e Book
LEMBAGA
KELUARGA
e Book
LEMBAGA
KELUARGA
Anggota kelompok:
-Gratia Diva A. (16)
-Mely Ana Ayu S. (23)
-Nailatuz Zahroh (27)
-Viorolla Nur Calista I. (33)
-Yeni Khoirun Nisa (34)
-Geulis Siregar (36)
PENGERTIAN
LEMBAGA
KELUARGA
Lembaga keluarga adalah unit sosial terkecil dalam masyarakat
yang terbentuk atas dasar perkawinan dan hubungan darah.
Lembaga ini terdiri dari ayah, ibu dan anak. Lembaga keluarga
adalah tempat di mana proses pengenalan jati diri serta proses
sosialisasi pertama kali dilakukan. Dari proses sosialisasi di dalam
keluarga itulah seseorang akan memiliki bekal untuk dapat
berinteraksi dan bersosialisasi dengan lembaga sosial yang lebih
besar yaitu masyarakat.
Lembaga keluarga juga dapat diartikan sebagai Lembaga yang
memiliki hubungan erat antaranggota keluarga, pernyataan
tersebut di landasi pada jiwa setiap keluarga yang selalu
menanamkan suasana kasih sayang dan rasa tanggung jawab.
Keluarga memiliki hubungan Iebih intim dan kooperatif, memiliki
intensitas tatap muka tinggi, serta tiap-tiap anggota membutuhkan
anggota lain sebagai tujuan bukan alat untuk mencapai tujuan
Menurut Mac Iver dan Charles Horton-Page, secara
umum keluarga didefenisikan sebagai hubungan yang
terikat karena di dalamnya memiliki ciri sebagai
berikut;
1. Lembaga Keluarga terbentuk melalui hubungan
pernikahan.
2. Berupa susunan kelembagaan, terhubung melalui
pernikahan, sengaja dibentuk, dan dipelihara.
3. Memiliki sistem tata nama, termasuk perhitungan
garis keturunan.
4. Bertempat tinggal dalam satu atap bersama.
5. Memiliki ketentuan ekonomi yang ditentukan
bersama.
Adapun ciri khusus lembaga keluarga, yaitu:
1. Terdapat rasa kebersamaan
2. Didasari oleh hubungan emosional
3. Memiliki pengaruh besar
4. Memiliki jumlah terbatas
5. Memiliki posisi inti dalam struktur sosial, para
anggota memiliki tanggung jawab
6. Memiliki sifat kekekalan
Keluarga berperan membina dan
membimbing anggota-anggotanya untuk
beradaptasi dengan lingkungan fisik maupun
lingkungan budaya di mana ia berada. Bila
semua anggota sudah mampu beradaptasi
dengan lingkungan tempat tinggal, maka
kehidupan masyarakat akan tercipta menjadi
kehidupan yang tenang, aman dan tenteram.
Keluarga terbentuk dari perkawinan yang
sah menurut agama, adat, dan pemerintah.
Secara sadar atau tidak, setiap anggota
keluarga mempunyai peran yang berkaitan
dengan proses regenerasi bagi anak-anaknya.
Fungsi lembaga keluarga Dalam keluarga
diatur hubungan antara anggota keluarga,
sehingga tiap anggota mempunyai peran dan
fungsi yang jelas. Contoh, ayah sebagai
kepala keluarga dan bertanggung jawab
memberi nafkah pada anggota keluarga. Ibu
sebagai pengatur, pengurus, dan pendidik
anak-anak. Anak harus membantu kedua
orang tua.
Jenis
Lembaga Keluarga
1. Keluarga inti (nuclear famili), artinya keluaraga yang
terdiri atas suami dan istri yang terikat dalam ikatan
pernikahan, serta anak-anak yang belum menikah, baik
anak kandung maupun anak tiri/anak angkat dengan hak
serta kewajiban sama.
2. Keluarga kerabat (extended family), artinya hubungan
dalam kerabat-kekerabatan tidak didasari hubungan suami
istri saja, tetapi pada pertalian darah atau ikatan keturunan
dan sejumlah kerabat. Ikatan kekerabatan dapat
dikiasifikasikan dalam beberapa bentuk berikut:
Jenis Ikatan Kekerabatan Berdasarkan tempat tinggal
setelah pernikahan:
1. Patrilokal, yaitu setelah terjadi pernikahan pihak istri
pindah ke sekitar kediaman kerabat suami.
2. Matrilokal, yaitu setelah terjadi pernikahan pihak suami
pindah ke sekitar tempat tinggal kerabat istri.
3. Neolokal, yaltu setelah menikah suami dan istri memilih
tempat tinggal baru yang bukan di sekitar tempat tinggal
kerabat dan pihak istri atau suami.
4. Avunkulokal, yaitu pasangan yang telah menikah
menetap di desa paman dan pihak ibu.
5. Natalokal, yaitu pasangan yang telah menikah tetap
tinggal bersama dengan keluarga masing-masing, mereka
hanya sesekali bertemu.
.
Jenis
Lembaga Keluarga
Jenis Ikatan Kekerabatan Berdasarkan garis
keturunannya:
1. Patrilineal, yaitu menganut garis keturunan
dan pihak laki-laki.
2. Matrilineal, yaitu menganut garis keturunan
dan pihak perempuan; dan
3. Bilateral, yaitu menganut garis keturunan
dan pihak laki-laki dan perempuan.
Jenis Ikatan Kekerabatan Berdasarkan
pengaruh yang paling besar (dominan):
1. Patriakat, yaitu pemegang kekuasaan
dominan adalah pihak laki-laki.
2. Matriakat, yaitu pemegang kekuasaan
dominan dan penting adalah pihak perempuan
FUNGSI LEMBAGA KELUARGA ADALAH:
1. Fungsi Reproduksi
Dalam keluarga, anak-anak adalah wujud cinta kasih dan
tanggung jawab suami istri meneruskan keturunannya. Keluarga
punya fungsi reporduksi artinya dari pernikahan dharapkan akan
memberikan keturunan.
2. Fungsi Proteksi (perlindungan) Keluarga memberikan
perlindungan kepada anggotanya, perlindungan fisik dan
kejiwaan. Bila di dalam keluarga terdapat rasa aman, proses-
proses sosial di dalam keluarga dapat berjalan harmonis.
3. Fungsi Ekonomi
Umumnya, dalam sebuah keluarga ayah adalah kepala keluarga
serta tulang punggung keluarga. Ayah punya kewajiban
memenuhi kebutuhan ekonomi istri dan anak-anaknya. Pada
masyarakat modern, tidak menutup kemungkinan ibu juga
mencari nafkah untuk membantu perekonomian keluarga. Suami
dan istri memikul tanggung jawab ekonomi terhadap anak-
anaknya. Kerja sama yang baik antara ayah dan ibu dalam
mengelola pendapatan menjadikan keluarga dapat memfungsikan
ekonomi secara efektif dan efisien. .
4. Fungsi Afeksi
Keluarga memberikan kasih sayang dan perhatian pada anak-
anaknya. Keluarga diharapkan memberikan kehangatan perasaan
pada anggota keluarga. Seperti ayah memberikan perhatian dan
kasih sayang kepada anak-anaknya tanpa membeda-bedakan.
5. Fungsi Pengawasan Sosial
Setiap anggota keluarga, pada dasarnya saling kontro atau saling
mengawasi karena memiliki tanggung jawab dalam menjaga nama
baik keluarga. Tetapi kenyataannya, fungsi ini biasa dilakukan
anggota keluarga yang lebih tu
6. Fungsi Pemberian Status
Melalui lembaga perkawinan, seseorang akan mendapatkan status
atau kedudukan baru di masyarakat, sebagai suami atau istri.
Otomatis, ia akan diperlakukan sebagai orang dewasa dan mampu
bertanggung jawab pada diri sendiri, keluarga, anak-anak dan
masyarakat. Fungsi status suami adalah sebagai pemimpin dalam
rumah tangga, pencari nafkah. Istri berfungsi sebagai pendamping
suami dalam menjaga keutuhan dan keharmonisan rumah tangga.
Keluarga memberikan status pada anak, bukan hanya status yang
diperoleh seperti status terkait jenis kelamin, urutan kelahiran dan
hubungan kekerabatan, tetapi termasuk status yang diperoleh orang
tua, yaitu status dalam kelas sosial tertentu..
7. Fungsi Pendidikan
Fungsi lembaga keluarga yang ketiga adalah sebagai tempat
pendidikan pertama bagi anggotanya. Dalam sebuah keluarga, orang
tua memiliki tanggung jawab penting dan paling utama yang harus
dipikul serta dijalankan sebaik mungkin.
8. Fungsi Agama
Fungsi lembaga keluarga yang ke empat adalah dalam faktor agama.
Lembaga keluarga memiliki fungsi religius. Hal ini karena keluarga
berkewajiban untuk mengajarkan dan mengajak anak serta anggota
keluarga lainnya untuk hidup beragama sesuai dengan keyakinan
yang dianut secara turun temurun.
Oleh karena itu, orang tua hendaknya harus menciptakan kehidupan
keluarga yang religius bagi para anggotanya.
9. Fungsi Rekreatif
Fungsi lembaga keluarga yang terakhir adalah sebagai penyedia
situasi yang rekreatif. Keluarga harus bisa memberikan situasi yang
penuh ketenangan, kenyamanan jiwa, dan suasana damai bagi para
anggotanya.
Sebuah keluarga tidak harus selalu melaksanakan pesta atau rekreasi
di luar rumah. Karena, rekreasi bisa dirasakan dan dihayati semua
anggota keluarga adalah situasi yang tenang dan minim konflik
keributan dan pertentangan.
Daftar Pusaka
Arum Sutrisni Putri, 2020. Lembaga Keluarga: Pengertian, Peran dan Fungsi.
Diakses pada 4 Januari 2023, dari
https://www.kompas.com/skola/read/2022/04/09/204110369/peran-lembaga-sosial-
keluarga-dan-fungsinya
Dwi Julianti, 2021. Pengertian dan Fungsi Lembaga Keluarga
Diakses pada 4 Januari 2023, dari
https://www.zenius.net/blog/fungsi-lembaga-keluarga
Rizka Zakiya, 2020. Lembaga Keluarga : Pengertian, Ciri-Ciri, Jenis, Fungsi,
Manfaat dan Contohnya. Diakses pada 4 Januari 2023, dari
https://saintif.com/lembaga-keluarga/amp/
Dosensosiologi.com, 2022. Pengertian Lembaga Keluarga, Fungsi, dan Contohnya Lengkap.
Diakses pada 4 Januari 2023, dari
https://dosensosiologi.com/pengertian-lembaga-keluarga-fungsi-dan-contohnya-lengkap/
Rada, 2022. Lembaga Keluarga. Diakses pada 4 Januari 2023, dari
https://dosensosiologi.com/pengertian-lembaga-keluarga-fungsi-dan-contohnya-
lengkap/https://dosenpintar.com/lembaga-keluarga/