosa dan
kepada roh-roh orang yang rendah hati yang telah menderita
dalam tubuh mereka, dan karenanya menerima upah dari
Allah, dan bagi mereka yang dihujat oleh orang-orang fasik; 8.
yang mengasihi Tuhan, dan tidak mencintai emas atau perak
atau seluruh kekayaan dunia, tetapi memberikan tubuh
mereka untuk dianiaya; 9. dan bagi siapa, sejak mereka ada,
tidak merindukan makanan yang fana, tetapi menganggap diri
mereka nafas yang akan berlalu, dan hidup sepatutnya, dan
sering mengalami pengujian oleh Allah, dan roh mereka
ditemukan bersih untuk memuji nama-Nya. 10. Semua berkat
yang mereka terima telah aku tuliskan dalam buku-buku; dan
Dia telah mempersiapkan upah mereka, karena mereka telah
terbukti sebagai orang-orang yang lebih mencintai surga yang
kekal lebih dari pada hidup mereka, dan ketika mereka diinjak-
injak oleh orang-orang jahat, dan mendengar hujatan dan
cercaan, mereka memuji Aku.” 11. Dan sekarang Aku akan
memanggil roh-roh orang baik, dari generasi terang, dan
mengubah mereka yang lahir dalam kegelapan, yang belum
mendapatkan upah dalam tubuh mereka dengan kehormatan
yang pantas sesuai ketaatan mereka. 12. Dan Aku akan
memimpin mereka yang mengasihi nama-Ku yang kudus dalam
cahaya terang, dan akan menempatkan masing-masing di atas
takhta kehormatannya. 13. Dan mereka akan berkilauan untuk
masa yang tidak terbatas, karena adil penghakiman Allah,
karena Dia akan berlaku setia kepada orang-orang yang setia di
jalan yang jujur. 14. Dan mereka akan melihat bagaimana
orang-orang yang lahir di dalam kegelapan akan dilemparkan
ke dalam kegelapan, sedangkan orang-orang benar akan
berkilauan. 15. Dan orang-orang berdosa akan menangis, dan
melihat ketika mereka bersinar, dan mereka akan pergi ke
tempat dimana hari-hari dan waktu telah dituliskan bagi
mereka.
Versi lengkap Kitab Henokh – Buku untuk Generasi Akhir
Zaman terjemahan bahasa Indonesia bisa Anda beli di website
kami:
https://kitabhenokh.wordpress.com/kitab/
https://harituhan.wordpress.com/kitab/
Kontak email: [email protected]
Detail:
210 halaman ukuran A4
Hard cover + laminasi dof
Pita pembatas buku
Dimensi: 30 x 21 x 2 cm
Dilengkapi dengan uraian, ayat-ayat referensi Alkitab,
ayat-ayat referensi silang, dan penjelasan nubuat-
nubuat Henokh tentang Akhir Zaman.
Harga Rp 130.000*
Tersedia juga kitab-kitab Ibrani kuno pendukung Alkitab
lainnya dalam terjemahan bahasa Indonesia:
Kitab Yashar (Sepher haYashar: Kitab Orang Jujur)
dengan nama-nama Ibrani asli @Rp 150.000
Kitab Yobel (Sepher haYovelim) – Kitab Kejadian Kecil
@Rp 120.000
Kitab Esdras 1 dan 2 – Wahyu Ezra @Rp 125.000
Harga paket lengkap (4 kitab) Rp 525.000*
*Harga belum termasuk ongkos kirim