The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

Pengertian, Struktur dan Kaidah Kebahasaan Teks Ceramah

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by inesachintania28, 2021-12-04 22:58:56

Menganalisis Isi, Struktur, dan Kebahasaan dalam Teks Ceramah

Pengertian, Struktur dan Kaidah Kebahasaan Teks Ceramah

Keywords: Teks Ceramah

Nama : Ine Sachintania

NPM : 195030048

Kelas : A

Tugas Pertemuan 9

Materi : Menganalisis Isi, Struktur, dan Kebahasaan dalam Teks Ceramah

1. Pengertian Teks Ceramah

Teks ceramah adalah teks yang berisi pemberitahuan, penyampaian suatu informasi baik
pengetahuan maupun informasi umum lainnya untuk disampaikan di depan orang banyak oleh
pakar atau orang yang menguasai bidangnya baik secara langsung maupun melalui media
elektronik dan digital.

2. Struktur Teks Ceramah

Struktur teks ceramah yang dikemukakan oleh Tim Kemdikbud (2017, hlm. 92).

a. Pembuka (Tesis)

Berisi pengenalan isu, masalah, pengetahuan hingga pandangan penceramah mengenai topik
yang akan dibahas. Misalnya:

• Salam pembuka: Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
• Ucapan penghormatan: YTH. Bapak Kepala Desa serta hadirin sekalian yang saya hormati.
• Ucapan syukur: Segala puji kita panjatakan kehadirat Allah SWT, karena dengan limpahan

rahmat-Nya kita bisa berkumpul dihari yang cerah ini. Pada kesempatan kali ini saya akan
membahas tentang pentingnya sikap sabar.
b. Isi (Rangkaian argumen)
Berupa rangkaian argumen – argumen penceramah yang berkaitan dengan topik yang
dibicarakan pada pembuka atau tesis. Mengemukakan pula berbagai fakta dan data yang
memperkuat argumen – argumen penceramah. Contoh isi yang dibicarakan:

• Penjelasan tentang konsep sikap sabar.
• Keutamaan bersabar dalam menghadapi cobaan.

c. Penutup (Penegasan kembali)

Merupakan penegasan kembali mengenai apa yang disampaikan dalam ceramah. Contoh:

• Kesimpulan: Marilah senantiasa kita selalu bersabar…
• Permintaan maaf: Demikian saya akhiri, kurang lebihnya mohon maaf…
• Salam penutup: Wasalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
3. Kaidah Kebahasaan Teks Ceramah

Teks ceramah juga memiliki ciri khas kebahasaan tersendiri yang cenderung berbeda dengan
teks lain. Berikut adalah beberapa kaidah kebahasaan dari teks ceramah.

1. Menggunakan kata ganti orang pertama (tunggal) seperti saya, aku dan kata ganti
orang kedua jamak sebagai sapaan seperti hadirin, kalian, bapak-bapak, ibu-ibu,
saudara-saudara.

2. Menggunakan kata-kata teknis atau peristilahan yang berkenaan dengan topik yang
dibahas.

3. Menggunakan kata-kata yang menunjukkan hubungan argumentasi (sebab akibat).
Misalnya, jika... maka, sebab, karena, dengan demikian, akibatnya, oleh karena itu.
Selain itu, dapat pula digunakan kata-kata yang yang menyatakan hubungan temporal
ataupun perbandingan atau pertentangan, seperti sebelum itu, kemudian, pada
akhirnya, sebaliknya, berbeda halnya, namun.

4. Menggunakan kata-kata kerja mental, seperti diharapkan, memprihatinkan,
memperkirakan, mengagumkan, menduga, berpendapat, berasumsi, menyimpulkan.

5. Menggunakan kata-kata persuasif, seperti hendaklah, sebaiknya, diharapkan, perlu,
harus.


Click to View FlipBook Version