The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by debbydoktavianto, 2021-09-13 04:04:08

komunikasi satelit

satelit bumi

Keywords: satelit

PENGUATAN PERAN SISTEM KOMUNIKASI SATELIT DALAM MENDUKUNG
PELAKSANAAN OPERASI DAN LATIHAN TNI

STRENGTHENING THE ROLE OF THE SATELLITE COMMUNICATION SYSTEM IN
SUPPORTING THE OPERATION AND EXERCISE OF THE AIR FORCE

Budiman1, TSL Toruan2, Rayanda Barnas3
Prodi Strategi Pertahanan Udara
Fakultas Strategi Pertahanan
Universitas Pertahanan

([email protected], [email protected], [email protected])

Abstrak – Sistem komunikasi satelit oleh TNI Angkatan Udara sangat berperan penting dalam
pelaksanaan tugas-tugas TNI Angkatan Udara, baik dalam kegiatan operasi maupun latihan.
Diantaranya mendukung kelancaran kodal ops Mabes TNI dengan Mabes TNI dan Kotamaops TNI
AU, sistem komunikasi ini juga digunakan untuk menunjang kesiapan operasional, diantaranya
untuk memonitor kegiatan penerbangan pada aspek operasi dan latihan TNI AU. Itu sebabnya
penelitian ini dilakukan untuk menganalisis penguatan peran, kendala serta upaya peningkatan
sistem komunikasi satelit TNI Angkatan Udara salah satunya di Satkomplek Diskomlekau. Guna
mencapai tujuan terebut maka, penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif, data
dikumpulkan dengan metode wawancara dengan narasumber di jajaran Diskomlekau dan dianalisa
menggunakan teori Pertahanan Negara, Doktrin Pertahanan Udara, Teori Penguatan, Teori Peran,
Teori Sistem Komunikasi dan Konsep Satelit. Dari hasil penelitian, diperoleh bahwa penguatan
peran sistem komunikasi satelit berperan sebagai backbone dari jaringan komunikasi TNI secara
umum untuk mendukung sistem Komando dan Kendali. Salah satunya menjadi backbone
komunikasi dalam Latihan Angkasa Yudha. Sedangkan kendala dalam penguatan sistem
komunikasi satelit TNI AU Satkomplek Diskomlekau yakni sumber daya manusia yang belum
mumpuni dalam penanganan pengembangan sistem komunikasi satelit serta belum adanya
petunjuk teknis yang mengatur sistem komunikasi satelit. Adapun upaya peningkatan sistem
komunikasi satelit TNI AU yaitu mendorong modernisasi peralatan serta mendorong evaluasi
sumber daya manusia melalui regenerasi dan diklat (training) bagi personel yang mengoperasikan
sistem komunikasi satelit.
Kata kunci : Peran, Sistem Komunikasi, Satelit, TNI AU
Abstract – Satellite communication system of the Indonesian Air Forces plays an important role in
the tasks implementation of the Air Force, whether it is in the operation activities or in exercises.
Among them is to support the continuity operation of the Indonesian Armed Forces Headquarters
with the Kotamaops Indonesian Air Force. This communication system is used to support the
operation readiness as well, among them is to monitor flight activities in the operation aspect and
the Air Force’s exercises. Thus, this research was conducted to analyzing the role, obstacles and
the effort to strengthen the satellite communication system of Indonesian Air Forces peculiarly in
Satkomplek Diskomlekau. In order to attain those aims then, this research analyzes applied the
theory of National Defense, Air Defense Doktrine, the Theory of Strengthening, the Theory of Role,

1 Program Studi Strategi Pertahanan Udara, Fakultas Strategi Pertahanan, Universitas Pertahanan
2 Program Studi Strategi Pertahanan Udara, Fakultas Strategi Pertahanan, Universitas Pertahanan
3 Program Studi Strategi Pertahanan Udara, Fakultas Strategi Pertahanan, Universitas Pertahanan

Penguatan Peran Sistem Komunikasi… | Budiman, Toruan, Barnas | 21

the Theory of Communication System and Satellite Concept. The research results are obtained that
satellite communication system is a backbone for Indonesian Armed Forces’ communication
network generally to support commando and control systems. Among them it is as a
communication backbone for Angkasa Yudha Exercise. Whilst, the obstacles in strengthen satellite
communication system of Indonesian Air Forces in Satkomplek Diskomlekau videlicet the human
recources that have not qualified yet in handling and developing the satellite communication
system, there is no technical instruction in controling the satellite communication system as well.
Moreover, the effort in strengthening satellite communication system of the Indonesian Air Forces
is to encourage the equipment modernization along human resources evaluation by regenerating
and conducting trainings for the personnel that operates the satellite communication system.

Keywords: Role, Communication System, Satelit, Indonesian Air Force

PPendahuluan pertahanan maka hal ini menjadi sebuah
ertahanan Negara Kesatuan perkembangan yang dinilai berpengaruh
Republik Indonesia pada terhadap perkembangan bentuk dan pola
hakikatnya adalah Pertahanan peperangan bagi Indonesia di masa
negara merupakan segala usaha untuk mendatang. Salah satunya dampak dari
mempertahankan kedaulatan negara, perkembangan iptek ini yaitu isu spionase
keutuhan wilayah Negara Kesatuan yang didefinisikan sebagai upaya
Republik Indonesia dan keselamatan mengumpulkan informasi dan dokumen
segenap bangsa dari gangguan maupun strategis oleh suatu negara terhadap
ancaman terhadap keutuhan bangsa dan negara lain.
Negara.
TNI Angkatan Udara sebagai bagian
Berdasarkan Buku Putih Pertahanan dari kekuatan TNI merupakan alat
Indonesia tahun 2015, ancaman pertahanan negara yang bertugas untuk
digolongkan ke dalam tiga jenis, yaitu melaksanakan tugas TNI matra udara di
ancaman militer bersenjata atau tidak bidang pertahanan, menegakkan hukum
bersenjata, ancaman non militer, dan dan menjaga keamanan di wilayah udara
ancaman hibrida yang dapat hadir baik yurisdiksi nasional, melaksanakan tugas
dari dalam maupun dari pihak luar.4 TNI dalam pembangunan dan
Kemajuan pada ilmu pengetahuan dan pengembangan kekuatan matra udara,
teknologi merupakan tantangan yang jika serta melaksanakan pemberdayaan
tidak diikuti dengan peningkatan kualitas

4 Kementerian Pertahanan Republik Indonesia, Buku Putih Pertahanan Indonesia tahun 2015, (Jakarta:
Kementerian Pertahanan Republik Indonesia, 2015)

22 | Jurnal Strategi Pertahanan Udara | Volume 6 Nomor 1 Tahun 2020

wilayah pertahanan udara.5 TNI Angkatan Sistem komunikasi beperan penting
Udara dituntut untuk mampu
menanggulangi setiap bentuk ancaman dalam menjaga keamanan dan
terhadap keutuhan bangsa dan
kedaulatan Negara yang datang melalui kedaulatan negara. Terutama jika satelit
udara, dalam hal ini sistem komunikasi
satelit. digunakan untuk keperluan intelijen,

Salah satu tantangan TNI AU di era pencitraan dan reconnaissance.
globalisasi yang ditandai dengan
kemajuan ilmu pengetahuan dan Diperlukan adanya sistem komunikasi
teknologi ini adalah pengembangan
sistem komunikasi satelit. Berdasarkan satelit yang selalu siap sedia, mumpuni
penelitian yang dilakukan Major Andrew
H. Boyd, ia mengatakan bahwa tanpa bergantung pada satelit pihak

“Satellite Communication is a critical ketiga.
component of tactical communication
structure. It allows command posts to Berdasarkan teori informasi yang
communicate over great distances and
at high data rates that terrestrial radio dikemukakan Sun Tzu, keamanan
system cannot achieve.”6
informasi sangat menentukan menang
Tulisan tersebut bermakna bahwa
komunikasi satelit adalah komponen dan kalahnya sebuah pertempuran.
penting dari struktur komunikasi
pasukan. Ini memungkinkan pos Karena dengan informasi, strategi, taktik
komando untuk berkomunikasi jarak jauh
dan dengan kecepatan tinggi yang tidak dan teknik operasional dibangun.7
dapat dicapai oleh sistem radio terestrial.
Sebagaimana sebuah pemikiran

dalam buku A Tactical Communications

System for Future Warfare,

“Success on the battlefield
depends to a large extent on the
timely receipt of accurate information.
The recepit of sensor data,
information processing and
communication of orders all require
the provision of suitable tactical
communications system providing
high-speed data networks and voice
communications. Without
communications on the modern
battlefield the commander is deaf,
dumb and blind.”8

5 Undang‐undang RI Nomor 34 tentang Tentara 7 William Tanuwidjaja, 101 Intisari Seni Perang Sun
Nasional Indonesia Tzu, (Jakarta: MedPress, 2009)

6 Andrew H. Boyd, “Satellite and Ground 8 M. Ryan & M. Frater, A Tactical
Communication Systems: Space and Electronic Communications System for Future Land
Warfare Threats to the United States Army “, Warfare. (England: Land Warfare Studies
Land Warfare Papers, No. 115, 2017, hlm. 2 Centre, 2000), hlm. 7

Penguatan Peran Sistem Komunikasi… | Budiman, Toruan, Barnas | 23

Tulisan tersebut bermakna bahwa Diskomlekau sebagai Badan Pelaksana
keberhasilan di medan perang sangat Pusat Mabesau, pelaksanaan komunikasi
bergantung pada penerimaan informasi operasi disusun dalam rangka
akurat yang tepat waktu. Rekaman data, mendukung penyelenggaraan Sistem
pemrosesan informasi dan komunikasi Komando dan Kendali (Siskodal) TNI
pesan, semua membutuhkan penyediaan Angkatan Udara ditujukan untuk
sistem komunikasi taktis yang sesuai, mendukung pelaksana komando, kendali,
yang menyediakan jaringan data koordinasi serta proses dalam sistem
berkecepatan tinggi dan komunikasi informasi/data dan pelaksanaan operasi
suara. Tanpa adanya komunikasi tersebut udara. Adapun Sistem komunikasi operasi
di medan perang modern makan harus mampu menyalurkan berbagai
komandan seperti tuli, bisu dan buta. bentuk informasi dalam rangka
penggunaan kekuatan TNI Angkatan
Didasari atas teori Asymmetric Udara secara lengkap, cepat, tepat dan
Warfare, kemenangan perang tidak lagi aman.
dapat ditentukan oleh faktor-faktor yang
pasti. Maka upaya merebut keunggulan Faktor kelengkapan, kecepatan,
informasi dilakukan melalui prinsip ketepatan dan keamanan komunikasi
Network Centic Warfare, yaitu, operasi ini sangat dominan. Penyampaian
merencanakan, membangun dan informasi pembinaan dapat dilaksanakan
mengembangkan jaringan sesuai dengan dengan menggunakan media kawat dan
kebutuhan operasional sistem, sehingga non kawat dalam bentuk audio, video dan
memiliki kekuatan yang akan data.10 Peranan kemampuan personel
meningkatkan kemampuan sharing dan sistem komunikasi satelit pada
informasi, kerjasama informasi atau pelaksanaan operasi yang dilakukan TNI
kolaborasi serta meningkatkan efektifitas Angkatan Udara merupakan bagian yang
misi secara dramatis.9 tidak dapat dipisahkan baik dalam
pelaksanaan Operasi Militer Perang
Dalam pelaksanaan untuk (OMP) maupun Operasi Militer Selain
menyelenggarakan dukungan siskodal Perang (OMSP).
TNI AU yang dilaksanakan oleh

9 Supartono, Sistem Informasi TNI dalam Rangka 10 Keputusan Kasau Nomor Kep/746/XI/2014
Interoperability Data Link Pertahanan Negara, tentang Buku Petunjuk Pelaksanaan TNI AU
(Bogor: Universitas Pertahanan, 2017), hlm. 4 Sistem Komunikasi, 2014

24 | Jurnal Strategi Pertahanan Udara | Volume 6 Nomor 1 Tahun 2020

Penggunaan sistem komunikasi maksimal karena merupakan sistem yang
dapat mengirimkan perintah dan
satelit oleh TNI AU sangat berperan informasi dari komando atas kepada
satuan bawah sebagai pelaksana tugas-
penting dalam pelaksanaan tugas-tugas tugas TNI AU baik bidang operasi maupun
latihan. Namun pada kenyataannya pada
TNI AU baik pada kegiatan operasi saat ini masih terdapat beberapa
permasalahan yang menjadi faktor
maupun latihan. Kondisi sistem tercapainya peran sistem komunikasi
satelit dalam mendukung pelaksanaan
komunikasi satelit TNI AU yang sudah operasi dan latihan TNI AU antara lain
peralatan sistem komunikasi satelit baik
tergelar sebanyak 10 stasiun yang terdiri ground station berupa hub dan remote
yang sudah lama usia pakainya serta
dari 1 stasiun Hub yang bertempat di transponder satelit yang masih menyewa
kepada pihak PT. Telkom karena belum
Satkomlek Diskomlekau sedangkan 9 memiliki satelit pertahanan secara
mandiri.
stasiun Remote tersebar di satuan-satuan
Berdasarkan tulisan Mattis dan
antara lain: Lanud Adi Sutjipto, Lanud Hoffman tentang peperangan masa
depan, menjelaskan bahwa teknologi
Iswahjudi, Lanud Abdurahman Saleh, sesungguhnya bersifat pasif, hanya
pikiran manusia yang menentukan. Untuk
Lanud Sultan Hasanuddin, Lanud itu perang juga memperhatikan aspek
sosial budaya dan aspek lain dalam
Roesmin Nurjadin, Lanud Supadio, Lanud masyarakat, salah satunya keahlian dan
pendidikan.11
Sultan Iskandar Muda, Lanud Anang
Adapun sumber daya manusia yang
Busra dan Lanud Harry Hadisoemantri mengawaki dan mengoperasikan sistem

serta dengan 3 Remote Portable dan 1

Mobile VSat. Kapasitas bandwidth dari

sistem komunikasi satelit TNI AU saat ini

dirasakan sudah cukup sebesar 0,1

Mbps/stasiun dengan total 1 Mbps untuk

dapat melaksanakan komunikasi antar

stasiun Hub dan Remote.

Dalam pelaksanaan dalam

mendukung tugas pokok TNI AU,

kemampuan sistem komunikasi satelit

diharapkan selalu siap dalam kondisi

prima sehingga dapat mendukung

pelaksanaan tugas-tugas TNI AU secara

11 James N. Mattis, USMC dan Frank Hoffman,
USMCR, “Future Warfare: The Rise of Hybrid
War”, Proceeding, Vol. 132 No. 11, 2005
Penguatan Peran Sistem Komunikasi… | Budiman, Toruan, Barnas | 25

komunikasi satelit TNI AU baik dari segi angkasa (space segment), Ruas bumi
kualitas maupun kuantitas pada saat ini terdiri dari beberapa stasiun bumi yang
masih kurang dan terbatas yang bisa berfungsi sebagai stasiun bumi pengirim
dilihat dari keterampilan dan kecakapan dan penerima, sedangkan ruas angkasa
dalam mengawaki serta mengoperasikan berupa satelit yang menerima sinyal dari
sistem komunikasi satelit atau dalam stasiun bumi pengirim, kemudian
memelihara atau memperbaiki apabila memperkuatnya dengan mengirimkan
mengalami gangguan dan kerusakan sinyal tersebut ke stasiun bumi penerima.
dengan indikasi masih tergantung pada
personel senior sedangkan personel Pesatnya perkembangan teknologi
penerusnya belum ada. Untuk menunjang komunikasi dan informasi, maka sudah
kesiapan operasional sistem komunikasi seharusnya bagi TNI AU untuk mengikuti
satelit TNI AU salah satunya dibutuhkan perkembangannya dan dapat
perangkat lunak yang berisi regulasi dan memanfaatkan sistem komunikasi satelit
aturan yang mengatur bagaimana sistem dalam rangka mendukung pelaksanaan
komunikasi satelit ini dapat berjalan operasi dan latihan, apabila dihadapkan
dengan optimal yang akan tetapi pada dengan ancaman yang datang yang
saat ini perangkat lunak yang mengatur membutuhkan sistem komunikasi dan
khusus tentang sistem komunikasi satelit elektronika yang perlu ditingkatkan,
TNI AU belum ada sedangan perangkat secara garis besar gambaran tentang
lunak lainnya yang mempunyai korelasi penggunaan sistem komunikasi satelit
dengan sistem komunikasi satelit ini TNI AU yang diharapkan untuk
belum diperbaharui sesuai dengan mendukung komando dan pengendalian
kebutuhan dan perkembangan sistem pada operasi dan latihan TNI AU.
komunikasi satelit dalam mendukung
pelaksanaan operasi dan latihan TNI AU. Komunikasi satelit digunakan
sebagai sarana utama dengan Mabes TNI
Prinsip dasar komunikasi satelit baik pada saat operasi maupun latihan
adalah sistem komunikasi radio dengan serta komunikasi satelit digelar untuk
satelit sebagai stasiun pengulang. mendukung kelancaran kodal dan
Konfigurasi suatu sistem komunikasi
satelit terbagi atas dua bagian, yaitu ruas
bumi (ground segment) dan ruas

26 | Jurnal Strategi Pertahanan Udara | Volume 6 Nomor 1 Tahun 2020

koordinasi khusus Mabes TNI dan TNI Selain secara teknis, sistem alat
AU.12
komunikasi satelit ini juga ditinjau dari
Komunikasi satelit yang dimiliki TNI
AU untuk mendukung kelancaran teori Operasi Pertahanan Udara nasional
komando dan pengendalian Pimpinan,
koordinasi dan administrasi logistik, adalah sebagai suatu proses, gerakan,
penggunaan komunikasi satelit
diprioritaskan untuk hubungan fungsi aksi, dan tindakan yang bersifat taktis dan
komunikasi komando dengan sarana
utamanya adalah video, sedangkan voice strategis untuk menghadapi segala
dan data sebagai sarana dukungan yang
digunakan oleh Pusdalops TNI, Mabes TNI bentuk ancaman yang menggunakan
AU, Puskodal Kotamaops TNI AU dan
satuan jajaran yang dipandang perlu dan media udara dan dilaksanakan secara
strategis untuk mendukung tugas operasi
dan latihan.13 terpadu, terintegrasi, dan di secara terus-

Persyaratan teknis dan kehandalan menerus dengan melibatkan unsur TNI
alat komunikasi satelit yang digunakan
untuk mendukung tugas TNI AU, harus dan sipil yang memiliki kemampuan
handal dan tidak terpengaruh oleh
gangguan cuaca maupun pancaran pertahanan udara guna deteksi,
gelombang elektromagnetik lain. Sistem
komunikasi satelit yang digelar, baik antisipasi, menghalau, serta
untuk stasiun tetap maupun bergerak
harus dapat diintegrasikan dengan sistem menghancurkan kekuatan udara
komunikasi lainnya yang tergelar di
daerah operasi dan latihan.14 musuh/lawan dalam rangka menegakkan

kedaulatan wilayah udara yurisdiksi

nasional.

Berdasarkan doktrin pertahanan

udara dan konsep operasi tersebut

komunikasi satelit ini merupakan media

komunikasi operasi yang disusun dalam

rangka mendukung penyelenggaraan

Sistem komando, kendali dan koordinasi

TNI Angkatan Udara yang ditujukan untuk

mendukung pelaksana komando, kendali,

koordinasi serta proses dalam sistem

12 Keputusan Kasau Nomor Kep/623/VIII/2014 Tetap Komunikasi dan Elektronika TNI
tentang Petunjuk Teknis tentang Instriksi Angkatan Udara, 2014
Tetap Komunikasi dan Elektronika TNI 14 Keputusan Kasau Nomor Kep/624/VIII/2014
Angkatan Udara, 2014 tentang Petunjuk Teknis tentang Instruksi
Operasi Komunikasi dan Elektronika TNI
13 Keputusan Kasau Nomor Kep/622/VIII/2014 Angkatan Udara, 2014).
tentang Petunjuk Teknis tentang Prosedur

Penguatan Peran Sistem Komunikasi… | Budiman, Toruan, Barnas | 27

informasi/data dan pelaksanaan operasi penting dalam pelaksanaan tugas-tugas
TNI Angkatan Udara baik pada kegiatan
udara. operasi maupun latihan.

Kemudian dalam penelitian ini juga Berdasarkan latar belakang
penelitian di atas, maka diperlukan
memakai teori peran yang nantinya akan adanya penelitian yang dapat menjadi
acuan untuk memadukan antara
menjelaskan dari pada peran software, peralatan, sumber daya manusia dan
perangkat lunak terhadap peran sistem
hardware dan sumber daya manusia yang komunikasi satelit operasi pengamatan
udara. Hal inilah yang menarik perhatian
nantinya akan menentukan kemampuan peneliti untuk melakukan penelitian
dalam konteks di atas. Sehingga peneliti
sistem alat komunikasi satelit tersebut tertarik untuk mengambil judul penelitian
penguatan peran sistem komunikasi
dalam mendukung operasi pertahanan satelit dalam mendukung pelaksanaan
operasi dan latihan TNI Angkatan Udara.
udara. Teori peran juga secara umum
Metode Penelitian
adalah kehadiran di dalam menentukan Penelitian ini menggunakan metode
kualitatif dengan menganalisis obyek
suatu proses keberlangsungan. penelitian secara jelas dan sistematis,
dengan subyek penelitian yaitu Kepala
15Beberapa dimensi peran sebagai Dinas Komunikasi dan Elektronika
Angkatan Udara, Sekretaris Dinas
berikut: Komunikasi dan Elektronika Angkatan
Udara, Kepala Satuan Komunikasi dan
a. Peran sebagai suatu kebijakan. Elektronika Diskomlekau, Pabandya
Komsus Paban V/Komnika Sopsau, dan
b. Peran sebagai strategi. Kasenkom Satkomlek Diskomlekau.

c. Peran sebagai alat komunikasi.

d. Peran sebagai alat penyelesaian

sengketa.

e. Peran sebagai terapi.

Dalam melihat peranan

kemampuan personel dan sistem

komunikasi satelit pada pelaksanaan

operasi yang dilakukan TNI Angkatan

Udara merupakan bagian yang tidak

dapat dipisahkan baik dalam pelaksanaan

Operasi Militer Perang (OMP) maupun

Operasi Militer Selain Perang (OMSP).

Pengunaan sistem komunikasi satelit oleh

TNI Angkatan Udara sangat berperan

15 S. Soekanto, Sosiologi Suatu Pengantar,
(Jakarta: Rajawali Press, 2002)

28 | Jurnal Strategi Pertahanan Udara | Volume 6 Nomor 1 Tahun 2020

Dalam analisa data, penelitian ini republik Indonesiadan keselamatan
segenap bangsa dari ancaman dan
menggunakan beberapa teori/konsep gangguan terhadap keutuhan bangsa dan
negara.17
yang relevan dan mendukung variabel
Sementara itu, pengertian sistem
yang diteliti dan hasil penelitian terdahulu pertahanan negara adalah sistem
pertahanan yang bersifat semesta, yang
yang relevan dengan penelitian. melibatkan seluruh warga negara,
wilayah, dan sumber daya nasional
Diantaranya teori Pertahanan Negara, lainnya, serta dipersiapkan secara dini
oleh pemerintah dan diselenggarakan
Doktrin Pertahanan Udara, Teori secara total, terpadu, terarah, dan
berlanjut untuk menegakkan kedaulatan
Penguatan, Teori Peran, Teori Sistem negara, keutuhan wilayah dan
keselamatan segenap bangsa dari segala
Komunikasi dan Konsep Satelit. ancaman.18 Pertahanan negara dilakukan
oleh pemerintah dan dipersiapkan secara
Pertahanan negara disebut juga dini dengan sistem pertahanan negara.
Pertahanan negara merupakan kekuatan
pertahanan nasional, yaitu segala usaha bersama yang diselenggarakan oleh
suatu negara untuk menjamin integritas
untuk mempertahankan kedaulatan wilayahnya.

negara, keutuhan wilayah sebuah negara Dalam suatu pertahanan negara
terdapat dua jenis pertahanan, yaitu
dan keselamatan segenap bangsa negara pertahanan militer dan non militer.

dari segala ancaman dan gangguan a. Pertahanan militer merupakan
kekuatan utama pertahanan
terhadap keutuhan bangsa dan negara.16 negara yang dibangun dan
dipersiapkan untuk menghadapi
Dimana ancaman dan gangguan baik

yang datang dari dalam maupun luar

negeri diperlukan upaya dalam kehidupan

nasional yang berintegrasi, berisi

keuletan dan ketangguhan yang

mengandung kemampuan

mengembangkan kekuatan nasional guna

menjamin identitas, integritas

kelangsungan hidup bangsa dan negara.

Pertahanan negara dimaknai

sebagai segala usaha untuk

mempertahankan kedudukan negara,

keutuhan wilayah negara kesatuan

16 Undang-undang Republik Indonesia No. 3 17 Undang-undang Republik Indonesia No. 3
Tahun 2002 pasal 1 ayat 1 Tahun 2002 tentang Pertahanan Negara

18 Ibid.

Penguatan Peran Sistem Komunikasi… | Budiman, Toruan, Barnas | 29

ancaman militer, tersusun dalam budaya, dan teknologi melalui

komponen utama serta profesi, pengetahuan dan

komponen cadangan dan keahlian, serta kecerdasan untuk

komponen pendukung. mencapai kesejahteraan

Pendayagunaan lapis pertahanan masyarakat. Dilihat dari dua jenis

militer diwujudkan dalam pertahanan tersebut, maka kita

penyelenggaraan operasi militer. sebagai warga negara yang

b. Pertahanan non militer berlatar belakang non militer

merupakan kekuatan pertahanan melakukan usaha pertahanan

negara yang dibangun dalam bangsa minimal sesuai dengan

kerangka pembangunan nasional profesi kita, misal kita sebagai

untuk mencapai kesejahteraan seorang pendidik maka kita wajib

nasional dan dipersiapkan untuk untuk membimbing, mendidik,

menghadapi ancaman non dan mencerdaskan anak bangsa

militer. Lapis pertahanan non yang nantinya akan menjadi

militer tersusun dalam fungsi penerus dalam mewujudkan cita-

keamanan untuk keselamatan cita bangsa.

umum yang mencakup Berdasarkan teori pertahanan

penanganan bencana alam dan diatas yang dikemukakan beberapa ahli,

operasi kemanusiaan lainnya, maka akan dapat dijadikan dasar pada

sosial budaya, ekonomi, psikologi peranan kemampuan personel dan sistem

pertahanan, yang pada intinya komunikasi satelit pada pelaksanaan

berkaitan dengan pemikiran operasi yang dilakukan TNI Angkatan

kesadaran bela negara, dan Udara merupakan bagian yang tidak

pengembangan teknologi. Inti dapat dipisahkan baik dalam pelaksanaan

pertahanan non militer adalah Operasi Militer Perang (OMP) maupun

pertahanan secara nonfisik yang Operasi Militer Selain Perang (OMSP).

tidak menggunakan senjata Pengunaan sistem komunikasi satelit

seperti yang dilakukan oleh lapis oleh TNI Angkatan Udara sangat

pertahanan militer, tetapi berperan penting dalam pelaksanaan

pemberdayaan faktor-faktor tugas-tugas TNI Angkatan Udara baik

ideologi, politik, ekonomi, sosial pada kegiatan operasi maupun latihan.

30 | Jurnal Strategi Pertahanan Udara | Volume 6 Nomor 1 Tahun 2020

Pelaksanaan pertahanan udara sangat mengandalkan kecepatan

diperlukan suatu strategi yaitu dan daya penghancuran yang

mencegah, menangkal dan tinggi sehingga diperlukan respon

menanggulangi segala bentuk ancaman yang cepat untuk

udara seawal mungkin. Dalam konsep mengantisipasinya.

pertahanan ini, kekuatan udara Dalam Operasi Pertahanan Udara

merupakan salah satu kekuatan utama Nasional, tentunya harus mengetahui

dalam zona pertahanan. Oleh karena itu bentuk-bentuk ancaman serta sasaran-

dalam pertahanan udara menganut sasaran serangan udara untuk dapat

pertahanan area, pertahanan udara menemukan pola operasi yang tepat.

terminal dan pertahanan udara titik dan Serangan udara dilaksanakan setelah

tidak luput dari kemampuan pengamatan dipersiapkan dengan teliti. Hal ini

udara dan pengintaian udara yang handal. dilakukan untuk memperoleh

Menurut Agus Supriyatna19 konsep pendadakan, kecepatan, ketepatan

operasi pertahanan udara saat ini yang waktu maupun obyek sasaran dan

efektif dan efisien adalah kolaborasi dilaksanakan pada waktu yang singkat

antara unsur-unsur yang bergabung dengan akibat yang sangat fatal terhadap

dengan istilah joint untuk obyek yang diserang. Dengan demikian

menggabungkan kemampuan dari obyek-obyek yang bernilai taktis maupun

alutsista pertahanan udara yang dimiliki. strategis merupakan obyek yanga rawan.

Secara umum ada dua hal penting Dalam konteks Operasi Hanud Pasif,

yang diperhatikan dalam konsep sasaran serangan udara yang perlu

pertahanan udara menurut Supriyatna mendapatkan perlindungan adalah obyek

yaitu: vital nasional yang bersifat strategis,

a. Kesatuan tindakan, keberhasilan instansi militer dan Bandar udara.

pada medan pertempuran Operasi adalah gerakan militer,

ditentukan oleh (unity of beroperasi berarti melakukan gerakan

command). militer seperti pengerahan satuan militer

b. Efektifitas tindakan. Ancaman kedalam medan tugas dan pengoperasian

menggunakan wahana udara berarti suatu proses, cara, perbuatan

19 Supriyatna, Air Defence antara kebutuhan dan
tuntutan, (Jakarta, 2017), hlm. 58
Penguatan Peran Sistem Komunikasi… | Budiman, Toruan, Barnas | 31

mengoperasikan sedangkan operasional a. Terdeteksi, terhalau dan
hancurnya tindak permusuhan
bersangkut paut dengan operasi. kekuatan udara lawan;

Supriyatno20 mengatakan, operasi adalah b. Terlindunginya objek vital
nasional strategis dari ancaman
sebuah aksi militer yang bersifat strategis, musuh;

taktis, dan atau latihan, atau misi mliter c. Teratasinya gangguan keamanan
udara di wilayah udara yurisdiksi
yang bersifat administrasi, atau suatu nasional.

pelaksanaan pertempuran, termasuk Operasi Pertahanan Udara nasional
adalah operasi yang diselenggarakan
gerakan, pasokan, serangan, pertahanan untuk mewujudkan penguasaan wilayah
udara yurisdiksi nasional pada OMP dan
dan manuver yang diperlukan untuk OMSP, dalam rangka menegakkan
kedaulatan negara, hukum dan
mencapai tujuan dari setiap pertempuran mengatasi gangguan keamanan di
wilayah udara yurisdiksi nasional.
atau kampanye militer.

Dalam prosedur tetap Kohanudnas

tentang Operasi Pertahanan Udara

disebutkan pengertian Operasi

Pertahanan Udara pada hakikatnya

merupakan kegiatan untuk menghadapi

setiap ancaman yang menggunakan

media udara guna menegakkan Pada hakikatnya Operasi

kedaulatan wilayah udara nasional. Pertahanan Udara nasional adalah suatu

Kegiatan tersebut dilaksanakan secara proses, gerakan, aksi, dan tindakan yang

terpadu dengan melibatkan unsur-unsur bersifat taktis dan strategis untuk

TNI dan sipil yang mempunyai menghadapi segala bentuk ancaman

kemampuan pertahanan udara serta yang menggunakan media udara dan

harus dilaksanakan secara terus-menerus dilaksanakan secara terpadu, terintegrasi,

agar setiap ancaman udara yang muncul dan di secara terus-menerus dengan

dapat terdeteksi dan diantisipasi sedini melibatkan unsur TNI dan sipil yang

mungkin karena dapat muncul setiap memiliki kemampuan pertahanan udara

saat. Sasaran Operasi Pertahanan Udara guna deteksi, antisipasi, menghalau, serta

adalah: menghancurkan kekuatan udara

20 M. Supriyatno, Tentang Ilmu Pertahanan,
(Jakarta: Yayasan Pustaka Obor Indonesia,
2014) hlm. 425

32 | Jurnal Strategi Pertahanan Udara | Volume 6 Nomor 1 Tahun 2020

musuh/lawan dalam rangka menegakkan mengoperasikan sistem komunikasi
kedaulatan wilayah udara yurisdiksi
nasional. satelit tersebut.

Berdasarkan doktrin pertahanan Penanganan dengan
udara dan konsep operasi tersebut
komunikasi satelit ini merupakan media mengedepankan profesionalitas
komunikasi operasi yang disusun dalam
rangka mendukung penyelenggaraan organisasi terhadap sumber daya
Sistem komando, kendali dan koordinasi
TNI Angkatan Udara yang ditujukan untuk manusia berarti organisasi mampu
mendukung pelaksana komando, kendali,
koordinasi serta proses dalam sistem melihat kemampuan karyawan sekaligus
informasi/data dan pelaksanaan operasi
udara. memberikan dukungan dalam rangka

Dalam teori penguatan peran mengembangkan skill.22 Sehingga disini
sistem, ahli Skinner mengatakan bahwa
menyebutkan bahwa perilaku seorang di organisasi yang dimaksud ialah TNI
masa mendatang dibentuk oleh akibat
dari perilakunya yang sekarang.21 Angkatan Udara, diharapkan mampu

Dalam mendukung pelaksanaan memberikan dukungan tersebut.
sistem komunikasi satelit di TNI Angkatan
Udara perilaku manusia ini nantinya akan Bentuk penguatan sumber daya
menjadi indikator dalam pengoperasian
dan ketrampilan serta kecakapan dalam manusia melalui pendidikan, pelatihan,
mengoperasikan sistem komunikasi
satelit tersebut. Dengan begitu perlu kursus-kursus juga pelatihan-pelatihan
diadakan pelatihan, pendidikan, ataupun
treatment-treatment tertentu untuk berguna untuk memperkuat mental atau
mendukung keahliannya dalam
kepribadian seperti ketahanan kerja,

kebersamaan dan tanggung jawab, team

work, maupun kepemimpinan. Sehingga

pada prinsipnya penguatan sumber daya

manusia ini lebih dari sekedar

pengembangan sumber daya manusia.

Sementara dalam teori peran yang

diartikan sebagai aspek dinamis yang

berupa tindakan atau perilaku yang

dilaksanakan oleh seseorang, menempati

atau memangku suatu posisi dan

melaksanakan hak-hak dan kewajiban

sesuaian dengan kedudukannya. Jika

personil menjalankan peran tersebut

21 B. Skinner, Science and Human Behaviour, 22 S, Siagian, Manajemen Sumber Daya Manusia,
(New York: Free Press,1953) (Jakarta: Bumi Aksara, 2016)

Penguatan Peran Sistem Komunikasi… | Budiman, Toruan, Barnas | 33

dengan baik, maka dengan sendirinya menentukan lokasi sebuah titik

akan berdampak positif terhadap dipermukaan bumi, satelit mata-mata

kemajuan TNI Angkatan Udara. untuk keperluan perang, dan satelit cuaca

Teori sistem komunikasi berangkat untuk mengamati cuaca dan iklim bumi.

dari definisi sistem yang merujuk pada Sistem komunikasi satelit militer

sekumpulan elemen yang bekerja adalah satelit yang diperuntukan untuk

bersama dalam suatu mekanisme kerja mendukung atau menjalankan tugas

untuk mencapai suatu tujuan tertentu. tugas militer. Seperti mengamati instalasi

Sistem komunikasi dapat bermakna pada militer strategis suatu negara, jembatan

sistem bahasa, dapat bermakna pada komunikasi antar markas militer, navigasi,

sistem pola model komunikasi, dapat juga Pemandu/Guider, hingga meluncurkan

bermakna sebagai proses pemindahan rudal hypersonic aau menembakan

atau penyaluran informasi dari suatu titik senjata laser (dalam uji coba). Peran

dalam ruang pada waktu tertentu (titik satelit militer sangat krusial dan strategis,

sumber) ke titik lain yang merupakan terutama bagi Negara yang memiliki rudal

tujuan atau pemakai. Fungsi dasar sistem jarak menengah atau jarak jauh (Balistik)

komunikasi adalah untuk serta Negara yang bertetangga dengan

transmisi/pengiriman informasi. Negara yang memiliki persenjataan rudal

Adapun konsep Satelit secara mematikan.

ilmiah, adalah suatu benda yang bergerak Dilihat dari lingkungan strategis,

mengitari benda lain, biasanya lebih Indonesia memiliki banyak potensi konflik

besar, dalam jalur yang dapat diprediksi dengan Negara tetangga, misalnya

yang disebut orbit. Satelit Komunikasi berbagai aktifitas illegal seperti

adalah satelit buatan yang dipasang di pelanggaran wilayah, klaim batas wilayah,

angkasa dengan tujuan telekomunikasi penyadapan dan intervensi politik adalah

menggunakan radio pada frekuensi beberapa contoh betapa rusuh nya

gelombang mikro. Negara tetangga ini. Penggunaan Satelit

Pada dasarnya, Satelit memiliki Militer oleh Indonesia akan sangat

fungsi yang beragam, misalnya Satelit membantu dalam mengelola

komunikasi, memiliki fungsi untuk kemungkinan-kemungkinan tersebut.

membantu arus komunikasi dan informasi Diantaranya memberi efek deterrence

di Bumi, satelit navigasi untuk dan mencegah terjadinya penyusupan.

34 | Jurnal Strategi Pertahanan Udara | Volume 6 Nomor 1 Tahun 2020

Pembahasan Persyaratan teknis dan kehandalan

Peran Sistem Komunikasi Satelit dalam alat komunikasi satelit yang digunakan

Mendukung Pelaksanaan Operasi dan untuk mendukung tugas pokok TNI AU

Latihan TNI Angkatan Udara Satkomlek harus handal dan tidak berpengaruh oleh

Diskomlekau gangguan cuaca maupun pancaran

Komunikasi satelit yang dimiliki oleh gelombang elektromagnetik lain. Sistem

TNI Angkatan Udara ini dilakukan untuk komunikasi satelit yang digelar nantinya

mendukung kelancaran kodal ops Mabes baik untuk stasiun tetap maupun

TNI dengan Mabes TNI dan Kotamaops bergerak harus dapat diintegrasikan

TNI AU. Adapun peran sistem komunikasi dengan siskom lainnya yang telah tergelar

satelit digunakan untuk monitoring di daerah operasi/ latihan. Dalam

kegiatan penerbangan pada aspek menghadapi kendala atau gangguan

operasi dan latihan TNI AU. Dalam teknis siskomsat bersandar pada

melaksanakan tugasnya sistem Satkomlek Diskomlekau, Depohar 40 dan

komunikasi satelit yang ada di TNI PT Telkom.

Angkatan Udara ini dilihat dari 3 Kendala yang dihadapi dalam

komponen utama yaitu peralatan penguatan peran siskomlek di

(hardware), aturan (software) dan Lingkungan TNI Angkatan Udara ini yaitu

sumber daya manusia (operasional). sumber daya manusia yang belum

Ketiganya berperan menjadi mumpuni dalam penanganan

backbone dari jaringan komunikasi TNI pengembangan sistem komunikasi satelit

secara umum untuk mendukung sistem serta belum ada petunjuk teknis yang

Komando dan Kendali. Sistem komunikasi mengatur sistem komunikasi satelit.

satelit bisa dikembangkan untuk dapat Kemudian tambahan dari

menjadi backbone komunikasi TNI AU narasumber, Mayor Heru, menjelaskan

dalam membangun jaring komunikasi bahwa:

sistem Kodal operasi dan latihan TNI AU “Pola gelar sistem komunikasi
satelit TNI AU masih kurang
dengan peningkatan dari aspek hardware, apabila dihadapkan dengan
tuntutan tugas pokok TNI AU,
softaware dan sumber daya manusia. dari konsep Staf Operasi TNI
AU di Lanud-Lanud terluar
Kendala dalam Pelaksanaan Sistem dapat ditambah dengan
sistem komunikasi satelit dan
Komunikasi Satelit pada Operasi dan

Latihan TNI Angkatan Udara

Penguatan Peran Sistem Komunikasi… | Budiman, Toruan, Barnas | 35

Vicon agar dapat mendukung pengamanan pejabat dan tamu negara,
sistem Kodal operasi dan dan tugas perdamaian dunia.
latihan TNI AU dengan Upaya Meningkatkan Sistem Komunikasi
backbone komunikasi satelit, Satelit TNI Angkatan Udara
VPN/IP dan radio. “
Saat ini, jaringan telekomunikasi
Jika upaya kepemilikan satelit satelit yang digunakan TNI adalah dari
dilakukan, Salah satu faktor yang satelit milik PT Telkom dan PT Indosat,
membatasi kepemilikan satelit adalah untuk video conference, VPN IP, dan
tersedianya slot orbit dan frekuensi PSTN (data/voice). Karena menggunakan
operasi. Berdasarkan informasi dari frekuensi C-band, jaringan telekomunikasi
kominfo, Indonesia memilki slot L-band di lapangan yang bisa dibuat hanya pada
123 E dan C-band di 115,4 E.23 Sehingga platform semi-portabel.
sistem satelit telekomunikasi pertahanan
akan dirancang untuk menggunakan Kebutuhan teknologi satelit
asumsi band dan slot tersebut. telekomunikasi di Kemhan/TNI adalah
untuk pengendalian di wilayah operasi
Gambar 1. Model satelit militer seluruh Indonesia. Pada struktur
Sumber: tni.mil.ac.id (2019) TNI/Kemhan, yang mengoperasikan hub
bagi sistem telekomunikasi satelit
Adapun berdasarkan informasi dari tersebut adalah Pusat Data & Informasi
Pusdatin24, penggunaan sistem satelit (Pusdatin) Kemhan, yang juga bertugas
telekomunikasi pertahanan untuk operasi sebagai otoritas teknologi informasi. Di
militer di masa damai sangatlah penting TNI, telekomunikasi merupakan tugas
dimana hal ini dapat mengontrol dan dari Dinas Komunikasi Elektronik
mengatasi gerakan separatisme dan (Diskomlek) dan Satuan Telekomunikasi
terorisme, penjagaan perbatasan, Elektronik (Satkomlek). Di TNI-AU,
mitigasi bencana, bantuan SAR, Diskomlek juga bertugas untuk
mengintegrasikan data dari seluruh
satuan radar, di antaranya dengan sistem
telekomunikasi satelit.

23 G. Damanik, Satellite Regulatory and Usage in 24 Pusdatin Kemhan, Rencana Paparan Satelit
Indonesia, (Vietnam: ITU/MIC International Pertahanan, (FGD Rencana Induk 25 Tahun
Satellite Symposium, 2015) Teknologi Satelit Nasional, LAPAN, Juni 2014)

36 | Jurnal Strategi Pertahanan Udara | Volume 6 Nomor 1 Tahun 2020

Hingga kini, untuk infrastruktur b. Mendorong evaluasi sumber

telekomunikasi satelit, Kemhan/TNI daya manusia dengan

masih bergantung pada operator regenerasi dan diklat (training)

telekomunikasi sipil/komersial. Hal ini bagi personel yang

memungkinan berbagai aspek dalam mengoperasikan sistem

pertahanan negara dikendalikan oleh komunikasi satelit.

pihak luar. Salah satu solusi untuk Sistem Komunikasi satelit militer

mengamankan jaringan komunikasi adalah alat strategis yang saling

tersebut adalah dengan menggunakan berkaitan. Apabila teknologi ini dapat

satelit yang dikendalikan sendiri oleh Indonesia kuasai, maka negeri ini akan

pihak militer. segera sejajar dan bergabung bersama

Berdasarkan penjelasan tentang negara-negara maju Asia seperti Jepang,

konsep pertahanan negara, dapat Korea, China, India, dan Iran. Prestige dan

disimpulkan bahwa sistem satelit milik Kewibawaan Republik Indonesia makin

sendiri yang dikendalikan oleh militer bertambah, disegani lawan maupun

khususnya TNI dalam menjalankan kawan.

operasinya perannya sangat krusial.

Terutama jika satelit digunakan untuk Kesimpulan
Atas dasar temuan-temuan empiris dari
keperluan intelijen, pencitraan dan penelitian ini, dapat disimpulkan, sebagai
berikut:
reconnaissance.
1. Saat ini sistem komunikasi satelit
Sebagaimana pertahanan negara militer Indonesia dibawah
Mabesau utamanya Diskomlek
adalah segala usaha, pekerjaan, kegiatan, sudah merancang sistem
komunikasi satelit militer yang
dan tindakan untuk mempertahankan turut bekerjasama dengan PT.
Telkom. Untuk mewujudkan hal ini,
kedaulatan bangsa, menjaga keutuhan TNI mulai mencanangkan rencana
untuk menerbangkan satelit
wilayah negara, dan melindungi segenap militer.

bangsa dan negara serta seluruh tumpah

darah Indonesia, maka strategi TNI AU

dalam meningkatkan peran sistem

komunikasi satelit antara lain:

a. Mendorong modernisasi

peralatan (hardware).

Penguatan Peran Sistem Komunikasi… | Budiman, Toruan, Barnas | 37

2. Kebijakan pimpinan TNI AU sangat satelit TNI AU pada saat ini adalah:

mendukung dalam membangun TNI AU belum mempunyai

pengembangan system framework atau doktrin atau

komunikasi satelit TNI, namun petunjuk pelaksanaan khusus yang

kebijakan tersebut belum secara mengatur tentang system

tertulis, namun kebijakan secara komunikasi satelit TNI AU; TNI AU

umum sudah mengarah untuk masih dalam proses membangun

mendukung pembangunan system ground backbone komunikasi yang

komunikasi satelit TNI AU. kedepan akan bisa diintegrasikan

Beberapa Lanud yang mempunyai dengan system komunikasi satelit.;

stasiun system komunikasi satelit Belum adanya aturan di tingkatan

merupakan bekas dari program strategis yang mengatur tentang

SISKSP (Sistem Informasi Status system komunikasi satelit TNI AU.

Kesiapan Satuan dan Pangkalan) 3. Upaya yang diperlukan untuk

dan VSat jajaran Kohanudnas dapat menguatkan peran system

sudah existing tergelar sehingga komunikasi satelit TNI AU yaitu

system komunikasi satelit yang diperlukan suatu framework yang

sudah existing di daerah-daerah merupakan turunan dari kebijakan

dijadikan menjadi backbone dalam umum TNI AU. Strategi TNI AU

mendukung jaringan Kodal TNI AU. dalam meningkatkan peran system

Diharapkan semua Lanud-Lanud komunikasi satelit yaitu dengan

mempunyai stasiun system sebagai berikut :

komunikasi satelit dan setiap a. Membuat design dan grand

Kotama TNI AU mempunyai design dalam membangun

minimal 2 stasiun sistem NCW (Network Centric

komunikasi satelit dalam Warfare) yang didalamnya

membangun system komunikasi system komunikasi satelit

satelit yang handal dalam menjadi backbone-nya.

mendukung pelaksanaan operasi b. Mengefektifkan system

dan latihan TNI AU. Adapun komunikasi satelit yang sudah

kendala dan hambatan lain yang existing.

terdapat pada sistem komunikasi

38 | Jurnal Strategi Pertahanan Udara | Volume 6 Nomor 1 Tahun 2020

c. Membangun interconnect d. Memperhatikan gelar jaring
komunikasi satelit
dengan jaringan Kodal dalam
e. Melakukan pengecekan kondisi
operasi dan latihan TNI AU. operasional komunikasi satelit
secara harian, baik voice, video
d. Konsep dalam menyatukan maupun data

backbone antara Kohanudnas f. Melakukan pengecekan kondisi
komunikasi satelit dan
dengan Korpaskhas. pendukungnya

e. Menjadikan system g. Menggunakan emisi sesuai
kebutuhan efisiensi yang
komunikasi satelit yang diperlukan.

menjadi umpan balik pada Daftar Pustaka
Buku
rencana pembangunan B. Skinner. 1953. Science and Human

Airborne Satelit. Behaviour. New York: Free Press
G. Damanik. 2015. Satellite Regulatory and
f. Konsep integrase antara
Usage in Indonesia. Vietnam:
system komunikasi satelit ITU/MIC International Satellite
Symposium.
dengan satuan-satuan Rudal Kementerian Pertahanan Republik
Indonesia. 2015. Buku Putih
TNI AU. Pertahanan Indonesia tahun 2015.
Jakarta: Kementerian Pertahanan
g. Konsep koneksi dan integrasi Republik Indonesia.
M. Ryan & M. Frater, A Tactical
dengan system komunikasi Communications System for Future
Land Warfare. 2000. England: Land
Angkatan/matra lain. Warfare Studies Centre.
M. Supriyatno. 2014. Tentang Ilmu
Rekomendasi Pertahanan. Jakarta: Yayasan
Pustaka Obor Indonesia.
Berdasarkan hasil penelitian dan S, Siagian. 2016. Manajemen Sumber Daya
Manusia. Jakarta: Bumi Aksara.
kajian teori maka dalam melaksanakan S. Soekanto. 2002. Sosiologi Suatu
Pengantar. Jakarta: Rajawali Press.
gelar komunikasi satelit untuk menunjang

peran sistem komunikasi satelit, hal yang

direkomendasikan adalah:

a. Mendorong modernisasi

peralatan yang mumpuni.

b. Memproduksi Satelit militer

dengan kemampuan yang tak

kalah dengan negara lain

c. Mengirim dan mengorbitkan

satelit sendiri

Penguatan Peran Sistem Komunikasi… | Budiman, Toruan, Barnas | 39

Supartono. 2017. Sistem Informasi TNI Keputusan Kasau Nomor
dalam Rangka Interoperability Data Kep/622/VIII/2014 tentang Petunjuk
Link Pertahanan Negara. Bogor: Teknis tentang Prosedur Tetap
Universitas Pertahanan. Komunikasi dan Elektronika TNI
Angkatan Udara, 2014
Supriyatna. 2017. Air Defence antara
kebutuhan dan tuntutan. Jakarta. Keputusan Kasau Nomor

William Tanuwidjaja. 2009. 101 Intisari Seni Kep/624/VIII/2014 tentang Petunjuk
Perang Sun Tzu. Jakarta: MedPress Teknis tentang Instruksi Operasi
Komunikasi dan Elektronika TNI
Jurnal Angkatan Udara, 2014).

Andrew H. Boyd. 2017. “Satellite and Keputusan Kasau Nomor Kep/746/XI/2014
Ground Communication Systems: tentang Buku Petunjuk Pelaksanaan
Space and Electronic Warfare TNI AU Sistem Komunikasi, 2014
Threats to the United States Army “,
Land Warfare Papers. No. 115. Undang-Undang Republik Indonesia
Nomor 3 Tahun 2002 pasal 1 ayat 1
James N. Mattis, USMC dan Frank
Hoffman, USMCR. 2005. “Future Undang‐undang Republik Indonesia
Warfare: The Rise of Hybrid War”, Nomor 34 tentang Tentara Nasional
Proceeding, Vol. 132 No. 11. Indonesia

Perundang-Undangan Pusdatin Kemhan, Rencana Paparan
Satelit Pertahanan, (FGD Rencana
Keputusan Kasau Nomor Induk 25 Tahun Teknologi Satelit
Kep/623/VIII/2014 tentang Petunjuk Nasional, LAPAN, Juni 2014)
Teknis tentang Instriksi Tetap
Komunikasi dan Elektronika TNI
Angkatan Udara, 2014

40 | Jurnal Strategi Pertahanan Udara | Volume 6 Nomor 1 Tahun 2020


Click to View FlipBook Version