The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by akunklop18, 2021-10-07 23:25:15

Modul Belajar

Modul Belajar

Keywords: tik

Chapter 6. Bitmap Effect

Chapter 6

Gambar 5. Memilih Efek.
5. Lalu lakukan pengaturan efek pada jendela Page Curl seperti pada gambar.

Gambar 6. Jendela Page Curl.

Lens Effect

Berikut ini kita akan membuat kaca pembesar menggunakan efek Lensa (Lens Ef-
fect), ikutilah langkah-langkah berikut ini :
1. Buka lembar kerja baru. Dan buatlah lingkaran-lingkaran seperti gambar di

bawah ini :

Lingkaran 1 Lingkaran 2

Gambar 7. Lingkaran

47

Chapter 6 Chapter 6. Bitmap Effect
2. Buat satu lingkaran besar (lebih besar dari lingkaran pertama) dan beri warna
putih, letakan sesuai keinginan seperti pada gambar dibawah ini.

Gambar 8. Lingkaran simetris
3. Lalu hilangkan outlinenya. Transparasikan lingkaran putih tadi dengan menggu-

nakan Transparency tool. Pilih Radial pada property bar.
4. Setelah itu, masukan object Lingkaran putih tadi pada lingkaran hitam dengan

menggunakan Power Clip (Effect >> Power Clip >> Place Inside Continer)
5. Lalu seleksi lingkaran kecil yang ada di dalam lingkaran 2. Beri warna putih dan

transparasikan kembali dengan menggunakan Transparency Tool dan pilih lini-
er.
6. Buatlah object baru berupa persegi dan gunakan Text Tool lalu klikan pada garis
(tepat pada garis object)Persegi, tulis sesuka hati.
7. Seleksi lingkaran besar yang ada di lingkaran 2, lalu klik menu Effect > Lens.
8. Maka akan muncul Docker Window seperti pada gambar dibawah ini.

Gambar 9. Docker Lens
9. Hilangkan outline semua lingkaran. Pilih Magnify, dan sesuaikan Amount den-

gan keinginan kita, sehingga menjadi seperti pada gambar dibawah ini.

48

Chapter 6. Bitmap Effect Chapter 6

Gambar 10. Hasil efek lens (kaca pembesar)

Frame Effect

Berikut ini kita akan memberikan efek bingkai atau frame pada gambar untuk mem-
buat kartu ucapan. Perhatikan contoh dan ikuti langkah-langkahnya :

Gambar 11. Contoh Tampilan Kartu Ucapan.
1. Buatlah sebuah dokumen baru dengan ukuran A4 pada posisi Landscpae.
2. Klik Rectangle Tool lalu gambarlah sebuah persegi panjang menutupi lembar

kerja.
3. Berikan warna kuning pada rectangle.

49

Chapter 6 Chapter 6. Bitmap Effect

Gambar 12. Rectangle Tool.

Gambar 13. Membuat Shape.
4. Kemudian import gambar ke dalam lembar kerja.

Gambar 14. Membuat Shape.
5. Klik menu Bitmaps, pilih Creative.
6. Klik Frame.

50

Chapter 6. Bitmap Effect Chapter 6

Gambar 15. Efek Frame.
7. Pada jendela Frame yang tampil, klik Tab Modify.
8. Pilih warna kuning pada Color, ketik pada Horizontal = 120 dan Vertical = 120.
9. Klik Preview jika ingin melihat hasil tampilan sementara, klik OK jika selesai.

Gambar 16. Atur Parameter Efek Frame.
10. Klik Text Tool, ketik teks pada gambar.

51

Chapter 6 Chapter 6. Bitmap Effect

Fabric Effect

Pada contoh berikut ini, kita akan membuat desain kartu ucapan ulang tahun den-
gan memanfaatkan efek Fabric. Perhatikan contoh dan ikutilah langkah-langkah
berikut ini :

Gambar 17. Contoh Tampilan Efek Fabric.
1. Buatlah sebuah dokumen dengan ukuran A4, Landscape.
2. Klik Rectangle Tool, lalu gambarlah persegi empat menutupi lembar kerja.
3. Berikan corak bunga dengan cara klik Pattern Fill...
4. Atur warna Front = pink dan Back = cream serta corak seperti gambar berikut.

Gambar 18. Pattern Fill.

52

Chapter 6. Bitmap Effect

Chapter 6

Gambar 19. Hasil Pattern Fill.
5. Klik Bezier Tool, lalu buatlah shape berikut ini dengan warna pink.

Gambar 20. Menggambar Shape Menggunakan Bezier Tool.

Gambar 21. Tampilan Hasil.
6. Import gambar pinguin ke lembar kerja.

53

Chapter 6 Chapter 6. Bitmap Effect

Gambar 22. Mengimpor Gambar Pinguin.
7. Klik menu Bitmaps, pilih Creative, lalu klik Fabric...

Gambar 23. Memilih Efek Fabric.
8. Pada jendela Fabric yang tampil, pilih Style = Rug Hooking, Size = 10 dan Bright-

ness = 75.

Gambar 24. Mengatur Efek Fabric.

54

Chapter 6. Bitmap Effect Chapter 6

Gambar 25. Tampilan Efek Fabric.
9. Kemudian tambahkan efek bayangan menggunakan Drop Shadow pada Interac-

tive Tool.

Gambar 26. Memberi Efek Bayangan.
10. Tambahkan teks seperti pada contoh.

55

Chapter 6 Chapter 6. Bitmap Effect

Latihan

Buatlah desain seperti di bawah ini menggunakan efek khusus Bitmap pada Core-
lDRAW X4.

Gambar 27. Soal.

56

Chapter 7. Menggunakan PowerClip Chapter 7

Menggunakan
PowerClip

Desain Kartu Nama

PowerClip merupakan salah satu fitur menarik yang disediakan oleh CorelDRAW
X4. Ketika kita hendak menempatkan sebuah gambar, foto, ataupun shape kompl-
kes ke dalam shape lain, kita dapat menggunakan PowerClip untuk melakukannya.
Berikut adalah contoh penggunaan PowerClip.

Gambar 1. Contoh Kartu Nama
1. Buatlah sebuah dokumen dengan ukuran 9 x 5,5 cm.
2. Klik Rectangle Tool, gambarlah persegi panjang dengan ukuran 9 x 5,5 cm ber-

warna abu-abu.

Gambar 2. Menggambar Shape.
2. Klik Bezier Tool, lalu gambarlah sebuah objek menyerupai kelopak bunga ber-

57

Chapter 7 Chapter 7. Menggunakan PowerClip
warna orange.

Gambar 3. Menggambar Shape.
3. Duplikat shape, ubah warna menjadi orange muda dan kuning, lalu putar

shape.

Gambar 4. Duplikat Shape.
4. Gunakan teknik Blend untuk membuat shape menjadi banyak.

Gambar 5. Teknik Blend.
5. Klik shape lalu klik menu Effects, klik PowerClip, lalu klik Place Inside Container.

Gambar 6. PowerClip.

58

Chapter 7. Menggunakan PowerClip Chapter 7
6. Klik pada persegi panjang, maka shape akan masuk ke dalam persegi panjang.

Gambar 7. Menggunakan PowerClip.
7. Edit shape dengan cara, pilih PowerClip pada menu Effects.
8. Lalu klik Edit contents.

Gambar 8. Edit Contents.
9. Atur posisi shape seperti pada gambar, lalu klik Finishing Editing Object di sudut

kiri-bawah lembar kerja jika ingin kembali ke kondisi normal.

Gambar 9. Editing Shape.
10.Terakhir, buatlah shape persegi panjang berwarna putih dan orange serta teks

seperti pada contoh.

59

Chapter 7 Chapter 7. Menggunakan PowerClip

Desain Teks Kaca

Untuk lebih menguasai teknik menggunakan PowerClip, berikut adalah contoh pe-
manfaatan PowerClip untuk membuat teks. Perhatikan contoh di bawah ini.

Gambar 10. Contoh Teks dengan PowerClip.
1. Buatlah sebuah dokumen dengan ukuran 100 x 80 pixels.
2. Klik Rectangle Tool lalu gambarlah persegi panjang berwarna abu-abu gelap se-

hingga menutupi lembar kerja.

Gambar 11. Menggambar Shape.
3. Klik Text tool, atur jenis teks = Arial Black dengan ukuran 150 pt. Kemudian ketik

teks “FLOWER”.

Gambar 12. Membuat Teks.
4. Impor sebuah gambar ke lembar kerja kemudian letakkan di belakang teks, klik

gambar yang diimpor.

60

Chapter 7. Menggunakan PowerClip

Chapter 7

Gambar 13. Mengimpor Gambar.
5. Klik menu Effects, pilih PowerClip, lalu klik Place Inside Container.

Gambar 14. Menggunakan PowerClip.

Gambar 15. Hasil PowerClip.
6. Klik Edit Contents, lalu atur posisi gambar sesuai kebutuhan.

Gambar 16. Edit Contents.

61

Chapter 7 Chapter 7. Menggunakan PowerClip

Gambar 17. Mengatur Posisi Gambar.
7. Klik Rectangle Tool lalu gambarlah persegi panjang berwarna putih di atas teks.

Gambar 18. Menggambar Shape.
8. Klik Transparency kemudian berikan efek transparan pada shape.

Gambar 19. Transparency Tool.

62

Chapter 7. Menggunakan PowerClip

Chapter 7

Gambar 20. Memberi Efek Transparan.
9. Lalu klik Finish Editing Object.

Gambar 21. Finish Editing Object.

Latihan

Buatlah teks seperti pada gambar di bawah ini menggunakan PowerClip.

Gambar 22. Soal 1.

63

Chapter 7 Chapter 7. Menggunakan PowerClip
Gambar 23. Soal 2.

64

Chapter 8. Desain Kalender Chapter 8

Desain Kalender

Salah satu kelebihan yang dimiliki oleh CorelDRAW X4 adalah kemampuannya yang
banyak dipakai untuk mendesain karya cetak seperti kalender, poster, brosur, dan
lainnya. Teknik yang digunakan pun berbeda-beda tergantung pada jenis kebutu-
han dan bentuk desain yang diinginkan. Nah, pada pembahasan kali ini kita akan
mendesain kalender dengan teknik baru dan teknik yang sudah kita pelajari. Perha-
tikanlah contoh di bawah ini !

Gambar 1. Contoh Desain Kalender.
1. Buatlah sebuah dokumen baru berukuran kertas A5 berbentuk Landscape.
2. Klik Rectangle Tool untuk membuat background kalender.
3. Klik Fill, pilih Pattern Fill.

Gambar 2. Pattern Fill.

65

Chapter 8 Chapter 8. Desain Kalender
4. Pada jendela Pattern Fill, lakukan pengaturan seperti pada gambar, lalu klik OK.

Gambar 3. Jendela Pattern Fill.

Gambar 4. Hasil Pattern Fill.
5. Gambarlah persegi panjang berwarna putih dengan efek Transparency.

Gambar 5. Menggambar Shape.
6. Ketik teks “Calendar 2010” dengan efek Drop Shadow pada Interactive Tool.

66

Chapter 8. Desain Kalender Chapter 8

Gambar 6. Teks dengan Drop Shadow.
7. Kemudian tambahkan shape dengan efek Blend yang telah dibuat pada sebel-

umnya menggunakan PowerClip.

Gambar 7. Menambahkan Shape.
8.Klik pada Table Tool.

Gambar 8. Table Tool.
9. Lalu atur jumlah kolom = 7 dan baris = 7 pada property bar.

Gambar 9. Atur Jumlah Kolom dan Baris.

67

Chapter 8 Chapter 8. Desain Kalender
10. Drag pada lembar kerja untuk membuat tabel.

Gambar 10. Membuat Tabel.
11. Ketik teks tanggal seperti pada contoh.
12.Beri warna pada baris dengan cara blok baris pertama, lalu pilih warna pada

Background.

Gambar 11. Blok Baris Pertama.

Gambar 12. Mengubah Warna.
13. Lakukan hal yang sama untuk baris berikutnya.

68

Chapter 8. Desain Kalender

Latihan

Buatlah kalender seperti pada gambar di bawah ini !

Chapter 8

Gambar 13. Soal 1

Gambar 14. Soal 2.

69

Chapter 8 Chapter 8. Desain Kalender
Gambar 15. Soal 3.

70

Chapter 9. Desain Brosur Chapter 9

Desain Brosur

Pada pembahasan kali ini kita akan mempelajari bagaimana cara memanfaatkan
fitur-fitur yang ada pada CorelDRAW X4 untuk mendesain karya cetak berupa bro-
sur. Seperti yang diketahui bahwa brosur memiliki banyak macam, ada yang lipat
dua, lipat tiga dan lainnya. Nah, pada contoh berikut akan ditunjukkan cara mend-
esain brosur lipat tiga. Perhatikan contoh berikut :

Gambar 1. Contoh Desain Brosur.
1. Buatlah sebuah dokumen dengan ukuran A4 berbentuk Landscape.
2. Klik 2x pada bagian mistar (ruler) sampai tampil jendela Options.

Gambar 2. Klik 2x pada Ruler.
3. Ubah Horizontal = centimeters pada Units, lalu klik Guidelines.

71

Chapter 9 Chapter 9. Desain Brosur

Gambar 3. Jendela Options.
4. Klik Horizontal dan masukkan nilai 0 dan 21 (centimeters).
5. Klik Vertical dan masukkan nilai 9,9, 19,8 dan 29,7 (centimeters).

Gambar 4. Memasukkan Nilai pada Vertical.
6. Klik Ok, maka akan tampil garis pemandu (guidelines). Perhatikan gambar !

72

Chapter 9. Desain Brosur Chapter 9

Gambar 5. Tampilan Guidelines.
7. Buatlah sebuah persegi panjang berwarna hitam.

Gambar 6. Membuat Shape.
8. Kemudian tambahkan teks seperti pada contoh.

Gambar 7. Menambahkan Teks.
9. Lalu Import gambar image1.jpg.

73

Chapter 9 Chapter 9. Desain Brosur

Gambar 8. Menambahkan Gambar.
10.Kemudian gunakan Bezier Tool untuk menggambar shape dan beri warna

coklat.

Gambar 9. Membuat Shape.
11.Ulangi langkah kesepuluh untuk shape kedua dengan warna gradasi dari abu-

abu ke putih.

Gambar 10. Membuat Shape.
12.Kemudian berikan teks pada halaman pertama.
13.Klik Rectangle Tool, lalu gambarlah shape persegi empat berwarna gradasi abu-

abu ke putih untuk halaman kedua.
14.Kemudian tambahkan teks dan buatlah sebuah lingkaran.
15.Import gambar gbr1.jpg, lalu masukkan gambar ke lingkaran menggunakan

PowerClip.

74

Chapter 9. Desain Brosur Chapter 9

Gambar 11. Membuat Shape.

Gambar 12. Menggambar Shape.

Gambar 13. Menggunakan PowerClip.
16. Ulangi langkah keempatbelas dan kelimabelas untuk shape dan teks lainnya.
17. Import gambar image2.jpg, letakkan di halaman ketiga.
18. Klik Bezier Tool lalu gambarlah shape seperti pada contoh.
19. Tambahkan teks dan gambar. Perhatikan contoh.

75

Chapter 9 Chapter 9. Desain Brosur
Gambar 14. Mengimpor Gambar.
Gambar 15. Menggambar Shape.
Gambar 16. Menambahkan Teks.

76

Chapter 9. Desain Brosur Chapter 9

Latihan

Buatlah desain brosur seperti pada gambar di bawah ini !

Gambar 17. Soal 1.

Gambar 18. Soal 2.

77

Chapter 9 Chapter 9. Desain Brosur
Gambar 19. Soal 3.

78

Chapter 10. Tracing Image Chapter 10

Tracing Image

Teknik Dasar Tracing CorelDRAW X4

Istilah tracing berasal dari kata trace yang bermakna menelusuri / penelusuran. Da-
lam bidang desain grafis, tracing berarti proses menggambar ulang suatu ilustrasi
dengan acuan / aturan tertentu menggunakan tool-tool sesuai dengan program
grafis yang digunakan. Desain tracing ini banyak dijumpai pada stiker, poster, kaos,
serta berbagai media cetak lainnnya.
Menyiapkan image dalam lembar kerja :
1. Buka lembar kerja baru. Buka panel Object Manager dengan mengklik Tool >

Object Manager.

Gambar 1. Docker Object Manager
2. Pastikan Anda berada pada layer 1. Impor image/foto ke dalam lembar kerja.

Image yang Anda import akan tampil sebagai objek RGB Bitmap pada Layer 1.
3. Aturlah image menjadi transparan menggunakan Interacrive Transparency tool.

Tentukan Transparency Type : Uniform (terletak pada property bar) dengan nilai
Starting Transparency 60 - 70.
4. Kunci posisi image dengan cara klik kanan dan pilih Lock Object.

79

Chapter 10 Chapter 10. Tracing Image

Gambar 2. Mengunci image (lock object)
5. Buat layer baru di atas Layer 1 dengan klik icon New Layer pada bagian bawah

panel Object Manager.

Gambar 3. Membuat layer baru
6. Gunakan Pen tool dan buat outline dasar pada bagian rambut.

Gambar 4. Membuat outline rambut

80

Chapter 10. Tracing Image
7. Gunakan Shape Tool dan klik salah satu titik node outline. Klik icon Convert Line

to Curve pada property bar kemudian lengkungkan tiap garis outline mengikuti
bentuk kelengkungan rambut.

Chapter 10

Gambar 5. Melengkungkan outline objek
8. Dengan teknik yang sama, buatlah outline wajah. Buat bagian outline melebihi

batas antara wajah dan rambut seperti yang terlihat pada gambar berikut.
9. Kemudian gunakan teknik TRIM untuk memotong objek. Pilih outline rambut,

tekan shift kemudian pilih outline wajah. Hasilnya :

Gambar 6. Hasil tracing
10.Klik kanan Layer 1, dan nonaktifkan fungsi Visible. Beri warna fill pada objek

tracing.

Gambar 7. Objek hasil tracing

81

Chapter 10 Chapter 10. Tracing Image

Latihan

Buatlah tracing gambar seperti yang ditunjukkan pada gambar di bawah ini !

Gambar 8. Soal 1

Gambar 9. Soal 2

82

Chapter 11. Creative Tracing Chapter 11

Creative Tracing

Tracing Foto

Sebelumnya kita telah mempelajari bagaimana melakukan tracing iamge menggu-
nakan fasilitas instan yang disediakan CorelDRAW X4. Perlu diketahui bahwa tracing
dapat dilakukan secara manual sama seperti menggambar menggunakan mouse.
Banyak tools dan teknik tertentu yang dapat digunakan untuk melakukan tracing.
Berikut ini akan ditunjukkan cara untuk melakukan tracing secara manual.

Gambar 1. Contoh Hasil Tracing.
1. Impor gambar yang akan ditracing.

Gambar 2. Image baru
2. Gunakan Pen tool untuk memulai proses tracing.

83

Chapter 11 Chapter 11. Creative Tracing

Gambar 3. Memberi outline object
3. Gunakan Zoom Tool untuk memperbesar tampilan pada area mata. Buatlah

outline mata seperti berikut. Buat pupil mata menggunakan elips tool.
Gambar 4. Membuat outline mata

4. Dengan teknik serupa buatlah outline objek mata yang lain, hidung dan mulut.
Beri warna fill. Hasilnya :

Gambar 5. Pewarnaan
5. Gunakan Pen tool juga untuk membuat outline-outline lain. Gunakan teknik

INTERSECT untuk memotong objek kerah dan baju.

84

Chapter 11. Creative Tracing Chapter 11

Gambar 6. Memotong objek kerah dan baju
6. Beri warna fill pada objek. Pada kerah dan kancing baju gunakan Pattern Fill

Dialog, kemudian beri efek extrude pada kancing. Hasil sementara tampak
seperti gambar berikut ini.

Gambar 7. Hasil sementara
7. Buat background dengan menggunakan ellipse tool. Select object tracing dan

background lalu gunakan teknik SIMPLIFY untuk memotong objek tracing.

Gambar 8. Membuat background
8. Kemudian gunakan ellipse tool dan buat lingkaran dengan warna fill putih tan-

pa garis outline seperti berikut.

85

Chapter 11 Chapter 11. Creative Tracing

Gambar 9. Membuat lingkaran
9. Gunakan Interactive Drop Shadow Tool, klik dan tarik sedikit objek lingkaran.

Secara default akan muncul efek bayangan hitam di belakang objek lingkaran
tersebut.
10. Editlah efek drop shadow menjadi efek bersinar. Perbesar nilai Drop Shadow
Opacity = 100, Drop Shadow Feathering = 50, Feathering Direction = Outside,
Transparency Operation = Normal, serta Drop Shadow Color = Putih.

Gambar 10. Membuat efek bersinar
11. Copy paste objek lingkaran beserta efek drop shadow-nya. Gabungkan dengan

objek background hingga tampak seperti efek snow ice (salju)
12. Klik Interactive Transparency Tool, Tentukan Transparency Type : Linear pada

property bar. (Isi dengan angka = 80)

Gambar 11. Hasil objek tracing

86

Chapter 11. Creative Tracing Chapter 11

Latihan

Lakukanlah tracing pada gambar di bawah ini !

Gambar 12. Gambar Sebelum Tracing.

Gambar 13. Gambar Setelah Tracing.

87

Chapter 11 Chapter 11. Creative Tracing
Gambar 14. Tracing Image.

88

Chapter 12. Tracing Bitmap Chapter 12

Tracing Bitmap

Tracing dengan Power Trace

Selain teknik tracing secara manual, dapat juga menggunakan teknik tracing secara
otomatis menggunakan PowerTrace yang terintegrasi dengan corelDRAW X4.
Masing-masing teknik tracing baik secara manual (menggunakan Pen Tool, dsb)
maupun tracing secara otomatis (menggunakan Power Trace) memiliki kelebihan
dan kekurangan masing-masing.
Kekurangan teknik tracing secara manual adalah membutuhkan waktu lama untuk
men-tracing seluruh objek karena harus menggambar ulang tiap-tiap objek yang
dikehendaki. Dibutuhkan kesabaran, konsentrasi, skill, dan ketekunan khususnya
membuat outline bagian-bagian yang rumit. Kelebihan teknik ini adalah hasil de-
sain lebih halus dan teratur sesuai dengan bentuk yang diinginkan
Tracing menggunakan Power Trace terasa lebih instan dan mudah. Hanya dengan
klik pada objek tracing maka akan langsung terbentuk. Namun kelemahan teknik
ini adalah kadang hasil tracing tidak sesuai dengan apa yang kita inginkan terutama
jika dalam gambar awal terdapat background. Power Trace akan men-tracing se-
mua objek yang ada sehingga kita harus mengedit terlebih dahulu gambar awal
untuk menentukan bagian mana yang akan di-tracing.
Kelemahan lain tracing dengan menggunakan Power Trace terlihat jika kita men-
tracing dalam mode warna tertentu. Hasil tracing akan tampak terlihat batas-ba-
tas outline dari tiap bagian/warna objek. Hal ini membuat gambar tracing terlihat
kasar dan tidak rapi. Perhatikanlah contoh di bawah ini !

Gambar 1. Gambar Asli (kiri) dan Hasil Tracing (kanan).
1. Importlah sebuah image ke dalam lembar kerja.

89

Chapter 12 Chapter 12. Tracing Bitmap

Gambar 2. Impor Image
2. Seleksi objek image motor, klik menu Trace Bitmap > Quick Trace yang muncul

pada property bar.

Gambar 3. Proses Trace Bitmap
3. Seleksi objek tracing, lalu Ungroup All untuk memisahkan tiap-tiap bagian objek

tracing.
4. Anda dapat mengganti warna masing-masing objek tracing serta menghapus

background atau outline objek yang tidak perlu. Kemudian satukan lagi (Group)

Gambar 4. Hasil Tracing menggunakan Power Trace
Untuk meningkatkan kemampuan dalam melakukan tracing, ikutilah langkah-lang-
kah pada contoh berikut ini !
1. Importlah sebuah image ke dalam lembar kerja. Kemudian klik Trace Bitmap >

Quick Trace.

90

Chapter 12. Tracing Bitmap

Chapter 12

Gambar 5. Proses tracing menggunakan Power Trace
2. Seleksi objek tracing, lalu Ungroup All untuk memisahkan tiap-tiap bagian objek

tracing. Beri warna masing-masing objek tracing serta menghapus background
atau outline objek yang tidak perlu.
3. Buatlah coretan dengan menggunakan Artistic Media Tool. Kemudian klik Menu
Arrange > Break Artistic Media Group Apart. Kemudian hapuslah garis tengah
yang muncul di tengah-tengah objek.

Gambar 6. Membuat coretan dengan Artistic media tool
4. Kemudian klik tool Pattern Fill Dialog untuk memberi warna pattern pada ob-

jek.

Gambar 7. Memberi warna pattern

91

Chapter 12 Chapter 12. Tracing Bitmap
5. Lakukan teknik Intersect pada objek coretan dan objek hasil tracing sehingga
tampak seperti ini :

Gambar 8. Hasil tracing

Latihan

Lakukanlah tracing bitmap yang menghasilkan gambar kurang lebih seperti di
bawah ini !

Gambar 9. Soal 1

Gambar 10. Soal 2.

92


Click to View FlipBook Version