The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

Presentasi Kurikulum Merdeka-1

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by dewimeriani12, 2022-11-22 02:55:07

Kurikulum Merdeka

Presentasi Kurikulum Merdeka-1

PENGENALAN
KURIKULUM MERDEKA

MPLS SMA Negeri 33 Jakarta

Tak Kenal Maka Tak Sayang

◦ Nama : Dewi Meriani
◦ Tempat, tanggal lahir : Merauke, 11 Februari 1967
◦ Email : [email protected]
◦ No. Ponsel/WA : 085215671432
◦ Instansi : SMA Negeri 33 Jakarta
◦ Pengampu : Biologi

Kurikulum Merdeka

◦ adalah kurikulum dengan pembelajaran intrakurikuler yang beragam di
mana konten akan lebih optimal agar peserta didik memiliki cukup waktu
untuk mendalami konsep dan menguatkan kompetensi.

◦ Kebijakan merdeka belajar menjadi langkah untuk mentransformasi
pendidikan demi terwujudnya Sumber Daya Manusia (SDM) Unggul
Indonesia yang memiliki Profil Pelajar Pancasila.

◦ Projek untuk menguatkan pencapaian profil pelajar Pancasila
dikembangkan berdasarkan tema tertentu yang ditetapkan oleh
pemerintah. Projek tersebut tidak diarahkan untuk mencapai target
capaian pembelajaran tertentu, sehingga tidak terikat pada konten mata
pelajaran.

"Karena setiap manusia tidak ada produk gagal dari
Tuhan, dan setiap manusia punya keistimewaan dan
punya ‘ruang’ masing-masing yang disediakan secara

fitrah. Dan tugas kita adalah membantu anak
menemukan ‘ruang’ yang sudah disediakan dalam
kehidupan. Sehingga tidak ada anak yang tidak punya

tempat dalam kehidupan”

Implementasi Kurikulum Merdeka untuk pemulihan pembelajaran dilakukan berdasarkan
kebijakan-kebijakan berikut ini:

Permendikbudristek Permendikbudristek Kepmendikbudristek Keputusan Kepala Keputusan Kepala
No. 5 Tahun 2022 No. 7 Tahun 2022 No. 56 Tahun 2022 BSKAP BSKAP
No.033/H/KR/2022 No.009/H/KR/2022
Standar Kompetensi Standar Isi pada Pedoman Penerapan Tahun 2022 Tahun 2022
Lulusan pada Pendidikan Anak Usia Kurikulum dalam
Pendidikan Anak Usia Dini, Jenjang Rangka Pemulihan Revisi Capaian Pembelajaran Dimensi, Elemen dan Sub
Dini, Jenjang Pendidikan Dasar, dan Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Elemen Profil Pelajar
Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah Dini, Jenjang Pendidikan Pancasila Pada Kurikulum
Pendidikan Menengah Memuat 3 opsi kurikulum Dasar, dan Pendidikan Merdeka
Standar Isi dikembangkan yang dapat digunakan di Menengah Pada Kurikulum
Standar kompetensi lulusan melalui perumusan ruang satuan pendidikan dalam Merdeka Memuat penjelasan dan
merupakan kriteria minimal lingkup materi yang sesuai rangka pemulihan tahap-tahap perkembangan
tentang kesatuan sikap, dengan kompetensi lulusan. pembelajaran beserta Memuat Capaian profil pelajar Pancasila yang
keterampilan, dan Ruang lingkup materi struktur Kurikulum Merdeka, Pembelajaran untuk semua dapat digunakan terutama
pengetahuan yang merupakan bahan kajian aturan terkait pembelajaran jenjang dan mata pelajaran untuk projek penguatan profil
menunjukkan capaian dalam muatan pembelajaran dan asesmen, serta beban dalam struktur Kurikulum pelajar Pancasila.
kemampuan peserta didik yang dirumuskan kerja guru. Merdeka.
dari hasil pembelajarannya berdasarkan: 1) muatan wajib
pada akhir jenjang sesuai dengan ketentuan
pendidikan. SKL menjadi peraturan perundang-
acuan untuk Kurikulum 2013, undangan; 2) konsep
Kurikulum darurat, dan keilmuan; dan 3) jalur,
Kurikulum Merdeka. jenjang, dan jenis pendidikan.
Standar Isi menjadi acuan
untuk Kurikulum 2013,
Kurikulum darurat, dan
Kurikulum Merdeka.

Karakteristik utama dari
Kurikulum Merdeka

◦ Pembelajaran berbasis projek untuk pengembangan soft
skills dan karakter sesuai profil pelajar Pancasila

◦ Fokus pada materi esensial sehingga ada waktu cukup untuk
pembelajaran yang mendalam

◦ Pembelajaran berdiferensiasi sesuai dengan kemampuan
peserta didik dan melakukan penyesuaian dengan konteks dan
muatan lokal.

Keunggulan Kurikulum Merdeka

1 Lebih Sederhana dan Mendalam

Fokus pada materi yang esensial dan
pengembangan kompetensi peserta
didik pada fasenya. Belajar menjadi
lebih mendalam, bermakna, tidak
terburu-buru dan menyenangkan.

7

Keunggulan Kurikulum Merdeka

2 Lebih Merdeka

Peserta didik: Tidak ada program peminatan
di SMA, peserta didik memilih mata pelajaran
sesuai minat, bakat, dan aspirasinya.

Guru: Guru mengajar sesuai tahap capaian
dan perkembangan peserta didik.

Sekolah: memiliki wewenang untuk
mengembangkan dan mengelola kurikulum
dan pembelajaran sesuai dengan karakteristik
satuan pendidikan dan peserta didik.

8

Keunggulan Kurikulum Merdeka

3 Lebih Relevan dan Interaktif

Pembelajaran melalui kegiatan projek
memberikan kesempatan lebih luas
kepada peserta didik untuk secara
aktif mengeksplorasi isu-isu aktual
misalnya isu lingkungan, kesehatan,
dan lainnya untuk mendukung
pengembangan karakter dan
kompetensi Profil Pelajar Pancasila.

9

Karakteristik Kurikulum di Setiap Jenjang

PAUD SD SMP SMA SMK SLB

Kegiatan bermain sebagai Penguatan kompetensi yang Penyesuaian dengan Program peminatan/ Dunia kerja dapat terlibat dalam Capaian pembelajaran
proses belajar yang utama mendasar dan pemahaman perkembangan teknologi penjurusan tidak diberlakukan pengembangan pembelajaran pendidikan khusus dibuat
holistik: digital, mata pelajaran hanya untuk yang memiliki
Penguatan literasi dini Informatika menjadi mata Di kelas 10 pelajar Struktur lebih sederhana dengan hambatan intelektual
dan penanaman karakter • Untuk memahami pelajaran wajib menyiapkan diri untuk dua kelompok mata pelajaran, yaitu
melalui kegiatan lingkungan sekitar, mata menentukan pilihan mata Umum dan Kejuruan. Persentase Untuk pelajar di SLB yang
bermain-belajar berbasis pelajaran IPA dan IPS Panduan untuk guru pelajaran di kelas 11. Mata kelompok kejuruan meningkat tidak memiliki hambatan
buku bacaan anak digabungkan sebagai Informatika disiapkan untuk pelajaran yang dipelajari dari 60% ke 70% intelektual, capaian
mata pelajaran Ilmu membantu guru-guru pemula, serupa dengan di SMP pembelajarannya sama
Fase Fondasi untuk Pengetahuan Alam dan sehingga guru mata pelajaran Penerapan pembelajaran berbasis dengan sekolah reguler
meningkatkan kesiapan Sosial (IPAS) tidak harus berlatar belakang Di kelas 11 dan 12 pelajar projek dengan mengintegrasikan yang sederajat, dengan
bersekolah pendidikan informatika mengikuti mata pelajaran dari mata pelajaran terkait. menerapkan prinsip
• Integrasi computational Kelompok Mapel Wajib, dan modifikasi kurikulum
Pembelajaran berbasis thinking dalam mata Pembelajaran berbasis memilih mata pelajaran dari Praktek Kerja Lapangan (PKL)
projek untuk penguatan pelajaran Bahasa projek untuk penguatan profil kelompok MIPA, IPS, Bahasa, menjadi mata pelajaran wajib Sama dengan pelajar di
profil Pelajar Pancasila Indonesia, Matematika, Pelajar Pancasila dilakukan dan Keterampilan Vokasi minimal 6 bulan (1 semester). sekolah reguler, pelajar di
dilakukan melalui kegiatan dan IPAS minimal 3 kali dalam satu sesuai minat, bakat, dan SLB juga menerapkan
perayaan hari besar dan tahun ajaran aspirasinya Pelajar dapat memilih mata pembelajaran berbasis
perayaan tradisi lokal • Bahasa Inggris sebagai pelajaran di luar program projek untuk menguatkan
mata pelajaran pilihan Pembelajaran berbasis ke ahliannya Pelajar Pancasila dengan
projek untuk penguatan profil mengusung tema yang
Pembelajaran berbasis Pelajar Pancasila dilakukan Alokasi waktu khusus projek sama dengan sekolah
projek untuk penguatan profil minimal 3 kali dalam satu penguatan profil pelajar reguler, dengan kedalaman
Pelajar Pancasila dilakukan tahun ajaran, dan pelajar Pancasila dan Budaya Kerja untuk materi dan aktivitas sesuai
minimal 2 kali dalam satu menulis esai ilmiah sebagai peningkatan soft skill (karakter dari dengan karakteristik dan
tahun ajaran syarat kelulusan dunia kerja) kebutuhan pelajar di SLB

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi

Struktur Kurikulum Merdeka

◦ Kurikulum terdiri dari

◦ kegiatan intrakurikuler
◦ projek penguatan profil pelajar Pancasila
◦ ekstrakurikuler.

◦ Alokasi jam pelajaran pada struktur kurikulum dituliskan secara
total dalam satu tahun dan dilengkapi dengan saran alokasi jam
pelajaran jika disampaikan secara reguler/mingguan.

◦ terdapat penyesuaian dalam pengaturan mata pelajaran yang
secara terperinci dijelaskan dalam daftar tanya jawab per jenjang.

Struktur Kurikulum Merdeka

Kurikulum Merdeka

Struktur Kurikulum Merdeka

Struktur Kurikulum Merdeka

Struktur Kurikulum Merdeka Mata pelajaran kelas 11-12

Struktur Kurikulum Kelompok Mata Pelajaran Umum yang wajib diambil oleh peserta didik

Mata pelajaran Kelas - 10 ● Pendidikan Agama Budi Pekerti
● Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan
● Pendidikan Agama dan Budi Pekerti ● Bahasa Indonesia
● Matematika
● Pendidikan Pancasila dan ● Sejarah
Kewarganegaraan ● Bahasa Inggris
● Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan
● Bahasa Indonesia ● Seni (Pilihan: Musik/Tari/ Rupa/ Teater)
● Matematika ● Informatika
● IPA Fisika, Kimiai, Biologi
● IPS Sosiologi, Ekonomi, Sejarah,Geografi Peserta didik bisamemilihmapeldari kelompokmapelsesuai denganminat
● Bahasa Inggris dan kebutuhan:
● Seni (Pilihan: Musik/Tari/
● KelompokMIPA:Biologi, Kimia, Fisika, Informatika, Matematika Lanjutan
Rupa/ Teater/Prakarya) ● KelompokIPS:Sosiologi, Ekonomi, Geografi, Antropologi*
● Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan ● KelompokBahasadan Budaya:Bahasadan SastraIndonesia, Bahasa dan Sastra

Kesehatan Inggris,Bahasa Korea, Bahasa Arab, Bahasa Mandarin, dsb.**
● Informatika ● Kelompokmatapelajaranvokasidanprakarya:Prakarya (pilihan: Kerajinan,
● Muatan Lokal
Rekayasa, Budidaya, Pengolahan)/Vokasi (membatik, servis elektronik, ds6b.)**

Contoh ilustrasi untuk
pemilihan mata pelajaran SMA

IDA wayan LUTFHI

Ida dan w a y a n diterima di S M A N 33 yang Lutfhi diterima di S M A yang
melaksanakan Kurikulum merdeka secara mandiri. tidak menggunakan Kurikulum

Ida ingin melanjutkan kuliah di w a y a n masih belum yakin,ingin Merdeka

Fakultas Kedokteran kuliah B isnis atau Teknik Sipil, Lutfhi ingin melanjutkan kuliah di

Fakultas Kedokteran

Contoh ilustrasi untuk pemilihan mata pelajaran SMA kelas 10

Perbandingan antara peserta didik di Program KurMer dan bukan Program KurMer

Ida dan Wayan diterima di SMA 33. Lutfhi diterima di SMA yang tidak menggunakan
Pada kelas X belum ada pemilihan KurMer.Lutfhi diterima pada program peminatan
mata pelajaran dan masih MIPA. Berikut mata pelajaran yang harus diikuti
menguatkan fondasi mata pelajaran Lutfhi pada kelas X:
seperti di SMP. Berikut mata pelajaran
yang diambil: Kelompok Mata Pelajaran ● PendidikanAgama Islam dan Budi Pekerti
Umum ● Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan
Kelompok ● Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti 24 JP/minggu ● Bahasa Indonesia
Mata (w ajib ● Bahasa Inggris
Pelajaran *untuk Ida diambil) ● Matematika
Umum 42 ● Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti ● Sejarah Indonesia
JP/minggu Kelompok Mata Pelajaran ● Seni Budaya
(wajib diambil *untuk Wayan Peminatan A kademik ● Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan
termasuk ● Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan 12 JP/minggu
alokasi waktu ● Bahasa Indonesia Kesehatan
untuk Projek ● Bahasa Inggris Kelompok Mata Pelajaran ● Prakarya dan Kewirausahaan
Profil Pelajar ● Matematika Pilihan
Pancasila) ● IPA(Fisika,Kimia, Biologi) 6 JP/minggu ● Matematika Peminatan
● IPS (Ekonomi, Geografi, Sejarah, Sosiologi) ● Biologi
● Seni Budaya ● Fisika
● Pendidikan Jasmani,Olahraga, dan Kesehatan ● Kimia
● Informatika
● Sosiologi
● Informatika

Contoh ilustrasi untuk pemilihan mata pelajaran SMA kelas 11-12

Perbandingan antara peserta didik dengan minat serupa di Program Sekolah KurMer dan bukan Program Sekolah
KurMer

Ida ingin melanjutkan kuliah di Fakultas Lutfhi ingin melanjutkan kuliah di Fakultas
Kedokteran, namun ia tertarik pada isu-isu Kedokteran, tetapi Lutfhi bersekolah di SMA
sosial di sekitarnya. berikut mata pelajaran yang tidak menggunakan KurMer.Berikut
yang ia ambil di kelas 11 & 12: mata pelajaran yang ia ambil di kelas 11 &
12:

Kelompok Mata ● PendidikanAgama Islam dan Budi Pekerti Kelompok Mata ● PendidikanAgama Islam dan Budi Pekerti
Pelajaran Umum ● Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Pelajaran Umum
18 JP/minggu ● Bahasa Indonesia 24 JP/minggu ● Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan
(wajib diambil) ● Bahasa Inggris (wajib diambil) ● Bahasa Indonesia
● Matematika ● Bahasa Inggris
Kelompok Mata ● Seni Musik Kelompok Mata ● Matematika
Pelajaran MIPA 10 ● Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan Pelajaran Peminatan ● Sejarah Indonesia
JP/minggu ● Sejarah Akademik wajib ● Seni Budaya
untuk Program IPA ● Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan
● Biologi 16 JP/minggu ● Prakarya dan Kewirausahaan
● Kimia
Kelompok Mata ● Matematika Peminatan
Kelompok Mata ● Sosiologi Pelajaran Pilihan 4 ● Biologi
Pelajaran IPS JP/minggu ● Fisika
5 JP/minggu ● Kimia

Kelompok Mata ● Bahasa Inggris tingkat lanjut ● Sosiologi
Pelajaran Bahasa dan
Budaya
5 JP/minggu

Contoh ilustrasi untuk pemilihan mata pelajaran SMA kelas
11-12

sesuai minat (sebar angket), bakat, dan aspirasi pelajar, tidak ada program peminatan di SMA

Ida ingin kuliah kedokteran, berikut Wayan masih menimbang apakah ia kuliah
mata pelajaran yang ia ambil di Bisnis atau Teknik Sipil, maka berikut mata
kelas 11 dan kelas 12: pelajaran yang ia ambil di kelas 11 dan kelas 12:

Kelompok Mata PendidikanAgama Islam dan Budi Pekerti Kelompok Mata Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti
Pelajaran Umum Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Pelajaran Umum Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan
18 JP/minggu Bahasa Indonesia 18 JP/minggu Bahasa Indonesia
(wajib diambil) Bahasa Inggris (wajib diambil) Bahasa Inggris
Matematika Seni Musik Matematika Seni Teater
Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan PendidikanJasmani, Olahraga, dan Kesehatan
Sejarah Sejarah

Kelompok Mata Biologi , Kelompok Mata Fisika
Pelajaran MIPA Kimia Pelajaran MIPA 10 Matematika Peminatan
10 JP/minggu JP/minggu
Ekonomi.
Kelompok Mata Sosiologi Kelompok Mata Geografi
Pelajaran IPS Pelajaran IPS 10
5 JP/minggu JP/minggu

Kelompok Mata Bahasa Inggris tingkat lanjut Wayan mengambil mata pelajaran dari 2 kelompok,
Pelajaran Bahasa dan sebagaimana syarat minimum, meskipun sekolahnya
Budaya membuka 3 kelompok mata pelajaran pilihan.
5 JP/minggu

Contoh ilustrasi untuk pemilihan mata pelajaran SMA

Perbandingan antara peserta didik di Program Sekolah KurMer dan bukan Program Sekolah Kurmer

IDA W AYAN

Walaupun sudah yakin akan Sebagai remaja yang masih ingin
pilihannya untuk berkuliah di Kedokteran, mengeksplorasi minatnya, Wayan memiliki
waktu yang lebih lama untuk memutuskan
Ida masih dapat mengeksplorasi isu-isu jurusan yang ia minati. Ia juga masih
sosial yang menjadi minatnya dengan memiliki kesempatan untuk mendaftar ke
jurusan lain selama memenuhi persyaratan
mengambil mata pelajaran sosiologi dan mata pelajaran
Bahasa Inggris tingkat lanjut

Apakah pembelajaran di SMA KurMer ini
mempengaruhi proses penerimaan mahasiswa baru?

Peserta didik tidak dirugikan dalam persyaratan masuk Perguruan Tinggi .
Pemerintah Pusat akan melakukan penyesuaian pada proses penerimaan
mahasiswa baru di perguruan tinggi, sehingga pelajar di SMA KurMer tidak akan
dirugikan dalam proses penerimaan mahasiswa baru. Syarat mengikuti seleksi

masuk PT adalah mata pelajaran, bukan program peminatan.

***
detail syarat mata pelajaran yang harus

dipenuhi untuk memasuki program studi
tertentu akan ditetapkan kemudian

Pembelajaran dengan paradigma baru pada Kurikulum Merdeka
dilaksanakan dalam dua program pembelajaran yaitu:
Program Pebelajaran Intrakurikuler dan Kokurikuler

1. BERIMAN KEPADA Berkebinekaan Program Intrakurikuler
TUHAN YME DAN Global
● Pembelajaran terdiferensiasi
BERAKHLAK MULIA Bergoton Dipelajari ● Capaian pembelajaran disederhanakan
g Royong melalui ● Siswa memiliki cukup waktu untuk mendalami
Mandiri 2. PROFIL
PELAJAR Kreatif konsep dan menguatkan kompetensi
PANCASILA ● Guru leluasa memilih perangkat ajar sesuai

Bernalar kebutuhan
Kritis
Program Kokurikuler
3. MENGUATNYA LITERASI DAN
NUMERASI ● Lintas mata pelajaran
● Berorientasi pada pengembangan karakter dan

kompetensi umum
● Pembelajaran interdisipliner di luar kegiatan

kelas
● Melibatkan masyarakat
● Muatan lokal dikembangkan sesuai dengan isu

nasional dan global





Penerapan Profil Pelajar Pancasila Pelajar Intrakurikuler
di sekolah Indonesi a
Muatan Pelajaran
Profil Pelajar Pancasila adalah Kegiatan/
karakter dan kemampuan yang pengalaman
dibangun dalam keseharian dan belajar
dihidupkan dalam diri setiap
individu pelajar melalui budaya Projek
sekolah, pembelajaran
intrakurikuler, kokurikuler, Pembelajaran
maupun ekstrakurikuler berbasis projek
yang kontekstual
Budaya dan interaksi
Sekolah dengan lingkungan
sekitar
Pola interaksi dan
komunikasi, serta Ekstrakurikuler
norma yang berlaku di
sekolah Kegiatan untuk
mengembangkan
minat dan bakat

DIMENSI DAN ELEMEN PROFIL
PELAJAR PANCASILA

Beriman, Berkebinekaan Bergotong royong Mandiri Bernalar kritis Kreatif
bertakwa kepada global
Tuhan YME, dan • Kolaborasi • Pemahaman diri • Memperoleh dan • Menghasilkan
berakhlak mulia • Mengenal dan • Kepedulian dan situasi memproses gagasan yang
• Berbagi informasi dan orisinal
• Akhlak beragama menghargai budaya • Regulasi diri gagasan
• Akhlak pribadi • Komunikasi dan • Menghasilkan karya
• Akhlak kepada • Menganalisis dan dan tindakan yang
interaksi antar mengevaluasi orisinal
manusia budaya penalaran
• Akhlak kepada alam • Refleksi dan • Memiliki keluwesan
• Akhlak bernegara • Merefleksi dan berpikir dalam
tanggung jawab mengevaluasi mencari alternatif
pemikirannya solusi
terhadap sendiri permasalahan
pengalaman

kebinekaan
• Berkeadilan soial









PEMBAGIAN TEMA TIAP TINGKAT FASE/KELAS

FASE E/ KELAS X FASE F/KELAS XI FASE F / KELAS XII
1. Suara Demokrasi 1. Gaya Hidup 1. Berekayasa dan
2. Bangunlah Jiwa
Berkelanjutan Berteknologi Untuk
dan Raganya 2. Bhinneka Tunggal Membangun NKRI
3. Kearifan Lokal
Ika
3. Kewirausahaan

PENILAIAN INTRAKURIKULER
Penggabungan nilai kognitif, keterampilan dan sikap

FORMATIF SUMATIF
o dilakukan di awal o dilakukan pada akhir proses

pembelajaran pembelajaran
o selama proses o menggabungkan 2 atau

pembelajaran lebih tujuan pembelajaran
o diakhir pembelajaran o dilaksanakan pada akhir
o tidak masuk dalam rapor
semester, akhir tahun atau

akhir jenjang

Pelaporan Kemajuan Belajar

Pada SD/MI, SMP/MTs, SMA/MA, SMK/MAK, atau sederajat, satuan
pendidikan memiliki keleluasaan untuk menentukan kriteria kenaikan kelas
dengan mempertimbangkan:

a.laporan kemajuan belajar, sudah memenuhi KKTP (kriteria ketercapaian Tujuan
Pembelajaran) ditentukan guru mapel (boleh beda) tidak boleh lebih dari 2 dibawah KKTP;

b.laporan pencapaian projek penguatan profil pelajar Pancasila (kriteria BSH=berkembang
sesuai harapan);

c.portofolio peserta didik;
d.prestasi akademik dan non-akademik;
e.Ekstrakurikuler wajib (kriteria baik);
f. penghargaan peserta didik; dan
g.tingkat kehadiran (85 % dari tatap muka)

smt ganjil – jumlah tatap muka = 116 (harus 99 hari masuk)
smt genap – JTM = 113 (harus 96 hari masuk)
h. Rapat Pleno Dewan guru

Fase Kurikulum Merdeka

◦ Fase A untuk kelas I dan kelas II;
◦ Fase B untuk kelas III dan kelas IV;
◦ Fase C untuk kelas V dan kelas VI;
◦ Fase D yaitu untuk kelas VII, kelas VIII, dan kelas IX;
◦ Fase E untuk kelas X; dan
◦ Fase F untuk kelas XI dan kelas XII.



Kalender Pendidikan SMAN 33 Jakarta

KALDIK SMAN 33 TP.2022-2023 - Siswa.xls



21 Century
Learning
Design


Click to View FlipBook Version