Nuansa Vol. XIX Edisi 2 49
Pendidikan Desember 2021
50 Nuansa Vol. XIX Edisi 2
Pendidikan Desember 2021
Nuansa Vol. XIX Edisi 2 51
Pendidikan Desember 2021
52 Nuansa Vol. XIX Edisi 2
Pendidikan September 2021
*) Penulis : Tri Wibawanto, M.Si., Pengembang Teknologi Pembelajaran Ahli Muda LPMP Provinsi Lampung
Nuansa Vol. XIX Edisi 2 53
Pendidikan Desember 2021
Nuansa Pembelajaran
PEMANFAATAN
TELEVISI EDUKASI
UNTUK
PEMBELAJARAN
TATAP MUKA
TERBATAS
MENGGUNAKAN
STRATEGI MOVIE
LEARNING
Pandemi Covid-19 dalam beberapa bulan ini mulai serempak. Siaran TV juga mempunyai daya jangkau
mereda. Mengan sipasi penyebaran virus yang yang luas dan mampu meniadakan batas wilayah
dikhawa rkan akan kembali meluas dalam masa geografis, sistem sosial, poli k, dan budaya masyarakat
pemulihan pandemi, pembelajaran tatap muka terbatas pemirsa. Selain itu, mempunyai potensi untuk
masih terus dilakukan di banyak daerah di Indonesia. penetrasi dalam mempengaruhi sikap, krea vitas,
Pemanfaatan televisi (TV) adalah salah alterna f untuk mo vasi, pandangan, gaya hidup, dan orientasi
memanfaatkan media TV agar lebih tepat guna dalam masyarakat. Bahkan tak kalah pen ngnya siaran
masa pembelajaran tatap muka terbatas. televisi juga memiliki potensi untuk menyampaikan
Selama puluhan tahun TV sebagai media massa pesan-pesan pendidikan/pembelajaran. Dengan
merupakan media yang paling digemari sebagai media demikian, siaran TV merupakan salah satu bentuk
hiburan dan informasi. Karena sifatnya yang pandang- sumber belajar dan pempelajaran yang dapat
dengar (audio visual) TV dapat menghadirkan acara dimanfaatkan untuk meningkatkan mutu pendidikan.
bernuansa pendidikan, musik, film, sinetron, variety Undang Undang No 32 Tahun 2002 tentang penyiaran
show, reality show serta acara lainnya dengan menyebutkan bahwa penyiaran sebagai kegiatan
melibatkan para ahli yang memang mumpuni di komunikasi massa mempunyai fungsi sebagai media
bidangnya masing-masing. Begitu pun acara olahraga, informasi, pendidikan, hiburan yang sehat, kontrol dan
orang dapat menonton aneka pertandingan olahraga perekat sosial. Dengan demikian sesuai dengan
tanpa harus berangkat ke stadion atau lokasi undang- undang tersebut fungsi siaran TV dak hanya
pertandingan. Juga siaran pendidikan yang sebelumnya sebagai hiburan saja, namun mediainformasi bahkan
dikategorikan acara yang dak menarik, melalui TV media pendidikan masyarakat. Undang undang
acara dapat dikemas lebih baik sehingga menarik minat penyiaran juga mengamanatkan bahwa isi siaran dalam
para pemirsa. tayangan TV wajib memberikan perlindungan serta
Siaran TV merupakan media yang sangat ampuh dalam pemberdayaan kepada khalayak khusus yaitu anak-
menyebarkan informasi kepada masyarakat secara anak dan remaja.
54 Nuansa Vol. XIX Edisi 2
Pendidikan Desember 2021
Berkebalikan dengan pesan undang-undang di atas, dan lain-lain. Sedangkan program tayangan yang
media penyiaran lambat laun saat ini sekadar menjadi menyoro budaya adalah seri Budaya Indonesia dan
ranah komersial. Semakin sulit untuk menjadikan ranah Tradisi Asli Nusantara. Tayangan tersebut ditampilkan
publik media sebagai arena public civility, karena hampir sangat menarik dan beragam, sehingga pemirsa TV
Edukasi dapat mempelajari beragam kebudayaan di
dak ada kekuatan yang mampu menghambat laju tanah air dengan cara yang lebih ringan sekaligus
transformasi media sebagai sepenuhnya ranah menyenangkan.
komersial. Dan ke ka produk media menjadi
sepenuhnya komoditas komersial, pembentukan watak Strategi Movie Learning
sosial suatu masyarakat melalui media semakin dak Movie learning berasal dari kata movie yang dalam
lagi di tentukan oleh prinsip-prinsip kewargaan, kamus bahasa Inggris ar nya adalah gambaran,
melainkan oleh prinsip-prinsip konsumsi. Saat TV hanya bioskop, film atau movie. Menurut Kamus Besar
dianggap sebagai sebuah bisnis maka urusan moral dan Bahasa Indonesia, film adalah selaput pis yang
pendidikan untuk masyarakat menjadi dikesampingkan. dibuat dari seluloid untuk tempat gambar nega f
(yang akan dibuat potret) atau untuk tempat gambar
TV Edukasi posi f yang akan dimainkan dalam bioskop) lakon
Mayoritas konten TV swasta komersial saat ini harus (cerita) gambarhidup. Film atau movie secara
diakui masih jauh dari amanat undang-undang sederhana dapat didefenisikan sebagai cerita yang
penyiaran. Oleh karena itu pemerintah hingga saat ini dituturkan kepada penonton melalui rangkaian
masih terus menyelenggarakan sebuah siaran yang gambar bergerak dan bersuara.
terfokus pada siaran pendidikan yaitu melalui stasiun Konten film yang sesuai dapat dipilih dari TV
televisi pendidikan yang bernama TV Edukasi. Siaran TV Edukasi.Untuk itu guru harus mengenal film atau
Edukasi ini dapat diakses di http://tve.kemdikbud.go.id/. movie yang tersedia dan lebih dahulu melihatnya
Menjadi tantangan tersendiri bagi insan pendidikan, untuk mengetahui manfaatnya bagi pelajaran.
bagaimana agar siaran televisi pendidikan ini dapat lebih Sesudah film atau movie dipertunjukkan perlu
diberdayagunakan khususnya dalam meningkatkan diadakan diskusi, yang juga perlu disiapkan
kualitas pendidikan. sebelumnya. Adakalanya film atau movie tertentu
perlu diputar dua kali atau lebih untuk
TV Edukasi adalah stasiun TV yang ditujukan untuk memperha kan aspek-aspek tertentu, agar anak-
menyebarkan informasi di bidang pendidikan dan anak dak memandang film atau movie itu sebagai
berfungsi sebagai media pembelajaran masyarakat. hiburan semata, sebelumnya mereka ditugaskan
Se ap harinya, TV Edukasi menyiarkan program- untuk memperha kan hal-hal tertentu, sesudah itu
program eduka f untuk pelajar dari jenjang SD sampai dapat dites berapa banyakkah yang dapat mereka
SMA. Ada banyak sekali tayangan bermanfaat seper tangkap dari film atau movie itu.
Gemar Matema ka Bersama Pak Ridwan, Ayo Kita Coba,
Fisika SMP, Soulmath, Fisika SMA, Cerdas, Inspirasi *) Penulis : Yudi Se adi, Pengembang Teknologi
Edukasi, Planet Sains, Biologi SMP, Sains Sebagai Solusi, Pembelajaran Ahli Muda LPMP Provinsi Lampung
Biologi SMA, Tamasya Sejarah, Vlogger Pu h Abu-Abu,
Nuansa Vol. XIX Edisi 2 55
Pendidikan Desember 2021
Nuansa Wawasan
KOLABORASI
PEMERINTAH KUNCI
SUKSES
PENYELENGGARAAN
SELEKSI PERTAMA
ASN PPPK TAHUN
2021
Jakarta, Oktober 2021 – Pemerintah dalam hal ini Panselnas dan diumumkan ulang hasil akhir Seleksi
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Kompetensi I. Ketua Panselnas menyampaikan hasil
Teknologi (Kemendikbudristek) bersama dengan Badan akhir Seleksi Kompetensi I kepada PPK Instansi Daerah
Kepegawaian Negara (BKN), Kementerian untuk diusulkan penetapan Nomor Induk PPPK untuk
Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi peserta PPPK yang dinyatakan lulus,” tambah Bima.
Birokrasi (Kemenpan RB), dan Kementerian Dalam
Negeri (Kemendagri), hari ini secara resmi Kemudian MenPANRB Tjahjo Kumolo yang diwakili oleh
mengumumkan hasil ujian seleksi pertama guru Depu Sumber Daya Manusia Aparatur Alex Denni
Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja tahun mengatakan, “Kami sangat mengapresiasi kerja sama
2021. Mendikbudristek Nadiem Anwar Makarim banyak pihak terkait pelaksanaan seleksi ASN PPPK.
menyampaikan sebanyak 173.329 guru honorer lulus Terima kasih kami sampaikan kepada peserta yang telah
ujian seleksi pertama, melalui siaran virtual di Jakarta sabar menunggu hasil ini, juga masyarakat yang
(08/10). Dalam acara ini, hadir juga perwakilan dari memberikan masukan secara langsung atau juga melalui
Komisi X DPR RI, kemudian perwakilan dinas pendidikan DPR sebagai upaya perbaikan kualitas penyelenggaraan
provinsi/kabupaten/kota, pemerintah daerah, dan para seleksi ini.”
guru honorer peserta seleksi ASN PPPK tahap pertama.
Pengembangan sumber daya manusia merupakan satu
Dalam kesempatan berbahagia ini, Plt Kepala BKN Bima dari lima prioritas presiden Jokowi, terutama kualitas
Haria Wibisana menyampaikan laporan mengenai guru akan menentukan kualitas anak didik kita yang
proses seleksi yang sudah dilakukan hingga sampai pada kemudian akan berpengaruh kepada peningkatan
tahap pengumuman hasil hari ini, “Berdasarkan kualitas SDM Indonesia nan nya. Selamat kepada
Peraturan Menpan RB nomor 28 tahun 2021, Pani a peserta yang lulus dan bagi yang belum berhasil tetap
Penyelenggara Seleksi mengumumkan hasil seleksi bersemangat mengiku seleksi tahap selanjutnya.
Kompetensi dan Wawancara, dalam hal ini oleh Jadikan ini inspirasi juga untuk murid bahwa guru juga
Kemendikbudristek. Peserta dapat mengajukan
sanggahan terhadap hasil pengumuman selama ga dak hen belajar,” tutup Alex
hari dan pani a menjawab sanggahan tersebut tujuh
hari setelah masa sanggah peserta.” Sementara itu Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian
yang diwakili Staf Ahli Menteri Bidang Pemerintahan Dr.
“Selanjutnya nilai pasca sanggah akan diolah kembali H. Suhajar Diantoro, M.Si mengatakan, “Kemendagri
berdasarkan jawaban sanggah dari Pani a menyampaikan apresiasi dan terima kasih tulus kepada
Penyelenggara Seleksi untuk disetujui oleh Ketua Pani a Seleksi Nasional. Pendidikan adalah garis lulus
untuk keberhasilan pembangunan, karena kewenangan
tata kelola guru ada di pemerintah daerah, maka ada
56 Nuansa Vol. XIX Edisi 2
Pendidikan Desember 2021
kepen ngan untuk mendukung kesuksesan tahapan keberpihakan kepada guru honorer atas pengabdian
seleksi ini sebagai upaya mengisi dan menata kebutuhan mereka.”
guru, yang sesuai dengan semangat otonomi daerah,
dan Indonesia sebagai negara kesatuan yang Hal senada juga diungkapkan oleh Wakil Ketua Komisi X
desentralis k.” DPR RI, He fah Sjaifudian yang mengatakan bahwa
kabar gembira atas penan an panjang para guru
Kemudian menanggapi keseluruhan proses hingga hasil honorer akhirnya ba, “Saya mengucapkan selamat
ujian seleksi pertama guru ASN PPPK, Ketua Komisi X kepada para guru yang lulus seleksi PPPK tahap
DPR RI Syaiful Huda juga menyampaikan apresiasinya pertama. Dengan kelulusan ini, dunia pendidikan
yang mendalam, “Atas nama D P R R I , kami Indonesia mendapatkan manfaat besar, mulai dari
menyampaikan apresiasi atas kinerja peningkatan kesejahteraan guru hingga pemerataan
Kemendikbudristek dalam memperjuangkan mandat jumlah guru di berbagai daerah. Dengan status baru ini
dari diskusi dengan Komisi X kepada m Panselnas. saya berharap mengurangi kegelisahan dan teman-
Selamat kepada seluruh guru yang lulus, dan bagi yang teman guru semakin bersemangat mendidik anak-anak
belum silakan bersiap mengiku tahap selanjutnya. kita.”
Kami harap proses pengangkatan guru yang lulus juga
bisa berjalan lancar tanpa adanya penundaan. Kami juga Sumber :
menyampaikan catatan perbaikan untuk evaluasi
pelaksanaan selanjutnya agar semangat kita sama untuk h ps://www.kemdikbud.go.id/main/blog/2021/10/kol
aborasi-pemerintah-kunci-sukses-penyelenggaraan-
seleksi-pertama-asn-pppk-tahun-2021
Nuansa Vol. XIX Edisi 2 57
Pendidikan Deseember 2021
Nuansa Peristiwa
MENGENAL LEBIH
DEKAT PROGRAM
KAMPUS MENGAJAR
Dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan di literasi, numerasi, adaptasi teknologi dan juga perbaikan
Indonesia, Kemendikbudristek terus melahirkan manajerial di sekolah. Sehingga program ini bisa kita
kebijakan dan program yang inovatif, salah satunya terapkan di mana saja, baik sekolah yang terakreditasi C
Merdeka Belajar. Sejak dikeluarkannya kebijakan di daerah 3T atau juga nanti di sekolah-sekolah
Merdeka Belajar pada tahun 2019 hingga saat ini sudah unggulan. Kampus Mengajar juga akan semakin kita
ada 13 episode. perluas nanti di tingkat SMP maupun di sekolah-sekolah
yang lain,” katanya.
Merdeka Belajar episode ke-2 adalah Kampus Merdeka
yang di dalamnya terdapat program Kampus Mengajar, Mitra Sicillia, Dosen Pembimbing Lapangan Kampus
yaitu mahasiswa diterjunkan ke sekolah-sekolah, Mengajar yang juga menjadi narasumber dalam webinar
khususnya jenjang sekolah dasar untuk mengajar. tersebut menyampaikan, mengikuti program kampus
Dengan dukungan LPDP dan Kementerian Keuangan, mengajar adalah sebuah tantangan dan sebuah
program Kampus Mengajar menghadirkan mahasiswa pengalaman yang sangat berharga. Karena sebagai
sebagai bagian dari penguatan pembelajaran terutama dosen yang biasa menghadapi mahasiswa ternyata
di masa pandemic Covid-19, khususnya yang berada di sangat berbeda pada saat harus menghadapi siswa.
wilayah 3T.
“Mengikuti program Kampus Mengajar ini sebuah
Dr. Wagiran dari Sub Pokja Program Kampus Mengajar pengalaman yang berharga buat saya. Karena mengajar
menyampaikan program ini merupakan satu upaya mahasiswa dengan mengajar siswa itu sangatlah
strategis dari Kemendikbudristek yang harus disambut di berbeda. Tapi ini adalah tantangan dan pengalaman luar
lapangan. Karena Kampus Mengajar hadir untuk turut biasa,” tuturnya.
serta berperan dan berbakti untuk mensukseskan literasi
dan numerasi. Dalam satu minggu Mitra akan mengajar satu kali yaitu
mengajar kelas 1 sampai kelas 6. Ia mengajarkan
“Kampus Mengajar menghadirkan adik-adik mahasiswa literasi, dan numerasi.
ke sekolah dalam rangka penguatan literasi dan
numerasi dengan berbagai program kegiatan. Ini “Awalnya saya beserta mahasiswa menekankan bahwa
menjadi aspek strategis bagi Kampus Mengajar untuk sebelum kita terjun ke kelas atau membantu mengajar,
mendukung kemajuan pendidikan di Indonesia,” kata kita terapkan dulu sebuah game supaya siswa-siswa di
Wagiran dalam webinar 'Apa Itu Kampus Mengajar?' kelas tersebut merasa senang saat belajar dan mereka
yang tayang di channel youtube Direktorat SD, 6 Oktober jadi bahagia. Ini upaya kita untuk menanamkan dalam
2021. mindset mereka bahwa sekolah itu menyenangkan,”
ujarnya.
Apalagi, lanjut Wagiran, di tengah pandemi Covid-19 ini
pendidikan Indonesia dihadapkan pada berbagai Dalam kesempatan yang sama, Ahmad, S.Pd. M.Pd.,
tantangan, sehingga menimbulkan ancaman yang besar Kepala SDN Lise Kabupaten Sidenreng Rappang,
di satuan pendidikan yaitu terjadinya learning loss. Tetapi Sulawesi Selatan menambahkan, Kampus Mengajar
berbagai upaya telah dilakukan baik oleh negara merupakan suatu kebijakan yang melibatkan mahasiswa
maupun masyarakat untuk mengatasi problametika ini. secara nyata dalam rangka penguatan pembelajaran
dan membantu sekolah dalam masa dalam
“Dengan hadirnya adik-adik mahasiswa di sekolah ini pembelajaran, khususnya di tengah pandemi.
kami harapkan betul memberikan dampak penguatan Sebelumnya SDN Lise sudah menjalankan program
58 Nuansa Vol. XIX Edisi 2
Pendidikan Desember 2021
Kampus Mengajar periode satu dan saat ini siap terutama bertemu dengan siswa-siswa yang dari
menjalankan periode kedua. berbagai macam daerah.
“Ada sekitar 6 mahasiswa yang ada di sekolah kami “Terus selain itu karena saya juga senang mengajar. Jadi
untuk program kedua ini. Jadi saya bagi tugas satu orang saya sangat tertarik dengan program Kampus Mengajar
satu kelas. Hal pertama yang saya lakukan bersama ini untuk bisa menambah pengalaman saya dalam
mahasiswa Kampus Mengajar adalah membahas mengajar,” ujarnya.
program yang dilakukan oleh mahasiswa bersama
pengawas. Artinya mau disinergikan antara program Di tempatnya mengajar, Devy dan teman-temannya
mahasiswa dan kebutuhan sekolah,” kata Ahmad. melakukan beberapa inovasi pembelajaran. Salah
satunya adalah dengan membuka kelas membaca,
Adanya peran mahasiswa dalam program Kampus menulis dan berhitung (Calistung). ”Kami meminta daftar
Mengajar ini memberikan dampak positif bagi SDN Lise. siswa yang belum bisa calistung kepada guru-guru dari
Banyak inovasi yang diciptakan, seperti inovasi untuk kelas 1 sampai kelas 6. Setelah dibuat daftarnya, terus
mena
mbah kami
minat mem
belajar bagi
siswa, kelas
mahas nya
iswa jadi
juga satu
melak orang
ukan maha
peruba siswa
han mem
denga egan
n proaktif, membimbing siswa untuk membersihkan g satu kelas. Saya kebetulan memegang kelas 4 untuk
pekarangan-pekarangan sekolah. kelas calistung. Jadi awalnya ada 3 siswa yang harus
saya bimbing,” katanya.
“Kegiatan tersebut pada saat PTM terbatas
diberlakukan, namun pada saat BDR para mahasiswa ini Ketiga siswa ini kemampuannya berbeda-beda. Yang
mengunjungi rumah siswa terutama siswa yang tidak satu namanya Nabila, siswanya sangat pemalu Pertama
punya fasilitas gadget. Mereka juga melakukan kali ketemu, siswa ini hanya diam saja. Diajak bicara pun
bimbingan siswa setiap sore secara bergilir, dan diam saja. Sangat pemalu. Kemudian siswa kedua
membantu para siswa yang tidak bisa membaca dan namanya Ezar. Siswa ini bisa dibilang unik karena dia
sekarang siswa-siswa tersebut sudah lancar membaca,” anak special. Anak ketiga bernama Zahra.
kata Ahmad.
”Awalnya itu mereka membaca, tapi benar-benar salah
Dia juga menyampaikan pihaknya sangat terbantu dalam pengucapannya. Jadi pertama yang saya lakukan
dengan adanya program Kampus Mengajar ini. Oleh mengajari mereka bunyi hurufnya. Seperti huruf B itu
karena itu ia sangat berharap program kampus mengajar yang benar dibaca Be, bukan Beu. Karena ketika mereka
dapat dilanjutkan secara berkesinambungan. “Kampus baca misalnya Beli jadinya Beuli gitu. Makanya saya ajari
mengajar sangat membantu kami sebagai pihak dulu cara pengucapan yang benar seperti apa,”
sekolah,” ujarnya. kisahnya.
Sementara itu Devy Rahmasari, mahasiswa Kampus Kemudian ketiga anak itu dilatih terus-menerus oleh
Mengajar Angkatan 2 mengungkapkan ada beberapa hal Devy, dan tidak dalam waktu lama mereka bisa
yang membuatnya tertarik mengikuti program Kampus membaca. Devy senang karena anak-anak itu sudah
Mengajar. Pertama karena jurusan kuliahnya itu linear mulai ada perkembangan yang bagus setelah diberikan
dengan kegiatan program Kampus Mengajar ini yaitu bimbingan secara intens.
pendidikan guru sekolah dasar. Kemudian yang kedua
karena ia senang bertemu dengan orang-orang baru Muhammad Faisal Iqbal, peserta program Kampus
Mengajar Angkatan 1 menceritakan kisah menarik
Nuansa Vol. XIX Edisi 2 59
Pendidikan Desember 2021
selama mengikuti program tersebut. Mahasiswa bersemangat ini. Mahasiswa juga berusaha
Universitas Negeri Semarang ini ditugaskan di SD menjelaskan dengan cara yang mudah dimengerti
Bandarharjo, Semarang. Sekolah ini berada di pesisir bahwa ujian itu penting supaya mereka bisa lulus dan
dekat Stasiun Tawang. Sebagian siswanya berasal dari melanjutkan sekolah ke jenjang yang lebih tinggi. Meski
keluarga broken home dan perantau dari luar Jawa. awalnya terpaksa, seiring waktu para siswa itu mau
datang dengan sendirinya ke sekolah.
Pada waktu itu, siswa kelas 6 akan menghadapi ujian
yang menentukan kelulusan mereka. Tapi sebagian ”Ayo kak, saya siap belajar. Supaya saya bisa ke
siswa kurang semangat belajar. ”Saya menjemput pendidikan yang selanjutnya, bisa sampai kuliah,” begitu
mereka ke rumah masing-masing. Ada yang masih tidur, kalimat salah satu siswa setelah mendapat penjelasan
saya bangunkan dan diajak berangkat ke sekolah, tentu pentingnya belajar. Semangat anak itu membuat Faisal
dengan izin orang tua. Karena memang mereka harus semakin semangat mengajar.
belajar untuk persiapan ujian,” kenang Muhammad
Faisal Iqbal. Sumber :
Faisal dan rekan-rekannya mencari cara agar belajar https://ditpsd.kemdikbud.go.id/artikel/detail/meng
terasa menyenangkan bagi siswa-siswa yang kurang enal-lebih-dekat-program-kampus-mengajar
60 Nuansa Vol. XIX Edisi 2
Pendidikan Desember 2021