[Type text]
KELAS V
TEMA 4 SEHAT ITU PENTING
SUBTEMA 2
GANGGUAN KESEHATAN PADA ORGAN PEREDARAN DARAH
PEMBELAJARAN 1
YUDISKARINI
201502297062
PPG DALJAB 2021
ANGKATAN 3
UNIVERSITAS SULTAN AGENG TIRTAYASA
[Type text]
KATA PENGANTAR
Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
Alhamdulillah penyusun panjatkan puji syukur kehadirat Allah SWT yang senantiasa
melimpahkan segala rahmat, taufik dan hidayah-Nya sehingga penyusun dapat
menyelesaikan modul bahan ajar ini. Modul ini disusun dalam rangka memenuhi tugas
Pembuatan Modul Bahan Ajar pada PPG Daljab 2021 Angkatan 3 Universitas Sultan
Ageng Tirtayasa Sesuai dengan arahan dan instruksi yang telah diberikan dosen,
maka modul ini disusun dengan kualifikasi yang baik.
Teknik penyajian modul dikemas dengan sederhana, mudah dipahami dan menarik.
Diharapkan peserta didik bisa dengan mudah dan semangat untuk mempelajarinya.
Pembahasan modul ini dimulai dengan menjelaskan tujuan yang akan dicapai.
Kelebihan modul ini, mudah dipelajari oleh peserta didik, pembahasan yang
disampaikan pun disertai dengan soal-soal yang dapat digunakan untuk mengukur
tingkat ketercapaian dan ketuntasan.
Penyusun menyadari bahwa di dalam pembuatan modul ini tidak terlepas dari bantuan
banyak pihak yang telah memberikan masukan-masukan kepada Penyusun. Oleh
karena itu pada kesempatan ini penyusun mengucapkan terima kasih kepada semua
pihak yang telah membantu, membimbing, dan memberikan saran dalam penyelesaian
penyusunan materi ini, terutama kepada:
1. Seluruh Dosen pengajar dan admin Universitas
2. Rekan-rekan mahasiswa PPG dalam jabatan angkatan 3 tahun 2021 khususnya
kelompok A dan semua pihak yang telah membantu dalam menyelesaikan
modul bahan ajarn ini.
Penyusunan menyadari bahwa modul bahan ajar ini masih banyak terdapat kesalahan.
Oleh karena itu kritik dan saran yang membangun akan saya nantikan demi kelancaran
penyusunan tugas selanjutnya dan bermanfaat bagi kita semua. Untuk itu penyusun
sangat membuka saran dan kritik yang sifatnya membangun. Mudah-mudahan modul
ini memberikan manfaat bagi kita semua, aamiin.
Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
Lampung, Oktober 2021
Yudiskarini, S.Pd
I
[Type text]
DAFTAR ISI
HALAMAN JUDUL I
KATA PENGANTAR II
DAFTAR ISI
PENDAHULUAN 1
TUJUAN PEMBELAJARAN 2
PETUNJUK PENGGUNAAN 3
GANGGUAN ORGAN PEREDARAN
DARAH MANUSIA 4
PANTUN 10
RANGKUMAN 14
DAFTAR PUSTAKA
II
[Type text]
PENDAHULUAN
Anak-anak setelah sekian lama kalian belajar dari rumah, pasti kalian rindu
untuk belajar di sekolah, rindu belajar bersama bapak/ibu guru dan teman-
teman. Walaupun belajar dari rumah, anak-anak harus tetap semangat,
fokus, dan sungguh-sungguh dalam belajar. Sehingga anak-anak dapat
mendapatkan hasil yang memuaskan. Apakah kalian mengalami kesulitan
dalam belajar di rumah?
Modul ini akan mengatasi kesulitan dalam mempelajari materi. Pada modul
bahan ajar ini anak-anak akan diberikan pengetahuan yang mudah dipahami
tentang materi Bahasa Indonesia dan IPA. Seperti mempelajari tentang
Menemukan kata kunci sebuah iklan dan organ pencernaan pada hewan
ruminansia dengan mudah. Apakah kalian tahu apa itu iklan? Bagaimana cara
menemukan kata kunci sebuah iklan? Lalu apakah kalian tahu apa saja organ-
organ pencernaan pada hewan ruminansia? Seru sekali ya pembahasan kita di
modul ini. Ibu ucapkan selamat membaca modulnya dengan baik dan
menyenangkan.
Jika anak-anak mengalami kesulitan dalam mempelajari materi ini, silahkan
anak-anak menyampaikanya pada bapak/ibu guru ya. Selamat mempelajari
modul ini. Tetap semangat ya, dan semoga anak-anak selalu ceria, sehat dan
tetap menerapkan 3M (memakai masker, mencuci tangan dengan sabun, dan
menjaga jarak) agar kita semua dapat memutus rantai corona virus disease.
1
[Type text]
TUJUAN PEMBELAJARAN
1. Peserta didik dapat menjelaskan isi dan amanat pantun yang disajikan
pada power point dengan benar.
2. Peserta didik dapat mengemas amanat kedalam sebuah pantun
buatannya dengan baik.
3. Peserta didik dapat menjelaskan berbagai macam gangguan yang
dapat mempengaruhi organ peredaran darah manusia dari berbagai
sumber informasi dengan tepat.
4. Peserta didik dapat mengemas berbagai gangguan yang dapat
mempengaruhi organ peredaran darah manusia dalam sebuah
persentasi dengan baik.
5. Peserta didik dapat membuat pantun dengan amanat yang akan
disampaikan dan dapat menjelaskan gangguan yang mempengaruhi
organ peredaran darah pada manusia dengan mempresentasikan hasil
diskusi kelompoknya.
2
[Type text]
PETUNJUK PENGGUNAAN
1. Berdoalah sebelum memulai belajar.
2. Bacalah dengan cermat bagian pendahuluan dan tujuan
pembelajaran pada modul ini.
3. Bacalah setiap materi yang disajikan dan pahamilah dengan
tuntas.
4. Untuk memperluas wawasan anak-anak, baca dan pelajari
sumber-sumber lain. Anak-anak dapat menemukan bacaan
dari berbagai sumber, termasuk dari internet.
5. Jangan lewatkan mencoba menjawab soal-soal yang telah
disediakan pada setiap akhir kegiatan belajar. Hal ini
berguna untuk mengetahui apakah kalian sudah memahami
dengan benar isi dari modul ini.
SELAMAT BELAJAR!
3
[Type text]
Amatilah gambar di bawah ini!
Kita bermain besok
saja, ya. Badanku
lelah, lemas dan
pusing sekali.
Ayo Lina,
kita bermain
sepeda
Dengan gejala yang
dialami Lina,
sebaik- nya kita
harus sege- ra
mencari tahu pe-
nyakitnya.
Hari itu, Dayu dan teman-temannya akan bermain sepeda
bersama-sama. Dayu dan Edo akan menghampiri Lina untuk
kemudian bermain sepeda bersama. Ketika mereka sampai di
rumah Lina, Lina mengatakan bahwa akhir-akhir ini badannya
mudah lelah, lemas, dan sering merasa pusing.
4
[Type text]
Dengan tanda-tanda tersebut,
gejala penyakit apa yang dialami
oleh Lina?
Kalau dilihat dari gejala Bagaimana jika kita cari
yang dialami oleh Lina, tahu dari link berikut ini
sepertinya ia Anemia. https://youtu.be/oDH5ILQ
-Trk
Benar tidak ya?
Atau membaca ringkasan
materi tentang gangguan
pada organ peredaran darah
manusia.
5
[Type text]
Darah adalah bagian tubuh manusia yang berfungsi untuk mengedarkan
oksigen dan sari-sari makanan ke seluruh tubuh. Darah merupakan komponen
penting di dalam tubuh yang memengaruhi semua kinerja organ tubuh. Oleh
karena itu, organ peredaran darah seperti jantung dan pembuluh darah
hendaknya dijaga kesehatannya.
Ada beberapa penyakit atau gangguan pada sistem peredaran darah
manusia yang dialami banyak orang. Gangguan pada sistem peredaran darah
dan organ peredaran darah disebut penyakit kardiovaskular. Kardiovaskular
artinya adalah hal yang berhubungan dengan jantung dan pembuluh darah.
Ini karena organ sistem peredaran darah manusia terdiri dari jantung dan
pembuluh darah. Gangguan pada organ peredaran darah manusia bisa terjadi
karena faktor non-keturunan dan keturunan.
Gangguan pada organ peredaran darah manusia bisa disebabkan oleh
beberapa hal, antara lain:
1. Penyumbatan pembuluh darah dalam jantung.
2. Penyempitan pembuluh darah.
3. Pembentukan kerak di bagian dalam dinding pembuluh nadi.
4. Kekurangan zat besi dan hemoglobin.
5. Kelainan kromosom, paparan polusi, paparan radiasi, hingga kondisi
obesitas.
6. Kelainan genetik pada darah, kelainan kromosom.
7. Faktor usia dan pengaruh pengobatan tertentu,
8. Pola hidup tidak sehat seperti merokok dan terlalu banyak mengonsumsi
makanan tinggi garam atau tinggi kolesterol.
6
[Type text]
Mudah lelah, badan terasa lemas, dan sering merasa pusing adalah
salah satu gejala penyakit anemia. Anemia disebabkan oleh rendahnya
kadar Hb (hemoglobin) dalam darah. Anemia merupakan penyakit yang
memiliki gangguan pada organ peredaran darah yang dapat disebabkan oleh
pola hidup dan makanan yang tidak sehat. Misalnya, terlalu sering
mengonsumsi makanan berlemak tinggi, makanan yang berkadar kolesterol
tinggi, dan makanan yang kurang mengandung zat besi.
Selain anemia, ada beberapa contoh gangguan pada organ peredaran
darah manusia.
1. Anemia. Penyakit ini ditandai oleh berkurangnya eritrosit atau jumlah
eritrosit kurang dari pada keadaan normal. Orang yang menderita
anemia memliki ciri – ciri wajahnya pucat, lesu, sakit kepala, dan
gangguan menstruasi
2. Tekanan darah rendah (hipotensi). Gangguan ini disebabkan
terjadinya penurunan tekanan darah. Tekanan darah yang normal
berkisar antara 90/60 mmHg dan 120/80 mmHg. Kondisi yang disebut
darah rendah adalah jika tekanan darah berada di bawah 90/60
mmHg.
3. Tekanan darah tinggi (hipertensi). Gangguan ini disebabkan tekanan
daragnya lebih dari 140/90 mmHG. Orang yang menderita hipertensi
biasanya mengalami gejala susah tidur dan sakit kepala. Faktor
penyebabnya mengkonsumsi banyak garam, obesitas, terlalu banyak
minum alkoholm stress, kurang berolahraga dan merokok.
4. Kanker darah (leukemia). Gangguan ini disebabkan sel-sel darah putih (
leukosit ) yang memperbanyak diri tanpa terkendali yang
mengakibatkan sel darah putih ini memakan sel darah merah dan
keping darah.
5. Varises. Pelebaran pembuluh vena pada bagian betis. Biasanya betis
orang yang menderita varises berwarna kebiruan. Penyebab varises
adalah terlalu lama berdiri atau melakukan aktivitas yang banyak
menggunakan kaki.
6. Jantung koroner. Suatu gangguan jantung disebabkan oleh
penumpukan lemak darah (kolesterol) pada arteri koronaria atau
pembuluh darah jantung..
7
[Type text]
Sehingga, pembuluh darah itu jadi tersumbat dan membuat aliran
darah ke jantung berkurang.
Akibatnya, bisa terjadi gejala seperti sesak napas dan angina
(radang dalam rongga hulu kerongkongan). Jika tidak ditangani, bisa
berisiko pada serangan jantung.
7. Sklerosis. Sklerosis merupakan kondisi berupa pengerasan
pembuluh darah nadi atau arteri. Ini disebabkan oleh terbentuknya
kerak keras di bagian dalam dinding pembuluh nadi. Jika kerak
keras pada pembuluh itu asalnya dari lemak, maka disebut
ateroskerosis. Sedangkan, jika terbentuk dari kalsium maka
disebut arterisoklerosis.
Ketujuh gangguan peredaran darah di atas merupakan gangguan
pada organ peredaran darah dikarenakan faktor nonketurunan.
Adapun contoh gangguan yang dikarenakan faktor keturunan
diantaranya sebagai berikut:
1. Hemofilia. Gangguan ini disebabkan adanya kelainan yang
menyebabkan darah sulit membeku jika terjadi luka
2. Thalassemia. Kondisi thalassemia disebabkan oleh bentuk sel
darah merah yang tidak beraturan, sehingga daya ikat sel darah
merah terhadap oksigen dan karbon dioksida menurun.
Akibatnya, pasien thalassemia mengalami anemia atau kurang
darah.
Itulah beberapa contoh gangguan pada sistem peredaran darah
dan penyebabnya, teman-teman.
8
[Type text]
Setelah mengetahui macam-macam
gangguan pada organ peredaran
darah, tentu kita tidak mau terkena
macam-macam gangguan tersebut.
Lalu, bagaimana cara untuk mencegah
gangguan-gangguan tersebut?
Ayo kita minta nasihat kepada ayah agar kita
dapat terhindar dari macam-macam gangguan
pada organ peredaran darah dan bisa juga
kalian lihat dalam video pembelajaran pada
link https://youtu.be/4QnCLAGTu04
Cara untuk melakukan pencegahan terhadap
gangguan alat peredaran darah ualah dengan
menerapkan pola hidup sehat.
Pola hidup sehat itu diantaranya sebagai
berikut:
1. Rajin berolahraga
2. Tidur atau istirahat yang cukup
3. Menjaga pola makan sehari-hari
4. Menghentikan kebiasaan merokok
5. Menghindari minuman beralkohol
6. Menghindari stress yang berlebihan
7. Menjaga berat badan agar tetap ideal
8. Rutin memeriksakan kesehatan ke
dokter
9
[Type text]
Menyampaikan nasihat dapat juga dilakukan
dengan membuat pantun.
Apa yang dimaksud dengan
pantun?
Pantun merupakan karya yang dapat menghibur P
sekaligus menegur. Pantun merupakan ungkapan perasaan A
dan pikiran karena ungkapan tersebut disusun dengan N
kata-kata sedemikian rupa sehingga menarik untuk
Tdidengar atau dibaca. Pantun yang berisi nasihat dengan
tujuan mendidik dan memberi nasihat moral, budi pekerti, U
atau lainnya disebut dengan pantun nasihat. N
10
[Type text]
Perhatikan contoh pantun di bawah ini!
Di situ kamu di sini aku Si nana mengayuh sepeda
Bergandengan tangan bersuka ria Di dahinya penuh peluh
Badanku ini sehat selalu Wahai anak muda
Karena rajin berolahraga Sehat itu pasti kamu butuh
Apa makna dari pantun di atas? Makna pantun pertama tentang mahalnya
kesehatan tubuh manusia. Demikian juga pada pantun kedua, yang bermakna
himbauan untuk berolahraga. Nah, dapatkah kamu membuat pantun yang makna
atau isinya tentang pentingnya menjaga organ peredaran darah agar terhindar
dari gangguan kesehatan.
Menurut KBBI pantun adalah bentuk puisi Indonesia (Melayu) yang
tiap bait (kuplet) biasanya terdiri atas empat baris yang bersajak (a-b-a-
b), tiap larik biasanya terdiri atas empat kata, baris pertama dan baris
kedua biasanya untuk tumpuan (sampiran) saja dan baris ketiga dan
keempat merupakan isi.
Pada masa lampau, pantun merupakan sebuah tradisi lisan yang
diajarkan oleh para tetua atau pemuka adat kepada generasi yang lebih
muda dalam kehidupan sehari-hari maupun kegiatan adat yang lebih
formal.
Pantun memiliki rangkaian bait yang unik dan berbeda dari puisi
pada umumnya. Berikut ciri-ciri pantun dikutip dari berbagai sumber.
pantun terdiri dari empat baris setiap bait
memiliki sampiran dan isi
memiliki Rima misalnya a-a-a-a atau a-b-a-b
Sampiran merupakan pembuka pantun yang fungsinya hanya sebagai
sandaran saja. Sementara isi merupakan pesan yang ingin disampaikan.
11
[Type text]
Lampiran biasanya terletak pada baris pertama dan kedua, sementara isi
terletak pada baris 3 dan 4.
Ada berbagai jenis pantun berdasarkan isi pesan yang disampaikan.
Berikut beberapa contoh pantun.
1. Pantun teka-teki
Pantun teka-teki merupakan pantun yang berisikan teka-teki atau
tebakan dengan tujuan untuk dijawab, diterka atau ditebak
jawabannya. Contohnya:
Bila tuan muda teruna,
pakai seluar dengan gayanya.
Kalau tuan bijak laksana,
biji di luar apa buahnya?
2. Pantun jenaka
Berisi rangkaian kalimat lucu yang bertujuan untuk menghibur.
Contohnya:
Limau purut di tepi rawa,
buah dilanting belum masak.
Sakit perut sebab tertawa,
melihat kucing duduk berbedak.
3. Pantun nasihat
Merupakan Pantun yang berisi anjuran peringatan atau ajaran yang
baik. Contohnya:
Lari-lari ke sekolah membawa buku,
Lantas ditaruh di atas meja.
Rajinlah belajar wahai anakku,
Agar kelak jadi orang yang berguna.
4. Pantun anak-anak
Bisa berupa pantun yang menceritakan sukacita maupun duka
cita. Contohnya:
Burung dara terbang di udara,
Burung gelatik hinggap di taman.
Senang hatiku tiada tara,
Bisa bermain bersama teman-teman.
12
[Type text]
5. Pantun muda-mudi
Bisa berisi soal percintaan perpisahan hingga nasib kehidupan.
Contohnya:
Lampu menyala terang benderang,
Saat dipadamkan jadi gelap gulita.
Tak sadar melamun hingga petang,
Merindukan dirimu wahai adinda.
Kalian telah memahami
pengertian pantun dan
contohnya, bukan?
Sekarang mari kita berkreasi
membuat pantun.
TULISKAN PANTUNMU DISINI!
…………………………………………………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………………………………..
………………………………………………………………………………………………………………………….
13
[Type text]
RANGKUMAN
1. Darah adalah bagian tubuh manusia yang berfungsi untuk mengedarkan
oksigen dan sari-sari makanan ke seluruh tubuh
2. Kardiovaskular artinya adalah hal yang berhubungan dengan jantung dan
pembuluh darah
3. Gangguan pada organ peredaran darah manusia karena faktor
nonketurunan:
a. Anemia
b. Hipotensi
c. Hipertensi
d. Leukimia
e. Varises
f. Jantung koroner
g. Sklerosis
4. Gangguan yang dikarenakan faktor keturunan:
a. Hemofilia
b. Thalassemia
5. Pantun Adalah bentuk puisi Indonesia (Melayu) yang tiap bait (kuplet)
biasanya terdiri atas empat baris yang bersajak (a-b-a-b), tiap larik
biasanya terdiri atas empat kata, baris pertama dan baris kedua
biasanya untuk tumpuan (sampiran) saja dan baris ketiga dan keempat
merupakan isi.
6. Jenis-jenis pantun:
a. Pantun teka-teki
b. Pantun jenaka
c. Pantun nasihat
d. Pantun anak-anak
e. Pantun muda-mudi
14
[Type text]
DAFTAR PUSTAKA
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. 2017. Udara Makanan Sehat : buku guru /
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.-- Edisi Revisi. Jakarta: Kementerian
Pendidikan dan Kebudayaan.
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. 2017. Udara Makanan Sehat : buku siswa /
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.-- Edisi Revisi. Jakarta: Kementerian
Pendidikan dan Kebudayaan.
https://youtu.be/oDH5ILQ-Trk
https://bobo.grid.id › Bobo › Iptek
Ciri-ciri Pantun, Beserta Jenis dan Contohnya - Suara.com
GOOD LUCK