The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by anggitojudhanto, 2022-12-16 12:17:43

Bisnisplan_Ilham

Bisnisplan_Ilham

Tugas Business Plan
“Jasa Sablon Plastik dan Kemasan”

Dosen Pengampu : Diana Tantri Cahyaningsih, S.H., M.Hum.
Mata Kuliah: Kewirausahaan

Disusun Oleh :
Ilham Cahyo Widodo (K4421035)

PENDIDIKAN SEJARAH
FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

UNIVERSITAS SEBELAS MARET
SURAKARTA
2022

KATA PENGANTAR
Puji syukur saya panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa atas rahmat dan berkat-
Nya penulis dapat menyelesaikan tugas business plan yang diberikan oleh Ibu Diana Tantri
Cahyaningsih, S.H., M.Hum. sebagai dosen pengampu mata kuliah kewirausahaan. Business
Plan merupakan salah satu faktor pengukur bagi mahasiswa dalam memenuhi mata kuliah
Kewirausahaan, dimana dari rencana bisnis yang dibuat bisa menjadi jembatan bagi
seseorang untuk memulai suatu usaha.
Penulis menyadari bahwa makalah ini masih jauh dari sempurna, baik dari teknik
penulisan maupun materi mengingat kemampuan yang kami miliki. oleh karena itu kritik dan
saran dari semua pihak yang bersifat membangun selalu saya harapkan demi kesempurnaan
makalah ini.
Sebelumnya, saya mohon maaf jika terdapat kata-kata yang kurang berkenan. Semoga
dengan penyusunan makalah ini memberikan manfaat bagi pembaca sehingga dapat
menambah pengetahuan dan pemahaman diri. Akhir kata, saya sampaikan terima kasih
kepada semua pihak yang telah berperan serta dalam penyusunan makalah ini.

Karanganyar, 12 Desember 2022

Penulis

1

DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR ................................................................................................... 1
DAFTAR ISI ................................................................................................................. 2
BAB I PENDAHULUAN .............................................................................................. 3
1.1 Latar Belakang .......................................................................................................... 3
1.2 Visi dan Misi............................................................................................................. 3
1.3 Tujuan Manfaat ......................................................................................................... 3
1.4 Data Usaha ................................................................................................................ 4
1.5 Data Pemilik.............................................................................................................. 4
1.6 Konsep Usaha ........................................................................................................... 4
BAB II ASPEK PASAR DAN PEMASARAN ............................................................. 5
2.1 Aspek Pasar............................................................................................................... 5
2.2 Aspek Pemasaran ...................................................................................................... 5
2.3 Analisis SWOT ......................................................................................................... 6
BAB III ASPEK PRODUKSI ....................................................................................... 7
3.1 Diskripsi Produk........................................................................................................ 7
3.2 Jenis Produk.............................................................................................................. 8
3.3 Kualitas Produk......................................................................................................... 8
3.4 Proses Produksi ......................................................................................................... 8
BAB IV STRUKTUR ORGANISASI........................................................................... 11
4.1 Kebutuhan................................................................................................................. 11
4.2 Struktur Organisasi.................................................................................................... 11
BAB V ASPEK KEUANGAN....................................................................................... 12
5.1 Bahan Baku............................................................................................................... 12
5.2 Kebutuhan Alat ......................................................................................................... 12
5.3 Biaya Variabel........................................................................................................... 12
5.4 Biaya Tetap ............................................................................................................... 12
5.6 Harga Jual ................................................................................................................. 12
5.7 BEP (Break Event Point) ........................................................................................... 12
BAB VI PENUTUP ....................................................................................................... 13
6.1 Kesimpulan ............................................................................................................... 13
6.2 Saran......................................................................................................................... 13

2

BAB I
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Bisnis merupakan organisasi yang menjual barang atau jasa untuk mendapatkan laba
yang tinggi. Kebanyakan orang lebih memilih berbisnis dari pada manjadi pegawai,
dikarenakan berbisnis mempunyai banyak keuntungan dan omset yang lebih banyak dari gaji
pegawai pabrik umumnya. Kita dapat jumpai pula banyak pegawai pabrikan maupun pegawai
negeri sipil yang mempunyai sampingan bisnis di rumahnya.

Hadirnya perkembangan teknologi informasi yang mempermudah mendapat dan
menyebarkan informasi ditambah lagi terjadinya pandemi mendorong banyak orang untuk
membuka sebuah usaha bisnis dalam upaya memepertahankan kondisi keuangannya. Hingga
pacsa pulihnya dari pandemi usaha-usaha tersebut masih ada dan berkembang, bahkan trend
munculnya umkm masih terus berlanjut.

Hal ini membuat peluang usaha di bidang jasa sablon plastik dan kemasan memiliki
peluang yang sangat lebar. Seperti sablon pada cup gelas plastik yang dibutuhkan usaha-
usaha minuman yang dapat meningkatkan branding usahanya sendiri atau sablon plastik yang
dapat digunakan para penjual online untuk mempromosikan usahanya sekaligus menjadi
plastik packing saat pengiriman paket jualannya.

1.2 Visi dan Misi

Visi
“Memberikan jasa sablon yang berkualitas yang mengedepankan pelayanan baik dan
hasil maksimal.”

Misi
1. Melakukan inovasi sehingga bisa memberikan jasa yang bervariasi sehingga
meningkatkan daya beli.
2. Membuat kesan yang baik bagi pelanggan.
3. Memberikan pelayanan yang baik.
4. Menjaga kualitas jasa terutama pada hasil sablon.
5. Melakukan persaingan sehat.

1.3 Tujuan Manfaat

Adapun tujuan dan manfaat dari penyusunan proposal bisnis ini adalah sebagai berikut
1. Menjadikan mahasiswa berpikir lebih kreatif dan inovatif tentang berwirausaha.
2. Memenuhi tugas mata kuliah Kewirausahaan
3. Melatih mengembangkan sebuah ide bisnis menjadi bisnis plan.
4. Melatih memahami kebutuhan sebuah usaha atau bisnis.

3

1.4 Data Usaha

1 Nama Usaha Dominat Sablon
2 Bidang Usaha Jasa
3 Jenis Produk Sablon Plastik Kemasan
4 Alamat Usaha Perum Loh Agung, RT06/RW23, Jaten, Karanganyar
5 Telepon/HP 0896 7342 3234
6 Alamat Email [email protected]

1.5 Data Pemilik

1 Nama Ilham Cahyo Widodo

2 Jenis Kelamin Laki-laki

3 Tempat, Tanggal Lahir Magetan, 6 Juni 2003

4 Alamat Perum Loh Agung, RT06/RW23, Jaten, Karanganyar

5 Telepon/HP 0896 7342 3234

6 Email [email protected]

7 Peran Owner

1.6 Konsep Usaha

Jasa sablon yang ditawarkan berupa sablon kemasan yang diaplikasikan ke media

plastik dan media kemasan produk lainnya seperti cup gelas, plastik ziplock, totebag kecil,
atau jenis kemasan lainnya. Nama yang dipilih untuk usaha ini yaitu “Dominat Sablon”,
memiliki dua pengartian yaitu “do minat” berarti pada berminat dalam arti lain memiliki
banyak peminat dan “dominate” atau “dominasi” yang menjadi harapan bahwa jasa kami bisa

mendominasi sehingga bisa berkembang dan membuka lapangan pekerjaan.

4

BAB II
ASPEK PASAR DAN PEMASARAN

2.1 Aspek Pasar
2.1.1 Gambaran Umum Pasar dan Sasaran

Jasa sablon plastik dan kemasan ini merupakan usaha kecil yang dapat dimulai tanpa
membuka outlet atau bisa menggunakan rumah pemilik sebagai rumah produksinya. Peluang
pasar dilihat dari banyaknya usaha yang membutuhkan kemasan untuk usahanya sehingga
memesan jasa kami untuk mencetak logo di kemasaannya atau mencetak tulisan lainnya.
Selain pada fokus itu, biasanya kemasan sablon juga diperlukan sebagai tas kecil souvenir
pernikahan atau hajatan.

2.1.2 Jenis Produk yang Dipasarkan

Produk yang ditawarkan berupa jasa sablon yang bisa menyesuaikan keinginan
pelanggan dan diaplikasikan ke media kemasan baik plastik maupun dalam bentuk kemasan
lainnya.

2.1.3 Target Pasar

Jasa yang ditawarkan bisa digunakan untuk kalangan pengusaha maupun non
pengusaha. Karena berdasarkan fungsi hasilnya bisa digunakan menjadi plastik packing
usaha online, gelas cup berlogo, plastik cuci sepatu berlogo, tas souvenir, tas belanjaan toko,
tas hajatan, dan sebagainya.

2.1.4 Pesaing

Untuk kondisi saat ini sepertinya persaingan bisa diperkecil dengan hadirnya penjualan
online. Banyaknya usaha yang menawarkan jasa serupa tidak terlihat menjadi sebuah
persaingan, karena masing-masing lapak akan menemukan pasar dan pelanggannya sendiri
dengan pasar yang begitu besar.

2.1.5 Sasaran Pembeli

Sasaran yang ditargetkan untuk menggunakan jasa yaitu utamanya kepada pihak-pihak
yang dinilai membutuhkan jasa tersebut seperti penjual minuman, penjual baju online,
penjual reseller, penjual thrifting, pengusaha cuci sepatu, pengusaha toko kue, dan
sebagainya.

2.2 Aspek Pemasaran
2.2.1 Promosi

5

Promosi yang akan kami lakukan dengan menyebarkan brosur tempat-tempat ramai dan
menyebarkannya juga di beberapa media sosial seperti Facebook, Blogger, Whatsapp, dan
Instagram. Pada bulan pertama membuka usaha ini, kami akan mengunakan jasa pengiklanan
yang mungkin bisa meningkatkan jumlah pemesanan. Jasa iklan bisa mengunakan jasa
penawaran yang banyak ditemukan di internet atau kerja sama dengan teman yang memiliki
jumlah pengikut banyak di media sosialnya.

2.2.2 Pengembangan Pasar dan Produk

Setelah berhasil dan stabil pada jasa sablon plastik dan kemasan ini, kami akan
mencoba mengembangkan pencetakan kemasan seperti kemasan berbahan kardus atau plastik
lainnya dengan bekerja sama dengan berbagai pihak terkait. Sehingga akan menambah
pangsa pasar dari pihak yang membutuhkan jasa tersebut. Selain itu, untuk pelanggan yang
berada jangkauan yang cukup dekat bisa kami berikan promo berupa onkis kirim secara
gratis.

2.2.4 Langkah-langkah Promosi

Untuk promosi kami akan membuat beberapa akun media sosial seperti Facebook,
Instagram, dan Blogger untuk mencoba menjangkau pasar online. Untuk pasar lokal kami
akan mencoba memaksimalkan koneksi relasi dengan mamanfaatkan pengunaan status wa.
Selain itu kami juga melakukan penawaran langsung kepada beberapa pihak yang dinilai
akan membutuhkan jasa sablon plastik dan kemasan yang kami tawarkan.

2.3 Analisis SWOT

1. Strength ( Kekuatan)
Sablon plastik dan kemasan memiliki pasar tersendiri, pembelian juga dapat melalui
media sosial atau secara online, Kualitas barang yang disablon dan kepuasaan
konsumen dalam membeli baju sablon menjadi modal utama bertahannya usaha ini.

2. Weakness ( Kelemahan)
Menurunnya jumlah pembeli (online), hal ini disebabkan jika ada yang sama-sama
membuka usaha persablonan namun melakukan penipuan. Saat barang dikirim, bisa
juga paket sablonan rusak oleh orang ketiga saat pengiriman menggunakan jasa
ekspedisi.

3. Opportunities (Peluang)
Target dalam pemasaran sangat menyakinkan, promosi dalam berbagai layanan
sangat mudah.

4. Threat ( Ancaman)
Munculnya indikasi banyaknya barang yang diproduksi oleh kompetitor dengan
harga yang lebih terjangkau.

6

BAB III
ASPEK PRODUKSI

3.1 Diskripsi Produk

Produk/jasa yang ditawarkan bergerak pada bidang jasa, yaitu berupa sablon plastik dan
kemasan. Desain percontohan dibuat menjadi unik, menarik dan eksklusif sehingga menarik
pemilik usaha yang membutuhkan kemasan untuk melakukan pemesanan.

Gambar 1 Ilustrasi hasil jasa yang ditawarkan

Gambar 2 Ilustrasi hasil jasa yang ditawarkan

Gambar 3 Ilustrasi hasil jasa yang ditawarkan

7

3.2 Jenis Produk

Kami menawarkan jasa sablon plastik dan kemasan yaitu jasa sablon dengan media
berbagai bentuk kemasan seperti:

1. Gelas cup plastik
2. Plastik ziplock
3. Plastik kemasan
4. Totebag kain tipis
5. Plastik pouch

3.3 Kualitas Produk

Produk/jasa yang kami tawarkan menggunakan cat sablon premium sehingga bisa
membuat kualitas produk yang dihasilkan tidak mengecewakan pemesan dan pelanggan.
Selain itu, kami juga menyediakan konsultasi desain sebagai bentuk kualitas pelayanan yang
usaha kami berikan.

3.4 Proses Produksi

Membuat film/pola gambar
Klise/pola gambar dibutuhkan untuk membuat gambar dibdangan/screen dalam
pembuatan film/pola gambar kita dapat menggunakan kertas kalkir atau kertas HVS dan
film/pola gambar itu sesuai selera diri sendiri atau sesuai pesanan. tapi dijaman modern
seperti sekarang ini pembuatan jarang yang menggambar pola atau membuat film dengan
guratan tangan kebanyakan sudah memakai komputer untuk membuat film/pola gambar kalau
kita belum mempunyai komputer maka jalan lain untuk mendapatkan film/pola gambar
dengan cara memesan pada orang lain.

Mengafdruk
Menafdruk adalah proses memindahkan gambar yang ada di film/pola gambar ke kain
gasa/screen. Berikut alat-alat dan bahan-bahan yang dibutuhkan dalam proses pengafdrukan:
1. Mangkok dan sendok
2. Mika/penggaris
3. Film
4. Kaca bening
5. Busa
6. Papan
7. Air
8. Semprotan
9. Screen
10. Hairdrayer

Proses Pengafdrukan:
1. Buatlah campuran obat afdruk (deima) didalam mangkok.

8

2. Saputkan obat afdruk diatas screen setelah rata lalu keringkan dengan hairdryer
atau dengan dipanggang diatas kompor Gas/Minyak dengan jarak antara screen dan
api ± 25 cm

3. Setelah kering maka dimulailah proses pengafdrukan, mika film yang berisi
gambar diletakan diatas screen dengan posisi film terbalik. atasnya diberi kaca
bening 5 cm, jadi posisi film antara screen dan kaca

4. Kemudian letakan busa sebagai bantalan alas dari bagian dalam dan ditambah
papan.

5. Buatlah keseimbangan tekanan antara kaca dengan bantalan pengalas
6. Sampai disini semua pekerjaan dilakukan didalam ruang tertutup jangan terkena

sinar matahari langsung. selanjutnya bawalah bidangan yang sudah di jepit tadi
keluar ruangan lalu ditayangkan pada sinar matahari

Perhatian:
1. Lama penyinaran tergantung dari cuaca pada saat mengfdruk.
2. Untuk cuaca yang cukup terik, maka lama penyinaran antara 0.5 menit sampai 1

menit.
3. Untuk cuaca berawan antara 2 menit.

Lama penyinaran ini mempunyai pengaruh yang sangat besar terhadap hasil afdrukan,
Jika penyinarannya terlalu lama maka obat akan terlalu keras sehingga hasil gambar yang
diperoleh buntu/sukar tembus, dan jika penyinarannya kurang maka gambar yang dihasilkan
mudah rontok, maka jelaslah , bahwa tempo penyinaran itu harus disesuaikan dengan cuaca
untuk memperoleh hasil yang sempurna. selain dengan cahaya matahari dapat pula dilakukan
pengafdrukan dengan lampu pijar.

1. Bidangan/scrreen yang sudah selesai disinari tadi, lalu dibawa masuk kembali
kedalam ruangan kemudian lepaskan film dan busanya.

2. kemudian siram dengan air dan cucilah berulang kali dan apabila ada yang tidak
jelas atau mampet maka semprotlah dengan semprotan air.

3. Setelah bersih lalu dijemur dibawah sinar matahari ini berfungsi untuk
mengeringkan screen sekaligus menguatkan hasil afdrukan.

4. Proses penyempurnaan, yang dimaksud proses penyempurnaan ini adalah jika ada
kebocoran maka harus ditutup dengan obat afdruk setelah selesai maka
bidangan/screen siap untuk mencetak/menyablon.

Menyaput:
Sebelum pencetakan dimulai, persipkan lebih dahulu segala keperluan yang ada
kaitannya dengan pekerjaan pencetakan tersebut yaitu :
1. Tinta/cat/pasta disesuaikan dengan sasaran cetak
2. Bahan-bahan pelarut untuk tinta/cat/pasta diatas, gunanya ialah apabila terjadi

kemampatan pada gambar tersebut.
3. Cello tape, sebagai persiapan apabila dalam proses penyablonan terjadi kebocoran.
4. Kain pembersih, untuk membersihkan bekas bekas penyablonan, pilihlah kain yang

halus.

9

5. Talk untuk membersihkan mengeringkan tangan dari tinta sablon.
6. Kertas bekas untuk percobaan.
7. Bidangan dan rakel.
8. Bahan-bahan yang akan disablon.
9. Setelah itu semua siap barulah langkah selanjutnya yang dikerjakan yaitu

memasang bidangan diatas meja penyaputan(Meja Pengecapan).

Cara memasang bidangan/screen di meja cetak:
1. Bidangan/screen dijepitkan dengan engsel(catok) yang ada dipermukaan meja
2. Cara pemasangan bidangan/screen tadi harus disesuaikan dengan benda yanga akan

dicetak
3. Setelah selesai mengatur persiapan dan pemasangan bidangan/screen, selanjutnya

melakukan penyaputan yang baik agar hasil cetak bagus.
Teknik Penyaputan:
1. Tuangkan tinta yang sudah siap dipakai ke bidangan/screen jaga jangan samapai

mengenai gambarnya.
2. Kemudian turunkan bidangan/scren yang sudah ada catnya merapat ke meja.
3. Caputkan tinta yang ada di bidangan/screen itu dari atas kebawah dengan

menggunakan penyaput khusus yang disebut rakel
4. Kemudian bersamaan dengan diangkatnya bidangan/screen ke atas, saputkan cat

yang ada dibawah ke atas, agar gambar yang ada pada permukaan kain gasa itu
tidak buntu
5. Setelah itu taburkan talk pada gambar yang melekat dimeja. usaplah beberapa kali
agar kering
6. Buatlah batas untuk benda yang akan disablon Kalo kurang terang lampu yang ada
di bawah meja nyalakan.
7. Apabila pekerjaan penyablonan itu ditunda sebentar untuk istirahat, maka gambar
yang ada dibidangan itu harus dibersihkan dengan M3
8. Setelah penyablonan selesai bidangan/screen dibersihkan dari tinta sisa
penyablonan, yaitu dengan M3 dicampur dengan sabun dan di lanjutkan disram
dengan air.

10

BAB IV
STUKTUR ORGANISASI

4.1 Kebutuhan

No Bagian Tugas
1 Produksi Melakukan kegiatan produksi
2 Desain Melakukan pelayanan desain baik untuk
produksi maupun desain media sosial
3 Marketing Mengelola akun media sosial untuk pemasaran
4 Keuangan Mengelola Keuangan

4.2 Struktur Organisasi

Sebagai sebuah usaha yang baru, maka diperlukan struktur organisasi yang jelas, agar
kegiatan perusahaan berjalan dengan lancar. Setiap jabatan bertanggung jawab secara
langsung kepada pimpinan tertinggi yaitu ketua. Dari struktur organisasi diatas dapat
dijelaskan tugas dan kedudukan masing-masing jabatan.

1. Ketua
a. Sebagai pimpinan usaha
b. Bertanggung jawab jalannya usaha
c. Mengatur dan mengembangkan usaha

2. Bagian desain
a. Bersinergi dengan bagian produksi
b. Bertugas melakukan editing
c. Bertugas mencari desain-desain terbaru

3. Bagian produksi
a. Bersinergi dengan bagian desain
b. Bertanggung jawab atas jalannya produksi

4. Bagian Pemasaran
a. Bertugas memunculkan inovasi promosi
b. Melakukan promosi di tempat-tempat strategis

5. Bagian Keuangan
a. Bertanggun jawab atas keuangan
b. Melakukan pembukuan keuangan harian

11

BAB V
ASPEK KEUANGAN

5.1 Bahan Baku Vol Satuan Harga Jumlah
No Uraian 300pcs - Rp. 330.000
1. Plastik Zipper

5.2 Kebutuhan Alat Uraian Harga
No Rp. 1.400.000
1. Alat Sablon Rp. 550.000
2. Paket Tinta
Jumlah
5.3 Biaya Variabel Rp. 100.000
Biaya variabel per pack adalah sekitar Rp. 120.000 Rp. 100.000
Rp. 1.500.000
5.4 Biaya Tetap Uraian
No
1. Internet
2. Listrik
3. Gaji

5.6 Harga Jual
Harga jasa sablon yang kami tawarkan berdasarkan persaingan dan pasar per unit
adalah sekitar Rp. 180.000 per pack isi 100

5.7 BEP (Break Event Point)
1. BEP Rupiah
Biaya Tetap / (Kontribusi Margin per pack : Harga per pack)
2.700.000 / 50.000 : 180.000
2.700.000 / 0.3
9.000.000
2. BEP unit
Biaya Tetap / (harga per pack – biaya variable per pack)
2.700.000 / 180.000 – 130.000
2.700.000 / 50.000
54 Pack

Jadi BEP, tercapai ketika mencapai penjualan mencapai 54 pack atau penjualan mencapai Rp.
9.000.000 dan nilai investasi akan kembali dalam 3 bulan dengan catatan penjualan
perbulannya mencapai target 20 pack.

Dengan perkiraan perbulan 20 pack maka akan mendapat omzet kotor sebesar Rp.
3.600.000/bulan

12

BAB VI
PENUTUP
6.1 Kesimpulan
Demikian bisnis plan ini saya buat, adapun tujuan bisnis plan ini yaitu untuk
memperkenalkan lebih detil tentang jasa dan produk yang saya tawarkan. Isi dari proposal ini
yaitu terdiri dari perkenalan produk, rincian biaya yang dibutuhkan dalam berproduksi,
analisa SWOT produk hingga ke struktur organisasi pengelola. “Dominat Sablon” yaitu nama
dari bisnis ini, melihat dari analisis yang ada bisnis ini masih sangat layak untuk dijalankan
karena bisnis jasa sablon plastik kemasan ini memiliki pasar yang masih sangat besar dengan
persaingan yang tidak terlalu ketat karena banyaknya jasa serupa akan menemukan pasarnya
atau pelanggannya masing-masing.
6.2 Saran
Dalam bisnis jasa sablon ini senjata utamanya dalam mempertahankan usaha adalah
kepercayaan dan kepuasan pelanggan sehingga dalam menjalankannya harus tetap
profesional dan maksimal sehingga hasil yang akan diberikan kepada para pelangganpun
akan maksimal. Untuk biaya desain, pada saat awal bisa mengunakan kemampuan sendiri.
Tempat juga bisa menggunakan rumah sendiri, namun jika usaha sudah berkembang perlu
mencari sebuah ruko atau sewa tempat untuk menampung bahan dan alat-alat produksi.

13


Click to View FlipBook Version