JURNAL REFLEKSI DWI MINGGUAN MODUL 3.2 Supartik, S.Pd CGP Angkatan 6 Kabupaten Aceh Singkil
Model refleksi yang saya gunakan pada Modul 3.2 ini adalah model 5 : Connection, challenge, concept, change (4C). Model ini dikembangkan oleh Ritchhart, Church dan Morrison (2011).
1. Connection Banyak hal/peristiwa yang terjadi pada minggu ke-21 ini sehingga banyak hal dan ilmu baru yang saya dapatkan yaitu pada sesi Ruang Kolaborasi modul 3.2. Pemimpin dalam Pengelolaan Sumber Daya sesi persentasi dilaksanakan pada tanggal 20 Februari 2023, Refleksi terbimbing pada hari Rabu, 23 Februari 2023, pada tanggal 21 s.d 22 Februari 2023 Demonstrasi Kontekstual, dan selanjutnya menulis Jurnal refleksi mingguan ke 21.
Sebagai tindak lanjut dari ruang kolaborasi pertama membuat pemetaan aset Daerah, berdasarkan 7 kelompok aset yang dimiliki Pemerintah Kabupaten Tulunggaung meliputi ; 1). Modal Manusia, 2). Modal Sosial, 3). Modal Fisik, 4). Modal Finansial, 5). Modal Alam/Lingkungan, 6 Modal Politik dan 7) Modal Agama/ Budaya.
Dalam kelompok kami oleh Fasilitator Ibu Elliza, M.Pd kami dibagi menjadi 3 kelompok .Saya tergabung dalam kelompok 1 bersama pak suprizal, S.Pd, pak Ilham jaya putra lubis, S.Pd dan ibu sri rahmanita, S.Pd. Pada ruang kolaborasi pertama kami berdiskusi dalam BOR Google Meet yang disediakan Fasilitator dan kami melakukan pemetaan aset daerah yang bisa dimanfaat sekolah untuk kepentingan pembelajaran yang berpihak pada murid. Kemudian hari Selasa, 20 Februari 2023 kami mempresentasikan hasil diskusi kelompok dan kami berbagi peran untuk mempresentasikan ke 7 aspek yang sudah didiskusikan kemudian menjawab merespon pertanyaan/ masukan dari kelompok lain.
2. Challenge Alhamdulillah, setelah mempelajari modul ini tentu saja banyak ide serta materi yang saya dapatkan tentang strategi pemberdayaan aset, yaitu berpikir berbasis aset dan bukan berpikir berbasis masalah. Ternyata, dengan berfikir berbasis aset banyak sekali hal yang dapat dilakukan yang tidak terfikirkan sebelumnya. Untuk itu, saya mulai memahami aset yang dimiliki oleh Pemerintah Kabupaten Aceh Singkil yang dapat di manfaatkan untuk media pembelajaran di sekolah khususnya di wilayah Kabupaten Aceh Singkil, dan memanfaatkan aset yang dimiliki sekolah untuk keperluan proses pembelajaran yang berpihak pada murid dan kegiatan maupun program sekolah.
3. Concept Konsep yang sangat penting/ utama adalah melakukan pemetaan aset sekolah berdasarkan 7 modal aset yang meliputi ; 1). Modal Manusia, 2). Modal Sosial, 3). Modal Fisik, 4). Modal Finansial, 5). Modal Alam/Lingkungan, 6 Modal Politik dan 7) Modal Agama/ Budaya. Dari kegiatan pemetaan ini kita dapat mengetahui dan memaksimalkan penggunaan aset sekolah. Juga terus mengembangkan komunitas sekolah berbasis aset menekankan pada kemandirian dari komunitas untuk menyelesaikan tantangan yang dihadapi melalui kekuatan dan potensi yang ada dalam diri.
4. Change Perubahan yang ingin saya lakukan adalah mengaplikasikan apa yang telah saya pelajari pada modul 3.2. Pemimpin dalam Pengelolaan Sumber Daya,sehingga merubah pola pikir yang semula berpikir berbasis masalah menjadi berpikir berbasis aset, serta mengajak komunitas praktisi serta rekan sejawat terutama di lembaga sekolah saya untuk menerapkan berpikir berbasis aset karena pendekatan berbasis aset ini merupakan sebuah cara untuk menemukan dan menggali hal-hal yang positif. Dengan menggunakan kekuatan sebagai kekuatan berpikir. Sehingga secara bersama-sama bahu membahu membangun sekolah tercinta dengan potensi yang dimilikinya, fokus pada pembangunan sumber daya yang ada di sekolah dalam rangka mewujudkan merdeka belajar.