RUANG KOLABORASI 1.4.a.5.1 MODUL 1.4 DISIPLIN POSITIF Kelompok B2 CGP Angkatan 9 Presentasi dan Diskusi
Paling enak minum es Makan bakso satu porsi Sejenak lupakan LMS Kita fokus ruang kolaborasi PANTUN
Kelompok B2 CGP ANGKATAN 9 BREBES EKO SUPRIYANTO INFARUL KHOTOYA LUKMANUL HAKIM NUR AENI
KASUS 1 Pertanyaan
Menstabilkan Identitas • Ibu Santi memanggil Fifi dan Natali serta menanyakan tentang laporan Ibu Eni. Ibu Santi menanyakan apakah mereka bersedia untuk memperbaiki permasalahan yang ada? Memvalidasi tindakan yang salah • Ibu Santi menanggapi bahwa tindakan itu boleh saja dilakukan bila mereka sungguh-sungguh ingin meminta maaf, namun Ibu Santi menanyakan kembali, apa yang mereka bisa lakukan untuk menggantikan rasa tidak dihormati Ibu Santi? 01.Langkah restitusi yang sudah dilakukan dilakukan bu Santi
Menanyakan Keyakinan • Ibu Santi melanjutkan kembali apa yang akan mereka lakukan untuk memperbaiki masalah, apakah ada gagasan?
02 Menurut Anda, apakah restitusi yang diusulkan Fifi dan Natali sudah sesuai dengan pelanggaran yang telah dibuat? Apakah langkah-langkah restitusi yang telah diusulkan mereka? ➢ Belum/Kurang Sesuai ➢ Karena restitusi ini berimabas kepada seluruh kelas. ➢ Seharusnya, Fifi dan Natali meminta maaf kepada Ibu Eni dan melanjutkan mengerjakan tugas
03.Dalam kasus di atas, posisi apakah yang telah diambil oleh Ibu Eni dalam menangani Fifi dan Natali? Jelaskan jawaban Anda. ➢ Posisi yang telah diambil ibu Eni adalah Teman. ➢ Ibu Eni tetap berupaya mengontrol murid melalui persuasi dengan kalimat ➢ "Tolong bantu Ibu ya"
04. Jika Anda adalah Pak Hasan, bagaimana Anda menyikapi langkah yang ditempuh Ibu Santi? ▪ Saya akan mendukung langkah bu Shanti. Karena bu Shanti telah mempersilakan murid mempertanggungjawabkan perilakunya, mendukung murid agar dapat menemukan solusi atas permasalahannya sendiri. ▪ Langkah Restitusi yang dilakukan bu Shanti dapat menjadikan murid mampu mengontrol dirinya sendiri serta dapat diajak untuk menganalisis kebutuhan dirinya, maupun kebutuhan orang lain. sehingga bu Shanti dan murid-muridnya dapat berkolaborasi dalam memperbaiki masalah yang ada.
Kasus 2 Pertanyaan 1 Pertanyaan 2 Pertanyaan 3 Dalam kasus di atas, sikap posisi apakah yang diambil oleh Bapak Lukman? Jelaskan apakah indikatornya? Bila Bapak Lukman mengambil posisi seorang Manajer, kirakira apa yang akan dikatakanya?Pertanya an-pertanyaan seperti apakah yang akan diajukan ke Sabrina? Jelaskan! ▪ Kira-kira bila Anda adalah Kepala Sekolah di sekolah tersebut! ▪ Nilai kebajikan apa yang ingin dituju oleh peraturan harus berwarna hitam? ▪ Bagaimana anda menyikapi langkah yang diambil pak Lukman mengenai kasus tersebut?
Pertanyaan-pertanyaan yang diajukan oleh Pak Lukman apabila mengambil posisi seorang Manajer: ▪ Sabrina, sehat? ▪ Hari ini sepatu kamu kok berbeda? Apakah itu sepatu kamu? ▪ Apakah kamu tahu aturan warna sepatu di sekolah? ▪ Menurut kamu, apakah sepatu yang kamu pakai hari ini sudah sesuai? ▪ Menurut kamu, agar sesuai dengan peraturan, hari ini kamu harus bagaimana? ▪ Agar tidak mepet ke sekolah kamu harus bagaimana? • Posisi yang diambil pak Lukman adalah Penghukum • Indikatornya: Menyalahkan, bersikeras terhadap aturan, memberikan hukuman fisik
• Bagaimana Anda menyikapi langkah yang diambil Pak Lukman mengenai kasus tersebut? Memanggil pak Lukman dan mengajak diskusi terkait peraturan sekolah, bagaimana menegakkan peraturan sekolah tanpa harus mengintimidasi siswa
Kasus 3
01. Posisi kontrol apa yang diambil oleh Ibu Dani dalam pendekatannya kepada Fajar? Pembuat Rasa Bersalah, ditunjukkan dari kalimat berikut; Gimana kamu Fajar, kamu gak kasihan sama Ibu ya, Ibu sudah capek-capek mengajarkan kamu. Tidak kasihan sama Ibu? 02. Membaca sikap Fajar, kira-kira kebutuhan apa yang diperlukan oleh Fajar? a. Kasih sayang (love and belonging) anakanak yang lebih membutuhkan pendampingan/ bimbingan b. Rasa diterima, Setiap individu berhak mendapatkan harga diri mereka masingmasing. Harga diri dapat berasal dari diri sendiri maupun orang lain. c. Bimbingan pribadi
▪ Pertanyaan-pertanyaan apabila Bu Doni mengambil posisi sebagai Pemantau: a. Fajar apakah kamu tahu tidur di kelas, tindakan melanggar kesepakatan kelas? b. Fajar apakah kamu tidak tahu jika tidak memperhatikan pelajaran dan bermalasmalasan akhirnya kamu jadi tidak memahami materi? ▪ Membaca sikap Fajar, kira-kira kebutuhan apa yang diperlukan oleh Fajar? Menyarankan dan mengkomunikasikan Guru BK/Wali Kelas/Orang tua/Wali Murid tentang Disiplin Positif / Keyakinan Kelas dan melakukan Refleksi dalam pelaksanaan keyakinan kelas
Posisi kontrol Manager, karena ibu Suti : • Melibatan siswa dalam mencari solusi,''Bu Suti memberikan kesempatan pada Dino untuk bertanggungjawab''. • Mengajak siswa untuk menganalisis kebutuhannya, Anto : membutuhkan kancing bajunya dipasang Dino : belajar menjahit • Mengarahkan siswa untuk memenuhi kebutuhanya sendiri, ''Mengarahkan Dino belajar menjahit ke Pak Irfan agar bisa menjahit kancing baju Anto'' Pertanyaan 1 Posisi kontrol apa yang telah dipraktikkan oleh Kepala Sekolah Ibu Suti? Hal-hal apa saja yang dilakukannya sehingga Anda berkesimpulan demikian? Kasus 4
Pertanyaan 2 Dalam kasus tersebut, bagaimana Dino dikuatkan, bagaimana Anto dikuatkan oleh Ibu Suti? Dino dikuatkan dengan Penerapan tahapan segitiga Restitusi: a. Menstabilkan identitas Bu suti mengubah identitas gagal menjadi identitas sukses : "Dino sepertinya saat ini kamu sedang marah ya?" Bu Suti membuat pernyataan bahwa berbuat salah adalah hal yang manusiawi dan mempertahankan diri adalah hal yang penting b. Validasi Tindakan : Dengan memahami kebutuhan dasar anak, kita bisa menemukan cara paling efektif untuk memenuhi kebutuhan tersebut. ''Bu Suti meminta Dino untuk memikirkan cara lain yang mungkin lebih efektif (dibanding marah-marah)''
Lanjutan… c. Menanyakan Keyakinan : Menghubungkan keyakinan anak dengan keyakinan sekolah, ''Bu Suti bertanya tentang keyakinan sekolah yang telah disepakati dan apakah Dino bersedia memperbaiki kesalahan''
Lanjutan… ANTO dikuatkan dengan PEMENUHAN KEBUTUHAN DASARNYA Dengan memahami kebutuhan dasar anak, kita bisa menemukan cara paling efektif untuk memenuhi kebutuhan tersebut ''Kemudian ibu Suti balik bertanya kepada Anto, hal apa yang bisa dilakukan Dino untuk memperbaiki masalah. Anto menjawab 'Saya perlu kancing saya diperbaiki bu. Ibu saya akan sangat marah kalau melihat kancing baju saya sampai copot 3 kancing begini'.
Nilai kebajikan yang dituju adalah : a. BERAKHLAK MULIA, dimana murid diharapkan memiliki pribadi yang baik dalam menjaga hubungan baik dengan sesama manusia. b. BERTANGGUNG JAWAB, Bu Suti meminta Dino untuk bertanggungjawab atas perbuatan yang telah dilakukan kepada Anto. c. MENERIMA KOSEKUENSI, berani menerima kosekuensi dalam setia perbuatan. Pertanyaan 3 Kira-kira nilai-nilai kebajikan (Keyakinan Sekolah) apa yang dituju dalam kasus tersebut? Jelaskan.
Bukan rotan bukan jerami Pohon rambutan lebat buahnya Sekian presentasi kami Mohon saran dan masukkannya
Thank You!