The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

kota malang dikenal sebagai kota pendidikan . kota ini memiliki berbagai perguruan tinggi terbaik seperti Universitas Brawijaya , Universitas Negeri malang ,UIN Maulana Malik Ibrahim malang,dan Politeknik negeri malang.

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by Ini Rikhaa, 2023-02-08 22:52:28

asal usul kota malang

kota malang dikenal sebagai kota pendidikan . kota ini memiliki berbagai perguruan tinggi terbaik seperti Universitas Brawijaya , Universitas Negeri malang ,UIN Maulana Malik Ibrahim malang,dan Politeknik negeri malang.

Asal Usul Nama Malang, Kota Terbesar ke-12 di Indonesia Hanacaraka, merupakan nama Bahasa Jawa Kota Malang, salah satu daerah di Provinsi Jawa Timur (Jatim). Kota Malang sendiri merupakan kota di Jatim, yang perkembangannya sangat pesat. Ternyata, Kota Malang juga termasuk dalam kota terbesar ke-12 di Indonesia, dengan luasan sekitar 145,28 Kilometer (Km) persegi. Kota ini ternyata didirikan di masa Pemerintahan Belanda, di tanggal 1 April 1914. Saat itu, Wali Kota (Wako) Malang yang pertama kali yakni E.K Broeveldt. Kota ini ternyata didirikan di masa Pemerintahan Belanda, di tanggal 1 April 1914. Saat itu, Wali Kota (Wako) Malang yang pertama kali yakni E.K Broeveldt. Dari sumber Wikipedia, asal-usul penamaan Malang memang masih banyak perdebatkan. Namun, salah satu informasi yang didapatkan yakni, nama Malang muncul pertama kali pada Prasasti Pamotoh/Ukirnegara (1120 Saka/1198 Masehi). Yang mana, ditemukan pada tanggal 11 Januari 1975, oleh seorang administrator perkebunan Bantaran di Wlingi, Kabupaten Blitar Jatim. Dalam prasasti tembaga tersebut, tertulis salah satu bagiannya yang bertuliskan Bahasa Jawa lama: Nama Malang sendiri, merujuk pada sebuah daerah di timur Gunung Kawi Jatim. Kendati sudah diketahui penggunaan Malang, setidaknya telah berlangsung sejak abad ke-12 Masehi, tidak bisa dipastikan asal mula penamaan wilayahnya.


Dalam catatan sejarah, Kerajaan Kanjuruhan yang berada di Malang tercatat kerajaan yang umurnya sama dengan Kerajaan Tarumanegara di Jawa Barat. Bukti keberadaan adanya Kerajaan Kanjuruhan ditemukan pada prasasti Dinoyo pada 682 Saka atau 760 Masehi.Oct 3, 2022 NAMA Kerajaan Kanjuruhan mungkin tak sementereng nama Kerajaan Majapahit atau Kerajaan Singosari bagi masyarakat awam di Jawa Timur. Namun siapa sangka jauh sebelum kerajaan - kerajaan tersebut berjaya ada Kerajaan tertua di Jawa Timur yang terlebih dahulu berdiri. Dalam catatan sejarah Kerajaan Kanjuruhan yang berada di Malang tercatat kerajaan yang umurnya sama dengan Kerajaan Tarumanegara di Jawa Barat. Kerajaan yang terletak di aliran Kali Metro yang letaknya berada di lereng Gunung Kawi sisi timur.


Bukti keberadaan adanya Kerajaan Kanjuruhan ditemukan pada prasasti Dinoyo tahun 682 saka atau 760 Masehi. Prasasti Dinoyo sendiri merupakan bagian dari peninggalan Kerajaan Kanjuruhan yang diidentifikasi berdiri pada abad 6 dan 7 Masehi. Prasasti ini ditemukan tak jauh dari aliran Sungai Metro, sementara salah satu bangunan peninggalan Candi Badut juga lokasi ditemukan tak jauh dari lokasi tersebut. Sebagai dikutip dari berbagai sumber, pada prasasti tersebut disebutkan ada raja bernama Raja Dewasimha, kemudian setelah meninggal digantikan sang raja yang bernama Sang Liswa. Liswa inilah yang akhirnya mendapat gelar Gajayana. Di masa kepemimpinan Gajayana inilah kerajaan ini mengalami masa kejayaan. Kekuasaan kerajaan meliputi lereng timur dan barat Gunung Kawi, bahkan sisi barat kekuasaannya mencapai ke area Pegunungan Tengger Semeru. Kemudian ke sisi utara bahkan hingga mencapai pesisir Laut Jawa. Sementara di wilayah selatan kekuasannya mencapai pantai selatan Pulau Jawa. Usai masa kepemimpinan Raja Gajayana yang meninggal, Kerajaan Kanjuruhan kemudian dipimpin oleh Pangeran Jananiya. Pangeran Jananiya sendiri merupakan menantu dari Raja Gajayana, ia menikah dengan satu - satunya anak dari Raja Gajayana bernama Uttejana. Kedua pasang suami istri ini memimpin kerajaan dengan penuh kebijaksanaannya. Namun kemunduran Kerajaan Kanjuruhan muncul setelah sekitar tahun 847 Masehi dimana Kerajaan Mataram Kuno di Jawa Tengah mengembangkan kekuasaannya. Perluasan kekuasaan Kerajaan Mataram Kini dibawah perintah Sri Maharaja Rakai Pikatan Dyah Saladu. Kerajaan Mataram Kuno kemudian kian meluaskan kekuasaannya hingga Jawa Timur, termasuk di wilayah yang dulunya menjadi kekuasaan Kerajaan


Kanjuruhan hilang hingga akhirnya dikuasai Kerajaan Mataram Kuno. Dari sanalah akhirnya Kerajaan Kanjuruhan hanya menjadi bagian dari wilayah kekuasaan Kerajaan Mataram Kini.


Peta Lokasi Kota Malang Peta pembagian administratif Kota Malang Berikut ini adalah daftar kecamatan dan kelurahan di kota Malang, Jawa Timur, Indonesia ditambah jumlah penduduk menurut sensus 2010 dengan kode pos 65111 hingga 65149. Pada tahun 2010, jumlah penduduk lima kecamatan kota Malang adalah 820.243 jiwa dengan rasio seks 97. Kepadatan penduduknya adalah 5.646 jiwa/km². Kota Malang terdiri dari 5 kecamatan dan 57 kelurahan (dari total 666 kecamatan, 777 kelurahan, dan 7.724 desa di Jawa Timur). Pada tahun 2017, jumlah penduduknya mencapai 834.545 jiwa dengan luas wilayah 145,28 km² dan sebaran penduduk 5.744 jiwa/km².[1][2]


Apa Ibu Kota Malang? Berdasarkan data Badan Pusat Statistik kabupaten Malang tahun 2021, penduduk kabupaten Malang berjumlah 2.654.448 jiwa (2020), dengan kepadatan 752 jiwa/km2 .


Bundaran Tugu, Menilik Sejarah Ikon Kota Malang di Zaman Kependudukan Belanda


1. Gunung Bromo


2. Jatim Park 1


3. Jatim Park 2


4. Jatim Park 3


5. Alun-Alun Kota Malang


6. Kampung Warna-Warni Jodipan


7. Kampung Biru Arema


8. Florawisata San Terra de Lafonte


Nama : Erika wahyuningtiyas Reva sandi aulia Kelas : IX


Click to View FlipBook Version