KISAH
PERSAHA
BATAN
Monyet &Jerapah
disusun oleh :
RIZKI NURVADILLAH (2021015164)
UNIVERSITAS SARJANAWIYATA TAMANSISWA
Kata Pengantar
Pada zaman moderen ini,Dongeng sudah tidak lagi
dipandang oleh anak-anak. anak-anak lebih
memilih menatap layar Hp dibandingkan menatap
lembar buku dongeng. maka dari itu generasi-
generasi muda haruslah mengembangkan dongeng
dalam bentuk yang menarik dan bisa dibaca
dimana pun,seperti E-book.
dan atas kehadirat Allah SWT.yang telah
memberikan rahmat dan karunia-nya lah sehingga
saya bisa membuat satu cerita dongeng yang
berbentuk E-book.
dalam penyusunan buku ini,masih banyak
kekurangannya. untuk itu,penyusun
mengharapkan saran atau keritik guna perbaikan
yang akan datang.
Manggar,17 November 2021
Rizki Nurvadillah
2
KISAH PERSAHABATAN
MONYET &JERAPAH
Pada suatu hari , ditengah hutan yang sejuk .
Hiduplah seekor monyet .
ia tinggal dipohon yang cukup rindang sehingga
membuat rumahnya terhindar dari teriknya sinar
matahari.
Pada sore hari,
monyet pergi mencari
makan.
Tiba-tiba disaat ia
mencari makanan,
ia tersandung
ranting pohon dan
terjatuh.
Akhirnya monyet pulang
dengan kaki yang pincang.
3
selama diperjalanan, monyet melihat
hewan-hewan lainnya yang sedang
bermain bersama teman-temannya.
ia pun perkata..
"Malang sekali nasibku, aku tidak
mempunyai teman dan kesepian."
4
Keesokan harinya, ia kehausan,tetapi
ia kesulitan ketika mencari makanan
dan minuman.
Pada akhirnya, monyet tersebut pergi
kepinggir sungai yang dekat dengan
rumahnya. Namun, dipertengahan
perjalanan
5
,ia melihat jerapah terbaring dan
terlihat lemas.
Monyet perlahan-lahan menghampiri
jerapah dengan kaki pincangnya.
Ternyata, jerapah tersebut sedang
sangat keritis dan kehausan.
Melihat jerapah yang kehausan ,monyet
sangat sangat bingung.
Karena tidak jauh dari tempat mereka
berada ada sebuah sungai.
6
Setelah monyet memeriksa keadaan jerapah
,ternyata jerapah itu buta. Ia tidak tahu bahwa
didekatnya ada air. Sang monyet pun tersenyum.
lalu ia berkata didalam hatinya .
"Jerapah yang ia temui mempunyai kaki dan
bisa berjalan, tetapi ia tidak bisa melihat. "
"Sedangkan dirinya? Ia mempunyai mata,
namun kakinya tidak bisa berjalan seperti hewan
lainnya."
7
Ia pun segera membantu jerapah menuju
sungai. Setelah mereka minum. Monyet
mendapatkan sebuah ide. Ia dan jerapah
dapat saling membantu.
8
" Jerapah, aku mempunyai sebuah ide.
Sebaiknya kita berdua berkerjasama. Aku
membantumu dan kamu membantu ku “. Kata
Monyet.
“ kau tidak bisa melihat dan aku pincang tidak
bisa berjalan dengan lancar.
Aku membantumu dengan mataku dan kamu
membantuku dengan kakimu”. Kata monyet lagi.
9
“ Bagaimana caranya?”. Kata jerapah.
"Caranya sangat gampang teman, kamu kan besar
sedangkan aku kecil. jadi , aku duduk di
Punggungmu,sehingga kau dapat menggunakan
mataku, aku akan menunjukan arahnya. Sementara itu
kau membantuku untuk berjalan dengan kakimu”.
Jawab monyet dengan sangat gembira dan ramah.
Mendengar kata monyet, jerapah pun sangat bahagia.
Ia menerima ide monyet dengan gembira.
“ jadi, kau setuju dengan ide ku ini jerapah? “. Kata
monyet.
"Tentu saja. Mari kita bersahabat dengan baik, dan
cepatlah naik keatas pungungku". Kata jerapah
dengan ramah.
10
Monyet sangat senang sekali karena ia
dapat berjalan dan mendapatkan
sahabat. dari situlah monyet dan
jerapah bersahabat. Kemanapun
mereka pergi mereka selalu bersama.
Suatu hari, ketika mereka mencari
makanan.
11
Monyet dan jerapah pun berjalan-jalan sambil
mencari makanan. setibanya dipersimpangan,si jerapah
bertanya kepada monyet.
"monyet, kearah manakah kita pergi?”. Kata jerapa.
“ kearah kanan, disana banyak sekali buah-buahan dan
daun-daun yang segar” jawab monyet berbohong.
Mereka pun pergi kearah kanan hutan tersebut.
Namun, setiba disana hanya ada buah pisang dan daun-
daun pisang yang telah layu.Monyet mengambil pisang
tersebut lalu memakannya dengan lahap. Tiba-tiba
jerapah berkata.
12
“monyet, arahkan aku pada daun-daun yang
segar itu, aku sudah sangat lapar”. Kata jerapah.
Monyet pun berhenti memakan buah pisang yang
ada ditangannya lalu berfikir.
“apa yang akan aku berikan kepada jerapah,
disini tidak ada daun-daun segar yang aku
katakan tadi. Hanya ada daun pisang yang telah
layu.” Kata monyet dalam hatinya.Lalu monyet pun
mempunyai ide.
13
“jerapah, apakah kamu tau jalan untuk pulang
kerumahmu? “. Kata monyet bertanya kepada
jerapah.
“tentu tau monyet, kita melewati jalan ini setiap
harinya, dan aku sudah menghafal jalannya.”
Jawab jerapah dengan ramah kepada monyet.
14
Namun, tiba-tiba monyet pun pergi
meninggalkan jerapah sendirian .
“monyet, monyet, dimana
kamu.arahkan aku dengan daun
yang segar ,aku sudah sangat lapar
teman. Monyet, monyet”. Kata jerapah
sambil memanggil sahabatnya monyet.
Tetapi monyet tak kunjung menjawab.
“apakah monyet meninggaalkan ku sendirian “.
Kata jerapah sambil menangis
15
Jerpah menunggu monyet sangat
lama, hingga pada akhirnya pun ia
pulang sendirian sambil menangis
Keesokan harinya, monyet tidak menemui
sahabatnya dan mencari makan sendiri
dengan kaki pincangnya. Selama
perjalanan , ia melihat hewan-hewan lain
yang bermain bersama teman-temannya .
16
monyet pun merasa kesepian dan menyadari
kesalahannya kepada jerapah . hingga pada
sore harinya, monyet pergi kerumah jerapah
dengan membawa daun-daun yang segar untuk
sahabatnya jerapah.
17
“jerapah, jerapah” panggil sang monyet
kepada jerapah.
Jerapah yang melihat monyet menemuinya dan
membawakannya maknan pun merasa sangat
gembira.
Monyet pun meminta maaf kepada jerapah
,karena ia telah membohongi
jerapah dan meninggalkan jerapah sendirian,ia
juga berjanji
kepada jerapah bahwa ia
tidak akan melakukannya
lagi.
Jerapah pun dengan
seang hati memaafkan
monyet.
Pada akhirnya jerapah
dan monyet menjadi
sahabat yang bahagia
selamanya.
18
Profil Penulis
Nama : Rizki Nurvadillah
NIM
Kelas : (2021015164)
Email
TTL : 3D
Hobi
: [email protected]
: Manggar, 7 April 2003
: Membaca
NOTE
SEMUA YANG TERTULIS DI E-BOOK INI
MERUPAKAN MURNI HASIL
KARANGAN PENULIS SENDIRI.
Kisah Persahabatan
Monyet dan Jerapah
Monyet Mempunyai watak yang ramah,tidak sombong,dan
suka berbohong. Sedangkan jerapah memiliki watak yang
baik hati, tidak sombong,dan rama.
Pesan moral yang dapat diambil didalam dongeng diatas
ialah setiap orang haruslah tolong menolong ,kita menolong
orang maka orang yang kita tolong akan baik kepada kita
pula dan menjadi teman kita, serta kita harusalah jujur tidak
boleh berbohong walaupun dengan alasan apa pun.