3. Tekan B ackspace atau Delete p ada keyboard Anda. Placeholder akan dihapus dari slide.
Menambahkan kotak teks:
Kotak teks memungkinkan menambah tata letak saat ini, sehingga Anda dapat
menempatkan teks di mana pun yang diinginkan pada slide.
1. Dari tab Insert, klik perintah T ext Box.
2. Kursor Anda akan berubah menjadi s alib terbalik
3. Klik, tahan, dan s eret mouse anda untuk menggambar kotak teks. Sebuah kotak teks
akan muncul.
MICROSOFT Power Point: Pengertian,
Sejarah, Materi & Fungsi PPT
Microsoft Power Point a tau biasa disingkat PPT adalah salah satu aplikasi milik
Microsoft yang biasa digunakan dalam presentasi, entah itu presentasi bisnis, materi
pelajaran, tugas kuliah, karya penelitian ataupun lainnya. Dengan menggunakan power
point diharapkan para audiens l ebih mudah menangkap apa yang disampaikan
pembicara dalam sebuah rapat, kelas, seminar ataupun workshop. Power point memiliki
fitur yang membuat user dapat memasukan data dalam bentuk teks, gambar, video
maupun audio. Selain itu ppt juga dilengkapi fitur-fitur ‘animasi’ yang dapat membuat
slide a tau tampilan materi lebih nyaman untuk dilihat.
Pengertian Microsoft Power Point
Pengertian Microsoft power point adalah program andalan Microsoft yang ditujukan untuk
membantu pengguna mempresentasikan sebuah karya, hasil atau pun dokumen terkait.
Dilansir dari laman Techopedia, MS PowerPoint adlaah salah satu program milik
Microsoft yang menggabungkan fungsi dari Word, Excel dan program milik Microsoft
Office lainnya. Tidak heran jika pengguna dapat memasukkan beragam tipe dokumen di
dalamnya.
Berbeda dari Word yang menggunakan halaman atau Excel yang terkenal akan
spreadsheet-nya, MS PowerPoint menggunakan slide untuk menampilkan data yang
Anda masukkan. Uniknya lagi, terdapat beberapa t emplate slide yang bisa disesuaikan
dengan kebutuhan para penggunanya.
Fungsi Microsoft Power Point
MS PowerPoint adalah salah satu program besutan Microsoft yang dibuat untuk
membantu mempresentasikan hasil kerja Anda. Di program ini, pengguna dapat
menggunakan s lide untuk memamaparkan informasi kepada para a udience.
Lebih lanjut, MS PowerPoint juga dapat digunakan untuk memaparkan hasil yang
berasal dari beragam tipe dokumen, baik angka, kata hingga gambar.
Selain itu, banyaknya fitur yang mempermudah penggunaan MS PowerPoint juga
membantu memperindah s lide. Anda bahkan dapat memasukkan audio atau pun video
ke dalam s lide yang diinginkan.
Manfaat Power Point
Kendati dikenal sebagai salah satu program terbaik dan termudah untuk mempresentasikan
suatu dokumen, ternyata MS PowerPoint juga memiliki sejumlah manfaat, seperti:
1. Meningkatkan Kepercayaan Diri
Seperti yang telah diketahui, fungsi utama dari program satu ini adalah untuk memaparkan
sebuah dokumen atau hasil kerja melalui kumpulan s lide. Dilansir dari laman resmi milik
Office, PowerPoint memang dibuat untuk membuat kita lebih percaya diri.
Terutama dalam menjelaskan setiap hasil yang tertera pada slide yang ada. Hanya dengan
menggunakan fitur Presenter View y ang sudah ditanamkan pada PowerPoint versi 2016
dan terbaru, Kita sudah bisa menguasai bahan yang akan disampaikan kepada audience.
Tidak hanya itu saja, fitur satu ini juga memudahkan kita untuk lebih fokus dengan
informasi yang sudah terangkum di dalam s lide t anpa a udience menggangu tampilan
hasil yang dilihat oleh audience tersebut.
2. Membantu Mendesain Slide Menjadi Lebih Atraktif
Selain digunakan untuk menampilkan poin-poin yang penting, program satu ini rupanya
juga membantu kita menampilkan hasil terbaik. Tidak hanya memasukkan data berupa kata
atau angka, MS PowerPoint juga dilengkapi dengan fitur yang menarik.
Bahkan, banyak fitur yang memperbolehkan pengguna menambahkan gambar hingga
info grafis lainnya untuk membuat tampilan s lide t erlihat lebih atraktif. Selain itu,
pengguna juga bisa menambahkan lagu hingga video pada s lide.
Pembuatan slide yang menarik ini pun bisa langsung dilakukan saat menjalankan
program PowerPoint tanpa membuka program lain. Apalagi PowerPoint juga
menawarkan beberapa template menarik yang bisa dipilih sesuai dengan keinginan kita.
3. Membuat Audience Lebih Fokus dengan Informasi yang Ditampilkan Kendati slide pada PowerPoint
hanya menampilkan poin-poin utama dari sebuah informasi, kita ternyata dapat membuat a udience l ebih
tertarik dan fokus dalam menerima informasi tersebut. Apalagi dengan adanya beragam fitur.
Pemaparan suatu informasi yang dilengkapi dengan gambar atau pun suara sudah terbukti
dapat menaikkan minat atau fokus para a udience. Tidak heran jika banyak orang yang
lebih memilih menggunakan PowerPoint untuk menyampaikan sejumlah informasi
penting.
Meski tiga poin manfaat di atas menjadikan Microsoft Power Point seperti sebuah
program yang tanpa cela, tetapi segala hal memiliki sisi baik dan buruknya
masingmasing. Sayangnya, hukum alam tersebut berlaku pula pada Microsoft Power
Point.
Kekurangan dari program canggih ini adalah
• presentasi dengannya membutuhkan waktu persiapan yang cukup menyita
tenaga dan waktu;
• t idak bisa digunakan oleh p latform l ain selain Microsoft;
• versi Power Point yang satu tidak mendukung versi yang lain, sehingga dokumen
yang dibuat pada s oftware versi lama tidak akan bisa digunakan dengan
sempurna pada s oftware v ersi baru atau sebaliknya;
• t ermasuk s oftware yang berat dan membutuhkan perangkat komputer dengan
spesifikasi h ardware y ang baik;
• lisensinya berbayar, sehingga kita perlu mengalokasikan bujet khusus untuk
pengadaan dan pengembangan program ini; serta
• b utuh kemampuan yang cukup untuk menjalankan program ini.
Program yang kebanyakan digunakan untuk mempresentasikan sebuah dokumen ini
ternyata merupakan program yang dikembangkan oleh Dennis Austin dan Thomas
Rudkin. Keduanya merupakan pekerja dari Forethought Inc.
Mulanya, salah satu program unggulan Microsoft ini tidak diperkenalkan dengan nama
MS PowerPoint, melainkan Presenter. Namun, karena terjadi masalah dengan merek
dagang tersebut, akhirnya program ini menggunakan nama MS PowerPoint.
Penggantian nama ini dilakukan pada tahun 1987 atas saran Robert Gawkins.
Ruparupanya inovasi dari dua orang tersebut berhasil menarik minat Microsoft untuk
membeli perusahaan di mana Dennis dan Thomas bernaung.
Dengan menggelontorkan dana sebesar $14 juta, akhirnya Forethought resmi dibeli
oleh Microsoft dan menjadi salah satu unit bisnis grafisnya. Sejak saat itu,
Forethought menjadi salah satu unit bisnis yang terus mengembangkan sejumlah
software d an program menarik.
MS PowerPoint sendiri pertama kali diluncurkan pada tahun 1990 bersamaan dengan
perilisan Windows 3.0. Pada saat itu, MS PowerPoint belum secanggih dan semudah
sekarang. Program satu ini hanya memiliki fitur untuk mengoperasikan ke s lide
berikutnya saja.
Kendati demikian, rupanya para innovator yang menggarap PowerPoint tidak berhenti
dalam melakukan perubahan. Hal ini dibuktikan dengan keluarnya PowerPoint 97
yang ditambahkan dengan fitur transisi untuk membuat hasil presentasi lebih menarik.
Tidak hanya itu saja, Anda juga dapat mengatur waktu dari setiap s lide yang ada.
Seiring majunya perkembangan teknologi, Microsoft kembali memperkenalkan versi
terbaru dari PowerPoint, PowerPoint 2007.
Di versi ini, PowerPoint telah menggunakan jenis interface “ r ibbon” yang lebih menarik
dan efisien bagi para pengguna. Sebagai tambahan informasi, pihak Microsoft juga
selalu melakukan pengembangan produk.
Tidak terkecuali dengan MS PowerPoint yang mendapat penyempurnaan atau pun
tambahan fitur di setiap versi terbarunya. Tentu saja fitur-fitur yang ada di MS
PowerPoint versi terbaru akan lebih memudahkan para pengguna dalam
mengoperasikannya.
Sedangkan versi terbaru dari PowerPoint sendiri baru saja dirilis Microsoft pada tahun
2019 ini. Lebih lanjut, PowerPoint juga baru merilis versi PowerPoint365 yang dapat
digunakan pada program Office 365.
Kendati dirilis oleh Microsoft, program M icrosoft PowerPoint i ni juga dapat
dioperasikan pada komputer yang menggunakan sistem Macintosh hingga
smartphone. Tidak heran jika Anda dapat menggunakan PowerPoint
melalui s martphone juga.
SIMULASI
KOMUNIKASI
DIGITAL
KD 4.7 Membuat E-book dengan perangkat
lunak E-book editor
Buku digital biasa disebut dengan e -book atau buku elektronik. Buku digital
adalah buku publikasi dalam bentuk digital/elektronik, yang terdiri dari teks,
gambar, video yang dapat dibaca pada komputer atau perangkat elektronik
portable lainnya (tablet komputer dan smartphone) dengan menggunakan
aplikasi e-book reader (c ontoh : Amazon Kindle, Barnes & Noble Nook ,
Kobo eReader , dan Sony Reader). Kadang-kadang buku digital
didefinisikan sebagai sebuah versi elektronik dari buku cetak. Keuntungan
adanya buku digital
1. Untuk melestarikan literatur dalam bentuk buku yang banyak jumlahnya.
2. Tidak dapat rusak, karena data disimpan dalam bentuk file . 3.
Mengurangi biaya perawatan yang mahal.
4. Proses publikasi murah dan mudah untuk disebar luaskan karena bisa
melalui media website, email atau kelas maya.
5. Memiliki sifat portable, karena bisa dibaca menggunakan perangkat
elektronik portable (tablet komputer, smartphone).
6. Tidak memakan tempat, karena disimpan dalam bentuk file, tidak seperti
model buku konvensional yang harus dicetak pada sebuah media kertaas.
7. Situs ebook saat ini memiliki fasilitas untuk menerjemahkan buku dalam
berbagai bahasa.
8. Membatasi penyalinan dan distribusi karya, menjual atau menggunakan
teks dalam domain publik secara bebas dengan menggunakan proteksi
keamanan lisensi “click-wrap“ .
Berbagai macam format buku digital/buku elektronik yang dibuat oleh
penulis dan penerbit memiliki banyak format. Setiap format memiliki
kelebihan dan kekurangan.
Perangkat pembaca Format e-book Amazon
Kindlesd an K indle Fire tablets AZW, AZW3, PDF, TXT, non-DRM
Nook Simple MOBI, P RC
Touch, Nook TabletE PUB, PDF
Sumber http://en.wikipedia.org/wiki/E-book
.azw, adalah file yang dikembangkan oleh Amazon yang digunakan untuk
pembaca buku Kindle (K indle e-book )
.azw3, adalah Format Kindle 8 atau disebut dengan KF8 merupakakn versi
baru AZW. format ini mendukung HTML5 dan CSS3 yang tidak didukung
melalui format AZW standar.
.pdf, adalah format file yang dikembangkan oleh Adobe Systems untuk
mewakili dokumen dengan cara yang terpisah dari sistem operasi yang
asli, aplikasi atau perangkat keras di mana awalnya diciptakan. Sebuah file
PDF dapat berisi sejumlah f ont dan gambar dan dirancang untuk
memungkinkan siap cetak.
.mobi, adalah jenis file untuk format e-book yang dibuat oleh sebuah
perusahaan e-book Perancis yaitu Mobipocket yang menciptakan aplikasi
perangkat lunak bebas untuk beberapa perangkat seperti
PDA, smartphone dan perangkat tablet. Perusahaan ini dibeli oleh Amazon
pada tahun 2005 dan dukungan ekstensi file Mobi secara resmi dihentikan
pada tahun 2011 dengan format AZW menggantikan itu. .prc, adalah jenis
file format e-book yang dibuat oleh sebuah perusahaan e -book P erancis
disebut Mobipocket yang menciptakan aplikasi perangkat lunak bebas
untuk beberapa perangkat seperti
PDA, s martphone dan perangkat tablet. Perpanjangan RRC sebenarnya
identik dengan Mobi ekstensi tapi digunakan khusus untuk perangkat Palm
yang hanya mendukung ekstensi RRC atau PDB .
.epub, adalah file format open source yang dikembangkan oleh
International Digital Publishing Forum (IDPF). Berdasarkan XHTML, XML
dan CSS bekerja dengan baik dengan sejumlah aplikasi perangkat lunak.
Meskipun demikian, ada seperangkat aturan yang harus ditaati saat
membuat file EPUB. Format ini memungkinkan perlindungan DRM yang
akan ditambahkan ke file.
.rtf, adalah Rich Text Format (RTF) yaitu format file yang memungkinkan
anda untuk menulis file teks, simpan pada satu sistem operasi dan
kemudian memiliki kemampuan untuk dibuka. Kelemahan format ini adalah
kita tidak dapat menambahkan file gambar di dalam dokumen. Anda dapat
membuat file dengan menggunakan Microsoft Word di Windows,
menyimpannya sebagai file RTF (itu akan memiliki nama file dengan
akhiran .rtf) file ini dapat di buka dengan WordPerfect 6,0 atau aplikasi teks
editor pada setiap versi Windows’.
.doc, adalah kepanjangan dari dokumen, merupakan ekstensi file untuk
dokumen pengolah kata; hal ini terkait dengan Microsoft dan aplikasi
Microsoft Word. Secara historis, itu digunakan untuk dokumentasi dalam
format teks biasa, khususnya program atau perangkat keras komputer,
pada berbagai sistem operasi. Hampir semua orang akan menggunakan
format file doc, setiap kali anda menulis dokumen pada PC anda. . docx,
diperkenalkan pada Microsoft Word 2007, hal ini didasarkan pada open
XML dengan menggunakan kompresi ZIP untuk ukuran file yang lebih
kecil. Manfaat dari open XML adalah bahwa file itu dapat dibaca oleh
aplikasi dengan platform internet.
.html, sebuah halaman web saat ini dibentuk dari sebuah bahasa HTML,
halaman ini ditampilkan menggunakan sebuah browser seperti Safari,
Internet Explorer atau Mozilla Firefox. Dengan menggunakan bahasa
HTML, kita dapat menggambarkan struktur informasi berbasis teks dalam
dokumen dengan menunjukkan teks tertentu sebagai judul, paragraf, link
dll dan dilengkapi dengan teks bentuk interaktif, gambar, dan objek lainnya.
Kode sumber HTML digunakan oleh browser Web dan biasanya tidak
terlihat oleh pengguna. HTML mentah dapat dilihat dengan memilih View
Sourcedari browser Web.
.cbr, adalah sebuah file terkompresi yang memungkinkan serangkaian
gambar buku komik untuk disimpan. Gambar-gambar ini dapat masukkan
dan diformat sehingga bisa ditampilkan secara berdampingan. .DjVu,
dikembangkan oleh AT & T dan digunakan sebagai teknologikompresi
gambar yang merupakan alternatif open source ke PDF. Hal ini
memungkinkan untuk dokumen yang dipindai, foto, dan gambar dengan
resolusi sangat tinggi untuk didistribusikan melalui internet. Plugin DjVu
umumnya terdapat pada browser, Mac dan Windows. . tcr, jenis file ini
dikembangkan oleh Psion untuk digunakan pada perangkat Palmtop Seri 3.
File inidikembangkan pada tahun 1990an. Format ini ditujukan untuk
perangkat pembaca e-book tertentu yangakan menampilkan file .tcr.
Format file ini sudah usang menyusulpenghentian perangkat Palmtop. . prc,
Jenis file ini adalah format e-book yang dibuat oleh sebuah perusahaan e
book Perancis disebut Mobipocket yang menciptakan sebuah aplikasi
perangkat lunak bebas untuk beberapa perangkattermasuk PDA,
smartphone dan perangkat tablet. Untuk selanjutnya file berekstensi
.prc ini identik dengan Mobi ekstensi tapi digunakankhusus untuk
perangkat Palm yang hanya mendukung .prc atauekstensi PDB . . xml,
tujuan umum bahasa markup untuk pertukaran data. Dalam konteks
eBook umumnya terbatas pada XHTML dan RSS feed meskipun
beberapa format lain sudah ditetapkan. a. Fungsi
– Sebagai salah satu alternatif media belajar
Buku digital dapat memuat konten multimedia di dalamnya sehingga dapat
menyajikan bahan ajar yang lebih menarik dan membuat pembelajaran jadi
lebih menyenangkan. – Sebagai media berbagi informasi. Buku digital
dapat disebarluaskan secara lebih mudah, baik melalui media seperti
website, kelas maya, email dan media digital lainnya. Seseorang dengan
mudah dapat menjadi pengarang serta penerbit dari buku yang dibuatnya
sendiri. b. Tujuan
Ada beberapa tujuan pengembangan buku digital:
– Memberikan kesempatan bagi pembuat konten untuk lebih mudah
berbagi informasi, dengan cara yang lebih menarik dan interaktif. Dengan
membuat konten dalam bentuk digital, pengarang tidak perlu mendatangi
penerbit untuk menerbitkan bukunya. Ia cukup berkunjung ke salah satu
laman toko buku daring dan mendistribusikan bukunya secara mandiri. –
Melindungi informasi yang disampaikan.
Berbeda dengan buku fisik yang dapat rusak, basah, ataupun hilang, buku
digital yang berupa data di komputer terlindungi dari masalah-masalah
tersebut. Andaikata data tersebut hilang, pengguna dapat dengan mudah
mencari penggantinya baik dari internet maupun meminta kembali pada
pembuat buku.
– Mempermudah proses memahami materi ajar
Dalam buku digital, Guru dapat memberikan catatan tertentu pada materi,
mencari kata atau kalimat tertentu dalam materi, menampilkan file
multimedia yang dapat diputar untuk memperkaya konten buku. Hal
tersebut sangat membantu siswa memahami materi ajar dengan lebih baik
dan lebih cepat.
D. Inilah semua yang harus anda persiapkan untuk membuat E-book: 1.
Microsoft Word (PC), Pages (Mac), Google Docs (Web), atau software
pembuat dokumen lainnya. Wajib, karena kita akan menulis di sini. 2.
PowerPoint atau Adobe InDesign. Tidak wajib kalau anda lebih suka di
Word. Tapi mendesain ebook yang indah sebetulnya lebih mudah di
PowerPoint atau InDesign.
3. Evernote atau OneNote. Tidak wajib, bisa digunakan untuk membuat
kerangka isi ebook dan mencatat hal-hal yang anda rasa penting.
Keduanya gratis.
4. Adobe Acrobat. Tidak wajib, digunakan untuk mengecilkan ukuran PDF.
Untuk panduan ini, saya akan menggunakan Microsoft Word. Mari kita
mulai.
Tahap 1: Membuat kerangka isi ebook
Ebook itu isinya lebih tebal daripada sekedar artikel. Biasanya ribuan kata,
bahkan bisa sampai sepuluh ribu kalau topiknya dalam. Kalau anda belum
pernah menulis panjang, bakal bingung.
Bisa jadi urutannya terbalik, bingung setelah ini membahas apa, atau
malah setelah hampir selesai anda merasa semuanya perlu ditulis ulang.
Untuk itulah kita butuh kerangka ini. Tidak sulit bayangkan seperti daftar isi
yang biasanya anda lihat di buku. Isinya berupa topik-topik yang dibahas di
dalam ebook anda, beserta subtopiknya untuk masing masing topik. Tahap
2: Mengatur layout dan tipografi di Microsoft Word Sewaktu di sekolah
sampai kuliah, kita biasanya hanya menggunakan desain standar dari
Word. Sekarang tidak bisa seperti itu. Kita ingin supaya ebook yang kita
buat berbeda dan lebih indah daripada yang lain. Karena itu, ada beberapa
yang perlu kita atur di awal. Beberapa prinsip dasar mengenai tipografi:
1. Gunakan ukuran font yang lebih besar daripada standarnya, supaya
lebih mudah dibaca
(18-22pt untuk paragraf biasa)
2. Jangan gunakan font yang terlalu umum seperti Times New Roman,
Verdana, Tahoma, atau Arial
3. Gunakan maksimal 3 jenis font, untuk judul/subjudul, paragraf, dan
keperluan khusus lainnya
4. Gunakan maksimal 3 warna, untuk judul/subjudul, paragraf (biasanya
putih dan/atau hitam), dan hyperlink
5. Aturan nomor 3 & 4 bisa dilanggar kalau memang diperlukan 6.
Biasakan menggunakan formatting style yang ada di Word, Pages, atau
Google Docs
Ini beberapa website yang bermanfaat seputar font:
FontSquirrel: mencari font gratis
TypeGenius: mencari ide kombinasi font yang bagus
ColorHunt: mencari kombinasi warna yang bagus
HEX to RGB: supaya kombinasi warna dari ColorHunt bisa
digunakan di Microsoft Word
Ini contoh formatting style untuk salah satu ebook:
(Caranya klik kanan di tiap style lalu pilih Modify)
Dengan membuat formatting style seperti ini, anda tidak perlu lagi mengedit
satu per satu untuk setiap judul/sub-judul dan paragraf. Tinggal klik di
menu.
Setelah itu, ukuran kertas juga bisa anda ganti sesuai kebutuhan.
Tahap 3: Menulis isi ebook Ini tahapan utamanya.
Menulis isi ebook biasanya memakan waktu paling lama dibanding tahapan
lain, kecuali kalau PDF anda cuma 1-2 lembar.
Kalau ebook anda isinya panjang, permasalahan terbesarnya adalah
bagaimana supaya pembaca tidak bosan di tengah jalan.
Ini beberapa tip:
1. Gunakan subjudul (header 2 & 3) supaya paragraf tidak
bertumpuktumpuk
2. Gunakan list untuk menjelaskan lebih dari satu poin, seperti yang
sedang anda baca sekarang ini 3. Hindari paragraf yang terlalu panjang
4. Gunakan gambar yang bisa membantu penjelasan. Ini wajib. Tulisan
panjang tanpa gambar pasti membosankan. Gunakan kreativitas di sini,
lihat beberapa contoh ebook yang menurut anda bagus. Lalu tiru caranya.
Tahap 4: Membuat halaman call to action
Karena ebook ini merupakan bagian dari strategi pemasaran, pasti kita
ingin supaya pembaca melakukan sesuatu setelah mereka selesai
membaca.
Misalnya membeli produk, mengunjungi website, membaca artikel lain,
atau membantu menyebarkan ebook tersebut kepada orang lain.
Untuk itulah kita butuh 1 halaman khusus ini.
Biasanya halaman CTA ini ditaruh di paling akhir. Bisa dipisah sendiri atau
digabung bersama ucapan terima kasih, profil penulis, dan penutup. Tapi
bisa juga ditempatkan di awal kalau memang sangat penting. Tahap 5:
Membuat halaman sampul
Tanpa sampul, bukan buku namanya…ya nggak?
Maka dari itu halaman ini wajib ada supaya dokumen anda resmi jadi
sebuah buku.
Ada 3 alternatif cara membuat sampul.
Pertama, desain langsung di dalam Microsoft Word. Untuk desain sampul
yang sederhana, cara ini lebih mudah.
Kedua, kalau lebih rumit, anda bisa buat desain di Photoshop. Kemudian
gambarnya dimasukkan ke Word anda. Ketiga, bayar orang lain untuk
mendesain sampul.
Ini beberapa contoh sampul ebook untuk inspirasi. Kalau anda butuh
gambar atau icon, cari di sini:
StockSnap.io
Pixabay
IconFinder
Setelah tahap ini selesai, anda bisa menyimpan file dokumen anda menjadi
PDF.
Membuat Lead Magnet Berjenis eBook
(dan File PDF Lain) yang Desainnya
Indah dan Isinya Berkualitas
Ingat kembali materi di awal.
Dari bab sebelumnya, kita sudah bahas ada 16 jenis lead magnet yang
paling umum. Semuanya bisa digunakan untuk meningkatkan konversi
pendaftaran hingga 1000%.
Tapi tidak semuanya sama…
…ada lead magnet yang efeknya bagus, ada yang tidak. Tergantung dari
topik yang dipilih dan jenisnya.
Nah, sekarang kita akan belajar salah satu jenis lead magnet:
Ebook dalam format PDF.
Tapi kenapa saya pilih yang ini?
Karena ebook nilainya lebih tinggi dibandingkan konten biasa, proses
pembuatannya juga termasuk yang paling mudah.
Selain itu, dari 16 lead magnet tadi 4 di antaranya dalam format PDF.
Maka, kalau anda sudah bisa membuat ebook, anda juga akan langsung
bisa membuat 3 jenis lead magnet lainnya.
Alat dan bahan yang anda butuhkan
Satu alasan lagi kenapa saya memilih ebook yaitu karena semua alat dan
bahannya yang sifatnya wajib sudah tersedia gratis.
Kita hanya tinggal membuat isinya saja.
Inilah semua yang harus anda persiapkan:
1. Microsoft Word (PC), Pages (Mac), Google Docs (Web), atau
software pembuat dokumen lainnya. Wajib, karena kita akan menulis
di sini.
2. PowerPoint atau Adobe InDesign. Tidak wajib kalau anda lebih suka
di Word. Tapi mendesain ebook yang indah sebetulnya lebih mudah
di PowerPoint atau InDesign.
3. Evernote atau OneNote. Tidak wajib, bisa digunakan untuk membuat
kerangka isi ebook dan mencatat hal-hal yang anda rasa penting.
Keduanya gratis.
4. Adobe Acrobat. Tidak wajib, digunakan untuk mengecilkan ukuran
PDF.
Kalau anda punya Photoshop dan ahli mendesain, lebih bagus lagi. Tapi
tidak wajib.
Untuk panduan ini, saya akan menggunakan Microsoft Word.
Mari kita mulai.
Tahap 1: Membuat kerangka isi ebook
Ebook itu isinya lebih tebal daripada sekedar artikel. Biasanya ribuan kata,
bahkan bisa sampai sepuluh ribu kalau topiknya dalam.
Kalau anda belum pernah menulis panjang, bakal bingung.
Bisa jadi urutannya terbalik, bingung setelah ini membahas apa, atau
malah setelah hampir selesai anda merasa semuanya perlu ditulis ulang.
Untuk itulah kita butuh kerangka ini.
Tidak sulit…
…bayangkan seperti daftar isi yang biasanya anda lihat di buku.
Isinya berupa topik-topik yang dibahas di dalam ebook anda, beserta
subtopiknya untuk masing-masing topik.
Sebagai contoh, ini kerangka yang saya buat:
Gambar di atas adalah kerangka isi dari seri panduan yang sedang anda
baca sekarang ini.
Tahap 2: Mengatur layout dan tipografi
di Microsoft Word
Sewaktu di sekolah sampai kuliah, kita biasanya hanya menggunakan
desain standar dari Word.
Sekarang tidak bisa seperti itu.
Kita ingin supaya ebook yang kita buat berbeda dan lebih indah daripada
yang lain. Karena itu, ada beberapa yang perlu kita atur di awal.
Beberapa prinsip dasar mengenai tipografi:
1. Gunakan ukuran font yang lebih besar daripada standarnya, supaya
lebih mudah dibaca (18-22pt untuk paragraf biasa)
2. Jangan gunakan font yang terlalu umum seperti Times New Roman,
Verdana, Tahoma, atau Arial
3. Gunakan maksimal 3 jenis font, untuk judul/subjudul, paragraf, dan
keperluan khusus lainnya
4. Gunakan maksimal 3 warna, untuk judul/subjudul, paragraf (biasanya
putih dan/atau hitam), dan hyperlink
5. Aturan nomor 3 & 4 bisa dilanggar kalau memang diperlukan 6.
Biasakan menggunakan formatting style yang ada di Word, Pages,
atau Google Docs
Ini beberapa website yang bermanfaat seputar font:
• F ontSquirrel: mencari font gratis
• TypeGenius: mencari ide kombinasi font yang bagus •
ColorHunt: mencari kombinasi warna yang bagus
• HEX to RGB: supaya kombinasi warna dari ColorHunt bisa digunakan
di Microsoft Word
Ini contoh formatting style saya untuk salah satu ebook:
(Caranya klik kanan di tiap style lalu pilih Modify)
Dengan membuat formatting style seperti ini, anda tidak perlu lagi
mengedit satu per satu untuk setiap judul/sub-judul dan paragraf. Tinggal
klik di menu.
Setelah itu, ukuran kertas juga bisa anda ganti sesuai kebutuhan.
Repot? Gunakan template
Saya pribadi sebetulnya tidak suka menggunakan template, supaya ebook
yang saya buat berbeda dari orang lain.
Tapi kalau anda memang tidak mau repot, ada beberapa template gratis yang bisa
anda gunakan.
Ini dia:
1. 13 Template ebook dari HubSpot ( PowerPoint & InDesign)
2. 5 Template ebook dari HubSpot (PowerPoint & InDesign)
3. T emplate ebook dari PanduanIM ( Microsoft Word)
Tahap 3: Menulis isi ebook
Ini tahapan utamanya.
Menulis isi ebook biasanya memakan waktu paling lama dibanding
tahapan lain, kecuali kalau PDF anda cuma 1-2 lembar.
Kalau ebook anda isinya panjang, permasalahan terbesarnya adalah
bagaimana supaya pembaca tidak bosan di tengah jalan.
Ini beberapa tip:
1. Gunakan subjudul (header 2 & 3) supaya paragraf tidak
bertumpuktumpuk
2. Gunakan list untuk menjelaskan lebih dari satu poin, seperti yang
sedang anda baca sekarang ini
3. Hindari paragraf yang terlalu panjang
4. Gunakan gambar yang bisa membantu penjelasan. Ini wajib. Tulisan
panjang tanpa gambar pasti membosankan.
Gunakan kreativitas di sini, lihat beberapa contoh ebook yang menurut
anda bagus. Lalu tiru caranya.
Tahap 4: Membuat halaman call to
action
Karena ebook ini merupakan bagian dari strategi pemasaran, pasti kita
ingin supaya pembaca melakukan sesuatu setelah mereka selesai
membaca.
Misalnya membeli produk, mengunjungi website, membaca artikel lain,
atau membantu menyebarkan ebook tersebut kepada orang lain.
Untuk itulah kita butuh 1 halaman khusus ini.
Biasanya halaman CTA ini ditaruh di paling akhir. Bisa dipisah sendiri atau
digabung bersama ucapan terima kasih, profil penulis, dan penutup.
Tapi bisa juga ditempatkan di awal kalau memang sangat penting.
Ini contoh halaman call to action di ebook milik Unbounce: