Pendidikan Guru Penggerak Ruang Kolaborasi Modul 2.2 Pembelajaran Sosial dan Emosional Kelompok 1 1. Rahman Dunggio, S.Pd Pengajar Praktik: 2. Deys Ibrahim, S.Pd Sitti Zaenab Syafar, M.Pd 3. Yolanda Husuna, S.Pd Fasilitator: Kusnulia Rosita, S.Psi, M.Psi,. Psikolog • Ide Implementasi Pembelajaran Sosial dan Emosional untuk Murid • Ide Penguatan Kompetensi Sosial dan Emosional untuk Rekan Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PTK) di Sekolah
Pendidikan Guru Penggerak Kelompok 1 | Kelas 08.11 | Ruang Kolaborasi Modul 2.2 Pembelajaran KSE “Digorontalo ada tarian Saronde Tarian saronde untuk menerima tamu Kalian tau siapa yang paling OKE? Yaa sudah tentu kelompok Satu….” PANTUN
Pendidikan Guru Penggerak Kelompok 1 | Kelas 08.11 | Ruang Kolaborasi Modul 2.2 Pembelajaran KSE “Digorontalo ada kue Wapili Marilah kita membeli satu Kalian tau siapa yang paling Asyiiiiik? Yaa tetap masih kelompok Satu….” PANTUN
Pendidikan Guru Penggerak Kelompok 1 | Kelas 08.11 | Ruang Kolaborasi Modul 2.2 Pembelajaran KSE Tabel 3.1 Ide Implementasi Pembelajaran Sosial dan Emosional untuk Murid
Pendidikan Guru Penggerak Kelompok 1 | Kelas 08.11 | Ruang Kolaborasi Modul 2.2 Pembelajaran KSE Tabel 3.1 Ide Implementasi Pembelajaran Sosial dan Emosional untuk Murid
Pendidikan Guru Penggerak Kelompok 1 | Kelas 08.11 | Ruang Kolaborasi Modul 2.2 Pembelajaran KSE Tabel 3.1 Ide Implementasi Pembelajaran Sosial dan Emosional untuk Murid
Pendidikan Guru Penggerak Kelompok 1 | Kelas 08.11 | Ruang Kolaborasi Modul 2.2 Pembelajaran KSE Tabel 3.2 Ide Penguatan Kompetensi Sosial dan Emosional untuk Rekan Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PTK) di Sekolah
Pendidikan Guru Penggerak Kelompok 1 | Kelas 08.11 | Ruang Kolaborasi Modul 2.2 Pembelajaran KSE Hasil Diskusi Kelompok 1 Bagaimana pelaksanaan dari pada Jumat Berkah disekolah? Apakah tidak menimbulkan anggapan pungutan liar oleh orang tua murid? Apakah disosialisasikan kepada orang tua? Ide merupakan salah satu bentuk implementasi dari rasa peduli murid kepada sesama, sehingga dalam menyisihkan jajan murid seikhlasnya. Tanpa ada paksaaan. Kegiatan ini dilakukan dengan menyediakan celengan kelas didepan kelas setiap hari jum’at pagi setelah mereka mengikuti Dzikir bersama, Dan sudah tentu kegiatan ini sudah disosialisasikan kepada orang tua sebelum dilaksanakan/diterapkan dikelas masing. Saya baru mendengar apa itu POOCH? Bagaimana kerangka POOCH? POOCH merupakan salah satu strategi yang digunakan dalam meningkatkan salah satu kompetensi di KSE seperti Pengambilan keputusan yang Bertanggung Jawab. Pada pembelajaran yang kami rancang Kegiatan POOCH dilaksanakan pada kegiatan Refleksi akhir pembelajaran. Murid melatih diri bagaimana bisa mengambil keputusan yang bertanggung jawab terhadap sikap mereka pada materi yang sudah dipelajari. Kerangka POOCH itu sendiri mengacu pada kepanjangan dari POOCH yakni P = Problem, O = Option, O = Outcome dan Ch = Choise. Kegaiatan seperti apa itu “Gerakan Menunggu Siswa”? Gerakan menunggu siswa merupakan salah satu bagian dari bentuk penguatan KSE pada Pendidik dan Tenaga Kependidikan. Diharapkan dengan gerakan ini bisa memunculkan teladan bagi rekan-rekan sejawat disekolah dan tentu murid itu sendiri. Kegiatan Gerakan Menunggu siswa dilaksanakan pada awal pembelajaran. Dimana guru datang lebih awal untuk menyambut murid didepan kelas masing-masing pada jam pertama pembelajaran. Apa hubungan Manajemen diri dengan Deskripsi kegiatan penguatan PTK? Bagaimana cara berbagi Praktik Baik? Pada Bentuk penguatan Belajar kelompok kami lebih melihat KSE yang perlu dikembangkan adalah Menejemen Diri, karena hal ini berkaitan dengan Kegiatan yang kami lakukan disekolah berupa berbagi praktik baik dalam menerapkan pembelajaran yang berpihak pada murid. Berbagi praktik baik kami lakukan pada kegiatan IHT implementasi kurikulum merdeka.