The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

E-book penataan produk kelas 11 materi atribut produk

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by ragilica, 2022-11-24 06:04:37

PENATAAN PRODUK KELAS 11

E-book penataan produk kelas 11 materi atribut produk

Keywords: Penataan produk,pemasaran,atribut produk

Ragil Ruth Trihar Prilica /19080324002/ Pendidikan Tata Niaga 2019 B

DAFTAR ISI

Pengertian Atribut Produk ......................................................................................................................1 3
Pendekatan Atribut Produk.....................................................................................................................1 3
Unsur Atribut Produk ..............................................................................................................................1 3
Desain dan aribut barang di supermarket..............................................................................................5 7
TES FORMATIF ......................................................................................................................................6 8
DAFTAR PUSTAKA ................................................................................................................................7 9

Pengertian Atribut Produk

Suharno dan Sutarso (2010: 160)
Atribut produk adalah pengembangan suatu produk dengan mendefinisikan dan
mengomunikasikan manfaat yang ditawarkan oleh produk melalui atribut produk, seperti
mutu, fitur, gaya, dan desain.

Dapat disimpulkan bahwa setiap unsur-unsur produk seperti merek produk, mutu produk
ciri-ciri produk, desain produk, label, dan kemasan produk, serta layanan pendukung
produk sangat penting bagi konsumen dalam mengambil keputusan pembeli disebut
dengan atribut produk.

Pendekatan Atribut Produk

Pendekatan atribut produk menyatakan bahwa kepuasan seseorang sebenarnya bukan dari
barang atau jasa, melainkan dari karakteristik atau atribut yang melekat pada barang
tersebut.

Unsur Atribut Produk

a. Mutu produk
Mutu produk atau kualitas produk merupakan salah satu sarana positioning (posisi
pasar) atau tindakan mendesain produk yang unik agar dapat diingat konsumen.
Mutu produk dapat diukur melalui persepsi pembeli meliputi warna, rasa, merek,
bentuk kemasan.

b. Merek
Merek merupakan nama, istilah, tanda, simbol/lambang, desain, warna, gerak, atau
kombinasi atribut-atribut produk lainnya yang diharapkan dapat memberikan
identitas dan pembeda terhadap produk pesaing.
• Karakteristik merek
a. Mengingatkan tentang karakteristik produk dan kegunaannya.
b. Mudah dieja dan diingat.
c. Bisa diadaptasi oleh produk-produk baru yang mungkin ditambahkan
di lini produk.
d. Bisa didaftarkan dan dilindungi hak paten.

1

• Manfaat pencantuman merek
a. Nama merek memudahkan penjual untuk memproses pesanan,
menelusuri, dan menemukan masalah.
b. Nama merek dan tanpa merek memberi perlindungan pada kenaikan
produk dan pemalsuan oleh yang lain.
c. Merek memberi kesempatan kepada penjual untuk menarik konsumen
yang loyal dan menguntungkan.
d. Merek membantu penjual melakukan segmentasi pasar.
e. Merek yang kuat membantu membangun citra perusahaan.

• Syarat nama merek yang baik
a) Menunjukkan manfaat dan mutu produk.
b) Mudah diucapkan, dikenal, dan diingat.
c) Mudah dibedakan (khas).
d) Mudah diterjemahkan ke bahasa asing.
e) Terdaftar pada instansi terkait agar memperoleh perlindungan hukum.
f) Memiliki keunikan dan tidak boleh sama dengan merek perusahaan lain.

Berikut alur dari proses pemilihan merek, yaitu:

c. Fitur produk
Menurut Ginting (2011: 67), fitur adalah alat bersaing yang membedakan produk
dari suatu perusahaan dengan perusahaan yang lain. Sebuah produk dapat

ditawarkan dalam beraneka macam fitur.

d. Desain kemasan
Pengemasan (packaging) merupakan proses yang berkaitan dengan perancangan

dan pembuatan wadah (container) atau pembungkus (wrapper) suatu produk.

2

Fungsi utama kemasan adalah menyimpan dan melindungi produk. Kemasan
dengan desain yang buruk tidak akan menarik bagi konsumen dan membahayakan
kandungan yang ada di dalam kemasan.

Tujuan desain kemasan adalah sebagai berikut.
1) Pelindung isi (protection), misalnya melindungi dari kerusakan, kehilangan, dan
berkurangnya kadar atau isi.
2) Untuk memberikan kemudahan dalam penggunaan (operating), misalnya tidak
mudah tumpah dan mudah digunnakan, seperti pada produk obat nyamuk dan
parfum.
3) Bermanfaat dalam pemakaian ulang (reusable), misalnya melalui desain yang
artistik, warna menarik, dan bentuk yang khas.
4) Memberikan daya tarik (promotion), yaitu melalui desain yang artistik, warna
menarik, dan bentuk yang khas.
5) Menjadi identitas/citra (image) produk, misalnya berkesan kokoh/awet, lembut,
dan mewah.
6) Distribusi, misalnya mudah disusun, dihitung, dan ditangani.
7) Informasi (labelling), menyangkut isi, pemakaian, dan mutu.
8) Sebagai cermin inovasi produk, berkaitan dengan kemajuan teknologi dan dapat
didaur ulang.

e. Pelabelan
Label memberikan informasi terperinci mengenai produk, misalnya produsen
produk, tempat pembuatan, tanggal pembuatan dan masa berakhirnya penggunaan
produk, apa dan bagaimana produk digunakan. Selain itu, juga menjadi alat
promosi.
Terdapat tiga macam label, yaitu sebagai berikut.
1) Brand label (label merek).
Label merek yaitu label yang digunakan sebagai merek dan dilekatkan pada
produk atau kemasan. Contohnya pada label tolak angin.

3

2) Grade label (label tingkatan mutu).
Label tingkatan mutu yaitu label yang menunjukkan tingkatan mutu suatu produk
melalui huruf, angka, abjad. Contohnya pada deskripsi pada komposisi produk
tolak angin.

3) Descriptive label (label deskriptif).
Label deskriptif yaitu label yang menggambarkan tentang cara penggunaan,
pemeliharaan, dan konstruksi/pembuatan. Contohnya aturan minum pada produk
tolak angin, cara penyimpanan.

f. Pelayanan pendukung produk
Adanya jasa atau layanan pada produk seperti call center pada produk di
supermarket.

4

Layanan pelengkap pada produk lain dapat disklasifikasikan menjadi 8 kelompok,
sebagai berikut.

1. Informasi, misalnya jalan atau arah, jadwal penyampaian produk harga,
peringatan isntruksi mengenai cara mengggunakan produk inti atau
layanan pelengekap, kondisi penjualan/layanan.

2. Konsultasi, pemberian saran, konseling pribadi, dan konsultasi
manajemen/teknis.

3. Order taking, meliputi aplikasi, order, entry, dan reservasi.
4. Hospitality, di antaranya sambutan, food and beveragea, toilet dan kamar

kecil, transportasi, serta sekuriti.
5. Caretaking, terdiri dari perhatian dan perlindungan terhadap barang

pelanggan yang mereka bawa (pakir kendaraan, penanganan bagasi, titipan
tas, dan lainnya), serta perlindungan atas barang yang dibeli konsumen
(pengemasan).
6. Expectation, meliputi permintaan khusus sebelum penyampaia produk,
menangani komplain/ pujian/ saran, pemecahan masalah, kesulitan dalam
pemakaian produk, pengembalian uang/ kompensasi.
7. Billing, Laporan rekening periodik, faktur untuk transaksi individual,
mesin yang memperlihatkan jumlah rekening.
8. Pembayaran, berupa pelanggan berinteraksi dengan personel perusahaan
yang menerima pembayaran, pengurangan otomatis atas rekening
pelanggan, serta kontrol dan verifikasi.

Desain dan atribut barang di supermarket

• Agar supermarket tetap bertahan dan tidak kalah dalam persaingan usaha

maka diperlukan desain produk yang unik. Tujuan dari pembuatan desain

produk untuk membedakan antara satu produk dengan produk lain.

Contohnya dua macam dalam departemen food dapat dibedakan dari

kuantitas, bentuk, dan warna.

• Contoh atribut produk supermarket berupa fitur, kualitas, harga,

kemasasan, merek, garansi, dan pelayanan. Contoh atribut produk fashion

harga, kualitas, bentuk, style, ukuran, bahan.

5

TES FORMATIF
1. Apakah yang dimaksud kualitas produk ?
2. Sebutkan tujuan pengemasan (packaging) produk !
3. Jelaskan yang dimaksud brand label!
4. Sebutkan fungsi desain toko!
5. Apa saja ide dari komponen keanekaragaman barang dagangan?

6

DAFTAR PUSTAKA

Chanifah, Ummi. Bisnis Daring Pemasaran Kelas XI. Surakarta: CV Putra Nugraha
(Pradana & Reventiary, 2016)
Reventiary, M. P. (2016). PENGARUH ATRIBUT PRODUK TERHADAP KEPUTUSAN

PEMBELIAN SEPATU MEREK CUSTOMADE (STUDI di MEREK DAGANG
CUSTOMADE INDONESIA). JURNAL MANAJEMEN VOL.6, 1-10.

Ragil Ruth Trihar Prilica /19080324002/ Pendidikan Tata Niaga 2019 B 7


Click to View FlipBook Version