The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by ningsih93surya, 2021-08-23 23:01:25

Sifat Kerja Otot Pada Manusia

Sifat Kerja Otot Pada Manusia

Sifat Kerja Otot Pada Manusia
Sifat Kerja Otot Pada Manusia Lengkap – Otot memang bisa menjadi sesuatu yang menarik, Bagi seorang
pria otot merupakan simbol dari seseorang yang sehat. Untuk itu ada baiknya jika para pria bisa menjaga
tubuhnya dengan ototnya. Setelah kita mengetahui tentang jenis-jenis otot, sekarang kita akan bahas
mengenai sifat kerja otot pada manusia. Otot bisa berkontraksi tentu karena adanya rangsangan.
Pada umumnya otot berkontraksi bukan satu rangsangan saja, tapi karena suatu rangkaian rangsangan
yang berurutan. Rangsangan-rangsangan yang terjadi akan menimbulkan tonus atau ketegangan yang
maksimum. Tetanus adalah tonus yang maksimum terus menerus.

Sifat Kerja Otot Pada Manusia
Mari kita bahas lengkap sifat kerja otot disini.
Sifat Kerja Otot Manusia
Adapun sifat kerja otot pada manusia terbagi menjadi dua yaitu: antagonis dan sinergis.

Otot Antagonis
Antagonis ialah kerja otot yang kontraksinya menimbulkan efek gerak berlawanan. Contohnya:

• ⇒ Ekstensor (meluruskan) dan fleksor (membengkokkan). Misalnya otot bisep dan otot trisep.
• ⇒ Abduktor (menjauhi badan) dan adduktor (mendekati badan). Misalnya gerak tangan sejajar

dengan bahu dan sikapnya sempurna.
• ⇒ Depresor (ke bawah) dan elavator (ke atas). Misalnya gerak kepala dengan menundukkan dan

menengadah.
• ⇒ Supinator (menengadah) dan pronator (menelungkup). Misalnya gerak telapak tangan

menengadah dan gerak tangan menelungkup.

Otot Sinergis
Berbeda dengan otot antagonis, otot sinergis adalah kerja otot yang kontraksinya menimbulkan gerak
searah. Contohnya pronator teres dan pronator kuadratus.

Gangguan Sistem Gerak

Sistem gerak dapat mengalami gangguan atau kelainan. Kelainan pada sistem gerak dapat terjadi karena
beberapa hal, seperti kelainan sejak lahir, kekurangan vitamin, dan kecelakaan. Berikut contoh-contoh
kelainan yang terjadi pada sistem gerak kita.

a. Riketsia
Riketsia terjadi karena kekurangan vitamin D yang Berfungsi membantu penyerapan kalsium dan fosfor,
sehingga proses pengerasan tulang terganggu. Penyakit ini terjadi pada anak-anak.
Riketsia menyebabkan tulang kaki tumbuh membengkok seperti yang ditunjukkan pada gambar di bawah ini,
Penyembuhan dan pencegahan dari penyakit ini dengan penambahan kalsium, fcsfor dan vitamin D ke
dalam menu makan. vitamin D dapat diperoleh dari makanan, suplemen.

Bentuk Kaki Penderita Reketsia
Seseorang yang berusia 1-70 tahun membutuhkan vitamin D sebanyak 15Mg/hari. Seseorang yang berusia
71 tahun ke atas membutuhkan vitamin D sebanyak 20 Mg/hari.
Mengapa vitamin D dapat diaktifkan dengan bantuan sinar matahari pagi melalui berjemur?
Karena melalui paparan sinar matahari pagi selama 10-15 menit, sinar ultraviolet dari matahari akan dapat
membantu tubuh mengaktifkan pro vitamin D menjadi vitamin D.
Vitamin D aktif akan dapat meningkatkan penyerapan kalsium dan fosfor di dalam tubuh, sehingga akan
menambah jumlah kalsium dan fosfor dalam darah. Bertambahnya kadar vitamin D dalam tubuh dapat
membantu meningkatkan penyerapan kalsium, sehingga dapat menolong perbaikan tulang pen derita
riketsia.
b. Osteoporosis
Osteoporosis disebabkan karena kekurangan kalsium. Osteoporosis umumnya terjadi pada orang dewasa.
Pada orang yang sudah tua biasanya menghasilkan lebih sedikit hormon, sehingga osteoblast sebagai
pembentuk tulang kurang aktif dan massa tulangpun jadi berkurang. Tulang yang kekurangan kalsium akan
menjadi rapuh dan mudah patah.
c. Fraktura (Patah Tulang)
Meskipun kuat dan lentur, tulang-tulang dapat patah. Salah satu penyebab terjadinya patah tulang karena
tulang mengalami benturan yang keras, misalnya pada saat kecelakaan atau jatuh dari tempat yang tinggi.
Patahnya tulang disebut fraktura. Fraktura dapat dibedakan menjadi fraktura tertutup dan fraktura terbuka.
Fraktura tertutup terjadi jika tulang patah tetapi bagian ujung yang patah tidak menembus kulit. Fraktura
terbuka terjadi jika ujung tulang yang patah keluar menembus kulit.

d. Artritis
Artritis adalah penyakit sendi. Penderita penyakit ini mempunyai tulang rawan pada sendi yang rusak.
Kerusakan ini menyebabkan sendi menjadi sakit dan bengkok seperti pada Gambar di bawah ini Kadang-
kadang sendi yang terkena artritis tidak dapat digerakkan. Rematik adalah salah satu bentuk
artritis.Penyebab terjadinya artritis masih belum diketahui dengan pasti. Menghindari infeksiyang akut dan
mengonsumsi makanan yang seimbang dapat mengurangi terjadinya artritis.

Kelainan Artritis

e. Lordosis, Kifosis, dan Skoliosis
Tulang belakang normal manusia tidak lurus benar. Dilihat dari samping, susunan tulang belakang
membentuk beberapa lengkungan. Pada bagian 2ada, tulang belakang membentuk lengkungan cembung
menghadap zelakang. Pada bagian pinggang, susunan tulang belakang membentuk lengkungan cembung
menghadap depan. Bentuk tulang belakang mempengaruhi bentuk tubuh kita.
Cobalah amati bentuk badan teman laki-laki saat berdiri dan dilihat dari samping! Bagaimana bentuknya?
Tulang belakang dapat mengalami kelainan. Tiga kelainan tulang belakang yang umum terjadi adalah
lordosis, kifosis, dan skoliosis.

Gambar Pendirita Kelainan Tulang Belakang

1) Lordosis
Lordosis merupakan kelainan dengan melengkungnya tulang belakang yang berlebihan ke arah depan di
bagian pinggang, seperti ditunjukkan Gambar 1. Orang yang mengalami kelainan ini pinggangnya terlihat
lebih menonjol ke depan. Lordosis dapat disebabkan karena perut penderita yang terlalu besar (misalnya
karena hamil atau kegemukan), nketsia, atau karena kebiasaan yang salah.

2) Kifosis
Kifosis merupakan kelainan dengan melengkungnya tulang belakang yang berlebihan di bagian dada ke
arah belakang, seperti ditunjukkan pada Gambar 2. Penderita kifosis tubuhnya terlihat bungkuk. dapat
disebabkan karena penyakit (misalnya TBC dan riketsia) kebiasaan duduk yang salah.

3) Skoliosis
Skoliosis adalah melengkungnya tulang belakang ke arah samping, seperti ditunjukkan Garbar 3. Skoliosis
dapat disebabkan oleh penyakit polio atau kebiasaan posisi duduk yang salah.

Kelainan Pada Sistem Gerak

Berikut ini terdapat beberapa kelainan pada sistem gerak, terdiri atas:
• Fraktura /patah tulang

Yaitu kelainan pada tulang akibat kecelakaan, baik kendaraan bermotor atau jatuh. Dibedakan menjadi 2
yaitu fraktura yang tertutup (patah tulang yang tidak sampai merobek kulit/otot) dan fraktura yang terbuka
(patah tulang yang merobek/menembus kulit/otot).

• Osteoporosis
Yaitu kelainan pada tulang yang disebakan karena adanya pengeropososan tulang. Hal ini karena tubuh
sudah tidak mampu lagi menyerap dan menggunakan Calcium secara normal.

• Fisura/retak tulang
Yaitu kelainan tulang yang menimbulkan keretakan pada tulang, akibat kecelakaaan.

• Lordosis
Yaitu kelainan tulang karena sikap duduk sehingga tulang belakang melekung pada daerah lumbalis. Ha ini
akan mengakibatkan posisi kepala tertarik ke belakang.

• Skolisosis
Yaitu kelainan tulang karena sikap duduk sehingga tulang belakang melekung ke araah lateral. Hal ini akan
menyebabkan badan akan bengkok membentuk huruf S.

• Kifosis
Yaitu kelainan tulang karena sikap duduk sehingga tulang belakang yanag terlalu membengkok ke belakang.

• Hipertrofi
Yaitu kelainan otot yang membesar dan menjadi lebih kuat karena sel otot diberikan kegiatan/aktivitas yang
terus menerus secara berlebihan.

• Atrofi
Yaitu kelainan otot yang mengecil, lemah, fungsi otot yang menurun. Hal ini disebabkan adanya penyakit
polimielitis yang dapat merusakkan sel saraf pada otot.

• Stiff/kaku leher
Yaitu kelainan otot karena adanya peradangan otot trapesius leher akibat gerakan yang menghentak secara
tiba-tiba/salah gerak.

• Tetanus
Yaitu kelainan otot yang disebabkan adanya infeksi bakteri Clostridium tetani. Sehingga menyebabkan otot
menjadi kejang-kejang.

Cara Memelihara Kesehatan Rangka Tubuh Manusia

Terdiri atas:

1. Duduk dengan sikap yang baik

Sikap duduk yang baik adalah dengan duduk yang sedikit menyender pada kursi. Tegap dan lurus, letak
bahu ke arah belakang. Anda tidak boleh condong ke kanan atau ke kiri. Juga tidak baik untuk terlalu maju
ke depan atau pun menyender ke belakang. Hal ini jika di biasakan bisa membuat tulang anda bengkok.
Usahakan paha untuk menempel pada wilayah kursi dan bagian pinggang menyentuh sandaran belakang
kursi.

2. Berdiri dengan baik dan lurus

Jangan biasakan untuk berdiri dengan posisi lurus dan baik. Tidak hanya menyandar pada satu kaki saja,
dan kaki yang lain di tekuk. Hal ini jika di biasakan akan terjadi gangguan pada lutut yang sering jadi
tumpuan tersebut. Karena berat tubuh itu tidak bisa di topang hanya dengan satu kaki. Maka berdirilah
dengan baik, bahu tegap, dan lurus. Ini bisa menjadi latihan untuk tulang anda agar tumbuh lurus.

3. Mengangkat beban semaksimalnya

Kadang kala, banyak orang memaksakan diri mengangkat beban lebih berat dari kesanggupannya. Hal ini
bisa membuat tulang yang membawa beban terlalu berat tersebut lelah. Bahkan jika sudah parah bisa
sampai patah. Jika memang berat, maka angkatlah menggunakan bahu kanan mu. Kemudian beralih pada
bahu kiri jika sudah lelah. Cara ini bisa meminimalisir kelelahan pada punggung. Bisa saja dengan
mengangkat beban sesuai dengan kemampuan tubuh. Jika memang belum selesai, bisa di ulangi lagi.

4. Biasakan aktivitas ‘berjemur’ kala pagi

Matahari pagi yang menyinari bumi memiliki zat yang bisa membantu produksi vitamin D. itulah mengapa
anak kecil, atau bayi yang masih berusia beberapa bulan setelah mandi di ajak keluar panas panas untuk
mencari vitamin D tersebut. Kelebihan dari vitamin D ini adalah membantu dalam penguatan tulang dan
merupakan faktor yang mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan manusia. Maka bisa di simpulkan
bahwa dengan berada di bawah terik matahari pada pukul 7 sampai 9 pagi menjadi salah satu trik merawat
tulang anda untuk masa tua nanti.

5. Berolahraga secara rutin

Salah satu cara mutlak yang bisa anda lakukan untuk benar benar membuat tulang anda sehat adalah
dengan rutin melakukan olah raga. Hal ini bisa menjadikan tulang anda terbiasa dengan hal-hal berat.
aktivitas olahraga ini juga mampu berguna untuk meningkatkan kecepatan penyerapan kalsium atau
makanan tulang. Olahraga teratur juga mengurangi resiko terkena penyakit tulang dan dapat
menjaga bagian bagian ginjal yang merupakan salah satu organ penting untuk membantu kesehatan tubuh
saat usia dewasa nanti.

6. Makan makanan bergizi

Dalam rangka penguatan dan pemeliharaan tulang, tidak hanya menggunakan peran vitamin D. namun juga
menggunakan makanan yang mengandung nutrisi lain. Misalnya kalsium dan mineral. Kedua zat ini terdapat
pada bahan makanan yang sehat, seperti pada sayur mayur, air putih, dan buah buahan. Maka biasakanlah
makan makanan tersebut agar gizi anda terpenuhi secara optimal. Beberapa makanan yang mengandung
gizi tinggi ini adalah susu, keju, telur, yoghurt, ikan, kedelai, bayam, brokoli, buah buahan, dan lain
sebagainya.


Click to View FlipBook Version