Public Analysis for Disease Alert and ResponseBuletin PADAR (Public Analysis for Disease Alertand Response) hadir sebagai media informasi LokaKekarantinaan Kesehatan Labuan Bajo dalammenyampaikan berbagai kegiatan, capaian, sertaupaya kewaspadaan dini terhadap penyakit dan faktorrisiko kesehatan di pintu masuk negara. Buletin inimenjadi ruang berbagi informasi sekaligus saranaedukasi bagi masyarakat dan pemangku kepentingandalam mendukung tugas Karantina Kesehatan.Edisi perdana ini menjadi langkah awal LKK LabuanBajo dalam memperkuat komunikasi publik secararutin dan berkelanjutan. Melalui PADAR, kamiberkomitmen menghadirkan informasi yang aktual,transparan, dan bermanfaat, sejalan dengansemangat Cegah, Tangkal, Lindungi, demiterwujudnya pintu masuk negara yang aman dansehat.lokakarkes_labuanbajoMore InformationEDISI #1JANUARI 2026
B U L E T I N P A D A RPuji syukur kita panjatkan ke hadiratTuhan Yang Maha Esa, karena atasrahmat dan penyertaan-Nya, BuletinPADAR (Public Analysis for Disease Alertand Response) Loka KekarantinaanKesehatan Labuan Bajo dapat hadiruntuk pertama kalinya. Buletin inimenjadi media informasi resmi yangkami hadirkan sebagai saranakomunikasi, edukasi, serta publikasiberbagai kegiatan dan upaya KarantinaKesehatan dalam menjaga pintu masuknegara tetap aman dan sehat.Sebagai unit pelaksana teknisKementerian Kesehatan di wilayahLabuan Bajo dan sekitarnya, LKK LabuanBajo terus berkomitmen menjalankantugas pengawasan kesehatan orang, alatangkut, barang, dan lingkungan, sertamemperkuat kewaspadaan diniterhadap penyakit. Berbagai kegiatantelah kami laksanakan bersama lintassektor, mulai dari pelayanan kesehatanpelaku perjalanan, Mobile VCT HIV,dukungan SAR gabungan, apelkesiapsiagaan, hingga pengamanankesehatan pada masa Natal dan TahunBaru. Seluruh upaya tersebutmerupakan bagian dari implementasisemangat Cegah, Tangkal, Lindungidemi melindungi masyarakat dariancaman penyakit dan faktor risikokesehatan.Melalui Buletin PADAR, kami berharapinformasi yang disajikan dapatmemberikan gambaran nyata mengenaiperan Karantina Kesehatan sekaligusmeningkatkan pemahaman masyarakatdan pemangku kepentingan. Edisiperdana ini menjadi langkah awal untukmenghadirkan publikasi yangberkelanjutan, transparan, danbermanfaat. Kami menyadari bahwakeberhasilan pelaksanaan tugas tidaklepas dari dukungan seluruh pihak. Olehkarena itu, kami mengucapkan terimakasih kepada seluruh mitra kerja danstakeholder atas sinergi yang telahterjalin dengan baik.Akhir kata, semoga Buletin PADARdapat menjadi sumber informasi yanginspiratif serta mempererat kolaborasidalam mewujudkan pintu masuk negarayang sehat dan aman. Kritik dan saranyang membangun sangat kamiharapkan demi penyempurnaan buletinini ke depannya.Bernadinus Darma, M.KMKepala LKK Labuan Bajo
UPDATE INFEKSI EMERGINGOVERVIEWPROFIL LKK LABUAN BAJOPENGAWASAN FAKTOR RISIKO KESEHATAN LINGKUNGANPENGAWASAN FAKTOR RISIKO KESEHATAN ORANGVaksinasi InternasionalSUSUNAN DIREKSIB U L E T I N P A D A RSURVEILANS DAN PENINDAKAN PELANGGARAN KEKARANTINAANLayanan Karantina KesehatanSurvey Migrasi MalariaPENGAWASAN FAKTOR RISIKO KESEHATAN ALAT ANGKUTPemeriksaan Alat AngkutEDUKASI PADAR261314389DAFTAR ISIKATA PENGANTAR1618478COVER 11010111213Survey Jentik Nyamuk Aedes SPInspeksi TFUGALERI KEGIATAN12
L K K L A B U A N B A J OLoka Kekarantinaan Kesehatan Labuan Bajomerupakan Unit Pelaksana Teknis KementerianKesehatan Republik Indonesia yang bertugasmenjaga pintu masuk Negara dari ancamanpenyakit dan faktor risiko kesehatan. LKK LabuanBajo melaksanakan pengawasan kesehatanterhadap orang, alat angkut, barang, danlingkungan sebagai bagian dari upaya melindungimasyarakat.Wilayah kerja LKKLabuan Bajo mencakupPos Bandar UdaraInternasional Komodo,Pelabuhan Laut LabuanBajo, Pel. Laut Reo, Pel.Laut Ende, Pel. LautMaumere, dan Pel. LautLembata.
TUGAS & FUNGSISURVEILANS & PENEGAKANKEKARANTINAANPemantauan penyakitmenularKewaspadaan dini kejadianluar biasaRespon cepat kedaruratankesehatanKoordinasi lintas sektorPemeriksaan pesawat dankapalPengawasan peti jenazahPencegahan masuknyafaktor risiko kesehatanKKEEKKAARRAANNTTIINNAAAANN KKEESSEEHHAATTAANNPemantauan kebersihanbandara & pelabuhanPengendalian faktor risikolingkunganPencegahan vektor penyakitPemeriksaan kesehatanpelaku perjalananPelayanan kesehatan dasarVaksinasi internasionalDeteksi dini gejala penyakitPENGAWASAN ALATANGKUT & BARANGPENGAWASANLINGKUNGANPENGAWASAN KESEHATANORANGLoka Kekarantinaan Kesehatan Labuan Bajo melaksanakan pengawasan danpelayanan kekarantinaan kesehatan di pintu masuk negara guna mencegahmasuk dan keluarnya penyakit melalui penguatan SDM, sarana prasarana, sertakolaborasi lintas sektor demi melindungi kesehatan masyarakat.C E G A H - T A N G K A L - L I N D U N G I
B U L E T I N P A D A RBerdasarkan data perkembangan penyakit infeksi emerging global hingga minggukedua tahun 2026, situasi saat ini didominasi oleh kasus COVID-19, Mpox, danLegionellosis yang tersebar signifikan di wilayah EURO, AMRO, dan AFRO. Di kawasanAsia, Indonesia bersama Hong Kong dan Taiwan menjadi pelapor kasus COVID-19tertinggi dengan tambahan 9.064 konfirmasi baru, sementara Cina dan Singapuramelaporkan penambahan kasus Mpox. Faktor risiko utama dipicu oleh kontak denganinang terinfeksi, riwayat perjalanan internasional, serta penurunan kepatuhan terhadapPHBS, sehingga diperlukan penguatan surveilans dan kewaspadaan ketat di pintu masukwilayah guna menekan laju transmisi global.(Sumber : infeksiemerging.go.id)
Keluar6Rujuk ke Puskesmas / RS : 1Rawat Jalan : 0Meninggal : 0DALAM NEGERI : 13.252Dokumen Kesehatanyang diterbitkanSILT : 48TotalKedatanganalat angkutTotalKeberangkatanalat angkutTotalPenumpangdatangTotalPenumpangberangkat1017 1.04555.926 70.421PENGAWASAN ALAT ANGKUTDALAM NEGERIPENGAWASAN PENUMPANGDALAM NEGERIDatang : 993Berangkat : 1022Datang : 53.768Berangkat : 68.403PENGAWASAN ALAT ANGKUTLUAR NEGERIDatang : 24Berangkat : 23PENGAWASAN PENUMPANGLUAR NEGERIDatang : 2.158Berangkat : 2.108SIAOS : 23SKS : 0SIAJ : 6Pengawasan Barang(Jenazah)PENGAWASAN KRU KAPAL/PESAWATSISTEM RUJUKANSSCEC : 22PHQC : 675 COP : 3P3K : 21B U L E T I N P A D A RKUNJUNGAN KLINIK104GENDEC : 23 PEMERIKSAAN LINGKUNGANTFU : 13 - TPP : 32 - SAB : 27VEKTORAedes : 401 - Anopheles : 5Lalat : 34 - Kecoak : 40LUAR NEGERI : 1.376
LAYANANKARANTINA KESEHATANSepanjang Januari 2026, Tim KerjaSurveilans dan Penindakan KekarantinaanLKK Labuan Bajo melaksanakan layananKarantina Kesehatan di Bandar UdaraKomodo dan wilayah kerja pelabuhan. Dibandara, tercatat 331 penumpangkedatangan, 325 penumpangkeberangkatan, 30 kru pesawat, serta 184bagasi telah mendapatkan pengawasankesehatan. Sementara di pelabuhan laut,petugas melakukan pemeriksaan terhadap1.003 penumpang turun, 889 penumpanglanjutan, 2.075 penumpang naik, serta 341kru kapal.Kegiatan ini merupakan bagian daripenguatan surveilans dan deteksi dinifaktor risiko kesehatan guna mencegahmasuk dan keluarnya penyakit, sejalandengan komitmen LKK Labuan Bajo dalammelaksanakan semangat Cegah, Tangkal,Lindungi.LLAAYYAANNAANN KKAARRKKEESS BBAANNDDAARRAA JJAANNUUAARRII 22002266LLAAYYAANNAANN KKAARRKKEESS PPEELLAABBUUHHAANN JJAANNUUAARRII 22002266SSUURRVVEEIILLAANNSS DDAANN PPEENNIINNDDAAKKAANN PPEELLAANNGGGGAARRAANN KKEEKKAARRAANNTTIINNAAAANN
“Penguatan Surveilans MigrasiMalaria diWilayah KerjaLKK Labuan Bajo”Pada Bulan Januari 2026, LokaKekarantinaan Kesehatan Labuan Bajomelaksanakan kegiatan Survei MigrasiMalaria di beberapa wilayah kerja, yaituPelabuhan Maumere, Ende, Reo, LabuanBajo, dan Lembata. Kegiatan inibertujuan untuk memantau pergerakanpenduduk berisiko serta memperkuatkewaspadaan dini terhadap potensipenularan malaria akibat mobilitaspelaku perjalanan.Survei dilakukan melalui wawancaralangsung kepada responden terkaitriwayat perjalanan, daerah asal, sertakeluhan kesehatan. Petugas jugamemberikan edukasi mengenaipencegahan malaria dan anjuran untuksegera memeriksakan diri ke fasilitaskesehatan apabila mengalami gejalademam setelah bepergian. Jumlahrsponden yang dipriksa masing-masingsebanyak 25 orang di PelabuhanMaumere, Ende, dan Reo, 28 orang diPelabuhan Labuan Bajo, serta 50 orangdi Pelabuhan Lembata.Berdasarkan hasil survei, tidakditemukan responden positif malaria diPelabuhan Maumere, Ende, Reo, danLabuan Bajo. Namun, di PelabuhanLembata ditemukan satu respondenpositif malaria. Temuan ini menunjukkanpentingnya penguatan surveilansmigrasi secara berkelanjutan sebagaiupaya pencegahan penularan. Data hasilsurvei menjadi dasar tindak lanjutberupa pemantauan kesehatan, edukasimasyarakat, serta penguatan sistemsurveilans malaria guna mendukungupaya eliminasi malaria di wilayah kerjaLKK Labuan Bajo.SSUURRVVEEIILLAANNSS DDAANN PPEENNIINNDDAAKKAANN PPEELLAANNGGGGAARRAANN KKEEKKAARRAANNTTIINNAAAANN
Loka Kekarantinaan Kesehatan ( LKK ) diwilayah kerja Masing- masing bertugasmelakukan survey serta pengendalian jentikpada Area Perimeter dan Buffer PelabuhanLaut dan Bandara di setiaprumah/bangunan dengan melihat/mengamati secara langsung ada tidaknyajentik dalam container. Kegiatan inidilaksanakan setiap bulan untukmengetahui indeks kepadatan jentiknyamuk Aedes sp.SURVEY DAN PENGENDALIANAedes sp di Wilayah Kerja LKK Labuan BajoBerdasarkan hasil survei jentiknyamuk Aedes sp BandaraInternasional Komodo, baik padaarea perimeter maupun areabuffer masih ditemukanbangunan/lokasi yang positifjentik. Kondisi ini menunjukkanmasih adanya potensi risikoperkembangbiakan vektor. Olehkarena itu, diperlukan upayapengendalian berkelanjutanserta peningkatan kewaspadaanmelalui pemberantasan sarangnyamuk dan pengawasan rutinlingkungan. Sebagai tindak lanjutatas hasil tersebut, telahdilaksanakan kegiatanpengendalian jentik nyamukAedes sp dengan menggunakanlarvasida pada seluruh bangunanatau lokasi yang teridentifikasipositif, guna menurunkankepadatan vektor dan mencegahpotensi penularan penyakitberbasis vektor.PPEENNGGAAWWAASSAANN FFAAKKTTOORR RRIISSIIKKOO KKEESSEEHHAATTAANN LLIINNGGKKUUNNGGAANN
di Wilayah Kerja LKK Labuan BajoINSPEKSI TFUPPEENNGGAAWWAASSAANN FFAAKKTTOORR RRIISSIIKKOO KKEESSEEHHAATTAANN LLIINNGGKKUUNNGGAANNDalam rangka menjamin terpenuhinyastandar kesehatan lingkungan sertamencegah terjadinya risiko penularanpenyakit, telah dilaksanakan kegiataninspeksi kesehatan lingkungan padatempat fasilitas umum. Kegiatan inibertujuan untuk menilai kondisi sanitasi,kebersihan lingkungan, serta kepatuhanpengelola terhadap ketentuan danstandar kesehatan yang berlaku.Inspeksi yang telah dilakukan melaluipemeriksaan langsung di lapanganterhadap beberapa aspek, antara lainkondisi sarana dan prasarana sanitasi,ketersediaan dan kebersihan air bersih,pengelolaan sampah dan limbah,kebersihan toilet dan tempat cucitangan, pencahayaan dan ventilasi, sertapotensi keberadaan vektor dan binatangpembawa penyakit. Selain itu, dilakukanpula wawancara singkat denganpengelola atau penanggung jawabfasilitas guna memperoleh informasiterkait pemeliharaan kebersihan danpelaksanaan upaya pengendalian risikokesehatan.Kegiatan Inspeksi TFU dilakukan diseluruh wilayah kerja dan Pos LokaKekarantinaan Kesehatan dengantotal 8 lokasi terdapat 4 lokasi yangdinilai Masih kategori cukup.Berdasarkan hasil inspeksi, secaraumum kondisi fasilitas umum beradadalam kategori cukup, namun masihditemukan beberapa aspek yangperlu mendapatkan perhatian danperbaikan. Petugas telah memberikanrekomendasi dan saran perbaikankepada pengelola fasilitas agar segeradilakukan tindak lanjut sesuai denganstandar kesehatan lingkungan.Kegiatan inspeksi ini diharapkandapat meningkatkan kesadaran danperan aktif pengelola dalam menjagakebersihan dan kesehatanlingkungan, sehingga fasilitas umumdapat digunakan secara aman,nyaman, dan sehat oleh masyarakat.
Sepanjang tiga pekan awal Januari 2026,LKK Labuan Bajo melaksanakanpengawasan intensif terhadapkedatangan dan keberangkatan alatangkut udara maupun laut sebagai upayamencegah masuk dan menyebarnyapenyakit. Pengawasan mencakuppemeriksaan sanitasi pesawat dan kapal,kebersihan kabin, toilet dan galley,pengelolaan limbah, kesiapan P3K, hinggaskrining kesehatan penumpang, disertaipencatatan dan pelaporan hasilpemeriksaan secara rutin.Dalam periode tersebut, LKK LabuanBajo mengawasi ratusan pergerakan alatangkut, termasuk kedatangan pesawatasing yang rutin serta 204 kapal yangseluruhnya diterbitkan Port HealthQuarantine Clearance (PHQC). Selain itu,diterbitkan pula 9 sertifikat SSCEC, 2Certificate of Pratique (COP), danpengesahan 3 Buku Kesehatan Kapalsebagai bukti kapal memenuhipersyaratan kesehatanPengawasan juga dilakukanterhadap barang dan jenazah;pada Januari tercatat 3pemeriksaan jenazah (1 WNA dan2 WNI) dengan hasil seluruhnyabukan akibat penyakit menular.Seluruh rangkaian kegiatan inimenegaskan komitmen LKKLabuan Bajo dalam memastikansetiap alat angkut yang masukdan keluar wilayah kerja beradadalam kondisi aman, bersih, dansehat bagi masyarakatPPEENNGGAAWWAASSAANN FFAAKKTTOORR RRIISSIIKKOO KKEESSEEHHAATTAANN AALLAATT AANNGGKKUUTT
DISTRIBUSI VAKSINASIPPEENNGGAAWWAASSAANN FFAAKKTTOORR RRIISSIIKKOO KKEESSEEHHAATTAANN OORRAANNGGSepanjang Januari 2026, layananvaksinasi internasional di LKK Labuan Bajodidominasi oleh pelaku perjalanan tujuanArab Saudi untuk keperluan Umrah danHaji. Dari total 31 dosis vaksin yangdiberikan, mayoritas merupakan vaksinPolio (IPV) dan Meningitis Meningokokus,sementara vaksin Influenza diberikandalam jumlah terbatas untuk perjalanandomestik. Pola ini menunjukkan tingginyakebutuhan vaksinasi wajib bagi perjalananreligi internasionalPada periode yang sama, seluruh layananvaksinasi internasional telah terintegrasisecara digital melalui 100% penerapan eICV, sehingga mempercepat verifikasidokumen kesehatan dan mengurangirisiko pemalsuan sertifikat.Pelayanan dilakukan di kantorinduk Labuan Bajo serta didukungjejaring klinik mitra di Maumereuntuk memperluas aksesmasyarakat. Hingga akhir Januari,stok vaksin tercatat 453 dosis,menandakan kesiapan logistik dalammenghadapi peningkatanpermintaan ke depan. Melaluilayanan ini, LKK Labuan Bajo terusmemastikan setiap pelakuperjalanan terlindungi dan mobilitasinternasional berlangsung amanPOLIO16MENINGITIS14INFLUENZA1
SJANGANUPANIK, INPI YANG PEERLU KARMU KETAHUIFMENGELNAI SUPUER FLU\"Super Flu\" adalah Varian virus influenza A (H3N2)Subclade K yang menular lebih cepat dibanding flumusiman\"Super Flu\" adalah Varian virus influenza A (H3N2)Subclade K yang menular lebih cepat dibanding flumusimanPertama kali terdeteksi di Amerika pada Agustus 2025, Varian ini kini telahdilaporkan di lebih dari 80 Negara, termasuk beberapa Negara di AsiaVirus menyebar lewat percikan droplet saat batuk, bersin, berbicara,atau kontak dekat dengan penderita.!Risiko Penularan lebih tinggi di tempat ramai dan ruangtertutup. karena itu menjaga jarak dan kebiasaan bersihtetap penting, terutama untuk melindungi kelompokrentanPPeenncceeggaahhaann PPeennuullaarraann bbiissaa ddiillaakkuukkaann ddeennggaann ::Pakai Masker saat sakit atau di KeramaianRajin cuci tangan pakai sabunTerapkan etika batukIstirahat cukup dan makan bergiziJika gejala memburuk, segera periksa ke FasilitasKesehatanVaksin Flu Tahunan dianjurkan, terutama bagikelompok rentan , anak - anak, lansia, dan orangdengan komorbidDi Indonesia, Hingga AkhirDesember 2025, 62 Kasusinfluenza A (H3N2) subclade Ktercatat di sebelas Provinsi(Sumber : Kemenkes RI)
VIRUS NIPAHKelelawar adalah reservoir alami virusNipah. Ini berarti virus tersebut tidakmenyebabkan penyakit pada kelelawar,tetapi dapat menyebar dari mereka kehewan lain, seperti babi.Setelah terinfeksi, virus Nipahmemiliki masa inkubasi sekitar 4-14 harisebelum gejala muncul.MENGENALPenularan virus Nipah dapat terjadiketika manusia bersentuhan langsungdengan cairan tubuh hewan yangterinfeksi, seperti air liur, darah, dan urine.Selain itu, beberapa penelitian jugamenunjukkan bahwa seseorang bisaterinfeksi Virus Nipah melalui konsumsidaging hewan yang terinfeksi, terutamajika daging tersebut dimasak kurangmatang.Selain penularan dari hewan kemanusia, Virus Nipah juga diketahuidapat menular dari manusia ke manusia.Ini terjadi melalui kontak langsungdengan pasien yang terinfeksi, terutamaketika pasien berada dalam kondisi yangmenghasilkan banyak sekali cairantubuh, seperti air liur.KELELAWAR :RESERVOIRALAMI VIRUSNIPAH(Sumber : Kemenkes RI)Gejala dari Virus Nipah yakniDemam, Sakit kepala, Batuk, Sakittenggorokan, Nyeri otot, Sesaknapas, Muntah, Kesulitan menelan,hingga Peradangan otak(ensefalitis)
GALERI KEGIATAN BULETIN PADARJJAANNUUAARRII 22002266GRATIFIKASILAPORKAN MELALUIBARCODE BAWAH INILKK LABUAN BAJO TIDAKMENERIMA GRATIFIKASIDALAM BENTUK APAPUN !LKK LABUAN BAJO TIDAKMENERIMA GRATIFIKASIDALAM BENTUK APAPUN !
\"Ketikaperubahandatang, jangantakut. Lihatlahsebagaipeluang untuktumbuh danberkembang\"Bernadinus Darma, M.KMKepala LKK Labuan Bajo
SUSUNAN REDAKSIDITERBITKAN OLEHPENANGGUNGJAWABKETUATIM PENULISDESAIN GRAFISLOKA KEKARANTINAAN KESEHATANLABUAN BAJOBernadinus Darma, M.KMGusti Yohanis Mure, S.I.KOMNurul Fatmia Taufik, S.KMFarrelito A. Putra, S.KMEfraim F. Janggu, S.KMTim Kerja Surveilans dan Penindakan Pelanggaran KekarantinaanTim Kerja Faktor Risiko Kesehatan Alat AngkutTim Kerja Faktor Risiko Kesehatan LingkunganTim Kerja Faktor Risiko Kesehatan OrangYuliana R. Lusong, S.KMdr. Regina C.R.W LamanepaRuth Sofia T., S.KMEDITOR UTAMASEKRETARISApt. Devita Suba Mairi